PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (DIRECT
INTRUCTION) BERBANTUAN MEDIA HAND OUT
TERHADAP HASIL BELAJAR DASAR POLA
SISWA KELAS X TATA BUSANA
SMK NEGERI 1 STABAT
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Dari Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
Oleh :
EMMA NATALIA NAIBAHO
5123141006
JURUSAN PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
MEDAN
i
ABSTRAK
EMMA NATALIA NAIBAHO (NIM. 5123141006): Pengaruh Model Pembelajaran Langsung (Direct Intruction) berbantuan Media Hand Out terhadap hasil belajar dasar pola Siswa kelas X SMK Negeri 1 Stabat. Skripsi. Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan. 2017.
Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui hasil belajar dasar pola menggunakan model pembelajaran langsung (Direct Intruction) berbantuan media
hand out pada siswa kelas X TB2 di SMK Negeri 1 Stabat. (2) Mengetahui hasil
belajar dasar pola menggunakan pembelajaran konvensional berbantuan media
hand out pada siswa kelas X TB1 di SMK Negeri 1 Stabat. (3) Untuk mengetahui
apakah ada pengaruh model pembelajaran langsung berbantuan media hand out terhadap hasil belajar dasar pola pada siswa kelas X TB2 di SMK Negeri 1 Stabat.
Metode penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian Post Test Only Design. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Stabat. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah seluruh siswa kelas X Tata Busana yang berjumlah 70 orang siswa. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling terdiri dari dua variabel, yaitu hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran langsung (Direct Intruction) berbantuan Media Hand out (X1), dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model
pembelajaran konvensional berbantuan Media hand out (X2).
Berdasarkan hasil penelitian, setelah diberi perlakuan yang berbeda pada kelas eksperimen dengan menerapkan model pembelajaran langsung (Direct
Intruction) berbantuan Media hand out diperoleh hasil belajar siswa cenderung
tinggi sebesar 77 % sedangkan pada kelas kontrol dengan menerapan model pembelajaran konvensional berbantuan media hand out diperoleh hasil belajar siswa cenderung kurang sebesar 94%. Hasil uji persyaratan analisis menunjukkan bahwa hasil belajar kelas eksperimen normal karena 0,04 < 0,157 dan kelas kontrol berdistribusi normal karena 0,06 < 0,157. Kedua varians data adalah homogen karena 0,1 < 1,74. Dari hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh thitung >
ttabel (20,05 > 1,66), yang artinya bahwa Hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hal ini
berarti terdapat pengaruh yang positif dan signifikan tinggi pada hasil belajar pembuatan pola dasar badan atas dengan teknik draping dengan menggunakan model pembelajaran langsung (Direct Intruction) berbantuan media hand out pada siswa kelas X Tata Busana SMK Negeri 1 Stabat.
ii
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan kasihNya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Skripsi ini di tujukan untuk memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan di Universitas Negeri Medan. Dalam penyusunan skripsi ini membahas tentang “Pengaruh Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) berbantuan Media Hand Out terhadap Hasil Belajar Dasar Pola pada Siswa kelas X Tata Busana SMK N 1 Stabat”.
Dalam kesempatan ini penulis ingin menyampaikan rasa terimakasih sedalam–dalamnya kepada berbagai pihak yang telah membantu. Teristimewa Ayah dan ibu tercinta, kakak Amirosalin, abang Michael, dan adik-adik (Marjuki, Advent, Abdi, Sammy, Nazwa) yang peneliti sayangi terimakasih telah memberikan dukungan yang luar biasa, baik dari segi materi dan motivasi serta doa yang senantiasa mengiringi peneliti. Penulis juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada:
1. Bapak Prof. Dr. Harun Sitompul, M.Pd, Selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan.
2. Ibu Dr. Rosnelli, M.Pd, selaku Pembantu Dekan I Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan.
3. Ibu Dr. Dina Ampera, M.Si, selaku Ketua Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga sekaligus pembimbing skripsi yang telah banyak membantu, mengarahkan, membimbing, dan memberi masukan dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini.
