• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Pelatihan Terhadap Kinerja Perawat Dengan Motivasi Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada RSUD Dr. Saiful Anwar Malang)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengaruh Pelatihan Terhadap Kinerja Perawat Dengan Motivasi Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada RSUD Dr. Saiful Anwar Malang)"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH

PELATIHAN TERHADAP

KINERJA

PERAWAT

DENGAN

MOTIVASI

SEBAGAI

VARIABEL

MODERASI

(S

t u d i p a d a

RSUD

D

r.

S

a i f u l

A

n w a r

M

a l a n g

)

Si t i Umi Er n a w a t i RSUD Dr.SaifulAnwar Malang E-mail:[email protected]

ABSTRACT

Research with the title “TheEffect of Training on PerformanceM otivation as a nurse with Variable moderation. The purpose of this stu dy was to determine the effect of training on the performance of nursesintheRSSA,theinfluenceofmotivationon theperformanceofnursesin theRSSA,aswell asto determinethe influence ofmotivation,influence theperformanceof nursetrainingin theRSSA Malang. Variables mentioned above were analyzed on several theories. M ethods of research carried out by statistical testsusingSPSS to analyze theeffect oftraining on performance,the influence of motivation on performance, as well as the role of motivation to the influence of training to performance. The results showed that training had a significant influence on the performance of nurses in the RSSA.

While themotivationhad noeffectonperformance and not be able tobe moderating influence onthe performance of nurse training in the RSSA.

Keywords: training, motivation, and nurses performance

PENDAHULUAN

SumberDayaManusia(SDM)menempati posisiyangcukupstrategisdalamkehidupansuatu organisasi.Dikatakandemikiankarenaberhasil ataupungagalnyasuatuorganisasidalammencapai tujuannya,padaanalisisterakhirakantetapditen -tukanolehunsurmanusiadidalamnya.Olehkarena itu,masalahmanusiamenjadifaktoryangcukup pentinguntukmendapatperhatianlebihdarisuatu organisasi.Berbagaikendalayangmenjadipeng

-halangbagimulusnyajalannyarodaorganisasiharus dicariterutamapadaunsurmanusiaitu,karenade -nganlenyapnyafaktor-faktorpenghalangyangber -sumberpadaunsurmanusiadalamorganisasi,

faktor-faktorlainnyaakandenganmudahteratasi, bahkansangatmungkinakanlenyapdengansen

-dirinya.(Siagian,2004).

RumahSakitmerupakansuatuorganisasiatau institusi kesehatan yang bertanggung jawab

terhadappenyelenggaraanpelayanankesehatan mulaidaripelayananmedikdasarmaupunspe -sialistikyangbermutu,efektif,efisien,dapatdiper -tanggungjawabkansertaberorientasipadake -puasanpelanggan.Untukmewujudkansemuaitu, rumahsakitharusmampumenyediakansumber dayayangprofessional.Salahsatusumberdaya yangharusdisiapkanagarmampumemberikan pelayananprimakepadakliennyaadalahperawat. PelayanankeperawatandiRumahSakitmeru -pakanfaktorpenentubagimutupelayanandancitra rumah sakit dimata masyarakat (Depkes RI, 1999).Salahsatufaktoryangmendukungkeya

-kinandiatasiniadalahkenyataanyangdapatdilihat diunitpelayanankesehatanterutamadiruang rawatinap,dimanatenagakesehatanyangselama 24jamharusberadadisisipasienadalahtenaga perawatan.

Beberapapenelitianterdahulutentangpela -tihan,menunjukkanpengaruhyangsignifikan

(2)

terhadapkinerjapegawai.Dengandemikian,maka perlu dicari dan dianalisis faktor-faktor yang mempengaruhikinerjatenagaperawatan.Menurut pendapatKeithDavisdalamMangkunegara(2005),

bahwafaktoryangmempengaruhipencapaian kinerjaadalahfaktorkemampuan

(

ability

)

dan faktormotivasi

(

m otivatio n

)

.Jikamemangkegiat -anpelatihansudahdilakukansecaraterusmenerus danberkesinambungan,namunbelumterbukti mampumendongkrakkinerjakaryawan,maka penulisberasumsibahwakemungkinanadafaktor lainyangperluditambahkanagarkinerjakaryawan meningkat.MerujukpadapendapatKeithDavis tersebutdiatasmakafaktorlainyangkemungkinan masihkurangtersebutadalahmotivasi.

Sepertihalnyayang terjadidi RSUDDr. SaifulAnwar(RSSA)Malangyangmerupakan rumahsakitterbesardidaerahMalangsekaligus jugamerupakansalahsaturumahsakitterbesardi

ProvinsiJawaTimur.Berbagaicarasudahdila

-kukanolehRSSAuntukmeningkatkankinerja perawat,diantaranyaadalahdenganmemberikan pelatihanuntukperawatsecaraterusmenerusdan berkesinambungan. Namun dirasakan bahwa pelayananperawatanmasihkurangmemenuhidari apayangdiharapkanpelangganrumahsakit.Hal ini nampak dari data hasil Indeks Kepuasan

Masyarakat(IKM)tahun2011tercatatbahwa rata-rataIKMdarisatuankerjapelayanandiling

-kunganRSSAadalah77,61.Sedangkanuntuk tribulanpertamatahun2012ini(bulanjanuarisam

-paimaret2012),rata-rataIKMterhadapmutu pelayananrumahsakitjustruturunmenjadi77,33. Berdasarkankenyataan-kenyataanyangdi

-uraikandiatas,halinidianggapsangatrelevanbila dilakukanpenelitianmengenaipengaruhpelatihan terhadapkinerjaperawatdiRSSAdengansatu variabelmoderasiyaknimotivasi.Tujuanpenelitian iniadalah,pertama

,

untukmengujipengaruhpela -tihanterhadapkinerjaperawatdiRSSA.

K

edua

,

untukmengujipengaruhmotivasiterhadapkinerja perawat di RSSA. Dan ketiga untuk menguji perananmotivasiterhadappengaruhpelatihan terhadapkinerjaperawatdiRSSA.

Hasilpenelitianinidiharapkanbisamemberi

-kankontribusibagipengembanganilmupenge

-tahuanterutamapadabidangmanajemensumber

dayamanusiasertamemberikanbuktiempiris mengenaipengaruhpelatihanterhadapkinerja pegawaidenganmotivasisebagaivariabelmo

-derasi.SedangkanbagiRSSA,hasilpenelitianini dapatdijadikanmasukandalammenentukanpro

-grampelatihanyangidealbagiperawatsertadapat dijadikanmasukandalammenentukanpemberian motivasiyangtepatkepadaperawatRSSA.

