84
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
1.
Berdasarkan analisis RTRW Kota Bandar Lampung, dapat disimpulkan
beberapa temuan sebagai berikut:
Ø
Dari aspek proses penyusunan, RTRW Kota Bandar Lampung relatif telah
sesuai dan mengacu pada pedoman yang berlaku (79%).
Ø
Dari aspek legalitas, RTRW Kota Bandar Lampung telah sah dan
mendapat legalitas hukum melalui Perda 4 Tahun 2004 tentang RTRW
Kota Bandar Lampung.
Ø
Dari aspek pemanfaatan ruang telah terjadi penyimpangan yang relatif
besar terhadap rencana yang telah ditetapka n.
Ø
Faktor eksternal (tidak terjadi perubahan kebijakan penataan ruang
maupun bencana yang menyebabkan perubahan struktur tata ruang) relatif
tetap.
2.
Dalam proses penyusunan RTRW Kota Bandar Lampung ditemukan hal-hal
sebagai berikut:
Ø
Penyusunan RTRW belum memperhatikan keserasian dan koordinasi
dengan wilayah sekitarnya (Inter-Regional Context), yaitu Kabupaten
Lampung Selatan, RTR kawasan fungsional maupun RTR pada hierarki
yang lebih tinggi, yaitu RTRW Provinsi Lampung.
Ø
Dari analisis model perkembangan wilayah menunjukkan bahwa aspek
ketetanggaan sangat menentukan kinerja perkembangan suatu wilayah,
karena aspek ketetanggaan (berbatasan langsung maupun dalam radius
tertentu) sangat mendominasi dan berpengaruh dalam setiap model
perkembangan wilayah.
3.
Dari analisis permodelan perkembangan wilayah, ditemukan hal-hal berikut:
Ø
Terdapat tiga model matematis perkembangan wilayah, yaitu model
85
fisik ruang wilayah dan model perkembangan aktivitas pe ndidikan
wilayah.
Ø
Variabel yang nyata dan elastis untuk setiap model perkembangan wilayah
seluruhnya terkait dengan aspek wilayah sekitar, baik ketetanggaan
maupun jarak
centroid
. Dalam penelitian ini dengan menggunakan unit
analisis kelurahan sudah menunjukkan pentingnya kerjasama untuk
meningkatkan perkembangan wilayah. Oleh sebab itu kerjasama perlu
dikembangkan dalam skala yang lebih luas (kabupaten/kota), khususnya
Kota Bandar Lampung, mengingat kota tersebut memiliki peran yang
sanga t strategis skala nasional, regional maupun provinsi.
4.
Studi menunjukkan bahwa terdapat konsistensi dalam penataan ruang di Kota
Bandar Lampung, tetapi terjadi inkonsistensi dalam pemanfaatan dan
pengendalian pemanfaatan ruang. Inkonsistensi tersebut menyebabkan
berbagai permasalahan keruangan yang berakibat menurunnya kinerja
perkembangan wilayah. Dari hasil studi perkembangan wilayah, terdapat
faktor pendorong perkembangan wilayah, yaitu:
a)
Ketersediaan prasarana dasar (jalan kota/lokal, air bersih dan telepon).
Konsekuensi logis dari kesimpulan tersebut terkait dengan mekanisme
anggaran, bahwa ketiga aspek tersebut dapat dijadikan skala prioritas
dalam percepatan pembangunan suatu kawasan dengan skenario
dipercepat. Sebaliknya untuk kawasan dengan skenario diperlambat
pembangunannya, maka ketiga sektor tersebut dapat digunakan sebagai
alat untuk mengendalikan pesatnya perkembangan wilayah.
b)
Kondisi fisik wilayah yang baik, yaitu dengan karakteristik landai dan air
tanah produktifitas sedang. Hal ini cukup logis karena perkembangan
wilayah memerlukan berbagai kemudahan termasuk kemudahan sistem
pergerakan dan kemudahan ketersediaan air.
Sedangkan faktor penghambat perkembangan wilayah adalah ketersediaan
jalan nasional di tingkat lokal (kelurahan). Oleh karena itu dalam jangka
panjang ke depan perlu diupayakan supaya pembangunan jalan nasional
diarahkan di pinggiran kota (ring road).
86
Saran
1.
Berdasarkan Kepmen Kimpraswil Nomor 327/KPTS/M/2002, maka butir
temuan kesimpulan pertama merekomendasikan bahwa Pemerintah Kota
Bandar Lampung perlu segera mengambil langkah-langkah sebagai berikut:
Ø
Meningkatkan sosialisasi RTRW kepada seluruh
stakeholder, baik
pemerintah, swasta maupun masyarakat.
Ø
Menyusun dokumen pendamping RTRW untuk melengkapi aspek-aspek
yang belum diatur secara jelas serta menyusun dokumen Pengendalian
Pemanfaatan Ruang Kota Bandar Lampung.
Ø
RTRW perlu didetailkan dalam rencana yang lebih rinci, yaitu RDTR dan
RTR dengan tetap memperhatikan efisiensi dalam pemanfataan ruang.
Ø
RTRW harus menjadi dokumen yang memiliki kekuatan untuk mengikat
secara eksternal (pedoman bagi masyarakat dalam pemanfaatan ruang
kota) dan internal (pengendali bagi setiap kebijakan program
pembangunan).
2.
Dari butir temuan 2 dan 3 memberikan konsekuensi pentingnya kerjasama
antar daerah. Artinya untuk mencapai efektifitas dan efisiensi dalam
pelaksanaan pembangunan serta peningkatan kinerja perkembangan wilayah
diperlukan kerjasama dan koordinasi dengan wilayah sekitarnya, baik yang
bertetangga maupun yang berada dalam satu radius tertentu (jarak
centroid
).
Implikasi dari hal tersebut adalah:
Ø
Dalam setiap pelaksanaan kegiatan pembangunan perlu memperhatikan
keterkaitan dengan wilayah sekitarnya (Inter-Regional Context).
Ø
Pemerintah Provinsi Lampung perlu segera menyusun dan menetapkan
Rencana Tata Ruang (RTR) kawasan fungsional yang bersifat lintas
kabupaten/kota, khususnya antara Kota Bandar Lampung de ngan
Kabupaten Lampung Selatan.
Ø
Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui model empirik
pentingnya kerjasama dalam wilayah yang lebih luas (Kota Bandar
Lampung dengan kabupaten disekitarnya, atau Provinsi Lampung dengan
provinsi di sekitarnya).
87
Ø
Perlu dilakukan pengkajian efektifitas cakupan kawasan kerjasama serta
bidang-bidang yang perlu dikerjasamakan, khususnya dalam satu radius
untuk menghasilkan model optimasi perkembangan wilayah.
3.
Penataan ruang memiliki implikasi terhadap perkembangan wilayah, sehingga
konsistensi dalam penataan ruang, baik dalam aspek perencanaan,
pemanfaatan maupun pengendalian pemanfaatan ruang menjadi sangat penting
untuk diperhatikan. Salah satu upayanya adalah mengembangkan dan
mensosialisasikan penggunaan sistem informasi spasial, baik dalam aspek
perencanaan, pemanfaatan maupun pengendalian pemanfaatan ruang.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim. 1992. Undang-undang Penataan Ruang. Jakarta.
. 2002.
Pedoman Penyusunan Penataan Ruang Daerah. Jakarta.
Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah.
Anwar, E. 2005.
Ketimpangan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan. Bogor.
P4WPress.
Aronoff, S. 1989.
Geografic Information System: Management Perspective.
Ottawa, Canada. WDL Publications.
Budiharjo, Eko. 1997. Tata Ruang Perkotaan
. Bandung. PT Alumni.
Budiharjo, Eko. 1995.
Pendekatan Sistem dalam Tata Ruang dan Pembangunan
Daerah untuk Meningkatkan Ketahanan Nasional. Yogyakarta.
Gajahmada University Press.
Danisworo, M. Revitalisasi Kawasan Kota
. Jakarta. Info URDI Vol 13.
LeSage, James P (1999).
The Theory and Practice of Spatial Econometrics.
http://www.econ.utoledo.edu.
Marquez LO and Maheepala S. 1996.
An Object-Oriented Approach to the
Integrated Planning of Urban Development and Utility Services. Environ.
and Urban Systems Vol. 20 No 4/5:pp.303-312.
McGill, R. 1998. Urban Management in Developing Countries. Cities Vol 13 No
6:pp.405-471.
Prahasta, E. 2005.
Sistem Informasi Geografis: Tutorial ArcView
. Bandung.
Informatika Bandung.
Rustiadi, E dan Saefulhakim, S. & Panuju, D.R. 2004.
Perencanaan dan
Pengembangan Wilayah
. Bogor.
Saefulhakim, S. 2006. Arah dan Isyu Strategis Perencanaan dan Pengembangan
Wilayah Dalam Perspektif Ekonomi Wilayah: Bogor. Fakultas Pertanian
IPB.
Saefulhakim, S. 2005. Principal Components Analysis (PCA) dan Factor Analysis
(FA): Bogor. Fakultas Pertanian IPB.
Sastrowihardjo, M dan Napitupulu, H. 2001.
Kebijakan Pertanahan dan
Pembangunan
. Jakarta. Pusdiklat BPN.
Supriatna, Y. 2006.
Instrumen Pengendalian Pemanfaatan Ruang ‘Konsepsi dan
Wahyuni, E. 1998.
Kajian Analisis Penghijauan Kota dalam Penanganan
Degradasi Lingkungan. Semarang. UNDIP.
Wegener, M. 2001. New Spatial Plannin g Models. JAG Vol 3 issue 3.
Media Massa
Lampung Post, 8 Agustus 2006.
Bapedalda Harus Bertindak Tegas.
Pikiran Rakyat, 24 Desember 2004. Menanti Konsistensi Penataan Ruang Kota
.
Republika, 27 Juli 2006. Ratusan Warga Pesisir Teluk Lampung Demo
.
Trans Sumatera Post, 2 Agustus 2004.
BLH Bandar Lampung Teliti Sampel
Limbah PT Golden Sari.
Tempo Interaktif, 6 Juni 2004.
Buntut Proyek Reklamasi, Walikota Lampung
KOTA
Identifikasi Permasalahan Pembangunan Kota
1. Perkembangan sosial kependudukan* • Tingkat pertumbuhan penduduk • Ukuran keluarga*
• Budaya/aktivitas sosial penduduk* • Pola pergerakan penduduk* 2. Prospek pertumbuhan ekonomi*
• Ketenagakerjaan • PDRB • Kegiatan usaha
• Perkembangan penggunaan tanah & produktivitasnya*
3. Daya dukung fisik dan lingkungan* • Kondisi tata guna tanah • Kondisi bentang alam kawasan • Letak geografis
• Sumberdaya air
• Kondisi lingkungan (topografi & pola drainase)
• Sensitivitas terhadap lingkungan, bencana alam & kegempaan • Status & nilai tanah • Ijin lokasi
4. Daya dukung prasarana & fasilitas kota* • Jenis infrastruktur perkotaan • Jangkauan pelayanan • Jumlah penduduk yang terlayani • Kapasitas pelayanan
Rencana Tata Ruang Wilayah Kota (RTRW ) 1. Pengelolaan kawasan lindung
2. Pengelolaan kawasan budidaya*
3. Pengelolaan kawasan perkotaan & kawasan tertentu* 4. Rencana Pengelolaan TGT, TGA, TGU dan SDA lainnya*
5. Pengembangan sistem kegiatan pemban gunan & pusat -pusat pelayanan permukiman perkotaan *
6. Pentahapan & prioritas pengembangan untuk perwujudan struktur pemanfaatan ruang kota*
Penetapan RTRW Kota Bandar Lampung(Perda)
Ø Penetapan substansi rencana Ø Pedoman perijinan pemanfaatan ruang
Ø Pedoman pemberian kompensasi, serta pemberian insentive & pengenaan disinsentive.
Ø Pedoman pengawasan (pelaporan, pemantauan & evaluasi) & penertiban (termasuk pengenaan sanksi) pemanfaatan ruang.
