• Tidak ada hasil yang ditemukan

Strategi Belajar (Gestalt)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Strategi Belajar (Gestalt)"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I BAB I

PENDADULUAN PENDADULUAN A.

A. Latar BelakangLatar Belakang Penga

Pengajaran jaran identiidentik k dengdengan pendidikan pendidikan. Proses pengajaran adalah prosesan. Proses pengajaran adalah proses  pendidikan. Setiap kegiatan pendidikan adalah untuk mencapai tujuan pendidikan.  pendidikan. Setiap kegiatan pendidikan adalah untuk mencapai tujuan pendidikan. Pengajaran adalah suatu proses aktivitas mengajar belajar, di dalamnya terdapat Pengajaran adalah suatu proses aktivitas mengajar belajar, di dalamnya terdapat dua obyek yang saling terlibat yaitu guru dan peserta didik.

dua obyek yang saling terlibat yaitu guru dan peserta didik. Be

Belalajajar r adadalalah ah kekegigiatatan an yayang ng beberprproroseses s dadan n memerurupapakakan n ununsusur r yayang ng sasangngatat fundamental dalam melaksanakan setiap jenis dan jenjang pendidikan. Adanya fundamental dalam melaksanakan setiap jenis dan jenjang pendidikan. Adanya  proses yang panjang dan

 proses yang panjang dan tertata dengan tertata dengan rapi serta rapi serta berjenjang akan memungkinkanberjenjang akan memungkinkan  belajar menjadi lebih baik dan efisien.

 belajar menjadi lebih baik dan efisien. Ges

Gestalt talt adaadalah lah sebsebuah uah teoteori ri yanyang g menmenjeljelaskaskan an proprosesses persepsi persepsi  melalui  melalui  pengorganisasian

 pengorganisasian komponen-komponkomponen-komponenen sensasisensasi yanyang g memmemiliiliki ki hubhubunungangan, , polpola,a, at

atauaupupun n kekemimiripripan an memenjnjadadi i kekesatsatuauan. n. eoeori ri gegeststalalt t beberoropoposissisi i teterhrhadadapap teori

teori strukturalisme strukturalisme. . eori Gestalt bereposisi terhadap teori strukturalisme. eori Gestalt bereposisi terhadap teori strukturalisme. eorieori gestalt cenderung berupaya mengurangi pembagian sensasi menjadi bagian-bagian gestalt cenderung berupaya mengurangi pembagian sensasi menjadi bagian-bagian kecil.

kecil.

!stilah "Gestalt# mengacu pada sebuah objek$figur yang utuh dan berbeda !stilah "Gestalt# mengacu pada sebuah objek$figur yang utuh dan berbeda dari

dari penjupenjumlahan bagian-bamlahan bagian-bagianngiannya.Alya.Aliran iran GestalGestalt t muncumuncul l di di %erman sebagai%erman sebagai kritik terhadap strukturalisme &undt. Pandangan Gestalt menolak analisis dan kritik terhadap strukturalisme &undt. Pandangan Gestalt menolak analisis dan  penguraian

 penguraian ji'a ji'a ke ke dalam dalam elemen-elemen elemen-elemen yang yang lebih lebih kecil kecil karena karena dengandengan demikian, makna dari ji'a itu sendiri berubah sebab bentuk kesatuannya juga demikian, makna dari ji'a itu sendiri berubah sebab bentuk kesatuannya juga hilang.

hilang.

eori belajar gestalt merupakan teori belajar yang di kembangkan oleh eori belajar gestalt merupakan teori belajar yang di kembangkan oleh (a) &ertheimer. (a) &ertheimer *+-+/01 seorang yang dipandang sebagai (a) &ertheimer. (a) &ertheimer *+-+/01 seorang yang dipandang sebagai  pendiri

 pendiri dari dari Psikologi Psikologi Gestalt, Gestalt, ia ia bekerjasama bekerjasama dengan dengan dua dua temannya, temannya, yaitu yaitu 2urt2urt 2offka *+3-+/+1 dan

2offka *+3-+/+1 dan &&olfgang 2ohler olfgang 2ohler *+4-+341.*+4-+341. Ba

Bagi gi papara ra ahahli li pepengngikikut ut GeGeststalalt, t, peperkrkemembabangngan an ititu u adadalalah ah prprososeses dif

difereerensinsiasi. asi. 5al5alam am proproses ses difdifereerensinsiasi asi itu itu yanyang g priprimer mer adaadalah lah keskeselueluruhruhan,an, sedangkan bagian-bagian adalah sekunder, bagian-bagian hanya mempunyai arti sedangkan bagian-bagian adalah sekunder, bagian-bagian hanya mempunyai arti sebagai bagian daripada keseluruhan dalam hubungan fungsional dengan sebagai bagian daripada keseluruhan dalam hubungan fungsional dengan bagian- bagian

(2)

bagian- bagiannya. Bila kita

 bagiannya. Bila kita bertemu dengan seorang bertemu dengan seorang teman misalnya, dari teman misalnya, dari kejauhan yangkejauhan yang kita saksikan terlebih dahulu bukanlah bajunya yang baru atau pulpennya yang kita saksikan terlebih dahulu bukanlah bajunya yang baru atau pulpennya yang  bagus,

 bagus, atau atau dahinya dahinya yang yang terluka, terluka, melainkan melainkan justru justru teman teman kita kita itu itu sebagaisebagai keseluruhan, sebagai Gestalt.

keseluruhan, sebagai Gestalt.

B.

B. Rumusan MasalahRumusan Masalah +

+.. BBaaggaaiimmaanna Pa Penenggererttiiaan n eeoorri Gi Geeststaallt 6t 6 7

7.. BBagagaiaimamanna a ookokoh h eoeori ri BeBelalajajar r GeGeststalalt t 66 0

0.. BBaaggaaiimmaanna Pa Pookkook Pk Piikkiirran an eeoori ri GGeeststaallt 6t 6 /

/.. BBaaggaaiimmaanna 8a 8uukkuumm-8-8uukkuum Bm Beellaajjar ar GGeeststaallt 6t 6

C.

