• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto"

Copied!
48
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

(2)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto merupakan unsur pelaksana urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dibidang penanaman modal. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu mempunyai tugas membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan dibidang penanaman modal, bidang energi dan sumber daya mineral serta pelayanan terpadu satu pintu. Dalam melaksanakan tugasnya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu melenggarakan fungsi sebagai berikut :

 perumusan kebijakan dibidang penanaman modal, bidang energi dan sumber daya mineral serta pelayanan terpadu satu pintu;

 pelaksanaan kebijakan dibidang penanaman modal, bidang energi dan sumber daya mineral serta pelayanan terpadu satu pintu;

 pelaksanaan evaluasi dan pelaporan dibidang penanaman modal, bidang energi dan sumber daya mineral serta pelayanan terpadu satu pintu;

 pelaksanaan administrasi dibidang penanaman modal, bidang energi dan sumber daya mineral serta pelayanan terpadu satu pintu; dan

 pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati terkait tugas dan fungsinya.

Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, bahwa setiap Perangkat Daerah diwajibkan untuk menyusun Rencana Strategis (Renstra).

Rencana Strategis (Renstra) merupakan dokumen perencanaan Perangkat Daerah untuk periode 5 (lima) tahun. Dokumen ini merupakan dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah Perangkat Daerah, yang disusun dengan mengacu kepada dokumen RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah). Renstra memuat tujuan, sasaran, program, dan kegiatan pembangunan yang disusun sesuai dengan tugas dan fungsi Perangkat Daerah serta berpedoman kepada RPJMD dan bersifat indikatif.

Untuk melaksanakan tugas dan fungsinya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu menetapkan perencanaan strategis didasarkan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang merupakan implementasi dan perwujudan visi dan misi serta program kepala daerah terpilih yang pelaksanaannya ditetapkan ke dalam rencana kerja

(3)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

tahunan sehingga capaian kinerja dapat terukur dan sebagai bahan evaluasi untuk kegiatan yang sudah dan akan dilaksanakan. Keterkaitan antara dokumen RPJMD dengan adalah sebagai berikut, RPJMD menjadi pedoman dalam penyusunan Renstra PD dan RKPD. Renstra PD merupakan penjabaran teknis RPJMD yang berfungsi sebagai dokumen perencanaan teknis operasional dalam menentukan arah kebijakan serta indikasi program dan kegiatan setiap urusan bidang dan/atau fungsi pemerintahan untuk jangka waktu 5 (lima) tahunan, yang disusun oleh setiap PD di bawah koordinasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mojokerto.

Tahapan Penyusunan Renstra perangkat daerah berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, adalah sebagai berikut :

a. persiapan penyusunan;

b. penyusunan rancangan awal;

c. penyusunan rancangan

d. pelaksanaan forum Perangkat Daerah/lintas Perangkat Daerah;

e. perumusan rancangan akhir; dan f. penetapan.

Disamping mengacu pada RPJMD, penyusunan Renstra juga memperhatikan Renstra Kementerian/Lembaga dan Renstra Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi. Hubungan antara Renstra DPMPTSP dengan dokumen Renstra Kementerian/Lembaga maupun Renstra DPMPTSP Provinsi harus terkait, selaras dan saling mendukung sehingga rencana pembangunan di daerah dapat saling menunjang dengan rencana pembangunan Provinsi maupun di Kementerian/Lembaga atau rencana pembangunan Pemerintah Pusat.

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 pasal 110 bahwa penyusunan rancangan awal Renstra Perangkat Daerah setidaknya mencakup analisis gambaran pelayanan, analisis permasalahan, penelaahan dokumen perencanaan lainnya, analisis isu strategis, perumusan tujuan dan sasaran Perangkat Daerah berdasarkan pada sasaran dan indikator serta target kinerja dalam rancangan awal RPJMD.

1.2. LANDASAN HUKUM

Landasan hukum penyusunan Rencana Strategis Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto Tahun 2021- 2026 ini diantaranya adalah :

(4)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);

2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);

3. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725);

4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah:

5. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4593);

6. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 tentang RPJMN Tahun 2015 - 2019;

7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

8. Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Menteri Keuangan Nomor 28 Tahun 2010 Nomor : 0199/M PPN/04/2010; Nomor PMK 95/PMK 07/2010 tentang Penyelarasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014;

9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2008 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender di Daerah.

10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 100 Tahun 2016 tentang Pedoman Nomenklatur Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi dan Kabupaten/kota;

11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 138 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daerah;

12. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan

(5)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

Rencana bangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;

12. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 1 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2005-2025;

13. Peraturan Daerah Mojokerto Nomor 9 Tahun 2012 tentang Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Mojokerto Tahun 2012-2032 ;

1.3. MAKSUD DAN TUJUAN.

Rencana Strategis Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto Tahun 2021-2026 dimaksudkan sebagai penyempurnaan dan penyesuaian terhadap RPJMD 2021-2026, serta dalam rangka meningkatkan akuntabilitas kinerja dari sisi perencanaan. Maksud Penyusunan Renstra Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto adalah untuk Peningkatan kinerja Penyelenggaraan Bidang urusan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu untuk mewujudkan Visi dan Misi Daerah dalam kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Sedangkan tujuan Renstra Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto ini adalah sebagai berikut :

1. Menjabarkan Strategi yang akan dilaksanakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu untuk mewujudkan tujuan dan sasaran Perangkat daerah dalam bidang Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

2. Menetapkan tujuan, sasaran, strategi dan kebijakan DPMPTSP Kabupaten Mojokerto dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsinya selama periode tahun 2021-2026;

3. Menetapkan program dan indikasi kegiatan dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi DPMPTSP Kabupaten Mojokerto selama periode tahun 2021-2026;

4. Memberikan acuan dan pedoman dalam penyusunan Renja DPMPTSP Kabupaten Mojokerto;

5. Memberikan dasar dalam pengendalian dan evaluasi rencana pembangunan DPMPTSP Kabupaten Mojokerto baik tahunan maupun lima tahunan, serta

6. Menjadi acuan resmi untuk penilaian kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

(6)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

1.4. SISTEMATIKA PENULISAN

Sistematika penulisan Rancangan Awal Renstra Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto Tahun 2021- 2026 sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan Hukum 1.3. Maksud dan Tujuan 1.4. Sistematika Penulisan

BAB II GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH 2.1. Tugas, fungsi, dan Struktur organisasi PD 2.2. Sumber Daya Perangkat Daerah

2.3. Kinerja pelayanan Perangkat Daerah

2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Perangkat Daerah

BAB III PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS PD.

3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Perangkat Daerah.

3.2 Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih.

3.3 Telaahan Rentra K/L dan Renstra Provinsi /Kabupaten 3.4 Telaahan RTRW dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis.

3.5 Penentuan Isu-Isu Strategis BAB IV. TUJUAN DAN SASARAN

Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Perangkat Daerah.

BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

Pada bagian ini dikemukakan rumusan pernyataan strategi dan arah kebijakan perangkat daerah dalam lima tahun mendatang BAB VI.RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, SERTA PENDANAAN

Pada bagian ini dikemukakan rencana program dan kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran dan pendanaan indikatif;

BAB VII. KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN

Pada bagian ini dikemukakan indikator kinerja perangkat daerah yang secara langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai perangkat daerah dalam lima tahun mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD.

Indikator kinerja perangkat dearah yang mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD.

