• Tidak ada hasil yang ditemukan

KUESIONER PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KUESIONER PENELITIAN"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

KUESIONER PENELITIAN A. Identitas Responden

Nama :

Alamat :

Jenis Kelamin : laki-laki perempuan

Umur :

Pendidikan : SD Diploma/Sarjana

SLTP tidak tamat SD

SLTA

Status pernikahan: Belum menikah Menikah

Duda/Janda

B. Informasi Umum

Mendapat penyuluhan tentang flu burung dari Petugas Kelurahan:

Pernah

Tidak Pernah

Mendapat penyeluhan tentang flu burung dari Petugas Kesehatan:

Pernah

Tidak Pernah

Pernah mendapatkan informasi mengenai flu burung melalui media cetak (koran, brosur, leaflet, poster, dan lain-lain):

Pernah

Tidak Pernah

Pernah mendapatkan informasi mengenai flu burung melalui media elektronik (radio, TV):

Pernah

(2)

C. Pengetahuan Petunjuk:

Beri tanda silang (X) pada huruf (B) apabila pernyataan benar, silangi huruf (S) bila pernyataan salah.

No Pernyataan Jawaban

1. Flu Burung adalah penyakit akut menular yang disebabkan oleh virus H5N1.

2. Flu Burung sangat berbahaya karena menyebabkan kematian unggas secara mendadak dan menyebar dengan cepat.

3. Flu Burung tidak dapat menular pada manusia dan menyebabkan kematian.

B S

B S

4. Virus dapat mati jika makanan di masak hingga matang.

5. Kotoran dari unggas yang terkena virus atau burung-burung liar bisa menularkan penyakit

B S

B S

B S

6. Gejala Flu Burung pada ayam adalah Jengger bengkak, berwarna biru atau berdarah, bulu-bulu berguguran, kaki berdarah

B S

7. Unggas seperti itik, angsa bisa terinfeksi oleh virus flu burung tanpa menunjukkan gejala sedikit pun.

8. Memberi vaksin pada unggas yang sehat tidak dapat mencegah berjangkitnya infeksi virus Flu Burung

S B

S B

9. Mengalami sesak nafas, Batuk, Sakit kepala, dan tanpa

demam adalah gejala Flu Burung pada Manusian B S 10. Kita boleh memakan daging ayam yang sakit asalkan

dimasak dengan matang B S

11. Memakan telur mentah dapat berpotensi menularkan

Flu Burung B S

12. Flu Burung sudah dapat berpindah dari manusia ke

manusia B S

13. Flu Burung dapat dicegah dengan membersihkan

kandang dengan rutin B S

14. Menggunkan Alat Pelindung Diri seperti masker dan sarung tangan dapat menurunkan resiko terkena flu burung

S B

(3)

D. Sikap Petunjuk:

Dibawah ini ada pernyataan-pernyataan mengenai Flu Burung, silahkan nyatakan sikap Anda Setuju atau tidak dengan pernyataan tersebut. Berikan lah tanda silang (X) pada huruf (S) jika anda setuju, dan silangi huruf (T) bila anda tidak setuju

dengan pernyatan tersebut.

No Pernyataan Sikap

1. Anda tidak boleh memakan atau membantai ayam/ burung yang sakit

2. Anda hanya diperbolehkan menjual atau membeli ayam yang sehat

3. Bila ayam mati mendadak dalm jumlah besar Anda harus membakar atau menguburnya

4. Jika unggas terlihat sakit, Anda harus segera pisahkan dari yang lainnya.

5. Anda harus cuci tangan dengan sabun sesudah kontak dengan unggas.

6. Anda harus mentransportasikan hanya unggas yang sehat.

7. Anda harus mencuci dan membersihkan peralatan yang dipakai di peternakan dengan disinfektan seminggu sekali.

8. Anda harus membersihkan, mencuci, kemudian

mensuci hamakan kandangnya dengan disinfektan atau bahan kimia lainnya. Seperti cairan pemutih pakaian. 9. Beri vaksin unggas yang sehat jika memungkinkan

untuk mencegah berjangkitnya infeksi virus Flu Burung

10. Jika ayam mati mendadak dalam jumlah besar Anda harus melaporkan kepada aparat berwenang terutama ke Dinas Pertanian/Peternakan atau Dinas Kesehatan. 11. Jika ayam mati mendadak dalam jumlah besar, Anda

harus mengosongkan Kandang selama 2 minggu sehingga bebas virus Flu Burung.

