• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI IPS MAN 1 SORKAM TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI IPS MAN 1 SORKAM TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017."

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE TERHADAP HASIL BELAJAR

AKUNTANSI SISWA KELAS XI IPS MAN 1 SORKAM TAHUN

PEMBELAJARAN 2016/2017

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi

Sebagai Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Oleh :

MASRIYANI TANJUNG NIM : 7123142034

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)

ABSTRAK

Masriyani Tanjung, NIM. 7123142034. “Pengaruh Model Pembelajaran Children Learning In Science Terhadap Hasil Belajar Akuntansi Siswa Kelas XI IPS MAN 1 SORKAM Tahun Pembelajaran 2016/2017”. Skripsi Jurusan Pendidikan Ekonomi, Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Medan 2017.

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar akuntansi siswa kelas XI IPS MAN 1 Sorkam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar akuntansi yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Children Learning In Science lebih tinggi dibanding hasil belajar akuntansi yang diajar dengan metode konvensional di kelas XI IPS MAN 1 Sorkam Tahun Pembelajaran 2016/2017.

Penelitian ini dilaksanakan di MAN 1 Sorkam yang beralamat di Jalan D.I Panjaitan No.6 Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS yaitu sebanyak 88 orang, dan pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas, kelas XI IPS 1 yang berjumlah 44 orang dan kelas XI IPS 2 yang berjumlah 44 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Tes yang diberikan dalam bentuk pilihan berganda yang berjumlah 20 soal. Sebelum tes diberikan pada sampel yang sebenarnya, maka dilakukan uji coba instrumen untuk mengetahui validitas, reliabilitas, daya beda soal dan taraf kesukaran soal. Teknik analisa data yang digunakan yaitu dengan menghitung mean dan standar deviasi, uji normalitas menggunakan uji lilliefors, uji homogenitas dan menghitung uji hipotesis dengan menggunakan uji t dengan kriteria jika thitung > ttabel pada α = 0,05 maka hipotesis tidak dapat ditolak.

Dari hasil analisa data dan perhitungan pada kelas kontrol diperoleh nilai rata pre test yaitu sebesar 47,95 dengan standar deviasi 14,64 dan nilai rata-rata post test yaitu sebesar 68,07 dengan standar deviasi 12,54. Dan pada kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata pre test yaitu sebesar 51,59 dengan standar deviasi 12,61 dan nilai rata-rata post test yaitu sebesar 85,34 dengan standar deviasi 7,10. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t, dengan α= 0,05. Pada post test hasil belajar diperoleh thitung = 7,89 sedangkan ttabel = 1,665 dengan thitung > ttabel sehingga Ha tidak dapat di tolak.

Jadi, berdasarkan hasil analisa data dapat disimpulkan bahwa hasil belajar akuntansi yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Children

Learning In Science lebih tinggi secara signifikan dibanding hasil belajar

akuntansi yang diajar dengan metode konvensional di kelas XI IPS MAN 1 Sorkam Tahun Pembelajaran 2016/2017.

(6)

ABSTRACT

Masriyani Tanjung, NIM. 7123142034. "The Effect of Children Learning In Science Model Toward Result Learning Accounting Students Class XI IPS MAN 1 Sorkam Academic Year 2016/2017". The Scription in Majoring Economic Education, Study Program of Accounting Education, Economic Faculty, State University of Medan 2017.

The problem of this study is the result of learning accounting is low in class XI IPS MAN 1 Sorkam. The purpose of this research is to know result learning accounting was taught using Children Learning In Science model higher than the result learning accounting was taught by conventional methods in class XI IPS MAN 1 Sorkam Academic Year 2016/2017.

