• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Motif Bunga Anggrek Hitam Dengan Teknik Sulam Pada Tenun Lurik Yang Dibuat Dengan Alat Tenun Bukan Mesin Untuk Busana Convertible

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perancangan Motif Bunga Anggrek Hitam Dengan Teknik Sulam Pada Tenun Lurik Yang Dibuat Dengan Alat Tenun Bukan Mesin Untuk Busana Convertible"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

i

Perancangan Motif Bunga Anggrek Hitam Dengan Teknik Sulam Pada Tenun Lurik Yang Dibuat Dengan Alat Tenun Bukan Mesin

Untuk Busana Convertible

TUGAS AKHIR

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan

Guna Melengkapi Gelar Sarjana Seni Rupa Jurusan Kriya Seni/Tekstil Fakultas Seni Rupa dan Desain

Universitas Sebelas Maret

Disusun Oleh : MATSNA ROCHIMA F. K.

C0913028

PROGRAM STUDI DESAIN TEKSTIL FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA 2019

(2)

ii

(3)

iii

(4)

iv

(5)

v MOTTO

No Rain, No Flowers.

(6)

vi PERSEMBAHAN

Tugas Akhir ini saya persembahkan kepada:

Orang tua dan keluarga Sahabat dan teman-temanku Kriya Tekstil FSRD UNS

PRAKATA

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmatNya, tugas akhir yang berjudul Perancangan Motif Bunga Anggrek Hitam Dengan Teknik Sulam Pada Tenun Lurik Yang Dibuat Dengan Alat Tenun Bukan Mesin Untuk Busana Convertible ini dapat terselesaikan dengan baik.

Pengerjaan tugas akhir ini tidak terlepas dari bantuan dan dukungan beberapa pihak yang terkait, mulai dari awal hingga akhir. Untuk itu penulis mengucapkan terimakasih kepada:

1. Dr. Th. Widiastuti, M.Sn., selaku Ketua Program Studi Kriya Tekstil dan juga pembimbing I yang selalu bersedia membimbing proses pengerjaan tugas akhir ini, membantu memcahkan permasalahan, dan memberi masukan dari awal hingga akhir proses.

(7)

vii 2. Ratna Endah Santoso, S.Sn., M.Sn., selaku pembimbing II yang bersedia

membimbing, mengoreksi dan memberi masukan dalam pengerjaan tugas akhir ini.

3. Ruruh Sudjatmiko, selaku pengelola dari Pusat Lurik Sumber Rejekitex, Cawas, Klaten serta narasumber mengenai tenun lurik ATBM.

4. Ibu Nita, selaku pegawai di Galery Yoga Art serta narasumber mengenai tenun lurik ATBM.

5. Bapak Abdul Asngadi, selaku administrasi jurusan Kriya Seni/Tekstil yang membantu memberikan kelancaran dalam proses pengerjaan tugas akhir ini.

6. Segenap keluarga terutama Bapak yang selalu memberikan dukungan secara moril dan materil, Ibu dan Kakak yang selalu ada untuk memberikan dukungan disaat-saat terberat.

7. Sahabatku Annisa Sa’a, Ajeng Angelyta, Dini Briandita, Ardiansyah, Maharsi, Claudea, Naimah, Mbak Inoes, Ibu Fauzi dan Bagas Bagus yang selalu memberikan bantuan, dukungan dan semangat selama pengerjaan tugas akhir ini, keluarga besar dan teman-teman dari Kriya Seni/Tekstil angkatan 2013, dan semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Akhirnya, tak ada gading yang tak retak. Penulis menyadari bahwa pengerjaan tugas akhir ini jauh dari sempurna, oleh karena itu penulis memerlukan saran dan kritik yang membangun dari pembaca. Salam sejahtera untuk kita semua.

Surakarta, 31 Juli 2019

Penulis

(8)

viii DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL i

PERSETUJUAN ii

PENGESAHAN iii

PERNYATAAN iv

MOTTO v

PERSEMBAHAN vi

PRAKATA vii

DAFTAR ISI ix

DAFTAR GAMBAR xi

DAFTAR BAGAN xiii

ABSTRAK xiv

BAB I PENDAHULUAN 1

A. Latar Belakang 1

B. Studi Pustaka 2

C. Fokus Permasalahan 9

BAB II METODE PERANCANGAN 10

A. Analisis Permasalahan 11

B. Strategi Pemecahan Masalah 12

C. Pengumpulan Data 14

D. Eksperimen/Uji Coba 16

E. Gagasan Awal Perancangan 19

BAB III PROSES PERANCANGAN 20

A. Bagan Pemecahan Masalah 20

(9)

ix

B. Kriteria Perancangan 23

C. Pemecahan Visual 24

BAB IV VISUALISASI DESAIN 34

A. Kain 34

B. Busana Convertible 41

BAB V PENUTUP 50

DAFTAR PUSTAKA 51

(10)

x DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Anggrek Hitam (Coelogyne pandurata).