C. Tujuan PenulisanTujuan Penulisan +

+.. ((eennggeettaahhuuaai Pi Penenggeerrttiiaan n eeoorri Gi Geeststaalltt 7

7.. ((eennggeettaahhuuaai Pi Penenggeerrttiiaan n eeoorri Gi Geeststaalltt 0

0.. (e(enngegetatahuhuai ai PPookokok k PiPikikiraran n eoeori ri GeGeststalaltt /

/.. (e(enngegetatahuhuai ai 88uukukum-m-88ukukuum m BeBelalajajar r GeGeststalaltt

D.

D. Metode PenulisanMetode Penulisan 5a

5alalam m pepennyuyususunanan n mmakakalalah ah inini i pepennululis is memengnggugunnakakan an mmetetododee kepustakaan, yakni dengan mengumpulkan buku-buku yang menyangkut tentang kepustakaan, yakni dengan mengumpulkan buku-buku yang menyangkut tentang  permasalahan yang dibahas sehingga selesailah makalah ini.

 permasalahan yang dibahas sehingga selesailah makalah ini.

BAB II BAB II PEMBAA!AN PEMBAA!AN

(3)

A.

A. Pengertian Teori "estaltPengertian Teori "estalt !st

!stilailah h GestGestalt alt suksukar ar ditditerjeerjemahmahkan kan kedkedalam alam bahbahasa asa lailain. n. 5ala5alam m bahbahasaasa !nggris berarti form, shape, configuration, 'hole dan dalam bahasa !ndonesia !nggris berarti form, shape, configuration, 'hole dan dalam bahasa !ndonesia  berarti bentuk, keseluruhan, esensi, totalitaas, hal, peristi'a dan hakikat.

 berarti bentuk, keseluruhan, esensi, totalitaas, hal, peristi'a dan hakikat. Aliran iniAliran ini  pun

 pun merupakan merupakan protes protes terhadap terhadap pandangan pandangan elementaritis elementaritis dan dan metode metode kerjanyakerjanya meng

menganalisi unsur-unanalisi unsur-unsur sur keji'akeji'aan. an. (enur(enurut ut aliran gestalt, aliran gestalt, yang utama yang utama bukanbukanlahlah elemen tetapi keseluruhan. 2esadaran dan ji'a manusia tidak mungkin dianalisis elemen tetapi keseluruhan. 2esadaran dan ji'a manusia tidak mungkin dianalisis ke

kedadalalam m eleelememen-en-elelememen. n. GeGejajala la kekejiji'a'aan an haharurus s didipepelalajajari ri sebsebagagai ai susuatatuu keseluruhan atau totalitas. 2eseluruhan adalah lebih dari sekedar penjumlahan keseluruhan atau totalitas. 2eseluruhan adalah lebih dari sekedar penjumlahan unsur-unsurnya. 2eseluruhan itu lebih dahulu ditanggapi dari bagian-bagiannya, unsur-unsurnya. 2eseluruhan itu lebih dahulu ditanggapi dari bagian-bagiannya, dan bagian-bagian itu harus memperoleh makna dalam keseluruhan.

dan bagian-bagian itu harus memperoleh makna dalam keseluruhan.

Psikologi Gestalt merupakan salah satu aliran psikologi yang mempelajari Psikologi Gestalt merupakan salah satu aliran psikologi yang mempelajari suatu gejala sebagai suatu keseluruhan atau totalitas, data-data dalam psikologi suatu gejala sebagai suatu keseluruhan atau totalitas, data-data dalam psikologi Gestalt disebut sebagai phenomena *gejala1. Phenomena adalah data yang paling Gestalt disebut sebagai phenomena *gejala1. Phenomena adalah data yang paling dasar dalam Psikologi Gestalt. 5alam hal ini Psikologi Gestalt sependapat dengan dasar dalam Psikologi Gestalt. 5alam hal ini Psikologi Gestalt sependapat dengan filsafa

filsafat t phenophenomonomonologi logi yang mengatakayang mengatakan n bah'a suatu bah'a suatu pengapengalaman harus laman harus dilihdilihatat secara netral. 5alam suatu phenomena terdapat dua unsur yaitu obyek dan arti. secara netral. 5alam suatu phenomena terdapat dua unsur yaitu obyek dan arti. 9byek merupaka

9byek merupakan n sesuatu yang sesuatu yang dapat dideskripdapat dideskripsikan, setelah sikan, setelah tertangtertangkap kap oleholeh in

indederara, , obobyeyek k tetersersebubut t memenjnjadadi i susuatatu u ininfoformrmasasi i dadan n seksekalialigugus s kikita ta teltelahah memberikan arti pada obyek itu. eori ini dibangun oleh tiga orang, 2urt 2offka, memberikan arti pada obyek itu. eori ini dibangun oleh tiga orang, 2urt 2offka, (a) &ertheimer dan &olfgang 2:hler. (ereka menyimpulkan bah'a seseorang (a) &ertheimer dan &olfgang 2:hler. (ereka menyimpulkan bah'a seseorang cenderung mempersepsikan apa yang terlihat dari lingkungannya sebagai kesatuan cenderung mempersepsikan apa yang terlihat dari lingkungannya sebagai kesatuan yang utuh.

