PENGEMBANGAN MODEL KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN SELF EFFICACY SISWA SMK DI KABUPATEN KUDUS (STUDI PENGEMBANGAN DI SMK ASSA’IDIYYAH KUDUS)
Teks penuh
Dokumen terkait
Siswa yang memiliki self-efficacy belief yang tinggi dalam pelajaran kimia akan merasa yakin bahwa siswa tersebut mampu membuat pilihan yang berkatian dengan pelajaran
Atlet basket putri divisi I dengan derajat Self-efficacy rendah, mereka merasa kurang yakin akan kemampuannya dalam menentukan pilihan untuk mencapai keberhasilan dalam
Dalam upaya untuk meningkatkan self efficacy dan aspirasi karir siswa yang rendah maka dapat dilakukan layanan konseling kelompok dengan teknik self
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model layanan konseling kelompok menggunakan teknik psikodrama efektif untuk meningkatkan self-efficacy siswa, karena model
Bandura (1997) menjelaskan karakteristik individu yang memiliki self- efficacy tinggi adalah ketika individu tersebut merasa memiliki keyakinan bahwa ia mampu menangani
keadaan dan situasi yang mereka hadapi, tekun dalam mengerjakan tugas-tugas, memiliki keinginan yang besar dalam memotivasi diri untuk menyelesaikan tugas yang sulit dan
Dari hal-hal di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa individu yang memiliki self-efficacy tinggi memiliki ciri-ciri, antara lain : dapat menangani secara efektif situasi
Masalah ini ditandai dengan: 1 Siswa merasa ragu dan tidak yakin atas kemampuan akademik yang dimiliki; 2 Terdapat keluhan dari guru dan siswa kelas IX yang merasa kurang mampu dalam