8
BAB III
PELAKSANAAN KERJA MAGANG
3.1. Kedudukan dan Koordinasi
Penulis berkedudukan sebagai motion graphic artist selama magang di UMN Pictures. Penulis membuat motion graphic singkat yang dibutuhkan UMN Pictures seperti ucapan Halloween, ucapan natal, sebuah pengumuman singkat mengenai talkshow online yang diadakan oleh UMN Digital Learning, dan juga motion graphic singkat untuk adegan game JRH. Berikut ini bagan alur koordinasi di UMN Pictures:
Gambar 3.1. Susunan Koordinasi UMN Pictures
(UMN Pictures)
Dimulai dari klien yang akan menghubungi Project Manager tentang request motion graphic yang akan dibuat. Project Manager akan melakukan meeting dengan klien. Setelah klien menjelaskan dan memberi bahan kepada Project Manager, Project Manager akan menghubungi staff magang, dalam hal ini penulis, untuk membuat motion graphic yang diminta klien tadi. Briefing singkat ini diadakan melalui Microsoft Teams secara online. Biasanya hanya 15-30 menit lalu penulis akan diminta untuk segera menyusun komposisi animasi yang diminta klien.
Setelah melaksanakan tugasnya, penulis akan mengirimkan hasil jadi motion graphic berupa video kepada Project Manager. Project Manager akan memberikan saran dan kritik mengenai apa yang harus diperbaiki dari animasi
9 yang telah dibuat. Biasanya revisi hanya memakan waktu 1 hari. Setelah itu, hasil finalnya akan dikirimkan kembali oleh penulis kepada Project Manager, lalu Project Manager akan memberikannya kepada klien. Kalau klien sudah puas, maka tugas penulis dinyatakan telah selesai dan melanjutkan ke project selanjutnya.
3.2. Tugas yang Dilakukan
Berikut adalah tabel rincian proyek yang dilakukan penulis selama magang di UMN Pictures.
Tabel 3.1. Detail Pekerjaan Yang Dilakukan Selama Magang
No. Minggu Proyek Keterangan
1 I
23/10/2020
Halloween - Membuat konsep Halloween
- Mencari referensi - Membuat sketsa kasar 2 II
24/10/2020 - 30/10/2020
Halloween - Membuat aset Halloween
- Menganimasikan aset Halloween 3 III 01/11/2020 – 06/11/2020
Talkshow UDL - Mengumpulkan aset
- Menyatukan aset dalam 1 komposisi di After Effect
4 IV
09/11/2020 - 13/11/2020
Talkshow UDL - Menganimasikan aset di After Effect
- Mengatur timing aset di After Effect 5 V 16/11/2020 - 20/11/2020 Natal Project JRH
- Membuat konsep Natal - Membuat aset Natal di Adobe
Illustrator
- Menyatukan aset dalam 1 komposisi
10
6 VI
23/11/2020 - 27/11/2020
Project JRH - Rigging dan animate karakter project game JRH
- Membuat detail aset untuk motion graphic game JRH
7 VII
30/11/2020 - 04/12/2020
Project JRH - Menyatukan semua aset ke dalam After Effect
- Menganimasikan aset dan mengatur timing kemunculan karakter
- Menambahkan detail kamera di After Effect
8 VIII
07/12/2020 - 11/12/2020
Natal - Menganimasikan aset di After
Effect
- Rigging dan animate karakter natal di After Effect
9 IX
14/12/2020 - 19/12/2020
Natal - Mengatur timing aset dan
menambah detail di After Effect
3.3. Uraian Pelaksanaan Kerja Magang
Selama pelaksanaan magang, penulis tidak diberikan beban tugas yang berat. Proses yang dilalui penulis selama magang antara lain:
1. Setiap ada project baru, penulis akan mendapat briefing dari Supervisor. Briefing ini biasanya terjadi di pagi hari sekitar pukul 08.30 pagi. Briefing ini pun berlangsung kira-kira selama 15-45 menit.
2. Setelah briefing, penulis akan mencari referensi terlebih dahulu. Penulis akan menggunakan referensi-referensi ini sebagai inspirasi untuk membuat konsep. Setelah itu, konsep ini kemudian akan digabungkan dan diasistensikan kepada Supervisor.
11 3. Setelah Supervisor menyetujui ide dan konsep penulis, maka penulis akan memulai untuk membuat sketsa kasar berdasarkan referensi tadi. Sketsa kasar ini yang kemudian akan penulis asistensikan kembali kepada Supervisor.