yang utuh. (en

(enuruurut t kofkoffkafka, , gesgestalt talt adaadalah lah perpertemtemuan uan gejgejala-ala-gejgejala ala yanyang g tiatiap-tp-tiapiap ang

anggotgotanyanya a hanhanya ya memmempunpunyai yai sifasifat t ataatau u 'at'atak ak daldalam am hubhubungungannannya ya dendengangan  bagian-bagiannya,

 bagian-bagiannya, sehingga sehingga merupakan merupakan suatu suatu kesatuan kesatuan yang yang mengandung mengandung arti,arti, dan tiap-tiap bagian

dan tiap-tiap bagian mendapat arti dari mendapat arti dari keseluruhan itu. ;keseluruhan itu. ;ang primer gestalt ang primer gestalt adalahadalah  bukan

 bukan bagian-bagian. bagian-bagian. Bagian-bagian Bagian-bagian itu itu sendiri sendiri tidak tidak ada. ada. Sebab Sebab gestalt gestalt tidak tidak  terjadi dari jumlah

terjadi dari jumlah bagian-bagian. Artinya di dalam gestalt, tidak mungkin bagian-bagian. Artinya di dalam gestalt, tidak mungkin bagian- bagian itu berdiri sendiri.

 bagian itu berdiri sendiri. Psiko

Psikologi gestalt logi gestalt dia'adia'ali li dan dikembangdan dikembangakan melalui akan melalui tulisatulisan-tulin-tulisan san tigatiga tok

(4)

2etig

2etiganya dididik anya dididik dalam atmosfer dalam atmosfer inteleintelektual yang ktual yang menggmenggairahkairahkan an pada a'alpada a'al abad 7 di %erman, dan ketiganya melarikan diri dari kejaran na<i dan bermigrasi abad 7 di %erman, dan ketiganya melarikan diri dari kejaran na<i dan bermigrasi ke Amerika. Sejak dahulu aliran-aliran itu sangat penting artinya untuk membina ke Amerika. Sejak dahulu aliran-aliran itu sangat penting artinya untuk membina semangat para ahli dalam kompetisi mendapatkan penemuan-penemuan baru dan semangat para ahli dalam kompetisi mendapatkan penemuan-penemuan baru dan saling memberikan kritik dan koreksi terhadap aliran-aliran yang lainnya. saling memberikan kritik dan koreksi terhadap aliran-aliran yang lainnya. Aliran-aliran itu mengajukan teorinya masing-masing dan banyak diantaranya menjadi aliran itu mengajukan teorinya masing-masing dan banyak diantaranya menjadi dasar dari teori-teori

dasar dari teori-teori psikologi modern masa kini. Beberapa aliran yang terkemukapsikologi modern masa kini. Beberapa aliran yang terkemuka dengan teorinya Gestalt akan dikemukakan diba'ah ini.

dengan teorinya Gestalt akan dikemukakan diba'ah ini.

B.

B. TTokoh Teori Belajar okoh Teori Belajar "estalt"estalt +

+.. ((aa) ) &&eerrtthheeiimmeer *r *++  = = ++//0011

(a) &ertheimer adalah tokoh tertua dari tiga serangkai pendiri aliran (a) &ertheimer adalah tokoh tertua dari tiga serangkai pendiri aliran  psikologi

 psikologi Gestalt. Gestalt. &&ertheimer ertheimer dilahirkan dilahirkan di di Praha Praha pada pada tanggal tanggal +> +> AprilApril +

+. . !a !a memenndadappat at ggelelar ar PhPh.5 .5 nynya a ddi i bba'a'ah ah bibimmbibinngagan n 9s9s'a'aldld 2ul

2ulpe.pe.&&erthertheimeimer er diadiangnggap gap sebsebagaagai i penpendirdiri i teoteori ri GesGestalt talt setsetelah elah diadia me

melalakukukakan n ekekspspererimimen en dedengngan an memengnggugunanakakan n alalat at yayang ng bebernrnamamaa stroboskop, yaitu alat yang berbentuk kotak dan diberi suatu alat untuk  stroboskop, yaitu alat yang berbentuk kotak dan diberi suatu alat untuk  dapat melihat ke dalam kotak itu.

dapat melihat ke dalam kotak itu.

5i dalam kotak terdapat dua buah garis yang satu melintang dan yang 5i dalam kotak terdapat dua buah garis yang satu melintang dan yang satu tegak. 2edua gambar tersebut diperlihatkan secara bergantian, dimulai satu tegak. 2edua gambar tersebut diperlihatkan secara bergantian, dimulai dari garis yang melintang kemudian garis yang tegak, dan diperlihatkan dari garis yang melintang kemudian garis yang tegak, dan diperlihatkan secara terus menerus. 2esan yang muncul adalah garis tersebut bergerak  secara terus menerus. 2esan yang muncul adalah garis tersebut bergerak  dari tegak ke melintang. Gerakan ini merupakan gerakan yang semu karena dari tegak ke melintang. Gerakan ini merupakan gerakan yang semu karena sesung

sesungguhnguhnya ya garis garis tersebutersebut t tidak tidak berbergerak gerak melainmelainkan kan dimudimunculknculkan an secarasecara  bergantian.

 bergantian.

7

7.. 22uurrt t 22ooffffkka a **++33--++//++11 2o

2offkffka a lahlahir ir di di BerBerlin lin tantanggaggal l + + (ar(aret et ++3. 3. SumSumbanbangan gan 2of2offkafka kepad

kepada a psikopsikologi adalah logi adalah penyapenyajian yang jian yang sistemasistematis tis dan pengamalan daridan pengamalan dari  prinsip

 prinsip - - prinsip prinsip Gestalt Gestalt dalam dalam rangkaian rangkaian gejala gejala psikologi, psikologi, mulai mulai persepsi,persepsi,  belajar,

 belajar, mengingat, mengingat, sampai sampai kepada kepada psikologi belajar dan psikologi sosial.psikologi belajar dan psikologi sosial. 

eori 2offka tentang belajar eori 2offka tentang belajar didasarkan pada anggapan bah'a belajar didasarkan pada anggapan bah'a belajar dapatdapat diterangkan dengan prinsip prinsip psikologi Gestalt.

