• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS NILAI MORAL PADA TOKOH UTAMA RÉDA DALAM FILM LE GRAND VOYAGE (LGV) KARYA ISMAËL FERROUKHI.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS NILAI MORAL PADA TOKOH UTAMA RÉDA DALAM FILM LE GRAND VOYAGE (LGV) KARYA ISMAËL FERROUKHI."

Copied!
50
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS NILAI MORAL PADA TOKOH UTAMA RÉDA DALAM FILM LE GRAND VOYAGE (LGV) KARYA ISMAËL FERROUKHI

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat

Memperoleh Gelar Sarjana Departemen Pendidikan Bahasa Perancis

oleh

SATRIA TEGAR GUMILAR 1104321

DEPARTEMEN PENDIDIKAN BAHASA PERANCIS FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA

(2)

Analisis Nilai Moral pada Tokoh Utama

Réda dalam Film Le Grand Voyage (LGV)

Karya Ismaël Ferroukhi

Oleh

Satria Tegar Gumilar

Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana pada Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra

© Satria Tegar Gumilar 2015 Universitas Pendidikan Indonesia

September 2015

Hak Cipta dilindungi undang-undang.

(3)

LEMBAR PENGESAHAN SATRIA TEGAR GUMILAR

ANALISIS NILAI MORAL PADA TOKOH UTAMA RÉDA DALAM FILM “LE GRAND VOYAGE” KARYA ISMAËL FERROUKHI

Disetujui dan disahkan oleh: Pembimbing I

Prof. Dr. H. Dadang Sunendar, M.Hum. NIP. 196310241988031003

Pembimbing II

Dr. Hj. Tri Indri Hardini, M, Pd. NIP. 196912231993022002

Mengetahui,

Ketua Departemen Pendidikan Bahasa Perancis

(4)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu ABSTRAK

Gumilar, S.T. (2015) Analisis Nilai Moral pada Tokoh Utama Réda dalam Film

Le Gand Voyage (LGV) Karya Ismaël Ferroukhi. Bandung: Universitas

Pendidikan Indonesia.

Peran film bukan hanya sebagai media hiburan semata, melainkan dapat pula digunakan sebagai sebuah media pembelajaran. Hal tersebut dikarenakan sebuah film dapat merepresentasikan kondisi sebuah zaman, sehingga memiliki berbagai aspek yang layak untuk dikaji dan dipelajari, Diantaranya, aspek linguistique,

civilisation maupun aspek histore. Film Le Grand Voyage (LGV) merupakan

sebuah film Perancis yang disutradarai oleh Ismaël ferroukhi dan dirilis di Perancis pada tahun 2004. Film ini merupakan sebuah film bergenre road movie yang menceritakan perjalanan seorang Remaja bernama Réda dalam mengantarkan sang ayah menunaikan ibadah haji ke Mekkah dengan menggunakan mobil. Dalam menganalisis film ini peneliti memfokuskan objek penelitian kepada tokoh utama Réda dengan menggunakan teori pendekatan moral dari Semi dan untuk memperkaya hasil analisis peneliti juga mengadopsi teori Suseono mengenai sikap dan tindakan yang berkaitan dengan bentuk nilai moral. Menurut Suseno, terdapat tujuh sikap yang berkaitan dengan nilai moral, yakni, kejujuran, nilai-nilai otentik, tanggung jawab, kemandirian moral, keberanian moral, rendah hati serta realistis dan kritis. Dalam melakukan penelitian terhadap nilai moral yang terkandung dalam film LGV, peneliti menggunakan metode deskriptif serta berpedoman pada metode kerja pendekatan moral yang disampaikan oleh Semi. Dalam penelitian ini terdapat semua sifat-sifat moral yang muncul, baik melalui dialog ataupun tindakan yang dilakukan oleh Réda. Dengan kekayaan nilai-nilai moral yang terdapat pada film LGV, penelitian ini dimaksudkan dapat menjadi alternatif pembelajaran dalam perkuliahan

Civilisation Française di Departemen Pendididkan Bahasa Perancis FPBS UPI.

(5)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR ISI

ABSTRAK……….. i

KATA PENGANTAR ………...ii

UCAPAN TERIMAKASIH ……….iii

DAFTAR ISI ……….vi

DAFTAR GAMBAR ………... ix

DAFTAR DIAGRAM ………... xii

DAFTAR LAMPIRAN ……….... xiii

BAB I PENDAHULUAN ……… 1

1.1. Latar belakang Masalah ………... 1

1.2. Rumusan Masalah ………... 5

1.3. Batasan Masa ...………... 6

1.4. Tujuan Penelitian ………..……….. 6

1.5. Manfaat Penelitian ………...……… 6

1.6. Asumsi ………. 7

BAB II ANALISIS NILAI MORAL PADA TOKOH UTAMA RÉDA DALAM FILM LE GRAND VOYAGE (LGV) KARYA ISMAËL FERROUKHI ……….………. 8

(6)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

2.2. Moral ………...………..

9

2.2.1 Pengertian Moral …...………...

9

2.3. Nilai-Nilai Moral ………... 11

2.3.1. Kejujuran ……….. 13

2.3.2. Nilai-nilai otentik ……….. 14

2.3.3. Kesediaan untuk bertanggung jawab ……… 16

2.3.4. Kemandirian moral ……….. 18

2.3.5. Keberanian moral ………. 19

2.3.6. Kerendahan hati ………... 20

2.3.7. Realistis dan kritis ……… 21

2.4. Pendekatan Moral ………... 22

2.4.1. Pendekatan Moral dalam Pengajaran Bahas……….. 23

2.4.2. Pendekatan Moral dalam Pengajaran Bahasa Asing …………..…… 24 2.4.3. Pendekatan Moral dalam Pembelajaran Bahasa Perancis …...……… 25 2.5. Pengertian Film ………..……… 27