BAB VIII. PENUTUP

(7)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

BAB II

GAMBARAN PELAYANAN DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN MOJOKERTO

2.1. TUGAS, FUNGSI DAN STRUKTUR ORGANISASI

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto dibentuk dengan Peraturan Bupati Mojokerto Nomor 71 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta tata kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto yang kemudian di kuatkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Mojokerto Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan susunan perangkat daerah Kabupaten Mojokerto.

Adapun Struktur Organisasinya terdiri dari Kepala Dinas, Sekretariat, Sub Bagian Penyusunan Program, Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, Sub Bagian Keuangan, Bidang Penanaman Modal, Seksi Perencanaan Penanaman Modal, Seksi Promosi dan Pengembangan Penanaman Modal, Seksi Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal. Bidang Pelayanan Perizinan Pemanfaatan Tanah; Seksi Verifikasi dan penerbitan izin pemanfaatan tanah;

Seksi Verifikasi dan Penerbitan izin mendirika bangunan; Seksi Verifikasi dan penerbitan izin energi dan sumberdaya mineral; Bidang Pelayanan Perizinan Operasional; Seksi Verifikasi dan Penerbitan Izin Industri dan Perdagangan, Seksi Verifikasi dan penerbitan izin Jasa Usaha; Seksi Verifikasi dan Penerbitan Izin Pemakaian Kekayaan Daerah, dan Bidang Data dan Evaluasi; seksi Pengembangan Teknologi Informasi, Seksi Data, Pelaporan dan Arsip, Seksi Pengaduan, Pemeriksaan, Penyidikan dan evaluasi.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan dibidang penanaman modal, bidang energi dan sumber daya mineral serta pelayanan terpadu satu pintu.

Untuk dapat melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto menyelenggarakan fungsi :

1 Perumusan kebijakan dibidang penanaman modal, bidang energi dan sumber daya mineral serta pelayanan terpadu satu pintu;

2 Pelaksanaan kebijakan dibidang penanaman modal, bidang energi dan sumber daya mineral serta pelayanan terpadu satu pintu;

(8)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

3 Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan dibidang penanaman modal, bidang energi dan sumber daya mineral serta pelayanan terpadu satu pintu;

4 Pelaksanaan administrasi dibidang penanaman modal, bidang energi dan sumber daya mineral serta pelayanan terpadu satu pintu; dan

5 Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati terkait tugas dan fungsinya.

Tugas-tugas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto dilaksanakan sesuai dengan stuktur organisasi perangkat daerah sebagai berikut :

1. KEPALA DINAS

Kepala Dinas mempunyai tugas memimpin, mengkoordinasikan dan mengendalikan seluruh kegiatan Dinas Penanaman Modal Terpadu dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

2. SEKRETARIAT

Sekretariat mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan sebagian tugas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu untuk mengkoordinasikan bidang-bidang dan memberikan pelayanan administratif serta teknis yang meliputi urusan umum, kepegawaian, penyusunan program dan keuangan.

Fungsi :

a. Pelaksanaan koordinasi dan penyusunan rencana program, kegiatan dan anggaran;

b. Pelaksanaan pengelolaan dan pembinaan urusan administrasi umum, kepegawaian dan keuangan;

c. Pelaksanaan urusan ketatausahaan, kerumahtanggaan, tata laksana dan hubungan masyarakat;

d. Pelaksanaan koordinasi penataan organisasi;

e. Pelaksanaan dan koordinasi pengelolaan dan pengamanan aset;

f. Pengkoordinasian pelaksanaan tugas bidang-bidang dan UPT di lingkungan Dinas.

g. Pelaksanaan evaluasi dan penyusunan laporan; dan

h. Pelaksanaan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

(9)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

Sub Bagian Penyusunan Program Tugas

a. Menyusun bahan koordinasi dan menyusun rencana kerja, rencana program, kegiatan dan anggaran;

b. Menyusun bahan koordinasi dan menyusun laporan kinerja;

c. Melakukan pengelolaan data dan perencanaan program;

d. Menyusun bahan koordinasi dibidang penyusunan program dan penataan organisasi;

e. Menyusun bahan koordinasi pelaksanaan tugas bidang-bidang dan UPT di lingkungan Dinas dibidang penyusunan program;

f. Melakukan evaluasi dan menyusun laporan; dan

g. Melakukan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Sekretaris.

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Tugas

a. Melakukan pengelolaan dan pembinaan urusan administrasi umum dan kepegawaian;

b. Melakukan pengelolaan surat menyurat, kearsipan, ketatalaksanaan, kerumahtanggaan, hubungan masyarakat dan keprotokolan;

c. Menyusun rencana kebutuhan, pengadaan, distribusi dan pemeliharaan perlengkapan dan peralatan kantor;

d. Menyusun bahan koordinasi dibidang administrasi umum dan kepegawaian;

e. Melakukan pengelolaan dan pengamanan aset;

f. Menyusun bahan koordinasi pelaksanaan tugas bidang-bidang dan UPT di lingkungan Dinas dibidang administrasi umum dan kepegawaian;

g. Melakukan evaluasi dan menyusun laporan; dan

h. Melakukan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Sekretaris.

Sub Bagian Keuangan Tugas :

a. Menyusun bahan koordinasi dan menyusun anggaran keuangan;

b. Melakukan pengelolaan dan pembinaan administrasi keuangan;

c. Melakukan evaluasi anggaran dan penggunaan keuangan;

d. Menyusun laporan keuangan;

e. Menyusun bahan koordinasi dibidang keuangan;

f. Menyusun bahan koordinasi pelaksanaan tugas bidang-bidang dan UPT di lingkungan Dinas dibidang keuangan;

(10)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

g. Melakukan evaluasi dan menyusun laporan; dan

h. Melakukan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Sekretaris.

3. BIDANG PENANAMAN MODAL

Bidang Penanaman Modal mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan sebagian tugas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu meliputi perencanaan, promosi dan pengembangan serta pengendalian pelaksanaan penanaman modal.

Fungsi

a. Pelaksanaan koordinasi tim teknis yang terdiri dari unsur perangkat daerah yang mempunyai kewenangan dibidang penanaman modal;

b. Perumusan bahan penyusunan kebijakan dan rencana umum, program serta petunjuk teknis dibidang penanaman modal;

c. Pelaksanaan koordinasi dan program promosi, pengembangan dan fasilitasi penanaman modal;

d. Pelaksanaan koordinasi dan kerjasama dalam bidang investasi daerah;

e. Pelaksanaan koordinasi dan pemrosesan administrasi pelayanan izin penanaman modal;

f. Perumusan bahan dalam rangka pembinaan dan fasilitasi penanaman modal;

g. Pelaksanaan evaluasi dan penyusunan laporan; dan

h. Pelaksanaan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

Seksi Promosi dan Pengembangan Penanaman Modal Tugas

a. Menyusun program promosi dan pengembangan penanaman modal;

b. Menyusun petunjuk teknis promosi dan pengembangan pelayanan perizinan penanaman modal;

c. Melakukan sosialisasi dan perencanaan pengembangan penanaman modal;

d. Melakukan sosialisasi kebijakan penanaman modal kepada masyarakat dunia usaha;

e. Melakukan evaluasi dan menyusun laporan; dan

f. Melakukan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Penanaman Modal.

(11)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

Seksi Perencanaan Penanaman Modal

a. menyusun rencana umum dan program kegiatan penanaman modal;

b. melakukan pengkajian potensi daerah dalam rangka pengembangan penanaman modal;

c. melakukan proses administrasi pelayanan perizinan dan non perizinan prinsip penanaman modal;

d. melakukan evaluasi dan menyusun laporan; dan

e. melakukan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Penanaman Modal.

