PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN
INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN MENERAPKAN
DASAR - DASAR TEKNIK DIGITAL KELAS X
PROGRAM KEAHLIAN AUDIO VIDEO
DI SMK NEGERI 1 BALIGE
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
Jurusan Pendidikan Teknik Elektro
Oleh :
LAMTIKA SARI MANURUNG
NIM : 5113131023
JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
i
ABSTRAK
Lamtika Sari Manurung. NIM. 5113131023: Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Untuk Kelas X Program Keahlian Audio Video Pada Mata Pelajaran Menerapkan Dasar-Dasar Teknik Digital Di SMK Negeri 1 Balige.Skripsi. Fakultas TeknikUniversitas Negeri Medan.Medan, 2016
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan media pembelajaran gerbang logika berbasis multimedia interaktif pada SMKN 1 Balige, mengetahui kelayakan dari media pembelajaran yang dikembangkan dan tanggapan dari guru-guru teknik digital mengenai media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada mata pelajaran menerapkan dasar-dasar teknik digital.
Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas X jurusan AV SMK Negeri 1 Balige tahun ajaran 2015/2016. Proses pengembangan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada mata pelajaran menerapkan dasar-dasar teknik digital yang dikemas dalam bentuk softcopy dilakukan dengan menggunakan metode R&D menurut Brg dan Gall model desain pembelajaran ADDIE (Analysis, Design, Develovment, Implementation, Evaluation). Serta proses validasi kelayakan media, peneliti menggunakan metode Borg dan Gall dalam penelitian dan pengembangan (Research and Development).
Hasil penelitian ini menunjukkan validasi angket ahli media dengan rata-rata 4,17 interpretasi sangat baik dan sangat layak digunakan sebagai media pemebelajaran. Validasi ahli materi (pakar konten) dengan rata-rata 4,74 interpretasi sangat baik digunakan sebagai media pembelajaran. Pengujian kepada siswa dilakukan dengan dua tahap dimana hasil pengujian tahap I memiliki rata-rata sebesar 4,54 dan dikategorikan €Sangat Baik• pada pengujian tahap II memiliki rata-rata sebesar 4,57 dan dikategorikan €Sangat Baik•. Berdasarkan hasil uji kelayakan dan pengujian tersebut maka dapat disimpulkan multimedia pembelajaran interaktif yang dikembangkan sangat baik dan sangat layak dijadikan media pembelajaran materi gerbang logika dasar. Maka untuk itu guru disarankan untuk menggunakan multimedia pembelajaran interaktif yang telah dibuat untuk mata pelajaran menerapkan dasar-dasar teknik digital.
ii
ABSTRACT
Lamtika Sari Manurung. NIM. 5113131023: Development of Multimedia Interactive Learning Skills Program For Class X Audio Video On Applying Subjects Basics of Digital Techniques In SMK 1 Balige. Essay. Faculty of Engineering, State University of Medan. Medan, 2016
This study aims to develop learning media interactive multimedia-based logic gates at SMK 1 Balige, determine the feasibility of the developed instructional media and the responses from teachers digital techniques regarding media interactive multimedia-based learning in the subjects applying the basics of digital techniques.
This research was conducted in class X SMK 1 AV department Balige the academic year 2015/2016. The process of developing interactive multimedia-based learning media on subjects apply the basics of digital techniques are packed in softcopy performed using R & D according Brg and Gall ADDIE model of instructional design (Analysis, Design, Develovment, Implementation, Evaluation). And the process of validation of the feasibility of the media, researchers using the Borg and Gall in research and development (Research and Development).
The results showed a validation questionnaire media experts with an average of 4.17 interpretation is very good and very fit for use as a media pemebelajaran. Validation matter experts (expert content) with an average of 4.74 interpretation very well be used as a medium of learning. Testing students is done in two stages where the first stage of the test results had an average of 4.54 and categorized as "Very Good" in the testing phase II has an average of 4.57 and categorized as "Very Good". Based on the results of the feasibility test and the test it can be concluded multimedia interactive learning are very well developed and very worthy of instructional media materials basic logic gates. Then for the teacher suggested to use multimedia, interactive learning has been made for the subjects to apply the basics of digital techniques.
iii
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kasih
dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi ini yang diberi judul “Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Untuk Kelas X Program Keahlian Audio Video Pada Mata Pelajaran Menerapkan Dasar-Dasar
Teknik Digital Di SMK Negeri 1 Balige”. Penyusunan skripsi ini merupakan
persyaratan yang diajukan dalam menyelesaikan Program Studi S-1 Pendidikan
Teknik Elektro di Universitas Negeri Medan.
Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak
yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan proposal penelitian ini :
1. Teristimewa kepada kedua orangtua penulis ayahanda B. Manurung dan
Ibunda A. Sinaga yang selalu sabar dengan penuh pengorbanan membesarkan
dan mendidik dengan berbagai tantangan yang dihadapi, terimakasih untuk
dukungan moril, materil dan juga doa kepada penulis dalam menyelesaikan
skripsi ini.
2. Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd., selaku Rektor Universitas Negeri Medan.
3. Dra. Hj. Rosnelly, M.Pd., selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri
Medan.
4. Prof. Sumarno, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Akademik, Fakultas Teknik
Universitas Negeri Medan.
5. Dr. Baharuddin, S.T., M.Pd., selaku Ketua Jurusan Pendidikan Teknik
Elektro, Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan dan juga sekaligus dosen
pembimbing skripsi yang telah memberikan masukan dan dengan sabar
membimbing penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.
6. Dr. Salman Bintang, M.Pd., selaku Sekretaris Jurusan Pendidikan Teknik
Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan.
7. Prof. Dr. Sukirno., M.Pd., selaku dosen pembimbing akademik sekaligus
dosen penguji I skripsi..
8. Dr. Sukarman Purba,M.Pd., selaku dosen Penguji II skripsi.
iv
10. Drs. Jongga Manullang, M.Pd., dan Ulibasa Sidabutar, S.Kom, M.Pd., selaku
dosen ahli media yang telah memberikan waktu untuk membantu dan
memberikan masukan kepada penulis.
11. Arwadi Sinuraya, S.T.,M.T., sebagai dosen saksi sidang meja hijau penulis
12. Para Dosen dan staf tata usaha serta CS Jurusan Pendidikan Teknik Elektro,
Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan.
13. Drs. Tigor Siahaan., selaku kepala sekolah SMK Negeri 1 Balige yang telah
memberikan izin penelitian kepada penulis.
14. H. Siagian, S.Pd., selaku kepala program jurusan Audio Video SMK Negeri 1
Balige yang telah mengarahkan dan selalu mendukung dan membimbing
penulis untuk menyelesaikan skripsi ini.
15. Humasak Silalahi, S.Pd dan M. Situmorang, S.Pd selaku guru bidang studi
mata pelajaran Menerapkan Dasar-Dasar Teknik Digital yang memberikan
masukan-masukan kepada penulis. \
16. Para Staf tata usaha dan semua siswa terkhusus kelas X AV 1 SMK Negeri 1
Balige.
17. Kakak (Lonita Manurung, Lely Manurung), abang penulis (Alex Manurung),
dan adik penulis (Lasti Manurung, Amran Manurung) yang selalu menjadi
sahabat penulis, memberikan semangat, dukungan dan doa dalam
menyelesaikan skripsi ini
18. Terimakasih buat yang terkasih David Sinaga yang dengan sabar selalu
membantu, mendukung, mendoakan dan menjadi penyemangat.
19. Teman – teman seperjuangan saya, Enni Adelina Lubis, Dian Purba,
Mardiana, Sapridahani Harahap, Mulyana, Hikmah Manalu, Elisabet Siahaan
dan semua teman satu kos Jl. Rela Gg. Jala 10.
20. Terimakasih buat Nova Silaban, K’Christin Sianipar, Sahabat penulis Lastri
Sitanggang, Hotmauli Manik, Masron Nainggolan, serta semua teman-teman
yang tak bisa disebutkan yang selalu memberikan dukungan dan motivasi
v
21. Terimakasih buat Familia Dai (K’Mida, Maria Simanjuntak, Joy Barus, Sutris
Surbakti), Ester Simamora dan Aman Tambunan yang membantu penulis
dalam melaksanakan penelitian di SMK Negeri 1 Balige dan terkhusus untuk K’ Maniur Bakkara yang selalu mengingatkan dan mendukung penulis.
22. Seluruh mahasiswa Teknik Elektro UNIMED khususnya stambuk 2011 yang
telah memberikan dorongan dan semangat.
23. Terimakasih buat seluruh alumni, abang/kakak stambuk dan adik stambuk
yang telah memberikan dukungan dan semangat.
24. Terimakasih buat sahabat PPL-T SMK Negeri 1 Balige 2014 yang
memberikan dukungan, semangat, motivasi, dan doa kepada penulis untuk
menyelesaikan skripsi ini.
25. Semua pihak yang turut membantu dalam penyelesaian proposal ini baik
secara langsung maupun tidak langsung.
Penulis menyadari bahwa proposal ini masih jauh dari sempurna. Oleh
karena itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi
kesempurnaan proposal ini dimasa mendatang.
Akhir kata penulis berharap semoga proposal ini bermanfaat bagi penulis
dan bagi para pembaca.