4. Setelah sketsa disetujui, penulis akan mulai mempelajari aset-aset dari referensi tadi. Kemudian, penulis akan mencoba untuk membuat aset sendiri berdasarkan sketsa tadi di Adobe Illustrator.
3.3.1. Proses Pelaksanaan
Penulis mengerjakan empat tugas selama magang, dimana dua di antaranya merupakan proyek UMN Pictures dan dua merupakan ucapan hari raya yang akan diupload di instagram UMN Pictures.
3.3.1.1. Halloween
Tugas pertama penulis sebagai motion graphic artist adalah penulis diminta untuk memberikan ide berupa sketsa untuk ucapan Halloween singkat yang nantinya akan dipost melalui akun instagram official UMN Pictures. Setelah melakukan brainstorming yang kemudian diasistensikan kepada Supervisor magang, penulis kemudian membuat aset dari konsep ide yang sudah dibuat. Kemudian hasil aset itu diasistensikan lagi kepada Supervisor sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam After Effect untuk dianimasikan menjadi motion graphic singkat. Karena ini tugas pertama penulis, penulis pun berdiskusi dengan Supervisor untuk menggunakan free asset dari website freepik untuk background Halloween dan permennya.
Selama proses mengerjakan pun, penulis selalu memberikan update progress dan asistensi animasi kepada Supervisor sehingga setiap kali ada kesalahan, akan segera diperbaiki sampai akhirnya semuanya terlihat menarik. Setelah semuanya mendapatkan persetujuan dari Supervisor, penulis akan merender animasi singkat motion graphic itu.
12
Gambar 3.2. Motion Graphic Halloween
(dokumentasi pribadi)
3.3.1.2. Talkshow UDL
Penulis mengumpulkan aset yang sudah disiapkan di google drive. Setelah itu, penulis menyatukan aset talkshow ke dalam satu komposisi di After Effect. Kemudian penulis memasukkan keterangan berupa judul dan tanggal talkshow, serta memilih font tulisan yang tepat dengan bantuan Supervisor. Setelah melalui beberapa proses revisi, penulis akhirnya melakukan finishing animating motion graphic singkat ini dan mengirim video hasil jadinya kepada Supervisor. Kemudian Supervisor akan mengirimkan videonya kepada klien yaitu UDL (UMN Digital Learning). Bila UDL memiliki kritik dan meminta revisi, maka Supervisor akan menyampaikan kritik kepada penulis dan penulis akan merevisi kembali.
13
Gambar 3.3. Talkshow UDL
(dokumentasi pribadi)
3.3.1.3. Project JRH
Penulis melakukan rapat kreatif singkat dengan Supervisor yang berlangsung kurang dari satu jam. Penulis belajar banyak dari project ini karena ini merupakan project pertama penulis dimana penulis harus belajar cara merigging karakter dalam motion graphic. Penulis juga belajar bahwa motion graphic bisa dipakai dalam industri game, bahkan motion graphic seperti ini sudah sangat umum digunakan dalam game.
Interaksi kedua karakter ditunjukkan dalam motion graphic dan karakter digerakkan menggunakan tools puppet pin di After Effect. Pada motion graphic ini pula, penulis membuatkan dialog box dan mencocokkan warna dialog box dengan keseluruhan vibe sebuah scene. Setelah itu, semua aset yang sudah dibagikan melalui google drive pun digabungkan ke dalam After Effect dan dianimasikan. Di project ini pula, penulis juga belajar cara membuat camera movement dalam motion graphic.
14
Gambar 3.4. Project JRH
(dokumentasi pribadi)
3.3.1.4. Natal
Sama seperti motion graphic Halloween, penulis juga membuat konsep terlebih dahulu mengenai motion graphic yang akan dibuat. Setelah asistensi dengan Supervisor dan idenya disetujui, penulis pun memulai untuk membuat aset konsep natal. Aset karakter dan perapian yang ada di dalam motion graphic ini dibuat oleh kak Shienny Jusuf jadi penulis hanya memasukkan aset ini ke dalam komposisi dan menggabungkannya dengan aset yang telah penulis buat sendiri. Penulis kemudian menganimasikan aset dan mengatur timing kemunculan aset dan karakter. Setelah belajar dari project game JRH, penulis juga menerapkan rigging karakter dalam motion graphic natal kali ini. Penulis sempat merasa kesulitan menganimasikan tali-tali ornamen yang menggantung di motion graphic ini namun penulis berhasil mengatasi masalahnya sendiri. Penulis berharap motion graphic natal ini dapat berkesan karena project ini merupakan project terakhir di UMN Pictures.
