• Tidak ada hasil yang ditemukan

Profil sindrom Nefrotik di poliklinik anak RSUP Fatmawati

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Profil sindrom Nefrotik di poliklinik anak RSUP Fatmawati"

Copied!
56
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4.1 Karakteristik demografis pasien sindrom nefrotik ………………………….
Gambar 2.1 Beberapa kemungkinan reaksi imun antigen glomerulus yang dapat menyebabkanpeningkatan permeabilitas dinding kapiler ……………………………...7
Gambar 2.1 Beberapa kemungkinan reaksi imun antigen glomerulus yang dapat
Gambar 2.2 Skema ‘underfilled theory’ (Webb dan Postlethwaite, 2003)8
+6

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian Penelitian ini dilaksanakan adalah untuk mengetahui angka kejadian relaps pada anak dengan sindrom nefrotik yang diterapi dengan kortikosteroid dari tahun

Perlunya penelitian yang lebih lanjut untuk mencari hubungan antara terapi kortikosteroid dengan kejadian hipertensi pada anak dengan sindrom nefrotik dengan desain

Desain penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif retrospektif bagi menilai angka kejadian relaps sindrom nefrotik pada anak yang diterapi dengan

Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bersifat retrospective dengan pengumpulan data dari rekam medis pasien sindrom nefrotik dari tahun 2011 sampai 2012

Sindrom nefrotik lebih banyak ditemukan pada pasien umur 5 – 9 tahun, laki-laki, status gizi baik, tingkat pendidikan orang tuanya sampai sekolah dasar, pekerjaan bapaknya

Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa kejadian ISPA atas terbanyak adalah laki-laki, pada kelompok balita, dengan status gizi baik, dan umumnya

Korelasi Kadar Albumin Serum dengan Persentase Edema pada Anak Penderita Sindrom Nefrotik dalam Serangan.. Novina, Dida Akhmad Gurnida,

Perlunya penelitian yang lebih lanjut untuk mencari hubungan antara terapi kortikosteroid dengan kejadian hipertensi pada anak dengan sindrom nefrotik dengan desain