• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penerapan Undang-undang No.23 Tahun 2004 tentang PKDRT Dalam Kasus Gugat Cerai Dengan Alasan KDRT : studi analisis putusan Pengadilan Agama no.078/Pdt.G/2007/PA.JP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penerapan Undang-undang No.23 Tahun 2004 tentang PKDRT Dalam Kasus Gugat Cerai Dengan Alasan KDRT : studi analisis putusan Pengadilan Agama no.078/Pdt.G/2007/PA.JP"

Copied!
82
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Gugat rekonpensi yakni gugatan balik yang diajukan oleh tergugat atau termohon terhadap penggugat dalam konpensi jadi antara teori dan praktek tidak ada bedanya selalu

Menimbang, bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi yang membenarkan rumah tangga penggugat dengan tergugat sudah tidak harmonis lagi sering terjadi perselisihan yang

Bahwa, semula rumah tangga Penggugat dan Tergugat berjalan baik, rukun dan harmonis, namun kemudian sejak sekitar bulan September 2009 ketentraman rumah tangga Penggugat dan

Menimbang, bahwa berdasarkan fakta fakta dan pertimbangan tersebut di atas majelis hakim berpendapat, bahwa kehidupan rumah tangga antara Penggugat dengan Tergugat

Menimbang, bahwa untuk dapat mengetahui lebih jelas mengenai kondisi rumah tangga Penggugat dengan Tergugat, Majelis Hakim telah mendengarkan keterangan 2 (dua) orang saksi,

Menimbang, bahwa untuk dapat mengetahui lebih jelas mengenai kondisi rumah tangga Penggugat dengan Tergugat, Majelis Hakim telah mendengarkan keterangan seorang

Menimbang, bahwa berdasarkan fakta-fakta tersebut, Majelis Hakim berpendapat bahwa rumah tangga antara Penggugat dan Tergugat telah pecah dan tidak ada harapan dapat hidup

telah terjadi pisah tempat tinggal selama 6 bulan;--- Menimbang, bahwa dari fakta-fakta tersebut diatas, maka Majelis Hakim berpendapat bahwa rumah tangga antara