Seksi Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal a. menyusun program pengendalian penanaman modal;

b. melakukan fasilitasi dan pembinaan pelaksanaan kegiatan penanaman modal;

c. menyusun bahan koordinasi fasilitasi penyelesaian hambatan pelaksanaan penanaman modal;

d. melakukan pemantauan, pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan penanaman modal sesuai hak, kewajiban dan tanggung jawab penanam modal;

e. melakukan evaluasi dan penyusunan laporan kinerja penanaman modal;

f. melakukan evaluasi dan menyusun laporan; dan

g. melakukan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Penanaman Modal.

4. BIDANG PELAYANAN PERIZINAN PEMANFAATAN TANAH

Bidang Pelayanan Perizinan Pemanfaatan Tanah mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan sebagian tugas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu meliputi verifikasi dan penerbitan izin dan non perizinan pemanfaatan tanah, mendirikan bangunan serta energi dan sumber daya mineral.

Fungsi

a. pelaksanaan koordinasi tim teknis yang terdiri dari unsur-unsur perangkat daerah yang mempunyai kewenangan dibidang pelayanan perizinan dan non perizinan dibidang perizinan pemanfaatan tanah, izin mendirikan bangunan serta energi dan sumber daya mineral;

(12)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

b. pelaksanaan verifikasi administrasi perizinan dan non perizinan dibidang pemanfaatan tanah, izin mendirikan bangunan serta energi dan sumber daya mineral;

c. perumusan bahan kebijakan dalam pemberian pelayanan perizinan dan non perizinan pemanfaatan tanah, izin mendirikan bangunan serta energi dan sumberdaya mineral;

d. pelaksanaan pelayanan perizinan dan non perizinan pemanfaatan tanah, izin mendirikan bangunan serta energi dan sumber daya mineral;

e. pelaksanaan penerbitan perizinan dan non perizinan pemanfaatan tanah, izin mendirikan bangunan serta energi dan sumber daya mineral;

f. pelaksanaan tinjau lokasi dan penelitian perizinan dan non perizinan pemanfaatan tanah, izin mendirikan bangunan serta energi dan sumber daya mineral;

g. pelaksanaan evaluasi dan penyusunan laporan; dan

h. pelaksanaan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

Seksi Verifikasi dan Penerbitan Izin Pemanfaatan Tanah

a. menyusun bahan koordinasi tim teknis yang terdiri dari unsur-unsur perangkat daerah yang mempunyai kewenangan dibidang pelayanan perizinan dan non perizinan pemanfaatan tanah;

b. menyusun bahan kebijakan dalam pemberian pelayanan perizinan dibidang perizinan dan non perizinan pemanfaatan tanah;

c. memproses verifikasi administrasi dibidang perizinan dan non perizinan pemanfaatan tanah;

d. memproses penerbitan izin dan non perizinan bidang pemanfaatan tanah;

e. melakukan evaluasi dan menyusun laporan; dan

f. melakukan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Kepala Bidang Pelayanan Perizinan Pemanfaatan Tanah.

Seksi Verifikasi dan Penerbitan Izin Mendirikan Bangunan

a. menyusun bahan koordinasi tim teknis yang terdiri dari unsur-unsur perangkat daerah yang mempunyai kewenangan dibidang pelayanan perizinan mendirikan bangunan;

(13)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

b. menyusun bahan kebijakan dalam pemberian pelayanan perizinan dibidang izin mendirikan bangunan;

c. memproses verifikasi administrasi bidang izin mendirikan bangunan;

d. melakukan proses penerbitan perizinan bidang izin mendirikan bangunan;

e. melakukan evaluasi dan menyusun laporan; dan

f. melakukan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Perizinan Pemanfaatan Tanah.

Seksi Verifikasi dan Penerbitan Izin Energi Dan Sumber Daya Mineral a. menyusun bahan koordinasi tim teknis yang terdiri dari unsur-unsur perangkat daerah yang mempunyai kewenangan dibidang energi dan sumber daya mineral;

b. memproses verifikasi administrasi bidang izin energi dan sumber daya mineral;

c. memproses penerbitan perizinan bidang izin energi dan sumber daya mineral;

d. melakukan evaluasi dan menyusun laporan; dan

e. melakukan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Perizinan Pemanfaatan Tanah.

5. BIDANG PELAYANAN PERIZINAN OPERASIONAL

Bidang Pelayanan Perizinan Operasional mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan sebagian tugas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu meliputi verifikasi dan penerbitan izin industri dan perdagangan, jasa usaha serta pemakaian kekayaan daerah.

Fungsi

a. pelaksanaan koordinasi tim teknis yang terdiri dari unsur-unsur perangkat daerah yang mempunyai kewenangan dibidang pelayanan perizinan usaha kesehatan, ketenagakerjaan, pariwisata, pemakaian kekayaan daerah, reklame, izin usaha jasa konstruksi, izin gangguan, surat izin usaha perdagangan, tanda daftar perusahaan, izin usaha industri, tanda daftar industri dan izin usaha toko modern;

b. perumusan bahan kebijakan dalam pemberian pelayanan perizinan operasional;

c. pelaksanaan administrasi perizinan dibidang perizinan operasional;

d. pelaksanaan pelayanan perizinan operasional;

(14)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

e. pelaksanaan verifikasi administrasi dan penerbitan izin operasional;

f. pelaksanaan evaluasi dan penyusunan laporan; dan

g. pelaksanaan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

Seksi Verifikasi dan Penerbitan Izin Industri Perdagangan

a. menyusun bahan koordinasi tim teknis yang terdiri dari unsur-unsur perangkat daerah yang mempunyai kewenangan dibidang pelayanan perizinan industri dan perdagangan (surat izin usaha perdagangan, tanda daftar perusahaan, izin usaha industri, tanda daftar industri, izin usaha toko modern dan izin gangguan (HO);

b. memproses perizinan dibidang perizinan industri dan perdagangan (surat izin usaha perdagangan, tanda daftar perusahaan, izin usaha industri, tanda daftar industri, izin usaha toko modern dan izin gangguan (HO);

c. menyusun bahan kebijakan dalam pemberian pelayanan perizinan industri dan perdagangan (surat izin usaha perdagangan, tanda daftar perusahaan, izin usaha industri, tanda daftar industri, izin usaha toko modern dan izin gangguan (HO);

d. memproses perizinan industri dan perdagangan, (surat izin usaha perdagangan, tanda daftar perusahaan, izin usaha industri, tanda daftar industri, izin usaha toko modern dan izin gangguan (HO);

e. melakukan evaluasi dan menyusun laporan; dan

f. melakukan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Perizinan Operasional.

Seksi Verifikasi dan Penerbitan Izin Jasa Usaha

a. Menyusun bahan koordinasi tim teknis yang terdiri dari unsur-unsur perangkat daerah yang mempunyai kewenangan dibidang pelayanan perizinan jasa usaha (izin usaha bidang kesehatan, izin usaha bidang media, usaha ketenagakerjaan, tanda daftar usaha pariwisata, izin usaha jasa konstruksi dan perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA));

b. Memproses perizinan dibidang perizinan jasa usaha (izin usaha bidang kesehatan, izin usaha bidang media, usaha ketenagakerjaan, tanda daftar usaha pariwisata, izin usaha jasa konstruksi dan perpanjangan IMTA);

c. Menyusun bahan kebijakan dalam pemberian pelayanan perizinan jasa usaha (izin usaha bidang kesehatan, izin usaha bidang media,

(15)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

usaha ketenagakerjaan, tanda daftar usaha pariwisata, izin usaha jasa konstruksi dan perpanjangan IMTA);

d. Melakukan evaluasi dan menyusun laporan; dan

e. Melakukan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Perizinan Operasional.

