BAB I BAB I PENDAHULUAN PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.1 Latar Belakang
Saat ini tanaman kedelai merupakan salah satu bahan pangan yang penting Saat ini tanaman kedelai merupakan salah satu bahan pangan yang penting setelah beras disamping sebagai bahan pakan dan industri olahan. Karena hampir setelah beras disamping sebagai bahan pakan dan industri olahan. Karena hampir 90% digunaka
90% digunakan n sebagasebagai i bahan pangan maka bahan pangan maka keterseketersediaan kedelai diaan kedelai menjadmenjadi i faktofaktor r yang cukup
yang cukup pentipenting ng (Anon(Anonimousimous, , 00!00!c". Selain c". Selain itu, kedelai itu, kedelai juga merupakanjuga merupakan tanaman pala#ija yang kaya akan protein yang memiliki arti penting sebagai tanaman pala#ija yang kaya akan protein yang memiliki arti penting sebagai sumber protein nabati untuk peningkatan gi$i dan mengatasi penyakit kurang gi$i sumber protein nabati untuk peningkatan gi$i dan mengatasi penyakit kurang gi$i seperti busung lapar erkembangan manfaat kedelai di samping sebagai sumber seperti busung lapar erkembangan manfaat kedelai di samping sebagai sumber protein, makanan berbahan kedelai dapat dipakai juga sebagai penurun cholesterol protein, makanan berbahan kedelai dapat dipakai juga sebagai penurun cholesterol darah yang dapat mencegah penyakit jantung. Selain itu, kedelai dapat berfungsi darah yang dapat mencegah penyakit jantung. Selain itu, kedelai dapat berfungsi sebagai antioksidan dan dapat mencegah penyakit kanker. &leh karena itu, ke sebagai antioksidan dan dapat mencegah penyakit kanker. &leh karena itu, ke depan proyeksi kebutu
depan proyeksi kebutuhan han kedelkedelai ai akan meningkat seiring akan meningkat seiring dengadengan n kesadakesadaranran masyarakat tentang makanan sehat. roduk kedelai sebagai bahan olahan pangan masyarakat tentang makanan sehat. roduk kedelai sebagai bahan olahan pangan berpotensi
berpotensi dan dan berperan berperan dalam dalam menumbuhkembangkan menumbuhkembangkan industri industri kecil kecil menengahmenengah bahkan
bahkan sebagai sebagai komoditas komoditas ekspor. ekspor. Kebutuhan Kebutuhan kedelai kedelai pada pada tahun tahun 00! 00! sebesar sebesar ,0 juta ton, sedangkan produksi dalam negeri baru mencapai 0,' juta ton dan ,0 juta ton, sedangkan produksi dalam negeri baru mencapai 0,' juta ton dan keku
kekuranganrangannya diimpor nya diimpor sebesar ,) sebesar ,) juta ton juta ton (Anon(Anonimous 00*c" +anya imous 00*c" +anya sekitar sekitar )*% dari total kebutuhan dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri sendiri. )*% dari total kebutuhan dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri sendiri. pa
paya ya ununtuk tuk menmenekaekan n laju laju impimpor or terstersebuebut t dapdapat at ditditempempuh uh melmelalualui i strastrategtegii peningkatan produkti-itas,
peningkatan produkti-itas, perluasan perluasan areal areal tanam, peningkatan tanam, peningkatan efisiensi efisiensi produksi,produksi, penguatan
penguatan kelembagaan kelembagaan petani, petani, peningkatan peningkatan kualitas kualitas produk, produk, peningkatan peningkatan nilainilai tambah, perbaikan akses pasar, perbaikan sistem permodalan, pengembangan infra tambah, perbaikan akses pasar, perbaikan sistem permodalan, pengembangan infra stru
struktuktur, r, sertserta a penpengatgaturauran n tatatatanianiaga ga dan dan insinsentientif f usausaha ha (An(Anonionimomous, us, 0000!c!c 00*c". /engingat ndonesia dengan jumlah penduduk yang cukup besar, dan 00*c". /engingat ndonesia dengan jumlah penduduk yang cukup besar, dan industri pangan berbahan baku kedelai berkembang pesat maka komoditas kedelai industri pangan berbahan baku kedelai berkembang pesat maka komoditas kedelai perlu mendapat prioritas untuk dikembangk
perlu mendapat prioritas untuk dikembangkan di dalam negeri untuk menekan lajuan di dalam negeri untuk menekan laju impor (Anoniomus, 00*b".
