• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tinjauan Yuridis Prinsip Non Refoulment Terhadap Penolakan Pengungsi Etnis Rohingya Oleh Australia Dan Thailand Menurut Hukum Internasional

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Tinjauan Yuridis Prinsip Non Refoulment Terhadap Penolakan Pengungsi Etnis Rohingya Oleh Australia Dan Thailand Menurut Hukum Internasional"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bersifat deskriptif analitis, guna memperoleh gambaran yang menyeluruh dan sistematis mengenai norma hukum, prinsip hukum dan penelitian hukum yang

Penelitian yang dilakukan ini bersifat deskriptif karena penelitian yang dimaksudkan untuk memberikan data seteliti mungkin tentang bagaimanakah pembinaan dan pengawasan

Berdasarkan tujuan penelitian ini adalah untuk memahami, mendeskripsikan dan menganalisis peran UNHCR dalam penerapan prinsip Non Refoulement terhadap kasus

Penelitian hukum normatif ini juga dipadukan dengan penelitian yang bersifat deskriptif yaitu penelitian yang dilakukan untuk memberikan data yang seteliti mungkin tentang

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana aturan – aturan hukum internasional tentang pencari suaka, bagaimana perangkat hukum Internasional mengatur

Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah jenis penelitian yang bersifat deskriptif, yaitu penelitian untuk memberikan data yang seteliti mungkin tentang suatu gejala

Prinsip ini diatur juga dalam beberapa Konvensi Internasional, antara lain: Pasal 3 ayat (1) Deklarasi tentang Suaka Teritorial, Taun 1967, Pasal 3 Konvensi tentang

Dalam penelitian ini akan menelaah Kasus etnis Rohingya di Myanmar yang tanpa Kewarganegaraan, penelitian ini juga menganalisis upaya yang perlu dilakukan