Seksi Verifikasi dan Penerbitan Izin Pemakaian Kekayaan Daerah

a. menyusun bahan koordinasi tim teknis yang terdiri dari unsur-unsur perangkat daerah yang mempunyai kewenangan dibidang pelayanan perizinan pemakaian kekayaan daerah;

b. memproses perizinan pemakaian kekayaan daerah dan izin penyelenggaraan reklame;

c. menyusun bahan kebijakan dalam pemberian pelayanan perizinan pemakaian kekayaan daerah;

d. memproses perizinan pemakaian kekayaan daerah;

e. melakukan evaluasi dan menyusun laporan; dan

f. melakukan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Perizinan Operasional.

6. BIDANG DATA DAN EVALUASI

Bidang Data dan Evaluasi mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan sebagian tugas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu meliputi pengembangan teknologi informasi, data, pelaporan dan arsip serta pengaduan, pemeriksaan, penyidikan dan evaluasi.

Fungsi

a. pelaksanaan pembangunan dan pengembangan teknologi informasi penanaman modal dan perizinan;

b. pelaksanaan koordinasi, penyusunan dan pengumpulan data;

c. pelaksanaan pengumpulan, pengolahan, dan sistematisasi data;

d. pelaksanaan pengelolaan arsip dan dokumentasi penanaman modal dan perizinan;

e. pelaksanaan pemantauan, pengendalian dan pengawasan, serta evaluasi pelaksanakan penanaman modal dan perizinan;

f. pelaksanaan evaluasi dan penyusunan laporan; dan

g. pelaksanaan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

(16)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

Seksi Pengembangan Teknologi Informasi

a. menyusun bahan koordinasi penyusunan program pengembangan teknologi informasi penanaman modal dan perizinan

b. merancang dan mengembangkan teknologi informasi penanaman modal dan perizinan;

c. melakukan evaluasi dan menyusun laporan; dan

d. melakukan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Bidang Data dan Evaluasi.

Seksi Data, Pelaporan dan Arsip

a. menyusun bahan koordinasi, penyusunan, pengumpulan dan pengolahan data;

b. melakukan pengelolaan arsip dan dokumentasi penanaman modal dan perizinan;

c. menyusun laporan penanaman modal dan perizinan;

d. melakukan evaluasi dan menyusun laporan; dan

e. melakukan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Data dan Evaluasi.

Seksi Pengaduan, Pemeriksaan, Penyidikan dan Evaluasi

a. melakukan pemantauan, pengendalian dan pengawasan serta evaluasi pelaksanakan penanaman modal dan perizinan;

b. memproses dan menindaklanjuti pengaduan perizinan;

c. melakukan evaluasi dan menyusun laporan; dan

d. melakukan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Data dan Evaluasi.

7. KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL TERTENTU

Kelompok jabatan fungsional tertentu mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan sebagian tugas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu sesuai dengan keahlian, keterampilan dan kebutuhan.

(17)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

STRUKTUR ORGANISASI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN MOJOKERTO

KEPALA DINAS

KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL

BIDANG PELAYANAN PERIZINAN PEMANFAATAN TANAH

BIDANG PENANAMAN MODAL BIDANG PELAYANAN PERIZINAN

OPERASIONAL

BIDANG DATA DAN EVALUASI SEKRETARIS

SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN

SUB BAGIAN PENYUSUNAN PROGRAM

SUB BAGIAN KEUANGAN

SEKSI PERENCANAAN PENANAMAN MODAL

SEKSI PROMOSI DAN PENGEMBANGAN PENANAMAN

MODAL

SEKSI PENGENDALIAN PELAKSANAAN PENANAMAN

MODAL

SEKSI VERIFIKASI DAN PENERBITAN IZIN PEMANFAATAN TANAH

SEKSI VERIFIKASI DAN PENERBITAN IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN

SEKSI VERIFIKASI DAN PENERBITAN IZIN ENERGI DAN SUMBER DAYA

MINERAL

SEKSI VERIFIKASI DAN PENERBITAN IZIN JASA USAHA

SEKSI VERIFIKASI DAN PENERBITAN IZIN INDUSTRI DAN PERDAGANGAN

SEKSI VERIFIKASI DAN PENERBITAN IZIN PEMAKAIAN KEKAYAAN

DAERAH

SEKSI PENGADUAN, PEMERIKSAAN , PENYIDIKAN DAN EVALUASI SEKSI DATA, PELAPORAN DAN ARSIP SEKSI PENGEMBANGAN TEKNOLOGI

INFORMASI

UPT

(18)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

2.2. SUMBER DAYA PERANGKAT DAERAH A. Sumber Daya Manusia

Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto didukung oleh Sumberdaya pegawai sebanyak 33 orang ASN dan 15 tenaga harian lepas (THL) dengan rincian sebagai berikut :

1. Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Golongan TABEL 2.1

JUMLAH PEGAWAI BERDASARKAN TINGKAT GOLONGAN

No Tingkat Golongan Tahun 2020

Jumlah/ orang Persen (%)

1. Golongan IV 5 15,15%

2. Golongan III 26 78,79%

3. Golongan II 2 6,06%

4. Golongan I - -

Jumlah 33 100 %

Sumber data : DUK DPMPTSP Kabupaten Mojokerto

2. Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan TABEL 2.2

JUMLAH PEGAWAI BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN

NO. PENDIDIKAN JUMLAH

ASN THL

1 Sarjana Strata 2 (S2) 12

2 Sarjana Strata 1 (S1) 13 10

3 Diploma 1,2,3 2

4 SLTA/ SMK 6 5

Jumlah 33 15

Sumber data : Kepegawaian DPMPTSP Kabupaten Mojokerto

3. Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin Tabel 2.3.

JUMLAH PEGAWAI BERDASARKAN JENIS KELAMIN No Tingkat Golongan JENIS KELAMIN

Laki-Laki % Perempuan %

1. ASN 14 42% 19 58%

2. THL 7 47% 8 53%

Jumlah 21 44% 27 56%

Sumber data : Kepegawaian DPMPTSP Kabupaten Mojokerto

(19)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

Dalam menyelenggarakan urusan Penanaman Modal dan pelayanan perizinan, jumlah sumber daya pegawai yang dimiliki Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto ini masih belum memenuhi kebutuhan baik dari ASN ataupun dari penambahan tenaga harian lepas (THL).

Kekurangan pegawai dapat dilihat seperti pada Bidang Penanaman Modal dengan 3 (tiga) seksi, pada 2 seksi tidak terdapat jabatan pelaksana. Pada Bidang Data dan Evaluasi 2 (dua) seksi tidak terdapat pejabat struktural dan pejabat pelaksana.

B. Sarana dan Prasarana

Aset yang dipergunakan oleh DPMPTSP Kabupaten Mojokerto sebagai sarana dan prasarana kerja merupakan aset daerah dengan status kekayaan daerah yang tidak dapat dipisahkan. Pengelolaan aset atau sarana dan prasarana kerja dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pengadaan peralatan kerja DPMPTSP Kabupaten Mojokerto sampai dengan bulan Desember 2020 dengan rincian sebagai berikut :

TABEL 2.3.

