• Tidak ada hasil yang ditemukan

CEMARAN BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) PADA ORGAN DALAM SAPI BALI YANG DIBERI SAMPAH KOTA DENPASAR SEBAGAI PAKAN UTAM.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "CEMARAN BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) PADA ORGAN DALAM SAPI BALI YANG DIBERI SAMPAH KOTA DENPASAR SEBAGAI PAKAN UTAM."

Copied!
30
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Data Antemortem (sebelum pemotongan) Sapi bali sebagai Kontrol (K)                dan Sapi yang Berasal dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA): (T)
Tabel  2.   Uji Kandungan Logam Berbahaya pada Daging dan Organ Sapi Kontrol (K) dan TPA (T)
Tabel 3. Nilai Rataan Uji Kandungan Logam Berbahaya pada Daging dan Organ                Sapi Kontrol dan TPA

Referensi

Dokumen terkait

Timbulan dan Komposisi Sampah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Rumah Tangga Kota Padang. Padang: Teknik Lingkungan Universitas

Kata B3 merupakan akromin dari bahan berbahaya dan beracun. Oleh karena itu, pengertian limbah B3 dapat diartikan sebagai suatu buangan atau limbah yang sifat

Masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah mengenai berbagai jenis bahan berbahaya dan beracun dalam bahan pangan yang berasal dari jasad

Sedangkan menurut Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun, B3 didefinisikan sebagai bahan yang karena sifat dan

Limbah bahan berbahaya dan beracun, disingkat limbah B3, adalah sisa suatu usaha dan atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan atau beracun yang karena sifat

Pengelolaan Limbah Padat Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Rumah Sakit yang dilakukan di RSUD Dr.Soetomo Surabaya sudah sesuai dengan persyaratan yang tercantum

Pengertian Limbah B3 Bahan Berbahaya & Beracun bedasarkan PP 101 tahun 2014 pada pasal 1 adalah usaha/kegiatan yang mengandung zat, energi, dan/atau resiko, baik secara langsung, dapat

ii ABSTRAK PENGELOLAAN LIMBAH B3 BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN DI KOTA BANDAR LAMPUNG Oleh ALIVA TUKARRUZZAMAN Penelitian iniberawal dari sampah masker yang di temukan