Analisis Teknis
1. Tinjauan terhadap batas wilayah perencanaan 2. Kebijakan pembangunan
3. Sektoral & perekonomian 4. Kependudukan
5. Daya dukung fisik & lingkungan 6. Daya dukung prasarana & fasilitas kota Dokumen:
• UU 24/92
• PP 47/97 ttg RTRWN • Perda 5/2001 ttg RTRWP Dokumen Pembangunan:
• Propeda/Renstra Provinsi Lampung • Propeda/Renstra Kota Bandar Lampung • Rencana sektoral
Evaluasi kinerja RTRW Kota Bandar Lampung 1994-2004
Rumusan kondisi yang akan datang
1. Perkiraan kebutuhan & peluang pengembangan Kota Bandar Lampung ØPerkiraan kebutuhan pengembangan kependudukan.
ØPerkiraan kebutuhan pengembangan ekonomi perkotaan* ØPerkiraan kebutuhan fasilitas sosial & ekonomi perkotaan ØPerkiraan kebutuhan pengembangan lahan perkotaan (ekstensifikasi,
intensifikasi & perkiraan ketersediaan lahan bagi pengembangan) ØPerkiraan kebutuhan sarana & prasarana kota
2. Perkiraan hubungan fungsional kawasan kota
DIAGRAM PENYUSUNAN RTRW KOTA
(Kepmen Kimpraswil No 327/KPTS/M/2002)
Formulasi Visi, Misi & Tujuan Pembangunan Kota
INPUT
TEKNIS
* Permasalahan dalam penyusunan RTRW Kota Bandar Lampung
Gambar Lampiran 1 Diagram Penyusunan RTRW Kota
Tabel Lampiran 2 Hasil PCA Perkembangan Wilayah
Eigenvalues (Perkembangan Wilayah.sta) Extraction: Principal components
Eigenvalue % Total Cumulative Cumulative variance Eigenvalue % 1 3.74 9.83 3.74 9.83 2 3.33 8.76 7.06 18.59 3 3.03 7.98 10.10 26.57 4 2.16 5.70 12.26 32.27 Plot of Eigenvalues Number of Eigenvalues 0.0 0.5 1.0 1.5 2.0 2.5 3.0 3.5 4.0 4.5 Value
Communalities (Perkembangan Wilayah.sta) Factor Loadings (Varimax normalized) (Perkembangan Wilayah.sta) Extraction: Principal components Extraction: Principal components
Rotation: Varimax normalized (Marked loadings are > .700000)
From 1 From 2 From 3 From 4 Multiple Factor Factor Factor Factor
Factor Factors Factors Factors R-Square 1 2 3 4
St Kabud 0.00 0.09 0.09 0.09 0.16 St Kabud 0.02 0.30 0.05 0.02
St Terbangun 0.03 0.57 0.57 0.63 0.63 St Terbangun 0.17 0.73 -0.08 0.24 St Kel Miskin 0.03 0.21 0.22 0.42 0.51 St Kel Miskin -0.18 -0.42 -0.10 0.45 St Penerimaan 0.00 0.00 0.00 0.28 0.41 St Penerimaan 0.03 0.00 -0.05 0.52 St Industri 0.00 0.18 0.18 0.18 0.41 St Industri 0.03 -0.42 0.04 -0.03 St Pasar 0.03 0.04 0.04 0.09 0.56 St Pasar 0.17 0.11 0.02 0.23 St Supermarket 0.27 0.29 0.49 0.57 0.69 St Supermarket 0.52 0.10 0.45 0.29 St Warung 0.42 0.54 0.55 0.56 0.65 St Warung 0.65 -0.34 -0.10 0.10 St Restoran 0.52 0.58 0.58 0.58 0.73 St Restoran 0.72 0.24 -0.03 0.02 St Bank 0.71 0.71 0.72 0.73 0.81 St Bank 0.84 0.01 -0.11 0.11 St KUD 0.00 0.00 0.00 0.09 0.37 St KUD -0.03 -0.01 0.03 -0.30 St Hotel 0.45 0.45 0.46 0.55 0.75 St Hotel 0.67 0.08 0.08 -0.30 St Penerima KS 0.01 0.41 0.42 0.43 0.53 St Penerima KS -0.11 -0.63 0.03 -0.10 St KKM 0.00 0.00 0.03 0.04 0.17 St KKM 0.01 0.03 -0.18 0.07 St KKL 0.00 0.01 0.01 0.04 0.24 St KKL -0.06 -0.06 -0.03 0.19 St TK 0.00 0.28 0.43 0.53 0.66 St TK 0.04 0.53 0.39 -0.31 St SD 0.01 0.01 0.38 0.38 0.48 St SD -0.10 -0.03 0.60 -0.09 St SLTP 0.01 0.04 0.57 0.57 0.69 St SLTP -0.08 0.18 0.73 -0.02 St SLTA 0.00 0.09 0.62 0.62 0.76 St SLTA 0.06 0.29 0.73 -0.01 St PT 0.00 0.04 0.05 0.05 0.47 St PT 0.04 0.21 0.09 0.04 St RS 0.01 0.11 0.11 0.12 0.32 St RS -0.12 0.31 0.03 -0.10 St Puskes 0.01 0.09 0.09 0.15 0.41 St Puskes -0.10 0.28 -0.01 -0.24 St Poli 0.11 0.22 0.24 0.45 0.59 St Poli 0.33 -0.34 0.11 -0.47 St DokPrak 0.08 0.20 0.35 0.40 0.61 St DokPrak 0.29 0.34 0.39 0.23 St BidPrak 0.01 0.15 0.15 0.25 0.35 St BidPrak -0.09 0.37 0.08 -0.32 St Masjid 0.07 0.23 0.44 0.66 0.68 St Masjid 0.27 -0.39 0.46 -0.47 St Surau 0.04 0.25 0.35 0.38 0.50 St Surau 0.19 -0.46 0.32 0.17 St Gereja 0.00 0.15 0.18 0.19 0.36 St Gereja 0.06 0.38 -0.19 -0.11 St Pure 0.01 0.01 0.01 0.04 0.25 St Pure -0.07 -0.05 -0.08 0.16 St Vihara 0.00 0.09 0.10 0.13 0.50 St Vihara 0.05 0.30 -0.04 0.20 St Bioskop 0.02 0.03 0.10 0.18 0.47 St Bioskop 0.13 0.13 -0.25 0.28 St Diskotik 0.02 0.03 0.03 0.08 0.67 St Diskotik 0.13 0.11 0.01 -0.24 St Alun² 0.02 0.07 0.29 0.29 0.50 St Alun² -0.14 -0.22 0.47 -0.06 St Penyewaan VCD 0.01 0.04 0.05 0.44 0.57 St Penyewaan VCD 0.09 0.16 0.11 0.63 St Rmh Bilyard 0.14 0.14 0.14 0.27 0.61 St Rmh Bilyard 0.37 -0.06 0.07 0.35 St Pelabuhan 0.01 0.02 0.02 0.08 0.42 St Pelabuhan 0.12 0.08 -0.03 0.24 St Stasiun 0.56 0.57 0.60 0.62 0.81 St Stasiun 0.75 -0.10 -0.17 -0.14 St Terminal 0.01 0.04 0.08 0.08 0.44 St Terminal -0.11 0.18 -0.19 0.04 Expl.Var 3.64 3.33 2.77 2.52 Prp.Totl 0.10 0.09 0.07 0.07 Bobot 0.30 0.27 0.23 0.21
Factor Score Coefficients (Perkembangan Wilayah.sta) Rotation: Varimax normalized
Extraction: Principal components
Factor Factor Factor Factor
1 2 3 4 St Kabud 0.00 0.09 0.01 0.00 St Terbangun 0.04 0.22 -0.04 0.07 St Kel Miskin -0.05 -0.14 0.00 0.19 St Penerimaan 0.00 -0.01 0.01 0.21 St Industri 0.01 -0.13 0.02 0.00 St Pasar 0.04 0.03 0.02 0.09 St Supermarket 0.13 0.01 0.17 0.13 St Warung 0.18 -0.11 -0.04 0.03 St Restoran 0.20 0.07 -0.03 -0.01 St Bank 0.23 0.00 -0.05 0.02 St KUD 0.00 0.00 -0.01 -0.12 St Hotel 0.19 0.03 -0.01 -0.13 St Penerima KS -0.03 -0.19 0.02 -0.02 St KKM 0.00 0.01 -0.06 0.02 St KKL -0.02 -0.02 0.00 0.08 St TK 0.01 0.16 0.11 -0.12 St SD -0.04 -0.02 0.22 0.00 St SLTP -0.04 0.04 0.27 0.03 St SLTA 0.00 0.07 0.26 0.03 St PT 0.01 0.06 0.03 0.01 St RS -0.03 0.10 0.00 -0.05 St Puskes -0.02 0.09 -0.02 -0.10 St Poli 0.10 -0.10 0.01 -0.18 St DokPrak 0.06 0.09 0.14 0.10 St BidPrak -0.02 0.12 0.00 -0.13 St Masjid 0.08 -0.12 0.15 -0.16 St Surau 0.04 -0.15 0.13 0.10 St Gereja 0.02 0.12 -0.09 -0.06 St Pure -0.02 -0.02 -0.02 0.06 St Vihara 0.01 0.09 -0.01 0.07 St Bioskop 0.04 0.04 -0.08 0.09 St Diskotik 0.04 0.04 -0.01 -0.10 St Alun² -0.05 -0.07 0.18 0.01 St Penyewaan VCD 0.01 0.03 0.07 0.26 St Rmh Bilyard 0.09 -0.03 0.04 0.14 St Pelabuhan 0.03 0.02 0.00 0.09 St Stasiun 0.22 -0.03 -0.09 -0.08 St Terminal -0.03 0.06 -0.07 0.00
Factor Scores (Perkembangan Wilayah.sta) Rotation: Varimax normalized
Extraction: Principal components
Factor Factor Factor Factor
1 2 3 4 IKE1 IKE2 IKE3 IKE4 IKET
