• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pedoman Pendidikan FMIPA. Program Pasca Sarjana. Biologi Kimia Fisika Matematika Statistika

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pedoman Pendidikan FMIPA. Program Pasca Sarjana. Biologi Kimia Fisika Matematika Statistika"

Copied!
194
0
0

Teks penuh

(1)

i

FMIPA

Pedoman Pendidikan

Program Pasca Sarjana

T

Tahun

Akademik

2013/2014

Biologi

Kimia

Fisika

Matematika

Statistika

(2)

ii DAFTAR ISI DAFTAR ISI ... i BAB I ... 1 PENDAHULUAN ... 1 1.1 Sejarah Singkat ... 1

1.2 Visi dan Misi ... 2

1.3 Fasilitas Pendidikan ... 2

1.3.1Gedung ... 2

1.3.2 Laboratorium ... 2

1.3.3 Perpustakaan ... 3

1.3.4 Bengkel ... 3

1.3.5 Sistem Informasi Fakultas ... 4

1.3.6 Sumber Daya Manusia ... 4

1.4 Kegiatan Civitas Akademika ... 4

1.4.1 Pendidikan dan Pengajaran ... 5

1.4.2 Penelitian ... 5

1.4.3 Pengabdian kepada Masyarakat ... 5

1.4.4 Dana Kompetisi... 6

1.5 Struktur Organisasi ... 7

1.5.1Unsur Pelaksana Akademis ... 8

1.5.2 Unsur Pelaksana Administrasi Fakultas ... 9

1.5.3 Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat ... 9

BAB II ... 11

SISTEM PENERIMAAN MAHASISWA ... 11

2.1 Persyaratan Program Magister ... 11

2.2 Persyaratan Program Doktor ... 11

2.3 Persyaratan Penerimaan Mahasiswa Asing ... 12

BAB III ... 13

SISTEM PENDIDIKAN ... 13

3.1 Pengertian Dasar Sistem Kredit Semester (SKS) ... 13

3.1.1 Tujuan Umum ... 13

3.1.2 Tujuan Khusus ... 13

3.1.3 Sistem Kredit Semester ... 14

3.2 Beban dan Masa Studi ... 14

(3)

iii

3.4Kompetensi ... 15

3.4.1 Kompetensi hasil didik suatu program studi terdiri atas : ... 15

3.4.2 Elemen-elemen kompetensi terdiri atas : ... 15

3.4.3 Kurikulum inti merupakan penciri dari kompetensi utama. ... 15

3.4.4 Kompetensi pendukung dan kompetensi lain yang bersifat khusus dengan kompetensi utama suatu program studi ditetapkan oleh institusi penyelenggara program studi. ... 15

3.5 Penilaian Kemampuan Akademik ... 15

3.6 Sanksi Akademik ... 16

3.7 Tesis Program Magister ... 17

3.7.1 Penilaian Hasil Belajar Tesis ... 17

3.7.2 Administrasi Penyelesaian Tesis ... 17

3.7.3Yudisium Program Magister ... 18

3.7.4Predikat Kelulusan Program Magister ... 18

3.7.5 Evaluasi Keberhasilan Studi Program Magister ... 18

3.8 Program Doktor ... 19

3.8.1 Tahapan Disertsi Doktor ... 19

3.8.2 Ujian Kualifikasi ... 19

3.8.3 Disertasi ... 20

3.8.4 Administrasi Penyelesaian Disertasi ... 22

3.8.5 Yudisium Program Doktor ... 22

3.8.6 Predikat Kelulusan Program Doktor ... 23

3.8.7 Evaluasi Keberhasilan Studi Program Doktor ... 23

BAB IV ... 24

ADMINISTRASI PENDIDIKAN ... 24

4.1 Syarat-Syarat Administrasi Sistem Kredit ... 24

4.2 Pelaksanaan Administrasi Sistem Kredit ... 24

4.3 Pelaksanaan Registrasi Akademik ... 26

4.3.1 Persiapan Pendaftaran ... 26

4.3.2 Pengisian Kartu Rencana Studi ... 26

4.3.3 Kuliah dan Praktikum dan Ujian ... 26

4.3.4 Pengumuman Nilai Akhir ... 28

4.4 Administrasi Nilai ... 28

4.4.1 Kartu Hasil Studi (KHS) ... 28

(4)

iv

4.5 Penghentian Studi Semester ... 29

4.6 Perpindahan Mahasiswa ... 29

4.8 Sanksi Akademis ... 30

BAB V ... 31

TATA TERTIB KELUARGA BESAR FMIPA ... 31

5.1 Ketentuan Umum ... 31

5.2 Hak dan Kewajiban ... 31

5.3 Tata Krama Pergaulan dan Tanggung Jawab ... 31

BAB VI ... 35

PROGRAM MAGISTER BIOLOGI ... 35

6.1 Latar belakang ... 35

6.2 Visi, Misi, Sasaran, dan Tujuan ... 36

6.3 Evaluasi Diri ... 37

6.3.1 Kekuatan (Strength) ... 37

6.3.2 Kelemahan (Weaknesses) ... 37

6.3.3 Peluang (Opportunity) ... 38

6.3.4 Ancaman/Tantangan (Treat) ... 38

6.4 Rencana strategis pengembangan Program magister biologi. ... 39

6.5 Program Pengembangan Program Studi ... 39

6.6 Struktur Organisasi/Personalia/Staf pengajar/kelompok studi/kekhususan ... 41

6.7 Laboratorium dan Fasilitas ... 42

6.8 Kompetensi Program Studi Magister Biologi... 44

6.9 Kurikulum Program Studi ... 50

1. E Roldan & M Gomendio. 2007. Spermatology. Nottingham University Press. ... 66

4. Kekkonen J. ,P. Seppä, I. K. Hanski, H. Jensen, R. A. Väisänen and J. E. Brommer. 2011. Low genetic differentiation in a sedentary bird: house sparrow population genetics in a contiguous landscape. Heredity 106: 183–190. ... 74

