• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROFIL KONDISI FISIK DAN TEKNIK PADA ATLET PUTRI TIM HOCKEY LAPANGAN SUMATERA UTARA PELATDA PRA PEKAN OLAHRAGA NASIONAL XIX 2015.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PROFIL KONDISI FISIK DAN TEKNIK PADA ATLET PUTRI TIM HOCKEY LAPANGAN SUMATERA UTARA PELATDA PRA PEKAN OLAHRAGA NASIONAL XIX 2015."

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

PROFIL KONDISI FISIK DAN TEKNIK PADA

ATLET PUTRI TIM HOCKEY LAPANGAN

SUMATERA UTARA PELATDA

PRA PEKAN OLAHRAGA

NASIONAL XIX

2015

Skripsi

DiajukanUntukMemenuhiSebagian PersyaratanGunaMemperoleh

GelarSarjanaPendidikan

OLEH :

Nofrendi Sipayung

NIM. 6113121063

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)

i ABSTRAK

NOFRENDI SIPAYUNG. Profil Kondisi Fisik Dan Teknik Pada Atlet Putri Tim Hockey Lapangan Sumatera Utara Pelatda Pra Pekan Olahraga Nasional XIX 2015.

(Dosen Pembimbing : DEWI ENDRIANI)

Skripsi : Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Medan 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana profil kondisi fisik dan Teknik Pada Tim putri Hockey Lapangan Sumatera Utara Pelatda Pra Pekan Olahraga Nasional XIX 2016 di Jawa Barat.

Dalam penelitian ini menggunakan metode deskripsi yaitu dengan meneliti tes kondisi fisik dan teknik untuk tim putri,kemudian dengan adanya hasil yang di dapat jadi lebih bagus. Maka hasil tersebut dapat diperbaiki untuk kemajuan dan peningkatan prestasi di pekan olahraga nasional 2016 jawa barat nantinya. Adapun jumlah sempel sebanyak 16 orang yang dipesiapkan untuk mengikuti kejuaraan Pra Pekan Olahraga Nasional. Dengan menggunakan tes kondisi fisik dan teknik yang dapat diketahui profil kondisi fisik dan teknik, secara keseluruhan berada dalam kategori kurang.

Untuk komponen fisik kecepatan nilai rata-rata 2,56.dengan kategori kurang. Untuk komponen kondisi fisik daya ledak otot tungkai nilai rata-rata 2.18 dengan kategori kurang. Untuk komponen kondisi fisik kekuatan otot lengan nilai rata-rata 2.06 dengan kategori kurang. Untuk komponen kondisi fisik daya tahan otot perut nilai rata-rata 2.18 dengan kategori kurang. Untuk komponen kondisi fisik daya tahan anaerobik nilai rata-rata 3,25 dengan kategori kurang. Untuk komponen kondisi fisik kelincahan nilai rata-rata 1,81 dengan kategori kurang. Untuk komponen kondisi fisik kelentukan nilai rata-rata 2,31 dengan kategori sedang. Untuk komponen kondisi fisik daya tahan aerobik nilai rata-rata 3,25 dengan kategori sedang.

(6)

ii

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena

berkat dan karuniaNya sehingga skripsi ini dapat terselesaikan walaupun dalam

wujud yang sangat sederhana.Skripsi ini dimaksudkan untuk memenuhi salah satu

syarat dalam menyelesaikan studi di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas

Negeri Medan.

Penulis dalam pembuatan skripsi ini banyak mendapatkan bantuan dan

dukungan dari berbagai pihak.Penulis menyampaikan terima kasih kepada :

1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom,M.P,d Rektor Universitas Negeri Medan.

2. Bapak Dr. Budi Valianto, M.Pd. Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan

UNIMED, Drs. Suharjo, M.Pd. wakil Dekan I Fakultas Ilmu Keolahragaan

UNIMED, Syamsul gultom,SKM,M.Kes wakil Dekan II Fakultas Ilmu

Keolahragaan UNIMED,Drs.Mesnan, M.kes wakil Dekan III Fakultas Ilmu

Keolahragaan UNIMED.

3. IbuDr.Novita, M.Pd Ketua Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK

Universitas Negeri Medan, Bapak Yan Indra Siregar, M. Pd Sekretaris jurusan

pendidikan kepelatihan olahraga UNIMED.

4. Ibu Dewi Endriani, S.Pd,M.Pd Dosen Pembimbing Skripsi dan Pembimbing

Akademik yang telah banyak meluangkan waktunya dalam memberikan

bimbingan dan arahan yang sangat berharga dalam penulisan skripsi ini.