(7)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

2.5.2. Jenis-Jenis Film ………

29

2.5.3. Film sebagai Media Pembelajaran ………..…….. 30

2.5.4. Film sebagai Media Pembelajaran Bahasa Perancis ………..……… 32

2.5.5. Pendekatan Moral Dalam Film ………..……… 33

2.5.6. Film Le Grand Voyage (LGV) ………..…… 34 BAB III METODOLOGI PENELITIAN ………... 35

3.1. Metode dan Desain Penelitian ……….. 36

3.2. Populasi dan Sampel Penelitian ……… 36

3.2.1 Populasi Penelitian ………. 37

3.2.2. Sampel Penelitian ………... 37

3.3. Variabel Penelitian ……….37

3.4. Definisi Operasional ……….………. 37

3.4.1.Analisis ………..……….. 38

3.4.2. Nilai ……...……….……… 38

3.4.3.Moral ..………. 38

3.4.4. Tokoh Utama ………. 39

(8)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

3.5. Instrumen Penelitian ………. 39

3.6. Teknik Pengumpulan Data ……… 41

3.7. Prosedur Penelitian ……… 42

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN ……….. 44

4.1. Film “Le Grand Voyage” (LGV) ……… 44

4.1.1. Biografi Sutradara ……….. 45

4.1.2. Ringkasan Film Le Grand Voyage ………. 46

4. 2. Analisis Watak Tokoh Réda melalui Pesan Moral yang Muncul ……… 49

4.2.1. Analisis Watak Jujur ………...………49

4.2.2. Analisis Watak Nilai-Nilai Otentik ………..….. 52 4.2.3. Analisis Watak Tanggung Jawab …………..………. 55

4.2.4. Analisis Watak Sifat Kemandirian Moral …………..………....

60

4.2.5. Analisis Watak Sifat Keberanian Moral ………...

68

4.2.6. Analisis Watak Rendah Hati ………...…………...

69

4.2.7. Analisis Watak Realistis dan Kritis ………

(9)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

4.2.8. Nilai Moral yang Muncul melalui Watak Tokoh Réda ……….

83

4. 3. Analisis Pertentangan Watak Tokoh Réda melalui Pesan Moral yang Muncul 84

4.3.1. Analisis Pertentangan Watak Jujur ……… 85

4.3.2. Analisis Pertentangan Watak Nilai-Nilai Otentik ………..…….. 86

4.3.3. Analisis Pertentangan Watak Tanggung Jawab ………....

93

4.3.4.Analisis Pertentangan Watak Sifat Keberanian Moral …..………

94

4.3.5. Analisis Pertentangan Watak Rendah Hati ………..……….

98

4.3.6. Analisis Pertentangan Watak Realistis dan Kritis …...………...

99

4.3.7. Pertentangan Nilai Moral yang Muncul melalui Watak Tokoh Réda

100

4.4. Kesan Penonton terhadap Pesan Moral yang Terkandung dalam Film Le Grand

Voyage (LGV)……….. 101

4. 5. Kontribusi Hasil Penelitian untuk Mata Kuliah Civilisation Française ………

112

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI ………..... 116

(10)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

5.2. Rekomendasi ………..…………...

119

5.2.1. Bagi Mahasiswa ………..………. 119

5.2.2. Bagi Dosen atau Pengajar Lainnya ……..………... 119

5.2.3. Bagi Peneliti Selanjutnya ………..……….. 119

5.2.4. Bagi Departemen Pendidikan Bahasa Perancis……….

120

Daftar Pustaka ……….. 134

Lampiran

(11)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR GAMBAR

Gambar 4.1. Sampul DVD Film “LGV” ……….…...44

Gambar 4.2. Perbincangan Réda dan Sang Ayah Ketika Menuju Yugoslavia .…...49

Gambar 4.3. Penjelasan Réda Tentang Perempuan Misterius ………....50

Gambar 4.4. Perbincangan Réda dan Mustapha Tentang Kehidupan Masing-Masing

……….51

Gambar 4.5. Perdebatan antara Réda dan Petugas Pabean Menuju Turki ……..……53

Gambar 4.6. Pengusulan menginap oleh Mustapha ………...54

Gambar 4.7. Pemberian Sedekah oleh Réda ………..…...55

Gambar 4.8. Permintaan Sang Ayah Agar Réda Mengantarnya Naik Haji …..……..56

Gambar 4.9. Perdebatan Dalam Menentukan Arah Tujuan ………....57

Gambar 4.10. Pemesanan Kamar untuk Perempuan Tua Misterius ………...58

(12)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Gambar 4.12. Pemandian Jenazah Sang Ayah ………...60

Gambar 4.13. Pengusiran Perempuan Tua Misterius oleh Réda ………....61

Gambar 4.14. Penejelasan Réda tentang Arah Tujuan ………...62

Gambar 4.15. Réda Mengurus Paspor di Pabean Turki ………..……63

Gambar 4.16. Mustapha Menumpang Tanpa Izin ………..64

Gambar 4.17. Kepergian Réda Menuju Bukit Padang Pasir ………. 65

Gambar 4.18. Permohonan Maaf Réda ……….……….... 66

Gambar 4.19. Pengamanan Paksa terhadap Réda di Mekkah ….………...67

Gambar 4.20. Peringatan Réda tehadap Sang Ayah ………...68

Gambar 4.21. Penentangan Réda tentang Tempat Sholat ………...69

Gambar 4.22. Perang Dingin antara Réda dan Sang Ayah ………...70

Gambar 4.23. Pertanyaan tentang Jalur yang Ditempuh ………....71

Gambar 4.24. Réda Bertanya tentang Arah Kepada Warga Lokal ………...72

Gambar 4.25. Undangan Minum Teh dari Mustapha kepada Réda dan Sang Ayah.. 73

Gambar 4.26. Kerenggangan Hubungan Réda dan Sang Ayah ………..…75

Gambar 4.27. Penjelasan Sang Ayah tentang Ibadah Haji ………....75

Gambar 4.28. Pemetaan Arah yang Dilakukan Réda ………... 77

Gambar 4.29. Makan Siang Bersama antara Réda dan Sang Ayah ………....78

(13)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Gambar 4.31. Penolakan Undangan Minum Teh dari Mustapha ………...80

Gambar 4.32. Perdebatan Réda dang Sang Ayah ………...81

Gambar 4.33. Tawaran Makan Siang untuk Réda ………...82

Gambar 4.34. Réda Menjual Mobil di Mekkah ………..…83

Gambar 4.35. Pengecekan Tagihan Hotel ……….………...85

Gambar 4.36. Pertolongan Memperbaiki Mobil oleh Réda ……….. 86

Gambar 4.37. Perpisahan Sebelum Réda Mengantar Sang Ayah ke Mekkah …..…..88

Gambar 4.38. Réda dan Mustapha sedang Minum Bir di Café ……..………89

Gambar 4.39. Pengambilan Uang dari Pengemis ………... 90

Gambar 4.40. Réda Seorang Diri Minum Bir di Sebuah Café ……….………. 92

Gambar 4.41. Réda Menggoda Seorang Perempuan di Penginapan ………….…… 92

Gambar 4.42. Penyangsian Réda akan Intuisi Sang Ayah ……….…… 94

Gambar 4.43. Luapan Emosi Réda kepada Sang Ayah ………..……95

Gambar 4.44. Réda Membentak Seekor Kambing ……….... 96

Gambar 4.45. Perdebatan tentang Uang dari Konsulat Perancis ………..…. 97

Gambar 4.46. Pengisian Air di Padang Pasir ………... 98

Gambar 4.47. Pandangan Réda tentang tempat sholat ……….………...99

(14)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR DIAGRAM

Diagram 4.1. Pesan Moral yang Muncul ………...……… 84

Diagram 4.2. Pertentangan Pesan Moral yang Muncul ………... 100

Diagram 4.3. Daya Tarik Film ……….……… 102

Diagram 4.4. Tokoh Utama ……… 102

Diagram 4.5. Film Inspiratif ………... 103

(15)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Diagram 4.7. Nilai Kejujuran ……….…. 104

Diagram 4.8. Nilai-Nilai Otentik ……… 105

Diagram 4.9. Nilai Kesediaan untuk Bertanggung Jawab ……….. 105 Diagram 4.10. Nilai Kemandirian Moral ……… .106

Diagram 4.11. Nilai Keberanian Moral ………...……… 107

Diagram 4.12. Nilai Moral Rendah Hati ………..……….. 108

Diagram 4.13. Nilai Realitas dan Kritis ………..…………...……. 108

Diagram 4.14. Pertentangan Moral ………...……....109

Diagram 4.15. Nilai Moral LGV ………..………109

Diagram 4.16. Wawasan Penonton ………. 110

Diagram 4.17. Kesaratan Nilai Moral ………..……… 110

Diagram 4.18 Kesan Penonton ………..……… 111

LAMPIRAN

Lampiran 1. Article de Recherche

Lampiran 2. Surat Keputusan

(16)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

(17)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

(18)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

(19)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

(20)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar belakang Masalah

Peran bahasa asing sangatlah penting dalam menunjang eksistensi para insan pendidikan

di era globalisasi ini. Tidak bisa dipungkiri, agar menjadi pribadi yang kompetitif dan cakap

dalam menghadapi perkembangan global para insan pendidikan dituntut tidak hanya menguasai

Bahasa Inggris saja. Bahasa asing lainnya dapat menjadi modal yang sangat kuat dalam

berkomunikasi. Salah satunya adalah Bahasa Perancis yang merupakan Bahasa yang digunakan

di berbagai negara dunia, selain itu menjadi bahasa internasional kedua yang digunakan di

organisasi Perserikatan Bangsa-bangsa.

