PENGARUH SENAM AEROBIK TERHADAP
KADAR KOLESTEROL PADA PASIEN
KLINIK HARAPAN BUNDA MEDAN
TAHUN 2016
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
Oleh
RUDI PURNOMO
NIM. 6113121079
FAKULTAS ILMU KEOLAHAGAAN
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
i ABSTRAK
RUDI PURNOMO (6113121079). Pengaruh Senam Aerobik Terhadap Kadar Kolesterol Pada Pasien Klinik Harapan Bunda Medan Tahun 2016.
(Pembimbing : H.M.Nustan Hasibuan).
Skripsi Medan: Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan 2017.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat Pengaruh Senam Aerobik Terhadap Kadar Kolesterol Pada Pasien Klinik Harapan Bunda Medan Tahun 2016.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan jumlah populasi sebanyak 46 orang dan sample sebanyak 10 orang, dengan teknik sample porpusive sampling. Penelitian ini dilaksanakan dilapangan komplek milik TNI AU di Jalan Poloia Medan. Latihan dilakukan selama 18 kali pertemuan, Latihan Rutinnya dilaksanakan 3 kali dalam seminggu yaitu Pada hari Selasa, Kamis dan Sabtu, pada jam 08.00 Wib sampai 09.00 Wib.
Analisis hipotesis dari data pre-test dan data post-test Kadar Kolesterol pada latihan Senam Aerobik diperoleh sebesar 8,97 serta sebesar 2,26 dengan α = 0,05 ( > ) berarti H0 ditolak Ha diterima. Jadi, latihan Senam Aerobik berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan Kadar Kolesterol Pada Pasien Klinik Harapan Bunda Medan Tahun 2016.
ii
KATA PENGANTAR
Puji dan Syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT, atas segala rahmat
dan hidayah-Nya yang telah dikaruniakan kepada penulis sehingga penulis dapat
menyelesaikan skripsi yang berjudul “PENGARUH SENAM AEROBIK TERHADAP KADAR KOLESTEROL PADA PASIEN KLINIK HARAPAN BUNDA MEDAN TAHUN 2016” yang merupakan syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri
Medan.
Dalam proses penyelesaian skripsi ini penulis banyak menemukan
kendala, namun semuanya dapat diselesaikan dengan baik karena bantuan yang
tulus yang diberikan baik bersifat moril maupun materil dari berbagai pihak, yang
telah memberikan dukungan dan semangat kepada penulis.
Untuk itu dengan segala kerendahan hati dan ketulusan penulis ucapkan
rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd selaku Rektor Universitas Negeri
Medan.
2. Bapak Dr. Budi Valianto, M.Pd selaku Dekan FIK Universitas Negeri Medan.
Drs. Suharjo, M.Pd, selaku Wakil Dekan I FIK Universitas Negeri Medan.
Syamsul Gultom, S.KM, M.Kes, selaku Wakil Dekan II FIK Universitas
Negeri Medan.
Drs. Mesnan, M. Kes, selaku Wakil Dekan III FIK Universitas Negeri
Medan.
3. Ibu Dr. Novita M.Pd selaku Ketua Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga
Universitas Negeri Medan dan Bapak Yan Indra Siregar S.Pd, M.Pd, selaku
Sekretaris Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Negeri
Medan.
4. Bapak Drs.H.M.Nustan Hasibuan,M.Kes.AIFO selaku Dosen Pembimbing
saya yang telah meluangkan waktu, memberikan bimbingan, memberikan
motivasi dan arahan dalam perjalanan penulisan skripsi saya ini dari awal
iii
5. Bapak dan Ibu Dosen serta Staf Pegawai Program Studi Pendidikan
Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri
Medan.
6. Ibu Netty Barita,SE selaku Pemilik dan Pimpinan di Klinik Harapan Bunda
Medan.
7. Teristimewa buat orang tua tercinta yaitu Bapak Rianto dan Ibu Katini, Istri
tercinta Juraidah, Spd, Abang Rhomadhoni dan istri, dan adik Devi
Nurhidayah yang telah memberikan dukungan serta motivasi hingga saya
dapat menyelesaikan skripsi ini.