5. Drs. Ibrahim, M.Pd Selaku dosen penguji I dan juga Bapak yang telah banyak

memberikan bimbingan sehingga dapat menyelesaikan dengan baik.Dan

sebagai pembina Unimed Hockey club dan pelatih di sumatera utara yang telah

banyak memberikan bimbingan dan arahan yang sangat berharga dalam

penulisan skripsi ini. Sekalikus dosen penguji II Bpk, Mahmuddin, M.Pd yang

telah memberikan banyak memberikan bimbingan dan arahan yang sangat

berharga dalam penulisan skripsi ini.

6. Ibu Siti Rahima Gultom, S.Pd, M.Pd, dan Kak Nurhayati S.Pd yang banyak

(7)

iii

7. Kepada Perpustakan FIK Unimed beserta staf dan juga seluruh civitas

akademik FIK Unimed yang telah banyak membatu penulis dalam

menyelesaikan skripsi ini.

8. Teristimewa kepada keluarga OP.Edis Sudyanto Sipayung,Ayah saya

Op.Justin Sipayung ,mama saya Op Justin, Keluarga besar Sipayung, keluarga

besar Girsang dan Tante Icca. yang memberikan dukungan, motivasi dan doa

sehingga saya dapat menyelesaikan skripsi ini.

9. Teristimewa kepada keluarga Sipayung Ayah saya St.Budiman Tuah

Sipayung,mama saya Rosmaida Girsang, Pak Justin selaku abangan dan, bang

Mensos Triwendi Sipayung, dan adik saya Agus Triwanda Sipayung.

Terimakasi buat keluarga iniyang memberikan dukungan, motivasi dan doa

sehingga saya dapat menyelesaikan skripsi ini.

10.Sahabat yang selalu menyemangati saya, Intan Saragih, Rafika Oktafia Purba,

Efnarayi Artania Siagian, S.Pd, Aprimianty , Dan Dermawanti, Hendrik

Saragih.

11.Seluruh atlet Hockey Sumatera Utara tim putri dan tim putra yang telah

banyak mendukung dan membantu dalam segala hal dan jurusan PKO Reg B’2011 yang telah banyak memberikan semangat kepada saya.

12.Dan adik-adikan kos Blacklist: Anton Saragih, Agus Saragih,Okto Aryo,Sabar

Purba , Appriadi Saragih ,Hotma , Dan Rotua yang selalu menyemangati saya.

13.Serta semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang turut

serta memberikan bantuan dan sumbangan pemikiran selama penulis

mengikuti perkuliahan.

Penulis mempersembahkan tulisan ini untuk pengembangan pengetahuan,

semoga skripsi ini bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi dunia

olahraga serta bagi para pembacanya, akhir kata penulis ucapkan terima

kasih.

Medan, Februari2016 Penulis

(8)
(9)

v

E. Instrumen Penelitian... 48

1. Tes Teknik Dalam Hockey ... 50

2. Tes kondisi fisik ... 50

F. Prosedur Penelitian... 50

(10)

vi

A. Deskripsi Data Penelitian ... 72

B. Pembahasan Hasil Penelitian ... 73

BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN ... 82

A. Kesimpulan ... 82

B. Saran ... 83

DAFTAR PUSTAKA ... 84

(11)

vii

11.Deskripsi Data Hasil Penelitian Kondisi Fisik Atlet Putri Tim Hockey Lapangan Sumatera Utara Pelatda Pra Pekan Olahraga Nasional XIX 2015………... 72

12.Kondisi Fisik Atlet Dan Data Hasil Penelitian Kondisi Fisik Atlet Putri Tim Hockey Lapangan Sumatera Utara Pelatda Pra Pekan Olahraga Nasional XIX 2015………. 73

13.Hasil Tes Teknik Atlet Putri Cabang Olahraga Hockey Sumatera Utara Pelatda Kualifikasi PON XIX 2015 Jawa Barat Tahun 2015………. 77

14.Kondisi teknik Atlet Putri Tim Hockey Lapangan Sumatera Utara Pelatda Pra Pekan Olahraga Nasional XIX 2015……...... 78

(12)

viii

22.Hasil Tes bleep tes ……….. 103

23.Hasil Tes Kondisi Fisik Atlet Putri Tim Hockey Lapangangaan Sumatera Utara Pra Pon 2016……….. 104