SARANA DAN PRASARANA KERJA

No Uraian Jumlah ( Unit )

1 Tanah untuk Bangunan Gedung 1

2 Peralatan dan Mesin

Kendaraan Dinas Roda 4 4

Kendaraan Dinas Roda 2 4

Televisi 3

Lemari Kayu 5

Lemari Arsip Panjang 2

Lemari Arsip 3

Lemari Besar 1

Lemari Kecil 1

Lemari Kaca 1

Lemari Besi 15

Lemari Kecil 1

Meubelair 131

Alat Pendingin 10

Alat Rumah Tangga Lainnya (Home use) 7

Personal Komputer 21

Komputer Server 1

Peralatan Personal Komputer 7

Meja Kerja 44

(20)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

Kursi Kerja Pejabat 8

Printer 38

Printer scanner 2

Scanner 3

Laptop 14

Notebook 14

CCTV 2

Router 6

Wifi Router 1

Hardisk External 3

Kulkas 1

Filling Kabinet 20

AC Split 19

UPS 9

Loudspeaker 1

Kamera 3

Kabel UTP 1

Stationwagon 2

Kipas Angin 3

Tandon Air 2

GPS 2

Mesin Absensi Pegawai 1

Mesin Ketik Elektrik 1

Mesin Hitung elektronik 1

Distometer 1

Mesin Penghancur kertas 1

Meteran glinding 1

Meteran Autometic 1

Mesin Fotocopy 1

Sound Sistem 1

Pompa Air 2

Sketsel 1

LCD Proyektor 1

Modem 1

Pesawat telepon 1

Monitor LED 1

Roll O Pack 2

Mainframe 1

Tangga lipat 1

Pemadam 2

(21)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

Rak besi 5

Rak server 1

Switch Hub 1

Brankas 1

Facsimile 1

3 Bangunan Gedung Kantor 1

Bangunan Rumah Dinas 1

TOTAL 390

2.3. KINERJA PELAYANAN

Pengukuran kinerja digunakan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, dan sasaran yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan visi dan misi Kepala daerah. Pengukuran kinerja dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

Untuk mengetahui kinerja pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto, tidak terlepas dari peranannya dalam rangka melaksanakan urusan pemerintahan bidang penanaman modal dan urusan pelayanan terpadu satu pintu. Hasil pelayanan DPMPTSP di bidang pengelolaan urusan penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu, dapat diketahui dari sasaran yang telah ditetapkan melalui RPJMD Tahun 2016-2021 dan Renstra Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto Tahun 2016-2021.

DPMPTSP Kabupaten Mojokerto memiliki kewenangan memproses perizinan berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 52 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha. Jenis izin yang dilayani meliputi; izin dasar dan izin usaha atau operasional non OSS, izin usaha dan izin komersial atau operasional.

1. Izin dasar dan izin usaha atau operasional non OSS terdiri dari : a. Izin lokasi

b. Pengesahan Rencana Tapak c. Perizinan Reklame

d. Izin Pemakaian Kekayaan daerah bangunan di atas saluran air e. Izin penyelenggaraan Optikal

f. Izin Puskesmas

g. Surat Izin Tempat Usaha Minuman beralkohol (SITU-MB)

(22)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

h. Surat Izin Usaha Penjualan Minuman beralkohol (SIUP-MB) i. Izin penyelenggaraan Rumah Kos

j. Izin Bengkel Kendaraan Bermotor

2. Izin usaha dan izin komersial atau operasional : a. Sektor Pariwisata

b. Sektor Kesehatan c. Sektor Pendidikan

d. Sektor Koperasi dan UKM e. Sektor Ketenagakerjaan f. Sektor Perhubungan g. Sektor PU dan PR h. Sektor Perdagangan i. Sektor Perindustrian j. Sektor Lingkungan Hidup k. Sektor Pertanian

Pengukuran kinerja digunakan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan sasaran, program dan kegiatan yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan tujuan perangkat daerah.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto melaksanakan urusan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Dari hasil evaluasi antara target kinerja berdasarkan indikator kinerja dan realisasi yang dicapai pada Tahun 2020 dapat dilihat berdasarkan Indikator Kinerja Utamanya (IKU) antara lain:

a. Pada Indikator Kinerja Persentase Peningkatan Nilai Realisasi Investasi Penanaman Modal (PMA dan PMDN.) PMA dengan target peningkatan sebesar 10%, dengan realisasi sebesar 10,16% sehingga capaian kinerja untuk indikatir ini sebesar 101,60% (angka telah melebehi target kinerja yang ditetapkan. Sedangkan realisasi investasi dari PMDN dengan target sebesar 25%, realisasi yang dicapai sebesar 10,28% dengan prosentase capaian kinerja sebesar 41,12% .

b. Pada indikator kinerja Nilai investasi, nilai investasi Kabupaten Mojokerto pada Penanaman Modal Asing (PMA) dengan capaian kinerja sebesar 70,94%, dengan target 168.647US$ dan realisasi pada tahun 2020 sebesar 119,641 US$. Sedangkan pada PMDN capaian kinerja sebesar 50,30% dari target kinerja sebesar Rp.2.706.131 (dalam juta) terealisasi sebesar Rp.1.361.136,8 (dalam juta).

(23)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

c. Pada Indikator indeks kepuasan masyarakat atas pelayanan terpadu satu pintu dengan target nilai IKM 80 (dengan mutu pelayanan B/kategori baik), realisasi 78,40 (dengan mutu pelayanan B/Kategori Baik). Dengan capaian kinerja 98%, dari capaian kinerja pada indikator ini terjadi penurunan nilai indeks kepuasan dari tahun 2019 ke tahun 2020.

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pata tabel pencapaian kinerja perangkat daerah sebagai berikut :

TABEL 2.4. PENCAPAIAN KINERJA PELAYANAN DPMPTSP KABUPATEN MOJOKERTO

NO SASARAN STRATEGIS TARGET REALISASI % CAPAIAN

(1) (2) (4) (5) (6)

1

1. 10% 10,16% 101,60%

2. 25% 10,28% 41,12%

1. 168.647 119.641 70,94%

2. 2.706.131 1.361.136,80 50,30%

2 80 78,40 98%

INDIKATOR KINERJA UTAMA Meningkatnya Realisasi

Invetasi

Persentase Peningkatan Nilai Realisasi Investasi (PMA dan PMDN)

Penanaman Modal Asing '(US $ Ribu) Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) (Rp.Juta)

Indeks Kepuasan Masyarakat DPMPTSP (3)

Meningkatnya Kepuasan masyarakat dalam Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Penanaman Modal Asing (PMA) Penanaman Modal Dalam Negeri Nilai Investasi

2.4. TANTANGAN DAN PELUANG PENGEMBANGAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH.

Tantangan dan peluang pengembangan pelayanan yang dihadapi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) didapatkan dari aspek potensi dan permasalahan yang digali dari kondisi Kabupaten Mojokerto saat ini. Terutama berkaitan dengan kekuatan dan kelemahan yang dimiliki dalam menyusun program dan kegiatan selama periode 2021-2026.

Identifikasi permasalahan tersebut meliputi faktor internal dan eksternal sebagai bahan rumusan dalam perencanaan 5 (lima) tahun mendatang. Adapun tantangan dan peluang yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi DPMPTSP adalah sebagai berikut :

 Tantangan :

1. Masih kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kemampuan dan kompetensi sesuai dengan tugas dan kewajiban;

2. Belum optimalnya pengelolaan dan pemanfaatan data pembangunan yang tersusun secara sistematis, akurat, dan berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

3. Sarana dan prasarana kerja yang masih kurang memadai.

(24)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

Sarana dan prasarana sebagai penunjang kegiatan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto yang masih belum memadai, menjadikan ruang gerak yang terbatas bagi aparatur pemerintah di bidang penanaman modal dan pelayanan perizinan dan non perizinan untuk mengoptimalkan kualitas dan kuantitas pelayanannya kepada masyarakat.