This research was done in MAN 1 Sorkam is located at D.I Panjaitan No.6 North Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah. The population in this study were all students of class XI IPS as many as 88 people, and sampling in this research is done by using random sampling technique. The sample in this study consisted of two classes, XI IPS 1 totaling 44 people and class XI IPS 2 totaling 44 people. Data collection techniques used is a test. The test is given in the form of multiple-choice as many as 20 questions. Before this test would be goes to true sample, then do the test instrument to determine the validity, reliability, different capacity test, and difficulties test. Data analysis technique used is to calculate the mean and standard deviation, normality test using Lilliefors test, homogeneity test and calculate the hypothesis test using t test criteria if thitung> ttable at α = 0,05 then the hypothesis can not be rejected.

From the data analysis and calculation of the control class average values obtained pre-test that is equal to 47.95 with a standard deviation of 14.64 and the average value of post test that is equal to 68.07 with a standard deviation of 12.54. And the experimen class average values obtained pre-test that is equal to 51.59 with a standard deviation of 12.61 and the average value of post test that is equal to 85.34 with a standard deviation of 7.10. Hypothesis testing is done by using the t test, with α = 0.05. At post-test study results obtained thitung = 7.89, while ttable = 1.665 with thitung> ttabel so Ha can not be rejected.

So, based on the results of data analysis can be concluded that the result learning accounting was taught using Children Learning In Science model is higher significantly than the result learning accounting was taught by conventional methods in class XI IPS MAN 1 Sorkam Academic Year 2016/2017.

(7)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur peneliti panjatkan kepada Allah SWT yang telah

melimpahkan berkah dan karuniaNya untuk senantiasa melindungi dan menyertai

peneliti dalam penulisan dan penyusunan skripsi ini yang berjudul “Pengaruh

Model Pembelajaran Children Learning In Science Terhadap Hasil Belajar Akuntansi Siswa Kelas XI IPS MAN 1 SORKAM Tahun Pembelajaran 2016/2017.”

Skripsi ini merupakan hasil pemikiran penulis secara ilmiah yang

dibangun berdasarkan teori-teori dan penelitian di lapangan. Skripsi ini diajukan

sebagai salah satu syarat memperoleh gelar sarjana pendidikan strata satu (S-1)

Jurusan Pendidikan Ekonomi, Prodi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomi

Universitas Negeri Medan.

Dalam penelitian ini, banyak kendala yang dihadapi oleh peneliti saat

menyelesaikan skripsi ini, namun berkat kemauan peneliti serta bantuan dari

semua pihak, akhirnya semua kendala itu dapat teratasi. Oleh karena itu, pada

kesempatan ini penulis mengucapkan terimakasih, khususnya kepada :

1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd selaku Rektor Universitas Negeri

Medan.

2. Bapak Prof. Indra Maipita, M.Si., Ph.D selaku Dekan Fakultas Ekonomi

Universitas Negeri Medan.

3. Bapak Dr. Arwansyah, M.Si selaku Ketua Jurusan Pendidikan Ekonomi,

(8)

4. Bapak Dr. Dede Ruslan, M.Si selaku Sekretaris Jurusan Pendidikan Ekonomi

Universitas Negeri Medan, sekaligus Dosen Pembimbing Skripsi yang telah

meluangkan waktu dalam memberikan arahan dan masukan kepada penulis

dalam penulisan skripsi ini.

5. Ibu Dra. Effi Aswita Lubis. M.Pd, M.Si selaku Ketua Prodi Pendidikan

Akuntansi Universitas Negeri Medan, sekaligus Dosen Penguji 3 saya.

6. Bapak H. Drs. Muhammad Yusuf, M.Si selaku Dosen Pembimbing

Akademik.

7. Seluruh Dosen pengajar di Jurusan Pendidikan Ekonomi, khususnya Program

Studi Pendidikan Akuntansi dan seluruh pegawai Tata Usaha di Fakultas

Ekonomi Universitas Negeri Medan.

8. Bapak Sondang selaku Kepala Sekolah MAN 1 SORKAM, Pak Mansyur

Tanjung, S.Ag selaku PKS Sekolah, Ibu Rina Herita Tanjung, S.Pd yang telah

berkenan mengizinkan dan membantu Penulis dalam melaksanakan

penelitian.