1.2 Rumusan Masalah
1alam pembahasan makalah ini ada beberapa topik yang menjadi masalah dalam makalah ini, yakni2
. 3agaimana penyusunan taksonomi tanaman kedelai (Glycine max L. )4 . 3agaimana morfologi dari tanaman kedelai (Glycine max L. )4
). 3agaimana -arietas dari tanaman kedelai (Glycine max L. )4 1.3 Tujuan
5ujuan dari makalah ini adalah agar para pembaca dapat mengetahui taksunomi, morfologi dan -arietas dari tanaman kedelai (Glycine max L. )
BAB II II
2.1 Taks!n!m" Tanaman #e$ela" %Glycine max L. )
Kedelai merupakan salah satu tanaman 6) yang berarti tidak banyak membutuhkan sinar matahari yang cukup dalam setiap pertumbuhan tanaman tersebut dan peka terhadap pencahayaan. 5anaman 6) merupakan tanaman yang memerlukan intensitas cahaya matahari yang lebih rendah sehingga tanaman ini dapat membentuk rantai carbon sebanyak ) buah dalam menambat carbon dioksida (6&" dalam melangsungkan fotosintesis (Salisburi dan 7oss, 99*".
ntuk tanaman kedelai tidak perlu diadakan naungan karena salah satu tanaman 6) sehingga tanaman kedelai lebih efektif pada suhu antara )8'0 6 dan
ketinggian antara 0,*8*00 m dari permukaan laut. 5anaman kedelai termasuk tanaman dikotil yang berarti memiliki kayu pada bagian batangnya dan termasuk dalam famili polog8polongan.
ada a#alnya, kedelai dikenal dengan beberapa nama botani, yaitu lycine soja dan Soja ma:. ;amun pada tahun 9!< telah disepakati bah#a nama botani yang dapat diterima dalam istilah ilmiah, yaitu lycine ma: (=." /erill.
Klasifikasi tanaman kedelai sebagai berikut 2 Kerajaan 2 lantae 1i-isi 2 /agnoliophyta Kelas 2 /agnoliopsida Subkelas 2 7osidae &rdo 2 >abales >amili 2 >abaceae enus 2 lycine
Spesies 2Glycine max (=." /errill
Kedelai yang tergolong genus Glycine mempunyai banyak spesies yang merupakan susunan genom diploid (n" dengan 0 pasang kromosom antara lain spesies Glycine clandestina, Glycine falcata, Glycine tabacina (Suhaeni. 00<". /orfologi 5anaman Kacang Kedelai (Glycine max L. )
2.2 M!r&!l!g" Tanaman #e$ela" %Glycine max L. )
5anaman kedelai umumnya tumbuh tegak, berbentuk semak, dan merupakan tanaman semusim. /orfologi tanaman kedelai didukung oleh komponen utamanya, yaitu akar, daun, batang, polong, dan biji sehingga pertumbuhannya bisa optimal (adjar, 00".
2.2.1 Akar
Salah satu kekhasan dari sistem perakaran tanaman kedelai adalah adanya interaksi simbiosis antara bakteri nodul akar (Rhizobium japanicum) dengan akar tanaman kedelai yang menyebabkan terbentuknya bintil akar. 3intil akar sangat berperan dalam proses fiksasi ;itrogen yang sangat dibutuhkan tanaman kedelai
untuk kelanjutan pertumbuhannya (Sar#anto. 00<". 2.2.2Batang
3atang tanaman kedelai tidak berkayu, berbatang jenis perdu (semak", berambut atau berbulu dengan struktur bulu yang beragam, berbentuk bulat, be#arna hijau, dan panjangnya ber-ariasi antara )0800 cm. 3atang tanaman kedelai dapat membentuk cabang )8? cabang. ercabangan mulai terbentuk atau tumbuh ketika tinggi tanaman sudah mencapai 0 cm. 3anyaknya jumlah cabang setiap tanaman bergantung pada -arietas dan kepadatan populasi tanaman. @ika kepadatan tanaman rapat, maka cabang yang tumbuh berkurang atau bahkan tidak tumbuh cabang sama sekali (6ahyono. 00'".