TINJAUAN

PUSTAKA

Hasilpenelitian-penelitianyangterdahulu merupakanacuanyangsangatpentingsebagai dasarpemikirandanbahanpertimbangandalam melakukansuatupenelitian.Musafir(2009)telah melakukanpenelitiantentangPengaruhPelatihan danMotivasiterhadapKinerjaPegawaiPelabuhan

IndonesiaIVGorontalo.Dalampenelitiannyater

-sebutdiperolehhasilbahwapelatihandanmotivasi memilikipengaruhpositifsecarasimultanterhadap kinerjapegawaipadakantorPelabuhanIndone

-siaIVGorontalo.

Soetjipto,(2007)telahmelakukanpenelitian

PengaruhFaktorPendidikan,Pelatihan,Motivasi,

danPengalamanKerjaterhadapKinerjaKepala

Desa(Studi pada Kepala Desadi Kecamatan

PakisdanTumpangMalang).Dalampenelitiannya dapatdibuktikanbahwapendidikan,pelatihan,

motivasi,danpengalamankerja,secarabersama

-sama berpengaruhsecara signifikan terhadap kinerjakepalaDesadiKecamatanPakisdanTum

-pangKabupatenMalang.Variabelpengalaman secaraparsialmerupakanvariabelyangpalingdo

-minanterhadapkinerjakepaladesa.Daripene

-litian-penelitianterdahulunampakbahwaada keterkaitanantarapelatihanmaupunmotivaside

-ngankinerjakaryawan.Pelatihandanmotivasi kerjaterbuktiberpengaruhsecarasignifikanter

-hadapkinerjakaryawan.MenurutBoedihartono

(1991), perawat adalah seseorang yang telah menyelesaikanpendidikanformalkeperawatan sertadiberikewenanganuntukmelaksanakanpe

-randanfungsinya.Sedangkankeperawatanada

-lahbagianintegraldaripelayanankesehatanyang merupakanpelayananesensialdalammeningkatkan harkathidupindividu,keluargadanmasyarakat.

(3)

BerdasarkanInstruksiPresidenRINomor15 Tahun1974tentangpokok-pokokpelaksanaan pembinaan pendidikan dan pelatihan, bahwa pelatihanadalahprosesbelajarmengajaruntuk memperolehdanmeningkatkanketerampilandiluar sistempendidikanyangberlaku,dalamwaktuyang singkat,dandenganmetodeyanglebihmeng -utamakanpraktekdaripadateori.Sedangkanme -nurutSimamora(2001),pelatihanadalahproses sistematikyangmengubahperilakuparakaryawan dalamsuatuarahgunameningkatkantujuan-tujuan organisasional.HollenbackandWright(2003), menyatakanjugabahwapelatihanadalahusaha -usahaterencanadalammenfasilitasipembelajaran karyawanuntukmeningkatkankompetensiyang sesuaidengankebutuhanpekerjaan.

Moekijat(1996)berpendapatbahwaadatiga syaratyangharusdipenuhidalamkegiatanpela -tihan.Ketigasyarattersebutadalahbahwapela -tihanharusmembantupegawaimenambahpenge -tahuandalammenjalankantugasnya;pelatihan harusmenimbulkanperubahankebiasaanbekerja karyawan,sikapnyaterhadappekerjaan,informasi danpengetahuanyangditerapkandalamtugas;dan pelatihanharusberhubungandenganpekerjaanter -tentu.Padapenelitianini,pengukuranpelatihandila -kukandenganmenggunakantigaindikatoryang merupakanpendapatdariMoekijattersebutdiatas. Selanjutnyaolehpenulisdikembangkandalamtujuh itempertanyaandenganlimapoinskalaLikert.

MenurutSiagian(2004),motivasimerupakan akibatdariinteraksiseseorangdengansituasiter -tentuyangdihadapinya.Karenaitulahterdapatper

-bedaandalamkekuatanmotivasiyangditunjukkan olehseseorangdalammenghadapisituasitertentu dibandingkandenganorang-oranglainyangmeng

-hadapisituasiyangsama.Bahkanseseorangakan menunjukkandorongantertentudalammenghadapi situasiyangberbedadandalamwaktuyangber

-lainanpula,terlihatpulabahwamotivasidapatber -sumberdaridalamdiriseseorang(seringdikenal denganistilahmotivasiinternalataumotivasi intrinsik),akantetapidapatpulabersumberdari luardiriorangyangbersangkutanyangdikenalde -nganistilahmotivasiekstemalatauekstrinsik.

Tidaksedikitpakaryangtelahmenulisdan membahasteoritentangmotivasi,salahsatunya

adalahTeorikebutuhansebagaihirarkhidengan AbrahamH.SumbanganMaslowmengenaiteori motivasisampaidewasainitetapdiakui,bukan hanyadikalanganteoritisi,akantetapijugadi kalanganparapraktisi.Keseluruhanteorimotivasi yang dikembangkan oleh Maslow berintikan pendapatyang mengatakanbahwakebutuhan manusia itu dapat diklasifikasikan pada lima hirarkhikebutuhan.Sebagaimanaditulis oleh

Siagian(2004),limahirarkhikebutuhanMaslow tersebutadalahsatuyakniKebutuhanfisiologisialah kebutuhan-kebutuhanpokokmanusiasepertisan -dang,pangandanperumahan.

Kebutuhaninidipandangsebagaikebutuhan yangpalingmendasarbukansajakarenasetiap orangmembutuhkannyaterusmenerussejaklahir hinggaajalnya, akantetapijuga karenatanpa pemuasanberbagaikebutuhantersebutseseorang tidakdapatdikatakanhidupsecaranormal.Kedua adalahkebutuhanakankeamanan.Kebutuhan keamananharusdilihatdalamartiluas,tidakhanya dalamartikeamananfisikakantetapijugake -amananyangbersifatpsikologis,termasukper

-lakuanadildalampekerjaanseseorang.Karena pemuasankebutuhaniniterutamadikaitkandengan tugaspekerjaanseseorang,makakebutuhanke -amananitusangatpentinguntukmendapatper

-hatian.Selanjutnyaadalahkebutuhansosial.Telah umumditerimasebagaikebenaranuniversalbahwa manusiaadalahmakhluksosial.Keempat,kebu -tuhan“esteem”.Salahsatucirimanusiaialahbahwa diamempunyaihargadiri.Karenaitusemuaorang memerlukan pengakuan atas keberadaan dan statusnyaolehoranglain.Keberadaandanstatus seseorangbiasanyatercerminpadaberbagailam

-bangyangpenggunaannyaseringdipandangseba -gaihakseseorang,didalamdandiluarorganisasi. Dan yang terakhir adalah kebutuhan untuk aktualisasidiri.Dewasainisemakindisadarioleh berbagaikalanganyangsemakinluasbahwadalam dirisetiaporangterpendampotensikemampuan yangbelumseluruhnyadikembangkan.