Medan, Januari 2016
Hormat penulis
vi
8. Gambar Rangkaian Gerbang Logika Dengan Komponen Elektronika ... 24
B. Pengertian Belajar ... 27
C. Pengertian Pembelajaran ... 31
D. Media Pembelajaran ... 33
vii
2. Ciri-ciri, Fungsi, dan Kegunaan Media Pembelajaran ... 38
2.1 Ciri-ciri Media Pembelajaran ... 39
a. Pengenalan Microsoft Power Point 2007 ... 50
b. Langkah-langkah pembuatan media presentasi ... 51
4.3 Camtasia Studio 3 ... 59
4.4 Program Livewire Professional Edition Versi 1.1 ... 62
4.4.1 Penggunaan Livewire ... 63
4.5 Pengembangan Multimedia Interaktif Pada Mata Pelajaran MDDTD Untuk Kelas X Program Keahlian Teknik Audio Video... 66
3. Tahap Pengembangan (Development) ... 80
4. Tahap Implementasi (Implementation) ... 81
5. Tahap Evaluasi (Evaluation) ... 82
viii
E. Teknik Analisa Data ... 84
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian ... 86
1. Tahap Pengumpulan Data ... 86
2. Desain Produk ... 87
B. Uji Kelayakan ... 93
1. Validasi... 93
2. Validasi Oleh Para Ahli ... 94
a. Validasi Oleh Ahli Media ... 94
b. Validasi Oleh Ahli Materi ... 97
c. Pengujian Terhadap User (Sasaran Pengguna) ... 99
1) Pengujian Tahap I ... 99
2) Pengujian Tahap II ... 103
C. Penggandaan Produk ... 107
D. Pembahasan ... 107
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan... 110
B. Saran ... 111
ix
Gambar 2.15 Rangkaian Elektronika AND, NOT, dan NOR ... 24
Gambar 2.16 Rangkaian Elektronika dengan Transistor sebagai saklar ... 24
Gambar 2.17 Rangkaian Gerbang AND dengan IC ... 25
Gambar 2.18 Rangkaian Gerbang OR dengan IC ... 25
Gambar 2.19 Rangkaian Gerbang NOT dengan IC ... 25
Gambar 2.20 Rangkaian Gerbang NAND dengan IC ... 26
Gambar 2.21 Rangkaian Gerbang NOR dengan IC ... 26
Gambar 2.22 Rangkaian Gerbang EX-OR dengan IC ... 26
Gambar 2.23 Rangkaian Gerbang EX-NOR dengan IC ... 27
Gambar 2.24 Kerucut Pengalaman Edgar Dale ... 37
Gambar 2.25 Tampilan Jendela New Power Point ... 52
Gambar 2.26 Cara Menulis Teks Pada Presentasi ... 53
x
Gambar 2.28 Membuat Animasi Teks Judul... 55
Gambar 2.29 Memberi Background Pada Tampilan Slide... 56
Gambar 2.30 Tampilan Insert Picture ... 56
Gambar 2.31 Memasukkan Gambar Dengan Teknik Insert ... 58
Gambar 2.32 Memasukkan Video Dengan Teknik Insert ... 59
Gambar 2.33 Tampilan Pemilihan Komponen... 64
Gambar 2.34 Gallery ... 64
Gambar 2.35 Model Desain system pembelajaran ADDIE ... 66
Gambar 3.1 Metode Pengembangan R&D ... 72
Gambar 3.2 Tahap Pengembangan ADDIE ... 73
Gambar 3.3 Desain Tampilan Awal Media Interaktif ... 75
Gambar 3.4 Tampilan Menu Utama... 76
Gambar 3.5 Tampilan Menu Petunjuk ... 76
Gambar 3.6 Tampilan Menu Materi... 77
Gambar 3.7 Tampilan Isi Materi ... 77
Gambar 3.8 Tampilan Animasi ... 78
Gambar 3.9 Desain Tampilan Menu SK/KD ... 78
Gmbar 3.10 Desain Tampilan Menu Profil ... 79
Gambar 3.11 Desain Tampilan Menu Evaluasi ... 79
Gambar 3.12 Desain Tampilan Menu Video ... 80
Gambar 4.1 Tampilan Awal Media Pembelajaran ... 88
Gambar 4.2 Tampilan Awal Menu Home ... 89
Gambar 4.3 Tampilan Menu Petunjuk ... 89
Gambar 4.4 Tampilan Menu KD ... 90
Gambar 4.5 Tampilan Menu Materi... 90
Gambar 4.6 Tampilan Media Animasi ... 91
Gambar 4.7 Tampilan Menu Evaluasi ... 92
Gambar 4.8 Tampilan Menu Video Pembelajaran ... 92
Gambar 4.9 Tampilan Menu Motivasi ... 93
xi
Gambar 4.11 Chart Penilaian Ahli Materi ... 98
Gambar 4.12 Chart Pengujian Tahap I Terhadap User ... 102
xii
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Hasil Belajar MDDTD kelas X AV 1 SMK N 1 Balige ... 7
Tabel 2.1 Kebenaran AND ... 16
Tabel 2.2 Kebenaran OR ... 17