(5)

eori eori 2offka 2offka tentang tentang belajar belajar antara antara lain?lain? a.

a. %e%ejajak k ininggatatan an *m*mememorory y trtracaceses1, 1, adadalalah ah susuatatu u ppenenggalalamaman an yyanangg me

membmbekekas as di di ototakak.%.%ejaejak-k-jejejak jak iningagatan tan inini i didiororgaganinisassasikikan an sesecarcaraa sistematis mengikuti prinsip-prinsipGestalt dan akan muncul kembali sistematis mengikuti prinsip-prinsipGestalt dan akan muncul kembali kal

kalau au kitkita a memmemperpersepsepsiksikan an sessesuatuatu u yanyang g seruserupadpadengengan an jejajejak-jk-jejak ejak  ingatan tadi.

ingatan tadi.  b.

 b. Perjalanan 'aktu berpengaruh Perjalanan 'aktu berpengaruh terhadap jejak terhadap jejak ingatan. Perjalanan ingatan. Perjalanan 'aktu'aktu it

itu u titidadakdkdapapat at memelelemamahkhkanan, , memelalaininkakan n memenynyebebababkakan n teterjarjadidinynyaa  perubahan

 perubahan jejak, jejak, karena karena jejaktersebut jejaktersebut cenderung cenderung diperhalus diperhalus dandan disempurnakan untuk mendapat Gestalt yang lebih baik dalam ingatan. disempurnakan untuk mendapat Gestalt yang lebih baik dalam ingatan. c.

c. @at@atihaihan yan yang teng terus mrus meneenerus arus akan kan memmemperperkuakuat jejat jejak ink ingatgatan.an.// 0

0.. &&ololfgfganang g 2o2ohlhler er *+*+44-+-+343411

2ohler lahir di Ceval, Dstonia pada tanggal 7+ %anuari +4. (enurut 2ohler lahir di Ceval, Dstonia pada tanggal 7+ %anuari +4. (enurut 2ohler apabila organisme dihadapkan pada suatu masalah atau problem, 2ohler apabila organisme dihadapkan pada suatu masalah atau problem, maka akan terjadi ketidak seimbangan kogntitif, dan ini akan berlangsung maka akan terjadi ketidak seimbangan kogntitif, dan ini akan berlangsung sampai masalah tersebut terpecahkan. 2arena itu, menurut Gestalt apabila sampai masalah tersebut terpecahkan. 2arena itu, menurut Gestalt apabila terdap

terdapat at ketidketidak ak seimbaseimbangan ngan kognkognitif,hitif,hal al ini ini akan akan mendomendorong organismrong organismee menuju ke arah keseimbangan.

menuju ke arah keseimbangan.

Dksperimennya adalah seekor simpanse diletakkan di dalam sangkar. Dksperimennya adalah seekor simpanse diletakkan di dalam sangkar. Pisang digantung di atas sangkar. 5i dalam sangkar terdapat beberapa kotak  Pisang digantung di atas sangkar. 5i dalam sangkar terdapat beberapa kotak   berlainan jenis.

 berlainan jenis. (ula-mula he'an itu (ula-mula he'an itu melompat-lompat untuk mendapatkanmelompat-lompat untuk mendapatkan  pisang

 pisang itu itu tetapi tetapi tidak tidak berhasil. berhasil. 2arena 2arena usaha-usaha usaha-usaha itu itu tidak tidak memba'amemba'a ha

hasisil, l, simsimpapansnse e ititu u beberhrhenenti ti sesejenjenakak, , seoseolalah-oh-olah lah mememimikikir r cacara ra ununtutuk k  mendapatkan pisang itu.

mendapatkan pisang itu.

iba-tiba he'an itu dapat sesuatu ide dan kemudian menyusunkotak-kotak  iba-tiba he'an itu dapat sesuatu ide dan kemudian menyusunkotak-kotak  ya

yanng g tetersrsededia ia uuntntuuk k ddijijadadikikan an tatangnggga a ddan an mmememananjajatntnya ya uuntntuuk k  mencapai pisang itu. 5alam eksperimennya 2ohler sampai pada kesimpulan mencapai pisang itu. 5alam eksperimennya 2ohler sampai pada kesimpulan  bah'a organime

 bah'a organime *dalam *dalam hal hal ini ini simpanse1 simpanse1 dalam dalam memperoleh memperoleh pemecahanpemecahan masalahnya diperoleh dengan pengertian atau dengan insight.

masalahnya diperoleh dengan pengertian atau dengan insight. C.

C. Pokok Pikiran Teori "estaltPokok Pikiran Teori "estalt +

+.. PPrriinnssiip p 55aassaar r GGeessttaalltt a.

a. !n!nterterakaksi si anantatara ra inindidivividu du dadan n lilingngkukungngan an didisebsebut ut sebsebagagai ai pepercerceptptuauall fie

field. ld. SetSetiap iap perpercepceptuatual l fiefield ld memmemilikiliki i ororganganisaisasi, si, yanyang g cencenderderungung diper

(6)

kemampuan persepsi ini merupakan fungsi ba'aan manusia, bukan skill kemampuan persepsi ini merupakan fungsi ba'aan manusia, bukan skill ya

yang ng didipepelalajajari. ri. PePengngororgaganinisassasiaian n inini i memempmpenengagaruruhi hi mamaknkna a yayangng dibentuk.

dibentuk.>>  b.

 b. Prinsip-prinsip pengorPrinsip-prinsip pengorganisasian ?ganisasian ?

 Principle of Pro)imity ? bah'a unsur-unsur yang saling berdekatanPrinciple of Pro)imity ? bah'a unsur-unsur yang saling berdekatan

*b

*baiaik k 'a'aktktu u mamaupupun un ruruanang1 g1 dadalalam m bibidadang ng pepengngamamatatan an akakanan dipandang sebagai satu bentuk tertentu.

dipandang sebagai satu bentuk tertentu.