24.Hasil Tes Drible 1 ………....... 105

25.Hasil Tes Shooting ……….. 106

26.Hasil Tes Push ………. 107

27.Hasil Tes Flick 1………... 108

28.Hasil Tes Flick 2 ……….. 109

29.Hasil Tes Reserve Push ………...... 110

30.Hasil Tes Drible 2 ……….. 111

31.Norma Tes: Drible 1 ……….. 112

32.Norma Tes: Shooting ……….. 112

33.Norma Tes: Push ………. 112

34.Norma Tes: Flick 1 ………. 113

35.Norma Tes: Flick 2 ……… 113

36.Norma Tes: Revers Push ……… 113

37.Norma Tes: Drible 2,Tes Pertama(Waktu)………..... 114

38.Norma Tes: Drible 2,Tes kedeua (waktu)………... 114

39.Hasil Perhitungan Item Tes Teknik Atlet Putri Tim Hockey Lapangan Sumatera Utara Pelatda Pra PON XIX 2015………. 115

40.Susunan Kepanitiaan Tes Kondisi Fisik ……….... 117

(13)

ix

18.Gambar:Posisi Awal Atlet melakukan Start Tes Lari 30 Meter. 120 19.Gambar:Posisi Atlet saat melakukan Tes Lari 30 Meter……… 120

20.Gambar:Posisi Awal Atlet melakukan tes jingkat Tiga kali….. 121

21.Gambar:Atlet Melakukan Tes Jingkat Tiga Kali…………...…. 121

22.Gambar:Posisi Awal Atlet melakukan Sit Up……… 122

23.Gambar:Atlet Pada Saat Melakukan Tes Sit-Up………. 122

24.Gambar:Posisi Atlet Saat Melakukan Tes Tolak Bola Medicine. 123 25.Gambar:Mengukur jatuhnya Bola Medicine……… 123

(14)

x

27.Gambar:Menghitung Waktu Setelah Lari 300 M………. 124

28.Gambar:Posisi Awal Melakukan Tes Lari Bolak-Balik………... 125

29.Gambar:Posisi Atlet Saat Melakukan Tes Lari Bolak-Balik…… 125

30.Gambar:Posisi Awal Atlet Untuk Tes Sit And Reach…………... 126

31.Gambar:Atlet Saat Melakukan Tes Sit And Reach... 126

32.Gambar:Posisi Awal Untuk Melakukan Tes bleep……… 127

33.Gambar:Atlet Saat Melakukan Tes 15 Menit………... 127

34.Gambar: Atlet saat melakukan Drible 1……… 128

35.Gambar: Atlet Saat Melakukan Tes Shooting ke arah sasaran…. 128 36.Gambar: Atlet Saat Melakukan Tes Push………. 129

37.Gambar: Atlet Saat Melakukan Tes Flick 1……….. 129

38.Gambar: Atlet Saat Melakukan Tes Flick 2………. 130

39.Gambar: Atlet Saat Melakukan Tes Reserve Push………... 130

(15)

Xi

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Hal

1. Data Hasil Individu………. 87

2. Data Hasil Tes Kondisi Fisik Atlet Putri Tim Hockey Lapangan Sumatera Utara Pelatda Pra Pekan Olahraga Nasional 2015……….. 96

3. Hasil Tes Kondisi Fisik Atlet Putri Tim Hockey Lapangangaan Sumatera Utara Pra Pon 2016………. 104

4. Data Hasil Tes Teknik Atlet Putri Tim Hockey Lapangan Sumatera Utara Pelatda Pra Pekan Olahraga Nasional 2015……….. 105

5. Norma Kelompok Untuk Tes Teknik Atlet Putri Tim Hockey Lapangan Sumatera Utara Pelatda Pra Pekan Olahraga Nasional……….. 112

6. Hasil Perhitungan Item Tes Teknik Atlet Putri Tim Hockey Lapangan Sumatera Utara Pelatda Pra Pon Xix 2015………. 115

7. Daftar Nama Pelaksana Tes Penelitian Skripsi ………. 117

8. Daftar Nama Pelaksana Tes Teknik………... 119

(16)

1 BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

Aktifitas olahraga merupakan bentuk aktifitis fisik yang memiliki aspek

menyeluruh dan pencapaian prestasinya sangat didukung oleh penerapan ilmu

pengetahuan dan teknologi yang tepat guna. Pencapaian prestasi olahraga

merupakan usaha yang dapat diperhitungkan secara matang melalui perencanaan

dan pembinaan yang berkelanjutan meliputi kemampuan fisik,teknik,taktik dan

mental.

Perkembangan yang dinamis dan penyebaran yang semakin luas dan

fenomena olahraga selama puluhan tahun terakhir ini telah membawa olahraga

menjadi lembaga yang terorganisir dengan baik. Olahraga semakin berpengaruh

ke dalam kesadaran diseluruh dunia serta perkembangan kebudayaan manusia.

Sebagai awal berkibar panji olahraga Nasional yang telah di canangkan yaitu

“memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat”.

