• Tidak ada hasil yang ditemukan

Viabilitas Benih Cabai (Capsicum annuum L.) pada Beberapa Tingkat Kemasakan Buah dan Genotipe

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Viabilitas Benih Cabai (Capsicum annuum L.) pada Beberapa Tingkat Kemasakan Buah dan Genotipe"

Copied!
44
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 Kondisi tanaman yang diserang hama dan penyakit
Tabel 2  Nilai rata-rata peubah karakter kuantitatif buah pada setiap genotipe x
Gambar 2 Warna buah pada setiap tingkat kemasakan buah (32, 35, 38, 41 dan 44 HSA) pada
Gambar 3 Warna buah pada setiap tingkat kemasakan buah (32, 35, 38, 41 dan 44 HSA) pada kelompok cabang 2 (cabang 6-7)
+5

Referensi

Dokumen terkait

Tanggap genotipe PBC 619, Jatilaba, Cilibangi 5 dan Jayapura terhadap kondisi tercekam Al juga terlihat lebih baik dibandingkan genotipe lainnya, karena jumlah

penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh genotipe dan tingkat kemasakan pada pada produksi, mutu fisik, dan mutu fisiologis benih sorgum biji.. Penelitian ini dilaksanakan

Dari hasil penelitian memperlihatkan adanya interaksi antara tingkat kematangan pada genotipe benih padi ketan terhadap viabilitas dan vigor benih yang dihasilkan,

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemasakan benih berpengaruh nyata terhadap kadar air, daya berkecambah benih, bobot 1000 butir, vigor, dan laju

Tanggap genotipe PBC 619, Jatilaba, Cilibangi 5 dan Jayapura terhadap kondisi tercekam Al juga terlihat lebih baik dibandingkan genotipe lainnya, karena jumlah

Hasil uji F menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi yang nyata antara tingkat kemasakan buah dengan cara penyimpanan terhadap potensi tumbuh, vigor kecambah daya

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemasakan berpengaruh nyata terhadap bobot kering benih, kadar air, persentase perkecambahan normal dan bobot kering kecambah

Rekapitulasi analisis ragam pengaruh suhu ruang simpan dan penggunaan genotipe yang berbeda pada penyimpanan selama 12 bulan menunjukkan hasil nyata pada viabilitas benih sorgum