PERBUATAN MELAWAN HUKUM KOMISARIS TERHADAP PEMBERHENTIAN SEMENTARA DIREKSI PERSEROAN TERBATAS TESIS. Oleh : EKO RIAL NUGROHO
Teks penuh
Dokumen terkait
Direksi bertindak sebagai pengurus Perseroan untuk kepentingan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan yang diatur dalam Pasal 92 ayat (1) UUPT, sedangkan Dewan
Sifat tanggung jawab Direksi Perseroan yang secara bertanggung renteng atas setiap perbuatan pengurusan Perseroan yang dilakukan oleh mereka secara menyimpang,
Karena itu, segala tindakan yang dilakukan oleh organ PT (khususnya direksi) sepanjang hal itu dilakukan untuk dan atas nama perseroan sesuai dengan
Sifat tanggung jawab Direksi Perseroan yang secara bertanggung renteng atas setiap perbuatan pengurusan Perseroan yang dilakukan oleh mereka secara menyimpang,
Penggabungan adalah perbuatan hukum yang dilakukan oleh Penggabungan adalah perbuatan hukum yang dilakukan oleh satu Perseroan atau lebih untuk
1) Perbuatan hukum yang dilakukan oleh Perseroan Terbatas yang sebelum mendapat Surat Keputusan Pendirian Perseroan Terbatas akan tetap sah tetapi menjadi
31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dicantumkan bahwa setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain
Undang-undang Perseroan Terbatas telah mengatur tugas, wewenang dan tanggung jawab dari direksi maupun Komisaris dalam melakukan perbuatan hukum dengan menggunakan surat kuasa yang