Tabel 2.3 Kebenaran NOT ... 18
Tabel 2.4 Kebenaran NAND ... 19
Tabel 2.5 Kebenaran NOR ... 21
Tabel 2.6 Kebenaran EX-OR ... 22
Tabel 2.7 Kebenaran EX_NOR... 23
Tabel 3.1 Interprestasi Kelayakan Coursware Multimedia ... 85
Tabel 4.1 Hasil Validasi Ahli Media... 95
Tabel 4.2 Hasil Validasi Ahli Materi ... 97
Tabel 4.3 Pengujian Tahap I Terhadap User ... 100
xiii
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Silabus
Lampiran 2 Kriteria Penilaian Media
Lampiran 3 Angket Penilaian Multimedia
Lampiran 4 Tabel Penilaian Multimedia
Lampiran 5 Tahapan Pembuatan Media
Lampiran 6 Dokumentasi Penelitian
Lampiran 7 Lembar Pengesahan Perbaikan Skripsi
Lampiran 8 Surat Penugasan Dosen Pembimbing Sripsi
Lampiran 9 Surat Izin Observasi
Lampiran 10 Surat Persetujuan Judul Skripsi
Lampiran 11 Surat Balasan Observasi
Lampiran 12 Surat Bimbingan Skripsi
Lampiran 13 Surat Izin Penelitian
1
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat dewasa
ini menuntun manusia terus mengembangkan wawasan dan kemampuan di
berbagai bidang khususnya bidang pendidikan. Pendidikan sangat penting bagi
umat manusia dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan. Mengingat sangat
pentingnya pendidikan bagi kehidupan manusia, maka pendidikan harus
dilaksanakan dengan sebaik mungkin sehingga akan memperoleh hasil yang
diharapkan.
Banyak negara mengakui bahwa persoalan pendidikan merupakan persoalan
yang pelik, namun demikian semuanya merasakan bahwa pendidikan merupakan
tugas Negara yang amat penting. Bangsa yang ingin maju, membangun dan
berusaha memperbaiki keadaan masyarakatnya dan dunia tidak terlepas dari
peningkatan kualitas pendidikan bangsa itu sendiri. Peningkatan ini sama halnya
dengan peningkatan sumber daya manusia. Sumber daya manusia dalam
meningkatkan kemajuan teknologi suatu Negara sangat penting, karena dari
sumber daya yang berkualitas akan menghasilkan teknologi yang baru dan juga
akan membawa suatu Negara ke dalam kemajuan yang signifikan.
Pendidikan adalah pimpinan yang diberikan dengan sengaja oleh orang
dewasa kepada anak-anak, dalam pertumbuhannya (baik jasmani maupun rohani)
agar berguna bagi diri sendiri dan masyarakat (M. Ngalim Purwanto, 2002:10).
2
mengembangkan bakat, potensi, dan keterampilan yang dimiliki dalam menjalani
kehidupan. Oleh karena itu, sudah seharusnya pendidikan di desain guna
memberikan pemahaman dan meningkatkan prestasi belajar peserta didik.
Pendidikan merupakan sebuah kebutuhan yang berguna bagi kehidupan
manusia, baik dalam kehidupan sosial maupun dalam dunia pekerjaan. Tujuan
utama dari pendidikan adalah untuk meningkatkan kualitas SDM (Sumber Daya
Manusia). Oleh karena itu, maka pendidikan menjadi suatu hal yang sangat
penting untuk dikembangkan, sehingga pembangunan Sumber Daya Manusia
(SDM) dibidang pedidikan merupakan modal utama dalam pembangunan bangsa.
Untuk menghadapi persaingan dalam era globalisasi, pemerintah berusaha
mengantipasi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, dilakukan
dengan peningkatan kualitas pendidikan. Hal ini sesuai dengan Undang- Undang
Republik Indonesia NO.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
menyatakan bahwa: Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan
dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi
peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan
menjadi Warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Sumber daya
tersebut akan terwujud dengan baik bila proses belajar mengajar dapat berjalan
sesuai dengan standar kebutuhan belajar siswa.