12. Anda harus menghindari kontak yang tidak perlu dengan unggas yang sakit ataupun yang sehat 13 Dalam bekerja anda dianjurkan untuk memakai

Maskes dan sarung tangan S T

T S T S T S T S T S T S T S T S T S T S T S T S

(4)

D. Tindakan Petunjuk:

Berikan tanda silang (X) pada huruf:

Ya : Bila Anda melakukannya dalam 6 (enam) bulan yang lalu Tidak : Bila Anda tidak melakukannya dalam 6 (enam) bulan yang lalu

No Pernyataan Tindakan

1. Anda tidak memakan atau membantai ayam/ burung yang sakit

2. Anda hanya menjual atau membeli ayam yang sehat saja

3. Bila ayam mati mendadak dalam jumlah besar Anda membakar atau menguburnya

4. Jika unggas terlihat sakit, Anda segera pisahkan dari yang lainnya.

5. Anda mencuci tangan dengan sabun sesudah kontak dengan unggas.

6. Anda hanya mentransportasikan unggas yang sehat saja

7. Anda mencuci dan membersihkan peralatan yang dipakai di peternakan dengan disinfektan seminggu sekali.

8. Anda membersihkan, mencuci, kemudian mensuci hamakan kandangnya dengan disinfektan atau bahan kimia lainnya. Seperti cairan pemutih pakaian.

9. Anda memberikan vaksin unggas yang sehat jika memungkinkan untuk mencegah berjangkitnya infeksi virus Flu Burung

10. Jika ayam mati mendadak dalam jumlah besar Anda melaporkannya kepada aparat berwenang terutama ke Dinas Pertanian/Peternakan atau Dinas

Kesehatan.

11. Jika ayam mati mendadak dalam jumlah besar, Anda mengosongkan Kandang selama 2 minggu sehingga bebas virus Flu Burung.

12. Anda menghindari kontak yang tidak perlu dengan unggas yang sakit ataupun yang sehat

13. Saat memegang unggas ataupun membersihkan

kandang anda memakai masker dan sarung tangan Ya Tidak

Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya

(5)

Frequency Table

Jenis Kelamin 27 44.3 44.3 44.3 34 55.7 55.7 100.0 61 100.0 100.0 Laki-laki Perempuan Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent umur responden 4 6.6 6.6 6.6 39 63.9 63.9 70.5 18 29.5 29.5 100.0 61 100.0 100.0 <=25 26-50 >50 Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent status pernikahan 1 1.6 1.6 1.6 56 91.8 91.8 93.4 4 6.6 6.6 100.0 61 100.0 100.0 Belum Menikah Menikah Janda / Duda Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent pendidikan 37 60.7 60.7 60.7 4 6.6 6.6 67.2 7 11.5 11.5 78.7 1 1.6 1.6 80.3 12 19.7 19.7 100.0 61 100.0 100.0 SD SLTP SLTA Diploma / Sarjana Tidak Tamat SD Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

(6)

Pengetahuan Responden 48 78.7 78.7 78.7 13 21.3 21.3 100.0 61 100.0 100.0 Sedang Baik Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent pengetahuan1 59 96.7 96.7 96.7 2 3.3 3.3 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent pengetahuan2 59 96.7 96.7 96.7 2 3.3 3.3 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent pengetahuan3 46 75.4 75.4 75.4 15 24.6 24.6 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent pengetahuan4 44 72.1 72.1 72.1 17 27.9 27.9 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

(7)

pengetahuan5 37 60.7 60.7 60.7 24 39.3 39.3 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent pengetahuan6 43 70.5 70.5 70.5 18 29.5 29.5 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent pengetahuan7 54 88.5 88.5 88.5 7 11.5 11.5 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent pengetahuan8 55 90.2 90.2 90.2 6 9.8 9.8 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent pengetahuan9 47 77.0 77.0 77.0 14 23.0 23.0 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

(8)

pengetahuan10 21 34.4 34.4 34.4 40 65.6 65.6 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent pengetahuan11 44 72.1 72.1 72.1 17 27.9 27.9 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent pengetahuan12 33 54.1 54.1 54.1 28 45.9 45.9 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent pengetahuan13 50 82.0 82.0 82.0 11 18.0 18.0 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent pengetahuan14 47 77.0 77.0 77.0 14 23.0 23.0 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

