• Tidak ada hasil yang ditemukan

Studi Biodiversitas Fungi Mikoriza Arbuskula pada Tumbuhan Bawah di Tegakan Sengon (Falcataria moluccana (Miq.) Barneby & Grimes) (Studi Kasus di Areal Kampus IPB Darmaga, Bogor)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Studi Biodiversitas Fungi Mikoriza Arbuskula pada Tumbuhan Bawah di Tegakan Sengon (Falcataria moluccana (Miq.) Barneby & Grimes) (Studi Kasus di Areal Kampus IPB Darmaga, Bogor)"

Copied!
45
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1  Hasil pengamatan fungi mikoriza arbuskula pada 50 contoh tanah dan akar tumbuhan bawah
Gambar 2  Beberapa spora yang ditemukan pada tumbuhan bawah yang diamati (A), (B) dan (F) spora genus Glomus pembesaran 400x, (D) dan (E)  spora genus Gigaspora pembesaran 100x dan (C) spora genus Acaulospora pembesaran 100x
Tabel 2  Persentase infeksi akar pada akar tumbuhan bawah
Gambar 3  Histogram kepadatan spora pada 50 jenis tumbuhan bawah di tegakan
+5

Referensi

Dokumen terkait

Hasil identifikasi menunjukan bahwa ada 3 genus mikoriza yang terdapat pada tanah sampel yaitu Glomus, Acaulospora, dan Gigaspora, identifikasi dilakukan dengan perbedaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan spora, persentase kolonisasi, dan tipe fungi mikoriza arbuskula (FMA) pada areal tanaman karet di PTPN III Kebun Batang Toru

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan spora, persentase kolonisasi, dan tipe fungi mikoriza arbuskula pada areal tanaman kelapa sawit PTPN III Kebun Batang Toru

Komposis i Jenis Tumbuhan Bawah pada Tegakan Sengon ( Paraserianthes falcataria L. Dibimbing oleh YADI SETIADI. falcataria ) merupakan jenis pohon yang bernilai ekonomi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan spora, persentase kolonisasi, dan tipe fungi mikoriza arbuskula pada areal tanaman kelapa sawit PTPN III Kebun Batang Toru

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan spora, persentase kolonisasi, dan tipe fungi mikoriza arbuskula (FMA) pada areal tanaman karet di PTPN III Kebun Batang Toru

Dari jenis-jenis yang ditemukan terdapat beberapa jenis yang berpotensi sebagai tumbuhan obat, seperti pacing (Costus speciosus), dan rumput teki (Cyperus

Masing-masing parameter dihitung dengan rumus sebagai berikut: Kepadatan spora spora/g =Jumlah spora 50 g tanah Keragaman spora = Jumlah genus spora FMA yang ditemukan pada sampel