4. Belum efektif dan efisiennya kegiatan promosi dan kerjasama yang dilakukan Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu sebagai upaya menarik minat calon investor baik tingkat lokal, domestik, maupun mancanegara guna meningkatkan investasi.

5. Fasilitasi dan Koordinasi dengan pelaku usaha belum optimal.

 Peluang :

Peluang dalam konteks ini merupakan kesempatan yang tersedia untuk dimanfaatkan secara optimal dalam rangka mengembangkan pelayanan pada DPMPTSP Kabupaten Mojokerto. Berdasarkan hasil identifikasi maka diperoleh peluang pengembangan pelayanan DPMPTSP Kabupaten Mojokerto sebagai berikut :

1. Telah didelegasikannya sebagian besar kewenangan bidang perizinan dan non perizinan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto. (yang telah ditetapkan dalam Peraturan Bupati Nomor 52 Tahun 2020 tetntang penyelenggaraan perizinan berusaha)

2. Tersedianya jaringan infrastruktur daerah yang memungkinkan untuk meningkatkan usaha para investor di Kabupaten Mojokerto.

3. Tersedianya sumber daya daerah yang meliputi masyarakat, alam, maupun berbagai potensi usaha masyarakat yang masih belum dikembangkan secara optimal.

4. Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang akan membuka peluang bagi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu untuk lebih mengakselerasi, berinovasi dan mengembangkan pelayanan perijinan dan non perizinan agar lebih efisien dan efektif.

(25)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

BAB III

PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS DPMPTSP KABUPATEN MOJOKERTO

Permasalahan yang dihadapi Pemerintah Kabupaten saat ini dan kemungkinan permasalahan yang terjadi lima tahun ke depan perlu mendapat perhatian dalam menentukan rencana strategis. Dengan mengetahui permasalahan yang ada, diharapkan semua program dan kegiatan mampu mengatasi permasalahan tersebut atau dapat meminimalisir dampak semua permasalahan yang ada. Strategi pembangunan daerah sangat diperlukan untuk menghasilkan langkah-langkah konkrit dalam implementasi pembangunan.

Strategi yang baik harus menunjukkan konsistensi dan komitmen yang tinggi untuk mewujudkan rencana strategis.

3.1. IDENTIFIKASI PERMASALAHAN BERDASARKAN TUPOKSI PELAYANAN PERANGKAT DAERAH

Untuk menentukan isu-isu strategis yang akan dijadikan dasar dalam penentuan tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, program dan kegiatan perangkat daerah, maka terlebih dahulu diidentifikasi permasalahan-permasalahan pelayanan yang berkaitan dengan tugas dan fungsi DPMPTSP Kabupaten Mojokerto dalam hal pelayanan penanaman modal dan perizinan. Beberapa permasalahan pelayanan perangkat daerah yang teridentifikasi adalah sebagai berikut :

1. Belum efektif dan efisiennya kegiatan promosi dan kerjasama yang dilakukan Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu sebagai upaya menarik minat calon investor baik tingkat lokal, domestik, maupun mancanegara guna meningkatkan investasi.

2. Kegiatan pembinaan pelaksanaan Penanaman Modal (Fasilitasi dan Koordinasi) dengan pelaku usaha belum optimal.

3. Kegiatan Pemantauan dan Pengawasan atas pelaksanaan penanaman modal kurang optimal.

4. Masih kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kemampuan dan kompetensi yang menangani proses pelayanan perizinan dan Sistem Online;

5. Sarana dan prasarana kerja yang masih kurang memadai. Sarana dan prasarana sebagai penunjang kegiatan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto yang masih belum memadai.

(26)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

3.2. TELAHAAN VISI, MISI, DAN PROGRAM KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH

3.2.1. VISI, MISI dan PROGRAM PEMBANGUNAN

Visi adalah rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan, yang didalamnya berisi suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan, cita dan citra yang ingin diwujudkan, dibangun melalui proses refleksi dan proyeksi yang digali dari nilai-nilai luhur yang dianut oleh seluruh komponen stakeholders.

Pernyataan Visi Kepala Daerah terpilih untuk 5 (lima) tahun kedepan yang menjadi Visi Pembangunan Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk periode tahun 2021 – 2026 adalah:

“Terwujudnya Kabupaten Mojokerto yang Maju, Adil dan Makmur, Melalui Penguatan Infrastruktur dan Peningkatan Kualitas Sumber

Daya Manusia”

Visi tersebut mengandung makna bahwa pada kepemimpinan Bupati Periode 2021-2026 bermaksud untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Mojokerto yang Maju, Adil, dan Makmur melalui Penguatan Infrastruktur dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia.

TERWUJUD dalam hal ini memiliki arti bahwa Pemerintah Kabupaten Mojokerto mampu mengaktualisasikan peran dan fungsinya secara optimal dalam penyelenggaraan kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan.

MAJU dalam hal ini Kabupaten Mojokerto yang lebih baik di bidang fisik, ekonomi, sosial, mental - spiritual, dan budaya menuju tingkat peradaban yang lebih tinggi.

ADIL dalam hal ini Kabupaten Mojokerto melaksanakan pembangunan secara merata sehingga terwujud pemerataan hasil-hasil pembangunan secara seimbang baik antar kelompok sosial, antar desa maupun antar sektor.

MAKMUR dalam hal ini Kabupaten Mojokerto mampu memenuhi kebutuhan ekonominya secara layak, terjadi peningkatan produksi pertanian dan hasil- hasil pedesaan lainnya, menurunnya jumlah pengangguran dan jumlah penduduk miskin.

Selanjutnya untuk mewujudkan Visi sebagaimana dimaksud diatas maka perlu dijabarkan melalui Misi Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk periode 2021-2026 sebagai berikut:

MISI 1 Mewujudkan SDM yang Sehat, Cerdas, Terampil dan Produktif yang Dilandasi Nilai-nilai Keimanan dan Ketakwaan.

(27)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

MISI 2 MISI 3

Membangun Kemandirian Ekonomi yang Berdimensi Kerakyatan Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Berintegritas, Akuntabel, Bersih, Transparan.

MISI 4 Pemerataan dan Perluasan Pembangunan Infrastruktur Disemua Sektor Untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi, Sosial, Budaya dan Pelestarian Lingkungan.

Tema Pembangunan Kabupaten Mojokerto Tahun 2022 adalah Mempercepat Pemulihan dan Pengembangan Perekonomian Daerah melalui Pemerataan Pembangunan dan Peningkatan Kualitas SDM.

PRIORITAS PEMBANGUNAN : I. MOJOKERTO MAJU

Kabupaten Mojokerto yang lebih baik di bidang fisik, ekonomi, sosial, mental–

spiritual dan budaya menuju tingkat peradaban yang lebih tinggi.

1. MOJOKERTO CERDAS

 Peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan serta kualitas pendidik

 Peningkatan kualitas anak didik melalui integrasi pendidikan formal dan non formal

2. MOJOKERTO SEHAT

 Peningkatan kualitas sarana, prasarana dan pelayanan Pustu, Puskesmas dan Rumah Sakit Daerah

 Optimalisasi pelaksanaan PHBS 3. MOJOKERTO INDAH

 Peningkatan pembangunan infrastruktur desa

 Pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga dan industri serta peningkatan tata kelola TPA

4. MOJOKERTO AMAN

 Pemanfaatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau e- Government

5. MOJOKERTO BERKAH

 Pembangunan pusat kewirausahaan untuk UMKM di tiap Kecamatan.