15
Gambar 3.5. Motion Graphic Natal
(dokumentasi pribadi)
3.3.2. Kendala yang Ditemukan
Berikut ini kendala yang dirasakan penulis saat melaksanakan praktik magang di UMN Pictures:
1. Penulis masih tidak paham alur pipeline pengerjaan motion graphic yang berlaku di UMN Pictures. Selama ini penulis tidak familiar dengan pipeline yang ada di industri animasi terutama di UMN Pictures.
2. Terjadi hambatan komunikasi dengan Supervisor dikarenakan penulis yang bekerja dari rumah (work from home). Penulis khawatir bila penulis terlalu banyak bertanya akan membuat Supervisor tidak nyaman.
3. Penulis menemukan beberapa kendala teknik pembuatan aset grafis menggunakan Adobe Illustrator. Selama ini penulis kurang menggunakan Adobe Illustrator sehingga penulis mengalami kesulitan dalam
16 mengoperasikan Adobe Illutrator. Penulis juga tidak terlalu familiar dengan kegunaan tools-tools yang ada di Adobe Illustrator.
4. Kurangnya pengetahuan penulis tentang teknik motion graphic.
5. Penulis mengalami kesulitan menganimasikan aset yang seharusnya bisa digerakkan menggunakan plugin yang bahkan digunakan oleh para profesional di bidang motion graphic.
3.3.3. Solusi Atas Kendala yang Ditemukan
Untuk mengatasi kendala yang dirasakan penulis, berikut solusi yang penulis temukan saat melaksanakan praktik kerja magang di UMN Pictures.
1. Penulis datang lebih pagi saat rapat pertama dengan tujuan untuk berkenalan dengan tim UMN Pictures dan Supervisor magang. Melalui rapat itu pula, penulis bertanya mengenai pipeline yang ada di dalam UMN Pictures. Supervisor kemudian menceritakan alur kerja (pipeline) di UMN Pictures kepada penulis.
2. Penulis berkomunikasi melalui Microsoft Teams setiap harinya dengan cara log in di Microsoft Teams selama 9 jam dari pukul 08.00 pagi. Bila penulis ada pertanyaan mengenai project, penulis akan menghubungi Supervisor melalui Microsoft Teams lalu Supervisor akan meluangkan waktu untuk mengadakan rapat kreatif singkat yang berdurasi antara 15-30 menit. Biasanya rapat singkat ini diadakan setelah istirahat makan siang yaitu pukul 1 siang. Sebelum penulis bertanya, penulis akan mengumpulkan pertanyaan terlebih dahulu supaya pertemuan penulis dengan Supervisor menjadi efektif. Setelah itu, penulis akan mencatat semua jawaban yang sudah Supervisor berikan selama pertemuan rapat kreatif. Kalaupun penulis masih memiliki pertanyaan, pertanyaan tersebut bukanlah pertanyaan yang substansi melainkan pertanyaan yang berhubungan dengan teknis yang kurang dipahami penulis.
3. Untuk menambah pengetahuan penulis mengenai Adobe Illustrator, penulis menentukan hari dan waktu untuk belajar dari Supervisor melalui Microsoft Teams. Supervisor akan mengadakan video converence melalui Microsoft
17 Teams dan menggunakan fitur share screen untuk mempraktikkan teknik yang harus dikuasai di Adobe Illustrator.
4. Penulis juga bertanya kepada Supervisor untuk membantu penulis ketika penulis tidak mengerti teknik motion graphic. Lalu Supervisor akan mengarahkan penulis ke website atau video tutorial di youtube mengenai teknik motion graphic yang dimaksud. Setelah itu, penulis akan mengikuti arahan dari Supervisor dan mempelajari teknik motion graphic itu sendiri melalui website atau video tutorial yang dimaksud.
5. Penulis menyampaikan kesulitan dengan bertanya kepada Supervisor. Kemudiam Supervisor akan membagikan file plugin atau link download plugin kepada penulis dan penulis akan mencoba menggunakan plugin yang sudah sering dipakai di UMN Pictures. Bila tidak paham, penulis akan merekam layar dan menanyakan masalah yang dialami kepada Supervisor sehingga Supervisor dapat melihat dan menunjukkan letak kesalahan penulis.