Motivasidalampenelitianiniselainsebagai variabelbebasjugaberperansebagaivariabel moderasi.Motivasidipandangsebagaikekuatan yangmendorongseseoranguntukmelakukantin

(4)

-dakantertentuatauberperilakutertentu.Motivasi yangdigunakandalampenelitianiniadalahmotivasi ekstrinsikataumotivasiyangbersumberdariluar diriorangyangbersangkutan,yakniberasaldari manajemenrumahsakit.Pengukuranvariabelmoti

-vasidilakukandengan11pertanyaandenganlima poinskalaLikertberdasarkanteorimotivasiAbra

-hamMaslow.

Definisikinerjakaryawanyangdikemukakan

Bambang Kusriyanto dalam Mangkunegara

(2005:9)adalahperbandinganhasilyangdicapai denganperansertatenagakerjapersatuanwaktu

(lazimnyaperjam).SedangkanmenurutMoenir

(1995:75),kinerjaadalahsebagaihasilkerjasese

-orangpadakesatuanwaktuatauukurantertentu. MenurutRobbins(1996:24)kinerjaadalahsuatu ukuranyangmencakupkeefektifandanefisiensi dalampencapaiantujuandanefisiensimerupakan rasiodarikeluaranefektifterhadapmasukanyang diperlukanuntukmencapaitujuan.

KinerjamenurutMangkunegara(2000:67)

adalahhasilkerjasecarakualitasdankuantitasyang dicapaiolehseseorangkaryawandalammelak

-sanakantugasnyasesuaidengantanggungjawab yangdiberikankepadanya.Menurutpendapat

Keith Davis dalamMangkunegara (2000:67),

bahwafaktoryangmempengaruhipencapaianki

-nerjaadalahfactorkemampuan

(

ability

)

danfaktor motivasi

(

motivation

)

.

Dalampenelitianini,kinerjaperawatdipotret berdasarkantujuhprinsipetikkeperawatanyang merupakanstandaridealkinerjaperawat.Menurut

DepkesRIModulI,(2009:8),tujuhprinsipetik keperawatantersebutadalah:(1).Respek.Respek diartikansebagaiperilakuperawatyangmeng

-hormatiataumenghargaipasien/kliendankeluar

-ganya.Perawatharusmenghargaihak-hakpasien/

kliensepertihakuntukpencegahanbahayadan mendapatkanpenjelasansecarabenar.(2).Oto

-nomi.Padaprinsipnyaotonomiberkaitandengan hakseseoranguntukmemilihbagidirimerekasen

-diri,apayangmenurutpemikirandanpertimbangan

-nyamerupakanhalyangterbaik.(3).

B

eneficence (kemurahan hati). Kemurahan hati berkaitan dengankewajibanuntukmelakukanhalyangbaik dantidakmembahayakanoranglain.(4).

N

on

M

aleficence(tidakmencederai).Prinsipiniber

-kaitandengankewajibanperawatuntuktidakde

-ngansengajamenimbulkankerugianataucidera. (5).Konfidensialitas/Kerahasiaan.Prinsipiniber

-kaitandenganpenghargaanperawatterhadapse

-muainformasitentangpasien/klienyangdirawatnya. Pasien/klienharusdapatmenerimabahwainformasi yangdiberikankepadatenagaprofesionalkese

-hatanakandihargaidantidakdisampaikan/diber

-bagikankepadapihaklainsecaratidaktepat.(6). Keadilan/

J

ustice

.

Keadilanberkenaandengan kewajibanuntukberlakuadilkepadasemuaorang. Azasinibertujuanuntukmelaksanakankeadilan dalamtransaksidanpelayanan/perlakuanantar individupasien/klien,berartisetiaporangharus mendapatkanperlakuanyangsamasesuaidengan kebutuhannya.(7).Kesetiaan.Kesetiaanberkaitan dengankewajibanuntukselalusetiapadakese

-pakatandantanggungjawabyangtelahdibuat. Setiaptenagakeperawatanmempunyaitanggung jawabasuhankeperawatankepadaindividu,pem

-berikerja,pemerintahdanmasyarakat.Dariprinsip etikkeperawataninilahyangakandipakaipedoman olehpenulissebagaiindikatorkinerjaperawat.

Hipotesispenelitianyangdirumuskandan akandiujikebenarannyamelaluipenelitianiniadalah

H1:Pelatihanberpengaruhsignifikanterhadap kinerja perawat di RSSA, H2: Motivasi berpengaruhsignifikanterhadapkinerjaperawat diRSSA,H3:Motivasimampumemoderasipenga

-ruhpelatihanterhadapkinerjaperawatdiRSSA. Berdasarkanhipotesisyangdiajukandiatas,

makamodelhipotesispenelitianiniadalahsebagai berikut:

Pela

tihan

Motivasi

Kinerja Karyawan

Gambar1:ModelHipotesisPenelitian

METODE

PENELITIAN

Penelitianinitermasukkategoripenelitian kuantitatifdenganmetodesurvei.Dikatakandemi

(5)

-kiankarenadalammengumpulkandatamengguna

-kandaftarpertanyaan(questionnaire).Sedangkan untukpopulasidalampenelitianiniadalahseluruh perawatdiRSUDDr.SaifulAnwarMalangyang berjumlah928orang.Teknikpengambilansampel dalampenelitianiniadalahteknikpurposivesam

-pling

,

yaitusampelyangditentukanberdasarkan kriteriatertentu.

Kriteriayangditentukanadalahperawatyang sudahpernahmengikutipelatihandenganpenu

-gasandariRSSA.Berdasarkanperhitunganbesar

-ansampelmenurutBurhanBunginsepertisudah dikutipdariRadiany,RahmadyHM(2004),maka besaran sampel minimal sebesar 90,3 sampel penelitian.Namundalampenelitianini,penelitiakan mengambil100sampel.

Instrumensebagaialatpengumpulandata dalampenelitianiniberupadaftarpernyataanatau kuesionerjenistertutupyangharusdiisiolehyang dipilih.Kuesionerdimaksudkanuntukmenjaring datayangberkaitandenganvariabelpelatihan,

motivasi,dankinerjaperawatmenggunakanskala

Likert,respondendimintamengisikuesionerdalam jumlahlimakategori.(Singarimbun,1995)yaitu bobotnilaidalamkisaran1hingga5.

Variabeldalampenelitianiniadatigavariabel yang diteliti, yaitu variabelterikat Y(kinerja perawat), sedangkan variabel bebas X yaitu pelatihandengansimbolXldanmotivasidengan simbolX2,sertavariabelmoderasi(motivasi)

dengansimbolX1-X2.Dalammemberikanarah yangjelasdalampengukuranvariabelyangada,

makaperludijabarkandefinisioperasionalvariabel. KinerjaPerawatadalahsuatuhasilkerjaatau ukuransuksesbagiperawatRSSA.Dalammeng

-ukurkinerjaperawatdigunakanbeberapaindikator yangdipakaisesuaidenganprinsipetikkepera

-watan.Indikator-indikatortersebutadalahkeres

-pekanperawat,keotonomianperawat,kemurahan hatiperawat,kemampuanperawatuntuktidakme

-nimbulkankerugianatauciderakepadapelanggan dalam menyelesaikanpekerjaan, kemampuan perawatuntukmenjagarahasiapasien/klienyang dirawatnya,kewajibanperawatuntukberlakuadil kepadasemuaorang,dankesetiaanperawatter

-hadapkesepakatandantanggungjawabasuhan

keperawatan kepada individu, pemberi kerja,

pemerintahdanmasyarakat.