9. Kepada yang paling spesial terima kasih sebesar-besarnya untuk kedua orang

tua saya Ayahanda Maslan Tanjung dan Ibunda Nursita Sihotang yang selalu

mendoakan dan mendukung secara moril dan materil untuk kesuksesan

anaknya, semoga selalu meridhoi setiap langkah penulis. Kepada

Kakak-kakakku tersayang Leny Warita Tanjung, S.ST dan Rina Herita Tanjung,

S.Pd, kepada Abangku Aslim Arfandy Tanjung, S.Pd, dan kepada Adikku M.

Nanda Azhari Tanjung yang telah memberikan semangat dan mengingatkan

(9)

10. Kepada teman-teman seperjuangan kelas A Reguler 2012 pend.Akuntansi,

Haprila Putri Giantama, Muzdalifah Lubis, Maharani Pratika dan juga

teman-teman lainnya atas bantuan, dukungan, dan selalu ada disaat duka maupun

suka.

11. Kepada Seluruh Warga KHD-DS yang ada di Sanggar Pramuka UNIMED,

Kepada semua teman-teman di SEMA UNIMED 2016, Kepada teman-teman

saya di KAPEMAS, dan kepada semua Teman-teman yang tidak bisa penulis

sebutkan satu persatu yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan

skripsi ini, yang selalu memberikan penulis dorongan dan motivasi dalam

menyusun Skripsi ini, Semoga hubungan silaturahmi diantara kita selalu

terjaga sampai selamanya dan tetap menjadi saudara saat duka dan suka

sampai di akhirat nanti.

Semoga Allah membalas semua kebaikan dan ketulusan yang diberikan

Bapak/Ibu serta saudara-saudari, kiranya kita semua tetap dalam lindungan-Nya.

Dengan segala kekurangan dan keterbatasan, penulis berharap semoga skripsi ini

dapat memberikan sumbangan dan manfaat bagi para pembaca, sehingga dapat

memperkaya khasanah penelitian-penelitian sebelumnya, dan dapat memberi

inspirasi untuk penelitian lebih lanjut.

Medan, Maret 2017

Penulis

(10)

DAFTAR ISI

Hal

KATA PENGANTAR ... i

ABSTRAK ... iv

DAFTAR ISI ... vi

DAFTAR TABEL ... ix

DAFTAR GAMBAR ... x

DAFTAR LAMPIRAN ... xi

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1. Latar Belakang Masalah ... 1

2.1. Identifikasi Masalah ... 6

3.1. Pembatasan Masalah ... 7

4.1. Rumusan Masalah ... 7

5.1. Tujuan Penelitian ... 7

6.1. Manfaat Penelitian ... 8

BAB II KAJIAN PUSTAKA ... 9

2.1. Kerangka Teoritis ... 9

2.1.1. Hakekat Model Pembelajaran Children Learning In Science ... 9

2.1.2. Metode Pembelajaran Konvensional ... 15

2.1.3. Perbedaan Model Pembelajaran Children Learning In Science dan Metode Pembelajaran Konvensional ... 18

2.1.4. Hasil Belajar Akuntansi ... 21

2.2. Penelitian yang Relevan ... 26

2.3. Kerangka Berpikir ... 28

2.4. Hipotesis Penelitian ... 30

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 31

3.1. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 31

3.2. Populasi dan Sampel... 31

3.2.1. Populasi ... 31

(11)

