• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGGUNAAN ATURAN CRAMER DALAM MENENTUKAN EKUILIBRIUM FUNGSI LINEAR 3-KOMODITAS DITINJAU DARI KUANTITAS BARANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGGUNAAN ATURAN CRAMER DALAM MENENTUKAN EKUILIBRIUM FUNGSI LINEAR 3-KOMODITAS DITINJAU DARI KUANTITAS BARANG"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

PENGGUNAAN ATURAN CRAMER DALAM MENENTUKAN EKUILIBRIUM FUNGSI LINEAR 3-KOMODITAS DITINJAU DARI

KUANTITAS BARANG

Oleh

EKA SHEPTI RIANA

Dalam konteks ekonomi ekuilibrium memiliki 2 tipe, yaitu : ekuilibrium tujuan (goal equilibrium) dan ekuilibrium bukan tujuan (non goal type of equilibrium). Ekuilibrium dari 3-komoditas dengan kondisi permintaan dan penawaran tertentu adalah salah satu contoh ekuilibrium bukan tujuan (non goal type of equilibrium). Pada penelitian ini dijelaskan tentang metode untuk mendapatkan nilai ekuilibrium (kondisi dimana Qd Qs, atau E Qd Qs 0). E menunjukkan kelebihan permintaan (excess demand). Jika pada umumnya model dengan 3-komoditas dibuat dalam fungsi harga, tapi pada penelitian ini fungsi dibuat dalam fungsi kuantitas permintaan dan kuantitas penawaran. Fungsi tersebut diubah dengan metode eliminasi.

(2)

V. KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Dari penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa ekuilibrium suatu fungsi linear 3-komoditas selain dapat ditentukan melalui fungsi harga pada permintaan dan penawaran, tetapi dapat juga ditentukan dengan terlebih dahulu diketahui kuantitas suatu komoditas untuk kemudian ditentukan harganya. Jika hanya ada satu komoditas dengan fungsi kuantitas permintaan dan penawaran linear maka dapat ditentukan nilai ekuilibriumnya dengan menggunakan metode eliminasi. Sedangkan untuk 2 dan 3-komoditas dengan fungsi kuantitas permintaan dan penawaran linear, maka dapat ditentukan ekuilibriumnya dengan aturan Cramer. Aturan Cramer tersebut hanya dapat digunakan jika fungsi kuantitas yang telah diubah dalam bentuk matriks memiliki determinan.

5.2 Saran

(3)

I. PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Ilmu ekonomi timbul karena adanya masalah keterbatasan/kelangkaan. Masalah ekonomi tidak dapat telepas dari hubungan antara satu variabel ekonomi dengan variabel ekonomi lainnya yang saling mempengaruhi. Dilihat dari pendekatan dalam pembahasan masalah ekonomi, maka pendekatan dapat bersifat kualitatif atau bersifat kuantitatif/matematik. Jadi dalam pembahasan persoalan-persoalan ekonomi dapat digunakan rumus-rumus, dalil-dalil, serta teknik-teknik matematika (Assauri,1979).

Salah satu penggunaan matematika dalam ekonomi yaitu untuk menggambarkan keadaan ekuilibrium pada suatu pasar. Ekuilibrium adalah suatu kumpulan variabel-variabel terpilih yang saling berhubungan dan disesuaikan satu dengan lainnya, sedemikian rupa, sehi inherent (melekat) dalam model tersebut untuk berubah. Dalam model pasar tertutup yang terdiri dari satu komoditas, kondisi ekuilibrium terdiri dari hanya satu persamaan,

yaitu Qd Qs, atau E Qd Qs 0 dimana Qd dan Qs merupakan fungsi dari

(4)

2

yang dapat menikmati hal seperti itu, untuk setiap barang biasanya ada barang penggantinya (substitutes) dan barang pelengkapnya (complementary). Sehingga perlu ditentukan nilai ekuilibrium yang baru, karena perubahan harga dan kuantitas barang lain akan saling mempengaruhi (Chiang, 1984)

Alat bantu komputer dapat digunakan dalam mencari nilai ekuilibrium pada 3-komoditas. Hal ini dikarenakan perhitungan dalam mencari nilai ekuilibrium menggunakan banyak variabel dan konstanta sehingga untuk mempermudah dan mempercepat perhitungan digunakan program aplikasi mathematica. Selain itu dengan komputer kita dapat mencoba berbagai kemungkinan solusi yang terjadi akibat perubahan parameter.