Pelatihandalampenelitianiniadalahmeru

-pakankegiatanyangdiikutiperawatdalamrangka meningkatkankemampuanbekerja(pengetahuan danketrampilan)dalambentukonthejobtrain

-ingmaupunoffthejobtraining.Pelatihanyang dimaksuddapatberupapelatihanyangdiseleng

-garakansendiriolehRSSAmaupunpelatihanyang diselenggarakanolehpihaklain,kemudianRSSA

berpartisipasimengikutkankaryawannyapadape

-latihantersebut.Indikatoryangdipakaidalam mengukurpengaruhpelatihaninisesuaidengan yangdikemukakanMoekijat(1996)yangber

-pendapatbahwaadatigasyaratyangharusdipenuhi dalamkegiatanpelatihan.Ketigasyarattersebut adalahbahwapelatihanharusmembantupegawai menambah pengetahuan dalam menjalankan tugasnya,pelatihanharusmenimbulkanperubahan kebiasaanbekerjakaryawan,sikapnyaterhadap pekerjaan, informasi dan pengetahuan yang diterapkandalamtugassertapelatihanharusberhu

-bungandenganpekerjaantertentu.

Motivasidalampenelitianiniadalahmotivasi eksternalatau ekstrinsik. MenurutSondangP Siagian(2004),motivasieksternalatauekstrinsik adalahmotivasiyangbersumberdariluardirior

-angyangbersangkutan.Dengandemikianmotivasi eksternaldalampenelitianiniadalahfaktoryang mendorong perawat RSSA untuk melakukan pekerjaannyayangbersumberdaripihakluardiri individuperawatyangdalamhaliniadalahpihak manajemenRSSA.Indikatoryangdipakaidalam mengukurpengaruhmotivasidalampenelitianini denganmengambilteorimotivasidariAbrahamH. Maslowyaitumotivasiuntukmemenuhikebutuhan fisiologis,motivasiuntukmendapatkanrasaaman,

motivasiuntukmendapatkankebutuhansosial,mo

-tivasiuntukmendapatkanreward/penghargaan,

danmotivasiuntukberaktualisasidiri.

HASIL

PENELITIAN

DAN

PEMBAHASAN

Setelahdiadakanpenelitianlangsungdan pengumpulandatasesuaidenganyangdiperlukan,

(6)

makaselanjutnyadatatersebutdiolahagardike

-tahuidanditarikkesimpulangunamenjawabhi

-potesisyangdikemukakansebelumnya.Berdasar

-kankuesioneryangdisebarolehpeneliti,maka hasilnyadapatdilihatdalamtabeldistribusifrekuensi sebagaiberikut:

Padatersebutnampakbahwa pernyataan atauitempertama(X1.1)yaknitentangmeningkat

-nyapengetahuanparaperawattentangbidang pekerjaannyasetelahmengikutipelatihan,hasilini menunjukkanbahwakesemuaresponden(100%)

menyatakansetujubahwapelatihanmemangbisa meningkatkan pengetahuan. Maka pendapat

Moekijatbahwapelatihanitumampumeningkatkan pengetahuandalammenjalankantugasadalah benarterbuktidiRSSA.

Pernyataanatauitem kedua (X1.2)yakni tentangsemakinmeningkatnyakompetensipara perawatsetelahmengikutipelatihan,makahasilini menunjukkan bahwa mayoritas responden menyatakan bahwa pelatihan memang bisa meningkatkankompetensimerekasebagaiseorang perawat.Hampir100%respondenmenyatakan setujubahwakompetensimerekasemakinmening

-katsetelahmengikutipelatihan.Dengandemikian makapendapatHollenbackbahwapelatihanmeru

-pakanusaha-usahaterencanauntukmeningkatkan kompetensiadalahbenarterbuktidiRSSA.

Pernyataanatauitemketiga (X1.3)yakni tentangsemakinmeningkatnyaketrampilanpara perawatsetelahmengikutipelatihan,makahasilini menunjukkanbahwamayoritasrespondenmenya

-takanbahwapelatihanmemangbisameningkatkan

ketrampilanmerekasebagaiseorangperawat. Dengan demikianmakaInstruksiPresidenRI

bahwapelatihanituadalahsuatuprosesbelajar mengajaruntukmeningkatkanketrampilanadalah benarterbuktidiRSSA.Pernyataanatauitem keempat(X1.4)yaknitentangtidaksulitnyamenye

-suaikandiriterhadaphal-halbarusetelahmengikuti pelatihan,hasilinimenunjukkanbahwamayoritas respondenmenyatakanbahwapelatihanmemang bisa membuat para perawatlebih “welcome”

terhadaphal-halbaru.Sepertidiketahuibersama bahwaperkembanganilmupengetahuanmaupun teknologisangatcepatsekalipeningkatanper

-ubahannya.Sebagaiseorangasistendokter(tenaga medis)dalampenyelenggaraanpelayanankesehat

-an,perawatdituntutuntukbisacepatmenyesuaikan diridenganhal-halbaru.

Pernyataanatauitemkelima(X1.5)yakni tentang semakin meningkatnya kemampuan bekerjasamadengankaryawanlainsetelahmeng

-ikuti pelatihan, hasilini menunjukkan bahwa mayoritasrespondenmenyatakanbahwapelatihan memang bisa membuat mereka lebihmampu bekerjasamadengankaryawanlain.Pelatihanjuga mampumembentukpesertamenjadipribadiyang mampubekerjasecarateam(kerjasama).Halini akanberdampaksangatbaguskarenadiinstitusi pelayananpubliksepertihalnyadirumahsakit,jenis ketenagaansangatberagamjikadilihatdaridisiplin ilmunya.Jikaseorangperawatkurangmampu bekerjasamadengankaryawanlain,tentuakan menggangguprosespelayanankesehatanyang diberikannya.

Pernyataan Skor Total

5 4 3 2 1 1(X1.1) 68 32 0 0 0 100 2(X1.2) 37 62 1 0 0 100 3(X1.3) 35 62 3 0 0 100 4(X1.4) 23 62 14 1 0 100 5(X1.5) 29 60 10 1 0 100 6(X1.6) 30 61 8 1 0 100 7(X1.7) 12 76 11 1 0 100

(7)

Pernyataanatauitemkeenam(X1.6)yakni tentangadanyaketerkaitanantarapelatihandengan pekerjaankeseharian,hasilinimenunjukkanbahwa mayoritasrespondenmenyatakanbahwapelatihan yangsudahdiikutiselamainisudahadahubungan -nyadenganpekerjaaannyasebagaiseorangpera -wat.DengandemikianmakapendapatMoekijat bahwapelatihanituharusberhubungandengan pekerjaantertentusudahdilaksanakandiRSSA.