3.3. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional ... 32

3.3.1. Variabel Penelitian ... 32

3.3.2. Definisi Operasional ... 32

3.4. Rancangan Penelitian ... 33

3.5. Prosedur Penelitian ... 37

3.6. Teknik Pengumpulan Data ... 38

3.6.1. Validitas Tes ... 39

3.6.2. Reliabilitas Tes ... 40

3.6.3. Daya Beda Soal ... 41

3.6.4. Tingkat Kesukaran Soal ... 42

3.7. Teknik Analisa Data ... 42

3.7.1. Menghitung Mean, Standar Deviasi, dan Varians ... 43

3.7.2. Uji Normalitas ... 43

3.7.3. Uji Homogenitas ... 44

3.7.4. Uji Hipotesis ... 45

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 47

4.1. Deskripsi Hasil Penelitian ... 47

4.1.1. Validitas Tes ... 48

4.1.2. Reliabilitas Tes ... 49

4.1.3. Daya Beda Soal ... 50

4.1.4. Tingkat Kesukaran Soal ... 51

4.2. Teknik Analisa Data ... 51

4.2.1. Menghitung Mean, Standar Deviasi dan Varians Pre Test ... 51

4.2.1.1. Kelas Eksperimen ... 51

4.2.1.2. Kelas Kontrol ... 53

4.2.2. Menghitung Mean, Standar Deviasi dan Varians Pos Test... 55

4.2.2.1. Kelas Eksperimen ... 55

4.2.2.2. Kelas Kontrol ... 56

(12)

4.2.4. Uji Homogenitas ... 60

4.2.5. Uji Hipotesis ... 61

4.3. Pembahasan Hasil Penelitian ... 62

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 67

5.1. Kesimpulan ... 67

5.2. Saran ... 67

DAFTAR PUSTAKA ... 68

(13)

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1. Rekapitulasi Ketuntasan Ulangan Harian Akuntansi Siswa

Kelas XI IPS 1 MAN 1 Sorkam ... 3

Tabel 1.2. Rekapitulasi Ketuntasan Ulangan Harian Akuntansi Siswa Kelas XI IPS 1 MAN 1 Sorkam ... 4

Tabel 2.1. Perbedaan Model Pembelajaran Children Learning In Science dengan Metode Pembelajaran Konvensional ... 20

Tabel 3.1. Desain Sampel Penelitian ... 31

Tabel 3.2. Rancangan Penelitian ... 33

Tabel 4.1. Distribusi Data Pre Test Kelas Eksperimen ... 48

Tabel 4.2. Distribusi Data Pre Test Kelas Kontrol ... 50

Tabel 4.3. Distribusi Data Pos Test Kelas Eksperimen ... 52

Tabel 4.4. Distribusi Data Pos Test Kelas Kontrol ... 53

Tabel 4.5. Perhitungan Mean, Standar Deviasi, dan Varians... 54

Tabel 4.6. Ringkasan Uji Perhitungan Normalitas ... 55

(14)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1. Bagan Struktur Umum Model Pembelajaran Chidren Learning

In Science ... 15

Gambar 4.1. Diagram Hasil Belajar Nilai Pre Test Kelas Eksperimen ... 49

Gambar 4.2. Diagram Hasil Belajar Nilai Pre Test Kelas Kontrol ... 50

Gambar 4.3. Diagram Hasil Belajar Nilai Pos Test Kelas Eksperimen ... 52

Gambar 4.4. Diagram Hasil Belajar Nilai Pos Test Kelas Kontrol ... 54

(15)

DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Silabus

Lampiran 2 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas Eksperimen

Lampiran 3 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas Kontrol

Lampiran 4 Instrumen Penelitian

Lampiran 5 Kunci Jawaban Instrumen

Lampiran 6 Perhitungan Validitas Tes

Lampiran 7 Tabel Validitas Tes

Lampiran 8 Perhitungan Reliabilitas Tes

Lampiran 9 Tabel Reliabilitas Tes

Lampiran 10 Perhitungan Daya Beda Soal

Lampiran 11 Tabel Daya Beda Soal

Lampiran 12 Perhitungan Tingkat Kesukaran Soal

Lampiran 13 Tabel Tingkat Kesukaran Soal

Lampiran 14 Hasil Belajar Akuntansi Siswa Kelas Eksperimen (XI IPS 1)

