Pedoman pengendalian penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)- [BUKU]
Teks penuh
Dokumen terkait
Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap 50 responden di ruang NURI II RSUD Arifin Achmad Pekanbaru tentang gambaran status gizi pasien PPOK dapat dilihat pada tabel
Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah penyakit paru kronik karena adanya hambatan aliran udara di saluran napas yang bersifat progresif nonreversibel yaitu
Menurut Klaus et al ., (2007), PPOK adalah penyakit yang dapat dicegah dan diobati dengan beberapa efek ekstrapulmonal yang signifikan yang dapat berkontribusi
PPOK mencakup proses inflamasi dan aterosklerosis diketahui berperan penting sebagai komponen inflamasi kronik, CRP yang merupakan petanda inflamasi sistemik dan indikator
Ventilasi mekanik pada PPOK digunakan pada eksaserbasi dengan gagal napas akut, gagal napas akut pada gagal napas kronik atau pada pasien PPOK derajat berat dengan napas
Penelitian ini merupakan review PPOK berdasarkan data kepustakaan dan jurnal dengan fokus penulisan PPOK, yang meliputi; gejala, klasifikasi, prevalensi, faktor
Hasil penelitian didapatkan karakteristik demografi responden dalam penelitian bahwa umur responden lebih banyak lansia akhir 52.10%, jenis kelamin mayoritas adalah lakilaki 93.80%,
Penyakit Asma dan