• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penerapan PSAK no.16 Aktiva Tetap pada PT.Barata Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Penerapan PSAK no.16 Aktiva Tetap pada PT.Barata Indonesia"

Copied!
90
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)

ABSTRAK

PT. Barata Indonesia adalah suatu perusahaan yang mengerjakan

proyek-proyek jenis konstruksi baja dan kontruksi sipil yang

pekerjaanya

meliputi

pengerjaan

pemasangan dan penginstalasiannya di tempat pemesan seperti :

pembuatan pintu air, tangki-tangki minyak dan gas, pipa uap dan peralatan pabrik

lainnya serta

pengerjaan

proyek-proyek di lapangan seperti untuk pembuatan

jalan,

dermaga, jembatan,

bangunan,

jaringan listrik dan lain-lain sesuai dengan

order yang diterimanya.

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai

kebijakan terhadap aktiva tetap yang diterapkan oleh perusahaan seperti cam

perolehan aktiva tetap, pengeluaran . setelah perolehan aktiva tetap, metode

penyusutan aktiva tetap, penarikan aktiva tetap serta penyajian aktiva tetap dalam

laporan

keuangan

sehingga

penulis

dapat

membandingkannya

dengan

PSAKNo.16.

Dalam penelitian yang

dilakukan,

penulis menggunakan metode deskriptif

dan metode komparatif. Metode

deskriptif

adalah

mengumpulkan, menafsirkan,

dan

mengklarifikasi

data sesuai dengan kejadian yang sebenarnya.

Sedangkan

metode komparatif adalah membuat perbandingan antara teori yang berlaku

(teoritis) dengan prakteknya di

lapangan.

Jenis data yang digunakan adalah data

primer dan data skunder yang didapat penulis dari hasil wawancara langsung

dengan kepala bagian adrninistrasi dan keuangan PT. Barata Indonesia.

Setelah melakukan penelitian, dapat disimpulkan bahwa PI. Barata

Indonesia telah menerapkan PSAK No. 16 terhadap aktiva tetap yang dimiliki

oleh perusahaan.

Saran-saran yang dapat dikemukakan antara lain adalah aktiva tetap yang

telah habis didepresiasikan namun

rnasih

digunakan dalam operasi

perusahaan,

jika jumlalmya cukup material. sebaiknya dijelaskan juga kondisi aktiva tetap

tersebut dan penerapan kebijakan akuntansi aktiva tetap yang sudah sesuai dengan

PSAK No. 16, hendaknya dapat dipertahankan dan dilaksanakan secara konsisten

untuk tahun-tahun berikutnya.

Kata kunci: Aktiva Tetap, Penyusutan Aktiva Tetap

iv

(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)
(73)
(74)
(75)
(76)
(77)
(78)
(79)
(80)
(81)
(82)
(83)
(84)
(85)
(86)
(87)
(88)
(89)
(90)

Referensi

Dokumen terkait

Kebijakan perusahaan mengalokasikan seluruh pengeluaran yang terjadi selama penggunaan aktiva tetap kedalam biaya operasi perusahaan dengan mempertimbangkan apakah pengeluaran

16 atas aktiva tetap pada PT... Rinsen: Penerapan

Rotua Simorangkir: Penerapan PSAK No.. 16 Atas Aktiva Tetap

16.Seharusnya laporan keuangan yang wajar adalah pengakuan aktiva tetap berdasarkan harga perolehan ditambah dengan biaya-biaya yang melekatpada aktiva tetap,

Setelah dilakukan penelitian yang dilaksanakan oleh penulis di PT Barata Indonesia Gresik mengenai analisa investasi aktiva tetap terhadap biaya volume laba pada PT

mempengaruhi penentuan harga perolehan aktiva tetap tersebut.Menurut IAI PSAK No.16 Tahun 2011yaitu : “biaya perolehan adalah jumlah kas atau setara kas yang dibayarkan atau nilai

Penyesuaian atas Penerapan Model Revaluasi Penerapan model revaluasi pada aktiva tetap rumah sakit akan berdampak pada laporan keuangan rumah sakit karena rumah sakit menggunakan

Pcrhlltmgan biaya penyusutan al..1iva tetap tidak sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan hal ini diakibatkan karcna 1idak sesuainya perlakuan pencarntan l11ir1;a perolehan pada aktiva