2.2.3 Daun
@arak daun kedelai selang8seling, memiliki ) buah daun (triofoliate", jarang memiliki * lembar daun, petiola berbentuk panjang menyempit dan slinder
stipulanya terbentuk panjang menyempit dan slinder, stipulanya terbentuk lanseotlat kecil, dan stipel kecil lembaran daun berbentuk o-al menyirip, biasanya palea be#arna hijau dan pangkal berbentuk bulat. jung daun biasanya tajam atau tumpul, lembaran daun samping sering agak miring, dan
sebagian besar kulti-ar menjatuhkan daunnya ketika buah polong mulai matang (Septiatin. 00<".
2.2.' Bunga
3unga kedelai disebut bunga kupu8kupu dan merupakan bunga sempurna. 3unga kedelai memiliki * helai daun mahkota, helai bendera, helai sayap, dan helai tunas. 3enang sarinya ada 0 buah, 9 buah diantaranya bersatu pada bagian pangkal membentuk seludang yang mengelilingi putik. 3enang sari kesepuluh terpisah pada bagian pangkalnya, seolah8olah penutup seludang. 3unga tumbuh diketiak daun membentuk rangkaian bunga
terdiri atas ) sampai * buah bunga pada tiap tangkainya (Suhaeni. 00<". 2.2.( Buah
3uah kedelai disebut buah polong seperti buah kacang8 kacangan lainnya. Setelah tua, #arna polong ada yang cokelat, cokelat tua, cokelat muda, kuning jerami, cokelat kekuning8kuningan, cokelat keputihan8putihan, dan putih kehitam8hitaman. @umlah biji setiap polong antara sampai * buah. ermukaan ada yang berbulu rapat, ada
yang berbulu agak jarang. Setelah polong masak, sifatnya ada yang mudah pecah, ada yang tidak mudah pecah,tergantung -arietasnya (1arman. 00<".
2.2.) B"j"
3iji kedelai memiliki bentuk, ukuran, dan #arna yang beragam, bergantung pada -arietasnya. 3entuknya ada yang bulat lonjong, bulat, dan bulat agak pipih. arnanya ada yang putih, krem, kuning, hijau, cokelat, hitam, dan sebagainya. arna8#arna tersebut adalah #arna dari kulit bijinya. kuran biji ada yang berukuran kecil, sedang, dan besar. ;amun, di luar
negeri, misalnya di Amerika dan @epang biji yang memiliki bobot * gB00 biji dikategorikan berukuran besar (rabo#o. 0)".
Kacang kedelai kaya akan mineral seperti kalsium, magnesium, $at besi, kalium, fosfor, selenium dan seng. Kalsium adalah mineral yang sangat penting karena dapat membantu meningkatkan kepadatan tulang, kekuatan tulang dan juga dapat mencegah osteoporosis. Ada berbagai macam makanan yang mengandung kalsium, tetapi kacang kedelai mengandung lebih sedikit methione dibanding dengan makanan lain. Methione adalah sejenis asam amino yang dapat memperbaiki jaringan (3udi. 0".
2.3 *ar"etas Tanaman #e$ela" %Glycine max L. )
Carietas adalah sekumpulan indi-idu tanaman yang dapat dibedakan oleh setiap sifat (morfologi, fisiologi, sitologi, kimia, dan lain8lain" yang nyata untuk usaha pertanian dan bila diproduksi kembali akan menunjukkan sifat8sifat yang dapat dibedakan dari yang lainnya (Sutopo, 00<".