Perkembangan sistem pendidikan di Indonesia dari waktu ke waktu selalu
3
pendidikan yang dihadapi bangsa Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan
pada setiap jenjang dan satuan pendidikan, khususnya pendidikan dasar dan
menengah. Perlu ditingkatkan kemampuan guru untuk menyediakan media
pembelajaran yang semenarik mungkin demi mendekatkan kepada minat siswa
terhadap pembelajaran sehingga pembelajaran dapat berjalan dengan lancar dan
siswa dapat menganalisis dan melakukan sintesis. Berkaitan dengan hal tersebut,
tidak terlepas dari penggunaan media pembelajaran yang merupakan alat untuk
menyampaikan pesan. Perhatian yang dibutuhkan bagi setiap guru adalah
bagaimana seorang guru mampu memilih dan menggunakan media serta
menyesuaikannya dengan materi, sifat dan karakteristik ilmu pengetahuan serta
karakteristik dari siswa.
Pendidikan Menengah Kejuruan (SMK) adalah pendidikan pada jenjang
pendidikan menengah yang mengutamakan pengembangan kemampuan siswa
untuk melaksanakan jenis pekerjaan tertentu. Pendidikan menengah kejuruan
mengutamakan penyiapan siswa untuk memasuki lapangan kerja serta
mengembangkan sikap professional sesuai dengan bentuknya. Sekolah Menengah
Kejuruan menyelenggarakan program-program pendidikan yang disesuaikan
dengan jenis-jenis lapangan kerja (Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1990).
Tujuan Pendidikan Menengah Kejuruan menurut Undang-Undang Nomor
20 Tahun 2003, terbagi menjadi tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum
pendidikan menengah kejuruan adalah : (a) meningkatkan keimanan dan
ketakwaan peserta didik kepada Tuhan Yang Maha Esa; (b) mengembangkan
4
berilmu, cakap, kreatif, mandiri, demokratis dan bertanggung jawab; (c)
mengembangkan potensi peserta didik agar memiliki wawasan kebangsaan,
memahami dan menghargai keanekaragaman budaya bangsa Indonesia; dan (d)
mengembangkan potensi peserta didik agar memiliki kepedulian terhadap
lingkungan hidup dengan secara aktif turut memelihara dan melestarikan
lingkungan hidup, serta memanfaatkan sumber daya alam dengan efektif dan
efisien.
Salah satu bidang yang dikelola dalam kurikulum SMK adalah listrik dan
elektronika. Berdasarkan kurikulum Departemen Pendidikan Nasional
(Depdiknas, 1999) SMK jurusan listrik dan elektronika memiliki tujuan untuk: (1)
mempersiapkan peserta didik memasuki lapangan kerja serta dapat
mengembangkan sikap profesional dalam lingkup keahlian elektronika, (2)
mampu memilih karir, berkompetisi dan mampu mengembangkan diri dalam
lingkup keahlian teknik listrik dan elektronika, (3) menjadi tenaga kerja tingkat
menengah untuk mengisi kebutuhan dunia usaha dan pada saat ini dan masa yang
akan datang, (4) menjadi warga negara yang produktif, adektif, dan kreatif.
Rendahnya minat belajar siswa sangat mempengaruhi hasil belajar dan
potensi yang dimiliki oleh siswa. Hal ini dapat disebabkan oleh minimnya
pengetahuan guru terhadap teknologi. Sehingga guru hanya mampu menciptakan
lingkungan belajar yang monoton. Atau guru hanya sekedar menyampaikan
materi yang ada di modul sedangkan kemampuan siswa bervariasi, ada yang
mampu menangkap materi dengan cepat dan ada yang susah menangkap materi.
5
ceramah karena siswa SMK pada umumnya lebih tertarik untuk melakukan
praktek langsung. Akan tetapi tidak semua sekolah memiliki fasilitas yang
memadai untuk melakukan praktek.
Dalam pembelajaran terutama di SMK, media memegang peranan penting
dalam mencapai sebuah tujuan belajar. Hubungan komunikasi antara guru dan
peserta didik akan lebih baik dan efisien jika menggunakan media. Media adalah
alat yang mempunyai fungsi untuk menyampaikan pesan (Bovee, 1997), yaitu
antara seorang guru kepada peserta didik. Media dalam proses belajar mengajar
memilki dua peranan penting yaitu: (1) Media sebagai alat bantu mengajar atau
disebut sebagai dependent media karena posisi media disini sebagai alat bantu,
dan (2) Media sebagai sumber belajar yang digunakan sendiri oleh peserta didik
secara mandiri atau disebut dengan independent media. Independent media
dirancang secara sistematis agar dapat menyalurkan informasi secara terarah
untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan (Hamalik:1984).
Media pembelajaran adalah alat atau bentuk stimulus yang berfungsi untuk
menyampaikan pesan pembelajaran. Menurut Hamalik (2001:235) pemakaian
media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan
keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan
kegiatan belajar dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologi terhadap
siswa.