 PrinciPrinciple of ple of SimilSimilarity arity ? individu akan cenderu? individu akan cenderung memperseng mempersepsikanpsikan

stimulus yang sama sebagai suatu kesatuan. 2esamaan stimulus itu stimulus yang sama sebagai suatu kesatuan. 2esamaan stimulus itu  bisa berupa persamaan bentuk, 'arna, ukuran dan kecerahan.

 bisa berupa persamaan bentuk, 'arna, ukuran dan kecerahan.

 Principle of 9bjective Set ? 9rganisasi berdasarkan mental set yangPrinciple of 9bjective Set ? 9rganisasi berdasarkan mental set yang

sudah terbentuk sebelumnya. sudah terbentuk sebelumnya.

 Principle of Eontinuity ? (enunjukkan bah'a kerja otak manusiaPrinciple of Eontinuity ? (enunjukkan bah'a kerja otak manusia

se

secacara ra alalamamiaiah h memelalakukukakan n prprooseses s ununtutuk k memelelengngkakappi i atatauau me

melalanjnjututkakan n ininfoformrmasi asi memeskskipipun un stistimumululus s yayang ng dididadapapat t tidtidak ak  lengkap.

lengkap.

 PrPrininciciplple e of of ElElososurure$ e$ PrPrinincipciple le of of GoGood od FoForm rm ? ? BaBah'h'a a ororanangg

ce

cendndererunung g akakan an memengngisisi i kekekokososongngan an susuatatu u popola la obobyeyek k atatauau  pengamatan

 pengamatan yang yang tidak tidak lengkap. lengkap. 9rang 9rang akan akan cenderung cenderung melihatmelihat suatu obyek dengan bentukan yang sempurna dan sederhana agar  suatu obyek dengan bentukan yang sempurna dan sederhana agar  mudah diingat.

mudah diingat.

 Principle of Figure and Ground ? ;aitu menganggap bah'a setiapPrinciple of Figure and Ground ? ;aitu menganggap bah'a setiap

 bidang

 bidang pengamatan pengamatan dapat dapat dibagi dibagi dua dua yaitu yaitu figure figure *bentuk1 *bentuk1 dandan ground *latar

ground *latar belakang1. Prinsip belakang1. Prinsip ini ini menggambarkan bmenggambarkan bah'a manusiaah'a manusia secara sengaja ataup

secara sengaja ataupun tidak, memiliun tidak, memilih dari h dari serangserangkaian stimukaian stimulus,lus, mana yang dianggapnya sebagai figure dan mana yang dianggap mana yang dianggapnya sebagai figure dan mana yang dianggap sebagai ground.

sebagai ground.

 Principle of !somorphism ? (enunjukkan adanya hubungan antaraPrinciple of !somorphism ? (enunjukkan adanya hubungan antara

ak

aktitivivitatas s ototak ak dedengngan an kekesasadadararan, n, atatau au memenununjnjukukkakan n adadananyaya hu

hububungngan an ststruructcturural al anantartara a dadaererahah-d-daeraerah ah ototak ak yayang ng teterkrktitivavasisi dengan isi alam sadarnya.

dengan isi alam sadarnya. D.

D. ukum#ukum Belajar "estaltukum#ukum Belajar "estalt Asu

Asumsi msi bahbah'a 'a hukhukum um =hu=hukum kum atau atau priprinsinsip-pp-prinrinsip sip yanyang g berberlaklaku u padpadaa  proses

 proses pengamatan pengamatan dapat dapat ditransfer ditransfer kepada kepada hal hal belajar, belajar, maka maka untuk untuk memahamimemahami  proses

(7)

 pengamatan

 pengamatan itu.Pada itu.Pada pengamatan pengamatan itu itu menekankan menekankan perhatian perhatian pada pada bentuk bentuk yangyang ter

terororganganisaisasi si *or*organgani<ei<ed d forform1 m1 dan dan polpola a perpersepsepsi si manmanusiusia a . . PemPemahaahaman man dandan  persepsi

 persepsi tentang tentang hubungan-hubunhubungan-hubungan gan dalam dalam kebulatan kebulatan *entities1 *entities1 adalah adalah sangatsangat esensial dalam belajar. Psikologi Gestalt ini terkenal juga sebagai teori medan esensial dalam belajar. Psikologi Gestalt ini terkenal juga sebagai teori medan *field1 atau la<im disebut cognitive field theory.

*field1 atau la<im disebut cognitive field theory.33

Pendirian aliran ini adalah keseluruhan lebih dan lain dari pada Pendirian aliran ini adalah keseluruhan lebih dan lain dari pada bagian- bagian, "keseluruhan itu timbul lebih dulu d

 bagian, "keseluruhan itu timbul lebih dulu dari pada bagian-bagian#.5alam belajar ari pada bagian-bagian#.5alam belajar  yan

yang g penpentinting g adaadalah lah penpenyesyesuaiuaian an perpertamtama, a, yaiyaitu tu menmendapdapatkatkan an resresponponse se yanyangg tepat, hal ini sangat tergantung pada pengamatan.

tepat, hal ini sangat tergantung pada pengamatan. 5e

5engngan an kkatata a lalain in ppememececahahan an pprorobblelem m sasanngagat t teterrgganantutunng g kkepepadadaa  pengamatan,

 pengamatan, apabila apabila dapat dapat melihat melihat situasi situasi itu itu dengan dengan tepat tepat maka maka problemproblem "pencerahan# dan dapat memecahkan problem itu.

"pencerahan# dan dapat memecahkan problem itu.