4. Ibu Dra. Nurmaya napitu, M.Si, selaku Ketua Prodi Pendidikan Tata Busana Universitas Negeri Medan.
iii
6. Ibu Dra. Hotmaria Tampubolon, M.Pd, selaku dosen penguji yang telah mengarahkan dan memberi masukan dalam penulisan skripsi ini.
7. Ibu Dra. Surniati Chalid, M.Pd, selaku dosen penguji yang telah mengarahkan dan memberi masukan dalam penulisan skripsi ini.
8. Ibu Nining Tristantie, S.Pd, M.Des, selaku dosen pengamat penelitian dengan kesediaan hati membantu penelitian skripsi ini.
9. Ibu Dra. Juliarti, M.Si, selaku dosen pengamat penelitian dengan kesediaan hati membantu penelitian skripsi ini.
10.Ibu Posma Butar-butar, S.Pd, M.Pd, selaku dosen saksi yang membantu jalannya sidang meja hijau yang telah berlangsung.
11.Seluruh staff pengajar dan tata usaha dilingkungan jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Unimed Medan.
12.Bapak ILYAS, S.Pd selaku kepala SMK Negeri 1 Stabat yang telah memberikan ijin penelitian kepada penulis.
13.Ibu Puji Agustina, S.Pd selaku guru mata pelajaran dasar pola kelas X yang telah membimbing peneliti dalam melaksanakan penelitian serta guru-guru lainnya dan tata usaha yang telah membantu dalam penelitian skripsi ini. 14.Teman-teman kelas Reguler A 2012 Pend. tata busana UNIMED terkhusus
kepada Agustini Simangunsong dan Selvianna Meliala yang telah menjadi sahabat terbaik penulis sampai saat ini. Teman-teman PPLT SMP N 1 Sei Rampah, terkhusus kepada Irawati, Vivi, Resina, Laksana. Puji syukur dan terimakasih kepada Tuhan karna memperkenalkan penulis dengan Erisal Siburian yang banyak membantu penulis, terimakasih untuk tidak bosan memotivasi dan memberi semangat kepada penulis. Kakak tembem Windi Yanti sihombing yang sudah menjadi kakak sekaligus pembimbing skripsi kedua bagi peneliti. Terimakasih juga kepada teman-teman yang lain yang telah memotivasi dan membantu peneliti yang namanya tidak penulis sebutkan. Kiranya Tuhan memberkati kita semua.
iv
saran sehingga dapat menyempurnakan skripsi penelitian ini. Atas segala bentuk perhatianya penulis mengucapkan terima kasih
Medan, Mei 2017 Penulis
v
BAB II KAJIAN TEORI, KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS PENELITIAN A. Deskripsi Teori ... 9
1. Model Pembelajaran Langsung ... 9
a. Pengertian Model Pembelajaran Langsung ... 9
b. Langkah-langkah Model Pembelajaran Langsung ... 10
c. Kelebihan dan Keterbatasan Model Pembelajaran Langsung 12 2. Pembelajaran Konvensional ... 13
3. Media ... 14
vi
C. Kerangka Berpikir ... 41
D. Hipotesis Penelitian ... 42
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian ... 43
B. Defenisi Operasional dan Variabel Penelitian ... 45
C. Tempat dan Waktu Penelitian ... 46
D. Populasi dan Sampel Penelitian ... 47
E. Instrumentasi dan Teknik Pengumpulan Data ... 47
1. Instrumen Penelitian ... 47
2. Identifikasi tingkat kecenderungan penelitian ... 57
3. Uji Persyaratan Analisis ... 58
a. Uji Normalitas ... 58
b. Uji Homogenitas ... 59