 Pengelolaan wisata secara integrative dengan pendekatan smart tourism.

 Rehabilitasi pasar tradisional yang kumuh menjadi pasar sehat

 Pembangunan stadion sepak bola dan GOR yang berstandar internasional.

(28)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

II. MOJOKERTO ADIL

Kabupaten Mojokerto melaksanakan pembangunan secara merata sehingga terwujud pemerataan hasil-hasil pembangunan secara seimbang baik antar kelompok sosial, antar desa maupun antar sektor.

1. MOJOKERTO CERDAS

 Pemberian insentif guru TPQ dan guru swasta

 Biaya sekolah gratis bagi pelajar tingkat dasar dan menengah

 Pemberian kuota internet gratis bagi siswa dan guru selama pandemi Covid-19

 Peningkatan infrastruktur rumah ibadah dan tempat pendidikan agama 2. MOJOKERTO SEHAT

 Peningkatan pelayanan kesehatan pada 1000 HPK untuk mencegah stunting

3. MOJOKERTO INDAH

 Rp. 15 juta bantuan bedah rumah 4. MOJOKERTO AMAN

 Peningkatan akurasi data dan penanganan PMKS 5. MOJOKERTO BERKAH

 BK desa sampai dengan 5 Milyar per desa

 ADD Rp 600 juta per desa

 Pelatihan dan pemberdayaan karang taruna

 Program pesantren preneur dalam rangka menciptakan wirausaha mandiri.

III. MOJOKERTO MAKMUR

Kabupaten Mojokerto mampu memenuhi kebutuhan ekonominya secara layak, terjadi peningkatan produksi pertanian dan hasil hasil pedesaan lainnya, menurunnya jumlah pengangguran dan jumlah penduduk miskin.

1. MOJOKERTO CERDAS

 Beasiswa bagi siswa berprestasi tidak mampu 2. MOJOKERTO SEHAT

 Mengutamakan pencegahan penyakit dalam pemanfaatan sumber daya kesehatan

3. MOJOKERTO INDAH

 Pembangunan ruang terbuka hijau dan taman bermain anak di setiap kecamatan

4. MOJOKERTO AMAN

 Optimalisasi BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam membantu penyelesaian permasalahan sosial

(29)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

 Mengoptimalkan peran swasta dalam pembangunan daerah dalam bentuk CSR Pembangunan infrastruktur

5. MOJOKERTO BERKAH

 Menjadikan Kabupaten Mojokerto sebagai Kabupaten Percontohan

 Program kerjasama dengan sektor usaha untuk mencetak tenaga kerja terampil

 Peningkatan kualitas hasil pertanian melalui revitalisasi kesuburan tanah, pemanfaatan bibit unggul bersertifikat, dan optimalisasi kelembagaan petani.

 Menciptakan lapangan kerja melalui bantuan modal usaha BUMDesa

3.2.2. Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah terkait Visi, Misi serta Program Kepala Daerah

Dari Visi Kepala Daerah terdapat 4 (empat) Misi yang menunjang terwujudnya Visi Kabupaten Mojokerto. Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mojokerto melaksanakan Misi Pembangunan Kabupaten Mojokerto yang Ke 2 (dua) dan 3 (tiga) yaitu :

MISI 2 KABUPATEN :

Membangun Kemandirian Ekonomi yang Berdimensi Kerakyatan Tujuan :

 Terwujudnya kemandirian ekonomi yg berdimensi kerakyatan melalui penguatan struktur ekonomi yg berorientasi pada, Agrobisnis, agroindustry, pariwisata dan perbankan.

Sasaran :

 Menurunkan angka kemiskinan

 Menurunkan angka pengangguran

 Mengembangkan layanan perbankan dan meningkatkan investasi

 Mewujudkan pengembangan pariwisata

3.3. TELAAHAN RENSTRA K/L DAN RENSTRA DPMPTSP PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2019-2024

3.3.1. RENSTRA BKPM Tahun 2020-2024

Sesuai dengan arahan Presiden terpilih periode 2020-2024, dukungan BKPM dalam pencapaian Visi Presiden Tahun 2020-2024 yaitu sebagai berikut:

“BKPM yang Andal, Profesional, Inovatif, dan Berintegritas dalam

(30)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

Pelayanan kepada Presiden dan Wakil Presiden untuk Mewujudkan Visi dan Misi Presiden dan Wakil Presiden: “Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan

Berkepribadian berlandaskan Gotong Royong.”

Dengan mempertimbangkan potensi dan permasalahan yang dihadapi serta dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi Presiden dan Wakil Presiden, maka tujuan Renstra BKPM Tahun 2020-2024 adalah:

1. Terwujudnya peningkatan daya saing penanaman modal untuk menjadikan Indonesia sebagai negara tujuan penanaman modal;

2. Terwujudnya tata kelola dan penguatan kelembagaan untuk mendukung pelayanan publik yang prima.

BKPM diharapkan dapat mendukung pencapaian sasaran pembangunan

nasional yaitu “Meningkatnya nilai tambah, lapangan kerja, investasi, ekspor, dan daya saing perekonomian” sebagaimana tercantum dalam RPJMN tahun 2020-2024. Dengan mempertimbangkan sasaran pembangunan tersebut serta Visi dan Misi Presiden dan Wakil Presiden dan Tujuan BKPM maka sasaran strategis yang ingin dicapai oleh BKPM periode 2020-2024 yaitu:

1) Meningkatnya realisasi penanaman modal;

2) Meningkatnya kepercayaan pelaku usaha/penanam modal; dan 3) Terwujudnya birokrasi yang bersih, efektif, dan melayani.

Arah kebijakan pertama: peningkatan inovasi dalam rangka pencapaian target penanaman modal

Adapun strategi yang akan ditempuh adalah:

1. Meningkatkan perencanaan penanaman modal terintegrasi berbasis kepentingan nasional dan sesuai kebutuhan penanaman modal

2. Meningkatkan iklim penanaman modal yang berdaya saing, 3. Meningkatkan kualitas kerjasama penanaman modal

4. Meningkatkan efektivitas promosi penanaman modal, 5. Meningkatkan kualitas layanan penanaman modal

6. Meningkatkan kualitas pengendalian pelaksanaan penanaman modal 7. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik

Arah kebijakan kedua: peningkatan penanaman modal yang berkualitas dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Adapun strategi yang akan ditempuh adalah:

 Mendorong peningkatan penanaman modal di bidang usaha yang banyak menyerap tenaga kerja,

 Mendorong peningkatan produktivitas penanaman modal,

(31)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

 Mendorong peningkatan penanaman modal yang melakukan transfer pengetahuan dan teknologi,

 Mendorong peningkatan daya saing dan akses pasar,

 Mendorong peningkatan penanaman modal pada industri yang berorientasi ekspor dan industri substitusi impor,

 Mendorong peningkatan penanaman modal yang berwawasan lingkungan dan memiliki dampak sosial yang besar,

 Mendorong peningkatan optimalisasi penggunaan sumber daya alam dan hasil produksi dalam negeri,

3.3.2. RENSTRA DPMPTSP PROVINSI JAWA TIMUR

DPMPTSP Provinsi Jawa Timur sesuai dengan Renstra tahun 2019-2024 mempunyai tujuan didalam mendukung Visi dan Misi Gubernur Jawa Timur adalah Meningkatnya Daya saing Penanaman Modal. Untuk mencapai tujuan tersebut ditetapkan sasaran antara lain;

1. Meningkatnya Realisasi Penanaman Modal

2. Meningkatnya kualitas pelayanan perizinan dan non perizinan

Untuk mencapai tujuan dan sasaran dari Renstra DPMPTSP Provinsi Jawa Timur diperlukan tentang rumusan strategi dan arah kebijakan antara lain :

a. Sasaran 1:

Meningkatnya Realisasi Penanaman Modal Strategi yang dilakukan :

 Mengembangkan Peluang Penanaman Modal

 Meningkatkan kualitas promosi dan kerja sama penanaman modal

 Meningkatkan promosi penanaman modal secara terpadu

 Meningkatkan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan penanaman modal

 Mengembangkan data dan sistem informasi online yang mudah diakses

b. Sasaran 2 :

Meningkatnya kualitas pelayanan perizinan dan non perizinan.

