HEADLINES, Friday, November 20, 2009
TODAY TRADING IDEA’s
BUMI harus gelar RUPSLB dalan akuisisi Newmont
DEWA rencana right issue Rp600-650 miliar
TINS laba bersih 2009 diproyeksi Rp360 miliar turun 73,17%
SMGR jajaki bangun pabrik Rp100-150 miliar di Papua
Peringkat PTBA AA- dengan prospek Stabil
Peringkat RMBA naik jadi AAA
JSMR, INTP, CPRO : Buy
MARKET COMMENTARY
STATISTICS INDEXTicker Price Change
COMPOSITE 2,469.302 -14.927 KOMPAS100 600.921 -4.531 LQ45 487.367 -3.893 JII 407.135 -2.773 MBX 700.243 -5.654 DBX 383.440 1.001 TOP GAINERS
Ticker Price Change
MLBI 150,000 20,000 MBAI 5,050 450 TPIA 2,900 425 AUTO 5,800 200 GGRM 17,100 250 TOP LOSERS
Ticker Price Change
ASII 33,250 -1,000 ITMG 26,450 -550 BYAN 5,200 -350 PTBA 15,000 -350 SMGR 7,450 -200 WORLD MARKETS
Forecast Weekly:
IDR; support Rp 9250 - resistance Rp
9550, IHSG: Support 2407 - Resistance 2515
Market Review
: perdagangan kemarin IHSG mengalami koreksi
15,441 poin (0,622%) pada level 2.468,79. Penurunan IHSG
tersebut karena aksi profit taking investor setelah bursa regional
juga mengalami koreksi. Bursa regional tertekan setelah
Mitsubishi UFJ Financial Group Jepang dikabarkan tengah mencari
dana sebesar US$11,2 miliar untuk menopang keuangannya. Pada
perdagangan kemarin berjalan dengan Volume 8,9 miliar unit
saham senilai Rp3,3 triliun. Kemarin IHSG lebih diwarnai oleh
perdagangan saham non unggulan yang memiliki harga yang
masih murah. Pelaku pasar ditengah situasi pasar yang
konsolidasi lebih mencermati pola day trading dan mencari
alternative investasi lain selain saham unngulan yang dinilai sudah
mahal harganya.
Market View : indeks IHSG diperkirakan rentan terjadi koreksi
dalam perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada hari ini.
Dominasi dari indeks regional yang diperkirakan mengalami
tekanan akan menjadi ganjalan pergerakan indeks IHSG. Koreksi
indek Dow Jones untuk kali kedua dalam perdagangan terkahir di
bursa saham AS mengalami koreksi. Indeks Dow Jones dini hari
tadi mengalami pelemahan sebesar 93,87 poin ke posisi
10332,44. Koreksi ata indeks burs AS ini termasuk indeks Dow
Jones dipicu oleh adanya kekhawatiran baru tentang laju
pemulihan ekonomi dan penurunan peringkat
perusahaan-perusahaan utama Amerika di sektor teknologi. Sementara itu,
faktor yang dikhwatirkan menjadi ganjalan indeks IHSG terkait
berlanjutnya deperesiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Karena saat ini dolar AS memiliki kecenderungan menguat
terhadap mata uang kawasan. Namun jika menyikapi perilaku
investor yang bertransaksi jangak pendek, maka akan terjadi
akumulasi beli ketika harga saham terkoreksi. Sehingga memiliki
potensi indeks akan tertahan dari kejatuhan yang lebih dalam.
DOW JONES 10332.440 -93.87 NASDAQ 2156.820 -36.32 FTSE 5267.700 -74.43 NIKKEI 9513.600 -35.87 HANG SENG 22643.160 -197.17 STRAIT TIMES 2758.790 13.75 KLSE 1276.650 1.55
This material is issued by PT Sinarmas Sekuritas, a member of Indonesia Stock Exchanges, represent the opinion of PT Sinarmas Sekuritas, derived its judgement from sources deemed reliable, however, PT Sinarmas Sekuritas and its affiliated cannot guarantee its accuracy and completeness. PT Sinarmas Sekuritas or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein or have positions in the securities recommended herein and may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this material. PT Sinarmas Sekuritas, its employees and its affiliates, expressly disclaim any and all liability for representation or warranties, expressed or implied, here in or omission there from or for any
g from
loss how so ever arisin any use of this material or its contents or otherwise arising in connection there with. Opinion expressed in this material are our present view and are subject to change without notice.