4. Uji Hipotesis ... 60
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Penelitian ... 62
1. Hasil Belajar Kelas Eksperimen ... 62
2. Hasil Belajar Kelas Kontrol ... 64
B. Tingkat Kecenderungan Hasil Penelitian ... 66
1. Tingkat Kecenderungan Hasil Kelas Eksperimen ... 66
2. Tingkat Kecenderungan Hasil Kelas Kontrol ... 66
C. Uji Persyaratan Analisis ... 67
1. Uji Normalitas Data Penelitian ... 67
vii
D. Uji Hipotesis ... 70
E. Pembahasan Hasil Penelitian ... 70
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ... 77
B. Implikasi ... 78
C. Saran ... 78
viii
DAFTAR TABEL
Tabel Halaman
1 Kekurangan dan kelebihan media hand out ... 17
2 Desain Penelitian ... 43
3 Sampel Penelitian ... 47
4 Kisi-Kisi Pengamatan Pola Dasar Dengan Teknik Draping ... 48
5 Kriteria Pemberian Skor Pengamatan ... 49
6 Distribusi Hasil Belajar Kelas Eksperimen ... 63
7 Distribusi Hasil Belajar Kelas Kontrol ... 64
8 Tingkat Kecenderungan Hasil Belajar Kelas Eksperimen ... 66
9 Tingkat Kecenderungan Hasil Belajar Kelas Kontrol ... 67
10 Uji Normalitas Variabel Penelitian ... 68
11 Uji Homogenitas Hasil Belajar Kelas Kontrol Dan Eksperimen ... 68
xi
DAFTAR BAGAN
Bagan Halaman
xii
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran Halaman
1 RPP Kelas Eksperimen ... 82
2 RPP Kelas Kontrol ... 91
3 Validasi instrumen penelitian ... 93
4 Rekapitulasi Hasil Belajar Kelas Eksperimen ... 107
5 Rekapitulasi Hasil Belajar Kelas Kontrol ... 109
6 Deskripsi Data Penelitian ... 111
7 Identifikasi Tingkat Kecenderungan Variabel Penelitian ... 115
8 Uji Normalitas ... 117
9 Uji Homogenitas ... 119
10 Uji Kesepakatan Pengamat ... 120
11 Uji Hipotesis ... 124
12 Daftar Nilai Uji Lillifors ... 126
13 Tabel Kurva Normal ... 127
14 Nilai Distribusi F ... 128
15 Nilai Distribusi T ... 131
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pendidikan adalah proses dalam rangka mempengaruhi peserta didik
supaya mampu menyesuaikan diri sebaik mungkin dengan lingkungannya dan
yang akan menimbulkan perubahan pada dirinya yang memungkinkan sehingga
berfungsi sesuai kompetensinya dalam kehidupan bermasyarakat sebagai bentuk
usaha sadar yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah melalui
kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan yang berlangsung disekolah dan
luar sekolah. Usaha sadar tersebut dilakukan dalam bentuk pembelajaran dimana
ada pendidik yang melayani para siswanya melakukan kegiatan belajar, pendidik
menilai atau mengukur tingkat keberhasilan belajar siswa tersebut dengan
prosedur yang ditentukan. Pendidikan merupakan salah satu usaha untuk
mencerdaskan kehidupan bangsa dan merupakan suatu kunci pokok untuk
mencapai cita–cita suatu bangsa. Hal ini dapat dicapai dengan adanya lembaga
pendidikan sebagai penyelenggara proses belajar mengajar untuk meningkatkan
kualitas anak didik yang berilmu, bermoral, serta terampil mengembangkan
kemampuan dan membentuk watak.
Hal ini sesuai dengan Undang–Undang Republik Indonesia No.20 Tahun
2003 tentang sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa “Pendidikan
Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta
peradapan bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan
2
manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak
mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang
demokratis serta bertanggung jawab”. Sesuai dengan implementasi kurikulum
2013 yaitu pembelajaran yang menghendaki hasil belajar yang seimbang dan
terpadu antara kemampuan intelektual (kognitif), sikap (afektif), dan keterampilan
(psikomotorik). Kurikulum ini telah diterapkan di SMK Negeri 1 Stabat T.P
2016/2017 yang menjadi lokasi penelitian yang ditetapkan oleh peneliti. SMK
Negeri 1 Stabat terdiri dari beberapa program keahlian yaitu Tata Busana, Teknik
Otomotif, Teknik Bangunan, Administrasi, Teknik Komputer, dan Teknik Mesin,
yang memiliki visi, yaitu cerdas, unggul, berprestasi, dan berwawasan lingkungan
berdasarkan iman dan taqwa dan misinya adalah meningkatkan komitmen dan
keunggulan tamatan yang terampil dalam kompetensi standar
Nasional/Internasional dan mempersiapkan infrastruktur yang memadai dan
mendukung kompetensi dan menerapkan sistem manajemen mutu. Adapun salah
satu mata pelajaran di dalam program produktif adalah Dasar Pola yang diajarkan
di kelas X Tata Busana T.P 2016/2017. Pelajaran dasar pola adalah pelajaran
tentang pembuatan pola dasar badan dalam pembuatan busana yang dipelajari
secara bertahap.
Berdasarkan wawancara dengan guru bidang studi Dasar Pola Kelas X
Tata Busana di SMK Negeri 1 Stabat dikatakan bahwa, prestasi belajar secara
individu mata pelajaran Dasar Pola masih rendah, dibawah Kriteria Ketuntasan
Minimal (KKM), hal ini dikatakan dengan masih banyaknya siswa yang
3
siswa. Hal ini terlihat dari nilai mata pelajaran Dasar Pola, siswa kelas X Tata
Busana T/P 2013 s.d T/P 2015 dengan jumlah 94 siswa yang terdiri dari 3 kelas.
Siswa yang memiliki nilai kategori A (amat baik) 7,5%, nilai pada kategori B
(baik) 20,2% dan C (cukup) 72,3% .
Berdasarkan hasil wawancara, siswa masih kurang antusias dalam
mengikuti pembelajaran, siswa tidak aktif dalam pembelajaran, siswa tidak
mempelajari kembali peajaran yang sudah selesai, sarana prasarana yang belum
memadai, dan kurangnya pemanfaatan model dan media pembelajaran.
Berdasarkan hasil wawancara dengan siswa, mengatakan bahwa dasar pola itu
sulit dipahami, Terkhusus pada materi membuat pola dasar badan atas dengan
teknik draping. Siswa masih sulit memahami bagaimana cara pembuatan pola
dasar badan atas dengan teknik draping dengan benar pada setiap tahapannya,
sehingga sering terjadinya kesalahan dalam membuat pola dasar dengan teknik
draping.
Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan perbaikan dalam
pembelajaran agar pembelajaran terlaksana dengan baik dan hasil belajar
meningkat, yaitu dengan cara menerapkan model pembelajaran yang tepat dan
sesuai. Model pembelajaran yang dimaksud adalah model pembelajaran Langsung
berbantuan Media Hand Out.
Model pembelajaran Langsung adalah suatu model pembelajaran yang baik
untuk membantu siswa mempelajari keterampilan dasar seperti untuk topik yang
banyak berkaitan dengan penggunaan alat. Dalam proses pembelajaran secara
4
merasakan, meraba, mengoperasikan, melakukan sendiri dan lain sebagainya.
Model pembelajaran langsung ini ditujukan untuk membantu siswa mempelajari
keterampilan dasar dan memperoleh informasi yang dapat dajarkan selangkah
demi selangkah seperti halnya pembelajaran dasar pola adalah pembelajaran yang
harus dikuasai siswa secara bertahap. Seperti yang dikemukakan oleh Dale (dalam
Sanjaya 2008) bahwa pengetahuan dapat diperoleh melalui pengalaman langsung
dan pengalaman tidak langsung. Semakin langsung objek yang dipelajari, maka
semakin kongkret pengetahuan diperoleh; semakin tidak langsung pengetahuan itu
diperoleh, maka semakin abstrak pengetahuan siswa. Sistem pengelolaan
pembelajaran yang dilakukan oleh guru harus menjamin terjadinya keterlibatan
siswa terutama dalam memperhatian, mendengarkan dan bertanya serta
mempraktikkan pembelajaran secara langsung.