Berolahraga berarti melakukan aktifitas fisik.Toho Cholik Mutahir

(2007:2), Mendefinisikan olahraga sebagai segala aktivitas fisik yang dilakukan

dengan sengaja dan sistematis untuk mendorong, membina dan mengembangkan

potensi jasmani,rohani dan sosial. Sementara itu sejarah Olahraga Indonesia (1991

:6), olahraga adalah bentuk-bentuk kegiatan jasmani yang terdapat di dalam

permainan perlombaan dan kegiatan jasmani yang terdapat di dalam permainan

perlombaan dan kegiatan jasmani yang intensif dalam rangka memperoleh

(17)

2

Masyarakat indonesia pada umumnya lebih menyukai permainan olahraga

permainan dalam bentuk olahraga beregu atau kelompok, yang dapat membangun

sebuah kerja sama tim dan menciptakan sebuah permainan yang indah salah

satunya adalah olahraga Hockey.

Di Sumatera Utara olahraga Hockeysudah mulai diperkenalkan dan di

kembangakan dimasyarakat khususnya kepada pelajar.Universitas Negeri Medan

merupakan pusat latihanHockey di Sumatera Utara. Dalam setiap cabang olahraga

pastinya selalu memiliki teknik dasar yang harus dikuasai. Tabrani (1993 : 4)

mengatakan bahwa ada beberapa istilah dalam keterampilan dalam permainan

Hockey yaitu : “(a) Memainkan bola –playing the ball,(b) Strok–menggerakan

bola dengan stick, (c) Pukulan (hit), (d) Push, (e)flick 1,(f)flick 2,(g) Tembakan ke

gawang- shoot at goal, (h) pass back, dan (i) jarak permainan.

Cabangolahraga Hockey merupakan salah satu aktifitas olahraga yang

mengharuskan tercapainya kemampuan maksimal baik aspek fisik,teknik,taktik

dan mental untuk dapat menampilkan prestasi puncak.

Hockey lapangan adalah permainan dua tim yang masing-masing tim 11

pemain menggunakan stick untuk memukul bola dilapangan. Permainan Hockey

lapangan dimainkan oleh putra dan putri. Orientasi dalam permainanhockeyadalah

membuat gol sebanyak-banyaknya dengan memasukkan bola ke gawang lawan

dengan menggunakan stick dari daerah lingkaran tembak (circle) dan

mempertahankan gawang sendiri agar tidak kemasukan bola. Memenangkan

pertandingan dalam permainan hockeyyaitu dengan memasukkan bola ke gawang

(18)

3

bola. Pertandingan olahraga Hockey standar internasional menggunakan lapangan

sintesis seperti pada olimpiade kejuaraan dunia atau turnamen resmi dibawah

Federation International de hockey (FIH).

Profil adalah keadaan atau potensi dan gambaran penampilan yang ada

dalam diri seseorang. Keadaan dan gambaran seseorang dalam berfikir dengan

cepat dan tepat dengan meningkatkan setiap aktifitas yang dikerjakan,faktor ini

dianggap penting sehingga sangat menentukan seseorang dalam berprestasi.

Kamus besar Bahasa indonesia .dari sisi lain, ada juga yang menganggap bahwa

profil merupakan salah satu faktor penting yang ikut menentukan penampilan atlet

berhasil atau tidaknya seseorang dalam berprestasi.

Meraih prestasi yang maksilmal membutuhkan usaha dan kerja

keras,berupa latihan yang terencana,terukur dan berkesinambungan. Latihan yang

dilakukan harus sesuai dengan kebutuhan cabang olahraga yang dilakukan dan

unsur fisik yang dominan,sehingga unsur-unsur fisik itulah yang yang dibangun

dan di tingkatkan melalui proses latihan. Selain itu,apabila kondisi fisik atlet

dalam keadaan baik,maka atlet akan lebih cepat menguasai teknik-teknik gerakan

yang dilatihnya.

Secara psikologis pun ada keuntunganya,karena atlet yang memiliki

kondisi fisik yang baik , biasanya juga merasa lebih percaya diri dan dan lebih

siap dalam menghadapi tantangan latihan dan pertandingan. Peranan kemampuan

pisik dalam penunjang prestasi atlet merupakan syarat utama. Atlet yang

mempunyai kemampuan fisik yang baik tentu akan lebih berpeluang untuk

(19)

4

oleh setiap atlet agar dapat berprestasi. Dalam hal ini menurut Sajoto (1988:57)

mengemukakan bahwa komponen kondisi fisik terdiri dari, kekuatan, daya tahan,

daya ledak, kecepatan, kelentukan,keseimbangan, koordinasi, kelincahan dan

reaksi .

