• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDAHULUAN Analisis Penggunaan Portsentry Sebagai Tools Intrusion Detection System Pada Jaringan Komputer.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENDAHULUAN Analisis Penggunaan Portsentry Sebagai Tools Intrusion Detection System Pada Jaringan Komputer."

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

1 A. Latar Belakang Masalah

Jaringan komputer saat ini mengalami perkembangan yang sangat

pesat, kemajuan teknik jaringan komputer juga tidak hanya membawa

dampak positif saja, melaikan juga dampak negatif. Kejahatan-kejahatan baru

kian muncul, yang tadinya menggunakan teknik yang biasa, sekarang

menggunakan teknik yang lebih modern.

Tidak hanya teknik penyerangan terhadap jaringan komputer yang

berkembang, sistem keamanan komputer juga mengalami perkembangan

yang pesat seiring dengan kebutuhan sistem keamanan yang kuat untuk

menjamin sumber daya sistem tidak digunakan/dimodifikasi, diinterupsi dan

diganggu oleh orang yang tidak diotorisasi.

Sebuah sistem jaringan komputer, haruslah mempunyai sistem

keamanan jaringan yang kuat dalam menjaga dan melindungi jaringan dari

pihak yang tidak bertanggung jawab. Terdapat begitu banyak perangkat lunak

maupun keras yang berfungsi menjaga dan mengamankan sistem jaringan

komputer.

Intrusion Detection Sistem (IDS) adalah sebuah perangkat lunak atau

perangkat keras yang digunakan untuk mendeteksi akses tidak sah dari sistem

(2)

untuk jaringan. Sistem ini memonitor lalu lintas dan mencari ancaman dalam

jaringan. Portsentry merupakan salah satu perangkat lunak open source

berbasis Intrusion Detection Sistem (IDS) yang banyak digunakan para admin

jaringan dalam memonitoring keamanan jaringannya.

Seperti juga ada begitu banyak cara untuk melakukan deteksi intrusi

maka dapat ditemukan juga berbagai macam produk IDS yang ditawarkan

oleh vendor yang berbeda-beda. Suatu sistem keamanan jaringan baik

perangkat keras maupun lunak akan berpengaruh terhadap kecepatan transfer

data dalam suatu jaringan. Setiap produk IDS memiliki keunggulan dan

kelemahan masing-masing. Oleh karena itu akan sangat menguntungkan bila

dapat mengetahui kemampuan dan kelemahan dari suatu IDS.

Berdasarkan beberapa permasalahan di atas, maka penulis mengambil

penelitian sebagai berikut : Analisis Penggunaan Portsentry Sebagai Tools

Intrusion Detection System Pada Jaringan Komputer.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, akan timbul berbagai macam

permasalahan, diantara lain :

1. Bagaimana cara mengimplementasikan portsentry sebagai tools Intrusion

Detection Sistem pada jaringan komputer.

2. Bagaimana menganalisis kehandalan portsentry sebagai perangkat IDS

dan menguji seberapa besar pengaruh penggunaan portsentry terhadap

(3)

C. Tujuan Penelitian

Tujuan dari perancangan sistem ini adalah :

1. Untuk melakukan perancangan dan implementasi portsentry sebagai tools

Intrusion Detection Sistem pada jaringan komputer.

2. Untuk menganalisis kehandalan portsentry sebagai perangkat IDS.

3. Untuk menganalisis pengaruh penggunaan portsentry terhadap kecepatan

transfer data rate pada jaringan komputer.

D. Batasan Masalah

Penulis membuat batasan masalah supaya pelaksanaan penelitian lebih

fokos pada objek penelitian. Selain itu dengan adanya batasan masalah akan

mempermudah penulis dalam menyusun laporan sehingga akan mudah

dipahami oleh pembaca.

Batasan-batasan ini adalah sebagai berikut :

1. Penelitian dilakukan pada jaringan komputer.

2.Memasang dan mengkonfigurasi portsentry sebagai tools Intrusion

Detection System pada komputer server.

3. Melakukan pengujian terhadap jaringan komputer.

4. Melakukan analisis terhadap kehandalan portsentry pada komputer.

5.Melakukan analisis terhadap kecepatan transfer data rate pada jaringan

(4)

E. Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharpakan mempunyai manfaat :

1. Sebagai sarana mengaplikasikan ilmu yang sudah didapat di kuliah.

2. Sebagai masukan untuk masyarakat pada umumnya tentang cara-cara

penggunaan IDS dengan portsentry serta pengaruh penggunaannya

terhadap kecepatan transfer data rate pada jaringan komputer.

F. Sistematika Penulisan

Penelitian ini terdiri atas lima bab dengan pokok bahasan tiap bab

adalah:

BAB I PENDAHULUAN

Merupakan bab pendahuluan yang berisi latar belakang masalah,

rumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitian, manfaat

penelitian, dan sistematika penulisan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Membahas penelitian-penelitian terdahulu yang berkaitan dengan

penelitian yang dilakukan dan juga landasan teori-teori yang

mendasari pembahasan secara detail, dapat berupa definisi-definisi

atau model matematis yang langsung berkaitan dengan ilmu atau

masalah yang diteliti.

BAB III METODE PENELITIAN

Membahas langkah proses analisis penggunaan portsentry sebagai

(5)

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Berisi hasil pembahasan dari analisis penggunaan portsentry

sebagai tools Intrusion Detection System pada jaringan komputer,

sehingga didapatkan bukti kuat dari hipotesis yang dilakukan.

BAB V PENUTUP

Menguraikan kesimpulan dari penelitian yang dilakukan dan

saran-saran sebagai bahan pertimbangan untuk pengembangan penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui motivasi kerja yang terdiri dari faktor hygiene dan faktor motivator serta tingkat kerja para pegawai; 2)

Sedangkan untuk keterampilan mengobservasi serta keterampilan merencanakan dan menginvestigasi ditemukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang yang

Perbandingan antara hasil yang dicapai dengan keseluruhan sumber daya yang digunakan. Masukan dan keluaran merupakan aspek produktivitas yang memberikan pengaruh yang cukup

Siswa dikatakan mengalami asimilasi ketika siswa dengan spontan menjawab pertanyaan dari peneliti baik benar atau salah tentang angka, operasi hitung yang digunakan pada masalah,

rencana pemecahan masalah siswa tidak menggunakan intuisi. Dalam memeriksa kembali pemecahan massalah geometri, siswa menggunakan intuisi konklusif, yaitu memeriksa

[r]

Rohmah, Firda Azizah. Pendekatan Konseling Behavioristik Teknik Flooding Untuk Mengurangi Kebiasaan Merokok. Skripsi, Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan

Namun begitu, Japan International Cooperation Agency (2014), tidak menafikan bahawa terdapat juga kesan buruk apabila masyarakat lebih memilih untuk menghantar e-sisa kepada