Carietas kedelai yang ditanam di ndonesia pada mulanya berasal dari luar negeri (introduksi", di antaranya mendatangkan dari @epang, 5ai#an, Kolumbia, Amerika Serikat, dan >ilipina. Carietas8-arietas introduksi pada umumnya kurang cocok di tanam ndonesia, karena faktor perbedaan panjang hari dan suhu. /eskipun demikian, melalui serangkaian penelitian yang berkesinambungan oleh
usat enelitian dan engembangan (uslitbang" 5anaman angan, dapat dihasilkan berbagai -arietas kedelai yang dapat beradaptasi di ndonesia. 1i samping itu, juga dihasilkan -arietas8-arietas unggul baru (7ukmana, 99?".
7espon kedelai terhadap perubahan lingkungan akan menjadi lebih menguntungkan dengan memilih -arietas yang sesuai, #aktu tanam, pemupukan dan populasi tanaman yang tepat. emilihan ini dapat tercapai apabila dapat mengetahui bagaimana kedelai itu tumbuh (6ahyadi, 00'".
/enurut >irmanto (0", -arietas kedelai yang dianjurkan mempunyai kriteria8kriteria tertentu, misalnya umur panen, produksi per hektar, daya tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Carietas yang dianjurkan pada prinsipnya menguntungkan para petani, sehingga banyak petani tertarik untuk menanamnya. Carietas kedelai unggul merupakan salah satu komponen kunci dalam pengembangan suatu teknologi produksi kedelai. enggunaan -arietas unggul yang adaptif merupakan penunjang pokok dalam usahatani kedelai sehingga bisa diperoleh biji kedelai berkualitas tinggi. enyediaan -arietas kedelai unggul yang adaptif untuk masing8masing agroekologi perlu terus diupayakan agar bila terjadi perubahan kondisi lingkungan strategis untuk pertanaman kedelai, sudah dapat diantisipasi dengan tersedianya -arietas yang cocok pada kondisi tersebut (Adisar#anto, 00<".
embentukan -arietas kedelai unggul bertujuan untuk memperoleh kedelai unggul baru yang mampu mencapai produkti-itas lebih dari tonBha. 3eberapa karakter penting dalam pembentukan -arietas kedelai unggul,di antaranya tahan rebah, polong tidak mudah pecah, berkualitas biji baik, toleran kondisi lahan suboptimal, serta toleran terhadap hama penyakit utama (Adisar#anto, 00<".
Carietas kedelai unggul yang telah dilepas mempunyai jangkauan daya adaptasi yang baik pada seluruh tipe agroekologi lahan dan sentra pertanaman kedelai. +al ini karena selama pertumbuhan kedelai tidak ada perbedaan panjang hari maupun suhu yang mencolok di antara #ilayah pertanaman kedelai. Selain itu, beda #aktu tanam antara musim kemarau dengan musim penghujan antarsentra pertanaman kedelai tidak jauh sehingga dapat ditanam secara serempak di seluruh sentra pertanaman (Adisar#anto, 00<".
3eberapa -arietas kedelai yang telah dianjurkan pemerintah antara lain2 anjasmoro, illis dan argomulyo. Carietas tersebut toleran terhadap kekeringan, tahan rebah, tahan terhadap penyakit karat daun dan produksi mencapai ,? 8 ,*0 tonBha.
BAB III PENUTUP 3.1 #es"m+ulan
3erdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bah#a2 . Klasifikasi tanaman kedelai sebagai berikut 2
Kerajaan 2 lantae 1i-isi 2 /agnoliophyta Kelas 2 /agnoliopsida Subkelas 2 7osidae &rdo 2 >abales >amili 2 >abaceae enus 2 lycine
Spesies 2Glycine max (=." /errill
. 5anaman kedelai umumnya tumbuh tegak, berbentuk semak, dan merupakan tanaman semusim. /orfologi tanaman kedelai didukung oleh komponen utamanya, yaitu akar, daun, batang, polong, dan biji sehingga pertumbuhannya bisa optimal.
). Carietas yang dianjurkan pada prinsipnya menguntungkan para petani, sehingga banyak petani tertarik untuk menanamnya. Carietas kedelai unggul merupakan salah satu komponen kunci dalam pengembangan suatu teknologi produksi kedelai.
3.2 aran
Sebaiknya mahasis#a(i" dapat mendalami tanaman kedelai dengan mempelajari dasar dari tanaman kedelai itu sendiri dengan membaca beberapa sumber.