0.84 -3.26 0.40 -0.51 0.20 0.00 0.28 0.34 0.19 -0.51 -1.26 -0.77 0.42 0.03 0.38 0.13 0.52 0.25 -0.40 -0.91 -0.58 0.28 0.05 0.45 0.15 0.49 0.27 -0.55 -0.71 -1.15 0.73 0.03 0.49 0.08 0.58 0.28 -0.69 -0.84 -0.29 -0.30 0.01 0.47 0.19 0.38 0.25 -0.46 -0.48 -0.14 0.39 0.04 0.53 0.21 0.51 0.31 -0.24 -1.72 -0.58 0.13 0.07 0.30 0.15 0.46 0.23 -0.25 -1.48 -0.57 0.14 0.06 0.34 0.16 0.46 0.24 -0.37 0.19 0.08 1.73 0.05 0.66 0.24 0.77 0.41 -0.70 0.57 -0.47 0.33 0.01 0.74 0.17 0.50 0.34 0.83 1.38 0.05 2.36 0.19 0.89 0.24 0.89 0.54 1.11 0.03 -0.90 2.42 0.23 0.63 0.11 0.90 0.45 0.06 0.30 -1.72 0.68 0.10 0.69 0.01 0.57 0.33 -0.22 -0.09 -0.71 0.71 0.07 0.61 0.14 0.57 0.33 -0.56 -0.17 0.24 0.54 0.03 0.59 0.26 0.54 0.34 -0.25 1.15 -0.96 0.83 0.06 0.85 0.10 0.59 0.40 -0.56 -0.59 -0.34 1.84 0.03 0.51 0.19 0.79 0.35 -0.79 -0.49 1.07 0.47 0.00 0.53 0.37 0.53 0.34 -0.71 -0.52 -0.74 1.53 0.01 0.53 0.13 0.73 0.33 -0.56 -0.99 -0.68 -0.47 0.03 0.44 0.14 0.34 0.23 -0.63 0.85 -1.23 -0.03 0.02 0.79 0.07 0.43 0.32 0.58 0.12 -0.50 1.17 0.16 0.65 0.16 0.66 0.40 0.58 -0.17 -0.16 0.47 0.16 0.59 0.21 0.53 0.37 -0.73 -1.47 0.50 -0.07 0.01 0.34 0.30 0.42 0.25 -0.54 -2.80 0.18 0.24 0.03 0.09 0.25 0.48 0.19 -0.71 -1.16 0.80 0.15 0.01 0.40 0.33 0.46 0.28 0.54 1.39 5.90 0.06 0.16 0.89 1.00 0.45 0.61 -0.16 0.81 0.67 0.54 0.08 0.78 0.32 0.54 0.42 -0.07 0.20 0.35 0.99 0.09 0.67 0.28 0.63 0.40 -0.43 0.06 -0.12 1.21 0.04 0.64 0.21 0.67 0.37 -0.17 0.15 0.95 0.91 0.07 0.66 0.35 0.61 0.41 -0.57 0.10 -0.01 0.59 0.03 0.65 0.23 0.55 0.35 -0.03 -0.80 1.08 2.48 0.09 0.47 0.37 0.91 0.43 -0.52 0.46 -0.77 0.03 0.03 0.72 0.13 0.44 0.32 1.15 0.59 0.21 -1.16 0.23 0.74 0.26 0.21 0.37 1.39 0.16 0.76 -2.26 0.26 0.66 0.33 0.00 0.33 -0.22 -0.44 -0.33 -0.69 0.07 0.54 0.19 0.30 0.27 -0.05 0.52 0.72 0.68 0.09 0.73 0.32 0.57 0.41 0.33 1.94 -1.29 -1.00 0.13 1.00 0.06 0.24 0.38 -0.26 0.44 -0.62 -0.06 0.06 0.71 0.15 0.42 0.33 0.21 1.53 -1.12 -1.78 0.12 0.92 0.08 0.09 0.32 0.59 1.37 -0.41 -1.26 0.17 0.89 0.18 0.19 0.37 0.35 0.77 0.08 -1.29 0.14 0.78 0.24 0.19 0.34 -0.13 1.23 0.96 -0.56 0.08 0.86 0.35 0.33 0.41 0.11 0.91 -0.52 -1.86 0.11 0.80 0.16 0.08 0.30 -0.50 -1.91 0.63 -1.13 0.03 0.26 0.31 0.22 0.20 -0.65 -2.15 1.92 -0.67 0.02 0.21 0.48 0.31 0.23 0.23 1.01 0.11 0.49 0.12 0.82 0.24 0.53 0.42 0.33 0.54 0.92 -0.30 0.13 0.73 0.35 0.38 0.40 0.00 0.10 0.20 0.30 0.40 0.50 0.60 0.70 1 0.00 0.10 0.20 0.30 0.40 0.50 0.60 0.70 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 80 85 90 Desa/Kelurahan
0.74 0.14 0.74 0.11 0.18 0.65 0.33 0.46 0.40 0.78 1.39 1.45 0.55 0.19 0.90 0.42 0.54 0.51 -0.22 0.94 -1.11 -0.22 0.07 0.81 0.09 0.39 0.34 1.57 0.48 -1.76 1.10 0.28 0.72 0.00 0.65 0.41 3.13 -1.22 1.09 2.93 0.47 0.39 0.37 1.00 0.54 7.58 -1.01 -1.53 -1.52 1.00 0.43 0.03 0.14 0.45 1.13 0.22 0.40 -0.58 0.23 0.67 0.28 0.32 0.38 -0.49 0.41 0.22 0.01 0.04 0.71 0.26 0.44 0.35 -0.51 1.28 0.38 -1.07 0.03 0.87 0.28 0.23 0.36 -0.18 -2.91 -0.48 -0.16 0.07 0.07 0.17 0.40 0.16 0.24 0.99 -0.08 0.35 0.12 0.82 0.22 0.50 0.41 -0.14 0.61 0.17 0.27 0.08 0.74 0.25 0.49 0.38 -0.56 0.40 -0.11 0.05 0.03 0.70 0.22 0.44 0.34 0.25 0.65 0.15 -1.29 0.12 0.75 0.25 0.19 0.34 -0.44 0.14 1.28 -1.01 0.04 0.65 0.40 0.24 0.33 0.28 -2.81 -0.05 -2.16 0.13 0.09 0.22 0.02 0.12 -0.70 -0.62 1.21 -1.68 0.01 0.51 0.39 0.11 0.25 -0.55 0.55 -0.61 -0.34 0.03 0.73 0.15 0.37 0.32 -0.34 0.30 -0.10 0.02 0.05 0.69 0.22 0.44 0.34 -0.21 0.20 0.15 -0.84 0.07 0.67 0.25 0.27 0.31 -0.56 -0.30 -0.43 0.47 0.03 0.57 0.17 0.53 0.31 -0.76 0.63 -0.08 0.06 0.00 0.75 0.22 0.45 0.35 -0.34 0.20 -0.44 0.59 0.05 0.67 0.17 0.55 0.35 -0.31 0.38 -0.18 0.80 0.06 0.70 0.21 0.59 0.38 -0.67 0.26 -0.56 -0.14 0.01 0.68 0.16 0.41 0.31 -0.70 0.53 -0.40 0.44 0.01 0.73 0.18 0.52 0.35 -0.33 0.17 -0.80 -0.34 0.05 0.66 0.13 0.37 0.30 -0.58 -0.38 0.06 -0.08 0.02 0.55 0.24 0.42 0.30 -0.40 0.10 -0.87 -0.14 0.05 0.65 0.12 0.41 0.30 -0.34 -1.07 -0.51 -1.16 0.05 0.42 0.16 0.21 0.21 0.77 1.27 1.17 1.03 0.19 0.87 0.38 0.63 0.51 -0.29 0.37 -0.86 -0.41 0.06 0.70 0.12 0.36 0.31 -0.30 -0.95 0.95 -1.07 0.06 0.44 0.35 0.23 0.27 -0.52 0.09 0.68 -0.73 0.03 0.64 0.32 0.29 0.32 -0.27 0.27 0.08 -0.55 0.06 0.68 0.24 0.33 0.33 -0.73 0.61 0.44 -1.81 0.01 0.74 0.29 0.09 0.29 -0.46 0.65 -0.42 -1.42 0.04 0.75 0.17 0.16 0.29 -0.07 0.23 -0.83 -0.12 0.09 0.67 0.12 0.41 0.32 -0.42 0.45 -0.22 -0.06 0.04 0.71 0.20 0.42 0.34 -0.30 0.13 -0.17 -0.71 0.06 0.65 0.21 0.30 0.30 -0.26 0.11 -0.58 -0.41 0.06 0.65 0.15 0.36 0.30 -0.30 0.65 0.36 -0.80 0.06 0.75 0.28 0.28 0.34 -0.40 0.06 -1.04 0.35 0.05 0.64 0.09 0.50 0.31 0.66 0.75 -0.22 0.79 0.17 0.77 0.20 0.59 0.43 0.29 -0.52 0.25 1.14 0.13 0.53 0.26 0.66 0.38 0.23 -0.22 -0.15 0.36 0.12 0.58 0.21 0.50 0.35 0.29 0.24 -0.86 -0.64 0.13 0.67 0.12 0.31 0.31 -0.44 0.69 0.14 -0.44 0.04 0.76 0.25 0.35 0.35 -0.79 -3.26 -1.76 -2.26 7.58 1.94 5.90 2.93 0.00 0.00 0.00 0.00 1 1 1 1
0.84 0.40 0.84 -0.51 -0.51 -0.77 -0.51 0.42 -0.40 -0.58 -0.40 0.28 -0.55 -1.15 -0.55 0.73 -0.69 -0.29 -0.69 -0.30 -0.46 -0.14 -0.46 0.39 -0.24 -0.58 -0.24 0.13 -0.25 -0.57 -0.25 0.14 -0.37 0.08 -0.37 1.73 -0.70 -0.47 -0.70 0.33 0.83 0.05 0.83 2.36 1.11 -0.90 1.11 2.42 0.06 -1.72 0.06 0.68 -0.22 -0.71 -0.22 0.71 -0.56 0.24 -0.56 0.54 -0.25 -0.96 -0.25 0.83 -0.56 -0.34 -0.56 1.84 -0.79 1.07 -0.79 0.47 -0.71 -0.74 -0.71 1.53 -0.56 -0.68 -0.56 -0.47 -0.63 -1.23 -0.63 -0.03 0.58 -0.50 0.58 1.17 0.58 -0.16 0.58 0.47
-0.54 0.18 -0.54 0.24 -0.71 0.80 -0.71 0.15 0.54 5.90 0.54 0.06 -0.16 0.67 -0.16 0.54 -0.07 0.35 -0.07 0.99 -0.43 -0.12 -0.43 1.21 -0.17 0.95 -0.17 0.91 -0.57 -0.01 -0.57 0.59 -0.03 1.08 -0.03 2.48 -0.52 -0.77 -0.52 0.03 1.15 0.21 1.15 -1.16 1.39 0.76 1.39 -2.26 -0.22 -0.33 -0.22 -0.69 -0.05 0.72 -0.05 0.68 0.33 -1.29 0.33 -1.00 -0.26 -0.62 -0.26 -0.06 0.21 -1.12 0.21 -1.78 0.59 -0.41 0.59 -1.26 0.35 0.08 0.35 -1.29 -0.13 0.96 -0.13 -0.56 0.11 -0.52 0.11 -1.86 -0.50 0.63 -0.50 -1.13 -0.65 1.92 -0.65 -0.67 0.23 0.11 0.23 0.49 0.33 0.92 0.33 -0.30 1.11 3.19 1.11 0.33 0.74 0.74 0.74 0.11 0.78 1.45 0.78 0.55 -0.22 -1.11 -0.22 -0.22 1.57 -1.76 1.57 1.10 3.13 1.09 3.13 2.93 7.58 -1.53 7.58 -1.52 1.13 0.40 1.13 -0.58 -0.49 0.22 -0.49 0.01 -0.51 0.38 -0.51 -1.07 -0.18 -0.48 -0.18 -0.16 0.24 -0.08 0.24 0.35 -0.14 0.17 -0.14 0.27 -0.56 -0.11 -0.56 0.05 0.25 0.15 0.25 -1.29 -0.44 1.28 -0.44 -1.01 0.28 -0.05 0.28 -2.16 -0.70 1.21 -0.70 -1.68 -0.55 -0.61 -0.55 -0.34 -0.34 -0.10 -0.34 0.02 -0.21 0.15 -0.21 -0.84 -0.56 -0.43 -0.56 0.47 -0.76 -0.08 -0.76 0.06 -0.34 -0.44 -0.34 0.59 -0.31 -0.18 -0.31 0.80 -0.67 -0.56 -0.67 -0.14 -0.70 -0.40 -0.70 0.44 -0.33 -0.80 -0.33 -0.34 -0.58 0.06 -0.58 -0.08 -0.40 -0.87 -0.40 -0.14
0.77 1.17 0.77 1.03 -0.29 -0.86 -0.29 -0.41 -0.30 0.95 -0.30 -1.07 -0.52 0.68 -0.52 -0.73 -0.27 0.08 -0.27 -0.55 -0.73 0.44 -0.73 -1.81 -0.46 -0.42 -0.46 -1.42 -0.07 -0.83 -0.07 -0.12 -0.42 -0.22 -0.42 -0.06 -0.30 -0.17 -0.30 -0.71 -0.26 -0.58 -0.26 -0.41 -0.30 0.36 -0.30 -0.80 -0.40 -1.04 -0.40 0.35 0.66 -0.22 0.66 0.79 0.29 0.25 0.29 1.14 0.23 -0.15 0.23 0.36 0.29 -0.86 0.29 -0.64 -0.44 0.14 -0.44 -0.44
-0.80 -0.60 -0.40 -0.20 0.00 0.20 0.40 0.60 0.80 1.00 0 F2 -0.80 F3 -0.40 F4 1 5 9 13 17 21 25 29 33 37 41 45 49 53 57 61 65 69 73 77 81 85 89 93 97 Series1 95
Factor Factor Factor
-0.40
