KUESIONER PENELITIAN A. Identitas Responden
Nama :
Alamat :
Jenis Kelamin : laki-laki perempuan
Umur :
Pendidikan : SD Diploma/Sarjana
SLTP tidak tamat SD
SLTA
Status pernikahan: Belum menikah Menikah
Duda/Janda
B. Informasi Umum
Mendapat penyuluhan tentang flu burung dari Petugas Kelurahan:
Pernah
Tidak Pernah
Mendapat penyeluhan tentang flu burung dari Petugas Kesehatan:
Pernah
Tidak Pernah
Pernah mendapatkan informasi mengenai flu burung melalui media cetak (koran, brosur, leaflet, poster, dan lain-lain):
Pernah
Tidak Pernah
Pernah mendapatkan informasi mengenai flu burung melalui media elektronik (radio, TV):
Pernah
C. Pengetahuan Petunjuk:
Beri tanda silang (X) pada huruf (B) apabila pernyataan benar, silangi huruf (S) bila pernyataan salah.
No Pernyataan Jawaban
1. Flu Burung adalah penyakit akut menular yang disebabkan oleh virus H5N1.
2. Flu Burung sangat berbahaya karena menyebabkan kematian unggas secara mendadak dan menyebar dengan cepat.
3. Flu Burung tidak dapat menular pada manusia dan menyebabkan kematian.
B S
B S
4. Virus dapat mati jika makanan di masak hingga matang.
5. Kotoran dari unggas yang terkena virus atau burung-burung liar bisa menularkan penyakit
B S
B S
B S
6. Gejala Flu Burung pada ayam adalah Jengger bengkak, berwarna biru atau berdarah, bulu-bulu berguguran, kaki berdarah
B S
7. Unggas seperti itik, angsa bisa terinfeksi oleh virus flu burung tanpa menunjukkan gejala sedikit pun.
8. Memberi vaksin pada unggas yang sehat tidak dapat mencegah berjangkitnya infeksi virus Flu Burung
S B
S B
9. Mengalami sesak nafas, Batuk, Sakit kepala, dan tanpa
demam adalah gejala Flu Burung pada Manusian B S 10. Kita boleh memakan daging ayam yang sakit asalkan
dimasak dengan matang B S
11. Memakan telur mentah dapat berpotensi menularkan
Flu Burung B S
12. Flu Burung sudah dapat berpindah dari manusia ke
manusia B S
13. Flu Burung dapat dicegah dengan membersihkan
kandang dengan rutin B S
14. Menggunkan Alat Pelindung Diri seperti masker dan sarung tangan dapat menurunkan resiko terkena flu burung
S B
D. Sikap Petunjuk:
Dibawah ini ada pernyataan-pernyataan mengenai Flu Burung, silahkan nyatakan sikap Anda Setuju atau tidak dengan pernyataan tersebut. Berikan lah tanda silang (X) pada huruf (S) jika anda setuju, dan silangi huruf (T) bila anda tidak setuju
dengan pernyatan tersebut.
No Pernyataan Sikap
1. Anda tidak boleh memakan atau membantai ayam/ burung yang sakit
2. Anda hanya diperbolehkan menjual atau membeli ayam yang sehat
3. Bila ayam mati mendadak dalm jumlah besar Anda harus membakar atau menguburnya
4. Jika unggas terlihat sakit, Anda harus segera pisahkan dari yang lainnya.
5. Anda harus cuci tangan dengan sabun sesudah kontak dengan unggas.
6. Anda harus mentransportasikan hanya unggas yang sehat.
7. Anda harus mencuci dan membersihkan peralatan yang dipakai di peternakan dengan disinfektan seminggu sekali.
8. Anda harus membersihkan, mencuci, kemudian
mensuci hamakan kandangnya dengan disinfektan atau bahan kimia lainnya. Seperti cairan pemutih pakaian. 9. Beri vaksin unggas yang sehat jika memungkinkan
untuk mencegah berjangkitnya infeksi virus Flu Burung
10. Jika ayam mati mendadak dalam jumlah besar Anda harus melaporkan kepada aparat berwenang terutama ke Dinas Pertanian/Peternakan atau Dinas Kesehatan. 11. Jika ayam mati mendadak dalam jumlah besar, Anda
harus mengosongkan Kandang selama 2 minggu sehingga bebas virus Flu Burung.