Pernyataanatauitemketujuh(X1.7)yakniten -tangpelatihanyangdiikutiperawatselamainisudah sesuai/relevandengantugas-tugasmaupunwe

-wenangnyasebagaiperawat,makahasilinimenun

-jukkanbahwamayoritasrespondenmenyatakan bahwapelatihanyangdiikutiselamainisudahterkait dengantugas,pokok,danfungsimerekasebagai perawat.Danhanyaada1orangrespondenyang menyatakanbahwapelatihanyangdiikutinyasama sekalitidakterkaitdengantupoksinyasebagai perawat. Dengan demikian maka pendapat Moekijatbahwapelatihanituharusberhubungan denganpekerjaanyangdiembanolehpesertanya sudahdilaksanakandiRSSA.Selanjutnyapada tabledistribusiberikut:

Pernyataan Skor Total

5 4 3 2 1 1(X2.1) 11 50 26 10 3 100 2(X2.2) 4 39 30 23 4 100 3(X2.3) 2 41 23 26 8 100 4(X2.4) 6 30 40 17 7 100 5(X2.5) 9 41 31 12 7 100 6(X2.6) 11 50 27 10 2 100 7(X2.7) 4 52 28 13 3 100 8(X2.8) 7 50 29 10 4 100 9(X2.9) 2 37 42 12 7 100 10(X2.10) 5 36 45 8 6 100 11(X2.11) 14 54 23 7 2 100

Tabel2:TanggapanRespondenTentangMotivasi(X2)

Padatabel2diatas,nampakbahwapernyata -anatauitempertama(X2.1)darivariabelmotivasi yaknitentangsudahterpenuhinyagajisesuaidengan hasilkerjaperawat,makahasilinimenunjukkan bahwamayoritasatautepatnyaseparuhdarires

-pondenmenyatakanbahwarumahsakitsudahme

-menuhiataumemberikangajikepadaperawatse

-suaidenganhasilkerjanya.RSSAadalahinstitusi publikmilikPemerintahProvinsiJawaTimur.Jadi untukpersoalangaji,sudahadaketentuandengan jelasbesarangajiyangharusditerimakankepada karyawannya.Masing-masingperawatdengansta -tusPegawaiNegeriSipil(PNS),diterimakangaji sesuaidengangolongankepangkatannya.Sedang -kantenagaperawatdenganstatustenagakontrak/

honor,diterimakangajisesuaidengantingkatpen

-didikannya.

Pernyataan atau item kedua (X2.2) dari variabelmotivasiyaknitentangsudahdiberikannya olehrumahsakittunjanganuntukperawatsesuai denganresikokerjaataupuntunjanganlainnya,

makahasilinimenunjukkanbahwamayoritasres

-pondenmenyatakanbahwarumahsakitrelatifcu -kupmemberikantunjanganuntukperawatsesuai denganresikokerjaataupuntunjanganlainnya. Untukkebutuhantunjanganini,memangtidakse

-muaperawatmendapatkantunjangansesuaide -nganresikokerjanya.Jikastatustenagaperawat tersebutadalahPNS,makasecaraotomatisyang bersangkutanmendapatkantunjanganfungsional

(8)

sebagaiperawatdengansegalaresikokerjayang melekatpadanya.Namunjikastatustenagapera

-wattersebutadalahtenagakontrak/honor,maka tunjanganyangdiaperolehtidaksebesartenaga perawatdenganstatusketenagaansebagaiPNS. Pernyataan atau item ketiga (X2.3) dari variabelmotivasiyaknitentangsudahdiberikannya olehrumahsakitfasilitasseragamkerjayangme

-madaiuntukparaperawat,makahasilinimenun

-jukkanbahwamayoritasrespondenmenyatakan bahwarumahsakitsudahcukupmemberikanfasi

-litasseragamkerjayangmemadaiuntukparape

-rawat. Terkaitdenganseragamkerjaperawat,me

-mangtenagaperawatanrelatifmembutuhkansera

-gamkerjayanglebihdibandingkaryawanlainnya. Frekuensikontakdenganpasiendengansegala permasalahannyakadangmembuatparatenaga perawatjugaharuskontakdengandarahataupun kotoranlainnyadaripasien.

Pernyataanatauitemkeempat(X2.4)dari variabelmotivasiyaknitentangsudahdiberikannya santunankecelakaanjikaadaperawatyangmeng

-alamikecelakaankerja,makahasilinimenunjukkan bahwamayoritasrespondenmasihragu-raguuntuk menyatakanbahwarumahsakitsudahmemberikan santunan kecelakaan jika ada perawat yang mengalamikecelakaankerja.Haliniberartibahwa rumahsakitbelummemberikankejelasankebijakan atauadanyaketidakpastiantentangadanyasan

-tunankecelakaanjikaadaperawatyangmengalami kecelakaankerja.

Pernyataan atau item kelima (X2.5) dari variabelmotivasiyaknitentangsudahdiberikannya jaminankesehatanbaikuntukperawatmaupun keluarganya,makahasilinimenunjukkanbahwa mayoritasrespondenmenyatakanbahwarumah sakitsudahmemberikanjaminankesehatanbaik untukperawatmaupunkeluarganya.Haliniberarti bahwapihakrumahsakittelahmemberikanjaminan kesehatanuntuktenagaperawatyangbekerjadi

RSSA.Begitujugadengankeluargaperawatyang jugatelahdijaminkesehatannyaolehpihakrumah sakit.

Pernyataanatauitemkeenam(X2.6) dari variabelmotivasiyaknitentangsudahdiberikannya dukunganadanyapaguyubanperawatagarsesama

perawatbisaberinteraksidenganperawatlainnya,

makahasilinimenunjukkanbahwamayoritasatau tepatnya separuh dari responden menyatakan bahwarumahsakitsudahmemberikandukungan adanyapaguyubanperawatagarsesamaperawat bisaberinteraksidenganperawatlainnya,.Halini berartibahwapihakrumahsakittelahmemberikan kelonggarankepadatenagaperawatuntukmeng

-ikutikegiatanpaguyubanperawat.Saatiniorga

-nisasiataupaguyupanperawatyangmewadahiko

-munitasparaperawatmemangsudahterbentukdi

RSSA.