1.2. Rumusan Masalah

Dalam suatu model ekuilibrium permasalahan standar adalah mencapai himpunan nilai-nilai variabel endogen yang memenuhi kondisi ekuilibrium dari suatu model. Dilihat dari sudut pandang harga maka jika terdapat dua komoditas yang akan dicari ekuilibriumnya maka dapat diselesaikan melalui penghapusan (elimination) variabel. Sedangkan jika kita ingin mencari nilai ekuilibrium pada 3-komoditas dilihat dari sudut pandang kuantitas diperlukan cara lain untuk menyelesaikannya, sehingga memenuhi keadaan ekuilibrium (P,Q) secara bersamaan/simultan

antara barang tersebut.

(5)

3 3 33 2 32 1 31 30 3 3 33 2 32 1 31 30 3 3 23 2 22 1 21 20 2 3 23 2 22 1 21 20 2 3 13 2 12 1 11 10 1 3 13 2 12 1 11 10 1 Q b Q b Q b b P Q a Q a Q a a P Q b Q b Q b b P Q a Q a Q a a P Q b Q b Q b b P Q a Q a Q a a P s d s d s d untuk 1-komoditas ) 0 , ( 1 ) 0 , ( 1 d c Q d d c P b a Q b b a P s s d d (1.1) untuk 2-komoditas 2 22 1 21 20 2 2 22 1 21 20 2 2 12 1 11 10 1 2 12 1 11 10 1 Q b Q b b P Q a Q a a P Q b Q b b P Q a Q a a P s d s d (1.2)

untuk 3-komoditas (1.3)

1.3. Batasan Masalah

Penelitian ini membahas penentuan kondisi ekuilibrium fungsi linear 3-komoditas ditinjau dari kuantitas barang dengan menggunakan aturan cramer. Dalam pembahasan masalah ini diasumsikan bahwa faktor-faktor dari luar seperti pajak, selera, pendapatan, dan faktor lainnya dianggap tetap.

(6)

4

Tujuan penelitian ini adalah menentukan ekuilibrium fungsi linear 3-komoditas ditinjau dari fungsi kuantitas barang. Setelah nilai ekuilibrium tersebut diketahui persamaan yang ada diinterpretasikan, sehingga diketahui hubungan antar variabel dalam fungsi tersebut.

1.5. Manfaat Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Plat kendaraan berasal dari kelas berbeda namun teridentifikasi sebagai kelas yang sama , antara query dari kelas kedua yang diambil pada pagi dan siang hari dengan citra no.84

Selain tanah yang disewakan untuk bangunan tower Perusahaan juga mempunyai tanah yang disewakan sebagai ruang kantor, penyewaan ini bukan merupakan bisnis utama perusahaan

Hasil penelitian ini sesuai dengan hasil penelitian sebelumnya oleh Simanjutak (2008) yang menyatakan bahwa time budget pressure berpengaruh negatif terhadap

pembuatan kapal ikan masih kurang dikuasai. 3) Belum ada informasi (data-data) prototipe kapal ikan yang dikaitkan dengan alat tangkap, wilayah penangkapan dan kondisi perairan bagi

Tujuan kreatif dalam perancangan integrated digital campaign Pulau Nusa Penida sebagai salah satu potensi wisata Provinsi Bali ini adalah menciptakan brand awareness yaitu

diibaratkan seperti teknologi penginderaan jarak jauh menggunakan citra satelit yang digunakan untuk mendeteksi potensi sumber daya alam di suatu titik lokasi,

Reklamasi sebagai usaha untuk memperbaiki atau memulihkan kembali lahan yang rusak sebagai akibat kegiatan usaha pertambangan, agar dapat berfungsi secara optimal sesuai

angkutan udara secara bilateral untuk melayani penerbangan dari Amerika Serikat.. ke Inggris