Dengan mempelajari Bahasa Perancis, berarti telah membuka gerbang menuju

pengenalan kebudayaan dan sejarahnya yang sangat kuat dan beragam. Hal tersebut secara

otomotis akan sangat bersinggungan dalam proses pembelajaran bahasa yang memang tidak bisa

dilepaskan dari budaya dan sejarahnya tersebut. Terlebih negara Perancis merupakan salah satu

negara dengan sejarah peradaban tertua di dunia. Kebudayaan negara Perancis pun telah

mempengaruhi kemajuan kebudayan-kebudayaan di belahan dunia lain. Tidak heran hal tersebut

membawa Perancis sebagai kota seni atau budaya yang telah melahirkan seniman-seniman

maestro dunia.

Dalam proses belajar mengajar, untuk mempelajari Bahasa Perancis tidak harus melulu

menggunakan teknik konvensional. Hal tersebut dimaksudkan untuk memberikan sebuah

pengalaman baru bagi peserta didik. Peran pendidik sangatlah penting dalam memberikan

sebuah inovasi pembelajaran, beberapa caranya yaitu dengan berlatih langsung dengan penutur

asli, mendengarkan lagu-lagu Perancis, melalui media audio dan visual seperti video dan film

atau mempelajari karya-karya sastranya.

Secara umum jenis-jenis karya sastra terdiri novel, cerpen, puisi, atau naskah drama. Kini

keberadaan sebuah film tidak hanya merupakan sebuah produk budaya melainkan dapat pula

(21)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

intrinsik antara skenario pada sebuah film dan naskah pada drama teater ataupun novel. Dewasa

ini, dalam perkembangan karya sastra yang memadukan unsur audio dan visual, film dapat

memberikan sebuah hiburan dan manfaat positif bagi para penikmatnya. Lebih dari itu, film pun

menjadi sebuah gambaran akan representasi kehidupan sosial yang terjadi di masyarakat. Hal

tersebut sangatlah penting karena merupakan syarat sebuah karya sastra yang bermutu.

Semsel (1990:39) menyebutkan bahwa film dan sastra memiliki hubungan yang sangat

erat yang diterima dalam praktik industri film internasional karena peran penulis sastra sangat

berperan penting dalam pembuatan naskah dan ide untuk meningkatkan mutu sebuah film. Film

dikatakan sebagai hasil karya sastra dikarenakan merupakan sebuah perpaduan antara seni

musik, sastra, drama dan rupa. Film sebagai sebuah genre sastra merupakan sebuah bentuk

kolaboratif berbagai seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya. Dalam

menyampaikan pesan-pesan di dalam sebuah karya film, bahasa sangat berperan penting sebagai

sebuah media transformasi. Tidak hanya sebagai media untuk menyampaikan ide atau gagasan,

namun film pun menjadi sebuah media untuk menampung ide-ide, teori dan sistem berpikir

manusia.

Setiap tokoh di dalam karya film memiliki peran yang sangat besar dalam menyampaikan

pesan cerita secara keseluruhan, baik perannya hanya singkat (pemeran pembantu) atau

berkelanjutan di setiap adegan yang ada. Para tokoh-tokoh tersebutlah yang menghidupkan setiap

konflik atau kejadian yang ada. Melalui peran tersebut seorang sutradara dapat menggambarkan

realitas kehidupan manusia dengan segala permasalahan yang ada. Baik konflik dengan

masyarakat sekitar (orang lain), dengan lingkungan atau dengan dirinya sendiri.

Di tengah maraknya penggunaan media pembelajaran yang ada, film dapat menjadi

sebuah media pembelajaran yang efektif, namun nyatanya tidak semua film dapat dijadikan

sebuah media pembelajaran. Film yang memberikan pembelajaran bagi para penonton harus

memiliki nilai pendidikan moral yang terkandung dalam alur cerita, tokoh, dan dialog antar

pemainnya. Sehingga setelah selesai menonton film tersebut, para penonton dapat terinspirasi

dan termotivasi untuk melakukan perbuatan yang lebih baik lagi. Maka dari itu para pelaku

(22)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

memilih film yang tepat digunakan sebagai media pembelajaran, karena jika salah memilih hal

tersebut rentan dapat menjadi teladan buruk bagi para penonton dibawah umur. Penggambaran

pergaulan yang tidak sepantasnya melalui media film dapat dengan mudah mendoktrin stigma

para penonton. Dan dampak terburuk akan kejadian tersebut ialah rusaknya moral generasi yang

ada saat ini. Tindak kekerasan, pencabulan dan degradasi moral yang ada sedikit banyak

dipengaruhi oleh hadirnya tontonan film yang tidak memberikan tutunan. Di era globalisasi ini

secara perlahan sudah mulai tampak bermunculan film-film yang memuat pesan moral yang baik

dan mengikis film-film yang kurang berkualitas. Hal tersebut dapat dilihat dalam unsur intrinstik

maupun ekstrinsiknya. Dengan demikian, kemajuan dalam industri perfilman tersebut dapat

dimanfaatkan dalam sebuah pembelajaran bahasa, terutama Bahasa Perancis.

Berkenaan dengan fungsi film sebagai media pembelajaran, pengkajian film sudah

banyak dilakukan di dunia akademisi. Contohnya seperti analisis nilai kebudayaan keluarga

Perancis pada film L’autre Côté Du Lit yang diteliti oleh Hertana (Departemen Bahasa Perancis

FPBS UPI). Selain itu ada beberapa peneliti yang menganalisis film sebagai sebuah karya sastra,

seperti yang dilakukan Shinta (Sastra Inggris Universitas Diponegoro) yang membahas anti

rasisme pada film Freedom Writers, kemudian Anindhita (Sastra Perancis Universitas Indonesia)

yang membahas makna perjalanan dalam film Le Grand Voyage, namun analisis film dengan

menggunakan pendekatan moral sangatlah minim, terlebih bagi film Perancis. Analisis dengan

menggunakan pendekatan moral merupakan salah satu cara untuk meningkatkan harkat dan

martabat manusia sehingga para insan pendidikan dapat mengetahui film yang cocok dijadikan

sebagai media pembelajaran. Hingga saat ini film Perancis yang menonjolkan nilai-nilai moral

cukup sulit ditemukan, apalagi nilai moral yang sifatnya berkaitan dengan paham sebuah

keyakinan, mengingat negara Perancis yang berpijak pada ideologi sekularisme.

Eksistensi manusia sebagai mahkluk hidup tidak dapat terlepas dari moralitas manusia itu

sendiri. Tidak salah jika penilaian masyarakat terhadap seseorang dilihat dari moral akan

eksitensinya dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan kata lain, moralitas merupakan hal yang

paling penting dan merupakan inti dari eksistensi manusia di muka bumi. Karena hal tersebut

(23)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

memang ditakdirkan untuk menjadi mahkluk bermoral, maka dari itu manusia memiliki

tanggung jawab untuk mengembannya. Dari perspektif teologis dan sosiologis pun manusia

dituntut untuk menjalankan moral potensial yang ada dalam dirinya sehingga menjadi moral

aktual dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebutlah yang membedakan antara manusia dan

mahkluk lainnya.

Secara eksplisit moral dapat dikatakan sebagai sebuah hubungan yang muncul akan

kesadaran manusia untuk melakukan proses sosialisasi antar individu. Sebuah proses sosialisasi

dalam kehidupan bermasyarakat tidak akan terjalin tanpa adanya moral manusia. Karena dengan

adanya moral setiap manusia memiliki sebuah acuan dan norma dalam berprilaku, namun pada

kenyataanya, zaman sekarang banyak sekali individu-individu yang berprilaku tidak selayaknya

manusia atau dengan kata lain memiliki sikap amoral.

Sebagai makhluk sosial manusia selalu berpijak kepada moral yang menjadi nilai absolut

dalam bersosialisasi dengan individu lainnya. Setiap moral yang manusia junjung dinilai dan

diukur dari kebudayaan setempat. Seseorang dapat dikatakan memiliki moral yang baik apabila

setiap perbuatan dan tingkah lakunya saat berinteraksi dengan masyarakat dinilai menyenangkan

dan tidak menyalahi norma-norma yang ada. Karena sejatinya moral merupakan produk dari

sebuah budaya.