12. Anda harus menghindari kontak yang tidak perlu dengan unggas yang sakit ataupun yang sehat 13 Dalam bekerja anda dianjurkan untuk memakai
Maskes dan sarung tangan S T
T S T S T S T S T S T S T S T S T S T S T S T S
D. Tindakan Petunjuk:
Berikan tanda silang (X) pada huruf:
Ya : Bila Anda melakukannya dalam 6 (enam) bulan yang lalu Tidak : Bila Anda tidak melakukannya dalam 6 (enam) bulan yang lalu
No Pernyataan Tindakan
1. Anda tidak memakan atau membantai ayam/ burung yang sakit
2. Anda hanya menjual atau membeli ayam yang sehat saja
3. Bila ayam mati mendadak dalam jumlah besar Anda membakar atau menguburnya
4. Jika unggas terlihat sakit, Anda segera pisahkan dari yang lainnya.
5. Anda mencuci tangan dengan sabun sesudah kontak dengan unggas.
6. Anda hanya mentransportasikan unggas yang sehat saja
7. Anda mencuci dan membersihkan peralatan yang dipakai di peternakan dengan disinfektan seminggu sekali.
8. Anda membersihkan, mencuci, kemudian mensuci hamakan kandangnya dengan disinfektan atau bahan kimia lainnya. Seperti cairan pemutih pakaian.
9. Anda memberikan vaksin unggas yang sehat jika memungkinkan untuk mencegah berjangkitnya infeksi virus Flu Burung
10. Jika ayam mati mendadak dalam jumlah besar Anda melaporkannya kepada aparat berwenang terutama ke Dinas Pertanian/Peternakan atau Dinas
Kesehatan.
11. Jika ayam mati mendadak dalam jumlah besar, Anda mengosongkan Kandang selama 2 minggu sehingga bebas virus Flu Burung.
12. Anda menghindari kontak yang tidak perlu dengan unggas yang sakit ataupun yang sehat
13. Saat memegang unggas ataupun membersihkan
kandang anda memakai masker dan sarung tangan Ya Tidak
Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya
Frequency Table
Jenis Kelamin 27 44.3 44.3 44.3 34 55.7 55.7 100.0 61 100.0 100.0 Laki-laki Perempuan Total ValidFrequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent umur responden 4 6.6 6.6 6.6 39 63.9 63.9 70.5 18 29.5 29.5 100.0 61 100.0 100.0 <=25 26-50 >50 Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent status pernikahan 1 1.6 1.6 1.6 56 91.8 91.8 93.4 4 6.6 6.6 100.0 61 100.0 100.0 Belum Menikah Menikah Janda / Duda Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent pendidikan 37 60.7 60.7 60.7 4 6.6 6.6 67.2 7 11.5 11.5 78.7 1 1.6 1.6 80.3 12 19.7 19.7 100.0 61 100.0 100.0 SD SLTP SLTA Diploma / Sarjana Tidak Tamat SD Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Pengetahuan Responden 48 78.7 78.7 78.7 13 21.3 21.3 100.0 61 100.0 100.0 Sedang Baik Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent pengetahuan1 59 96.7 96.7 96.7 2 3.3 3.3 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent pengetahuan2 59 96.7 96.7 96.7 2 3.3 3.3 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent pengetahuan3 46 75.4 75.4 75.4 15 24.6 24.6 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent pengetahuan4 44 72.1 72.1 72.1 17 27.9 27.9 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
pengetahuan5 37 60.7 60.7 60.7 24 39.3 39.3 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent pengetahuan6 43 70.5 70.5 70.5 18 29.5 29.5 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent pengetahuan7 54 88.5 88.5 88.5 7 11.5 11.5 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent pengetahuan8 55 90.2 90.2 90.2 6 9.8 9.8 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent pengetahuan9 47 77.0 77.0 77.0 14 23.0 23.0 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
pengetahuan10 21 34.4 34.4 34.4 40 65.6 65.6 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent pengetahuan11 44 72.1 72.1 72.1 17 27.9 27.9 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent pengetahuan12 33 54.1 54.1 54.1 28 45.9 45.9 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent pengetahuan13 50 82.0 82.0 82.0 11 18.0 18.0 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent pengetahuan14 47 77.0 77.0 77.0 14 23.0 23.0 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