8. Rekan-rekan mahasiswa FIK UNIMED khususnya PKO Reg A 2011 dan
para sahabat (Abdul Halim, Rani, Herliandi, Riski, Azwar, Arifin),
Teman-teman instruktur diorganisasi ASKI (Asosiasi Senam Kebugaran Indonesia)
SUMUT dan seluruh pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu saya
ucapkan terima kasih.
Semoga Allah membalas segala kebaikan yang telah diberikan dan penulis
berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi pembaca khususnya dan dapat
membantu pengembangan pendidikan program Studi Pendidikan Kepelatihan
Olahraga.
Medan, April 2017
Penulis,
iv
3. Hakikat Biokimia Lemak (Kolesterol) ... 15
a. Klasifikasi Lemak ... 16
b. Absorbsi Lemak ... 17
c. Metabolisme Lemak (Beta Oksidasi) ... 18
d. Sistem Energi ... 20
e. Metabolisme Energi Saat Latihan ... 22
f. Perubahan Profil Lemak Akibat Latihan ... 23
4. Hakikat Latihan ... 25
5. Hakikat Senam Aerobik ... 31
B. Kerangka Berfikir ... 36
v
H.Defenisi Variabel Penelitian ... 46
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 47
A. Deskripsi Data Penelitian ... 47
B. Pengujian Persyaratan Analisis ... 48
1. Uji Normalitas ... 48
2. Uji Homogenitas ... 50
C. Pengujian Hipotesis ... 50
D. Pembahasan Hasil Penelitian ... 51
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 55
A. Kesimpulan ... 55
B. Saran ... 55
DAFTAR PUSTAKA ... 56
vi
DAFTAR TABEL
Tabel Hal
2.1 Kadar HDL Kolesterol ... 15
4.1 Rangkuman Data Hasil Penelitian ... 47
4.2 Rangkuman HasilUji Normalitas Keseluruhan Data ... 49
vii
DAFTAR GAMBAR
Gambar Hal
1.1 Diagram Penambahan Beban Secara Bertahap Harsono ... 30
3.1 Bagan Desain Penelitian ... 39
viii
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran Hal
1. Data Populasi ... 57
2 Program Latihan Senam Aerobik ... 58
3 Data Mentah Penelitian ... 61
4 Deskripsi Data ... 62
5 Uji Normalitas ... 64
6 Uji Homogenitas ... 67
7 Pengujian Hipotesis ... 68
8 Dokumentasi ... 70
1 BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Olahraga merupakan cara yang dilakukan agar seseorang tetap bugar dan
sehat. Dengan berolahraga secara teratur dan terukur, olahraga akan memberikan
dampak yang baik bagi kesehatan tubuh manusia. Salah satu olahraga yang cukup
terkenal dan tidak asing lagi ditelinga masyarakat adalah senam aerobik. Senam
aerobik merupakan senam yang menyenangkan untuk diikuti untuk semua
kalangan, karena gerakannya dapat disesuaikan dengan orang yang mengikutinya
dan musiknya yang variatif, gerakan senam aerobik menyelaraskan bagian atas
tubuh dan bagian bawah tubuh, serta lebih banyak kegembiraan dan lebih
bersemangat ketika menggabungkan gerakan-gerakan dasar yang sejalan.
Gerakan senam aerobik bermacam-macam. Gerakan senam aerobik yang
pertama kali diperkenalkan di Indonesia adalah gerakan dengan benturan-benturan
keras dan gerakan yang energik yang dikategorikan dengan high impact. Pada
gerakan, ini ada kalanya kedua kaki tidak berpijak, seperti gerakan melompat.
Gerakan ini dimodifikasi oleh Sadoso tahun 1984, yaitu dengan salah satu kaki
selalu berada di lantai guna mengurangi benturan-benturan yang keras. Modifikasi
ini disebut dengan low impact atau soft impact (aerobik benturan ringan).
Modifikasi ketiga disebut non impact, tanpa menggunakan benturan. Gerakan
badan hanya berkisar antara Uitvaal (memindahkan berat badan) dan navere (
2
Untuk jenis latihan aerobik yang dilakukan dalam menurunkan kadar
kolesterol pada pasien di klinik Harapan Bunda ialah senam aerobik low impact.