Lampiran 15 Hasil Belajar Akuntansi Siswa Kelas Kontrol (XI IPS 2)

Lampiran 16 Perhitungan Mean, Standar Deviasi, dan Varians

Lampiran 17 Uji Normalitas

Lampiran 18 Uji Homogenitas

Lampiran 19 Uji Hipotesis

Lampiran 20 Tabel r-Product Moment

Lampiran 21 Tabel Wilayah Luas di Bawah Kurva Normal 0 ke Z

Lampiran 22 Daftar Nilai Kritis Untuk Uji Lilliefors

Lampiran 23 Nilai-nilai Distribusi f

Lampiran 24 Nilai-nilai Distribusi t ( Tabel t)

(16)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang Masalah

Pendidikan saat ini sangat penting bagi individu terutama untuk anak-anak

bangsa yang menjadi generasi penerus di kemudian hari. Pendidikan saat ini harus

meningkatkan mutu dan kualitasnya dalam menciptakan Sumber Daya Manusia

yang lebih berkualitas dalam bidangnya.

Proses belajar mengajar merupakan salah satu yang sangat penting untuk

diperhatikan karena dengan pelaksanaan proses belajar yang baik maka tujuan

pendidikan akan tercapai.

Belajar dapat dilakukan dimana saja baik formal maupun non formal. Namun,

sebagian besar pendidikan dapat diperoleh dari lembaga formal ataupun

disekolah. Siswa banyak menimba ilmu di sekolah dari materi yang di ajarkan

oleh guru. Kemampuan seorang guru dalam menyampaikan materi yang di

ajarkan sangat berpengaruh kepada siswa. Kemajuan seorang siswa itu juga

tergantung kepada kompetensi guru yang mengajarkannya.

Hasil belajar merupakan kemampuan yang diperoleh siswa melalui kegiatan

belajar. Tinggi rendahnya hasil belajar yang diperoleh siswa tergantung dari

besarnya usaha yang dilakukan oleh siswa tersebut. Hasil belajar merupakan

tingkat pengetahuan sejauh mana siswa mampu menerima materi yang telah

disampaikan oleh guru.

Mata pelajaran Akuntansi merupakan salah satu mata pelajaran yang harus

(17)

membutuhkan kesabaran yang besar dalam menyelesaikan sebuah persoalan serta

membutuhkan kecermatan yang baik untuk memecahkan persoalan tersebut. Oleh

karena itu tuntutan ini tidak hanya ditujukan kepada siswanya saja melainkan guru

juga dituntut untuk menyajikan pelajaran ini lebih menarik untuk di pelajari

sehingga siswa tidak merasa bosan dan siswa juga tidak menganggap bahwa mata

pelajaran Akuntansi ini sulit. Maka dari itu agar guru tidak hanya terfokus

menyampaikan materi yang diajarkannya secara lisan atau ceramah guru harus

lebih selektif dalam memilih model pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan

materi yang akan diajarkan.

Salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar siswa karena

model pembelajaran yang digunakan oleh guru masih menggunakan model

pembelajaran yang lama yaitu dengan model pembelajaran ceramah

(pembelajaran konvensional). Sebagian guru masih menganggap kalau model

pembelajaran ini adalah satu-satunya alternatif untuk menyampaikan materi

pembelajaran kepada siswa. Model pembelajaran ini hanya terfokus kepada guru

yang memberikan materi pembelajaran sehingga tidak memberi ruang kreatifitas

baik kepada siswa maupun guru dalam mengembangkan pembelajaran yang

inovatif dan kreatif.