Latihan kondisi fisik memegang peranan sangat penting dalam progran

latihan atlet,terutama pada atlet pertandingan. Istilah kondisi fisik mengacu

kepada suatu program latihan yang dilakukan secara sistematis,berencana dan

progresif. Tujuannya adalah meningkatkan kemampuan fungsional dari seluruh

sistem tubuh,dengan demikian prestasi atlet semakin meningkat.Program latihan

kondisi fisik tersebut harus disusun secara teliti serta dilaksanakan secara cermat

dan penuh disiplin.

Menurut Harsono (1988:153) apabila kondisi baik,maka akan terdapat:

1. Peningkatan dalam kemampuan sistem sikulasi dan kerja jantung.

2. Peningkatan dalam kekuatan /kelenturan, stamina,kecepatan dan lain –lain

dari komponen kondisi fisik.

3. Ekonomi (efesiensi dan efektif )gerak yang lebih baik pada waktu latihan.

4. Pemulihan lebih cepat dalam organ-organ tubuh setelah latihan.

5. Respon/ tanggapan yang cepat dari organisme tubuh kita,apabila

sewaktu-waktu respon /tanggapan demikian diperlukan.

Dari hasil wawancara secara langsung yang dilakukan peneliti dengan

pelatih, diperoleh hasil bahwa penulis berkeinginan meneliti Atlet Putri Tim

Hockey Sumatera Utara Sebagai Objek penelitian. Hal tersebut didasari bahwa

Penulis salah satunya atlet di Hockey Unimed dan Sumatera Utara. Serta penulis

berkeinginan memberikan sumbangan atau saran sehingga melalui penelitian ini

(20)

5

Hockey lapangan Sumatera Utara dipersiapkan pada Pra PekanOlahragaNasional

XIX 2015 Jawa Barat.

Dari observasi dan wawancara yang dilakukan dengan pengurus pengprov

FHI Sumatera Utara pelatih serta atlet bahwasanya tes fisik dan teknik sudah

dilakukan namun tidak menyeluruh dan hasilnya untuk pemilihan atlet dan

sebagai data awal untuk penentuan program latihan. Untuk data awal yang dapat

diketahui pada atlet tim putri hockey lapangan Sumatera Utara masih dalam

kategori kurang, karena dalam melakukan suatu kondisi fisik itu masih sebahagian

yang dilakukan untuk tes kondisi fisiknya, dimna kondisi fisik itu antara lain :

1. Tes kekuatan (sit up)

2. Tes daya tahan ( tes bleep)

3. Kecepatan ( 30 meter)

Begitu juga dengan teknik, di dalam melakukan tes teknik selama ini

hanya dilakukan sebagai tes permainan teknik saja. Namun tidak ada mengukur

tes keterampilan dalam melakukan suatu teknik. Maka penulis berkeinginan

memberikan masukan mengenai tes perlakuan teknik yaitu sebagai menambah

prestasi hockey Sumatera Utara.

Dengan demikian penulis berkeinginan membuat profil kondisi fisik dan

teknik ini yaitu sebagai program latihan yg baik untuk kedepanya dan menambah

program latihan kondisi fisik dan teknik yang lebih baik lagi. Dan selanjutnya

penulis ingin memberikan masukan bagi para pelatih maupun atlet. Sehingga

dengan adanya program ini, akan menjadi meningkatnya suatu prestasi hockey

(21)

6

dari hal tersebut penulis berkeinginan melakukan membuat profil dan

kondisi fisik dan teknik,kemampuan fisik dan teknik sehingga ada rekomendasi

secara ilmiah untuk kemajuan prestasi tim hockey lapangan Sumatera Utara

pelatda Pra kualifikasi PON XIX 2015 Jawa Barat dan hal ini sangat disetujui

oleh Pengprov FHI Sumatera Utara Dan pelatih karena berhubungan dengan

kajian ilmiah terhadap hasil tes fisik teknik karena hubungan kajian ilmiah

terhadap hasil tes fisik dan teknik dan akan sangat berguna untuk penyempurnaan

program latihan yang telah dilakukan.

Berdasarkan penjelasan diatas penulis merencanakan ini dengan berjudul

:Profil Kondisi Fisik dan Teknik pada Atlet Putri Tim Hockey Lapangan Sumatera

Utara Pelatda Pra Pekan Olahraga NasionalXIX Jawa Barat Tahun 2015.

Selain kondisi fisik,keterampilan teknik merupakan bagian yang sama

pentingnya dalam suatu cabang olahraga. Menurut Ten &Haridas

(2005:40)menjelaskan bahwa “ hockey merupakan suatu permainan fizikal yang

seronok karena mempunyai unsur-unsur seperti kecepatan,kekuatan dan daya

tahan, unsur-unsur tektikal dan kemahir-mahiran yang menarik’’.