Senam aerobik low impact adalah Suatu latihan yang bersifat Aerobik, yaitu yang
ritmis dan terus menerus dilakukan selama 20-45 menit sehingga tubuh
memerlukan oksigen yang lebih banyak dan denyut nadi meningkat. Dengan
demikian tubuh memakai oksigen sebagai pembantu pembentuk energi. Di sini
gerakan-gerakannya tanpa lompatan, sehingga aman dilakukan untuk segala usia
dan tidak menyebabkan cedera pada lutut dan punggung.
Senam aerobik memiliki pengaruh yang baik bagi orang tua, karena
gerakan dan musiknya dapat disesuaikan. Keuntungan dalam melakukan senam
aerobik yang baik dan terukur adalah kesehatan jantung, kekuatan otot, daya tahan
otot, kelenturan dan komposisi tubuh, bahkan dengan senam aerobik dapat
memepengaruhi kadar kolesterol seseorang.
Kolesterol merupakan salah satu manifestasi dari masalah gizi lebih, yang
perlu mendapatkan perhatian karena prevalensi kolesterol meningkat dari tahun ke
tahun, baik di negara maju maupun negara yang sedang berkembang (Satoto,
1988).
Kadar kolesterol tinggi merupakan salah satu problema yang sangat serius
karena merupakan salah satu faktor resiko yang paling utama untuk terjadinya
penyakit jantung pada seseorang masalah lainya ialah pada seseorang yang
tekanan darah tinggi dan perokok. Resiko penyakit jantung koroner sesuai dengan
peningkatan kadar kolesterol darah, jika ada faktor lain (hipertensi dan perokok)
3
Pada tahun 1948, flamingham heart study sebuah penelitian ambisius yang
di tangani oleh national heart institute (sekarang dikenal sebagai national heart,
lung, and blood institute) mengkaji penyebab penyakit jantung dinyatakan bahwa
kadar kolesterol merupakan faktor resiko kuat untuk perkembangan penyakit
jantung dan merupakan penyebab kematian yang paling sering didapatkan, di
Indonesia menduduki peringkat ke-3. (Anwar Bahri,2004:1).
Pada umumnya, penyakit kolesterol banyak diderita oleh orang gemuk
saja, akan tetapi tidak menutup kemungkinan kolesterol juga dapat diderita oleh
orang kurus juga, itu di sebabkan karena faktor makanan yang tidak terkontrol
dengan baik sehingga terjadi hal-hal yang tidak terduga sebelumnya.
Kolesterol banyak diderita oleh para lansia, dikarenakan karena faktor usia
yang semakin lama badan akan semakin malas digerakkan, sehingga kolesterol
didalam tubuh akan menumpuk dihati, oleh sebab itu dibutuhkan gerak yang
seimbang antara pola makanan dan olahraga agar para lansia terhindar dari
kolesterol berlebih, terutama penyakit yang dapat membunuh manusia dalam
sekejap yaitu penyakit jantung dan lain lain. Didalam tubuh kita kolesterol sangat
diperlukan akan tetapi jika penggunaannya berlebih maka akan terjadi masalah,
meskipun mereka mengubah gaya hidup. Pola makan atau yang lain lain jika
sudah terkena penyakit yang menyangkut dengan kolesterol.
Menurunkan kadar kolesterol tidak harus dengan menggunakan obat
obatan akan tetapi juga dapat dilakukan dengan menggunakan metode
4
kadar kolesterol dan menurunkan tekanan darah yang merupakan faktor resiko
lain terkena jantung dan stroke. (Sutanto,2010:47).
Berdasarkan tes awal yang dilakukan di Klinik Harapan Bunda pada
tanggal 23 Januari 2017, peserta memiliki kadar kolesterol yang cukup tinggi.
Dengan hasil data dilihat ada pada lampiran 3 (tiga). Peneliti ingin melihat apakah
senam aerobik memberikan pengaruh dalam penurunan kadar kolesterol pada
pasien peserta senam Klinik Harapan Bunda.
Salah satu olahraga yang dilakukan seseorang untuk menurunkan kadar
kolesterolnya adalah dengan olahraga senam aerobik, dengan gerakannya yang
variatif, musik yang menyenangkan, sehingga dapat menarik perhatian para orang
tua untuk berolahraga dan melakukan gerakan yang terukur untuk dapat
menurunkan dan menstabilkan kadar kolesterol didalam tubuhnya.