DAILY NEWS
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) diperkirakan mengucurkan dana sekitar USD290,30 juta – USD293,25
juta terkait pembelian 10% saham PT Newamont Nusa Tenggara (NNT) atau sebagian dari kepemilikannya
yang mayoritas di PT Multi Capital Indonesia. Dengan nilai transaksi akusisi senilai tersebut, maka dinilai
transaksi tersebut material sehingga BUMI di wajibkan menggelar rapat umum pemegang saham luar
biasa (RUPSLB) guna mendapat persetujuan dari para pemegang saham. (Neutral)
PT Darma Henwa Tbk (DEWA) berencana untuk menerbitkan saham baru (right issue) senilai
US$60-65 juta atau setara dengan Rp600-US$60-650 miliar. perseroan akan menerbitkan sekitar 4-6 miliar unit saham
baru (25,6-38,4%). Diperkirakan right issue tersebut baru akan terlaksana pada Januari 2009. Sebelum
itu perseroan akan meminta persetujuan dari pemegang saham. Perseroan akan menggunakan sebagian
besar dana hasil right issue untuk melunasi utang jangka panjang kepada sebuah institusi keuangan
sedangkan sisanya akan digunakan untuk modal kerja. Berdasarkan laporan keuangan akhir tahun 2008,
perseroan memiliki total utang senilai US$82,39 juta. (Neutral)
PT Timah Tbk (TINS) pada 2010 berencana mengakuisisi tambang batubara di Kalimantan Timur. Untuk
mengakuisisi tambang tersebut perseroan menggunakan dana pinjaman perbankan yang saat ini tengah
dijajaki perseroan. Sebagian dana lagi akan menggunakan modal internal. Terkait dengan pendapatannya
perseroan memproyeksikan hingga akhir tahun 2009 dapat meraih pendaptan sebesar Rp7,5 miliar turun
17,12% dibandingkan dengan tahun lalu sebesar Rp9,05 triliun. Sedang laba bersih perseroan
memproyeksikan Rp360 miliar turun 73,17% dibanding tahun lalu Rp1,34 triliun. Untuk menyiasati hal
tersebut perseroan akan menggenjot volume penjualan sebesar 49.000 metric ton dibandingkan posisi
triwulan 3-2009 yang hanya 36.453 metric ton. Disamping perseroan berusaha menjaga harga timah
sekitar US$14.500-US$15.000 Mton. Untuk tahun 2010 perseroan menargetkan pendapatan akan naik 4%
menjadi sekitar Rp7,8 triliun dibanding dengan target akhir tahun 2009 sebesar Rp7,5 triliun. (Negative)
PT Semen Gresik Tbk (SMGR) menjajaki untuk membangun pabrik pengemasan semen senilai
Rp100-150 miliar berlokasi di Papua. Pembangunan abrik tersebut sebagai langkah perseroan untuk memperluas
jaringan distribusi ke kawasan Indonesia timur. Rencana ini juga membuka peluang untuk pembangunan
pelabuhan senilai Rp20-30 miliar jika diperlukan. Diperkirakan pembangunan pabrik akan dilakukan pada
tahun 2010 dengan waktu pembangunan 1,5 tahun. Penentuan lokasi pabrik akan memeprhatikan daerah
dengan tingkat permintaan semen yang tinggi. Di wilayah Papua, permintaan semen tertinggi berasal dari
Jayapura dan Manokwari. Perseroan pada wilayah timur perseroan menguasai pasar penjualan semen
sebesar 78,2%. Pandanaan pembangunan pabrik menggunakan kas internal perseroan. Selain di Papua,
perseroan juga berencana membangun pabrik semen baru di Sumatera Barat dengan investasi US$350
juta atau setara dengan Rp3,32 triliun pada tahun 2011. (Positive)
Pefindo menetapkan peringkat PT Perusahaan Tambang Bukit Asam Tbk (PTBA) pada level AA-
dengan prospek Stabil. Peringkat ini mencerminkan permintaan batubara yang besar, cadangan batubara
perusahaan yang besar, biaya produksi yang relatif bersaing, dan profil keuangan yang baik termasuk di
dalamnya likuiditas yang sangat kuat. Perseroan memiliki delapan hak konsesi batubara di emapt kolasi,
yakni Tanjung Enim-Sumatera Selatan, Sawahluntho-Sumatera Barat, Paranap-Riau, dan
Palaran-Kalimantan Timur. Cadangan batubara persoroan yang dapat ditambang sejak Januari 2009 mencapai
7,27 miliar ton dan 1,77 miliar ton diluar tambang Lahat yang saat ini masih dalam sengketa hukum.