Moral dalam sebuah film memiliki makna yang sama dengan amanat atau pesan. Pada

umumnya sebuah film selalu menyuguhkan sebuah pesan moral yang berhubungan dengan

norma-norma yang berlaku pada suatu budaya dan sering pula memiliki pesan untuk

memperjuangkan nilai-nilai otentik yang ada dalam diri manusia. Pesan moral inilah yang

diangkat oleh Ismaël Ferroukhi dalam filmnya yang berjudul Le Grand Voyage, yang kemudian

disingkat LGV. Film yang dirilis pada tahun 2004 ini mengisahkan perjalan Haji seorang Ayah

yang diantar oleh anaknya menggunakan mobil. Perjalanan yang menempuh ribuan mil, dari

Perancis hingga Arab Saudi ini bukan hanya berarti bagi sang ayah, namun pada akhirnya lebih

berarti lagi bagi sang anak. Setiap kejadian dalam perjalanan tersebut menjadi pembelajaran

berharga bagi sang anak yang mengadopsi paham sekuler seperti remaja Perancis umumnya.

(24)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

moral dan pertentangannya sehingga menjadi objek utama yang akan dianalisis oleh peneliti.

Film yang menitikberatkan pada hubungan anak dan ayah ini juga sangat sarat akan nilai-nilai

yang menggambarkan kerukunan dalam beragama di keluarga Perancis sehingga dapat

menambah pengetahuan bagi pembelajar bahasa Perancis, terutama yang sedang mempelajari

tentang civilisation Fraçaise.

Dalam geliat perkembangan apresiasi dan analisis sebuah karya sastra, terdapat beberapa

pandekatan yang dapat digunakan dalam menganalisisnya. Salah satu pendekatan yang dapat

diaplikasikan dalam mengalisis film LGV karya Ismaël Ferroukhi adalah dengan menggunakan

pendekatan Moral. Pada penelitian ini, peneliti mendekati objek penelitian dengan berpegang

pada pendekatan moral, yang menitikberatkan bahwa salah satu tujuan sebuah karya yaitu untuk

meningkatkan nilai-nilai moral sesungguhnya pada diri manusia.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti merumuskan masalah dalam penelitian ini,

yakni sebagai berikut:

1. Apa isi cerita yang terkandung dalam film LGV ?

2. Perwatakan peran tokoh apa saja yang terdapat pada film LGV ?

3. Pertentangan moral apa yang terdapat pada film LGV ?

4. Apa kesan penonton terhadap pesan moral yang terkandung dalam LGV?

5. Apa kontribusi dari hasil penelitian tersebut untuk pembelajaran Bahasa Perancis ?

1.3. Batasan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan, cukup banyak masalah yang berkaitan

dengan analisis sebuah karya film, oleh karena itu, peneliti akan membatasi penelitian agar lebih

(25)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Batasan masalah dalam penelitian ini meliputi, pertama, film yang akan diteliti

merupakan film karya Ismaël Ferroukhi yang berjudul LGV. Kedua, analisis yang akan

dilakukan meliputi tokoh utama Réda dengan menggunakan pendekatan moral.

1.4. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah yang telah dipaparkan, tujuan penelitian ini adalah untuk:

1. mendeskripsikan dan memaparkan isi cerita dari film karya Ismaël ferroukhi yang

berjudul

LGV;

2. mendeskripsikan dan memaparkan kajian perwatakan peran tokoh utama Réda pada film

LGV;

3. mendeskripsikan dan memaparkan pertentangan moral peran tokoh utama Réda pada film

LGV;

4. mengetahui kesan penonton terhadap pesan moral yang terkandung pada film LGV;

5. mengaplikasikan hasil penelitian ini dalam pembelajaran Bahasa Perancis, terutama mata

kuliah Civilisation Française.

1.5. Manfaat Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah dan tujuan penelitian yang telah dipaparkan di atas,

penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi berbagai pihak, diantaranya :

1. Peneliti

a. Dengan melakukan penelitian ini peneliti akan menemukan unsur pembangun dalam film LGV dan mengetahui secara jelas pesan moral apa sajakah yang terkandung di dalam

film tersebut bila dikaji dengan pendekatan moral.

b. Kemudian, penelitian ini akan menambah wawasan peneliti dalam mengapresiasi dan

menganalisis sebuah karya film, serta menambah pengetahuan mengenai Civilisation

Française, khususnya dalam konteks moralitas.

(26)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan dan meningkatkan

kemampuan apresiasi Mahasiswa pada karya-karya Perancis. Serta meningkatkan pengetahuan

mengenai Civilisation Française yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga

lebih bijaksana lagi dalam memandang kebudayaan lokal dan kebudayaan asing (Perancis).

3. Pengajar Bahasa Perancis

Untuk pengajar studi Perancis, penelitian ini diharap dapat menambah alternatif judul

film Perancis yang telah dianalisis secara mendalam mengenai aspek moral sehingga dapat

menjadi nilai tambah. Selain itu, sebagai alternatif pembelajaran dalam mata kuliah Civilisation

Française. 4. Peneliti Lain

Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi peneliti lain yang akan melakukan

penelitian sejenis.

1.6. Asumsi

Arikunto (2000 : 104) menyatakan bahwa asumsi merupakan sebuah titik tolak pemikiran

yang kebenarannya diterima oleh penyelidik. Dalam penelitian ini peneliti berasumsi bahwa :

a. Film merupakan salah satu bentuk karya audio visual.

b. Film LGV merupakan film Perancis yang bertemakan religi.

c. Film LGV merupakan film bergenre Road Movie.

(27)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1. Metode dan Desain Penelitian

Dalam melakukan sebuah penelitian, diperlukan sebuah langkah ilmiah agar

mendapatkan sebuat data yang hendak ditentukan. Langkah guna mendapatkan data tersebut

merupakan sebuah metode penelitian.

Taylor dan Bogdan (dalam Suyanto dan Sutinah, 2005:166) menyatakan bahwa

“pengertian penelitian kualitatif dapat diartikan sebagai penelitian yang menghasilkan data

deskriptif mengenai kata-kata lisan maupun tertulis, dan tingkah laku yang dapat diamati dari

orang-orang yang diteliti”. Kemudian menurut Ali (1987:20), “Metode deskriptif

menggambarkan secara tepat sifat-sifat suatu individu keadaan, gejala, dari hal tertentu.” Dengan

menggunakan jenis metode deskriptif, peneliti bertujuan menggambarkan secara mendalam

keadaan dan isi dari karya sastra yang menjadi bahan analisis.

Dari pendapat tersebut dapat dikatakan bahwa penelitian kualitatif deskriptif bersifat

komperatif dan korelatif. Sehingga hasil yang mengemuka merupakan sebuah gambaran yang

rinci dan dapat menggambarkan secara mendalam fenomena yang ada dalam objek yang

diteliti.Ditambahkan pula oleh Surakhmad (1994:139) yang beranggapan bahwa metode

deskriptif tidak hanya terbatas pada pengumpulan dan penyusunan data, tetapi meliputi kerja

analisis dan interprestasi arti data tersebut.

Dalam pelaksanaan metode deskriptif terdapat langkah-langkah umum yang sering

dilakukan, sebagaimana diungkapkan oleh Nazir dalam https://idtesis.com/metode-deskriptif/

mengungkapkan terdapat berbagai langkah yang sering diikuti adalah sebagai berikut:

1. Memilih dan merumuskan masalah yang menghendaki konsepsi pada kegunaan masalah tersebut serta dapat diselidiki dengan sumber yang ada.

2. Menentukan tujuan dari penelitian yang akan dikerjakan. Tujuan dari penelitian harus konsisten dengan rumusan dan definisi dari masalah.