Pernyataan atau itemketujuh (X2.7) dari variabelmotivasiyaknitentangsudahdiberikannya waktuistirahatyangcukupbagiparaperawatdi

-sela-selapelaksanaantugas,makahasilinimenun

-jukkanbahwamayoritasrespondenmenyatakan bahwarumahsakitsudahmemberikanwaktuisti

-rahatyangcukupbagiparaperawatdisela-sela pelaksanaantugasHaliniberartibahwapihakru

-mahsakittelahmemberikanjamistirahatyangdi

-anggapsudahcukupolehtenagaperawatdisela kesibukannyayangharusmendampingipasien selama24jampenuh.Pengaturanjamkerjauntuk tenagaperawatdalam24jamseharitelahdiatur olehRSSAsebanyaktigashift.

Pernyataanatauitemkedelapan(X2.8)dari variabelmotivasiyaknitentangsudahdilibatkannya perwakilanperawatdalamsetiappengambilan keputusan,makahasilinimenunjukkanbahwa mayoritasrespondenmenyatakanbahwarumah sakitsudahmelibatkanperwakilanperawatdalam setiap pengambilankeputusan.Hal iniberarti bahwapihakrumahsakittelahmelibatkanper

-wakilanperawatdalamsetiappengambilankepu

-tusan.Secaraorganisatoris,tenagaperawatyang mewakilikeperawatandalampengambilanke

-putusanditingkatRSdiwadahidalamsuatukomite yangdinamakanKomiteKeperawatan.

Pernyataanatauitemkesembilan(X2.9)dari variabelmotivasiyaknitentangsudahdiberikannya penghargaankepadaperawatmisalnyakejelasan statussebagaiperawatterbaik,makahasilinime

-nunjukkanbahwamayoritasrespondenmasih ragu-raguuntukmenyatakanbahwarumahsakit sudahmemberikanpenghargaankepadaperawat

(9)

misalnyakejelasanstatussebagaiperawatterbaik. Haliniberartibahwapihakrumahsakitbelum memberikankepastiankebijakanuntukdiadakan

-nyapemilihanperawatterbaik.

Pernyataanatauitemkesepuluh(X2.10)dari variabelmotivasiyaknitentangsudahdisahkannya simbol-simbolyangdigunakanhanyaolehpara perawat,makahasilinimenunjukkanbahwamayo

-ritasrespondenmasihragu-raguuntukmenyatakan bahwarumahsakitsudahmengesahkansimbol

-simbolyangdigunakanhanyaolehparaperawat. Haliniberartibahwapihakrumahsakitbelum mengeluarkansuatukeputusanyangmengesahkan tentang simbol-simbol keperawatan. Saat ini masing-masingunitkerjatelahmengeluarkansim

-bol-simbolsendiriuntuktenagakeperawatannya. Namunhaltersebutbelumdisahkansecararesmi olehpihakrumahsakit.Padahalsemuaorang memerlukan pengakuan atas keberadaan dan statusnyaolehoranglain.Keberadaandanstatus seseorang biasanya tercermin pada berbagai lambangyanghanyadigunakanolehkomunitas tersebut.

Pernyataan atauitem ke-11 (X2.11) dari variabelmotivasiyaknitentangsudahdiberikannya kesempatanyangterbukalebarkepadaperawat untukmenitikariryanglebihtinggi,makahasilini menunjukkan bahwa mayoritas responden menyatakanbahwarumahsakitsudahmemberikan kesempatanyangterbukakepadaperawatuntuk menitikariryanglebihtinggi.Haliniberartibahwa

peluangberkarirdiRSSAterbukasecaralebar bagitenagaperawatan.BahkandiRSSAadasatu bidangyangkhususmenanganipengembangankarir parakaryawannyayakniBidangPengembangan

Profesi.Adalahhalyangnormalapabiladalam menitikarier,seseoranginginagarpotensinyaitu dikembangkansecarasistematiksehinggamenjadi kemampuanefektif.

Variabelkinerjayangterdiridaritujuhindi

-kator,dituangkandalamdelapanitempernyataan yanghasiljawabannyaadalahsebagaiberikut:

Berdasarkantabeldiatasnampakbahwaper

-nyataanatauitemkesatu(Y1)darivariabelkinerja yaknidalammelaksanakanpelayanan,perawat menghormati/menghargai pasien/klien dan keluarganya,makahasilinimenunjukkanbahwa mayoritasrespondenmenyatakanbahwaperawat diRSSAsudahmenghormatiataumenghargai pasienataukliendankeluarganyadalammelaksa

-nakanpelayanannya.Haliniberartibahwapara perawatdiRSSAtelahmemilikisikapyangmeng

-hormatidanmenghargaihak-hakpasien/kliense

-pertihakuntukpencegahanbahaya.

Pernyataanatauitemkedua(Y2)darivariabel kinerjayaknidalammelaksanakanpelayanan,

perawatmemberikanpenjelasansecarabenar/me

-nerapkaninformedconcent,makahasilinimenun

-jukkanbahwamayoritasrespondenmenyatakan bahwaperawatdiRSSAsudahmemberikanpen

-jelasansecarabenarsertamenerapkaninformed concentkepadakonsumenRSsebelummereka

Pernyataan Skor Total

5 4 3 2 1 1(Y1) 40 58 2 0 0 100 2(Y2) 31 66 3 0 0 100 3(Y3) 19 68 13 0 0 100 4(Y4) 32 66 2 0 0 100 5(Y5) 50 46 4 0 0 100 6(Y6) 43 54 3 0 0 100 7(Y7) 39 57 4 0 0 100 8(Y8) 35 60 4 1 0 100

(10)

melaksanakankegiatanpelayanannya.Perawat adalahtenagayangmempunyaikontakpalinglama denganpasien,dituntutuntukdapatmenjawab pertanyaandengancarayangrelevan,tepat,empati danmudahdimengertiolehpasienatauklienRS.

Pernyataanatauitemketiga(Y3)darivariabel kinerjayaknidalammelaksanakanpelayanan,

perawatmelibatkankonsepdiridalammenentukan halterbaikyangbisadialakukanuntuksemua pasien,makahasilinimenunjukkanbahwamayo

-ritasrespondenmenyatakanbahwaperawatdi

RSSAsudahmelibatkankonsepdiridalammenen

-tukanhalterbaikyangbisadialakukanuntukse

-muapasiennya.Pelibatankonsepdiridalampenye

-lenggaraanpelayananadalahhakseseoranguntuk memilihbagidirimerekasendiri,apayangmenurut pemikirandanpertimbangannyamerupakanhal yangterbaik.

Pernyataan atau item keempat (Y4) dari variabelkinerjayaknidalammenyelesaikantugas sehari-hari,perawatsudahmelakukanhalyang baikdantidakmembahayakanoranglain,maka hasilinimenunjukkanbahwamayoritasresponden menyatakan bahwa perawat di RSSA sudah menyelesaikantugassehari-haridenganbaikdan tidakmembahayakanoranglain.Haliniberarti bahwaperawatRSSAsudahmelakukankewa

-jibannyauntukmelakukanhalyangbaikdantidak membahayakanoranglain.