2 3 4 0.30 0.05 0.02 0.02 0.05 0.02 0.02 0.30 0.02 0.73 -0.08 0.24 0.17 -0.08 0.17 0.24 0.73 0.24 -0.42 -0.10 0.45 -0.18 -0.10 -0.18 0.45 -0.42 0.45 0.00 -0.05 0.52 0.03 -0.05 0.03 0.52 0.00 0.52 -0.42 0.04 -0.03 0.03 0.04 0.03 -0.03 -0.42 -0.03 0.11 0.02 0.23 0.17 0.02 0.17 0.23 0.11 0.23 0.10 0.45 0.29 0.52 0.45 0.52 0.29 0.10 0.29 -0.34 -0.10 0.10 0.65 -0.10 0.65 0.10 -0.34 0.10 0.24 -0.03 0.02 0.72 -0.03 0.72 0.02 0.24 0.02 0.01 -0.11 0.11 0.84 -0.11 0.84 0.11 0.01 0.11 -0.01 0.03 -0.30 -0.03 0.03 -0.03 -0.30 -0.01 -0.30 0.08 0.08 -0.30 0.67 0.08 0.67 -0.30 0.08 -0.30 -0.63 0.03 -0.10 -0.11 0.03 -0.11 -0.10 -0.63 -0.10 0.03 -0.18 0.07 0.01 -0.18 0.01 0.07 0.03 0.07 -0.06 -0.03 0.19 -0.06 -0.03 -0.06 0.19 -0.06 0.19 0.53 0.39 -0.31 0.04 0.39 0.04 -0.31 0.53 -0.31 -0.03 0.60 -0.09 -0.10 0.60 -0.10 -0.09 -0.03 -0.09 0.18 0.73 -0.02 -0.08 0.73 -0.08 -0.02 0.18 -0.02 0.29 0.73 -0.01 0.06 0.73 0.06 -0.01 0.29 -0.01 0.21 0.09 0.04 0.04 0.09 0.04 0.04 0.21 0.04 0.31 0.03 -0.10 -0.12 0.03 -0.12 -0.10 0.31 -0.10 0.28 -0.01 -0.24 -0.10 -0.01 -0.10 -0.24 0.28 -0.24 -0.34 0.11 -0.47 0.33 0.11 0.33 -0.47 -0.34 -0.47 0.34 0.39 0.23 0.29 0.39 0.29 0.23 0.34 0.23 0.37 0.08 -0.32 -0.09 0.08 -0.09 -0.32 0.37 -0.32 -0.39 0.46 -0.47 0.27 0.46 0.27 -0.47 -0.39 -0.47 -0.46 0.32 0.17 0.19 0.32 0.19 0.17 -0.46 0.17 0.38 -0.19 -0.11 0.06 -0.19 0.06 -0.11 0.38 -0.11 -0.05 -0.08 0.16 -0.07 -0.08 -0.07 0.16 -0.05 0.16 0.30 -0.04 0.20 0.05 -0.04 0.05 0.20 0.30 0.20 0.13 -0.25 0.28 0.13 -0.25 0.13 0.28 0.13 0.28 0.11 0.01 -0.24 0.13 0.01 0.13 -0.24 0.11 -0.24 -0.22 0.47 -0.06 -0.14 0.47 -0.14 -0.06 -0.22 -0.06 0.16 0.11 0.63 0.09 0.11 0.09 0.63 0.16 0.63 -0.06 0.07 0.35 0.37 0.07 0.37 0.35 -0.06 0.35 0.08 -0.03 0.24 0.12 -0.03 0.12 0.24 0.08 0.24 -0.10 -0.17 -0.14 0.75 -0.17 0.75 -0.14 -0.10 -0.14 0.18 -0.19 0.04 -0.11 -0.19 -0.11 0.04 0.18 0.04 -0.40 F3 -0.40 F4 -0.80 F4 0.70 Scatter Plot Cattel & Varimax
0.00 0.10 0.20 0.30 0.40 0.50 0.60 0.70 1 5 Scatter Plot Cattel & Varimax
-4.00 -3.00 -2.00 -1.00 0.00 1.00 2.00 3.00 -2.00 0.00 2.00 4.00 6.00 8.00 F1 F2 Series1
0.00 0.10 0.20 0.30 0.40 0.50 0.60 0.70 1 5 Scatter Plot Cattel & Varimax
-4.00 -3.00 -2.00 -1.00 0.00 1.00 2.00 3.00 -2.00 0.00 2.00 4.00 6.00 8.00 F1 F2 Series1
Scatter Plot Cattel & Varimax
-3.00 -2.00 -1.00 0.00 1.00 2.00 3.00 4.00 5.00 6.00 7.00 -4.00 -3.00 -2.00 -1.00 0.00 1.00 2.00 3.00 F2 F3 Series1
Scatter Plot Cattel & Varimax
-3.00 -2.00 -1.00 0.00 1.00 2.00 3.00 4.00 -4.00 -2.00 0.00 2.00 4.00 6.00 8.00 F3 F4 Series1
Scatter Plot Cattel & Varimax
-3.00 -2.00 -1.00 0.00 1.00 2.00 3.00 4.00 5.00 6.00 7.00 -2.00 0.00 2.00 4.00 6.00 8.00 F1 F3 Series1-3.00 -2.00 -1.00 0.00 1.00 2.00 3.00 4.00 5.00 6.00 7.00 -2.00 0.00 2.00 4.00 6.00 8.00 F1 F3 Series1
Scatter Plot Cattel & Varimax
-3.00 -2.00 -1.00 0.00 1.00 2.00 3.00 4.00 -2.00 0.00 2.00 4.00 6.00 8.00 F1 F4 Series1
Scatter Plot Cattel & Varimax
0 0.2 0.4 0.6 0.8 1 1.2 0 0.2 0.4 0.6 0.8 1 1.2 F2 F4 Series1
F1 & F2 Cattel & Varimax Loading
-0.80 -0.60 -0.40 -0.20 0.00 0.20 0.40 0.60 0.80 1.00 0 5 10 15 20 25 30 35 40 F1 Series1F2 & F3 Cattel & Varimax Loading
-0.40 -0.20 0.00 0.20 0.40 0.60 0.80 -0.80 -0.60 -0.40 -0.20 0.00 0.20 0.40 0.60 0.80 1.00 F2 Series1
F3 & F4 Cattel & Varimax Loading
-0.60 -0.40 -0.20 0.00 0.20 0.40 0.60 0.80 -0.40 -0.20 0.00 0.20 0.40 0.60 0.80 F3 Series1
F1 & F3 Cattel & Varimax Loading
-0.40 -0.20 0.00 0.20 0.40 0.60 0.80 -0.40 -0.20 0.00 0.20 0.40 0.60 0.80 1.00 F1 Series1F1 & F3 Cattel & Varimax Loading
-0.40 -0.20 0.00 0.20 0.40 0.60 0.80 -0.40 -0.20 0.00 0.20 0.40 0.60 0.80 1.00 F1 Series1F1 & F4 Cattel & Varimax Loading
-0.60 -0.40 -0.20 0.00 0.20 0.40 0.60 0.80 -0.40 -0.20 0.00 0.20 0.40 0.60 0.80 1.00 F1 Series1
F2 & F4 Cattel & Varimax Loading
-0.60 -0.40 -0.20 0.00 0.20 0.40 0.60 0.80 -0.80 -0.60 -0.40 -0.20 0.00 0.20 0.40 0.60 0.80 1.00 F2 Series1 0.70
0.00 0.10 0.20 0.30 0.40 0.50 0.60 0.70 1 5 9 13 17 21 25 29 33 37 41 45 49 53 57 61 65 69 73 77 81 85 89 93 97
0.00 0.10 0.20 0.30 0.40 0.50 0.60 0.70 1 5 9 13 17 21 25 29 33 37 41 45 49 53 57 61 65 69 73 77 81 85 89 93 97
Tabel Lampiran 3 Data prasarana dasar kota
Nas Prov Kota Lkl I II III IV V
Telukbetung Barat Sukamaju 639 4,249 1170 0 3,037 241 1,876 2 76 251 3 0 812 28
Keteguhan 364 8,483 1183 0 619 2,505 381 7 18 81 0 0 984 74
Kota Karang 56 14,301 2921 0 550 1,438 0 9 87 594 7 0 2650 429
Perwata 23 3,842 963 0 0 636 62 5 97 251 16 0 802 65
Bakung 107 5,706 1214 0 0 1,036 1,678 4 38 144 0 0 871 70
Kuripan 34 4,636 976 0 0 21 879 4 127 152 2 0 907 492
Negri Olok Gading 109 4,359 1045 0 0 2,015 3,356 0 7 17 1 0 920 78
Sukajaya 627 4,236 1206 0 0 5,552 1,721 0 0 0 0 0 620 12
Telukbetung Selatan Gedung Pakuon 36 4,181 927 0 398 577 86 2 14 41 3 0 862 139
Talang 46 7,913 1756 455 393 705 125 0 76 211 10 0 1422 719 Pesawahan 63 11,242 2495 1,061 291 1,951 0 15 206 455 363 0 2271 1622 Telukbetung 19 4,643 933 692 0 1,241 21 5 23 299 179 0 858 662 Kangkung 30 12,079 2333 391 0 752 0 20 20 492 264 0 1563 1423 Bumi Waras 73 17,239 2995 822 192 1,876 407 15 66 428 154 0 2456 1198 Pecohraya 83 5,116 1016 0 525 1,640 26 3 22 316 20 0 925 498 Sukaraja 79 10,209 2161 739 1,030 1,015 79 9 21 210 39 0 1794 1124 Geruntang 110 6,797 1496 530 16 555 644 2 25 295 24 0 1126 374 Ketapang 124 4,370 983 1,635 0 1,781 22 1 2 21 1 0 798 98 Way Lunik 150 9,370 1982 3,545 40 584 672 8 11 75 12 0 1764 694 Panjang Srengsem 456 7,571 1849 830 0 0 2,017 0 0 0 0 0 1387 109 Panjang Selatan 106 11,998 2554 1,003 0 1,842 447 4 29 238 14 0 2005 224 Panjang Utara 112 12,679 2761 1,376 0 2,452 0 6 58 280 49 1 2174 748 Pidada 318 10,878 2303 1,833 0 672 929 2 27 110 9 0 1979 432 Way Laga 433 6,503 1570 0 1,024 1,911 1,975 0 0 0 0 0 920 85 Way Gubak 546 3,023 624 0 885 3,498 500 0 0 0 0 0 136 10 Karang Maritim 105 8,781 1868 1,653 0 0 367 0 0 0 0 0 877 86
Tanjung Karang TimurRawa Laut 51 5,298 924 225 472 3,560 82 3 41 466 32 0 924 238
Kota Baru 103 11,647 2351 0 1,078 3,556 1,036 5 70 715 43 0 2351 896 Tanjung Agung 22 7,021 1200 0 337 1,258 0 6 14 320 27 0 800 800 Kebon Jeruk 23 5,424 1123 0 0 492 0 9 13 314 17 0 1123 360 Sawah Lama 12 5,815 1146 0 0 876 0 8 13 246 21 0 1139 762 Sawah Brebes 30 7,334 1403 0 0 1,549 0 8 7 343 6 0 1386 799 Jaga Baya I 17 2,783 500 0 0 524 0 5 28 591 81 0 500 506 Kedamaian 128 14,375 2762 872 209 4,584 872 3 28 473 31 0 2562 435 Tanjung Raya 54 5,772 1240 0 980 1,688 58 0 4 221 6 0 1118 900 Tanjung Gading 105 2,924 616 0 448 1,141 0 0 11 146 6 0 458 248 Campang Raya 960 8,695 1583 0 3,830 2,698 1,319 0 0 0 0 0 1485 80
Telukbetung Utara Kupang Kota 44 10,410 2035 190 0 1,683 198 2 197 747 31 0 2035 1221
Gunung Mas 104 3,709 678 1,127 0 501 358 3 12 124 3 0 678 271 Kupang Teba 66 11,158 2134 143 0 1,126 27 0 25 298 54 0 2134 927 Kupang Raya 17 3,424 710 24 0 1,176 0 0 4 60 5 0 710 284 Pahoman 76 4,835 819 0 1,117 3,455 286 0 68 533 73 0 819 512 Sumur Batu 78 7,882 1631 502 0 2,865 0 2 54 587 30 0 1631 1224 Gulak Galik 72 7,082 1492 576 0 1,317 165 2 94 363 17 0 1477 210 Pengajaran 116 5,747 1185 1,405 0 2,639 394 1 32 188 5 0 1161 948 Sumur Putri 92 4,597 773 0 0 2,501 259 3 54 293 12 0 618 96 Batu Putu 93 4,108 820 0 0 1,544 389 0 0 0 0 0 164 0
Tanjung Karang PusatDurian Payung 98 9,480 1722 202 0 2,724 202 3 72 435 56 0 1692 703