Melalui penggunaan model pembelajaran langsung dengan berbantuan
media hand out diharapkan mampu meningkatakan kemampuan siswa dalam
memahami pembelajaran dasar pola sehingga hasil belajar dapat meningkat,
karena media hand out akan menambah daya tarik meteri pembelajaran, dimana
hand out berisi teks disertai gambar.
Berdasarkan uraian latar belakang diatas, peneliti tertarik untuk melakukan
penelitian dengan judul “Pengaruh Model Pembelajaran Langsung (Direct
Instruction) berbantuan Media Hand Out terhadap Hasil Belajar Dasar Pola
pada Siswa Kelas X Tata Busana SMK N 1 Stabat T.P 2016/2017”. Dengan
harapan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran ini, hasil belajar siswa
5
B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah maka dapat diidentifikasi beberapa
masalah sebagai berikut :
1. Hasil belajar mata pelajaran dasar pola materi membuat pola dasar badan atas
dengan teknik draping pada siswa kelas X Tata busana SMK Negeri 1 Stabat
masih cenderung rendah.
2. Pemahaman siswa kelas X TataBusana SMK Negeri 1 Stabat akan konsep
dasar yang benar pada pelajaran dasar pola masih kurang.
3. Antusias belajar siswa kelas X Tata Busana SMK Negeri 1 Stabat masih
kurang.
4. Guru masih sangat kurang memanfaatkan media pembelajaran.
5. Model pembelajaran langsung belum pernah diterapkan dalam pembelajaran di
SMK Negeri 1 Stabat.
6. Media hand out belum pernah digunakan dalam pembelajaran di SMK Negeri
1 Stabat.
C. Pembatasan Masalah
Dari masalah-masalah yang telah diidentifikasi dan karena keterbatasan
waktu, kemampuan dan biaya penulis maka perlu dilakukan pembatasan masalah
dalam penelitian ini sebagai berikut :
1. Model pembelajaran yang diterapkan dalam penelitian ini adalah model
6
2. Media hand out adalah lembaran kerja yang disusun oleh peneliti.
3. Mata pelajaran yang diajarkan adalah dasar pola pada materi pokok pembuatan
pola dasar badan atas dengan teknik drapping.
4. Bentuk dressform yang digunakan adalah bentuk wanita dewasa.
5. Sesuai kurikulum, maka tugas diberikan pada siswa kelas X Tata Busana SMK
Negeri 1 Stabat.
6. Pembelajaran ini akan dilaksanakan pada 2 kali pertemuan (3 jam/pertemuan).
D. Rumusan Masalah
Masalah dalam penelitian dirumuskan sebagai berikut :
1. Bagaimana hasil belajar dasar pola menggunakan model pembelajaran
langsung berbantuanmedia hand out pada siswa kelas X TB-2 di SMK Negeri
1 Stabat?
2. Bagaimana hasil belajar dasar pola menggunakan pembelajaran konvensional
berbantuan media hand out pada siswa kelas X TB-1 di SMK Negeri 1 Stabat?
3. Apakah terdapat pengaruh model pembelajaran langsung berbantuan media
hand out terhadap hasil belajar dasar pola pada siswa kelas X TB-2 di SMK
Negeri 1 Stabat?
E. Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :
1. Hasil belajar dasar pola menggunakan model pembelajaran langsung
7
2. Hasil belajar dasar pola menggunakan pembelajaran konvensional berbantuan
media hand out pada siswa kelas X TB-1 di SMK Negeri 1 Stabat.