(Positive)
Pefindo menetapkan peringkat obligasi 1/2007 senilai Rp1,35 triliun PT bentoel International
Investama Tbk (RMBA) pada level AAA(cg) dari sebelumnya A. Peringkat obligasi ini menceriminkan
kualitas kredit dari British American Tobacco (BAT) sebagai penjamin seluruh niali pokok obligasi dan
pembayaran bunga. Jaminan yang diberikan BAT adalah dalam bentuk jaminan perusahaan yang berlaku
tanpa syarat dan tidak dapat dibatalkan. Hal itu juga tercermin dari posisi pasar yang kuat dalam industri
rokok global, operasi bisnis yang secara geografis terdiversifikasi dengan baik, dan profitabilitas serta
rasio coverage arus kas yang di atas rata-rata. Namun, peringkat ini diperlemah oleh kegiatan akuisisi
perusahaan yang lebih agresif yang dibiayai oleh utang, paparan terhadap perubahan peraturan global
dan risiko litigasi. (Positive)
This material is issued by PT Sinarmas Sekuritas, a member of Indonesia Stock Exchanges, represent the opinion of PT Sinarmas Sekuritas, derived its judgement from sources deemed reliable, however, PT Sinarmas Sekuritas and its affiliated cannot guarantee its accuracy and completeness. PT Sinarmas Sekuritas or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein or have positions in the securities recommended herein and may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this material. PT Sinarmas Sekuritas, its employees and its affiliates, expressly disclaim any and all liability for representation or warranties, expressed or implied, here in or omission there from or for any
g from
loss how so ever arisin any use of this material or its contents or otherwise arising in connection there with. Opinion expressed in this material are our present view and are subject to change without notice.
COMMODITY PRICE (USD) CHANGE DUAL LISTED PRICE (IDR) CHANGE
CRUDE OIL / BARREL 77.46 -2.12 TLKM (US) 9,113 -107
COAL / MT 78.35 -1.65 ISAT (US) 5,093 -122
NATURAL GAS / mmBtu 4.35 0.01 ANTM (GR) 2,368 -143
GOLD / OUNCE 1143.76 -0.84 BLTA (SP) 688 0
NICKEL / MT 16975.00 -175.00
TIN / MT 14855.00 -340.00
CPO (MYR) / MT 2220.00 28.00
FOREX (running) RATE (IDR) CHANGE FOREX RATE CHANGE
USD 9,555.00 -165.00 1000 IDR/ USD 0.0105 0.0176
EUR 14,267.53 996.72 EUR / USD 1.4932 0.0007
JPY 107.32 23.74 JPY / USD 89.0300 0.0550
SGD 6,881.53 976.33 SGD / USD 1.3885 0.0003
AUD 8,800.16 -1,019.56 AUD / USD 0.9210 0.0025
GBP 15,751.26 -2,162.16 GBP / USD 1.6668 0.0001
FED Rate (%) 0.25 JIBOR (IDR) 6.68
BI Rate (%) 6.50 LIBOR (GBP) 0.51
ECB Rate (%) 1.00 SIBOR (USD) 0.24
BOJ Rate (%) 0.10
BOE Rate (%) 0.50
PBOC Rate (%) 5.31
ASUMSI MACRO APBN-P 2008 Realisasi 2009 Deskripsi September Oktober
GDP (%) 6.40 6.30 4,5 Inflation YTD % 2.48 2.57
Inflation (%) 6.50 11.40 6.00 Inflation YOY % 2.57 2.83
IDR/USD (IDR) 9,100.00 9,250.00 11.000 Inflation MOM % 0.19 1.05
SBI – 3 Bulan (%) 7.50 9.10 7.50 Cad devisa