%adi inti pelajaran menurut aliran ini adalah mendapatkan "insight# artinya? %adi inti pelajaran menurut aliran ini adalah mendapatkan "insight# artinya? dimengertinya persoalan, dimengertinya hubungan tertentu, antara berbagai unsur  dimengertinya persoalan, dimengertinya hubungan tertentu, antara berbagai unsur  dalam situasi tertentu, hingga hubungan tersebut jelas dan akhirnya didapatkan dalam situasi tertentu, hingga hubungan tersebut jelas dan akhirnya didapatkan ke

kemamampmpuauan n memememecahcahkakan n prproboblemlem, , bubukakan n memengngululanang-g-ululanang g babahahan n yayangng dipelajari.

dipelajari. 5al

5alam am hukhukum-um-hukhukum um belbelajaajar r GesGestalt talt ini ini ada ada satu hukum pokosatu hukum pokok k , , yaiyaitutu huk

hukum um PraPragnagna<, <, dan dan empempat at hukhukum um tamtambahbahan an *su*subsidbsider1 er1 yanyang g tuntunduk duk kepkepadaada hu

hukukum m yayang ng popokokok k ititu, u, yayaititu u huhukukum=m=huhukukum m keketeterdrdekekataatan, n, keketetertrtututupupanan,, kesamaan, dan kontinu

kesamaan, dan kontinuitas. itas. Pragna< adalah suatu keadaan Pragna< adalah suatu keadaan yang seimbang. Setiapyang seimbang. Setiap hal yang dihadapi oleh individu mempunyai sifat dinamis yaitu cenderung untuk  hal yang dihadapi oleh individu mempunyai sifat dinamis yaitu cenderung untuk  menuju keadaan pragna< tersebut.

menuju keadaan pragna< tersebut.

Dmpat hukum tambahan yang tunduk kepada hukum pokok, yaitu ? Dmpat hukum tambahan yang tunduk kepada hukum pokok, yaitu ? +

+.. 88uukkuum m kkeetteerrddeekkaattaann 8a

8al-l-hahal l yayang ng salsalining g beberdrdekekatatan an dadalam lam 'a'aktktu u ataatau u tetempmpat at cencendederurungng dianggap sebagai suatu totalitas.

dianggap sebagai suatu totalitas. 7

7.. 88uukkuum m kkeetteerrttuuttuuppaann

8al-hal yang cenderung menutup akan membentuk kesan totalitas tersendiri. 8al-hal yang cenderung menutup akan membentuk kesan totalitas tersendiri. 0

0.. 88uukkuum km keessaammaaaann..

8al-hal yang mirip satu sama lain, cenderung kita persepsikan sebagai suatu 8al-hal yang mirip satu sama lain, cenderung kita persepsikan sebagai suatu kelompok atau suatu totalitas.

kelompok atau suatu totalitas. /

/.. 88uukkuum km koonnttiinnuuiittaass

9rang akan cenderung mengasumsikan pola kontinuitas pada obyek-obyek  9rang akan cenderung mengasumsikan pola kontinuitas pada obyek-obyek  yang ada.

(8)

E.

E. A$likasi Teori Belajar "estaltA$likasi Teori Belajar "estalt +

+.. BBeellaajjaar  r   Pro

Proses ses belbelajaajar r adaadalah lah fenfenomeomena na kogkognitnitif. if. ApApabiabila la indindiviividu du menmengalgalamiami  proses belajar, terjadi reorganisasi

 proses belajar, terjadi reorganisasi dalam perceptual fiedalam perceptual fieldnya. Setelah prosesldnya. Setelah proses  belajar

 belajar terjadi, terjadi, seseorang seseorang dapat dapat memiliki memiliki cara cara pandang baru pandang baru terhadap terhadap suatusuatu  problem.

 problem. Aplikasi teori Gestalt dalam proses pembelajaran antara lain ?Aplikasi teori Gestalt dalam proses pembelajaran antara lain ? a.

a. PenPengalgalamaaman tilin tilikan *ikan *insinsightght1 ? bah'1 ? bah'a tilia tilikan mekan memegmegang pang peraneranan yanan yangg  penting

 penting dalam dalam perilaku perilaku yaitu yaitu kemampuan kemampuan mengenal mengenal keterkaitan keterkaitan unsur- unsur-unsur dalam suatu obyek atau peristi'a.

unsur dalam suatu obyek atau peristi'a.  b.

 b. Pembelajaran Pembelajaran yang yang bermakna bermakna *meaningful *meaningful learning1 learning1 ? ? kebermaknaankebermaknaan unsur-unsur yang terkait akan menunjang pembentukan tilikan dalam unsur-unsur yang terkait akan menunjang pembentukan tilikan dalam  proses

 proses pembelajaran. pembelajaran. (akin (akin jelas jelas makna makna hubungan hubungan suatu suatu unsur unsur akanakan makin efektif sesuatu yang dipelajari.

makin efektif sesuatu yang dipelajari. c.

c. PerPerilailaku berku bertujtujuan *puan *purpurposiosive behve behaviavior1 ? bahor1 ? bah'a per'a perilailaku teraku terarah parah padada tujuan. Perilaku bukan hanya terjadi akibat hubungan stimulus-respons, tujuan. Perilaku bukan hanya terjadi akibat hubungan stimulus-respons, tet

tetapi api ada ada ketketerkerkaitaitannannya ya dendengan gan tujtujuan uan yanyang g ingingin in dicdicapaapai. i. ProProsesses  pembelajaran

 pembelajaran akan akan berjalan berjalan efektif efektif jika jika peserta peserta didik didik mengenal mengenal tujuantujuan yang ingin

yang ingin dicapdicapainyaainya. . 9leh karena 9leh karena itu, guru itu, guru hendahendaknya menyadariknya menyadari tujuan sebagai arah aktivitas pengajaran dan membantu peserta didik  tujuan sebagai arah aktivitas pengajaran dan membantu peserta didik  dalam memahami tujuannya.

dalam memahami tujuannya. d.

d. PrPrininsip ruasip ruang hidng hidup *lifup *life e spspaceace1 1 ? ? babah'h'a a peperirilalaku indku indivivididu u mememimililikiki ket

keterkerkaitaitan an dendengan gan linlingkugkungangan n dimdimana ana ia ia berberadaada. . 9le9leh h karkarena ena ituitu,, materi yang diajarkan hendaknya memiliki keterkaitan dengan situasi materi yang diajarkan hendaknya memiliki keterkaitan dengan situasi dan kondisi lingkungan kehidupan peserta didik.

