• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENUTUP PENEGAKAN HUKUM UNDANG-UNDANG No. 31 TAHUN 1999 Jo. UNDANG-UNDANG No. 20 TAHUN 2001 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI DAN KONVENSI PBB MENGENAI KORUPSI, 2003 TERHADAP PENGEMBALIAN ASET NEGARA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENUTUP PENEGAKAN HUKUM UNDANG-UNDANG No. 31 TAHUN 1999 Jo. UNDANG-UNDANG No. 20 TAHUN 2001 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI DAN KONVENSI PBB MENGENAI KORUPSI, 2003 TERHADAP PENGEMBALIAN ASET NEGARA."

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Upaya yang dilaksanakan dalam penegakan hukum pidana terhadap gratifikasi terkait penerapan UU Tipikor dilakukan dengan metode atau upaya preventif dan refresif , dalam

Indriyanto Seno Adji, Korupsi Kebijakan Aparatur Negara dan Hukum Pidana, (Jakarta : Diadit Media, 2007), hal.. Dalam Pasal 183 KUHAP terdapat persyaratan yang harus diikuti oleh

Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data yang didapat penulis maka dapat disimpulkan Kejaksaan mempunyai kewenangan yang sama dengan Komisi Pemberantasan korupsi akan

Pidana denda dalam sistem pemidanaan di Indonesia pada awalnya dianggap merupakan pidana yang paling ringan Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu ada penggeseran

menggaggu stabilitas politik, asal saja jalan-jalan untuk mobilitas ke atas melalui partai politik atas birokrasi tetap terbuka. Namun, jika pemain- pemain politik

(2) Setiap orang dilarang melakukan penggunaan secara komersial, Penggandaan, Pengumuman, Pendistribuan, dan/atau komunikasi atas potret sebagaimana dimaksud pada ayat (1)

20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi berbunyi: “Setiap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dianggap pemberian suap,

Jika pengembalian kerugian keuangan negara dilakukan dengan cara tidak sukarela, maka dapat dilakukan perampasan barang bergerak maupun tidak bergerak yang digunakan untuk atau yang