Gambar 2. Teknik Sulam.

Gambar 3. Payet Kayu.

Gambar 4. Hasil uji coba penerapan teknik imbuh (sulam) pada permukaan tenun lurik ATBM.

Gambar 5. Hasil uji coba penerapan teknik imbuh (sulam) pada permukaan tenun lurik ATBM.

Gambar 6. Hasil uji coba penerapan teknik imbuh (aplikasi) pada permukaan tenun lurik ATBM.

Gambar 7. Hasil uji coba penerapan teknik imbuh (aplikasi) dan melubangi permukaan tenun lurik ATBM.

Gambar 8. Hasil uji coba penerapan teknik imbuh (beading) pada permukaan tenun lurik ATBM.

Gambar 9. Hasil uji coba penerapan teknik imbuh pada permukaan tenun lurik ATBM.

Gambar 10. Hasil uji coba penerapan teknik imbuh pada permukaan tenun lurik ATBM.

Gambar 11. Eksplorasi motif Anggrek Hitam dengan penggayaan stilasi.

Gambar 12. Eksplorasi motif Anggrek Hitam dan akarnya dengan penggayaan stilasi.

Gambar 13. Eksplorasi motif Anggrek Hitam dengan penggayaan stilasi.

Gambar 14. Eksplorasi motif Anggrek Hitam dan akarnya dengan penggayaan stilasi.

(11)

xi Gambar 15. Eksplorasi motif Anggrek Hitam dengan penggayaan stilasi dan

dekoratif.

Gambar 16. Eksplorasi motif Anggrek Hitam dengan penggayaan stilasi dan dekoratif.

Gambar 17. Eksplorasi motif Anggrek Hitam dan akarnya dengan penggayaan stilasi.

Gambar 18. Motif tenun lurik ATBM yang terpilih

Gambar 19. Pembuatan Desain Motif Bordir Secara Manual Gambar 20. Proses Bordir

Gambar 21. Benang Polyester

Gambar 22. Payet Kayu dan Payet Plastik Gambar 23. Proses Beading

Gambar 24. Proses pembuatan sketch fashion Gambar 25. Proses pembuatan flat drawing Gambar 26. Proses pembuatan pola busana Gambar 27. Proses pemotongan kain Gambar 28. Proses Jahit

Gambar 29. Proses finishing pakaian jadi Gambar 30. Desain motif 1

Gambar 31. Detail desain motif 1 Gambar 32. Perwujudan desan motif 1 Gambar 33. Desain motif 2

Gambar 34. Detail desain motif 2 Gambar 35. Perwujudan desain motif 2 Gambar 36. Desain motif 3

(12)

xii Gambar 37. Detail desain moti 3

Gambar 38. Perwujudan desain motif 3 Gambar 39. Desain motif 4

Gambar 40. Detail desain motif 4 Gambar 41. Perwujudan desain motif 4 Gambar 42. Desain motif 5

Gambar 43. Detail desain motif 5 Gambar 44. Perwujudan desain motif 5 Gambar 45. Desain motif 6

Gambar 46. Detail desain motif 6 Gambar 47. Perwujudan desain motif 6 Gambar 48. Perwujudan busana convertible 1 Gambar 49. Flat drawing busana convertible 1 Gambar 50. Perwujudan busana convertible 2 Gambar 51. Flat drawing busana convertible 2 Gambar 52. Perwujudan busana convertible 3 Gambar 53. Flat drawing busana convertible 3

DAFTAR BAGAN Bagan 1. Skema Proses Perancangan

Bagan 2. Bagan Pemecahan Masalah

(13)

xiii ABSTRAK

Matsna Rochima F. K. C0913028. 2019. Perancangan Motif Bunga Anggrek Hitam Dengan Teknik Sulam Pada Tenun Lurik Yang Dibuat Dengan Alat Tenun Bukan Mesin Untuk Busana Convertible.