dan kondisi lingkungan kehidupan peserta didik. e.

e. ranransfesfer r dadalalam m BeBelalajajar r ? ? yayaititu u pepemimindndahahan polaan pola-po-pola perila perilalaku dalaku dalamm si

situtuasasi i pepembmbelelajaajararan n tetertrtenentu tu ke ke sisitutuasi asi lalainin. . (e(enunururut t papandndanangagann Ges

Gestalttalt, , trantransfer sfer belbelajaajar r terjterjadi adi dendengan gan jaljalan an melmelepaepaskaskan n penpengergertiatiann ob

obyek yek dardari i suasuatu tu konkonfigfiguraurasi si daldalam am situsituasi asi terttertententu u untuntuk uk kemkemudiudianan menempatkan dalam situasi konfigurasi lain dalam tatasusunan yang menempatkan dalam situasi konfigurasi lain dalam tatasusunan yang tepat. %udd menekankan pentingnya penangkapan prinsip-prinsip pokok  tepat. %udd menekankan pentingnya penangkapan prinsip-prinsip pokok  yan

yang g lualuas s daldalam am pempembelbelajarajaran an dan dan kemkemudiudian an menmenyusyusun un ketketententuan uan--keten

ketentuan umum tuan umum *gener*generalisasi1alisasi1. . ransfer belajar ransfer belajar akan terjadi akan terjadi apabiapabilala  peserta

(9)

 persoalan

 persoalan dan dan menemukan menemukan generalisasi generalisasi untuk untuk kemudian kemudian digunakandigunakan dalam memecahkan masalah dalam situasi lain.

dalam memecahkan masalah dalam situasi lain. 7

7.. !!nnssiigghhtt Pem

Pemecaecahan han masmasalah alah secasecara ra jitjitu u yanyang g munmuncul cul setesetelah lah adaadanya nya proprosesses  pengujian

 pengujian berbagai berbagai dugaan$kemungkinan. dugaan$kemungkinan. Setelah Setelah adanya adanya pengalamanpengalaman insigh

insight, t, indivindividu idu mampmampu u menermenerapkanapkannya nya pada problem sejenis pada problem sejenis tanpa perlutanpa perlu melalui proses trial-error lagi. 2onsep insight ini adalah fenomena penting melalui proses trial-error lagi. 2onsep insight ini adalah fenomena penting dalam belajar, ditemukan oleh 2ohler dalam eksperimen yang sistematis. dalam belajar, ditemukan oleh 2ohler dalam eksperimen yang sistematis. imbu

imbulnya insight lnya insight pada individu tergantung pada ?pada individu tergantung pada ? a.

a. 2es2esanganggupgupan ? an ? 2esa2esanggnggupaupan n berberkaikaitan dengtan dengan kemaman kemampuapuan n intintelieligengensisi individu.

individu.  b.

 b. Pengalaman Pengalaman ? ? 5engan 5engan belajar, belajar, individu individu akan akan mendapatkan mendapatkan suatusuatu  pengalaman dan pengalaman itu akan menyeb

 pengalaman dan pengalaman itu akan menyebabkan munculnya insight.abkan munculnya insight. c.

c. araf komaraf komplepleksiksitas dari suattas dari suatu situasu situasi i ?Se?Semakmakin kompin komplekleks s masmasalaalah h akaakann semakin sulit diatasi.

semakin sulit diatasi. d.

d. @at@atihaihan ? n ? @at@atihaihan yang banyn yang banyak akan mempak akan mempertiertinggnggi i kemkemampampuan insiuan insighghtt dalam situasi yang bersamaan

dalam situasi yang bersamaan e.

e. ririal al anand d DrDrroror? r? ApApababilila a seseseseororanang g titidadak k dadapapat t memememecacahkhkan an susuatatuu mas

masalaalah, h, seseseseoraorang ng akaakan n melmelakuakukan kan perpercobcobaanaan-per-percobcobaan aan hinhinggagga akhirnya menemukan insight untuk memecahkan masalah tersebut.

akhirnya menemukan insight untuk memecahkan masalah tersebut. 0

0.. ((eemmoorryy 8as

8asil il perpersepssepsi i terterhadhadap ap obyobyek ek menmeninginggalgalkan kan jejajejak k ingingatanatan. . 5en5engangan  berjalannya

 berjalannya 'aktu, 'aktu, jejak jejak ingatan ingatan ini ini akan akan berubah berubah pula pula sejalan sejalan dengandengan  prinsip-prinsip

 prinsip-prinsip organisasional organisasional terhadap terhadap obyek. obyek. Penerapan Penerapan Prinsip Prinsip of of GoodGood Form seringkali muncul dan terbukti secara eksperimental. Secara sosial, Form seringkali muncul dan terbukti secara eksperimental. Secara sosial, fenom

fenomena ena ini ini juga menjelaskan pengaruh gosip$rumjuga menjelaskan pengaruh gosip$rumoror. . FenomFenomena ena gossigossipp seringkali berbeda dengan fakta yang ada. Fakta yang diterima sebagai suatu seringkali berbeda dengan fakta yang ada. Fakta yang diterima sebagai suatu informasi oleh seseorang kemudian diteruskan kepada orang lain dengan informasi oleh seseorang kemudian diteruskan kepada orang lain dengan dengan dilengkapi oleh informasi yang relevan 'alaupun belum menjadi dengan dilengkapi oleh informasi yang relevan 'alaupun belum menjadi fakta atau belum diketahui faktanya

(10)

