• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENERAPAN MODEL BALANCED SCORE CARD DALAM PENILAIAN KINERJA PERUSAHAAN PADA PD LUCKY OLYMPICS KEDIRI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENERAPAN MODEL BALANCED SCORE CARD DALAM PENILAIAN KINERJA PERUSAHAAN PADA PD LUCKY OLYMPICS KEDIRI"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

PENERAPAN MODEL BALANCED SCORE CARD DALAM PENILAIAN

KINERJA PERUSAHAAN PADA PD LUCKY OLYMPICS KEDIRI

Oleh: Dian Ratnasari ( 01610189 ) Management

Dibuat: 2006-06-28 , dengan 3 file(s).

Keywords: Balanced Scorecard

Penelitian ini berjudul ”Penerapan Model Balanced Scorecard dalam Penilaian Kinerja Perusahaan pada PD Lucky Olympics Kediri”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui

kinerja PD Lucky Olympics apabila dinilai dengan metode balanced scorecard ditinjau dari perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan pada tahun 2002 sampai 2004.

Berdasarkan penelitian ini penulis mengambil hipotesis bahwa kinerja PD Lucky Olympics Kediri periode 2002-2004 adalah meningkat apabila dinilai dari empat perspektif dalam balanced scorecard.

Alat analisis yang yang digunakan untuk mengetahui kinerja PD Lucky Olympics yaitu

menggunakan metode balanced scorecard dengan empat perspektif, perspektif keuangan (ROI, profit margin on sales, growth rate in sales), perspektif pelanggan (customer retention, number of new customer, number of complain), perspektif proses bisnis internal (yield rate, idle capacity), perspektif pembelajaran dan pertumbuhan (employee productivity, employee turn over,

absenteeism) dengan menggunakan pengujian time series.

Hasil perhitungan metode balanced scorecard dari keempat perspektif menunjukkan bahwa secara umum kinerja PD Lucky Olympics Kediri periode 2002-2004 adalah menurun, sehingga hipotesis yang menyatakan bahwa kinerja PD Lucky Olympics Kediri periode 2002-2004 adalah meningkat ditolak.

Berdasarkan kesimpulan di atas penulis dapat mengimplikasikan bahwa PD Lucky Olympics perlu memperhatikan dan mempertimbangkan aspek keuangan, proses bisnis internal, serta aspek karyawannya karena pada periode penelitian aspek-aspek tersebut menunjukkan perkembangan yang kurang baik. Hal ini mengindikasikan bahwa kinerja perusahaan kurang baik.

Hasil dari hipotesis dan analisis data menunjukkan perbedaan yaitu kinerja perusahaan yang menurun. Hal tersebut disebabkan kondisi ekonomi perusahaan yang kurang baik. Perusahaan cenderung mengalami penurunan dalam mencapai kapasitas yang diharapkan. Dalam hal ini perspektif bisnis internal perlu dipertimbangkan, dimana peningkatan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kapasitas yang diharapkan akan sangat membantu perusahaan dalam

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu dikembangkan suatu konsep pengukuran kinerja perusahaan yang cukup komprehensif yaitu Balanced Scorecard, yang terdiri dari empat perspektif yang

Dan perhitungan rasio-rasio dari masing-masing perspektif dan kemudian dilakukan analisis perbandingan tahun ke tahun.Dari hasil penelitian dengan konsep balanced

Balanced Scorecard sebagai suatu sistem yang menerjemahkan strategi perusahaan ke dalam empat perspektif merupakan pengukur pengganti yang dapat digunakan untuk mengukur

Keempat perspektif balanced scorecard tersebut berperan sebagai pedoman untuk mencapai tujuan peningkatan nilai tambah (superior value) bagi para stakeholder utama

Analisis penilaian kinerja ini menggunakan pendekatan Balanced Scorecard yang meliputi perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis dan

Sesaran strategis yang sulit diukur seperti pada perspektif pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan, melalui balanced scorecard dapat