• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keragaman dan Struktur Genetik Populasi Jati Sulawesi Tenggara Berdasarkan Marka Mikrosatelit

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Keragaman dan Struktur Genetik Populasi Jati Sulawesi Tenggara Berdasarkan Marka Mikrosatelit"

Copied!
139
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 3.1. Koordinat posisi geografis populasi jati dari Sulawesi Tenggara
Tabel 3.2.
Tabel 4.1. Pohon induk dan tanaman semai jati yang dikoleksi dipilih secara acak pada tiga lokasi populasi jati asal Sulawesi Tenggara dianalisis menggunakan 10 lokus mikrosatelit
Tabel 4.2. Jumlah alel dan polymorphic information content (angka yang di dalam tanda kurung) berdasarkan 10 lokus mikrosatelit pada populasi tanaman jati asal Sulawesi Tenggara
+7

Referensi

Dokumen terkait

Perbedaan nilai tingkat heterozigositas pinus yang masing-masing dianalisis berdasarkan penanda mikrosatelit yang sama diduga dipengaruhi oleh asal-usul sampel, yaitu strain dan

Perlu adanya penelitian serupa mengenai karakteristik mikrosatelit ikan napoleon dengan menggunakan lokus yang lebih beragam, agar meningkatkan informasi dari nilai

Dengan ini saya menyatakai bahwa tesis Analisa Keragaman Genetik dan Struktur Populasi Babi Hutan Sulawesi (Sus celebensis) di Semenanjung Utara dan Tenggara Pulau

Hasil analisis menunjukkan bahwa polimor- fisme alel dari keempat lokus mikrosatelit yang diamati pada empat generasi ikan kerapu sunu menunjuk- kan tingkat variasi yang tinggi

Alel yang paling sering muncul dari lokus ini adalah alel berukuran 83 pb dengan nilai frekuensi 75% untuk populasi Sulawesi dan yang lainnya lebih tinggi sampai 100%. Demikian

Berdasarkan hasil perhitungan jumlah alel dan ukuran alel pada tiap lokus mikrosatelit pada dua populasi kerbau di Lombok Tengah, selanjutnya dilakukan perhitungan

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis yang berjudul ”Keragaman Genetik Aren

jati Jawa dan Sulawesi juga menunjukkan keanekaragaman genetika dalam populasi lebih tinggi dari pada keanekaragaman antara populasi dengan perbedaan genetika (G ST )