(9)

pengetahuan15 37 60.7 60.7 60.7 24 39.3 39.3 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent pengetahuan16 53 86.9 86.9 86.9 8 13.1 13.1 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent pengetahuan17 53 86.9 86.9 86.9 8 13.1 13.1 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Sikap Responden 50 82.0 82.0 82.0 11 18.0 18.0 100.0 61 100.0 100.0 Sedang Baik Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent sikap1 59 96.7 96.7 96.7 2 3.3 3.3 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

(10)

sikap2

61 100.0 100.0 100.0

Setuju Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent sikap3 61 100.0 100.0 100.0 Setuju Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent sikap4 50 82.0 82.0 82.0 11 18.0 18.0 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent sikap5 61 100.0 100.0 100.0 Setuju Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent sikap6 59 96.7 96.7 96.7 2 3.3 3.3 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent sikap7 43 70.5 70.5 70.5 18 29.5 29.5 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

(11)

sikap8 44 72.1 72.1 72.1 17 27.9 27.9 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent sikap9 56 91.8 91.8 91.8 5 8.2 8.2 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent sikap10 45 73.8 73.8 73.8 16 26.2 26.2 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent sikap11 48 78.7 78.7 78.7 13 21.3 21.3 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent sikap12 37 60.7 60.7 60.7 24 39.3 39.3 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

(12)

sikap13 42 68.9 68.9 68.9 19 31.1 31.1 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent sikap14 14 23.0 23.0 23.0 47 77.0 77.0 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Intervensi Petugas Kesehatan

52 85.2 85.2 85.2 9 14.8 14.8 100.0 61 100.0 100.0 Pernah Tidak Pernah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Intervensi Petugas Peternakan

51 83.6 83.6 83.6 10 16.4 16.4 100.0 61 100.0 100.0 Pernah Tidak Pernah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Media Cetak 41 67.2 67.2 67.2 20 32.8 32.8 100.0 61 100.0 100.0 Pernah Tidak Pernah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

(13)

Media Elektronik 55 90.2 90.2 90.2 6 9.8 9.8 100.0 61 100.0 100.0 Pernah Tidak Pernah Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Tindakan Responden 46 75.4 75.4 75.4 15 24.6 24.6 100.0 61 100.0 100.0 Sedang Baik Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent tindakan1 60 98.4 98.4 98.4 1 1.6 1.6 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent tindakan2 61 100.0 100.0 100.0 Ya Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent tindakan3 61 100.0 100.0 100.0 Ya Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

(14)

tindakan4 47 77.0 77.0 77.0 14 23.0 23.0 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent tindakan5 54 88.5 88.5 88.5 7 11.5 11.5 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent tindakan6 54 88.5 88.5 88.5 7 11.5 11.5 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent tindakan7 40 65.6 65.6 65.6 21 34.4 34.4 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent tindakan8 41 67.2 67.2 67.2 20 32.8 32.8 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

(15)

tindakan9 49 80.3 80.3 80.3 12 19.7 19.7 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent tindakan10 45 73.8 73.8 73.8 16 26.2 26.2 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent tindakan11 41 67.2 67.2 67.2 20 32.8 32.8 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent tindakan12 34 55.7 55.7 55.7 27 44.3 44.3 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent tindakan13 27 44.3 44.3 44.3 34 55.7 55.7 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

(16)

Correlations

Correlations 1 .259* .044 61 61 .259* 1 .044 61 61 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Faktor Internal Tindakan Responden Faktor Internal Tindakan Responden

Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). *.

Correlations

Correlations 1 -.035 .786 61 61 -.035 1 .786 61 61 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Faktor Eksternal Tindakan Responden Faktor Eksternal Tindakan Responden

(17)

Regression

Variables Entered/Removed b Media Elektronik, pendidika n, Pengetahu an Responde n, umur responde n, Media Cetak, status pernikaha n, Intervensi Petugas Peternaka n, Sikap Responde n, Intervensi Petugas Kesehatan a . Enter Model 1 Variables Entered Variables Removed Method

All requested variables entered. a.