Gotong Royong 38 5,467 1237 387 249 1,684 120 1 64 422 36 0 1212 489 Enggal 64 5,282 1141 9 330 3,404 28 2 22 327 51 0 1141 1047 Pelita 23 5,537 1009 382 115 864 0 10 12 353 31 0 951 1132 Kecamatan Kelurahan Luas Wil (Ha) Σ Pddk (Jiwa) Pel Telp (KK) Σ RT
Panjang Jalan (hm) Pelanggan PDAM (KK) Pel List (KK)
Tabel Lampiran 3 Lanjutan
Nas Prov Kota Lkl I II III IV V
Palapa 30 4,317 807 261 111 1,525 39 1 8 272 111 0 798 536 Kaliawi 42 13,373 2774 280 0 810 0 9 67 558 69 0 2472 225 Kelapa Tiga 21 11,606 2245 340 0 1,004 0 2 46 493 101 0 2133 783 Tanjung Karang 28 3,814 766 279 0 1,132 0 2 15 375 287 0 752 324 Gunung Sari 21 2,888 620 130 0 389 148 3 7 47 389 0 620 344 Pasir Gintung 30 5,055 1119 529 0 576 139 11 22 240 89 0 1054 838 Penengahan 40 6,382 1330 229 0 1,390 183 5 105 360 5 0 1265 704
Tanjung Karang BaratSusunan Baru 338 2,804 606 0 0 6,596 130 0 2 44 1 0 484 20
Sukadana Ham 954 2,388 518 0 0 4,839 1,200 0 2 8 0 0 466 78
Suka Jawa 82 14,385 3411 682 0 1,852 101 10 149 1035 28 0 2750 2500
Gedung Air 131 10,647 2161 673 0 3,486 336 12 118 603 23 0 2100 1050
Segala Mider 225 14,436 3020 569 0 3,763 1,838 7 136 620 28 0 740 275
Gunung Terang 201 7,178 1395 0 0 4,134 660 0 4 258 2 0 1255 1046
Kemiling Sumber Agung 498 3,027 760 0 0 4,486 2,266 0 0 0 0 0 608 0
Kedaung 577 1,035 237 0 0 3,339 845 0 0 0 0 0 80 0 Pinang Jaya 195 3,050 682 134 0 2,772 0 0 1 3 0 0 205 0 Beringin Raya 711 13,020 2886 0 0 7,033 4,676 4 31 1508 24 0 2600 300 Sumber Rejo 703 12,767 2544 2,136 0 8,381 1,456 4 73 369 29 0 2000 1500 Kemiling Permai 713 11,403 4343 414 0 4,411 1,831 0 902 390 6 0 3560 0 Langkapura 228 8,715 1505 1,061 0 3,955 714 1 64 254 16 0 700 600 Kedaton Sukamenanti 38 6,369 1408 0 0 1,562 164 2 59 212 2 0 1056 142 Sidodadi 86 11,230 2319 882 0 3,543 167 0 68 511 16 0 1250 600 Surabaya 84 10,339 2519 0 0 3,167 10 3 28 410 16 0 1879 430
Perumnas Way Halim92 12,018 2628 1,406 0 4,815 68 1 1839 643 22 0 2323 250
Kedaton 497 13,242 2530 1,485 0 9,140 2,856 1 21 121 2 0 1352 68
Labuan Ratu 312 17,388 4357 1,832 0 4,113 1,653 0 18 304 3 0 4357 320
Kampung Baru 155 7,630 2416 898 0 2,767 953 0 5 5 0 0 1526 1358
Sepang Jaya 138 11,829 2345 587 0 1,983 267 0 0 6 0 0 2336 319
Rajabasa Rajabasa Raya 227 6,078 1353 1,310 0 2,554 1,098 0 0 0 0 0 880 70
Gedung Meneng 328 8,587 1311 1,431 0 3,240 2,952 0 3 111 10 0 1311 1143
Rajabasa 319 16,883 2934 1,111 0 2,621 2,066 0 0 0 0 0 2673 528
Rajabasa Jaya 319 4,578 809 155 0 3,044 1,011 0 0 0 0 0 631 9
Tanjung Seneng Labuhan Dalam 227 6,131 1356 489 0 3,008 862 0 0 0 0 0 1095 403
Tanjung Seneng 312 11,287 2956 10 0 3,046 2,697 0 0 0 0 0 2453 1600
Way Kandis 307 5,481 1045 0 0 2,546 2,435 0 0 0 0 0 815 40
Perumnas Way Kandis319 5,970 1213 0 0 5,893 131 0 257 323 7 0 995 401
Sukarame Sukarame 403 17,851 3741 350 0 7,313 1,219 0 0 0 0 0 3216 3000
Way Halim Permai 120 8,052 1828 0 0 5,030 1,267 2 10 849 108 0 1370 400
Gunung Sulah 97 9,271 1834 0 0 3,141 653 2 31 152 0 0 1834 475 Way Dadi 348 15,696 3173 651 0 5,916 3,128 0 1 384 0 0 3075 317 Harapan Jaya 376 7,924 1747 0 0 4,677 13,538 0 0 0 0 0 850 200 Sukabumi Jagabaya II 104 13,599 2859 0 8 2,854 1,642 1 13 131 28 0 2133 2149 Jagabaya III 103 8,281 2036 0 207 1,854 2,223 0 0 347 16 0 1907 1215 Tanjung Baru 140 5,681 1375 0 1,171 694 177 0 1 159 60 0 1250 750 Kalibalok Kencana 125 7,220 1535 892 756 1,840 1,849 0 0 0 0 0 1436 1200 Sukabumi Indah 271 7,203 1563 189 1,483 2,241 2,588 0 0 0 0 0 1432 750 Sukabumi 271 10,019 2148 0 1,566 1,855 969 0 0 0 0 0 1988 2050
Sumber : PODES 2005
Pel Telp (KK) Σ RTPanjang Jalan (hm) Pelanggan PDAM (KK) Pel List (KK) Kecamatan Kelurahan Luas Wil (Ha) Σ Pddk (Jiwa)
Tabel Lampiran 5 Data fisik wilayah
KECAMATAN KELURAHAN Luas A B C D E F a b c d e f g 0-2 2-2O 20-40 >40
Telukbetung Barat Sukamaju 639 0 416 0 223 0 0 0 0 0 0 219 420 0 223 17 325 74
Keteguhan 364 0 230 0 102 32 0 0 0 0 0 80 284 0 152 0 193 19
Kota Karang 56 0 0 0 56 0 0 0 0 0 0 56 0 0 56 0 0 0
Perwata 23 0 0 0 20 3 0 0 0 0 0 23 0 0 21 2 0 0
Bakung 107 0 23 0 11 74 0 0 0 0 0 15 92 0 9 39 58 0
Kuripan 34 0 29 0 0 5 0 0 0 23 0 0 11 0 5 6 16 7
Negri Olok Gading 109 0 0 0 0 109 0 0 0 26 0 12 71 0 18 88 3 0
Sukajaya 627 0 2 0 0 625 0 0 0 620 0 0 7 0 0 559 68 0
Telukbetung Selatan Gedung Pakuon 36 0 0 0 0 36 0 0 0 20 0 4 13 0 6 30 0 0
Talang 46 0 0 0 0 46 0 0 0 21 0 6 18 0 14 32 0 0 Pesawahan 63 0 0 0 41 22 0 0 0 0 0 55 8 0 63 0 0 0 Telukbetung 19 0 0 0 2 17 0 0 0 0 0 19 0 0 19 0 0 0 Kangkung 30 0 0 0 29 1 0 0 0 0 0 30 0 0 30 0 0 0 Bumi Waras 73 0 0 0 33 40 0 0 0 11 0 62 0 0 66 7 0 0 Pecohraya 83 0 0 0 0 83 0 0 0 81 0 2 0 0 9 74 0 0 Sukaraja 79 0 0 0 56 23 0 0 0 0 0 79 0 0 55 24 0 0 Geruntang 110 0 0 11 53 46 0 0 0 12 0 41 57 0 34 71 5 0 Ketapang 124 0 0 86 22 16 0 0 0 0 0 5 119 0 37 87 0 0 Way Lunik 150 0 0 88 62 0 0 0 0 0 0 3 147 0 136 14 0 0 Panjang Srengsem 456 456 0 0 0 0 0 154 0 0 114 0 152 35 123 0 228 104 Panjang Selatan 106 87 0 0 19 0 0 17 0 0 0 9 25 55 50 0 30 27 Panjang Utara 112 22 0 0 90 0 0 0 0 0 0 18 49 45 94 0 18 0 Pidada 318 154 0 143 21 0 0 0 0 0 0 0 318 0 81 58 179 0 Way Laga 433 2 0 431 0 0 0 0 0 0 0 0 433 0 24 338 71 0 Way Gubak 546 0 0 545 0 1 0 0 16 0 0 0 530 0 119 181 125 120 Karang Maritim 105 105 0 0 0 0 0 52 0 0 0 0 53 0 53 0 8 44
Tanjung Karang Timur Rawa Laut 51 0 0 0 0 43 8 0 0 51 0 0 0 0 12 39 0 0
Kota Baru 103 0 0 0 0 4 99 0 0 103 0 0 0 0 42 50 11 0 Tanjung Agung 22 0 0 0 0 0 22 0 0 22 0 0 0 0 22 0 0 0 Kebon Jeruk 23 0 0 0 0 2 21 0 0 23 0 0 0 0 19 0 4 0 Sawah Lama 12 0 0 0 0 1 11 0 0 12 0 0 0 0 12 0 0 0 Sawah Brebes 30 0 0 0 0 0 30 0 0 30 0 0 0 0 30 0 0 0 Jaga Baya I 17 0 0 0 0 0 17 0 0 17 0 0 0 0 17 0 0 0 Kedamaian 128 0 0 0 0 66 62 0 0 124 0 0 4 0 43 80 4 0 Tanjung Raya 54 0 0 0 0 0 54 0 0 54 0 0 0 0 30 23 1 0 Tanjung Gading 105 0 0 0 0 32 73 0 0 101 0 0 4 0 20 53 32 0 Campang Raya 960 0 12 901 0 47 0 0 35 84 0 102 527 213 139 568 83 170
Telukbetung Utara Kupang Kota 44 0 0 0 0 44 0 0 0 37 0 0 7 0 1 43 0 0
Gunung Mas 104 0 0 0 0 104 0 0 0 86 0 18 0 0 27 77 0 0 Kupang Teba 66 0 0 0 0 66 0 0 0 66 0 0 0 0 0 66 0 0 Kupang Raya 17 0 0 0 0 17 0 0 0 16 0 1 0 0 4 13 0 0 Pahoman 76 0 0 0 0 68 8 0 0 76 0 0 0 0 30 46 0 0 Sumur Batu 78 0 0 0 0 78 0 0 0 78 0 0 0 0 0 78 0 0 Gulak Galik 72 0 0 0 0 72 0 0 0 72 0 0 0 0 0 72 0 0 Pengajaran 116 0 0 0 0 116 0 0 0 116 0 0 0 0 0 116 0 0 Sumur Putri 92 0 1 0 0 91 0 0 0 92 0 0 0 0 0 67 25 0 Batu Putu 93 0 54 0 0 39 0 0 0 93 0 0 0 0 2 72 19 0
Tanjung Karang Pusat Durian Payung 98 0 4 0 0 94 0 0 0 98 0 0 0 0 26 67 5 0
Gotong Royong 38 0 0 0 0 38 0 0 0 38 0 0 0 0 29 9 0 0
Enggal 64 0 0 0 0 64 0 0 0 64 0 0 0 0 61 3 0 0
Tabel Lampiran 5 Lanjutan
KECAMATAN KELURAHAN Luas A B C D E F a b c d e f g 0-2 2-2O 20-40 >40
Palapa 30 0 0 0 0 30 0 0 0 30 0 0 0 0 29 1 0 0 Kaliawi 42 0 0 0 0 42 0 0 0 42 0 0 0 0 12 17 13 0 Kelapa Tiga 21 0 0 0 0 21 0 0 0 21 0 0 0 0 9 11 1 0 Tanjung Karang 28 0 0 0 0 28 0 0 0 28 0 0 0 0 28 0 0 0 Gunung Sari 21 0 0 0 0 12 9 0 0 21 0 0 0 0 21 0 0 0 Pasir Gintung 30 0 0 0 0 16 14 0 0 30 0 0 0 0 19 11 0 0 Penengahan 40 0 0 0 0 0 40 0 0 40 0 0 0 0 20 20 0 0