B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan pada uraian di atas yang telah di kemukakan dalam latar belakang
masalah di atas, maka dapat di identifikasikan beberapa masalah sebagai berikut:
Apakah terdapat pengaruh senam aerobik terhadap kadar kolesterol pada pasien
Klinik Harapan Bunda Medan Tahun 2016?
C. Pembatasan Masalah
Untuk memudahkan peneliti melaksanakan penelitian, maka perlu dibatasi
masalah yang akan diteliti. Adapun batasan masalah tersebut adalah: Apakah
terdapat pengaruh senam aerobik terhadap kadar kolesterol pada pasien Klinik
5
D. Rumusan Masalah
Yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah
terdapat pengaruh senam aerobik terhadap kadar kolesterol pada pasien Klinik
Harapan Bunda Medan Tahun 2016?
E. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Apakah terdapat
pengaruh senam aerobik terhadap kadar kolesterol pada pasien Klinik Harapan
Bunda Medan Tahun 2016?
F. Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini di harapkan bermanfaat untuk:
a. Memberi masukan kepada peneliti peneliti lain, tentang manfaat senam
aerobik dan penurunan kadar kolesterol.
b. Memberi pemahaman dan masukan kepada peneliti sendiri tentang
penelitian ini
c. Memberi informasi terutama kepada pasien Klinik Harapan Bunda Medan
tentang penurunan kadar kolesterol.
d. Memberi pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya senam
55 BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh dengan analisis dan
pengujian hipotesis, maka dapat ditarik kesimpulan yaitu terdapat pengaruh yang
signifikan dari senam aerobik terhadap kadar kolesterol pada pasien Klinik
Harapan Bunda Medan Tahun 2016.
B. Saran
Sebagai kelanjutan dari adanya kesimpulan yang diperoleh dari penelitian
melihat pengaruh senam aerobik terhadap kadar kolesterol pada pasien Klinik
Harapan Bunda Medan Tahun 2016, maka berikut ini dikemukakan beberapa hal
yang dapat menjadi saran yaitu:
1. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan
dari senam aerobik terhadap kadar kolesterol pada pasien Klinik Harapan
Bunda Medan diharapkan kepada pelatih maupun instruktur senam terus
memperhatikan kebutuhan pasien maupun anggota senamnya
masing-masing.
2. Untuk lebih memantapkan hasil penelitian ini, kepada pihak- pihak yang
ingin melakukan penelitian agar melakukan penelitian dengan judul yang
sama, pada kelompok sampel yang lain.
3. Kepada pelatih atau instruktur olahraga senam agar memperhatikan senam
maupun gerakannya yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pasien dan
anggotanya.
4. Kepada para instruktur agar memperhatikan efesiensi gerakan dan tujuan
56
DAFTAR PUSTAKA
Anies. (2015). Kolesterol dan Penyakit Jantung Koroner. Surabaya:Ar-ruzz Media.
Anwar Bahri. (2003). Mamfaat Diet Pada Penanggulangan Hiperkolesterolemi, USU
Azizahlilik Ma’rifatul. (2011). Keperawatan lanjut Usia. Yogyakarta, Graha Ilmu.
Brick, Lynne. Bugar dengan Senam Aerobik. Jakarta:PT. Raja Grafindo Persada.
Ismayadi.(2004).Proses Menua (AGING PROSES).USU.
Kusmana Dede. (2006). Olahraga Untuk Orang Sehat Dan Penderita Penyakit
Jantung. Jakarta, BalaiPenerbit FKUI.
Lorig Kate. (2003).50 Cara Menurunkan Kolesterol Anda.Jakarta:Prestasi Pustaka.
Sadoso sumosardjuno. (2003). Pengetahuan Praktis Kesehatan Dalam Olahraga
3, Jakarta:PT Gramedia Pustaka Utama.
Santoso Urip.(2011).Pentingnya Kolesterol Bagi Kesehatan
kita.http://www.ideafit.com/files/pdf/fitness-library/review-impact-exercise-cholesterol-levelstgl 4 Okt 2011 Jam 12.00
Sudjana.(2002). Metoda Statistika.Bandung, Tarsito.
Sutanto. (2010).Cekal (Cegah dan tangkal) Penyakit Modern Hipertensi, Stroke,
Jantung, Kolesterol, Dan Diabetes.Yogyakarta, Andi.