pengetahuan15 37 60.7 60.7 60.7 24 39.3 39.3 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent pengetahuan16 53 86.9 86.9 86.9 8 13.1 13.1 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent pengetahuan17 53 86.9 86.9 86.9 8 13.1 13.1 100.0 61 100.0 100.0 Benar Salah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Sikap Responden 50 82.0 82.0 82.0 11 18.0 18.0 100.0 61 100.0 100.0 Sedang Baik Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent sikap1 59 96.7 96.7 96.7 2 3.3 3.3 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
sikap2
61 100.0 100.0 100.0
Setuju Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent sikap3 61 100.0 100.0 100.0 Setuju Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent sikap4 50 82.0 82.0 82.0 11 18.0 18.0 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent sikap5 61 100.0 100.0 100.0 Setuju Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent sikap6 59 96.7 96.7 96.7 2 3.3 3.3 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent sikap7 43 70.5 70.5 70.5 18 29.5 29.5 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
sikap8 44 72.1 72.1 72.1 17 27.9 27.9 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent sikap9 56 91.8 91.8 91.8 5 8.2 8.2 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent sikap10 45 73.8 73.8 73.8 16 26.2 26.2 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent sikap11 48 78.7 78.7 78.7 13 21.3 21.3 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent sikap12 37 60.7 60.7 60.7 24 39.3 39.3 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
sikap13 42 68.9 68.9 68.9 19 31.1 31.1 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent sikap14 14 23.0 23.0 23.0 47 77.0 77.0 100.0 61 100.0 100.0 Setuju Tidak Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Intervensi Petugas Kesehatan
52 85.2 85.2 85.2 9 14.8 14.8 100.0 61 100.0 100.0 Pernah Tidak Pernah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Intervensi Petugas Peternakan
51 83.6 83.6 83.6 10 16.4 16.4 100.0 61 100.0 100.0 Pernah Tidak Pernah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Media Cetak 41 67.2 67.2 67.2 20 32.8 32.8 100.0 61 100.0 100.0 Pernah Tidak Pernah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Media Elektronik 55 90.2 90.2 90.2 6 9.8 9.8 100.0 61 100.0 100.0 Pernah Tidak Pernah Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Tindakan Responden 46 75.4 75.4 75.4 15 24.6 24.6 100.0 61 100.0 100.0 Sedang Baik Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent tindakan1 60 98.4 98.4 98.4 1 1.6 1.6 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent tindakan2 61 100.0 100.0 100.0 Ya Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent tindakan3 61 100.0 100.0 100.0 Ya Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
tindakan4 47 77.0 77.0 77.0 14 23.0 23.0 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent tindakan5 54 88.5 88.5 88.5 7 11.5 11.5 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent tindakan6 54 88.5 88.5 88.5 7 11.5 11.5 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent tindakan7 40 65.6 65.6 65.6 21 34.4 34.4 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent tindakan8 41 67.2 67.2 67.2 20 32.8 32.8 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
tindakan9 49 80.3 80.3 80.3 12 19.7 19.7 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent tindakan10 45 73.8 73.8 73.8 16 26.2 26.2 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent tindakan11 41 67.2 67.2 67.2 20 32.8 32.8 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent tindakan12 34 55.7 55.7 55.7 27 44.3 44.3 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent tindakan13 27 44.3 44.3 44.3 34 55.7 55.7 100.0 61 100.0 100.0 Ya Tidak Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Correlations
Correlations 1 .259* .044 61 61 .259* 1 .044 61 61 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Faktor Internal Tindakan Responden Faktor Internal Tindakan RespondenCorrelation is significant at the 0.05 level (2-tailed). *.