(USD) 64.5285 62.2872
Crude Oil (USD/brl) 95.00 127.20 45.00
Oil Production (bpd) 0.93 0.630 GDP (IDR Tn) 1,452.50 1,236.52
Total APBN (Rp Triliun) 895.0 985.70 1,123.90
DIVIDEN
Ticker Status DPS (IDR) Cum Date Ex Date Recording Payment
PSAB -
1,36
tunai
03-Nov-09 04-Nov-09
06-Nov-09
Right Issue
Ticker Ratio DPS (IDR) Cum Date Ex Date Recording Trading Priode
PSAB 10 : 10 160
EXCL 5 : 1 2.000
AGRO 160 : 69 130
INCOMING IPO’s
Company Business Underwriter Offering Date Share Price Listing
Brent Sekuritas
Penjamin Emisi
Victoria Sekuritas
-
80 juta
125
-
Protelindo
Jasa Penunjang
Telekomunikasi
Dinamika Usaha
Jaya
2,3 & 6 Juli
343 Juta
195
10 Juli
Nirwana Kharisma
Properti Investindo
-
333,33 juta
-
-
Power Telecom
Jasa telekomunikasi
BNI Sekuritas
-
2 miliar
-
-
Mitrasurya Cemerlang
Properti Reliance
-
475 juta
-
-
Dian Swastika Sentosa
Penyedia Infrastruktur
listrik dan telekomunikasi
OSK Nusadana
Sec.
Oktober 2009
-
-
-Latinusa
Pemasok pelat tmah
Bahana Sec.
November 2009
-
-
-
HEARD ON THE ROAD
Peringkat Indonesia positif dari sebelumnya stbail oleh Standard & Poor’s
ADB dan pemegang saham SDRA disebut-sebut tengah negoisasi mengenai pembelian saham SDRA
Selain, INDY disebut-sebut tertarik untuk akuisisi saham BHP Billiton, ANTM dan PTBA juga berminat
CALENDAR OF DAILY EVENT
MM DD EVENTS MM DD EVENTS MM DD EVENTS
Nov 01 Nov 02 RUPSLB: PWON Nov 03 Cash Dividen: AUTO
Cash Dividen: ASGR
Nov 04 Cash Dividen: PSAB Nov 05 RUPSLB: WOMF Nov 06
Nov 07 Nov 08 Nov 09 Rights Issue II : LPPF
Rights Issue III : AGRO
Cash Dividen: BMTR
Nov 10 RUPSLB : RELI Nov 11 RUPSLB: DOID Nov 12 Cash Dividen: GMTD
RUPSLB: PKPK RUPSLB: FREN Cash Dividen: SMSM
Nov 13 RUPSLB: INVS Nov 14 RUPSLB: EXCL Nov 15
RUPSLB: KBLV
Reverse Stock: LPPF
Nov 16 RUPSLB: EXCL Nov 17 Cash Dividen: TALF Nov 18 RUPSLB: HMSP
Nov 19 Nov 20 Nov 21
Nov 22 Nov 23 Nov 24 Rights Issue I: EXCL
Nov 25 Nov 26 RUPSLB: BBKP Nov 27
Nov 28 Nov 29 Nov 30
31
This material is issued by PT Sinarmas Sekuritas, a member of Indonesia Stock Exchanges, represent the opinion of PT Sinarmas Sekuritas, derived its judgement from sources deemed reliable, however, PT Sinarmas Sekuritas and its affiliated cannot guarantee its accuracy and completeness. PT Sinarmas Sekuritas or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein or have positions in the securities recommended herein and may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this material. PT Sinarmas Sekuritas, its employees and its affiliates, expressly disclaim any and all liability for representation or warranties, expressed or implied, here in or omission there from or for any
g from
loss how so ever arisin any use of this material or its contents or otherwise arising in connection there with. Opinion expressed in this material are our present view and are subject to change without notice.