(28)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

dilakukan, batasan-batasan kronologis, ukuran tentang dalam dangkal serta sebarapa utuh daerah penelitian tersebut akan dijangkau

4. Pada bidang ilmu yang telah mempunyai teori-teori yang kuat, maka perlu dirumuskan kerangka teori atau kerangka konseptual yang kemudian diturunkan dalam bentuk hipotesis-hipotesis untuk diverifikasikan. Bagi ilmu sosial yang telah berkembang baik, maka kerangka analisa dapat dijabarkan dalam bentuk-bentuk model matematika.

5. Menelusuri sumber-sumber kepustakaan yang ada hubungannya dengan masalah yang ingin dipecahkan.

6. Merumuskan hipotesis-hipotesis yang ingin diuji, baik secara eksplisit maupun secara implisit.

7. Melakukan kerja lapangan untuk mengumpulkan data, gunakan teknik pengumpulan data yang cocok untuk penelitian.

8. Membuat tabulasi serta analisa statistik dilakukan terhadap data yang telah dikumpulkan. Kurangi penggunaan statistik sampai kepada batas-batas yang dapat dikerjakan dengan unit-unit pengukuran sepadan.

9. Memberikan interpretasi dari hasil dalam hubungannya dengan kondisi sosial yang ingin diselidiki serta dari data yang diperoleh serta referensi khas terhadap masalah yang ingin dipecahkan.

10.Mengadakan generalisasi serta deduksi dari penemuan serta hipotesa-hipotesa yang ingin diuji. Berikan rekomendasi-rekomendasi untuk kebijakan-kebijakan yang dapat ditarik dari penelitian.

11.Membuat laporan penelitian dengan cara ilmiah.

Kesimpulan dari berbagai pandangan tersebut menegaskan bahwa penelitian deskriptif

kualitatif bertujuan untuk mendapatkan sebuah penjelasan yang sistematis, dan akurat dari objek

yang diteliti. Dengan memperhatikan berbagai pemaparan diatas, peneliti menggunakan metode

penelitian deskriptif kualitatif karena peneliti memperoleh data yang berkaitan dengan analisis

pendekatan moral dalam film LGV karya Ismaël Ferraoukhi.

3.2. Populasi dan Sampel Penelitian

Dalam melakukan sebuah penelitian, populasi dan sampel tidak bisa dihilangkan begitu

saja. Karena merupakan komponen penting sebagai acuan dalam menemukan masalah-masalah

(29)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu 3.2.1 Populasi Penelitian

“Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian”.( Arikunto, 1998 ; 115 ). Berdasarkan

pengertian di atas, populasi dalam penelitian ini adalah film LGV karya Ismaël Ferroukhi.

3.2.2. Sampel Penelitian

“Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti “. (Arikunto, 1998:117). Lebih lanjut Ali (1985:84) mengemukakan bahwa: Sampel adalah sebagian yang diambil dari

keseluruhan obyek yang akan diteliti yang dianggap mewakili terhadap seluruh populasi dan

diambil dengan menggunakan tehnik-tehnik tertentu. Adapun sampel yang diambil dalam

penelitian ini tokoh utama Réda dalal film LGV karya Ismaël Ferraoukhi.

3.3. Variabel Penelitian

Variabel penelitian merupakan nilai dari seseorang, objek, atau serangkaian kegiatan

didalamnya yang kemudian oleh peneliti dijadikan acuan untuk dipelajari dan ditarik

kesimpulannya.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Sugiyono (2011 : 64), “Variabel penelitian dibedakan

menjadi dua jenis yaitu variabel bebas ( variabel independen ) dan variabel terikat ( variable

dependen ). Variable bebas adalah merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi

sebab perubahannya atau timbulnya variabel terikat. Sedangkan variabel terikat adalah

merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas.”

Pada penelitian ini terdapat satu variabel yaitu variabel bebas. Varibel bebasnya adalah

film karya Ismaël ferroukhi yang berjudul Le Grand Voyage (LGV).

3.4. Definisi Operasional

Pada bagian definisi operasional ini, penulis akan membahas berbagai dafinisi-definisi

yang berkenaan dengan penelitian secara singkat dan padat. Berikut pemaparannya.

(30)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Komaruddin (1994:31) memaparkan bahwa, “Analisis adalah kegiatan berpikir untuk

menguraikan suatu keseluruhan menjadi komponen-komponen sehingga dapat mengenal

tanda-tanda komponen, hubungannya satu sama lain dan fungsi masing-masing dalam suatu

keseluruhan yang padu.”

Adapun penelitian yang dilakukan peneliti adalah analisis pendekatan moral pada tokoh

utama Réda dalam film Le Grand Voyage (LGV) karya Ismaël Ferroukhi.

3.4.2. Nilai

Definisi mengenai nilai dijelaskan oleh Suratman, dkk (2011:39) bahwa, “nilai adalah sesuatu yang baik yang selalu diinginkan, dicita-citakan dan dianggap penting oleh seluruh

manusia sebagai anggota masyarakat.”

Dalam penelitian ini, peniliti memfokuskan nilai moral terhadap tokoh utama Réda dalam

film LGV karya Ismaël ferroukhi.

3.4.3. Moral

Menurut Huky dalam Daroeso (1986:22) merumuskan pengertian moral sebagai berikut:

a. Moral sebagai perangkat ide-ide tentang tingkah laku hidup, dengan warna dasar tertentu yang dipegang oleh sekelompok manusia di dalam lingkungan tertentu;

b. Moral adalah ajaran tentang laku hidup yang baik berdasarkan pandangan hidup atau agama tertentu;

c. Moral sebagai tingkah laku hidup manusia, yang mendasarkan pada kesadaran, bahwa ia terikat oleh keharusan untuk mencapai yang baik, sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam lingkungannya.

Fokus dalam penelitian ini ialah analisis nilai-nilai moral pada tokoh utama Réda dalam

film LGV karya Ismaël ferroukhi.

(31)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Menurur Nurgiyantoro (2007:177) tokoh utama cerita (central charter atau main

character) ialah, “tokoh yang tergolong penting dan ditampilkan terus menerus sehingga sehingga terasa mendominasi sebagian besar cerita.”

Pada penelitian ini peneliti menfokuskan tokoh Réda sebagai subjek tokoh utama dalam

film LGV.

3.4.5. Film

Monaco (1984:233) mengemukakan bahwa film atau “filmis” merupakan aspek seni yang berkenaan dengan hubungannya dengan dunia sekitarnya, sementara sinema “sinematis” lebih

mempersoalkan estetika dan unsur internal dari seni film.

Sasaran dalam penelitian ini, yakni film Le Grand Voyage (LGV) karya Ismael Ferroukhi

yang dirilis pada 2004 lalu. Dan hingga saat ini sudah beberapa kali diputar di berbagai festival

film di Indonesia, bahkan pada momen tertentu film ini ditayangkan oleh stasiun televisi

nasional. Hal tersebut tidak heran, karena film Le Grand Voyage merupakan film keluarga yang

bertemakan religi namun menyampaikan pesan-pesan moral secara universal sehingga tidak

terbatas pada suatu golongan tertentu.

3.5. Instrumen Penelitian

Menurut Arikunto (2000:134), instrumen pengumpulan data adalah alat bantu yang

dipilih dan digunakan oleh peneliti dalam kegiatannya mengumpulkan agar kegiatan tersebut

menjadi sistematis dan dipermudah olehnya

Pada penelitian ini peneliti menggunakan alat bantu untuk mengumpulkan data

berdasarkan analisis terhadapa film LGV dengan menggunakan pendekatan moral. Selain itu

peneliti juga akan melakukan observasi terhadap penoton film tersebut.

Adapun tabel instrumen penelitian sebagai alat bantu untuk menganalasis pendekatan

moral pada tokoh utama Réda dalam film LGV.