Dependent Variable: Tindakan Responden b. Model Summary .795a .631 .566 .286 Model 1 R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate

Predictors: (Constant), Media Elektronik, pendidikan, Pengetahuan Responden, umur responden, Media Cetak, status pernikahan, Intervensi Petugas Peternakan, Sikap Responden, Intervensi Petugas Kesehatan

(18)

ANOVAb 7.142 9 .794 9.707 .000a 4.169 51 .082 11.311 60 Regression Residual Total Model 1 Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

Predictors: (Constant), Media Elektronik, pendidikan, Pengetahuan Responden, umur responden, Media Cetak, status pernikahan, Intervensi Petugas Peternakan, Sikap Responden, Intervensi Petugas Kesehatan

a.

Dependent Variable: Tindakan Responden b. Coefficientsa 1.024 .376 2.724 .009 -.101 .070 -.130 -1.430 .159 -.341 .144 -.223 -2.368 .022 .062 .025 .231 2.496 .016 .167 .123 .158 1.348 .183 .708 .137 .632 5.165 .000 -.152 .341 -.126 -.447 .657 .275 .319 .236 .862 .393 .079 .088 .086 .895 .375 -.138 .155 -.095 -.889 .378 (Constant) umur responden status pernikahan pendidikan Pengetahuan Responden Sikap Responden Intervensi Petugas Kesehatan Intervensi Petugas Peternakan Media Cetak Media Elektronik Model 1 B Std. Error Unstandardized Coefficients Beta Standardized Coefficients t Sig.

Dependent Variable: Tindakan Responden a.

Tabel Kontingensi 2x2 untuk Pengetahuan*Tindakan :

      Tindakan 

      Sedang  Baik  Jumlah 

Sedang  41  7  48 

Pengetahuan 

Baik  5  8  13 

Jumlah     46  15  61 

Tabel Penolong :

Sel  Oij  Eij  {|Oij‐Eij|‐o,5}²/Eij 

(19)

b1k2  7  11,80  1,57  b2k1  5  9,80  1,89  b2k2  8  3,20  5,78 

X²H =        9,75 

Titik Kritis : c = 0,05(2-1)(2-1) = 0,05;1 = 3,841

Daerah Kritis : Tolak Ho, jika H > X²c, dan ternyata H (9,75) > X²c (3,841), atau

dengan kata lain Ho ditolak. Berarti terbukti secara signifikan pada α=0,05, pengetahuan responden mempengaruhi tindakan responden dalam penanggulangan flu burung.

Tabel Kontingensi 2x2 untuk Sikap*Tindakan :

      Tindakan 

      Sedang  Baik  Jumlah 

Sedang  45  5  50 

Sikap 

Baik  1  10  11 

Jumlah     46  15  61 

Tabel Penolong :

Sel  Oij  Eij  {|Oij‐Eij|‐o,5}²/Eij 

b1k1  45  37,70  1,23  b1k2  5  12,30  3,76  b2k1  1  8,30  5,57  b2k2  10  2,70  17,13  X²H =        27,69  Titik Kritis : c = 0,05(2-1)(2-1) = 0,05;1 = 3,841

Daerah Kritis : Tolak Ho, jika H > X²c, dan ternyata H (27,69) > X²c (3,841),

atau dengan kata lain Ho ditolak. Berarti terbukti secara signifikan pada α=0,05, sikap responden mempengaruhi tindakan responden dalam penanggulangan flu burung. Tabel Kontingensi 2x2 untuk Intervensi Petugas Kesehatan*Tindakan :

      Tindakan 

      Sedang  Baik  Jumlah 

Pernah  38  14  52 

Intervensi Petugas 

Kesehatan  Tidak 

Pernah  8  1  9 

(20)

Sel  Oij  Eij  {|Oij‐Eij|‐o,5}²/Eij  b1k1  38  39,21  0,01  b1k2  14  12,79  0,04  b2k1  8  6,79  0,07  b2k2  1  2,21  0,23  X²H =        0,35  Titik Kritis : c = 0,05(2-1)(2-1) = 0,05;1 = 3,841

Daerah Kritis : Tolak Ho, jika H > X²c, dan ternyata H (0,35) < X²c (3,841), atau

dengan kata lain Ho diterima. Berarti terbukti secara signifikan pada α=0,05, intervensi petugas kesehatan tidak mempengaruhi tindakan responden dalam penanggulangan flu burung.