3. Pengaruh model pembelajaran langsung berbantuan media hand out terhadap
hasil belajar dasar pola pada siswa kelas X TB-2 di SMK Negeri 1 Stabat.
F. Manfaat Penelitian
Dengan tercapainya tujuan penelitian diatas, diharapkan hasil penelitian ini
memiliki beberapa manfaat sebagai berikut :
1. Bagi Siswa
a. Menumbuhkan antusias siswa dalam mengerjakan tugas dan mempelajari
kembali pelajaran dasar pola materi pembuatan pola dasar badan atas wanita
dewasa dengan tehnik drapping
b. Dapat meningkatkan hasil belajar siswa terkhusus dalam mata pelajaran dasar
pola materi pembuatan pola dasar badan atas wanita dewasa dengan tehnik
drapping.
2. Bagi Guru
Sebagai bahan masukan yang berguna bagi pihak sekolah khusunya guru mata
pelajaran dasar pola dalam menggunakan model pembelajaran Langsung
berbantuan media hand out dalam meningkatkan hasil belajar
3. Bagi Peneliti
Untuk menambah wawasan dan pengetahuan peneliti mengenai model
8
belajar dasar pola materi pembuatan pola dasar badan atas wanita dewasa dengan
tehnik drapping.
4. Bagi Lembaga Terkait
Sebagai bahan referensi dan bahan masukan bagi peneliti selanjutnya
khususnya bagi civitas akademik Unimed jurusan Pendidikan Kesejahteraan
Keluarga yang ingin meneliti dengan model yang sama atau topik materi yang
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Berdasarakan hasil belajar pembuatan pola dasar badan atas dengan teknik draping menggunakan model pembelajaran langsung berbantuan media hand out (kelas eksperimen) diperoleh nilai rata-rata sebesar 85,8. Untuk nilai tertinggi 95 dan nilai terendah 78 dengan jumlah sampel 35 orang, yang memiliki tingkat kecendrungan 77% yang tergolong kategori tinggi.
2. Berdasarkan hasil belajar pembuatan pola dasar badan atas dengan teknik draping menggunakan model pembelajaran konvensional berbantuan media hand out (kelas kontrol) diperoleh rata – rata 48. Untuk nilai tertinggi 79 dan nilai terendah 34 dengan jumlah sampel 35 orang, yang memiliki tingkat kecendrungan 94% yang tergolong kategori kurang.
3. Dari hasil perhitungan hipotesisi bahwa thitung = 20,05 dan ttabel = 1,66
dengan taraf signifikansi 5% dan terdapat thitung> ttabel = 20,05 > 1,66, hasil
78
B. Implikasi
Berdasarkan kesimpulan hasil penelitian yang telah dikemukakan diatas, implikasi hasil penelitian ini adalah bahwa penggunaan model pembelajaran langsung berbantuan media hand out memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap hasil belajar mata pelajaran dasar pola pada materi pembuatan pola dasar badan atas dengan teknik draping siswa kelas X Tata Busana SMK Negeri 1 Stabat. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji statistik yang diperoleh dimana thitung > ttabel yaitu 20,05 > 1,66. Oleh karena itu, maka penggunaan model
pembelajaran langsung berbantuan media hand out baik penggunaanya pada materi pembelajaran pembuatan pola dasar badan atas dengan teknik draping dan dapat lebih dikembangkan dalam penelitian berikutnya.
C. Saran
1. Dengan menggunakan model pembelajaran langsung (Direct Intruction) berbantuan media hand out tedapat peningkatan hasil belajar yang signifikan. Oleh karena itu, model pembelajaran langsung berbantuan media hand out dapat digunakan sebagai sebagai salah satu solusi sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat.