Kondisi fisik dan teknik adalah suatu persyaratan yang sangat diperlukan

dalam usaha peningkatan prestasi seorang atlet, bahkan dapat dikatakan sebagai

keperluan dasar yang tidak dapat dipisahkan dan ditunda atau ditawar-tawar lagi.

Maka dari itu seorang olahragawan harus memiliki kondisi fisik yang bagus,

sebab kondisi fisik merupakan dasar dari sebuah prestasi seorang atlet. Kalau

(22)

7

tehnik dasar dan kemampuan khusus yang baik seorang atlet tidak akan mampu

melakukan latihan sesuai dengan program latihannya.

Hockey lapangan adalah permainan dua tim yang masing-masing tim 11

pemain menggunakan stick untuk memukul bola dilapangan.Permainan hockey

lapangan dimainkan oleh putera maupun puteri. Orientasi dalam permainan

hockeyadalah membuat gol sebanyak-banyaknya dengan memasukan bola

kegawang lawan dengan menggunakan stick dari daerah lingkaran tembak

(circle), dan mempertahankan gawang sendiri agar tidak kemasukan

bola.Memenagkan pertandingan dalam permainanhockey, yaitu dengan

memasukan bola kegawang lawan dari daerah tembakan, lebih banyak

dibandingkan tim lawan memasukan bola. Pertandingan olaharaga hockey standar

International menggunakan lapangan sintesis seperti pada olympiade, kejuaraan

dunia atau ternamen resmi dibawah Federation International de Hockey (FIH).

Beberapa tahun terakhir ini cabang olahraga hockey di Indonesia

mengalami perkembangan dan kemajuan serta banyak digemari kalangan

mahasiswa (perguruan tinggi) dan pelajar (sekolah). Salah satu universitas

perguruan tinggi yang mengikuti perkembangan dan kemajuan olahraga hockey di

Indonesia adalah Universitas Negeri Medan yang memiliki manajemen

pembinaan bagi atlet hockey usia dini, pelajar dan mahasiswadengan pusat latihan

di lapangan Hockey Unimed.

Universitas Negeri Medan mendukung iklim yang kondusif tercipta dan

berkembangnya kegiatan organisasi mahasiswa untuk membangun citra, reputasi

(23)

8

wadah penyaluran bakat dan kegemaran mahasiswa dibidang olahraga hockey

terus mengembangkan serta meningkatkan kegiatan dengan perencanaan yang

teratur, terukur dan berkesinambungan serta penuh tanggung jawab dengan

didasari keunggulan, kepribadian, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hockey merupakan salah satu cabang olahraga yang berkembang sangat

pesat di lingkungan Universitas Negeri Medan dan menjadi pusat kegiatan dan

pembinaan hockey di Sumatera Utara, hingga saat ini telah menghasilkan prestasi,

baik bagi Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara maupun Indonesia. Atlet

Unimed Hockey Club telah memberi kontribusi pada banyak event seperti

Kejurnas, PON, POM, POM ASEAN dan Sea Games.

Keberhasilan HockeySumatera Utara pada PON XVI 2004 meraih

medali emas tim putri, perunggu tim putra menjadi inspirasi dan

motivasiHockeySumateraUtaramelakukan pembinaan usia dini dengan

mendirikan Sekolah hockey IndonesiaBangkit(SHIB) pada 26 November 2004,

yang membina kegiatan ekstrakurikuler Hockeysekolah-sekolah di sekitar

lingkungan Universitas Negeri Medan dengan pusat latihan di lapangan

HockeyUniversitas Negeri Medan.

Hockey lapangan Sumatera Utara telah mampu menyumbangkan prestasi

terbaik untuk tim hockey U-17 Sumatera Utara yang semua atletnya dari

pembinaan SHIB pada kejuaraan Nasional U-17 tahun 2007 di Jakarta, berhasil

menjadi Juara I putra dan putri, pemain terbaik putra, top score putra dan putri.

Empat atlet SHIB juga memperkuat tim hockey pelajar Nasional U-18 pada

(24)

9

Games2010 di KualaLumpur Malaysia tujuh atletSHIB memperkuat hockey

pelajar Indonesia.

Pada tahun 2011Hockey Sumatera Utara juga mampu menyumbangkan

prestasi terbaiknya dengan berhasil menjadi juara I putra dalam Kejuaraan

Hockey Ruangan mahasiswa ke-VI di Universitas Negeri Jakarta dan Liga Hockey

Mahasiswa nasional ke-VIII di Senayan Jakarta.Atlet putra yang mengikuti dua

kejuaraan tersebut, yang seluruhnya merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu

Keolahragaan yang masih aktif mengikuti kegiatan perkuliahan dengan

didominasi mahasiswa stambuk 2010 dan 2011.

