United Nations Convention Against Corruption (UNCAC) 2003 Dalam Kaitannya Dengan Pembentukan Hukum Nasional di Bidang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya ilmiah yang berjudul “Implikasi Ratifikasi United Nations Convention Against Corruption (UNCAC) oleh Pemerintah Indonesia”
United Nations Convention Against Transnational Organized Crime (Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Menentang Tindak Pidana Transnasional yang Terorganisasi) pada tanggal 15
(2) Salinan naskah asli United Nations Convention Against Corruption, 2003 (Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Anti Korupsi, 2003) dengan
Undang-undang Nomor 5 Tahun 2009 tentang Pengesahan United Nations Convention Against Transnational Organizations Crime (Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Menentang
Hal tersebut akhirnya membuat Indonesia untuk meratifikasi UNTOC menjadi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2009 tentang Pengesahan UNTOC (Konvensi Perserikatan
Pengimplementasian UNCAC di Australia hanya berpengaruh pada peningkatan jumlah agensi anti-korupsi baik di tingkat negara bagian maupun federal, namun hal tersebut
Perlu diketahui bahwa Konvensi PBB tentang Korupsi tahun 2003, sebagaimana telah diratifikasi oleh Indonesia dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2006 tentang Pengesahan United
PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 1994 TENTANG PENGESAHAN UNITED NATIONS CONVENTION ON BIOLOGICAL DIVERSITY (KONVENSI PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA