iii
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP PRESTASI KERJA GURU PADA SMK MUHAMMADIYAH 2 MALANG
SKRIPSI
Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Mencapai Derajad Sarjana Ekonomi
Oleh:
Alfian Andrianto
201110160311305
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
iv
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP PRESTASI KERJA GURU PADA SMK MUHAMMADIYAH 2 MALANG
SKRIPSI
Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Mencapai Derajad Sarjana Ekonomi
Oleh:
Alfian Andrianto
201110160311305
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
xii
LEMBAR PERNYATAAN ORSINILITAS SKRIPSI
Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama : Alfian Andrianto Nim : 201110160311305 Fakultas : Ekonomi Dan Bisnis Jurusan : Manajemen
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG Dengan ini menyatakan dengan sebenar benarnya bahwa:
1. Tugas akhir dengan berjudul “ Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Prestasi Kerja Guru Pada SMK Muhammadiyah 2 Malang” adalah hasil karya saya , dan dalam naskah saya ini tidak terdapat karya ilmiah yang dtulis atau terbitan orang lain, baik sebagian ataupun keseluruhan, kecuali yang secara tertulis dikutip dalam naskah ini dan disebutkan dalam sumberkutipan dan daftar pustaka.
2. Apabila ternyata dalam naskah tugas akhir ini ,dapat dibuktikan terdapat unsur unsur PLAGIASI saya bersedia TUGAS AKHIR INI DIGUGURKAN DAN GELAR AKADEMIK YANG SAYA PEROLEH DIBATALKAN, serta diproses dengan ketentuan hokum yang berlaku.
3. Tugas akhir ini dapat dijadikan sumber pustaka yang merupakan HAK BEBAS ROYALTI NON EKSKLUSIF.
iii
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum wr. wb
Alhamdulillah, puji syukur penulis ucapkan atas kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “ PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP PRESTASI KERJA GURU PADA SMK MUHAMMADIYAH 2 MALANG”.
Penyusunan skripsi ini dimaksudkan untuk mengetahui salah satu syarat untuk mencapai derajat gelar Sarjana Ekonomi pada jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang.
Selama penyusunan skripsi, penulis telah banyak mendapatkan bimbingan, dorongan, motivasi, dan bantuan dari semua pihak. Untuk itu penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada:
1. Allah SWT yang memberikan kelancaran dan kesehatan sehingga peneliti bisa menyelesaikan skripsi dengan baik
2. Baginda Rasul SWA yang selalu penulis rindukan.
3. Drs. Muhajir Effendy, MAP., selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Malang
4. Bpk DR. H. Nazarudin Malik, M. Si, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang.
5. Bapak Dr. Marsudi.MM. Ketua Jurusan Manajemen Universitas Muhammadiyah Malang.
6. Dra. Siti Nurhasanah, M,Si. pembimbing I dan Dra. Titiek Ambarwati, MM. Pembimbing II yang telah memberikan bimbingan, pengarahan, motivasi, dan penjelasan dalam penyusunan skripsi ini.
7. Dr ,RD. Djatmiko, MM. Selaku dosen wali kelas F Angkatan 2011.
iv
9. Kepala sekolah SMK Muhammadiyah 2 Malang yang telah memberikan ijin penelitian, terima kasih atas bantuan dan masukannya selama penelitian. 10. Kedua orang tuaku (H. Hasan Bisri Supriyadi dan Hj. Siti Maryam Mariyani)
terima kasih telah membesarkanku dengan penuh kasih sayang, memberikan motivasi dan dorongan baik berupa materiil dan spiritual selama ini sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.
11. Adikku dan kakakku, (Alvionita Febriyani dan Lilis priastuti) terima kasih sudah mendukungan dalam mengerjakan skripsi ini.
12. KH.GUS MAT Lamongan yang selalu memberikan suntikan moral
13. Dan semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu, terima kasih atas bantuan dan dukungannya.
14. Seluruh teman-teman kuliahku terutama kelas F angkatan 2011 yang telah memberikan semangat disaat susah maupun senang.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan skripsi ini masih terdapat kekurangan dan memerlukan penyempurnaan. Untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun.
Akhirnya penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi banyak orang.
Wassalamu’alaikum wr. Wb
Malang,…
v A. Landasan Penelitian Terdahulu ... 10
B. Landasan Teori ... 12
1. Prestasi ... 12
2. Pengukuran Prestasi ... 13
3. Faktor -faktor Yang Mempengaruhi Prestasi ... 16
4. Pimpinan ... 17
5. Pengertian Kepemimpinan ... 18
6. Pendekatan Teori Kepemimpinan ... 20
7. Syarat Syarat Kepemimpinan ... 21
8. Fungsi Kepemimpinan ... 22
9. Tanggung Jawab Dan Wewenan Kepemimpinan ... 24
10. Gaya Kepemimpinan ... 25
11. Macam Macam Kepemimpinan ... 27
vi
D. Variabel Dan Definisi Operasional ... 38
E. Data Dan Sumber Data ... 42
2. Analisis Regresi Linier Sederhana ... 45
J. Pengujian Hipotesia ... 48
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Tinjauan Umum Sekolah ... 50
1. Sejarah Singkat Sekolah ... 50
2. Visi Misi Sekolah ... 51
3. Struktur Organisasi Lembaga ... 52
B. Tugas dan Wewenang Anggota Organisasi Lembaga ... 53
vii
c. Kematangan Bawahan ... 64
d. Prestasi Kerja ... 66
3. Analisa Regresi ... 64
4. Pengujian Hipotesa ... 72
E. Pembahasan ... 73
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ... 80
B. Saran ... 81
viii
Tabel 4.5 : Rekapitulasi Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas ... 59
Tabel 4.6 : Perilaku Tugas ... 60
ix
DAFTAR GAMBAR
x
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 : Lembar Kuisioner
Lampiran 2 : Hasil Jawaban Responden Lampiran 3 : Data Frekuensi
Lampiran 4 : Hasil Uji Reabilitas dan Validitas Lampiran 5 : Hasil Uji Regresi
xi
DAFTAR PUSTAKA
Bakhatiar Efendi.2010. Gaya Kepemimpinan dan Prestasi Kerja Rumah Sakit Bedah Pelita Medical Center Batam
Edi Baskoro .2009. Pada (Balitkabit) Pusat Tanaman Kacang Kacangan Di Kota Malang
Hasibuan 2000. Manajemen Sumberdaya Manusia, CV Haji Masagung, Yogyakarta
Heidjrachman Dan Husnan. 1990. Manajemen Personalia. BPFE. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta
Hasibuan, 2002, Manajemen Sumberdaya Manusian; CV Haji Masagung
Jonner Lumban Gaol.2007. Hubungan Gaya Kepemimpinan dan Prestasi Kerja pada PT. ABADI ALUMINIUM.MEDAN.
Marihot Tua Efendi ,2002, Manajemen Sumberdaya Manusia; Rajawali Prees, Jakarta.
Mangkunegara ,2002, Manajemen Sumberdaya Manusia .CV Alfabeta. Bandung Rivai, Veithzal. 2003. Kepemimpinan Dan Perilaku Organisasi.: PT Raja
Grafindo Persada. Jakarta
Rivai ,2006, Teori Prestasi Kerja Karayawan; PT Gramedia Utama, Jakarta Robbins, Stephen. 2002. Perilaku Organisasi. PT Prenhallindo. Jakarta Robert & Angelo 2005. Perilaku Organisasi. PT Prenhallindo. Jakarta
Siagian, Sondangp.2002, Teori Dan Praktek Kepemimpinan; Rienka Cipta, Jakarta
Sugiono 2012. Metode Penelitian Bisnis. CV. Alfabeta. Bandung Sujak, Abi. 2003. Kepemimpinan Manajer. CV Rajawali. Jakarta
Thoha, Miftah. 2003. Perilaku Organisasi, Konsep Dan Aplikasinya. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta
Umar, Husein. 2001. Riset Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta
1 BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu sumberdaya yang
ada dalam organisasi pendidikan dan faktor yang terpenting dalam organisasi.
Apapun bentuk serta tujuannya, lembaga pendidikan dibuat berdasarkan
berbagai visi untuk kepentingan manusia dan dalam pelaksanaan misinya
dikelola dan diurus oleh manusia. Untuk itu Sumber Daya Manusia perlu
dikembangkan dan diperhatikan agar kualitas Sumber Daya Manusia tersebut
dapat ditingkatkan, sehingga berdampak pada meningkatnya kinerja organisasi
(sekolah) dimana Sumber Daya Manusia tersebut berada.
Sumber Daya Manusia yang profesional dan berkualitas akan
membentuk kinerja karyawan, baik individu maupun kelompok yang tinggi
yang kemudian berdampak pada efektifitas organisasi secara keseluruhan.
Pesatnya perkembangan teknologi pada dewasa ini mengharuskan setiap
organisasi harus dikelola secara efisien dan efektif agar dapat mencapai
keunggulan kompetitif, dan dapat tumbuh dan berkembang serta
berkelanjutan. Peranan seseorang dan sistem informasi yang baik sangat
dibutuhkan dalam mensukseskan tujuan suatu organisasi. Kepemimpinan yang
efektif harus memberikan pengarahan terhadap usaha-usaha semua pekerja
2
Kepemimpinan merupakan masalah yang penting bagi suatu kelompok
atau organisasi kelembagaan. Hal ini karena kepemimpinan merupakan salah
satu faktor yang sangat mempengaruhi bagi keberhasialan kelompok tersebut
dalam mencapai suatu tujuan. Pemimpin adalah seseorang yang mempunyai
kemampuan yang mempengaruhi perilaku orang lain didalam kerjanya dengan
menggunakan kekuasaannya.
Pada umumnya standar nasional pendidikan bertujuan menjamin mutu
pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan
membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermatabat. Salah satu standar
yang dinilai langsung berkaitan dengan mutu lulusan yang diindikasikan oleh
kompetensi lulusan adalah standar pendidik dan tenaga kependidikan. Ini
berarti bahwa untuk dapat mencapai mutu lulusan yang diinginkan, mutu
tenaga pendidik (guru), dan tenaga kependidikan (kepala sekolah, pengawas,
laboran, pustakawan, tenaga administrasi,pesuruh) harus ditingkatkan.
Tingkat prestasi kerja guru pada sekolah menunjukkan bahwa guru
merupakan unsur sumber daya yang sangat menentukan keberhasilan
pendidikan di sekolah, karena guru merupakan unsur manusiawi yang sangat
dekat hubungannya dengan siswa dalam upaya pendidikan sehari-hari di
sekolah. Adapun penanggung jawab keterlaksanaan proses pembelajaran di
kelas adalah guru.Pemberdayaan terhadap mutu guru perlu dilakukan secara
terus menerus dan berkelanjutan.Hal tersebut tentu tidak lepas dari unsur
3
Kemampuan seorang guru untuk melakukan perbuatan sesuai dengan
tujuan yang telah ditetapkan, yang mencakup aspek perencanaan program
belajar mengajar, pelaksanaan proses belajar mengajar, penciptaan dan
pemeliharaan kelas yang optimal, pengendalian kondisi belajar yang optimal,
serta penilaian hasil belajar. Prestasi tersebut sangat penting dalam
menentukan kualitas kerja seseorang, termasuk seorang guru.
Salah satu bentuk gambaran Hersey dan blanchard gaya kepemimpinan
yang dapat ditetapkan oleh seorang pemimpin adalah penyelenggaraan
program kerja sekolah yang meliputi: pengawasan proses belajar mengajar,
penyusunan program kerja selain itu pemimpin harus bisa memberikan
instruksi kepada pada guru dan memeberikan arahan untuk mencapai suatu
tujuan atau kemajuan yang ingin dicapain oleh lembaga pendidikan tersebut.
Untuk itu pemimpin harus bisa mengetahui karakteristik dari keseluruhan
para guru agar pemimpin bisa fleksibel dalam menerapkan gaya
kepemimpinannya
Khususnya gaya kepemimpinan situsional. Gaya kepemimpinan
situasional dapat mengidentifikasi level tingkat kematangan indifidu atau
kelompok yang berhak dipengaruhi untuk selanjutnya ditentukan gaya
kepemimpinan yang sesuai. Berkenaan dengan gaya kepemimpinan
situasional tersebut yang berkaitan dengan hubungan antara pemimpin dan
kematangan bawahan dalam menjalankan tugas maka dibentuk 4 gaya dasar
kepemimpinan yaitu telling, selling, partisipating, delegating (Hersey dan
4
Kepimpinan dalam suatu lembaga pendidikan harus dapat menerapkan
strategi yang tepat serta mampu mengarahkan para guru untuk berprestasi atau
memberikan hasil kerja terbaik agar lembaga dapat bertahan dan berkembang.
guru dituntut untuk dapat melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya
lebih profesional, yang berarti guru mempunyai pandangan untuk selalu
berpikir, kerja keras, bekerja sepenuh waktu, disiplin, jujur, loyalitas tinggi
dan penuh dedikasi untuk keberhasilan pekerjaanya.
Untuk itu, diperlukan adanya pembinaan dan ditumbuhkan kesadaran
juga kemampuan kerja yang tinggi. Menurut Hasibuan (2005) apabila seorang
guru dengan penuh kesadaran bekerja dengan optimal, maka tujuan organisasi
akan lebih mudah tercapai. Seseorang cenderung bekerja dengan penuh
semangat apabila kepuasan dapat diperoleh dari pekerjaannya dan kepuasan
kerja. merupakan kunci pendorong moral, kedisiplinan, dan prestasi kerja
dalam mendukung terwujudnya tujuan suatu lembaga pendidikan .
Sekolah Menengah Muhammadiyah 2 Malang merupakan salah satu
lembaga pendidikan yang terletak di jalan Baiduri Sepah NO:27, Tlogomas,
Malang. merupakan organisasi yang bergerak di lembaga pendidikan. Dalam
aktivitasnya pada sekolah tersebut guru selalu mengembangkan kemampuan
dan wawasan dari seluruh anak didik. Fenomena Selama ini dalam kurun
waktu enam bulan pada tahun 2014 terakhir
SMK Muhammadiyah 2 Malang mengalami penurunan dari segi
absensi dari sebagian guru dan juga penurunan penerimaan siswa–siswi baru.
5
guru yang dilakukan oleh peneliti ada beberapa permasalahan atau indikasi
yang terjadi mengenai prestasi kerja yang di ukur dari kedisiplinan para guru
dengan ditandai dengan dari sebagian guru ada yang meminta izin dalam
melaksanakan tugas dapat di jelaskan pada tabel berikut ini:
Tabel 1.1
Rekapitulasi kehadiran dan ketidak hadiran(izin) pada
SMK Muhammadiyah 2 Malang
Sumber : lapangan (observasi) 2012-2014
Tabel 1.2
Penurunan Jumlah Penerimaan Siswa-Siswi Baru pada
SMK Muhammadiyah 2 Malang
No Tahun Penurunan jumlah siswa
1 2012 180
2 2013 125
3 2014 94
6
Berdasarkan Tabel keduanya diketahui bahwasannya mengkaitkan
antara prestasi dan kepemimpinan yang ada pada sekolahan tersebut. Pada
tabel yang pertama tersebut menjelaskan bahwa terdapat juga indikasi yang
terjadi dapat dilihat dari tabel tersebut disebabkan dari tingkat absensi yang
tinggi dikarenakan dari sebagian para guru yang menyabang atau membagi
dua dalam mengajar sehingga mengakibatkan produktivitas dari sebagian guru
belum sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh sekolah tersebut sedangkan
untuk tabel yang kedua menjelaskan dimana penurunan dari segi penerimaan
siswa dan siswi yang menurun pada sekolah tersebut dikarenakan kurangnya
dari kualitas akan prestasi dari sebagian guru tersebut. Kondisi tersebut secara
tidak langsung berpengaruh terhadap prestasi kerja yang telah dicapai oleh
para guru.
Pekerjaan dengan hasil yang tinggi harus dicapai oleh guru pada
sekolahan tersebut. Dari hasil pengamatan tentang prestasi kerja di SMK
Muhammadiyah 2 Malang seorang pemimpin dapat mengukur prestasi kerja
melalui Kualitas kerja,Kuantitas kerja, Disiplin kerja menurut Hasibuan dalam
Nasution (2000:99).
Sedangkan untuk gaya kepemimpinan pada SMK Muhammadiyah 2 Malang
fenomena tentang kepemimpinan pada sekolah tersebut selama ini
kepemimpinan mengalami masa jabatan 4 tahun sekali akan mengalami
pergantian.
Dari masing-masing pemimpin yang telah terpilih menjadi kepala
7
setiap kepemimpinannya. Seperti dapat dilihat pada fenomena kepemimpinan
yang telah terjadi di SMK 2 Malang, kepemimpinan yang saat ini
menggunakan gaya kepemimpinan seperti apa dan bagaimana pengambilan
keputusan dalam setiap permasalahan yang terjadi. Adapun dari hasil
wawancara menyebutkan bahwa setiap pengambilan keputusan masih
dilakukan oleh pemimpin dan pemimpin memberikan kesempatan kepada para
bawahan untuk berkomunikasi dua arah (konsultasi).
Dari fenomena diatas bahwasannya hubungan kepemimpinan dengan
bawahan sangat di butuhkan. Dimana kepemimpinan hanya berperan sebagai
fasilitator untuk memperlancar tugas para bawahan yang diantara lain
dilakuakan dengan menggunakan sistem informasi yang ada secara efektif
sehingga tujuan dan prestasi guru dapat tercapai menurut Wahjono dalam
Hersey- Blanchard (2010:285)
Peneliti ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana prestasi kerja guru
dengan gaya kepemimpinan pada SMK Muhammadiyah 2 Malang dengan
adanya permasalahan tersebut. Penulis tertarik untuk melakukan penelitian
yang berjudul “Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Prestasi Kerja
Guru Pada SMK Muhammadiyah 2 Malang.”
B. Rumusan masalah:
Berdasarkan latar belakan masalah diatas maka rumusan masalah
dalam penelitian ini adalah:
8
2. Bagaimana gaya kepemimpinan di SMK Muhammadiyah 2 Malang?
3. Apakah ada pengaruh gaya kepemimpinan terhadap prestasi kerja di SMK
Muhammadiyah 2 Malang ?
C.Tujuan Penelitian
Berdasarkan perumusan masalah yang telah diuraikan diatas, maka
tujuan penelitian disusun sebagai berikut:
1. Untuk mendeskripsikan prestasi di SMK Muhammadiyah 2 Malang.
2. Untuk mengetahui gaya kepemimpinan yang sesuai pada SMK
Muhammadiyah 2 Malang
3. Untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap prestasi kerja di
SMK Muhammadiyah 2 Malang.
D. Batasan Masalah
Agar permasalahan yang diteliti tidak terluas dan terfokus maka
batasan masalah dalam penelitian ini dasar teori yang digunakan yaitu
menggunakan teori gaya kepemimpinan Hersey Dan Blanchard gaya
kepemimpinan sebagai (X) dan prestasi kerja Hasibuan dalam Nasution
prestasi kerja sebagai variabel (Y), kemudian penelitian ini di batasi pada
9
E. Manfaat Penelitian
1. Bagi perusahaan
Sebagai bahan informasi bagi pimpinan suatu organisasi atau dalam
menentukan kebijaksanaan pemberian prestasi kepada bawahan (guru)
secara tepat guna mencapai tujuan dari organisasi tersebut.
2. Bagi peneliti
Sebagai bahan acuan, referensi dan tambahan wawasan bagi peneliti
selanjutnya terutama yang berkenaan dengan Pengaruh Gaya