Dengan mengembangkan multimedia pembelajaran di SMK diarahkan
untuk memberikan pengalaman belajar siswa yang lebih kongkrit melalui
6
dan berlangsung dalam suasana yang tanpa resiko. Manfaat yang dapat diperoleh
apabila multimedia dipilih, dikembangkan, dan digunakan secara tepat dan baik,
adalah proses pembelajaran yang lebih menarik, lebih interaktif, jumlah waktu
mengajar dapat dikurangi, kualitas belajar siswa dapat ditingkatkan dan proses
belajar mengajar dapat dilakukan dimana dan kapan saja.
SMK Negeri 1 Balige merupakan lembaga pendidikan yang mengajarkan
berbagai bidang ilmu keteknikan, salah satunya adalah program keahlian Audio
Video (AV). Siswa dilatih dan dibimbing agar mampu memahami serta
mengaplikasikan bidang kelistrikan. Metode mengajar yang digunakan di sekolah
tersebut masih bersifat ceramah sehingga siswa mengalami kesulitan dalam
menguasai materinya.
Dari hasil observasi di SMK Negeri 1 Balige , Dari wawancara dengan guru
bidang studi dan juga siswa SMK Negeri 1 Balige pada program keahlian audio
video, didapatkan informasi bahwasanya pembelajaran yang dilakukan adalah
pembelajaran Inkuiri. Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya nilai siswa
tersebut adalah : pembelajaran yang digunakan guru kurang bervariasi, media
yang digunakan yaitu media presentasi dengan menggunakan perangkat lunak
Microsoft power point masih sederhana, sehingga media hanya bisa menampilkan
materi pembelajaran tanpa membantu siswa lebih cepat memahami pembelajaran
yang disampaikan. untuk mengatasi kesulitan – kesulitan dalam pembelajaran
teknik digital maka upaya yang perlu dilakukan adalah memperbaiki proses
pembelajaran tersebut dengan mengembangkan Multimedia Interaktif. Alasan ini
7
yakni proses pembelajaran yang menekankan ingatan dan pemahaman materi
pelajaran sehingga kegiatan berfikir tidak dioptimalkan, akibatnya pengetahuan
yang terbentuk tidak bertahan lama yang berdampak pada hasil belajar siswa
rendah. Kurangnya minat belajar siswa, siswa tidak konsentrasi dalam belajar
karena siswa hanya sebagai pendengar saja, siswa sering terlambat ke sekolah,
siswa sering ribut pada waktu jam pelajaran berlangsung, siswa malas belajar.
Untuk itulah peneliti melakukan penelitian di SMK Negeri 1 Balige.
. Hasil belajar Menerapkan Dasar-dasar Teknik Digital kelas X AV 1
Teknik Audio Video SMK Negeri 1 Balige disajikan pada tabel berikut :
Tabel 1.1
Hasil Belajar Menerapkan Dasar-dasar Teknik Digital Kelas X Teknik Audio Video SMK Negeri 1 Balige
Sumber : Daftar Kumpulan Nilai (DKN) SMK Negeri 1 Balige
Dari data di atas diketahui bahwa nilai KKM di SMK Negeri 1 Balige
adalah 70. Dari hasil belajar siswa, masih banyak siswa yang belum memenuhi
nilai KKM yaitu sebanyak 68,75% dan 31,25% yang sudah memenuhi nilai KKM
untuk mata pelajaran Teknik Digital. Akan tetapi siswa yang belum mendapat
8
Ujian Remedial ini diberikan untuk memperbaiki nilai siswa yang tidak mencapai
nilai 70. Ujian remedial dengan ujian tes kompetensi tidak begitu jauh waktu
pelaksanaannya.
Melihat keadaan tersebut, perlu adanya pengembangan multimedia
interaktif untuk pelajaran menerapkan dasar-dasar teknik digital pada materi
gerbang logika dasar di SMK Negeri 1 Balige, demi perbaikan proses
pembelajaran sehingga siswa lebih termotivasi dan lebih aktif dalam mengikuti
pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar. Dengan pengembangan
multimedia pembelajaran ini diharapkan dapat membantu guru dalam
menjelaskan bahasan materi pelajaran, sehingga guru tidak bergantung pada buku
pelajaran yang ada dan diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi
kurangnya fasilitas di sekolah dalam melaksanakan praktikum. Para siswa sebagai
penerima pelajaran, akan lebih mudah dalam memahami materi yang
disampaikan. Penelitian ini merupakan upaya untuk mengembangkan multimedia
pembelajaran interaktif untuk pelajaran Teknik Digital di SMK dengan
penggunaan perangkat Lunak Microsoft Power Point 2007, Camtasia studio 3,dan
berbantuan Software Livewire 1.1 sebagai simulasi untuk rangkaian gerbang
9
B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas maka dapat di identifkasi masalah sebagai
berikut :
1. Pembelajaran menerapkan dasar-dasar teknik digital selama ini dilakukan
hanya dengan metode ceramah sehingga siswa kurang konsentrasi karena
hanya sebagai pendengar saja.
