• Tidak ada hasil yang ditemukan

Prosedur Penghitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Atas Penghasilan Pegawai Tetap Pada PT. Indoterminal Belawan Perkasa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Prosedur Penghitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Atas Penghasilan Pegawai Tetap Pada PT. Indoterminal Belawan Perkasa"

Copied!
79
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel I Penerimaan Pajak Non Migas Januari s.d. Agustus 2008
Gambar I : Struktur Organisasi PT. Indoterminal Belawan Perkasa
Tabel II : Daftar Tingkat Disiplin Ilmu Pegawai PT. Indoterminal Belawan Perkasa
Tabel III : Rekapitulasi Penghitungan Pajak Penghasilan PT. Indoterminal

Referensi

Dokumen terkait

Penerima Penghasilan Bukan Pegawai adalah orang pribadi selain pegawai tetap dan pegawai tidak tetap/tenaga kerja lepas yang memperoleh penghasilan dengan nama dan dalam bentuk

tersebut maka dibuatlah Bukti Pengeluaran Keuangan ( voucher ) untuk keperluan penyetoran PPh Pasal 21 atas penghasilan pegawai tetap. Penyetoran PPh Pasal

Penghasilan inilah berdasarkan jumlah kumulatif dari Penghasilan Kena Pajak sebesar jumlah penghasilan bruto dikurangi PTKP, yang diterima atau diperoleh

Orang Pribadi dengan status sebagai Subjek Pajak dalam negeri yang menerima penghasilan dan/atau memperoleh penghasilan dengan nama dan dalam bentuk apapun disebut juga

Untuk memperoleh penghasilan kena pajak yaitu penghasilan neto setahun dikurangi dengan penghasilan tidak kena pajak berdasarkan peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor:

Penghitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 Pegawai Tetap Menururt SMA Kolese De Britto Keterangan K/1 Penghasilan Bruto Gaji Pokok Tunjangan Pajak Tunjangan lain Tunjanan Seharusnya

P ajak Penghasilan Pasal 21 (PPh Pasal 21) adalah pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain dengan nama dan dalam

Berdasarkan Pasal 1 Peraturan Jenderal Pajak Nomor PER 16/PJ/2016 disebutkan bahwa PPh Pasal 21 itu sendiri merupakan pajak yang dikenakan atas penghasilan berupa gaji,