Tanjung Karang Barat Susunan Baru 338 0 0 0 0 338 0 0 0 338 0 0 0 0 0 338 0 0
Sukadana Ham 954 0 621 0 0 333 0 0 0 954 0 0 0 0 0 762 76 116
Suka Jawa 82 0 0 0 0 81 1 0 0 82 0 0 0 0 2 70 10 0
Gedung Air 131 0 0 0 0 87 44 0 0 131 0 0 0 0 0 124 7 0
Segala Mider 255 0 11 0 0 62 181 0 0 204 0 51 0 0 53 194 8 0
Gunung Terang 201 0 15 0 0 1 185 0 0 162 0 39 0 0 109 92 0 0
Kemiling Sumber Agung 498 0 453 0 0 45 0 0 0 498 0 0 0 0 0 343 142 13
Kedaung 577 0 573 0 0 4 0 0 0 577 0 0 0 0 0 383 84 111 Pinang Jaya 195 0 14 0 0 181 0 0 0 195 0 0 0 0 0 162 33 0 Beringin Raya 711 0 321 0 0 390 0 0 0 711 0 0 0 0 0 600 107 4 Sumber Rejo 703 0 0 0 0 703 0 0 0 703 0 0 0 0 0 703 0 0 Kemiling Permai 713 0 0 0 0 437 276 0 0 713 0 0 0 0 0 713 0 0 Langkapura 228 0 0 0 0 140 88 0 0 228 0 0 0 0 0 228 0 0 Kedaton Sukamenanti 38 0 1 0 0 0 37 0 0 22 0 16 0 0 0 38 0 0 Sidodadi 86 0 21 0 0 0 65 0 0 34 0 52 0 0 51 26 9 0 Surabaya 84 0 33 0 0 0 51 0 0 27 0 57 0 0 82 2 0 0
Perumnas Way Halim 92 0 92 0 0 0 0 0 0 0 0 92 0 0 92 0 0 0
Kedaton 497 0 497 0 0 0 0 0 0 0 0 497 0 0 296 201 0 0
Labuan Ratu 312 0 312 0 0 0 0 0 0 0 0 312 0 0 191 121 0 0
Kampung Baru 155 0 155 0 0 0 0 0 0 0 0 155 0 0 11 144 0 0
Sepang Jaya 138 0 138 0 0 0 0 0 0 0 0 138 0 0 82 56 0 0
Rajabasa Rajabasa Raya 227 0 212 0 0 0 15 0 0 34 0 193 0 0 0 227 0 0
Gedung Meneng 328 0 260 0 0 0 68 0 0 27 0 301 0 0 76 252 0 0
Rajabasa 319 0 0 0 0 0 319 0 0 316 0 3 0 0 0 319 0 0
Rajabasa Jaya 319 0 319 0 0 0 0 0 0 0 0 319 0 0 84 235 0 0
Tanjung Seneng Labuhan Dalam 227 0 227 0 0 0 0 0 0 0 0 227 0 0 165 62 0 0
Tanjung Seneng 312 0 312 0 0 0 0 0 0 0 0 312 0 0 312 0 0 0
Way Kandis 307 0 307 0 0 0 0 0 0 0 0 307 0 0 307 0 0 0
Perumnas Way Kandis319 0 319 0 0 0 0 0 0 0 0 319 0 0 319 0 0 0
Sukarame Sukarame 403 0 337 66 0 0 0 0 0 0 0 403 0 0 383 20 0 0
Way Halim Permai 120 0 120 0 0 0 0 0 0 0 0 120 0 0 120 0 0 0
Gunung Sulah 97 0 51 0 0 1 45 0 0 5 0 92 0 0 93 0 4 0 Way Dadi 348 0 348 0 0 0 0 0 0 0 0 348 0 0 348 0 0 0 Harapan Jaya 376 0 376 0 0 0 0 0 0 0 0 376 0 0 376 0 0 0 Sukabumi Jagabaya II 104 0 0 0 0 0 104 0 0 104 0 0 0 0 104 0 0 0 Jagabaya III 103 0 20 0 0 15 68 0 0 45 0 58 0 0 87 16 0 0 Tanjung Baru 140 0 0 0 0 60 80 0 0 138 0 2 0 0 140 0 0 0 Kalibalok Kencana 125 0 50 0 0 75 0 0 0 42 0 83 0 0 73 52 0 0 Sukabumi Indah 221 0 205 16 0 0 0 0 0 9 0 212 0 0 87 134 0 0 Sukabumi 271 0 18 253 0 0 0 0 0 0 0 194 0 77 54 208 9 0
Sumber : PODES 2005
Tabel Lampiran 6 Keterangan geologi bagian wilayah Kota Bandar Lampung
Satuan
Umur
Litologi
Tebal
Keterangan
Aluvium
Holosen
Bongkah, Kerikil, Pasir, Lanau, Lumpur dan Lempung
-
Batuan Granit
Tak Terpisahkan
Endapan Gunung
Api Muda
Plistosen &
Holosen
Lava andesit-basal, breksi dan tuf. Lava, kelabu
kehitaman, afanitik dan porfiritik dgn fenokris
plagioklas & augit dalam massadasar (komponen
penyusun yang dominan) kaca gunung api &/felspar
mikrolit. Terdapat sedikit olivine didalam basal.
Breksi, kelabu kehitaman, terpilah buruk, kepingan
menyudut batuan gunung api berukuran kerakal sampai
bongkahan.
Tuf, tuf batuan & tuf kacuk. Tuf batuan: kelabu
kekuningan, kecoklatan, terutama terdiri dari lava, kaca
gunung api dan bahan karbonan dalam massadasar
tufan. Tuf kacuk: putih kusam sampai kelabu, terpilah
buruk, kepingan lava menyudut membundar tanggung,
oksida besi dan bahan karbonan dalam massadasar tuf
pasiran.
Mencapai
beberapa ratus
meter
Busur Gunung Api benua menghasilkan
kerucut-kerucut yang mencolok dan kegiatan
solfatara.
Formasi
Campang
Paleosen-Oligosen
Awal
Perselingan batu lempung, serpih, kalkarenit, tuf dan
breksi. Batu lempung, kelabu kehitaman, padat dan
berlapis baik ebal 5- 10 cm, perlapisan sejajar dan
menggelombang.
Serpih, hitam-kelabu kecoklatan, padat dan berlapis baik
5-10 cm, perlapisan internal. Kalkarenit, kelabu
kecoklatan, berlapis baik dan terkekarkan,
memperlihatkan struktur perlapisan menggelombang
internal dan bersusun.
Kalsilutit, kelabu kehitaman, berlapis baik tabal 2-15
cm, perlapisan sejajar.
Tuf, kehijauan-putih kemerahan, berbutir halus, padat
dan setempat
terkersikan
(terkelupas/tersilikonkan,
banyak kuarsa/masam).
1000- 1500 m
Diendapkan dilingkungan
turbidit
(kekeruhan) di laut, ditepi pantai sampai
daerah keg iatan gunung api. Terlipat kuat
dengan sumbu barat laut-tenggara, kemiringan
berkisar 25
0-70
0. Ditafsirkan diendapkan
bersamaan waktu dengan formasi tarahan dan
termasuk satuan gunung api efusiva. Nama ini
diusulkan oleh Andi Mangga drr (1988).
Tabel Lampiran 6 Lanjutan
Satuan
Umur
Litologi
Tebal
Keterangan
Breksi, kelabu kehitaman, polimik, terpilah buruk,
berbutir kasar -ukuran bongkah terdiri dari batu
gamping,
sekis
(batuan metamorfik) & van silika,
menyudutmenyudut tanggung, karbonat mengisi kekar
-kekar.
Breksi, hitam kehijauan, polimik kepingan-kepingan
sekis menyudut-menyudut tanggung, rijang merah &
hijau & batu camping di dalam massadasar pasiran,
setempat terkersikan. Kepingan berukuran kerakal
sampai bongkahan. Satuan ini berubah menjadi:
Konglomerat, kelabu kehitaman, polimik, terpilah
buruk, kepingan rijang merah dan hijau dengan basal
berukuran kerakal-bongkah, membundar-membundar
tanggung.
Batu pasir, kelabu kehijauan, padat, terpilah buruk,
batir-butir rijang merah, basal dan lain- lain,
memperlihatkan struktur perlapisan bersusun.
Batu lanau, kelabu kehijauan, padat.
Formasi
Lampung
Plio-Plistosen
Tuf riolit- dasit & vulkanoklastika tufan.
Tuf berbatu apung, kelabu kekuningan sampai putih
kelabu, berbutir sedang-kasar, terpilah buruk, terutama
terdiri dari batuapung & keratan batuan.
Tuf, putih sampai putih kecoklatan, riolitan, setempat
gunung api, nisbi keras terkekarkan.
Batupasir tufan; putih kusam kekuningan, berbutir
halus-sedang, terpilah buruk, membundar tanggung,
sebagian berbatu apung, agak lunak. Sering
memperlihatkan struktur silang-siur, umumnya
bersusunan dasit
200 m
Diendapkan dilingkungan terestrial-fluviar,
air payau. Nama lama tuf Lampung
(Bemmelen, 1949). Menindih tak selaras
satuan-satuan yang lebih tuan dan ditindih tak
selaras oleh endapan kuarter, menjemari
dengan formasi kasal, dari lajur
busur-belakang dan setempat dengan formasi
terbanggi.
Formasi Tarahan
Paleosen-Oligosen
Awal
Tuf dan breksi dikuasai oleh sisipan tufit.
Tuf, ungu dan hijau muda, nisbi pejal tetapi terkekarkan
& khas tarabak (bekas gesekan) mengandung struktur
”mata ikan”.
-
Diendapkan dilingkungan benua (?), mungkin
busur gunung api, magmatisma ada kaitannya
dengan penunjaman, secara regional dapat
dikorelasikan dengan formasi kikim.
Tabel Lampiran 6 Lanjutan
Satuan
Umur
Litologi
Tebal
Keterangan
Breksi, kelabu kekuningan kecoklatan, keras terpilah
buruk, terdidi dari kepingan lava andesit menyudut, batu
lempung dan batu lanau.Setempat terkersikan.
Tufit, putih, berbutir sangat halus, padat dan berlapis
baik tebal 5- 20 cm.