Correlations
Correlations 1 -.035 .786 61 61 -.035 1 .786 61 61 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Faktor Eksternal Tindakan Responden Faktor Eksternal Tindakan RespondenRegression
Variables Entered/Removed b Media Elektronik, pendidika n, Pengetahu an Responde n, umur responde n, Media Cetak, status pernikaha n, Intervensi Petugas Peternaka n, Sikap Responde n, Intervensi Petugas Kesehatan a . Enter Model 1 Variables Entered Variables Removed MethodAll requested variables entered. a.
Dependent Variable: Tindakan Responden b. Model Summary .795a .631 .566 .286 Model 1 R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate
Predictors: (Constant), Media Elektronik, pendidikan, Pengetahuan Responden, umur responden, Media Cetak, status pernikahan, Intervensi Petugas Peternakan, Sikap Responden, Intervensi Petugas Kesehatan
ANOVAb 7.142 9 .794 9.707 .000a 4.169 51 .082 11.311 60 Regression Residual Total Model 1 Sum of
Squares df Mean Square F Sig.
Predictors: (Constant), Media Elektronik, pendidikan, Pengetahuan Responden, umur responden, Media Cetak, status pernikahan, Intervensi Petugas Peternakan, Sikap Responden, Intervensi Petugas Kesehatan
a.
Dependent Variable: Tindakan Responden b. Coefficientsa 1.024 .376 2.724 .009 -.101 .070 -.130 -1.430 .159 -.341 .144 -.223 -2.368 .022 .062 .025 .231 2.496 .016 .167 .123 .158 1.348 .183 .708 .137 .632 5.165 .000 -.152 .341 -.126 -.447 .657 .275 .319 .236 .862 .393 .079 .088 .086 .895 .375 -.138 .155 -.095 -.889 .378 (Constant) umur responden status pernikahan pendidikan Pengetahuan Responden Sikap Responden Intervensi Petugas Kesehatan Intervensi Petugas Peternakan Media Cetak Media Elektronik Model 1 B Std. Error Unstandardized Coefficients Beta Standardized Coefficients t Sig.
Dependent Variable: Tindakan Responden a.
Tabel Kontingensi 2x2 untuk Pengetahuan*Tindakan :
Tindakan
Sedang Baik Jumlah
Sedang 41 7 48
Pengetahuan
Baik 5 8 13
Jumlah 46 15 61
Tabel Penolong :
Sel Oij Eij {|Oij‐Eij|‐o,5}²/Eij
b1k2 7 11,80 1,57 b2k1 5 9,80 1,89 b2k2 8 3,20 5,78
X²H = 9,75
Titik Kritis : X²c = X²0,05(2-1)(2-1) = X²0,05;1 = 3,841
Daerah Kritis : Tolak Ho, jika X²H > X²c, dan ternyata X²H (9,75) > X²c (3,841), atau
dengan kata lain Ho ditolak. Berarti terbukti secara signifikan pada α=0,05, pengetahuan responden mempengaruhi tindakan responden dalam penanggulangan flu burung.
