• Tidak ada hasil yang ditemukan

1 Jenis jenis Bilangan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "1 Jenis jenis Bilangan"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

Jenis-jenis Bilangan

Bilangan

 Bilangan merupakan simbol atau kata untuk menyatakan sebuah nilai atau kuantitas.

 Dalam sistem bilangan arab: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9.

Digit

(2)
(3)

Bilangan Utuh (

Whole

)

 Bilangan yang tidak memuat pecahan, satu satuan penuh. Contoh: 43.

Pecahan (

Rational

)

 Bagian dari sebuah unit atau kuantitas. Contoh: 1/2.

Desimal (

Decimal

)

(4)

Bilangan Asli (

Natural

);

Cardinal, Ordinal, Nominal

Adalah bilangan yang digunakan untuk menunjukkan posisi dalam suatu urutan/daftar, banyaknya sesuatu, atau mengidentifikasikan sesuatu.

6 : Cardinal Number (menyatakan berapa banyak)

1st : Ordinal Number (menunjukkan posisi)

(5)

Bilangan Bulat (

Integer

)

 Bilangan bulat merupakan bilangan utuh untuk menyatakan ide berlawanan dalam matematika.

 Bilangan bulat bisa positif (+), negatif (-) atau nol.

 Bilangan nol merupakan bilangan netral, bukan positif atau negatif tapi bilangan bulat.

 Bilangan bulat positif terletak di kanan nol, lebih besar dari nol, menyatakan ide naik/ke

atas/keuntungan, dll, tanda positif kadang tidak diperlukan +3 = 3.

(6)
(7)

Bilangan Nyata (

Real

)

 Terdiri atas bilangan nyata rasional dan irasional.

 Bilangan nyata rasional adalah bilangan nyata yang dapat ditulis sebagai perbandingan (fraksi) dari dua bilangan bulat, dapat ditulis dalam bentuk desimal yang punya batas akhir. Contoh: 16, ½, 3.56, -8,

1.3333…, -3/4.

 Bilangan nyata irasional adalah bilangan nyata yang tidak dapat ditulis sebagai perbandingan (fraksi) dari dua bilangan bulat dan jika ditulis dalam bentuk

desimal maka tidak akan punya batas akhir. Contoh:

(8)

Bilangan Kompleks (

Complex

)

Sampai saat ini, kita tahu bahwa kita tidak dapat

menghitung akar pangkat dua dari bilangan negatif.

Jika kita menggunakan satuan imajiner, kita dapat

menghitungnya.

Satuan imajiner adalah

¡

.

¡

= √

-1

(9)

Properti dari akar pangkat dua bilangan

negatif

Jika r bilangan real positif, maka

r

i

r

Contoh:

(10)

maka

,

1

-Jika

i

1

2

i

i

i

3

1

4

i

i

i

5

1

6

i

i

i

7

1

8

i

*Untuk eksponen yang lebih besar, bagi

eksponen dengan 4, kemudian gunakan sisanya sebagai eksponen. Contoh:

?

23

i

3

sisa

dengan

5

4

23

.

etc

i

i

dimana

-Maka,

3

(11)

Contoh

2

)

3

(

1.

i

2 2

)

3

(

i

)

3

*

3

(

1

)

3

(

1

3

26

10

3

Selesai

2.

x

2

36

3

x

2

12

2

x

12

2

x

12

i

x

3

2

i

(12)

Sebuah bilangan kompleks mempunyai bagian

real & bagian imajiner.

Bentuk standard:

bi

a

Bagian real

Bagian imajiner

(13)

Bidang kompleks

(14)

Menggambar di bidang kompleks

i

3

4

.

i

5

2

.

i

2

2

.

i

3

4

(15)

Penambahan dan Pengurangan

(tambah atau kurangkan bagian real, kemudian tambah atau kurangkan bagian imajiner)

)

3

3

(

)

2

1

(

:

Contoh

i

i

)

3

2

(

)

3

1

(

i

i

i

5

2

Contoh:

(23i)(37i)

)

7

3

(

)

3

2

(

i

i

i

4

1

Contoh:

2

i

(

3

i

)

(

2

3

i

)

)

3

2

(

)

2

3

(

i

i

i

(16)

Perkalian

Perlakukan i seperti variabel, kemudian ubah i yang bukan pangkat orde satu

Contoh:

i

(

3

i

)

2

3

i

i

)

1

(

3

i

i

3

1

Contoh:

(

2

3

i

)(

6

2

i

)

2

6

18

4

12

i

i

i

)

1

(

6

22

12

i

6

22

12

(17)
(18)

Nilai Mutlak (Absolute) Bilangan

Kompleks

Merupakan jarak antara bilangan kompleks

dari titik asal bidang kompleks.

Jika kita punya bilangan kompleks

nilai mutlak dapat ditentukan menggunakan:

)

(

a

bi

2 2

b

(19)

Contoh

1.

2

5

i

2 2

)

5

(

)

2

(

25

4

29

2.

6

i

2 2

)

6

(

)

0

(

36

0

36

6

Yang manakah di antara 2 bilangan

kompleks ini yang lebih dekat dengan titik

asal?

Referensi

Dokumen terkait

Apabila dua buah bilangan bulat ditambahkan maka hasilnya adalah bilangan

Bilangan real adalah rasional jika dan hanya jika dapat diekspresikan sebagai hasil bagi dari dua bilangan bulat tanpa pembagi nol. Bilangan real bukan rasional

Definisi 1.2 Misalkan m dan n adalah dua bilangan bulat positif , bilangan Ramsey bipartit didefinisikan sebagai bilangan bulat terkecil t sedemikian sehingga,

Mengubah penulisan bilangan pecahan dari bentuk pecahan biasa ke bentuk pecahan desimal dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu: (1) menggunakan bilangan pecahan senama dengan

Perkalian bilangan bulat negatif dengan bilangan bulat positif hasilnya adalah bilangan bulat negatif sesuai dengan tidak melakukan (negatif) perbuatan baik

Tentukan bilangan bulat positif a dan b dengan sifat banyaknya bilangan bulat positif n yang tidak dapat dinyatakan dalam bentuk ax + by untuk suatu bilangan bulat non-negatif x,

Apabila dua buah bilangan bulat ditambahkan maka hasilnya adalah Apabila dua buah bilangan bulat ditambahkan maka hasilnya adalah bilangan bulat juga.. bilangan

Jadi jika kamu membagi bilangan dengan 2, maka semua bilangan bulat dapat dibagi jadi 2 kelompok berdasarkan sisanya: berbentuk 2k =⇒ {... Tentu bentuk bilangan tidak hanya 2k dan 2k+