(32)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Tabel instrument data pendekatan moral tokoh utama Réda dalam film LGV karya Ismaël Ferroukhi

(1) No data: 1

(2) Durasi: 00: 08: 45 00: 10: 34

(3) Deskripsi situasi:. (4) Dialog:

(5) Nilai pesan moral yang muncul

Jujur penelitian baik berupa latar, cerita dan tokoh-tokoh yang muncul.

 Nomor 4 diisi dialog film yang muncul sesuai dengan nomor 2 dan 3.

 Nomor 5 diisi dengan mengisi tokoh-tokoh yang muncul dalam film..

 Nomor 6 diisi dengan memberi centang pada nilai moral yang muncul

(33)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu 3.6. Teknik Pengumpulan Data

Dalam penelitian ini, peneliti mengumpulkan data-data yang terdiri dari pokok-pokok

dari pesan moral tokoh utama Réda dalam film LGV karya Ismaël Farroukhi. Peneliti

menggunakan teori-teori atau materi-materi yang relevan yang di dapat melalui studi pustaka

ilmiah. Hasilnya digunakan sebagai landasan ataau bahan dasar acuan dalam melakukan analisis

penelitian.

Teknik penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitan ini adalah studi pustaka

dan teknik dokumentasi.

a. Studi kepustakaan, yaitu mempelajari buku sumber, sebagai penguat teori

terhadap masalah yang dibahas yang saling berkaitan. Tujuannya sebagai

referensi atau data informasi yang berkaitan dengan penelitian. kajian pustaka ini

menggunakkan berbagai bahan pustaka yang bersumber dari beberapa buku dan

menurut para ahli, maupun internet ataupun sumber-sumber tertulis lainnya yang

relevan.

b. Teknik dokumentasi, yaitu dengan memperoleh data-data mengenai pesan moral

yang terdapat dalam film Le Grand Voyage karya Ismaël Ferroukhi

c. Observasi, yakni observasi terhadap isi cerita, alur dan penokohan di dalam film

Perancis yang berjudul Le Grand Voyage karya Ismaël Ferroukhi

d. Angket, yakni untuk memperoleh data seputar pemahaman penonton terhadap

film LGV. Adapun angket ini akan ditujukan kepada 20 responden yang telah

menonton film LGV.

3.7. Prosedur Penelitian

Dalam melaksanakan penelitian, peneliti melakukan berbagai langkah tahapan kerja,

sebagai berikut:

(34)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Penontonan akan dilaksanakan secara sekaligus dan menyeluruh guna memahami isi

cerita.

2. Peninjauan Pustaka

Peninjauan Pustaka dilakukan dengan membaca berbagai referensi yang berkaitan

dengan analisis pesan moral.

3. Pemerolehan Data

Pemerolehan Data dilakukan dengan membagi dan mengelompokan adegan atau scene

yang memuat pesan moral.

4. Pengolahan Data

Pengolahan data dilakukan dengan cara mengolah data yang ada kedalam tabel

instrument penelitian.

5. Analisis Data

Analisis data dilakukan dengan melakukan analisis film sesuai dengan teori-teori yang

relevan, kemudian dari hasil analisis tersebut peneliti membuat sebuah kesimpulan

berdasarkan tabel instrument yang telah diisi.

6. Mengolah data hasil responden berdasarkan angket yang ada mengenai pemahaman

mahasiswa terhadap nilai moral pada film LGV.

7. Membuat kesimpulan berdasarkan hasil penelitian, kemudian memberikan rekomendasi

atau saran yang relevan berdasarkan hasil penelitian,

Selain itu, dalam melaksanakan analisis data, peneliti melakukan beberapa tahap sebagai

berikut :

1. Tahapan klasifikasi

Pada tahap klasifikasi, peneliti mencari dan memngelompokan data berdasarkan adegan

di dalam film LGV.

2. Tahapan Analisis

Pada tahap kedua ini, peneliti melakukan analisis data dengan menggunakan teori-teori

(35)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu 3. Tahapan Interpretasi Data

Pada tahap ketiga ini, peneliti melakukan interpretasi data melaui adegan-adengan dalam

film LGV yang memuat nilai-nilai moral.

4. Penarikan Kesimpulan

Pada tahap ini, peneliti membuat sebuah kesimpulan mengenai analisis pendekatan

moral film LGV karya Ismaël Ferroukhi yang telah diteliti berdasarkan tahapan-tahapan

(36)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu BAB V

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

5.1. Kesimpulan

Film Le Grand Voyage (LGV) merupakan jenis film road movie

bertemakan religi. Film ini menceritakan tentang perjalanan besar sang ayah untuk

menunaikan ibadah suci ke Mekkah sebagai kewajiban seorang muslim dalam

menunaikan rukun islam kelima. Dalam pelaksanaannya sang ayah lebih memilih

menggunakan mobil dengan didamping*i anaknya, Réda. Perjalanan melintasi

negara dan benua inipun sangat memberikan kesan mendalam, bagi sang ayah dan

terutama bagi Réda. Réda yang tidak mengenal agama mendapatkan berbagai

pelajaran yang dapat mengubah hidupnya. Kendati film LGV menceritakan ibadah

haji, isi cerita dan makna yang disampaikan bersifat universal. Hal tersebut

disebabkan karena film ini menggunakan ibadah haji sebagai tema, dengan unsur

pambangun cerita kehidupan sehari-hari seperti umumnya. Film ini memotret

bagaimana hubungan ank dan ayah yang harus menghadapi berbagai masalah

internal dan eksternal. Sehingga dari berbagai masalah tersebut, menghasilkan

berbagai pelajaran yang kaya akan nilai-nilai moral.

Film ini sangat kaya akan konflik, baik lintas generasi maupun budaya.

Dengan demikian, melalui penelitian pendekatan moral ini dapat dilihat

bagaimana nilai-nilai moral yang ditunjukan pemuda Perancis, Réda, dalam

menyikapi berbagai situasi dan interaksi dengan banyak orang. Sebagai pemuda

Perancis yang memiliki gaya hidup sekuler, Réda dapat memberikan toleransi

kepada sang ayah yang merupakan seorang muslim yang taat sehingga dapat

menonjolkan sebuah perspektif tentang kehidupan toleransi dalam beragama

dalam membentuk karakter berbudi luhur. Dan terdapat pula beragam

pertentangan moral yang terjadi pada karakter Réda sehingga dapat menjadi

(37)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni dengan

menggunakan pendekatan moral berdasarkan teori Semi. Sebagai teori pendukung

dalam mengkaji dan memperkaya nilai-nilai analisis pada film ini, peneliti

mengadopsi tindakan dan prilaku yang berkaitan dengan nilai-nilai pesan moral

berdasarkan teori Suseno yang memaparkan bahwa terdapat tujuh nilai moral.

Nilai-nilai tersebut adalah kejujuran, nilai-nila otentik, kesediaan untuk

bertanggung jawab, kemandirian moral, keberanian moral, kerendahan hati serta

realitas dan kritis. Dan semuan nilai tersebut muncul dalam berbagai konflik cerita

yang ada.

Berikut ini hasil penelitian yang telah peneliti lakukan berkenaan dengan

rumusan masalah yang telah ditetapkan.

1. Film ini mengandung banyak nilai moral yang ditunjukan dalam berbagai

adegan. Hasil penelitian ini disajikan dengan menggunakan kartu data

yang mendeskripsikan berbagai situasi yang menonjolkan nilai-nilai

moral, diantaranya perdebatan Réda dan sang ayah dalam menentukan

arah tujuan, diskusi antara Réda dan sang ayah dalam menyelesaikan

sebuah masalah atau berkaitan tentang nilai-nilai moral, rasa saling

mengasihi dan kerendahan hati antar sesama yang ditunjukan saat

memberikan tumpangan kepada seorang wanita dan pria yang baru

ditemui, berani mempertahankan pendapat dalam menghadapi situasi yang

mendesak. Selain itu terdapat berbagai pertentangan moral yang terjadi,

seperti saat Réda menentang keputusan sang ayah untuk bersedakah,

kekhilafan Réda melakukan zinah, serta bagaimana pintu hati Réda yang

berubah seratus delapan puluh derajat diakhir perjalanannya.