Tabel Kontingensi 2x2 untuk Sikap*Tindakan :
Tindakan
Sedang Baik Jumlah
Sedang 45 5 50
Sikap
Baik 1 10 11
Jumlah 46 15 61
Tabel Penolong :
Sel Oij Eij {|Oij‐Eij|‐o,5}²/Eij
b1k1 45 37,70 1,23 b1k2 5 12,30 3,76 b2k1 1 8,30 5,57 b2k2 10 2,70 17,13 X²H = 27,69 Titik Kritis : X²c = X²0,05(2-1)(2-1) = X²0,05;1 = 3,841
Daerah Kritis : Tolak Ho, jika X²H > X²c, dan ternyata X²H (27,69) > X²c (3,841),
atau dengan kata lain Ho ditolak. Berarti terbukti secara signifikan pada α=0,05, sikap responden mempengaruhi tindakan responden dalam penanggulangan flu burung. Tabel Kontingensi 2x2 untuk Intervensi Petugas Kesehatan*Tindakan :
Tindakan
Sedang Baik Jumlah
Pernah 38 14 52
Intervensi Petugas
Kesehatan Tidak
Pernah 8 1 9
Sel Oij Eij {|Oij‐Eij|‐o,5}²/Eij b1k1 38 39,21 0,01 b1k2 14 12,79 0,04 b2k1 8 6,79 0,07 b2k2 1 2,21 0,23 X²H = 0,35 Titik Kritis : X²c = X²0,05(2-1)(2-1) = X²0,05;1 = 3,841
Daerah Kritis : Tolak Ho, jika X²H > X²c, dan ternyata X²H (0,35) < X²c (3,841), atau
dengan kata lain Ho diterima. Berarti terbukti secara signifikan pada α=0,05, intervensi petugas kesehatan tidak mempengaruhi tindakan responden dalam penanggulangan flu burung.
Tabel Kontingensi 2x2 untuk Intervensi Petugas Peternakan*Tindakan :
Tindakan
Sedang Baik Jumlah
Pernah 38 13 51 Intervensi Petugas Peternakan Tidak Pernah 8 2 10 Jumlah 46 15 61 Tabel Penolong :
Sel Oij Eij {|Oij‐Eij|‐o,5}²/Eij
b1k1 38 38,46 0,00 b1k2 13 12,54 0,00 b2k1 8 7,54 0,00 b2k2 2 2,46 0,00 X²H = 0,00 Titik Kritis : X²c = X²0,05(2-1)(2-1) = X²0,05;1 = 3,841
Daerah Kritis : Tolak Ho, jika X²H > X²c, dan ternyata X²H (0,00) < X²c (3,841), atau
dengan kata lain Ho diterima. Berarti terbukti secara signifikan pada α=0,05, intervensi petugas peternakan tidak mempengaruhi tindakan responden dalam penanggulangan flu burung.
Tabel Kontingensi 2x2 untuk Intervensi media cetak*Tindakan :
Tindakan
Sedang Baik Jumlah
Pernah 33 8 41
Media Cetak
Pernah
Jumlah 46 15 61
Tabel Penolong :
Sel Oij Eij {|Oij‐Eij|‐o,5}²/Eij
b1k1 33 30,92 0,08 b1k2 8 10,08 0,25 b2k1 13 15,08 0,17 b2k2 7 4,92 0,51 X²H = 1,01 Titik Kritis : X²c = X²0,05(2-1)(2-1) = X²0,05;1 = 3,841
Daerah Kritis : Tolak Ho, jika X²H > X²c, dan ternyata X²H (1,01) < X²c (3,841), atau
dengan kata lain Ho diterima. Berarti terbukti secara signifikan pada α=0,05, media cetak tidak mempengaruhi tindakan responden dalam penanggulangan flu burung. Tabel Kontingensi 2x2 untuk Intervensi media elektronik*Tindakan :
Tindakan
Sedang Baik Jumlah
Pernah 40 15 55
Media Elektronik Tidak
Pernah 6 0 6
Jumlah 46 15 61
Tabel Penolong :
Sel Oij Eij {|Oij‐Eij|‐o,5}²/Eij
b1k1 40 41,48 0,02 b1k2 15 13,52 0,07 b2k1 6 4,52 0,21 b2k2 0 1,48 0,65 X²H = 0,95 Titik Kritis : X²c = X²0,05(2-1)(2-1) = X²0,05;1 = 3,841
Daerah Kritis : Tolak Ho, jika X²H > X²c, dan ternyata X²H (0,95) < X²c (3,841), atau
dengan kata lain Ho diterima. Berarti terbukti secara signifikan pada α=0,05, media elektronik tidak mempengaruhi tindakan responden dalam penanggulangan flu burung.