Pada saat ditemui oleh penulis, siswa belum mampu berpikir secara rasional

atau pun siswa didalam kelas secara umum tidak aktif dalam pembelajaran dan

juga cara berpikir siswa kurang kreatif dan bahkan siswa di dalam kelas ada yang

hanya datang, duduk dan diam. Dan bahkan ada juga siswa yang tidur di dalam

(18)

tidak menarik yang mengakibatkan siswa menjadi bosan dan mengantuk bahkan

sampai tertidur.

Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan penulis dengan guru mata

pelajaran yaitu dengan ibu Rina, bahwa ia mengatakan bahwa sekolah ini masih

kurang dengan guru-guru yang menerapkan model pembelajaran sehingga sekolah

ini mendukung adanya penelitian penulis tentang model pembelajaran. Dan

penelitian ini dilakukan di sekolah MAN 1 Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah

bahwa hasil belajar mata pelajaran Akuntansi siswa masih tergolong rendah

dimana siswa kelas XI IPS MAN 1 Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah terdiri

dari 88 siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil ulangan harian semester dengan

Standar Ketuntasan Minimal (KKM) Mata Pelajaran Akuntansi yaitu 77.

Tabel 1.1

Rata-rata Nilai Ulangan Harian Kelas XI IPS 1 MAN 1 Sorkam Tahun Pembelajaran 2016/2017

No Tes Jumlah

Siswa

Siswa yang mencapai KKM Siswa yang tidak mencapai KKM

Jumlah % Nilai Rata-rata

Jumlah % Nilai Rata-rata

1 UH1

44

17 38,63 91,6 27 61,36 76,5

2 UH2 20 45,45 85,5 24 54,54 70,5

3 UH3 15 34,10 82,5 29 65,90 69,5

Jumlah 52 118,18 259,6 80 181,8 216,5

(19)

Tabel 1.2

Rata-rata Nilai Ulangan Harian Kelas XI IPS 2 MAN 1 Sorkam Tahun Pembelajaran 2016/2017

No Tes Jumlah

Siswa

Siswa yang mencapai KKM Siswa yang tidak mencapai KKM

Jumlah % Nilai Rata-rata

Jumlah % Nilai Rata-rata

1 UH1

44

15 34,09 86,5 29 65,90 72,5

2 UH2 19 43,18 82,9 25 56,81 70,6

3 UH3 14 31,81 80,6 30 68,18 67,6

Jumlah 48 109,08 250 84 190,89 210,7

Rata-rata 109,09 247,90 568,18 190.90 433,84 478,86

Sumber : Daftar Nilai Ulangan Harian Kelas XI IPS MAN 1 SORKAM

Berdasarkan data diatas dapat dilihat bahwa siswa yang mencapai KKM

kurang dari 50% dari masing-masing kelas tersebut. Pola mengajar guru yang

belum memuaskan atau monoton serta penerapan model pembelajaran yang belum

sesuai dengan materi dan juga sarana dan prasarana yang kurang memadai

sehingga proses belajar mengajar kurang efektif yang mengakibatkan hasil belajar

siswa menjadi rendah.

Pada saat ini siswa lebih memahami materi pelajaran jika siswa tersebut yang

langsung mencari tahu dan mngerjakannya sendiri. Siswa juga bisa lebih mengerti

pelajaran ketika dijelaskan oleh temannya yang lebih mengerti dengan materi

pelajaran saat itu dibandingkan daripada penjelasan dari guru mata pelajaran, itu

bisa saja terjadi dikarenakan emosional siswa yang satu dengan yang siswa yang

(20)

temannya. Oleh karena variasi siswa yang banyak guru harus lebih

memperhatikan semua itu agar terciptanya kondisi suasana belajar yang kondusif.

Berdasarkan pandangan diatas, maka perlu dikembangkan model

pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Untuk meningkatkan

hasil belajar tersebut dapat dilakukan dengan penerapan pengetahuan,

membangun kemampuan sendiri, mampu memecahkan masalah, dan menemukan

sesuatu yang berguna bagi diri siswa itu sendiri.