2. Media pembelajaran yang digunakan selama ini masih kurang optimal
dalam aplikasinya karena dibuat hanya dengan menggunakan modul dan
media yang sederhana sehingga siswa tidak bisa belajar secara mandiri.
3. Kegiatan pembelajaran kurang efektif dikarenakan sulitnya memperoleh
media pembelajaran yang efektif untuk pelajaran menerapkan dasar-dasar
teknik digital di sekolah.
4. Pembelajaran yang diterapkan selama ini kurang optimal karena lebih
dominan menggunakan guru dan buku sebagai sumber pembelajaran
sehingga siswa tidak dapat mengulangi penyampaian yang di ajarkan oleh
guru sedangkan siswa masih sulit belajar melalui buku.
5. Rendahnya hasil belajar siswa karena pembelajaran di kelas masih
dilakukan secara klasikal, dimana setiap siswa dipaksa belajar dengan
kecepatan yang ditentukan oleh guru dan dipengaruhi lagi dengan ketiadaan
media sehingga siswa yang ketinggalan tentu akan kesulitan menerima
10
C. Pembatasan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah yang telah diuraikan menunjukkan
perlunya pengembangan media pembelajaran untuk mengatasi masalah-masalah
yang teridentifikasi. Mengingat keterbatasan yang ada pada peneliti, maka
pengembangan media pembelajaran berbasis komputer ini dibatasi pada ruang
Teknik Digital. Adapun yang menjadi ruang lingkup dari pengembangan ini
adalah sebagai berikut:
1. Materi pelajaran yang dikembangkan hanya meliputi standar kompetensi
“Menerapkan dasar-dasar Teknik Digital”. Dengan kompetensi dasar
Menjelaskan operasi Logika yaitu pada materi gerbang logika dasar pada
kelas X AV 1 (Audio Video) semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016 di
SMK Negeri 1 Balige
2. Media pembelajaran yang dikembangkan hanya dalam bentuk multimedia
interaktif yang dibuat dengan menggunakan perangkat Lunak Microsoft
Power Point 2007, camtasia Studio 3, Livewire 1.1 untuk mata pelajaran
menerapkan dasar-dasar teknik digital pada materi gerbang logika dasar.
3. Analisis kebutuhan hanya dilakukan di kelas X Jurusan Teknik Audio Video
11
D. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah, identifikasi masalah dan pembatasan
masalah, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:
1. Bagaimanakah rancang bangun media pembelajaran interaktif pada mata
pelajaran menerapkan dasar-dasar teknik digital?
2. Bagaimanakah tingkat kelayakan media pembelajaran yang dirancang
sebagai media pembelajaran yang efektif bagi siswa?
E. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian merupakan jawaban yang hendak dicari melalui proses
penelitian. Berdasarkan rumusan masalah yang diajukan, penelitian ini bertujuan
untuk:
1. Mengetahui rancang bangun media pembelajaran interaktif pada
pembelajaran menerapkan dasar-dasar teknik digital dengan standar
kompetensi menjelaskan operasi logika..
2. Mengetahui kelayakan media pembelajaran interaktif yang dirancang
12
F. Manfaat Pengembangan
Bertitik tolak dari tujuan yang dikemukakan di atas, maka setelah
penelitian ini selelsai dilakukan dan hasilnya diperoleh, diharapkan memiliki
keinginan sebagai berikut :
1. Bagi peserta didik, penggunaan media pembelajaran ini diharapkan dapat
membantu dalam memahami materi pelajaran operasi gerbang logika dalam
menerapkan dasar-dasar teknik digita dengan pembelajaran yang interaktif,
menarik, dan menyenangkan.
2. Bagi guru, Sebagai bahan masukan bagi guru bidang studi teknik digital
guna perbaikan dan penyempurnaan dalam proses pembelajaran dengan
mengoptimalkan penggunaan media pembelajaran.
3. Bagi sekolah, hasil penelitian ini dapat dijadikan alternative penggunaan
media pembelajaran bagi peserta didik dan guru dalam kegiatan belajar
mengajar (KBM).
4. Bagi peneliti, penelitian ini dapat dijadikan sebagai modal awal untuk dapat
mengembangkan dan menggunakan media pembelajaran khususnya media
pembelajaran menggunakan perangkat Lunak Microsof Power Point 2007,
110
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan data hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan maka
dapat disimpulkan bahwa :
1. Rancang bangun media pembelajaran interaktif pada standar kompetensi
menerapkan dasar-dasar teknik digital untuk materi gerbang logika dengan
menggunakan perangkat lunak Microsoft power point 2007 sebuah produk
media pembelajaran berbasis multimedia interaktif dengan menggunakan
model desain pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development,
Implementation, and Evaluation).
