• Tidak ada hasil yang ditemukan

KARAKTERISTIK MIOMA UTERI DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA PERIODE JANUARI 2009 JANUARI 2010

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KARAKTERISTIK MIOMA UTERI DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA PERIODE JANUARI 2009 JANUARI 2010"

Copied!
43
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1 Jumlah kasus mioma uteri menurut usia penderita di RSUD Dr. Moewardi Surakarta periode Januari 2009 – Januari 2010
Gambar 4.1. Histogram prosentase jumlah kasus mioma uteri menurut usia.
Gambar 4.2. Histogram prosentase jumlah kasus mioma uteri menurut jumlah paritas
Tabel 4.3. Jumlah kasus penderita mioma uteri menurut indeks massa tubuh di RSUD Dr. Moewardi Surakarta periode Januari 2009 – Januari 2010
+6

Referensi

Dokumen terkait

Diagram Bar Lama Rawatan Rata-rata Berdasarkan Keadaan Sewaktu Pulang Penderita Myoma Uteri Yang Dirawat Inap Di RSUD dr.. Penderita yang pulang berobat jalan adalah

Pada penelitian ini jumlah kasus mioma uteri berdasarkan derajat anemia diketahui bahwa 28,6% penderita merupakan tidak anemia dan 71,4% adalah anemia dengan rata-rata

Suatu penelitian telah dilakukan secara deskriptif retrospektif di negara Nigeria pada tahun 2012 menyatakan hasil yang sama bahwa penderita mioma uteri kelompok usia

R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga terdapat 49 kasus mioma uteri pada tahun 2014, pada tahun 2015 (awal Januari-akhir Mei) terdapat 18 kasus mioma uteri. Mioma uteri jarang

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi mioma uteri di Rumah Sakit Immanuel Bandung menurut umur, keluhan, letak benjolan, penatalaksanaan

Hasil penelitian menunjukkan ada 3 faktor yang paling berpengaruh pada wanita usia subur penderita mioma uteri yang pernah dirawat di RS dr. Penelitian ini diharapkan dapat

Dalam kasus post histerektomi pada indikasi mioma uteri penulis melakukan observasi untuk mengetahui perkembangan asuhan yang telah diberikan dengan menggunakan lembar status

Dari tabel 2, diperoleh hasil mioma uteri terbanyak pada kelompok umur 41-50 tahun berjumlah 72 kasus (56,7%) dan terendah pada usia 20-30 tahun, di mana tidak ada kejadian