Pernyataankelima(Y5)darivariabelkinerja yaknidalammenyelesaikantugassehari-hari,

perawattidakpernahdengansengajamenciderai pasien/klien,makahasilinimenunjukkanbahwa perawatdiRSSAsudahmelaksanakankewajiban

-nyasebagaiperawatuntuktidakdengansengaja menimbulkankerugianataucidera.Haliniberarti bahwaartinyabilaadakecelakaanterhadappasien/

pelangganketikamasaperawatanhanyalahkarena

humanerorbukanunsurkesengajaan.

Pernyataan atau item keenam (Y6) dari variabelkinerjayakniperawatbisamenjagarahasia semuainformasitentangpasien/klienyangdia rawat,makahasilinimenunjukkanbahwamayo

-ritasrespondenmenyatakanbahwaperawatdi

RSSAmenghargaidanmerahasiakansemuainfor

-masitentangpasien/klienyangdirawatnya.Semua

informasiyangdiberikankepadatenagaperawatan diRSSAakandihargaidantidakdisampaikan/

dibagikankepadapihaklainsecaratidaktepat. Pernyataan atau item ketujuh (Y7) dari variabelkinerjayakniperawatbisaberlakuadil dalamtransaksidanpelayanan/perlakuanantar individupasien/klien,makahasilinimenunjukkan bahwamayoritasrespondenmenyatakanbahwa perawat di RSSA sudah berlaku adil dalam transaksidanpelayanan/perlakuanantarindividu pasien/klien.Haliniberartibahwaperawatdi

RSSAsudahmemberikanperlakuanyangsama kepadamasing-masingpasien/kliensesuaidengan kebutuhannyasertatidakmemberikanpelayanan spesialkepadasalahsatupasien,namundisama

-ratakansesuaiprinsipdarikeadilan.

Pernyataanatauitemkedelapan(Y8)dari variabelkinerjayakniperawatbisasetiapada kesepakatandantanggungjawabyangtelahdibuat sesuaidenganasuhankeperawatan,makahasilini menunjukkanbahwamayoritasrespondenmenya

-takanbahwaperawatdiRSSAsudahsetiapada kesepakatandantanggungjawabyangtelahdibuat sesuaidenganasuhankeperawatan.

Berdasarikan uji t atau uji parsial, maka diperolehjawabanhipotesis,yangpertamaadalah

H1dengannilaithitung=5,437>ttabel=1,98de

-ngandemikiandapatdisimpulkanbahwapelatihan berpengaruhsignifikanterhadapkinerjaperawat diRSSA,hipotesiskeduaadalahH2dengannilai thitung=0,382<ttabel=1,98menyatakanbahwa motivasitidakberpengaruhsignifikanterhadap kinerjaperawatdiRSSAmenggunakan.Sedang

-kanuntukhipotesistiga,yaituH3yangmenyatakan bahwamotivasimampumemoderasipengaruhpe

-latihandengankinerjaperawatdiRSSAdibuktikan menggunakanujiselisihmutlak,sepertiyangter

-dapatpadatabel4berikut:

VariabelterikatYyangnilainyadiprediksioleh variabelbebas.Dalampenelitianini,yangmenjadi variabelterikatadalahkinerjaperawatdiRSSA. Melihatnilaikoefisienregresi(b1)sebesar1,547. Jikadilihatdaritingkatsignifikansinya<0,05yakni sebesar0,000,makavariabelpelatihan(X1)ber

-pengaruhpositifdansignifikanterhadapkinerjape

(11)

mampumempengaruhikinerjakaryawansebesar

154,7% atauberpengaruhpositif, artinyajika pelatihan ditingkatkan 1% saja maka kinerja karyawanakanmeningkatsebesar154,7%.

Sebaliknya,jikakegiatanpelatihanditurunkan

1%sajamakakinerjakaryawanakanmenurunse

-besar154,7%.Angkainimelebihi100%yangber

-maknabahwakegiatanpelatihansangatmendu

-kungterhadaptingkatkinerjakaryawan.Selanjut

-nyamelihatnilaikoefisienregresi(b2)sebesar

0,116.Karenatingkatsignifikanvariabelmotivasi lebihbesardari0,05yaknisebesar0,703,maka variabelmotivasi(X2)tidaksignifikanterhadapki

-nerjaperawat(Y).selanjutnyakoefisienregresi(b3)

sebesar0,484.Karenatingkatsignifikandarimod

-eratoryakninilaidariSigadalah0,167,maka berartilebihbesardaritarafsignifikan(alpha)

sebesar0,05.(0,167>0,05),sehinggamotivasi bukanmerupakanvariabelmoderasi.Sedangkan eyaituerror(variabellainyangtidakdijelaskan dalammodel).Pelatihanmerupakansalahsatuusa

-ha organisasi yang sengaja dilakukan untuk meningkatkankinerja.Sesuaidenganpendapat Moekijat(1996:9),bahwapelatihanharusbisa membantupegawaimenambahpengetahuannya dalammenjalankantugasnyasertamampumenim

-bulkanperubahankebiasaan,sikap,daninformasi yangditerapkandalamtugas.Berdasarkaninter

-pretasidiatas,menunjukkanbahwateoritentang pelatihandapatmempengaruhikinerjakaryawan padasuatuperusahaanadalahbenaradanya.Hal initerbuktidalampenelitianyangdilakukandi

RSSA,bahwapelatihanmampumempengaruhi

kinerjakaryawansebesar154,7%.(tabel4).Hal iniberartijikapelatihanditingkatkan1%sajamaka kinerja karyawan akan meningkat sebesar

154,7%. Sebaliknya, jika kegiatan pelatihan diturunkan1%sajamakakinerjakaryawanakan menurunsebesar154,7%denganasumsivariabel bebaslainnyatetap

C

eteris

P

aribus.

Sedangkanmotivasibaiksebagaivariabel bebasmaupunsebagaivariabelmoderasi,diketahui belum bisamempengaruhi kinerja perawatdi

RSSAsecarasignifikan.Namunjikadibandingkan antaramotivasisebagaivariabelbebasdanmotivasi sebagaivariabelmoderasi,sebenarnyakemam

-puanpengaruhnyaterhadapkinerjalebihbesarsaat berstatussebagaivariabelbebas.