2. Dalam film ini peneliti mencatat terdapat 46 data yang memuat nilai-nilai

pesan moral dalam adegannya. Semua nilai-nilai moral tersebut

menggambarkan bagaimana watak tokoh utama Réda. Dalam durasi film

(38)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

muncul, yakni nilai kejujuran, nilai-nilai otentik, kesediaan untuk

bertanggung jawab, kemandirian moral, keberanian moral, serta

kerendahan hati dan nilai realitas dan kritis. Dalam penelitian pendekatan

moral pada tokoh Réda ini, peneliti menemukan nilai realitas dan kritis

sebagai nilai yang sering muncul, sebanyak sepuluh kali. Hal tersebut

dikarenakan dalam perjalanan ibadah haji tersebut Réda memandang

segala sesuatunya secara rasional. Tidak adanya kesatuan pemahaman

antara pemahaman agama dan rasional dalam diri Réda. Sehingga hal

tersebut selalu berbenturan dengan karakter sang ayah yang selalu

mengedapankan nilai-nilai agama dalam memandang berbagai masalah

yang dihadapi. Nilai realitas dan kritis yang muncul diantaranya pada

adegan saat Réda mengngatkan ucapan sang ayah yang pernah digunakan

saat menasihati Réda bahwa orang yang terburu-buru adalah orang yang

mati, kemudian saat Réda menentang keputusan sang ayah yang

memberikan tumpangan kepada orang yang tak dikenal. Dalam film ini

pun menggambarkan bagaimana perubahan-perubahan karakter Réda yang

berubah lebih baik setelah mendapatkan berbagai pelajaran hidup melaui

permasalahan yang telah ia hadapi.

3. Terdapat 13 pertentangan moral pada tokoh Réda, yakni pertentangan

dalan nilai moral kejujuran, nilai-nilai otentik, kesediaan untuk

bertanggung jawab, keberanian moral, rendah hati serta realistis dan kritis.

Terdapat sebuah nilai yang tidak muncul dalam pertentangan moral pada

watak tokoh Réda, yakni nilai kemandirian moral. Pertentangan moral

yang terjadi pada watak tokoh Réda lebih banyak menonjolkan

pertentangan nilai moral nilai-nilai otentik, yaitu sebanyak 6 data.

Banyaknya pertentagan nilai-nilai otentik dapat dipahami sebagai bentuk

pencarian jati diri Réda selama mendapatakan berbagai pelajaran menuju

(39)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

bahwa Réda sudah sangat mapan dalam membangun nilai-nilai

kemandirian moral dalam dirinya seperti kebanyak remaja-remaja Perancis

lainnya.

4. Berdasarkan data yang diperoleh melalui angket terhadap 20 responden

yang telah menonton film LGV, 85% merasa film LGV sangat menarik,

tentang kehidupan beragama masayarakat Perancis, 100% merasa film

LGV sangat sarat akan nilai-nilai moral, serta 75% merasa tersentuh oleh

film LGV.

5. Hasil dari penelitian yang mengkaji nilai-nilai pesan moral ini dapat pula

menjadi sebuah materi dalam perkuliahan Civilisation Française dengan

menggunakan fiche pédagogique yang telah peneliti buat pada BAB IV.

5.2. REKOMENDASI

Setelah melakukan penelitian yang didasari dengan berbagai teori dan

metode penelitian, maka peneliti membuat beberapa rekomendasi yang nantinya

diharapkan dapat memberikan manfaat bagi banyak pihak. Adapun rekomendasi

ini ditujukan bagi mahasiswa, dosen atau pengajar lainnya, serta peneliti

selanjutnya dan tentunya bagi Departemen Pendidikan Bahasa Perancis UPI.

5.2.1. Bagi Mahasiswa

Melalui penelitian ini, diharapkan dapat menumbuhkan dan

(40)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

nilai-nilai budaya di dalam keluarga Perancis. Serta memberikan tambahan akan

streotipe yang baik dalam konteks sekulerisme di Perancis.

5.2.2. Bagi Dosen atau Pengajar Lainnya

Menyediakan alternatif judul film Perancis yang telah dianalisis secara

mendalam mengenai aspek moral sehingga dapat menjadi nilai tambah sebagai

alternatif pembelajaran dalam mata kuliah Civilisation Française. Atau dapat pula

diaplikasikan sebagai pelengkap dalam pembelajaran lainnya yang relevan dengan

hasil penelitian ini.

5.2.3. Bagi Peneliti Selanjutnya

Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat mengembangkan

penelitian berikutnya dengan menggunankan pendekatan lainnya, seperti kajian

struktural ataupun dengan menggunakan nilai-nilai pendektan moral berdasarkan

teori lain yang mengkaji nilai moral dengan perspektif yang berbeda. Ataupun

peneliti selanjutnya dapat menganalisis film dengan menekankan unsur

pembangunnya. Selain itu, dalam melakukan penelitian sejenis, peneliti

selanjutnya dapat menngunakan sumber penelitian lain, seperti roman, ataupun

drama

5.2.4. Bagi Departemen Pendidikan Bahasa Perancis

Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat menambah

pembendaharaan dan kepustakaan Departemen Pendidikan Bahasa Perancis FPBS

UPI maupun jurusan bahasa Perancis lainnya, baik dari segi film maupun

teori-teori yang relevan berkaitan dengan nilai-nilai moral dalam rangka meningkatkan

(41)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

(42)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR PUSTAKA

Adyantari, A. 2014. Prinsip Moral Dasar dan Sikap-Sikap Kepribadian Moral

yang Kuat. Dalam File Artikel Universitas Airlanggan. [Online].

Tersedia: http://api-a- feb11.web.unair.ac.id/artikel_detail-98806

Agama%20Katolik%20II

Prinsip%20Moral%20Dasar%20dan%20SikapSikap%20Kepribadian%20

Moral%20yang%20Kuat.html [8 Mei 2015].

Ali, M. 1987. Penelitian kependidikan Prosedur dan Strategis. Bandung:

Angkasa.

Alwasilah, A.C. 2008 . Pengajaran Kompetensi dalam Bahasa Asing dan

Pengajarannya: Mempertanyakan Moralitas. Dalam Direktori File Universitas Pendidikan Indonesia. [Online]. 8 Halaman. Tersedia:

http://inggris.upi.edu/wp-

content/uploads/2010/11/KOMPETENSI-DALAM- BAHASA-ASING-REVISED-FOR- JOURNAL.pdf [4

Juni 2015].

Amalia, F. 2013. Kajian Nilai Moral Cerita Pendek Pada Majalah Bobo Sebagai

Upaya Pemilihan Bahan Ajar Apresiasi Sastra Di Kelas Tinggi Sekolah

Dasar. Dalam Direktori File Universitas Pendidikan Indonesia [Online],

97 Halaman. Tersedia:

http://repository.upi.edu/1643/4/S_IND_0906970_chapter1.pdf

[8 Juli 2015]

Angelo, T.A. 1995. Beginning The dialogue Thoughts on Promoting Critical

Thingking, Classroom Assesment for Critical Thingking. Dalam Jurnal Teaching of Psychology. [Online]. Tersedia:

(43)

http://www.chaffey.edu/slo/cm_slo_toolbox/Core%20Competency%20-Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

%20Critical%20Thinking/Beginning%20the%20Dialogue%20Thoughts%

20o n%20PWromoting%20Critical%20Thinking.pdf [4 Mei 2015].

Arikunto, S. 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta:

Rineka Cipta.