Kondisi fisik dan teknik adalah suatu persyaratan yang sangat diperlukan

dalam usaha peningkatan prestasi seorang atlet, bahkan dapat dikatakan sebagai

keperluan dasar yang tidak dapat dipisahkan dan ditunda atau ditawar-tawar lagi.

Maka dari itu seorang olahragawan harus memiliki kondisi fisik yang bagus,

sebab kondisi fisik merupakan dasar dari sebuah prestasi seorang atlet. Kalau

tidak didukung dengan kondisi fisik yang prima, dan kemampuan dasar atau

tehnik dasar dan kemampuan khusus yang baik seorang atlet tidak akan mampu

melakukan latihan sesuai dengan program latihannya.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan uraian dari latar belakang masalah dapat diidentifikasi

beberapa masalah sebagai berikut : Bagaimana profil kondisi fisik atlet putritim

Hockey lapangan Sumatera Utara pelatda Pra Pekan Olahraga Nasional XIX

2015?, Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi peningkatan kemampuan

(25)

10

Olahraga Nasonal XIX 2015?, Bagaimana keadaan kondisi fisik yang baik dalam

meningkatkan kemampuan bermain Hockey?, Apakah unsur kondisi fisik

kekuatan, daya tahan, kecepatan, kelincahan, kelentukan, dan daya tahan tubuh

(VO2max) dapat berpengaruh terhadap kemampuan bermain Hockey?,

Bagaimanakah pembinaankondisi fisikatlet putri tim Hockey lapangan Sumatera

Utara pelatda Pra Pekan Olahraga Nasional XIX 2015 ?, Apakah programkondisi

fisikatlet putri tim Hockey lapangan Sumatera Utara pelatda Pra Pekan Olahraga

Nasional XIX 2015 berjalan dengan baik?

C.Pembatasan Masalah

Untuk menghindari penafsiran yang berbeda, maka dalam penelitian ini

perlu kiranya menentukan pembatasan masalah pada hal-hal pokok saja dengan

tujuan mempertegas sasaran yang dicapai yaitu :Bagaimanakah Profil Kondisi

Fisik Dan Teknik Pada Atlet Putri Tim Hockey Lapangan Sumatera Utara Pelatda

Pra Pekan Olahraga Nasional XIX 2015?

D. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang masalah, identifikasi masalah dan

pembatasan masalah, maka dirumuskan masalah yang akan diteliti yakni:

1. Bagaimana profil kondisi fisik dan Teknik Pada Atlet Putri Tim Hockey

Lapangan Sumatera Utara Pra Pekan Olahraga Nasional XIX 2015?

2. Bagaimana Teknik Pada Atlet Putri Tim Hockey Lapangan Sumatera Utara

Pelatda Pra Pekan Olahraga Nasional XIX 2015?

(26)

11

Adapun yang akan menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah:

1. Untuk mengetahui profil kondisi fisik dan Teknik Pada Atlet Putri Tim

Hockey Lapangan Sumatera Utara Pra Pekan Olahraga Nasional XIX 2015.

2. Untuk mengetahui Teknik Pada Atlet Putri Tim Hockey Lapangan Sumatera

Utara Pelatda Pra Pekan Olahraga Nasional XIX 2015.

F. Manfaat Penelitian

Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi pelatih, pembina

Hockey, atlet Hockey, dan masyarakat untuk :

1. Memberikan informasi tentang Profil Kondisi Fisik Dan Teknik Pada Atlet

Putri Tim Hockey Lapangan Sumatera Utara Pra Pekan Olahraga Nasional

XIX 2015.

2. Memberikan informasi tentangTeknik Pada Atlet Putri Tim Hockey

Lapangan Sumatera Utara Pra Pekan Olahraga Nasional XIX 2015.

3. Menjadi masukan bagi Pembina dan pelatih cabang olahraga lain bahwa

peran kondisi fisik sangat dibutuhkan dalam peningkatan kemampuan

dalam berolahraga, sehingga dapat menjadi perhatian pembinaan olahraga

selanjutnya.

4. Informasi bagi atlet dan pelatih olahraga pada umumnya dan

Hockeybetapa pentingnya kondisi fisik dan teknik untuk tercapainya

prestasi puncak.

5. Sebagai bahan masukan bagi Pembina/Pelatih untuk mengembangkan

(27)

84

DAFTAR PUSTAKA

Akhmad Imran, (2013). Dasar-Dasar Melatih Fisik Olahragawan, Medan, Unimed Press.

Arikunto S, (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Edisi Revisi VI. PT. Rineka Cipta.

Bompa, Tudor. O. (1988).Theory and Methodologi of Training. Canada, MocaicPres.

