• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ekstraksi dan Karakterisasi Kolagen dari Kulit Ikan Cobia (Rachycentron canadum)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Ekstraksi dan Karakterisasi Kolagen dari Kulit Ikan Cobia (Rachycentron canadum)"

Copied!
34
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2 Diagram alir pembuatan kolagen
Gambar 3 Konsentrasi protein larutan NaOH sisa perendaman kulit (
Tabel 2 Persentasi penurunan komposisi non kolagen pada kulit
Tabel 6 Komposisi asam amino kolagen dari kulit ikan cobia
+3

Referensi

Dokumen terkait

(2009) menyatakan bahwa perbedaan nilai rendemen pada kolagen yang dihasilkan dapat disebabkan oleh perbedaan metode ekstraksi, konsentrasi larutan untuk menghilangkan

Ekstraksi kolagen dari gelembung renang ikan cunang menggunakan metode hidro-ekstraksi yang terpilih adalah kombinasi perlakuan konsentrasi asam asetat 0.1 M, waktu perendaman

Pada proses perendaman terjadi pembengkakan pada kolagen, dimungkinkan sisa larutan yang tidak bereaksi terserap dalam kolagen dan terperangkap pada jaringan

Data pada Tabel 2 menunjukkan bahwa konsentrasi larutan asam klorida seba- gai larutan perendam dan lama perendaman- nya mempengaruhi kadar air gelatin tulang ikan

Penelitian ini bertujuan menentukan konsentrasi dan lama perendaman kulit dalam larutan alkali (NaOH) dan asam asetat terbaik serta menentukan karakteristik kolagen dari kulit

Data pada Tabel 2 menunjukkan bahwa konsentrasi larutan asam klorida seba- gai larutan perendam dan lama perendaman- nya mempengaruhi kadar air gelatin tulang ikan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kolagen dengan perlakuan asam asetat 0,5 M memiliki suhu denaturasi sebesar 28 o C, lebih tinggi bila dengan perlakuan asam asetat 1,5 M

Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap yaitu, 1) Optimasi ekstraksi kolagen meliputi optimasi kombinasi konsentrasi asam asetat, waktu perendaman asam asetat dan waktu