Ekstraksi dan Karakterisasi Kolagen dari Kulit Ikan Cobia (Rachycentron canadum)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
(2009) menyatakan bahwa perbedaan nilai rendemen pada kolagen yang dihasilkan dapat disebabkan oleh perbedaan metode ekstraksi, konsentrasi larutan untuk menghilangkan
Ekstraksi kolagen dari gelembung renang ikan cunang menggunakan metode hidro-ekstraksi yang terpilih adalah kombinasi perlakuan konsentrasi asam asetat 0.1 M, waktu perendaman
Pada proses perendaman terjadi pembengkakan pada kolagen, dimungkinkan sisa larutan yang tidak bereaksi terserap dalam kolagen dan terperangkap pada jaringan
Data pada Tabel 2 menunjukkan bahwa konsentrasi larutan asam klorida seba- gai larutan perendam dan lama perendaman- nya mempengaruhi kadar air gelatin tulang ikan
Penelitian ini bertujuan menentukan konsentrasi dan lama perendaman kulit dalam larutan alkali (NaOH) dan asam asetat terbaik serta menentukan karakteristik kolagen dari kulit
Data pada Tabel 2 menunjukkan bahwa konsentrasi larutan asam klorida seba- gai larutan perendam dan lama perendaman- nya mempengaruhi kadar air gelatin tulang ikan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kolagen dengan perlakuan asam asetat 0,5 M memiliki suhu denaturasi sebesar 28 o C, lebih tinggi bila dengan perlakuan asam asetat 1,5 M
Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap yaitu, 1) Optimasi ekstraksi kolagen meliputi optimasi kombinasi konsentrasi asam asetat, waktu perendaman asam asetat dan waktu