Arikunto, S. 2000. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Armini, A. 2001. Penggunaan Program TV 5 Televisi Internasional Berbahasa

Perancis dalam Pengajaran Bahasa Perancis. 8. 10 Halaman. [Online].

Tersedia: http://eprints.uny.ac.id/4797/1/Penggunaan_Program_TV_5.pdf

[28 Mei2015]

Berkowitz, M.W. 2002. The Science of Character Education. Hoover Press:

Damon. 43-63. [Online]. Tersedia:

http://www.hoover.org/sites/default/files/uploads/documents/0817929622_

43.pdf [4 Juni 2015].

Calonne, A-S. 2013. La ”Morale du Monde” et la Figure de l’Honnête Femme.

Etude des Conversations Morales de Mademoiselle de Scudéry. Dalam

Jurnal Université Stendhal, Grenoble 3 [Online]. 177 Halaman. Tersedia: http://dumas.ccsd.cnrs.fr/dumas-00907323/document. [17 Mei 2015]

Darma, B. 1995. Harmonium. Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Daroeso, B. 1986. Dasar dan Konsep Pendidikan Moral Pancasila. Surabaya:

Aneka Ilmu.

Derisi, O. N. 1967. L’Authenticité. [Online]. 3 Halaman. Tersedia:

http://docteurangelique.free.fr/livresformatweb/theses/derisiautenticite.pdf

(44)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Durkheim, E. 2002. Détermination du Fait Moral. Université du Québec à

Chicoutimi. [Online]. Tersedia: sbisrvntweb.uqac.ca/archivage/13894679.doc

[16 Maret 2015].

Effendy, O.U. 1999. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Jakarta : PT Pustaka

Utama Grafiti.

Ekowati, V.I. 2014. Pendekatan-Pendekatan dalam Karya Sastra. Dalam Direktori

File Universitas Negeri Yogyakarta [Online]. 30 Halaman. Tersedia:

http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/venny-indria-ekowatim-litt/pendekatan-pendekatan-dalam-karya-sastra.pdf [7 Mei 2015].

Emosda. 2013. “Penanaman Nilai-Nilai Kejujuran dalam Menyiapkan Karakter Bangsa”. Dalam Jurnal Penanaman Nilai-Nilai Kejujuran. Tersedia:

http://www.unja.ac.id/fkip/index.php/kehidupan-kampus/opini-dan-artikel/117- penanaman-nilai-nilai-kejujuran [24 Mei 2015].

Gaude, J.M. 2015. Argumentaire de France-Valeurs. Le Sens de la

Responsabilité. [Online]. Tersedia:http://francevaleurs.org/arg_sens2.html

[28 April 2015].

Haerudin, D. 2010. Mengkaji Nilai-Nilai Moral Melalui Karya Sastra. Dalam

Direktori File Universitas Pendidikan Indonesia [Online]. 10

Halaman. Tersedia:

http://file.upi.edu/Direktori/FPBS/JUR._PEND._BAHASA_DAERAH/19

6408221989031DINGDING_HAERUDIN/MENGKAJI_NILAI_MORAL

_MELALUI_KAR YA_SASTRA.pdf [19 April 2015].

http://boitedependore.com/clarence/humour/honnete.htm [18April 20015]

(45)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

http://www.edufle.net/Litterature-et-enseignement-du-FLE.html [ 3 Juni 2015].

http://fondation-mequignon.org/Ethique-et-valeur- morale [17 Maret 2015].

https://idtesis.com/metode-deskriptif/ [4 Maret 2015]

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/26598/3/Chapter%20II.pdf

[13Mei 2015]

http://www.allocine.fr/film/fichefilm-43880/palmares/ [29 Mei 2015]

http://www.apprendrelangue.com/apprentissage-vocabulaire-contexte.php

[20 Mei 2015]

http://www.clapnoir.org/spip.php?article98 [29 Mei 2015].

http://www.cnrtl.fr/lexicographie/honn%C3%AAtet%C3%A9 [18 April 2015]

http://www.toupie.org/Dictionnaire/Responsabilite_morale.htm [19 Maret 2015].

Joni, R. T. 1991. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: P3LPTK.

Komaruddin. 1994. Ensiklopedia Manajemen. Jakarta: Bumi Aksara.

Kustiono. 2010. Media Pembelajaran. Semarang : Unnes Press.

Laugier, S. 2006. Littérature, Philosophie, Morale. Dossier Critique.[Online].

Tersedia: http://www.fabula.org/lht/1/laugier.html [29 Mei 2015]

Machmud, A.I dan Rumate F.A. 2005. Etika dan Perilaku. Dalam Jurnal File

Universitas Negeri Hasanuddin [Online], 105 Halaman. Tersedia: www.unhas.ac.id/hasbi/LKPP/.../ETIKA%20DAN%20PERILAKU.doc

(46)

Satria Tegar Gumilar , 2015

ANANLISIS NILAI MORAL PAD A TOKOH UTAMA RED A D ALAM FILM LE GRAND VAJAGE(LGU) KARYA ISMAEL FERROUKHI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Mahmudiyah, N. 2014. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Menggunakan

Model Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir Yang Dipadukan Dengan Metode Recollection Smart Teaching Untuk Melatihkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Skripsi pada UIN Sunan Ampel

Surabaya. tidak diterbitkan.

Manaa, G. 2009. L’Enseignement/Apprentissage du Français Langue Étrangère

et La Quête d’Une Nouvelle Approche avec Les Autres Cultures. Dalam

http://gerflint.fr/Base/Algerie2/elsirelaminhamid.pdf [4 Juli 2015].

Monaco, J. 1984. Cara Membaca Sebuah Film. Jakarta: Yayasan Citra.

Mougin, M. et al. 2007. Difficultés Scolaires: Apprendre avec Les Medias.

CLEMI de l'académie de Besançon [Online]. Tersedia:

http://crdp.ac-besancon.fr/clemi/wp content/uploads/2012/09/DiffScolClemiFC.pdf [28

Mei 2015]

Nurgiyantoro. 2007. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada

University Press.

Pasaribu, A.J. (2012, 21 September). Film Indonesia. Semua Orang Punya

Perjalanannya Sendiri [Online]. Tersedia:

http://filmindonesia.or.id/article/viva-westi-semua-orang-

punya-perjalanannya-sendiri#.VbT7H7Ptmko [28 Mei 2015].

Pène, N. 2015. L’authenticité ou Comment Mieux Valoriser Vos Activités.

Gambar

Tabel instrument data pendekatan moral tokoh utama Réda dalam film LGV karya

Referensi

Dokumen terkait

Atas Awan.. Analisis Struktur dalam Film Serdadu Kumbang karya Jeremias Nyangoen Sebelum peneliti lebih lanjut meneliti konflik batin tokoh utama yang. terdapat pada

Film ini menarik untuk diteliti dari nilai moral seperti dari segi hati nurani, contohnya ketika tokoh wanita didalam film mencarikan pekerjaan untuk Tampan karena merasa

Penelitian ini berjudul “Analisis Tokoh Utama pada Film Curse of the Golden Flower Berdasarkan Pendekatan Struktural” yang terfokus pada peran dan kepribadian

Oleh karena itu, penulis akan menganalisis psikologis tokoh utama Sebastian Rodrigues dalam novel Silence menggunakan pendekatan semiotik yang digunakan untuk

Emosi Tokoh Utama dalam Film Sang Martir Karya Helfi Kardit: Analisis Psikologi

tokoh utama yang terdapat dalam novel Canting karya Arswendo Atmowiloto;(2) nilai-nilai moral yang terdapat dalam novel Canting karya Arswendo Atmowiloto;dan (3) skenario

Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa moral tokoh utama dalam novel Padang Bulan karya Andrea Hirata meliputi aspek moral ditinjau dari aspek

Penelitian ini menganalisis nilai-nilai moral yang terdapat dalam film animasi Nusa dan