Strategi yang dilakukan :

 Meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan kepastian dalam pelayanan perizinan serta melakukan pengendalian perizinan secara Optimal

 Meningkatkan kualitas pelayanan dan mengembangkan layanan perizinan satu pintu

(32)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

3.2. TELAAHAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH DAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS

Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) ditujukan untuk mengidentifikasi implikasi rencana struktur dan pola ruang terhadap kebutuhan pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Dibanding dengan struktur dan pola eksisting maka DPMPTSP dapat mengidentifikasi arah (geografis) pengembangan pelayanan, perkiraan kebutuhan pelayanan, dan prioritas wilayah pelayanan dalam lima tahun mendatang. Sehingga rancangan program beserta targetnya dapat disusun sesuai RTRW Kabupaten Mojokerto.

RTRW disusun sebagai alat operasionalisasi pelaksanaan pembangunan di Wilayah Kabupaten Mojokerto. RTRW menjadi pedoman untuk :

a. penyusunan rencana pembangunan jangka panjang daerah;

b. penyusunan rencana pembangunan jangka menengah daerah;

c. pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang wilayah;

d. perwujudan keterpaduan, keterkaitan, dan keseimbangan antar sektor;

e. penetapan lokasi dan fungsi ruang untuk lokasi investasi yang dilaksanakan pemerintah daerah dan / atau masyarakat;

f. penyusunan rencana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup;

g. penataan ruang kawasan strategis kabupaten; dan

h. penyusunan rencana rinci tata ruang di wilayah kabupaten.

Tujuan penataan ruang adalah mewujudkan ruang wilayah Kabupaten Mojokerto sebagai basis tanaman pangan regional, industri, perdagangan

dan jasa, serta pariwisata yang berdaya saing dan memperhatikan keberlanjutan terhadap lingkungan hidup serta pemerataan pembangunan.

3.4. PENENTUAN ISU-ISU STRATEGIS

Untuk meningkatkan kinerja dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mojokerto, isu-isu strategis yang menjadi fokus DPMPTSP pada periode 2021-2026 yang harus diatasi baik secara internal maupun lingkungan eksternal, antara lain:

1. Belum memiliki Peraturan Daerah mengenai Penanaman Modal

2. Belum memiliki Peraturan Bupati mengenai Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM)

3. Belum memiliki peraturan daerah mengenai pemberian fasilitas/ insentif penanaman modal yang menjadi kewenangan daerah kabupaten/kota.

4. Belum efektifnya kegiatan promosi dan kerjasama investasi yang dilakukan DPMPTSP kabupaten Mojokerto sebagai upaya menarik minat

(33)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

calon investor baik tingkat lokal, domestik maupun mancanegara guna meningkatkan investasi dan dapat mendatangkan misi penanaman modal.

5. Belum Optimalnya kegiatan pembinaan pelaksanaan Penanaman Modal dengan pelaku usaha.

6. Belum optimalnya kegiatan pemantauan dan pengawasan atas pelaksanaan penanaman modal.

7. Belum optimalnya penyelenggaraan pelayanan perizinan

8. Belum terpenuhinya sarana dan prasarana pelayanan perizinan.

(34)

RENCANA STRATEGIS DPMPTSP Kab. Mojokerto 2021 -2026

TARGET KINERJA SASARAN PADA TAHUN KE

2021 2022 2023 2024 2025 2026

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1. Mengembangkan Jasa perbankan dan

meningkatkan investasi.

Meningkatnya realisasi Investasi

Nilai Investasi (Rp. Juta)

3.187.916,34

3.339.721,88 3.491.527,42 3.643.332,96 3.795.138,50 3.946.944,04

Sumber : DPMPTSP Kabupaten Mojokerto 151.805.540.000

No. TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN

BAB IV

TUJUAN, DAN SASARAN

4.1. TUJUAN DAN SASARAN JANGKA MENENGAH PERANGKAT DAERAH

Merujuk pada Permendagri No 86 Tahun 2017 menjelaskan, pada dasarnya tahapan selanjutnya dari penyusunan Renstra adalah perumusan Tujuan dan Sasaran. Tujuan dan Sasaran merupakan hasil perumusan capaian strategis yang menunjukkan tingkat kinerja pembangunan sebagai dasar penyusunan kinerja pembangunan DPMPTSP Kabupaten Mojokerto. Tujuan dan Sasaran harus dapat diukur. Untuk mewujudkan visi dan melaksanakan misi Kepala Daerah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto menetapkan tujuan yang akan dicapai dalam 5 (lima) tahun ke depan yaitu :

Tujuan Perangkat Daerah :

Mengembangkan Layanan Perbankan Dan Meningkatkan Investasi.

Indikator tujuan : Nilai Investasi

Tujuan tersebut selaras dengan tujuan yang melekat pada Misi 2 RPJMD Kabupaten Mojokerto Tahun 2021-2026. Berdasarkan tujuan tersebut, sasaran strategis yang ingin dicapai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto dalam kurun waktu 2021-2026 adalah meningkatnya realisasi Investasi.

Selanjutnya untuk lebih mudah memperoleh gambaran keterkaitan antara Tujuan dan Sasaran tersebut maka dapat dilihat matrik keterkaitan antara RPJMD Kabupaten Mojokerto dengan Tujuan dan Sasaran Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mojokerto sebagaimana tertuang dalam tabel :

Tabel 4.1. Keterkaitan RPJMD dengan Tujuan dan Sasaran Perangkat Daerah

Sedangkan sasaran Tujuan dan sasaran tersebut di atas selanjutnya diarahkan dalam pencapaiannya dengan beberapa indikator kinerja, sebagaimana pada tabel 4.2.

Referensi

Dokumen terkait

Renstra ini memuat visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, program dan kegiatan pembangunan yang disusun sesuai dengan tugas dan fungsi BPBD Kabupaten

Ranwal Renstra OPD ini memuat Visi, Misi, Tujuan, Strategi, Kebijakan, Program, dan Kegiatan pembangunan yang disusun sesuai dengan tugas dan fungsi Organisasi

Guna mencapai Visi dan Misi yang telah ditetapkan, diperlukan tujuan yang menjadi focus para personil Kecamatan Raba dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan operasional

Renstra PD memuat visi, misi, strategi dan kebijakan, program dan indikasi kegiatan pembangunan yang disusun sesuai dengan tugas dan fungsinya untuk mencapai tujuan dan

Untuk dapat mencapai arah kebijakan dan sasaran strategis yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan visi, misi, tujuan sebagai sebuah Organisasi agar lebih

Inspektorat Provinsi Banten mengupayakan secara optimal untuk melaksanakan visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, program dan indikasi kegiatan yang telah

Renstra Inspektorat Kota Lubuklinggau memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program,dan kegiatan pembangunan yang disusun sesuai dengan tugas dan fungsi Satuan

Dalam rangka mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan, maka Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan diharapkan dapat merumuskan kebijakan dan