Perancangan ini dilakukan untuk menciptakan inovasi baru pada tenun lurik yang dibuat dengan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) dengan upaya menambahkan motif Bunga Anggrek Hitam dengan teknik sulam pada permukaan kain sehingga dapat meningkatkan nilai estetis. Selama ini tenun lurik ATBM merupakan salah satu tekstil traditional yang sangat sederhana dikarenakan motif dari tenun lurik yang hanya terdiri dari garis vertikal dan horizontal. Hal tersebut menyebabkan keberadaan tenun lurik ATBM terancam punah digantikan oleh tekstil modern.

Dilihat dari segi fesyen, penggunaan tenun lurik ATBM sebagai busana wanita masih belum terlalu modern.

Perancangan ini bertujuan untuk mengangkat lurik sebagai salah satu alternatif mode yang akan dikembangkan menjadi sebuah kain yang lebih eksklusif. Metode yang diterapkan pada perancangan ini adalah metode perancangan desain permukaan atau surface design. Perancangan ini mengangkat ide motif bunga Anggrek Hitam sebagai motif utama pada permukaan kain yang diharapkan dapat memberikan kebaharuan pada tenun lurik ATBM. Hasil dari perancangan ini adalah busana convertible yang terbuat dari tenun lurik ATBM yang telah dikembangkan dengan teknik sulam menggunakan motif Anggrek Hitam.

Kata Kunci: Anggrek Hitam, lurik, sulam, busana convertible

ABSTRACT

Matsna Rochima F. K. C0913028. 2019. Design of Black Orchid Flower Motifs by Embroidery Technique on Lurik Weaving Made with Non-Machine Weaving Tools for Convertible Fashion.

This design was carried out to create new innovations in lurik weaving made with Non-Machine Looms (ATBM) with the effort to add Black Orchid Flower motifs with embroidery techniques on the fabric surface so as to increase aesthetic value. During this time ATBM lurik weaving is one of the traditional textiles which is very simple because of the motif of lurik weaving which only consists of vertical and horizontal lines. This causes the existence of ATBM lurik woven endangered to be replaced by modern textiles. In terms of fashion, the use of ATBM lurik weaving as women's clothing is still not very modern.

This design aims to lift lurik as an alternative mode that will be developed into a more exclusive fabric. The method applied in this design is a method of designing surface design or surface design. This design raised the idea of Black Orchid flower motifs as the main motif on the surface of the cloth which is expected to provide renewal on ATBM lurik weaving. The results of this design are convertible clothing made from ATBM lurik weaving that has been developed with embroidery techniques using Black Orchid motifs.

Keywords: Black Orchid, embroidery, lurik, convertible fashion

Gambar

Gambar 38. Perwujudan desain motif 3  Gambar 39. Desain motif 4

Referensi

Dokumen terkait

Pelaksanaan praktik dilaksanakan dengan jadwal mengajar jam pelajaran bervariasi dalam seminggu untuk masing-masing kelas dengan membuat RPP (Rencana Pelaksanaan

Efek Toksik Tak Terbalikkan (Ireversibel) Kerusakan bersifat permanen Paparan berikutnya akan menyebabkan kerusakan yang sifatnya sama memungkinkan terjadinya akumulasi efek

Studi kepustakaan meliputi pengumpulan sumber-sumber yang berkenaan dengan topik penelitian seperti hasil-hasil penelitian terdahulu, data mengenai hasil penelitian yang

Begitupun penelitian yang dilakukan oleh Priantinah dkk (2012) persepsi karyawan tentang peran auditor internal sebagai pengawas, konsultan dan katalisator Dalam pencapaian

Keinginanku untuk berada di dalam dekapannya, untuk menjaganya, untuk menciumnya, keinganku untuk dia yang juga menginginkanku.” (hal.83) Penggalan dialog di atas

Daftar Lot ini hanya merupakan panduan bukan sebuah acuan sehingga tidak dapat dijadikan sebagai bahan acuan untuk sebuah keberatan/complaint.. Calon peserta lelang diwajibkan

Laporan Skripsi dengan judul “Analisis Potensi Lahan Pertanian (Produksi Pangan) berdasarkan Nilai Indeks Potensi Lahan Kabupaten Bantul” ini merupakan salah satu syarat

Sudjianto (2004:181) mengemukakan bahwa joshi (助詞) adalah kelas kata yang termasuk kedalam fuzokugo (kata yang tidak mengalami perubahan (konjugasi), yang dipakai setelah suatu