Ditafsirkan sebagai sisa busur gunungapi
paleogen yang tersingkap. Keberadannya
seringkalis disebutkan sebagai bukti
penunjaman di sepanjang Parit Sunda yang
terus berlangsung. Nama formasi ini
diusulkan oleh Andi Mangga drr (1988).
Sekis Way Galih
(Kompleks
Gunung Kasih)
Paleozoikum Runtuhan sedimen-malihan & batuan beku-malih.
Sekis terdiri dari dua jenis: sekis kuarsa-mika grafit &
sekis amfibol. Semua ditafsirkan sebagai sedimen malih
& kemudian sebagai batuan gunung api malih. Warna
tergantung pada minerologinya, sekis mika dikuasai
oleh biotit serisit dengan pengubah grafit. Sekis basa,
hijau sampai hijau kehitaman, dikuasai oleh amfibol &
klorit. Kesekisan pemalihan, menembus kuat, tanpa
sejarah pencenanggaan sekunder yang jelas. Kesekisan
berarah 130
0tetapi setempat berubah menjadi 70
0- 80
0,
miring curam kearah timurlaut-barat daya atau utara.
Tidak diketahui
(>100 m)
Satuan yang termalihkan secara regional.
Dianggap sebagai bagian dari inti batuan
malih sumatera. Metarmorfisma berkadar
rendah sampai menengah fasies sekis hijau,
mungkin meningkat ke fasies
epidot-amfibolit.
Runtuhan ini ditemukan disentuhan tektonik,
sungkup (?) dengan formasi menanga yang
berumur kapur & jelas sekali diterobos oleh
pluton sulan. Pluton berkaitan dengan
penunjaman, berupa granitoid busur gunung
api atau tepi benua. Hasil penyelidikan
geokimia batuan pluton memastikan adanya
penempatan busur gunung api. Hasil
penyelidikan geokimia & geokronologi
menunjukkan adanya tepi benua yang ada
hubungannya dengan penunjaman lajur
granitoid berumur kapur akhir diseluruh
Sumatera bagian selatan. Busur plutonik ini
terpusat disepanjang zona sistem sesar
Sumatera.
Catatan : Lembar Tanjung karang hampir seluruhnya (80%) terletak didalam lajur busur magma, disudut timur laut meluas ke lajur busur-belakang.
Sumber : Pusat Penelitian dan Pemetaan Geologi (P3G) Bandung
Tabel Lampiran 7 Regresi perkembangan wilayah
Perkembangan aktivitas ekonomi
Regression Summary for Dependent Variable: Ln-F1PW (Olahan.sta) R= .73169120 R²= .53537202 Adjusted R²= .46977748
F(12,85)=8.1618 p<.00000 Std.Error of estimate: .27438
Koefisien Std.Err. t(85) Tingkat
of B Kesalahan Intercept -3.877 2.369 -1.637 0.105 W1-F1PW 1.678 0.277 6.068 0.000 W1-F1PD -0.111 0.391 -0.284 0.777 Ln-F2PW -0.113 0.095 -1.192 0.237 W2-F1PW -10.399 1.948 -5.337 0.000 W2-F1PD 5.526 1.967 2.809 0.006 W2-F3FW -3.259 0.869 -3.751 0.000 W2-F2FW 1.312 0.569 2.307 0.023 W1-F3FW 0.536 0.213 2.518 0.014 Ln-F1FW 0.449 0.194 2.314 0.023 Ln-F1PD 0.15 0.12 1.27 0.21 Ln-F2FW -0.11 0.08 -1.28 0.21 W1-F1FW -0.27 0.22 -1.22 0.23
Regression Summary for Dependent Variable: Ln-F2PW (Olahan.sta) R= .73223547 R²= .53616878 Adjusted R²= .46438538
F(13,84)=7.4693 p<.00000 Std.Error of estimate: .27539
Koefisien Std.Err. t(85) Tingkat
of B Kesalahan Intercept 8.915 3.795 2.349 0.021 W1-F2PW 1.530 0.340 4.497 0.000 Ln-F1PD 0.365 0.114 3.196 0.002 Ln-F1PW -0.137 0.092 -1.495 0.139 Ln-F2PD 0.124 0.081 1.528 0.130 W1-F1PW 0.457 0.203 2.247 0.027 W2-F2PW -7.012 2.248 -3.119 0.002 W1-F1PD -0.858 0.447 -1.919 0.058 Ln-F1FW -0.253 0.098 -2.589 0.011 Ln-F3FW -0.264 0.122 -2.165 0.033 W2-F2FW -1.671 0.620 -2.693 0.009 Ln-F2FW 0.175 0.088 1.995 0.049 W2-F1PD 3.449 1.837 1.878 0.064 W2-F3FW 0.702 0.585 1.199 0.234 Yi = -3,877 + 1,678 W1F1PW -10,399 W2F1PW + 5,526 W2F1PD + 0,449 LnF1FW + 1,312 W2F2FW + 0,536 W1F3FW - 3,259 W2F3FW Yi = 8,915 + 0,457 W1F1PW + 1,530 W1F2PW - 7,012 W2F2PW + 0,365 LnF1PD - 0,858 W1F1PD + 3,449 W2F1PD - 0,253 LnF1FW + 0,175 LnF2FW - 1,671 W2F2FW - 0,264 LnF3FW
Tabel Lampiran 7 Lanjutan
Perkembangan aktivitas pendidikan
Regression Summary for Dependent Variable: Ln-F3PW (Olahan.sta) R= .61011786 R²= .37224380 Adjusted R²= .28361939
F(12,85)=4.2002 p<.00004 Std.Error of estimate: .29524
Koefisien Std.Err. t(85) Tingkat
of B Kesalahan Intercept 22.291 5.353 4.164 0.000 W1-F3PW 1.343 0.302 4.447 0.000 Ln-F2PD -0.208 0.097 -2.144 0.035 W2-F3PW -8.340 1.923 -4.338 0.000 W2-F3FW -2.802 0.622 -4.508 0.000 W2-F2PW -0.972 1.392 -0.698 0.487 W2-F1PD -4.884 1.659 -2.944 0.004 Ln-F2FW 0.142 0.059 2.405 0.018 W1-F1PD 0.555 0.403 1.379 0.172 W2-F2PD -1.809 1.145 -1.581 0.118 W2-F1FW 2.801 1.280 2.188 0.031 Ln-F1FW -0.272 0.176 -1.549 0.125 Ln-F1PD -0.141 0.121 -1.160 0.249 Yi = 22,291 + 1,343 W1F3PW - 8,34 W2F3PW - 4,884 W2F1PD - 0,208 LnF2PD + 2,801 W2F1FW + 0,142 LnF2FW - 2,802 W2F3FW
Tabel L ampiran 8 Matriks analisis proses pe nyusunan Rencana Tata Ruang (RTR) Kota Bandar Lampung
Dasar Pedoman :Keputusan Menteri Kimpraswil Nomor 327/KPTS/M/2002 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan
NO ASPEK/KOMPONEN PENJEL ASAN KOMPONEN EKSISTING RENCANA
KETERANGAN PENILAIAN (%)
SUBSTANSI PERDA
1 Penentuan arah pengembangan 78
Tinjauan terhadap batas wilayah perencanaan
Wilayah perencanaan adalah batas administrative daerah kota.
Sesuai Batas administrative Kota Bandar Lampung 100 Diatur dlm Pasal 1 Tinjauan terhadap aspek:
a. Ekonomi b. Sosial c. Budaya
d. Daya dukung dan daya tampung lingkungan e. Fungsi pertahanan keamanan
Kurang sesuai Syarat paripurna sebuah kajian hanya didasarkan pada 3 item (ekonomi, sosial, daya dukung & daya tampung lingkungan) dari syarat 5 item dalam pedoman.
60
Tinjauan terhadap faktor-faktor determinan: a. UU 24/92 b. RTRWN c. RTRWP d. Propeda Provinsi e. Propeda Kota f. Rencana Sektoral UU 24/92
Ø Penataan ruang berdasarkan aspek administrative dan kawasan fungsional (inter regional context)
RTRWN (PP47/97): Ø Peran PKN
Ø Kawasan andalan nasional. RTRWP (Perda 5/01): Ø Kawasan Perkotaan Ø Pusat Pelayanan Primer bagi
wilayah sekitarnya
Berdasarkan Renstra Prov Lampung Berdasarkan Renstra Kota Bandar Lampung
Berdasarkan Rencana Sektoral
Kurang sesuai Kurang sesuai Kurang sesuai Sesuai Sesuai Sesuai
Penyusunan rencana tidak memperhatikan keserasian dengan wilayah sekitarnya (RTRW Lampung Selatan) (hanya 1 dari 2 syarat pedoman)
Rencana berdasarkan PKN dan tidak kawasan andalan (1 dari 2 syarat pedoman).
Kebijakan keruangan RTRWP diadop dalam RTRWK, tetapi rencana RTRWK tidak mengacu pada RTRWP dalam alokasi penggunaan ruang
Renstra Provinsi & kota, rencana sektoral menjadi aspek tinjauan dalam penyusuna n RTRW Kota Bandar Lampung. 75 50 50 50 100 100 100 Hanya ttg PKN Tidak mjd dasar Perda
2 Identifikasi potensi dan masalah pembangunan
53
Perkembangan sosial
kependudukan • • Σ & Tingkat pertumbuhan pddk Ukuran keluarga • Budaya/aktivitas sosial penduduk
Tidak sesuai Memenuhi 1 item (tingkat pertumbuhan penduduk) dari 4 syarat item yang ditetapkan.
Tabel Lampiran 8 Lanjutan
NO ASPEK/KOMPONEN PENJELASAN KOMPONEN EKSISTING RENCANA KETERANGAN PENILAIAN (%) SUBSTANSI PERDA (tradisi)
• Pola pergerakan penduduk Prospek pertumbuhan ekonomi • Ketenagakerjaan
• PDRB • Kegiatan usaha
• Perkembangan penggunaan tanah dan produktivitasnya
Sesuai Memenuhi 3 item (ketenagakerjaan, PDRB, kegiatan usaha) dari 4 syarat item yang ditetapkan.
75
Daya dukung fisik & lingkungan • Kondisi tata guna tanah • Kondisi bentang alam kawasan • Letak geografis
• Sumberdaya air • Kondisi lingkungan yang
tergambarkan dari kondisi topografi dan pola drainase • Sensitivitas kawasan terhadap
lingkungan, bencana alam dan kegempaan.
• Status dan nilai tanah • Ijin lokasi.
Sesuai Memenuhi 7 item dari 8 syarat item yang ditetapkan (kealfaan pada status dan nilai tanah).
85
Daya dukung prasarana dan fasilitas perkotaan
• Jenis infrastruktur perkotaan • Jangkauan pelayanan. • Jumlah penduduk yang terlayani • Kapasitas pelayanan
Tidak sesuai Syarat paripurna sebuah kajian hanya didasarkan pada 1 item (jenis infrastruktur) dari 4 syarat item yang ditetapkan.
25 Diatur
3 Perumusan RTRW Kota Bandar Lampung
84
Perumusan visi, misi dan tujuan pembangunan kota
Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertahanan keamanan
Sesuai ‘Kota Berbudaya, Nyaman dan Berkelanjutan (BERNYALA)’
100
Perkiraan kebutuhan
pengembangan (dirinci sampai unit pelayanan/ tingkat kel urahan).
• Perkiraan kebutuhan pengembangan kependudukan (jumlah, distribusi & kepadatan). • Perkiraan kebutuhan
pengembangan ekonomi perkotaan (regional, kota & lokal). • Perkiraan kebutuhan fasilitas
sosial dan ekonomi perkotaan
Sesuai
Kurang sesuai
Sesuai -
Klasifikasi proyeksi tidak dirinci sampai unit pelayanan. 90 100 50 100 Diatur Diatur Diatur
Tabel Lampiran 8 Lanjutan
NO ASPEK/KOMPONEN PENJELASAN KOMPONEN EKSISTING RENCANA KETERANGAN PENILAIAN (%) SUBSTANSI PERDA (pendidikan (SD s/d PT), kesehatan (RSU kelas A-D, puskesmas pembantu), rekreasi/olahraga (kota-lokal). • Perkiraan kebutuhan
pengembangan lahan perkotaan (kebutuhan ekstensifikasi, intensifikasi & perkiraan ketersediaan lahan untuk pengembangan).
