PENDAHULUAN Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Kecenderungan Perilaku Delinkuen Pada Remaja.
Teks penuh
Dokumen terkait
maupun non akademik, bagi siswa yang tidak melakukan perilaku delinkuen disarankan jangan pernah mencoba melakukan perilaku delinkuen; bagi kepala sekolah
Ph.D, selaku Dekan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta yang telah memberikan ijin kepada penulis untuk melakukan penelitian demi terselesaikannya
Ketika individu mendapatkan dukungan keluarga yang baik, maka siswa tersebut akan memiliki motivasi belajar yang tinggi, begitu juga sebaliknya.Tujuan penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tipe komunikasi keluarga dan kecenderungan perilaku prososial pada remaja.. Hipotesis yang diajukan yaitu
Keluarga Sejahtera Tahap III adalah keluarga-keluarga yang telah dapat memenuhi seluruh dasar, kemudian sosio psikologisnya, kebutuhan pengembangannya, namun belum
Pernyataan tersebut berarti bahwa seseorang dapat dikatakan mengalami stres, ketika seseorang mengalami suatu kondisi dengan adanya tekanan dalam diri
Kesehatan merupakan kebutuhan keluarga yang perlu mendapatkan perhatian. Orang tua perlu mengenal keadaan kesehatan dan perubahan yang dialami anggota keluarganya terutama
Lebih lanjut Sarwono (1985) mengemukakan usaha mengenai penyesuaian diri sebagai kemampuan mengatasi timbulnya perilaku delinkuen pada remaja. Berhasil tidaknya