• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembentukan Oospora Phytophthora capsici pada Jaringan Lada

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pembentukan Oospora Phytophthora capsici pada Jaringan Lada"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Juni 1995, 46-48

Pembentukan Oospora

Phytophthora capsici

Vd. 2, No.

pada Jaringan

(Formation of Oospores by Phytophthora capsici

in Black Pepper Tissue)

DAN DYAH

don No. 3, 16111

4 Mei 30 Mei 1995

Study on formation in inoculated pepper (Piper tissue obtained from roots, stems and leaves were conducted at different temperature of incubations. The tissues were inoculated with two compatibility type isolates and incubated at and were formed in when incubated 16, and However, at temperature

were formed only in stems and leaves. optimum temperature for formation in all tissues was were formed in inoculated tissue in the green house.

(Piper merupakan yang menempati urutan dalam

devisa kopi, teh, dan tembakau

1994). rata-rata di Indonesia Malaysia dan Brazil. satu faktor

ialah serangan oleh cendawan

capsici Cendawan dapat

menyerang bagian tetapi yang paling membahayakan ialah pada batang kematian terjadi Kasim (1990) memperkirakan

akibat serangan oleh setiap

tahunnya 10.15%.

capsici heterolalik, untuk diperlukan adanya tipe perjodohan yang

serasi. merupakan struktur

bertahan yang efektif dalam lingkungan yang tidak (Madden et 1991). Smoth al. (1958) menyatakan

adanya pada P. memungkinkan

ras-ras baru yang

tipe perjodohan P. capsici pada lada pemah

di Lampung (Manohara dan Sato, 1992). Brasier mengamati adanya pembentukan pada daun yang diinokulasi dengan dua tipe rjodohan yang serasi. Di Indonesia penelitian mengenai P. capsici

dilaporkan.

Penelitian bertujuan untuk mengetahui terbentuknya dalam akar, batang, dan daun

inokulasi dua tipe perjodohan P. capsici yang serasi pada suhu inkubasi.

DAN

Bahan. Bahan yang digunakan dari lada varietas lampung daun lebar (LDL). Akar sepanjang sentimeter diambil dari akar sekunder lada

untuk

1.5 yang telah berumur satu tahun. yang digunakan merupakan ke-2 sampai ke-3 dari sulur buah yang berdiameter tiga sentimeter, untuk daun merupakan daun ke-2 sampai ke-4 dari ujung

Untuk pengamatan daun

dengan ukuran 6.0 x 1.5 Pengujian di berumur satu tahun.

P. capsici yang digunakan dari Lampung Utara tipe perjodohan Al, dan Lampung

tipe P. capsici ditumbuhkan pada media agar V8 (200 V8, 20 g agar-agar, g 800 air

selama hari pada suhu karnar.

Akar, batang, daun lada yang dibilas

dengan air leding dan dengan

alkohol diletakkan di kotak yang telah kertas wring Potongan agar dari P. capsici tipe A 2 pada masing-masing bagian batang dan daun) dengan jarak

kontrol dilakukan inokulasi pada masing-masing bagian dengan satu tipe P. Bahan yang telah diinokulasi disimpan pada suhu kamar

dua hari untuk pengamatan infeksi.

bagian diinkubasikan pada suhu 16, 20, 24 dan dalam gelap selama 8 hari.

inokulasi daun-daun lada di kaca (suhu

dilakukan yang telah di untuk

ditutup selama 8 hari. Pengamatan. Bahan direndam dalam KOH dan didihkan selama 2-3 dibilas dengan air kemudian direndam 0.5% selama sampai bahan

menjadi putih. bahan direndam di dalam biru katun dididihkan selama 1-2 kemudian disimpan dalam suhu kamar selama 48 jam

dan Untuk yang

berlebihan, bahan yang diamati direndam dalam kloralhidrat.

Pengamatan dihitung

(2)
(3)

Referensi

Dokumen terkait

Epidermis merupakan jaringan paling luar yang menutupi permukaan organ tumbuhan, seperti: daun, bagian bunga, buah, biji, batang, dan akar. Fungsi utama jaringan epidermis

Skripsi dengan judul “Pengendalian Penyakit Busuk Pangkal Batang (Phytophthora capsici Leonian) pada Lada (Piper Nigrum L.) dengan Ekstrak Pinang, Gambir, Sirih, dan Kapur

Jaringan epidermis selain berfungsi sebagai jaringan pelindung juga berfungsi sebagai tempat pertukaran zat. Epidermis terdapat pada batang, akar, dan daun. Epidermis pada

Kedua varietas lada perdu yang di gunakan memiliki respon yang berbeda pada jumlah cabang, diameter batang, total luas daun, klorofil b, bobot segar tajuk, bobot segar akar, bobot

Menentukan jenis-jenis jaringan penyusun organ vegetatif (akar, batang, daun) dan organ generatif (bunga, buah, biji). Menjelaskan perbedaan anatomi tumbuhan monokotil dengan

Sistem jaringan tumbuhan yang menyusun berbagai organ, seperti akar, batang, daun, dan bunga terdiri dari jaringan di bawah ini, kecuali ..b. Parenkim adalah jaringan yang

Jaringan Pelindung Epidermis • Jaringan epidermis adalah jaringan yang tersusun dari lapisan sel-sel yang menutupi permukaan organ tumbuhan seperti akar, batang, daun, bunga, buah,

Seperti pada akar dan batang, daun terdiri atas system jaringan dermal yaitu epidermis, jaringan pembuluh, dan jaringan dasar menempati daerah mesofil.daun umumnya tidak mempunyai