Diketahui bahwa kemampuan siswa itu berbeda-beda dan mempunyai caranya

masing-masing dalam menerima pelajaran yang dijelaskan oleh guru. Untuk

meminimalkan perbedaan-perbedaan yang ada pada siswa tersebut, maka dibentuk

model pembelajaran Children Learning In Science. Dengan model pembelajaran

Children Learning In Science ini siswa dapat mengisi, saling melengkapi, serta

dapat menyelesaikan soal atau tugas yang diberikan oleh guru. Dengan demikian

tujuan pembelajaran dapat dicapai dan hasil belajar siswa dapat ditingkatkan.

Model pembelajaran Children Learning In Science adalah kerangka berpikir

untuk menciptakan lingkungan yang memungkinkan terjadinya kegiatan belajar

mengajar yang melibatkan siswa dalam kegiatan pengamatan dan percobaan.

Model pembelajaran Children Learning In Science bertujuan membentuk

pengetahuan (konsep) ke dalam memori siswa agar konsep tersebut dapat

bertahan lama, karena model pembelajaran Children Learning In Science memuat

sederetan tahap-tahap kegiatan siswa dalam mempelajari konsep yang diajarkan.

Dengan model pembelajaran Children Learning In Science siswa harus lebih

(21)

meminimalisir siswa yang kurang atau tidak tertarik pada pelajaran khususnya

Akuntansi. Dengan memilih model pembelajaran Children Learning In Science

ini siswa diberi kebebasan penuh untuk mengemukakan ide atau gagasan, bebas

untuk bertanya dan menjawab yang nanti semua bentuk jawaban dan pertanyaan

akan dijelaskan oleh guru secara ilmiah untuk menghindari kesalahan konsep.

Model pembelajaran Children Learning In Science diharapkan siswa belajar aktif,

tidak bosan, dan dapat memahami materi pelajaran sehingga dapat menunjukkan

hasil belajar yang lebih baik dari sebelumnya.

Berdasarkan latar belakang dan fenomena permasalahan yang diuraikan diatas

maka peneliti ingin melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Model

Pembelajaran Children Learning In Science Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPS MAN 1 Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun Pembelajaran 2016/2017”.

1.2Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka dapat diidentifikasi

masalahnya yaitu sebagai berikut :

1. Bagaimana meningkatkan hasil belajar Akuntansi siswa MAN 1 Sorkam?

2. Mengapa guru selalu menggunakan metode Konvensional?

3. Apakah dengan menggunakan model pembelajaran Children Learning In

Science dapat meningkatkan hasil belajar Akuntansi?

4. Apakah ada pengaruh model pembelajaran Children Learning In Science

(22)

5. Apakah faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya hasil belajar

Akuntansi kelas XI IPS MAN I Sorkam Tahun Pembelajaran 2016/2017?

1.3Batasan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah diatas maka yang menjadi pembatasan

masalah yaitu :

1. Model pembelajaran yang akan diteliti adalah model pembelajaran

Children Learning In Science dan metode pembelajaran konvensional.

2. Hasil belajar yang diteliti adalah hasil belajar Akuntansi siswa kelas XI

IPS MAN 1 Sorkam.

1.4Rumusan Masalah

Berdasarkan batasan masalah diatas, maka rumusan masalah dalam

penelitian ini adalah: Apakah hasil belajar akuntansi yang diajar dengan

menggunakan model pembelajaran Children Learning In Science lebih tinggi

daripada hasil belajar akuntansi yang diajar dengan pembelajaran konvensional

pada siswa kelas kelas XI IPS MAN 1 Sorkam Tahun Pembelajaran 2016/2017 ?