79
3. Melihat pengaruh hasil belajar yang signifikan pada penelitian, diharapkannya penggunaan model pembelajaran langsung oleh guru serta melakukan pengembangan model pembelajaran yang lebih kreatif dan bervariasi sehingga meningkatkan antusias siswa dalam pembelajaran dan memudahkan memahami materi pembelajaran secara tepat dan benar. 4. Pemanfaatan media belajar harus terus ditingkatkan dan tidak hanya
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, 1998. Prosedur penelitian suatu pendekatan praktek. Yogyakarta: Rineka Cipta
Arsyad, Azhar. 2009. Media Pembelajaran. Jakarta:Rajawali Pers
Depdiknas, 2001. Modul Membuat Pola dasar sistem Drapping.Unesa: Direktorat pembinaan SMK.
Dika I.M, dkk (2005). Pengembangan Handout Berbasis Team Assisted
Individualization (TAI) Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Pada
Materi Pembuatan Etanol Skala Laboratorium SMK Kimia
Industri.Abstrak hasil penelitian Universitas Sebelas Maret.
Djamarah, 2011. Psikologi belajar. Jakarta:Rineka Cipta.
Eis S, dkk (2015). Pengaruh model pembelajaran langsung (direct Instruction)
disertai media gambar terhadap hasil belajar biologi siswa kelas vii SMP Negeri 1 Tambusai utara. Abstrak hasil penelitian Universitas Pasir
pengaraian.
Ernawati, izwerni & Nelmira, W. 2008. Tata busana untuk SMK jilid 2. Jakarta: Direktorat pembinaan SMK.
Hulu, 2011. Penerapan Model Pembelajaran langsung (Direct Intruction) untuk
meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SMK Negeri 3 pematang Siantar tahun ajaran 2011/2012. Medan: Skripsi FT Unimed.
Kemdikbud, 2013. Dasar Pola I. Jakarta: Direktorat pembinaan SMK.
Pandu, jati L. (dkk). 2014. Penerapan model pembelajaran numbered head
together (nht) dengan media handout sebagai upaya peningkatan aktivitas dan prestasi belajar siswa pada materi pokok hidrokarbon kelas x.2 ict 2 SMA Muhammadiyah 1 karanganyar tahun pelajaran 2012/2013. Abstrak
hasil penelitian Universitas sebelas maret.
Prastowo, Andi. 2012. Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif. Jogjakarta: Diva Press.
Rianto, Yatim.(2010).Paradigma baru pembelajaran jakarta:Kencana Riduwan, 2012. Dasar – dasar statistika. Bandung: Alfabeta.
81
Sadirman, Arief S. (dkk). 2009. Media pendidikan: pengertian, pengembangan,
dan pemanfaatannya. Jakarta: Rajawali pers.
Sagala, 2013. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung:Alfabeta
Sanjaya, Wina.2008. Perencanaan dan desain sistem pembelajaran. Jakarta: Kencana
Sri Wening. Modul Teknik Draping. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta. Sudjana, 2001. Metode Statistika. Bandung:Tarsito.
Sudajana, 2009. Penilaian hasil proses belajar mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugiyono, 2012. Metode penelitian kuantitatif, kualitatf, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Suprihatiningrum, jamil. 2016. Strategi Pembelajaran: Teori & Aplikasi. Jogjakarta:Ar-Ruzz Media.
Sukmadinata, Nana.2012. Metode penelitian pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Susanto, Ahmad. 2014. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah dasar. Jakarta:Kencana.
Thobroni, 2015. Belajar dan pembelajaran: teori dan praktik. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media
Trianto, 2014. Mendesain model pembelajaran inovatif, progresif, dan
kontekstual: Konsep, landasan dan implementasi pada kurikulum 2013 (Kurikulum Tematik Integratif/KTI).Jakarta: Kencana
Tim dosen, (2016) Pedoman penulisan skripsi mahasiswa fakultas teknik
universitas negeri medan. Medan:UNIMED.
Usman. (2013). Penerapan Model direct intruction untuk meningkatkan
kemampuan siswa menyusun laporan keuangan di SMK Negeri 1 Tarakan.
Abstrak hasil penelitian Universitas Negeri Malang, Malang.