CALENDAR OF MONTHLY EVENTS
YY MM DD EVENTS
09 Jan 1 Inflation INA
7 RDG BI
8 BOE Rate Statement 28 Federal Funds Rate 09 Feb 2 Inflation INA
4 RDG BI
5 ECB Rate Statement 5 BOE Rate Statement 19 BOJ Rate Statement 09 Mar 2 Inflation INA
4 RDG BI
5 BOE Rate Statement 5 ECB Rate Statement 17 BOJ Rate Statement
17 Federal Funds Rate 09 Apr 1 Inflation INA
3 RDG BI
2 ECB Rate Statement 9 BOE Rate Statement
7 BOJ Rate Statement
29 Federal Funds Rate 09 May 1 Inflation INA
5 RDG BI
7 ECB Rate Statement 7 BOE Rate Statement 22 BOJ Rate Statement 09 Jun 1 Inflation INA
3 RDG BI
4 BOE Rate Statement 4 ECB Rate Statement 16 BOJ Rate Statement
24 Federal Funds Rate 09 Jul 1 Inflation INA
3 RDG BI
2 ECB Rate Statement
3 RDG BI
8 Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 9 BOE Rate Statement
09 Aug 3 Inflation INA
5 RDG BI
6 BOE Rate Statement 6 ECB Rate Statement 11 Federal Funds Rate 09 Sept 1 Inflation INA
3 RDG BI
3 BOE Rate Statement 22 Federal Funds Rate 22 Federal Funds Rate 09 Oct 1 Inflation INA
5 RDG BI
8 BOE Rate Statement 8 ECB Rate Statement 09 Nov 2 Inflation INA
4 RDG BI
4 Federal Funds Rate 5 ECB Rate Statement 5 BOE Rate Statement 09 Dec 1 Inflation INA
3 RDG BI
3 ECB Rate Statement 10 BOE Rate Statement 15 Federal Funds Rate
RESEARCH TEAM
Team : Alfiansyah ([email protected]) YM: [email protected] Jeff Tan ([email protected])
Eddy Widjaja ([email protected]) YM: [email protected]
Kartini ([email protected])
KANTOR CABANG
Wilayah Jawa Timur Kalimantan
Wilayah Sulawesi
Pulau Batam Wilayah Jawa Tengah
Cabang Jakarta
Wilayah Bali
Wilayah Sumatra Wilayah Jawa Barat
No Lokasi Telepon No Lokasi Telepon No Lokasi Telepon
1 Plaza BII Menara 3 Lt, 7* 021-3925550 20 Surabaya* 031-5619788 34 Pontianak* 0561-7071130
2 Mangga Dua* 021-6257970 21 Malang* 0341 - 335888 35 Balikpapan 0542-750865
3 Kelapa Gading* 021-4502357 22 Jombang 0321-853788 36 Singkawang 0562-639823
4 Fatmawati 021-7668283 23 Sidoarjo 031-8959650 37 Samarinda 0541-746564
5 Tangerang 021-5377098 24 Kediri 0354-682770 38 Banjarmasin 0511-7416112
No Lokasi Telepon No Lokasi Telepon No Lokasi No. Telp.
6 Bandung* 022-4266481 25 Denpasar 0361-229933 39 Manado 0431-879581
7 Cirebon 0231-238805 40 Makassar 0411-456789
8 Bogor 0251-2280082
9 Pekalongan 0285-412449 No Lokasi No. Telp.
10 Garut 0262-2246528 26 Medan* 061-4564132 11 Karawang 0267-8454482 27 Padang 0751-811950 12 Tasikmalaya 0265-311771 28 Pekanbaru 0761-856123 13 Sukabumi 0266-229318 29 Palembang 0711-353791 30 Jambi 0741-7554987 31 Lampung 0721-470462
No Lokasi Telepon 32 Banda Aceh 0651-32822
14 Semarang 024-8502683
15 Yogya 0274-557222
16 Solo 0271-661199 No Lokasi No. Telp.
17 Purwokerto 0281-642244 33 Batam 0778-7030262
18 Tegal 0283-320184
19 Kudus 0291-446322 *) Cabang yang memiliki equity
PRODUK ASSET MANAGEMENT
Reksadana Pasar Uang : Danamas Rupiah
Danamas Rupiah Plus
Riau Liquid Fund
Reksadana Pendapatan Tetap : Danamas Dollar
Simas Danamas Mantap Plus
Simas Danamas Instrumen Negara
Danamas Stabil
Riau Income Fund
Reksadana Campuran : Danamas Fleksi
Simas Satu