1.5Tujuan Penelitian

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui

Apakah hasil belajar akuntansi yang diajar dengan menggunakan model

pembelajaran Children Learning In Science lebih tinggi daripada hasil belajar

akuntansi yang diajar dengan pembelajaran Konvensional pada siswa kelas XI IPS

(23)

1.6Manfaat Penelitian

Adapun yang menjadi manfaat dari penelitian ini adalah :

1. Untuk menambah wawasan, pengetahuan, kemampuan penulis dalam

penggunaan model pembelajaran Children Learning In Science untuk

meningkatkan hasil belajar Akuntansi siswa pada saat mengajar nantinya.

2. Sebagai bahan masukan bagi pihak sekolah khususnya bagi guru dalam

menerapkan model pembelajaran Children Learning In Science yang dapat

digunakan untuk lebih mengaktifkan siswa dalam belajar Akuntansi.

3. Sebagai referensi dan bahan informasi bagi mahasiswa Universitas Negeri

(24)
(25)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan

bahwa hasil belajar akuntansi dengan model pembelajaran Children Learning In

Science lebih tinggi secara signifikan dari hasil belajar akuntansi yang diajar

dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional pada siswa kelas XI IPS

MAN 1 SORKAM Tahun Pembelajaran 2016/2017. Hal ini terbukti dengan hasil

perhitungan uji-t dimana diperoleh thitung 7,89 dan ttabel sebesar 1,665. Setelah

membandingkan dengan kriteria pengujian hipotesis maka diperoleh thitung > ttabel

yaitu 7,89 > 1,665.

5.2 Saran

Berdasarkan kesimpulan diatas maka peneliti menyarankan :

1. Kepada guru mata pelajaran akuntansi, dalam kegiatan belajar mengajar

hendaknya menggunakan model pembelajaran Children Learning In

Science sebagai alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan hasil

belajar akuntansi siswa dan disarankan guru mampu meminimalisir hal-hal

yang menyebabkan kondisi kelas tidak kondusif dalam menerapkan model

ini.

Kepada peneliti lanjutan terutama yang ingin melakukan penelitian dengan judul

yang sama disarankan agar dapat menguasai secara keseluruhan model

pembelajaran dengan metode pembelajaran yang akan digunakan dan

menggunakan waktu yang cukup selama mengadakan perlakuan dikelas demi

Gambar

Gambar 2.1. Bagan Struktur Umum Model Pembelajaran Chidren Learning
Tabel Validitas Tes
Tabel 1.1 Rata-rata Nilai Ulangan Harian Kelas XI IPS 1
Tabel 1.2 Rata-rata Nilai Ulangan Harian Kelas XI IPS 2

Referensi

Dokumen terkait

Setahu saya Bapak Agung selama ini belum pernah meniru praktik bisnis dari pesaing yang lebih sukses karena beliau hanya ingin meneruskan usaha ayahnya saja. Menurut saudara,

Salak mengandung sukrosa, fruktosa, dan glukosa yang dimanfaatkan bakteri asam laktat (BAL) selama proses fermentasi sehingga dapat dibuat sebagai bahan dasar

Data hasil penghitungan jumlah leukosit total, diferensial leukosit, dan rasio neutrofil/limfosit (N/L) pada empat ekor kerbau lumpur betina yang dihitung selama dua

Materi yang diberikan pada program Pembelajaran luar sekolah diantaranya konservasi tentang tumbuhan dan satwa, sehingga anak-anak tidak hanya melihat hewan dan

Apakah melalui permainan kartu bergambar dan huruf dapat meningkatkan. minat baca anak di TK ABA Karanganom III Klaten Utara

The strengths are the Public Relations officer of Solo Radio has a good discipline and high responsibility in handling her job, the brand image of Solo Radio as

Bila dikaitkan dengan Peraturan Daerah Kota Medan tentang Sistem Kesehatan, maka adalah suatu hal yang penting dan wajib bagi Pemerintah Kota Medan untuk memberikan pelayanan

yang terletak sesudah penciptaan kedua objek berkelas Mobil digunakan untuk menjalankan metode run()yang terdapat pada kelas Mobil untuk objek yang dirujuk oleh...