• Perkiraan kebutuhan prasarana dan sarana perkotaan (transportasi, telepon, listrik, gas, air bersih, drainase, limbah & sampah).
Sesuai Sesuai 100 100 Diatur Perumusan RTRW 63
Pengelolaan kawasan lindung Kawasan lindung
• Kawasan res apan air & kawasan yang memberikan perlindungan bagi kawasan dibawahnya. • Sempadan pantai, sungai, sekitar
danau & waduk, sekitar mata air, & kawasan terbuka hijau kota termasuk jalur hijau. • Cagar alam/pelestarian alam &
suaka margasatwa.
• Taman hutan raya & taman wisata alam lainnya.
• Kawasan cagar budaya. • Kawasan rawan letusan gunung
berapi, rawan gempa, rawan tanah longsor, rawan gelombang pasang & rawan banjir.
Memenuhi semua syarat pedoman 100 Diatur dalam pasal 27 & Lampiran II
Perumahan & Permukiman (kepadatan & ketinggian bangunan).
Sesuai Memenuhi syarat pedoman.
78
100
Diatur (Lampiran I & III) Pengelolaan kawasan budidaya
(ukuran, fungsi serta karakter suatu kegiatan dalam wujud kepadatan
dan ketinggian bangunan dan Perdagangan, jasa penginapan atau perhotelan
Tidak sesuai Pengelolaan kawasan perdagangan berdasarkan ukuran & karakter kegiatan
Tabel Lampiran 8 Lanjutan
NO ASPEK/KOMPONEN PENJELASAN KOMPONEN EKSISTING RENCANA
KETERANGAN PENILAIAN (%)
SUBSTANSI PERDA
Industri tanpa pencemaran Sesuai Digambarkan secara spasial dalam peta pemanfaatan ruang
100
Pendidikan, kesehatan, peribadatan, rekreasi dan atau olahraga serta fasilitas sosial lainnya
Sesuai Digambarkan secara spasial dalam peta pemanfaatan ruang
100
Perkantoran pemerintahan & niaga Sesuai 100
Terminal angkutan jalan raya, stasiun, pelabuhan & bandara
Kurang sesuai Dari 3 sistem perangkutan di Bandar Lampung (jalan, KA & laut), hanya digambarkan terminal & stasiun.
66
Pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan
Sesuai Dalam peta pemanfaatan ruang diklasifikasikan sebagai lahan campuran.
100
Taman pemakaman umum dan taman makam pahlawan.
Sesuai TPU sudah ditentukan lokasi dan ukurannya dan terpetakan secara spasial
100 distribusi pusat-pusat pelayanan
perkotaan skala regional sampai lokal sampai akhir tahun rencana)
Tempat pembuangan sampah akhir. Tidak sesuai Lokasi TPA dan luasan belum ditentukan. 0 Pengelolaan kawasan perkotaan &
kawasan tertentu
50
Pengelolaan kawasan perkotaan (intensitas penanganan)
Rencana penanganan lingkungan Kota
0
Rencana pengembangan lingkungan/kawasan baru, yang dikonversi,diremajakan & resettlement.
Tidak sesuai Tidak diatur dalam RTRW 0
Kawasan yang dikembangkan dengan metode konsolidasi tanah perkotaan, guided land development, dll.
Tidak sesuai Tidak diatur dalam RTRW 0
Rencana jaringan pergerakan & atau utilitas kawasan yang akan diperbaiki.
Tidak sesuai Tidak diatur dalam RTRW 0 Rencana jaringan pergerakan & atau
utilitas kawasan yang akan diperbaharui.
Tidak sesuai Tidak diatur dalam RTRW 0
Arahan kepdatan bangunan Dirinci untuk setiap kawasan peruntukan
Sesuai 100
Arahan ketinggian bangunan Dirinci sampai unit lingkungan/kawasan
Kurang sesuai Diatur dalam RTRW, tetapi tidak dirinci sampai unit lingkungan
50
Pengelolaan kawasan tertentu Disesuaikan dengan kebutuhan pengelolaan kawasan tertentu dengan
Tabel Lampiran 8 Lanjutan
NO ASPEK/KOMPONEN PENJELASAN KOMPONEN EKSISTING RENCANA
KETERANGAN PENILAIAN (%)
SUBSTANSI PERDA
tetap menjamin keserasiannya dengan pengelolaan kawasan perkotaan lainnya.
Rencana Pengelolaan TGT, TGA, TGU dan SDA lainnya
Pengaturan penguasaan, penggunaan & pemanfaatan TGT perkotaan serta bentuk penanganannya (kawasan yang dipercepat atau dibatasi
perkembangannya)
Tidak sesuai Pengaturan penguasaan, penggunaan & pemanfaatan tanah perkotaan tidak secara tegas diatur dalam RTRW.
0
0
Pengaturan penguasaan, penggunaan & pemanfaatan TGA bagi pemenuhan kebutuhan kegiatan kawasan-kawasan fungsional di wilayah kota sampai dengan zonasi pengelolaan & pemanfaatan sumberdaya air perkotaan.
Tidak sesuai Pengaturan penguasaan, penggunaan & pemanfaatan tata guna air perkotaan tidak secara tegas diatur dalam RTRW.
0
Pengaturan penguasaan, penggunaan & pemanfaatan TGU sampai dengan penetapan zonasi pengelolaan & pemanfaatan ruang udara.
Tidak sesuai Pengaturan penguasaan, penggunaan & pemanfaatan tata guna udara tidak secara tegas diatur dalam RTRW.
0
Pengelolaan tata guna sumber daya alam lainnya (hayati & non hayati)
Tidak sesuai Mekanisme pengelolaan sumberdaya hayati & non hayati tidak diatur dalam RTRW.
0
Pengembangan sistem kegiatan pemba ngunan & sistem pusat -pusat pelayanan permukiman perkotaan
Pengembangan & distribusi penduduk (jumlah, kepadatan dan distribusi penduduk).
Sesuai
68
100
Rencana sistem pusat pelayanan perkotaan (sebaran pusat -pusat pelayanan perkotaan (fungsi primer dan skunder)(perdagangan, pendidikan, pelayanan kesehatan, rekreasi dan olahraga)
Sesuai 100
Rencana sistem jaringan transportasi, meliputi:
• Jalan raya (arteri primer, arteri skunder, kolektor skunder, terminal & trayek angkutan)
Kurang sesuai 1 syarat (trayek angkutan) dari 5 syarat tidak dipenuhi. 43 80
Tabel Lampiran 8 Lanjutan
NO ASPEK/KOMPONEN PENJELASAN KOMPONEN EKSISTING RENCANA
KETERANGAN PENILAIAN (%)
SUBSTANSI PERDA
Rencana sistem jaringan transportasi, m eliputi:
• Jalan raya (arteri primer, arteri skunder, kolektor skunder, terminal & trayek angkutan) • Angkutan kereta api (jaringan
jalan & stasiun)
• Angkutan laut (pelabuhan laut, jalur pelayaran)
• Angkutan sungai, danau dan penyeberangan (pelabuhan sungai, danau & penyeberangan serta jalur pelayaran sungai)
• Angkutan udara (bandara dan jalur aman terbang). Kurang sesuai Kurang sesuai Tidak sesuai - -
1 syarat (trayek angkutan) dari 5 syarat tidak dipenuhi.
Hanya tergambar dalam peta & tidak ada penjelasan/kajian ilmiah.
Tidak ada penjelasan dalam RTRW.
Tidak terdapat angkutan sungai dan bandara di Kota Bandar Lampung.
43 80
50
0
Rencana sistem jaringan utilitas, meliputi:
Jaringan telepon (stasiun telepon otomat, saluran primer, rumah kabel sampai saluran skunder).
Tidak sesuai Memenuhi 1 (stasiun telepon) dari 4 syarat dalam pedoman.
28
25 Tidak diatur secara jelas Jaringan listrik (bangunan
pembangkit, gardu induk ekstra tinggi, gardu induk, saluran udara tegangan ekstra tinggi, saluran udara tegangan tinggi & jaringan transmisi menengah)
Tidak sesuai Tidak dibahas dalam RTRW 0 Tidak diatur secara jelas
Sistem jaringan gas (pabrik gas dan saluran jaringan gas)
Tidak sesuai Tidak dibahas dalam RTRW 0 Tidak diatur secara jelas Sistem penyediaan air bersih
(bangunan pengambil air baku, saluran/pipa transmisi air baku, instalasi produksi, pipa transmisi air bersih utama, pipa transmisi air bersih skunder, bak penampung, pipa distribusi utama & pipa distribusi skunder).
Tidak sesuai Tidak ada pembahasan (diskriptif/spasial) tentang air bersih, kecuali tempat pengambilan air baku (1 dari 8 syarat pedoman)
12 Tidak diatur secara jelas
Tabel Lampiran 8 Lanjutan
NO ASPEK/KOMPONEN PENJELASAN KOMPONEN EKSISTING RENCANA
KETERANGAN PENILAIAN (%)
SUBSTANSI PERDA
Sistem pembuangan air hujan (saluran primer, skunder & waduk
penampungan)
Sesuai Rencana sistem drainase sudah tergambar dalam peta RTRW.
100 Tidak diatur secara jelas
Saluran pembuangan air limbah (saluran primer, skunder, bangunan pengolah & waduk penampung)
Tidak sesuai Memenuhi 1 (bangunan pengolah) dari 4 syarat pedoman.
25 Tidak diatur secara jelas
Sistem persampahan (tempat pembuangan akhir, bangunan pengolahansampah & penampungan sementara).
Tidak sesuai Memenuhi 1 (penampungan sementara) dari 3 syarat pedoman.
33 Tidak diatur secara jelas
Pentahapan & prioritas pengembangan untuk perwujudan struktur pemanfaatan ruang kota
Kawasan prioritas pengembangan (contoh: kawasan yang memiliki nilai strategis terhadap perkembangan wilayah, kawasan terbelakang, kawasan kritis/rawan bencana, kawasan perbatasan antar negara ataupun kawasan lindung)
Sesuai Dibahas dalam RTRW
83
100 Diatur dalam pasal 12
Pentahapan terkait dengan siapa, melakukan apa, dimana, mengapa, kapan dan bagaimana
melaksanakannya, yang tertuang dalam matriks indikasi program.
Kurang sesuai Terdapat 2 ( pelaksana & mengapa dilaksanakan) dari 6 syarat tidak terpenuhi.
65
4 Penetapan RTRW Kota Bandar
Lampung Untuk mengoperasionalkan RTRW, dokumen RTRW ditetapkan dalam bentuk Perda.
Sesuai RTRW Kota Bandar Lampung mendapat legalitas hukum melalui Perda 4/2004 tentang RTRW Kota Bandar Lampung 2005-2015.
100
100
Penambahan sustansi dalam Perda Pedoman perijinan pemanfaatan ruang (pedoman pemberian ijin lokasi).
Sesuai 100
Pedoman pemberian kompensasi, serta pemberian insentive dan pengenaan disinsentive.
Sesuai 100
Pedoman pengawasan (pelaporan, pemantauan & evaluasi) & penertiban (termasuk pengenaan sanksi) pemanfaatan ruang.
Keterangan Tabel Lampiran 8
RTRW Kota Bandar Lampung hanya mengacu 79% dari substansi Pedoman Penyusunan RTRW.
• Penentuan arah pengembangan hanya mengacu 78% dari substansi pedoman. • Identifikasi potensi dan masalah pembangunan mengacu 53% dari substansi pedoman. • Perumusan RTRW Kota Bandar Lampung mengacu 84% dari substansi pedoman. • Penetapan RTRW mengacu 100% dari substansi pedoman.