SIMPULAN

Berdasarkanhasilanalisisdatadanpengujian hipotesisyangtelahdilakukanmakadapatdiambil kesimpulanyangpertama,bahwapelatihanber

-pengaruhsignifikanterhadapkinerjaperawatdi

RSSA. Artinya,pendapatMoekijat,Simamora, HollenbackdanWrighttentangpelatihanyangda

-patmeningkatkankinerjakaryawanataupegawai padaperusahaantertentuadalahterbuktibenardan dapatditerimaketikapendapattersebutditerapkan diRSSA,keduayaitumotivasitidakberpengaruh signifikanterhadapkinerjaperawatdiRSSA,hal ini menunjukkan bahwa pendapat Abraham

Maslowterkaitkebutuhanmanusiayangdiklasi -fikasikanpadalimahirarkhikebutuhanyaitu:

kebutuhanfisiologis,kebutuhanakankeamanan, Variabel B (koefisien regresi Beta t hitung t tabel Sig Alpha Hipotesis

Konstanta 34,036 - 73,457 0,000 - X1 1,547 0,481 5,437 1,98 0,000 0,05 Diterima X2 0,116 0,036 0,382 1,98 0,703 0,05 Ditolak Moderator 0,484 0,132 1,393 1,98 0,167 0,05 Ditolak N= 100 F hitung = 11.184 R= 0,509 Ftabel = 3,09 R Square= 0,259 Sig F= 0,000 Adjusted R Square= 0,259

(12)

kebutuhansosial,kebutuhanesteem,dankebu -tuhan untukaktualisasidiri kurang tepat jika diterapkandiRSSA,sedangkanyangketigayaitu motivasitidakmampuberperansebagaipemoderat terhadappengaruhpelatihanterhadapkinerjapera

-watdiRSSA.

Berdasarkanhasilpenelitiantersebut,adapun saran–saranyangdapatdiberikanyaituyangper -tamabahwa manajemen RSSA mutlak perlu menyusunprogramyangsistematikuntukpengem

-bangan pegawainya, karena terbukti bahwa pelatihanmampumempengaruhikinerjaperawat, selanjutnyabagiparamanajerRSseyogyanyalebih mampumeyakinkankepadaparakaryawanbahwa dengantercapainyatujuanorganisasi,tujuan-tujuan pribadiparakaryawanituakanikuttercapaipula. Dengandemikiandalamdiriparabawahanitu terdapatkeyakinanbahwaterdapatsinkronisasi antaratujuanpribadinyadengantujuanorganisasi secarakeseluruhan,danyangterakhirditujukan padaparacalonpenelitipadabidangyangsama, sebaiknya penelitian dilakukan pada tempat pelayanankesehatanyangberbedasertamemakai teorimotivasilainnya,misalnyaTeori“X”danTeori “Y”DouglasMc-Gregor,TeoriMotivasi-Higiene FrederickHerzberg,TeoriERGClaytonAlderfer, Teori“TigaKebutuhan”,atauteorimengenaimoti

-vasiyanglainnyasehinggahasilnyabisadiban

-dingkan,baikpersamaanmaupunperbedaanter -hadappenelitianini.

DAFTAR

PUSTAKA

Boedihartono (1991).

K

onsep dan

P

roses

K

eperawatan

,

Jakarta: Dirjen Pelayanan

MedikDepkesRI

Depkes R.I. (1999).

P

edoman

U

raian

T

ugas

T

enaga

K

eperawatan di

R

umah

S

akit, Jakarta:DirjenYanmed

DepkesR.I.(2009).

M

odul

I

,

A

plikasi

N

ilai

-N

ilai

P

rofesionaldalam

P

raktik

K

eperawatan

,

Jakarta:Pusdiklat

Mangkunegara,AnwarPrabu(2000).

M

anajemen

S

umber

D

aya

M

anusia

P

erusahaan,

Bandung:RemajaRosdakarya

Mangkunegara,AnwarPrabu(2005).

E

valuasi

K

inerja

S

D

M

,Bandung:PT.RefikaAditama Moekijat (1996).

M

anajemen

P

ersonaliadan

S

umber

D

aya

M

anusia,Bandung:Mandar

Maju

Moenir (1995).

L

atihan dan

P

engembangan

S

umber

D

aya

M

anusia,Bandung:Mandar

Maju

Musafir (2009).

P

engaruh

P

elatihan dan

M

otivasi terhadap

K

inerja

P

egawai

pelabuhan

I

ndonesia

IV

G

orontalo,Jurnal IchsanGorontaloVolume4No.2EdisiMei -Juli2009,2371-2385

NoeHollenback&Wright(2003).

H

uman

R

e

-sources

M

anagement,

I

nternational

E

di

-tion

,

F

ourth

E

dition,USA,MC.Grawitill.Lnc

Robbins,StephenP.(1996).

P

erilaku

O

rganisasi

:

K

onsep

,

K

ontroversi

,

dan

A

plikasi

E

disi

I

ndonesia

,

Jakarta:

PT.P

rehalindo

Siagian,SondangP.(2004).

T

eori

M

otivasidan

I

mplikasinya,Jakarta:PT.RinekaCipta Simamora,Henry(2001).

M

anajemen

S

umber

D

aya

M

anusia,Yogyakarta:STIEYKPN Singarimbun(1995).

M

etode

P

enelitian

S

urvei

,

Jakarta:LP3ES

Soetjipto(2007).

P

engaruh

F

aktor

P

endidikan

,

P

elatihan

,

M

otivasi

,

dan

P

engalaman

K

erjaterhadap

K

inerjakepala

D

esa

(S

tudi pada

K

epala

D

esa di

K

ecamatan

P

akis

dan

T

umpang

M

alang

)

JurnalAplikasi

ManajemenVolume5NomorI,April2007, 159-165

Wijaya,Tony(2009).

A

nalisis

D

ata

P

enelitian

M

enggunakan

SPSS

,

Yogyakarta:Univer -sitasAtmajaya.

Gambar

Gambar  1: M odel  H ipotesis  P enelitian
Tabel  4: H asil  U ji  N ilai  S elisih  M utlak

Referensi

Dokumen terkait

Tentukan lebar dan tinggi talang agar dapat menampung air yang sebanyak-banyaknya dengan bahan talang yang terbatas, yaitu lebar seng 90 cm. Kawat sepajang 100cm

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju perkembangan jentik nyamuk Aedes aegypti pada beberapa media air yaitu air bak kamar mandi, air selokan, air kolam

Tidak jarang diskriminasi yang seringkali kami orang papua dapat- kan dalam pergaulan adalah masih banyak orang yang beranggapan bahwa orang hitam dianggap sebagian

Pasal 14 Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 4 Tahun 2014 Ketiga Notaris telah mengisi pernyataan yang menyatakan format pendirian Perseroan, keterangan mengenai dokumen

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat dilihat dukungan keluarga yang diterima oleh responden adalah kategori baik (95,6%), kepatuhan pasien dalam mengikuti

Hasil penelitian menemukan bahwa variabel promosi politik berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pasaman

Prediksi di atas alhamdulilah ternyata benar adanya tatkala penulis sempat menyaksikan dan merasakan betapa dunia dengan ciri globalisasinya sekarang – apapun istilahnya semisal

Dalam kaitannya dengan hal tersebut, BBKSDA Jawa Timur selaku UPT yang menangani langsung lembaga konser- vasi telah mengadakan pembinaan yang disambut baik oleh pihak