2. Media pembelajaran untuk materi gerbang logika dasar yang disajikan telah
layak digunakan. Media yang dibuat telah divalidasi oleh validator dan user.
Penilaian hasil angket oleh validator dan pengguna (user) atas Media
Pembelajaran adalah sangat baik dan sangat layak digunakan sebagai media
dan sumber belajar mandiri pada mata pelajaran menerapkan dasar-dasar
teknik digital. Hal ini diketahui melalui angket hasil validasi oleh ahli materi
yang menyatakan materi yang dibuat sangat baik untuk dijadikan media
pembelajaran dengan skor 4.74 dan validasi oleh ahli media yang menyatakan
media yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan sebagai media
pembelajaran dengan skor kelayakan media pembelajaran adalah 4,17 serta
angket yang diuji coba kepada para siswa dengan rata-rata skor pada pengujian
tahap I 4,42 dan rata-rata skor pada pengujian tahap II adalah 4,57 dan ini
111
angket yang di dapat bahwa media pembelajaran yang telah disajikan dapat
membantu dan menambah potensi siswa.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian, pembahasan dan kesimpulan di atas, maka saran
yang dapat diberikan pada penelitian ini adalah:
1. Guru bidang study hendaknya menggunakan maupun mengembangkan media
pembelajaran materi gerbang logika pada mata pelajaran menerapkan
dasar-dasar teknik digital. karena dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan
bahwa pemanfaatan suatu multimedia pembelajaran interaktif terhadap salah
satu kompetensi dasar mempunyai pengaruh yang positif terhadap minat
belajar siswa.
2. Kepala sekolah menugaskan guru untuk menggunakan media pembelajaran di
sekolah demi meningkatkan minat belajar siswa.
3. Perlu dilakukan uji coba atau penelitian lanjutan untuk mengetahui efisiensi
dan efektifitas multimedia pembelajaran interaktif untuk materi gerbang logika
yang telah diteliti ini untuk mengetahi peningkatan minat dan hasil belajar
siswa dengan menggunakan media pembelajaran yang telah dibuat.
4. Mahasiswa yang akan melakukan penelitian sebagai syarat untuk mendapatkan
gelar sarjana hendaknya mempertimbangkan penelitian desain maupun
pembelajaran menggunakan media interaktif terhadap dunia pendidikan
terutama terhadap proses pembelajaran di SMK yang memproritaskan praktek
112
112
DAFTAR PUSTAKA
Agus Suheri. 2006. Animasi Multimedia Pembelajaran. Jakarta : Elecmedia Komputindo.
Arsyad, Azhar. 2007. Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Bambang Warsita. 2008. Teknologi Pembelajaran Landasan dan Aplikasinya. Jakarta : Rineka Cipta
Daryanto. 2011. Media Pembelajaran. Bandung. Satu nusa
Dimyati dan Mudjiono. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : PT. Rineka Cipta
Dwiradyan, Bagus. 2014. Kerucut Pengalaman Cone Of Axperience Edgar dale https://bagusdwiradyan.wordpress.com/2014/07/06/kerucut pengalaman-cone-of-experience-edgar-dale/#respond.(Diakses tanggal. (26/08/2015)
Hamalik, Oemar. 2010. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Heinich, R.dkk. 1993. Instructional Media. Newyork: Memillan Publishong.
Ibrahim, KF. 1991. Teknik Digital.Yogyakarta: Andi
Muhibinsyah. 2010. Psikologi Belajar. Jakarta : RajaGrafindo Persada
Nana Syaodih Sukmadinata. 2014. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya
Niken Ariani dan Dany Haryanto. 2010. Pembelajaran Multimedia di Sekolah: Pedoman Pembelajaran Inspiratif, Konstruktif dan Prosprektif. Jakarta: PT. Prestasi Pustaka.
Pangaribuan, Sahatma. 2013. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Pada Mata Pelajaran Melakukan Perbaikan dan/ atau Setting Ulang Koneksi Jaringan LAN. Skripsi Fakultas Teknik, Universitas Negeri Medan, Medan.
Rusman. 2013. Belajar dan Pembelajaran Berbasis Komputer. Mengembangkan Profesionalisme Abad 21. Bandung: Alfabeta.
113
Situmeang,Roy Lamhot.2013.Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Iteraktif Pada Mata Pelajaran Melakukan Instalasi System Operasi Dasar: Unimed.
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sriadhi. 2012. Instrumen Ukur Kelayakan Courseware Multimedia Learning. Centre for Instructional Technology and Multimedia. USM
Sukiman. 2012. Pengembangan Media Pembelajaran. Yogyakarta: Pedagogia.