Davidoff, Linda L. (1981). PsikologiSuatuPengantar. (Introduction to

Psychology, Second ed). AlihBahasa. Mari Juniati(ed). Erlangga, PT.

GeloraAksaraPratamaDasardasarmelatihfisikolahragawan.UnimedPress, UniversitasNegeriMedan,(2013)

Davidson, Gerald C. (2006). PsikologiAbnormal. (Abnormal Psychology,

Ninethed). AlihBahasa. NoermalasariFajar(ed). Jakarta, PT. Raja GrafindoPersada

DJ.Glencross. (1984). Coaching Hockey The Australia Way. South Melbourne. Australian Hockey Assosition

Grate Waitz. (1984). MengatasiKeteganganBersamaGrate Waitz. (Conquer

Stress With Grete Waitz). Bandung, PercetakanAngkasa

Gunarsa, Singgih. D. (1989).PsikologiOlahraga. Jakarta, PT BPK Gunung Mulia

Harsono. (1988). Coaching danAspek-aspekPsikologidalam Coaching. Jakarta,

TambakKesuma.

Harsuki. (2003) Perkembangan Olahraga Terkini, Jakarta, PT Raja Grafindo

Harsono. (1988). Coaching danAspek-aspekPsikologidalam Coaching. Jakarta, TambakKesuma

Helen Ten. (2006). SiriSukan Popular Hoki. Malaysia, FajarBakti.

Harsuki.(2003). PerkembanganOlahragaTerkiniKajian Para Pakar, Jakarta, Rajawali Sport.

Ismail, Yusuf. (1993). Sri SungkanPopulerFajarBaktiHokiSdn. Kuala Lumpur, FajarBakti Sdn14.10.40).

Ibrahim. (2007). AnalisisGerakTerhadapTeknik Hit dalam Goal Shooting Atlet

Hockey

(28)

85

Kamtomo, Ndong. (1987). PsikologiOlahragaUntukSekolah Guru Olahrag. PT palagan

Nurhasan. (2001). Tes Dan Pengukuran Dalam Pendidikan Jasmani. Jakarta: Pustaka Delta Pelajaran Sdn Bhd (1996).

Nurhasan, (1986).Tes Dan

Pengukuran.DepertemenPendidikandanKebudayaanUniversitas Terbuka.

Nala, Nugraha. (1998). Dasar-DasarMelatih.UniversitasNegeri Jakarta.

PersadaSajoto, M. (1988).PembinaanKondisiFisikdalamOlahraga. Jakarta, FPOK –IKIPSemarang. .

Pate.Dkk. (1993).Dasar-DasarIlmiahKepelatihan. (Scientific Foundations of

Coaching). AlihBahasa. KasiyoDwijowinoto(ed). Semarang, IKIP

Semarang Press IKIPSemarangpustaka Delta PelajaranSdnBhd(1996) DAFTAR PUSTAKA

Sajoto, M. (1988).PembinaanKondisiFisikdalamOlahraga. Jakarta, FPOK –IKIP Semarang

(29)

86

Sumiati.Dkk. (2009).KesehatanJiwaRemajadanKonseling. Jakarta, Trans Info Media

Gambar

Tabel        Hal

Referensi

Dokumen terkait

Maka dapat disimpulkan bahwa agresivitas atlet Pencak Silat Sumatera Utara mengikuti Pekan Olahraga Wilayah IX di Bangka Belitung dinyatakan baik yang artinya bahwa

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat kondisi fisik atlet putri Kota Binjai Tahun 2013 yang diperoleh atlet bola voli Kota Binjai Tahun 2013 yang diperoleh

Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh Atlet Pusat Pembinaan Dan Latihan Olahraga Mahasiswa (PPLM) Sumatera Utara.. Yang terdiri dari

Dengan menggunakan tes kondisi fisik dan angket dapat diketahui Profil Kondisi Fisik dan Mood Atlet Putra Unimed Hockey Club Persiapan 41 st Pesta Hoki

heading sepakbola dan terdapat unsur bermain di dalam model tersebut. Hasil uji kelompok besar terhadap 20 orang atlet Sekolah Sepakbola Gumarang menunjukkan bahwa 10

Kekuatan otot paha atlet Bola Tangan pemusatan latihan daerah Jawa Timur melalui tes single leg didapati 15 atlet tidak mampu memenuhi target dengan melakukan

Penelitian ini untuk mengetahui kemampuan kondisi fisik dominan atlet putri Ju-Jitsu Dojo Universitas Negeri Surabaya dengan menggunakan item tes yang dominan

Berdasarkan tabel di atas bahwa hasil tingkat motivasi berprestasi atlet putri cabang olahraga petanque Sumatera Utara dimasa pandemi covid 19 berdasarkan hasil penelitian