Tabel Kontingensi 2x2 untuk Intervensi Petugas Peternakan*Tindakan :

      Tindakan 

      Sedang  Baik  Jumlah 

Pernah  38  13  51  Intervensi Petugas  Peternakan  Tidak  Pernah  8  2  10  Jumlah     46  15  61  Tabel Penolong :

Sel  Oij  Eij  {|Oij‐Eij|‐o,5}²/Eij 

b1k1  38  38,46  0,00  b1k2  13  12,54  0,00  b2k1  8  7,54  0,00  b2k2  2  2,46  0,00  X²H =        0,00  Titik Kritis : c = 0,05(2-1)(2-1) = 0,05;1 = 3,841

Daerah Kritis : Tolak Ho, jika H > X²c, dan ternyata H (0,00) < X²c (3,841), atau

dengan kata lain Ho diterima. Berarti terbukti secara signifikan pada α=0,05, intervensi petugas peternakan tidak mempengaruhi tindakan responden dalam penanggulangan flu burung.

Tabel Kontingensi 2x2 untuk Intervensi media cetak*Tindakan :

      Tindakan 

      Sedang  Baik  Jumlah 

Pernah  33  8  41 

Media Cetak 

(21)

Pernah 

Jumlah     46  15  61 

Tabel Penolong :

Sel  Oij  Eij  {|Oij‐Eij|‐o,5}²/Eij 

b1k1  33  30,92  0,08  b1k2  8  10,08  0,25  b2k1  13  15,08  0,17  b2k2  7  4,92  0,51  X²H =        1,01  Titik Kritis : c = 0,05(2-1)(2-1) = 0,05;1 = 3,841

Daerah Kritis : Tolak Ho, jika H > X²c, dan ternyata H (1,01) < X²c (3,841), atau

dengan kata lain Ho diterima. Berarti terbukti secara signifikan pada α=0,05, media cetak tidak mempengaruhi tindakan responden dalam penanggulangan flu burung. Tabel Kontingensi 2x2 untuk Intervensi media elektronik*Tindakan :

      Tindakan 

      Sedang  Baik  Jumlah 

Pernah  40  15  55 

Media Elektronik  Tidak 

Pernah  6  0  6 

Jumlah     46  15  61 

Tabel Penolong :

Sel  Oij  Eij  {|Oij‐Eij|‐o,5}²/Eij 

b1k1  40  41,48  0,02  b1k2  15  13,52  0,07  b2k1  6  4,52  0,21  b2k2  0  1,48  0,65  X²H =        0,95  Titik Kritis : c = 0,05(2-1)(2-1) = 0,05;1 = 3,841

Daerah Kritis : Tolak Ho, jika H > X²c, dan ternyata H (0,95) < X²c (3,841), atau

dengan kata lain Ho diterima. Berarti terbukti secara signifikan pada α=0,05, media elektronik tidak mempengaruhi tindakan responden dalam penanggulangan flu burung.

Gambar

Tabel Kontingensi 2x2 untuk Pengetahuan*Tindakan :
Tabel Kontingensi 2x2 untuk Sikap*Tindakan :
Tabel Kontingensi 2x2 untuk Intervensi media cetak*Tindakan :
Tabel Penolong :

Referensi

Dokumen terkait

Bahasa roh ialah suatu bahasa baru yang diberikan oleh Roh Kudus kepada orang-orang yang menerima baptisan Roh Kudus, suatu bahasa yang tidak pernah mereka pelajari,

Terlebih lagi sikap dari pihak rumah sakit yang terkesan membeda-bedakan pelayanan yang diberikan terhadap pasien pengguna Jamkesmas dengan pasien yang menggunakan biaya

Akhirnya, sebagai upaya yang lebih efektif terkait dengan tantangan yang akan dihadapi terutama dunia kerja di masa depan, menjadikan ILO sebagai organisasi

Perawat menjelaskan bahayanya apabila kadar gula darah terlalu rendah yang tidak segera di

Informasi dalam laporan aktivitas, yang digunakan bersama dengan pengungkapan informasi dalam laporan keuangan lainnya, dapat membantu pemberi sumber daya yang tidak

complex due to the presence of negatively charged active site lysozyme and positively 143. charged amine moiety of

Guru dalam pendidikan sering disebut dengan pendidik.. mu’addib, mudaris dan mursyid. Kelima istilah ini mempunyai tempat tersendiri menurut peristilahan yang dipakai dalam

Atraksi menjanur menjadi salah satu atraksi yang diandalkan di desa Pentingsari. Atraksi ini banyak menarik minat wisatawan karena menggunakan bahan baku tradisional yaitu