BAB III BAB III PENUTUP PENUTUP A. A.   %esim$ulan%esim$ulan

eori belajar psikologi Gestalt merupakan salah satu aliran psikologi yang eori belajar psikologi Gestalt merupakan salah satu aliran psikologi yang memp

mempelajari suatu elajari suatu gejala sebagai suatu gejala sebagai suatu keselukeseluruhan atau ruhan atau totaltotalitas. Sedangkanitas. Sedangkan data-data dalam psikologi Gestalt disebut sebagai Fenomena *gejala1. 5imana data-data dalam psikologi Gestalt disebut sebagai Fenomena *gejala1. 5imana fenom

fenomena adalah ena adalah data-dadata-data ta yang mendasar dan yang mendasar dan hal ini hal ini sepensependapat dengan filsafatdapat dengan filsafat fen

fenomoomologlogi i yanyang g menmengargartiktikan an bahbah'a 'a suasuatu tu penpengalgalamaaman n harharus us dildilihaihat t secasecarara netral.

netral. 5al

5alam am teoteori ri belbelajaajar r gestgestalt alt terterdapdapat at priprinsinsip p intinteraeraksi ksi indindiviividu du dendengangan lingkungan serta prinsip pengorganisasian. Selain itu, dalam aplikasi prinsip teori lingkungan serta prinsip pengorganisasian. Selain itu, dalam aplikasi prinsip teori  belajar

 belajar psikologi gestel psikologi gestel meliputi meliputi pada belajar, pada belajar, insight, dan insight, dan memorymemory. . eori eori belajar belajar   psikologi

 psikologi gestalt gestalt mempelajari mempelajari suatu suatu fenomena fenomena secara secara totatalitas totatalitas dan dan merumuskanmerumuskan  beberapa

 beberapa hukum hukum diantaranya diantaranya adalah adalah hukum hukum keterdekatan, keterdekatan, hukum hukum ketertutupan,ketertutupan, hukum kesamaan, dan hukum kontiunitas, yang kesemua hukum itu tunduk pada hukum kesamaan, dan hukum kontiunitas, yang kesemua hukum itu tunduk pada hukum Pragna<. 5engan demikian teori belajar psikologi gestalt dapat diterapkan hukum Pragna<. 5engan demikian teori belajar psikologi gestalt dapat diterapkan dalam proses belajar sehingga lebih dapat memahami suatu gejala atau fenomena dalam proses belajar sehingga lebih dapat memahami suatu gejala atau fenomena secara keseluruhan.

secara keseluruhan.

B.

B.   !aran!aran

(akalah ini tentu jauh dari sebuah kesempurnaan. 9leh karena itu, saran (akalah ini tentu jauh dari sebuah kesempurnaan. 9leh karena itu, saran da

(11)

kedepannya. Semoga dengan adanya makalah tentang eori Belajar Gestalt ini kedepannya. Semoga dengan adanya makalah tentang eori Belajar Gestalt ini mampu menambah kha<anah keilmuan kita terkait dengan proses pelaksanaan mampu menambah kha<anah keilmuan kita terkait dengan proses pelaksanaan  pengajaran yang bermutu dengan kata lain memiliki nilai presensi berkualitas.  pengajaran yang bermutu dengan kata lain memiliki nilai presensi berkualitas.

5AFAC PSA2A 5AFAC PSA2A

Ahmad, Fau<i. 7.

Ahmad, Fau<i. 7. Pisikologi Umum. Pisikologi Umum. Bandung ? Penerbit Pustaka Setia Bandung ? Penerbit Pustaka Setia  Haisaban,

 Haisaban, @adidlaus. @adidlaus. 7/.7/. Para  Para Psikolog Psikolog TTerkemuka erkemuka Dunia: Dunia: Riwayat Riwayat Hidup,Hidup,  Pokok Pikiran

 Pokok Pikiran Dan Karya. Dan Karya. %akarta? Grasindo %akarta? Grasindo Surya

Suryabrata, brata, SumardSumardi. i. 7373.. Psikologi  Psikologi Pendidikan.Pendidikan. %ak%akarta arta ? ? PP. . CajCaja a GraGrafinfindodo Persada,

Persada, Sujanto,

Sujanto, Agus. Agus. 7.7. Psikologi Umum Psikologi Umum. %akarta? . %akarta? Bumi AksarBumi Aksar.. Sya

Syaodiodih, h, HanHana. a. 77.. Landasan  Landasan psikologi psikologi pendidiksanpendidiksan. . BaBandndunung? g? CeCemamajaja Cosdakatya,.

Referensi

Dokumen terkait

Fisika adalah salah satu cabang ilmu yang mempelajari fenomena dan gejala alam secara keseluruhan. 2) fisika merupakan ilmu pengetahuan mendasar yang berhubungan dengan

Menurut pandangan Gestalt, transfer belajar terjadi dengan jalan melepaskan pengertian obyek dari suatu konfigurasi dalam situasi tertentu untuk kemudian

Mengacu pada penerapan Gestalt di film, potongan-potongan informasi yang diberikan sepanjang film memberikan gambaran pola persepsi penonton terhadap keseluruhan film..

Psikologi transpersonal adalah salah satu madzhad dari psikologi yang mempelajari tentang potensi yang paling tinggi dari manusia; seperti pengalaman trans yang

Ahli psikologi behavior memandang bahwa proses belajar terjadi melalui ikatan stimulus- respon, sedangkan psikologi gestalt berpendapat proses pemerolehan pengetahuan didapat

Menggunakan dasar psikologis Ilmu Jiwa Gestalt. Metode membaca global dirintis oleh Dr. Ovide De Croly. Di Indonesia dekenal dengan metode S.A.S.  Permulaan sekali, anak

Destination brand gestalt and its effects on brand attachment and brand loyalty ‡•‡Ǥƒ†ƒ‰‹ȗƒǡƒ˜‡Ǥ‡–‡‘ȗȗ„Ƭ†”ƒŒ‹–ȗȗȗƒ a UNKLAB Business, School, Universitas Klabat, Manado, North

Counselling Skills and Theory, 3rd edition verbal account of what happened, a Gestalt therapist would encourage the client to experience the past in the present.. The following is an