6. Thomas, M., E. Demeulenaere, J.C. Dawson, A.R. Khan, N. Galic, S. Jouanne-Pin, C. Remoue, C. Bonneuil, I. Goldringer On-farm dynamic management of genetic diversity: the impact of seed diffusions and seed saving practices on a population-variety of bread wheat. Evolutionary Applications 5(8): 779–795 ... 75

1. C. H. Walker, Steve P. Hopkin, R.M. Sibly, D.B. Peakall. (2005). Principles of Ecotoxicology, Third Edition. CRC Press. ... 76

1. Knobil and Neill. Physiology of Reproduction, Third Edition. 2005. ... 78

2. Susan Long. 2010.Veterinary Genetics and Reproductive Physiology. ... 78

(5)

v

PROGRAM MAGISTER KIMIA ... 82

7.1 Latar belakang ... 82

7.2 Visi, Misi,Tujuan dan Strategi ... 82

7.3 Sumber Daya ... 83

7.4 Kurikulum ... 83

7.5 Kompetensi Lulusan ... 83

7.6 Profil Lulusan ... 84

7.7 Susunan Matakuliah(MK) ... 84

8.4 Topik-Topik Kajian Riset ... 121

8.5 Dosen Tetap dan Bidang Kajian ... 122

8.6 Kurikulum ... 123

BAB IX ... 147

PROGRAM MAGISTER MATEMATIKA ... 147

9.1 Visi dan Misi ... 147

9.2 Kurikulum ... 147

BAB X ... 163

PROGRAM MAGISTER STATISTIKA ... 163

10.1 Latar belakang ... 163

10.2 Tujuan, Visi dan Misi ... 163

10.3 Kompetensi Yang Diharapkan ... 164

10.4 Topik-Topik Kajian Riset ... 165

10.5 Dosen dan Fasilitas Pembelajaran ... 165

10.5.1 Dosen ... 165

10.5.2 Ruang Pengelola dan Ruang Administrasi PPS FMIPA ... 166

10.5.3 Ruang Perkuliahan dan Alat Bantu Ajar ... 166

10.5.4 Laboratorium ... 167

10.5.5 Perpustakaan dan Ruang Baca ... 167

10.5.6 Komputer dan Akses Internet... 168

10.6 Kurikumlum ... 168

BAB XI ... 183

PROGRAM DOKTOR BIOLOGI ... 183

11.1Sekilas PS S3 Biologi ... 183

11.2 Visi PSS3 Biologi ... 183

(6)

vi

11.4 Tujuan ... 183

11.5 Penyusunan Disertasi Doktor Dan Agenda Penelitian Biologi ... 183

11.6 Sumberdaya Manusia PS S3 Biologi ... 184

(7)

1

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Sejarah Singkat

Pada awalnya Fakultas MIPA merupakan UPT dalam ruang lingkup Universitas Brawijaya (UB) sejak tahun 1980-an. Persiapan pendirian Fakultas MIPA telah dilakukan sejak tahun 1981 dengan menghimpun laboratorium-laboratorium dasar di lingkungan UB menjadi Laboratorium Sentral yang berfungsi sebagai laboratorium yang mendukung penyelenggaraan pengajaran dan praktikum ilmu-ilmu dasar bagi fakultas-fakultas eksakta. Setelah sarana dan prasarana dianggap mencukupi untuk keperluan pendidikan S-1, maka pada tahun 1987 dibuka PROGRAM MIPA yang terdiri atas 4 program studi meliputi Program Studi Biologi, Kimia, Fisika dan Matematika. Sebagai upaya untuk melengkapi sarana dan prasarana tersebut, dilakukan berbagai bentuk kerjasama dengan pihak luar negeri, antara lain dengan NUFFIC-Belanda, IDP-Australia dan GTZ-Jerman yang dapat meningkatkan kompetensi dosen, jumlah instrumentasi dan peralatan laboratorium, kurikulum dan penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Dalam perkembangannya, Program MIPA mendapat perhatian khusus dari Pemerintah melalui Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, baik dari sisi peningkatan sarana dan prasarana ataupun peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga dosen. Sesuai dengan perkembangan yang telah dicapai Program MIPA dan ditunjang oleh kebutuhan lulusan MIPA dalam bidang pembangunan dan industri, maka sejak tanggal 21 Oktober 1993 dengan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0371/0/1993 status MIPA ditingkatkan menjadi FAKULTAS MIPA yang terdiri atas 4 jurusan, meliputi jurusan BIOLOGI, KIMIA, FISIKA dan MATEMATIKA.

Pesatnya perkembangan teknologi dan dunia industri menuntut tersedianya tenaga-tenaga terampil dalam bidang komputer dan analisis, sehingga berdasarkan kapasitas internal yang sangat memadai dari segi fasilitas dan SDM yang dimiliki FMIPA, maka pada tahun 1995 dibuka PROGRAM D3 Manajemen Informatika dan Teknik Komputer (D3-MITEK) serta pada tahun 1997 dibuka PROGRAM D3 Analis Kimia. Selanjutnya program-program pendidikan terus ditingkatkan, pada tahun 1998 dibuka program studi Statistika dan pada tahun 2002 dibuka Program Studi Ilmu Komputer yang bernaung di bawah Jurusan Matematika. Dalam rangka memenuhi kebutuhan Pemerintah maupun masyarakat dalam aspek mitigasi dan penanganan bencana maka Jurusan Fisika membuka Program Studi Geofisika dan Instrumentasi pada tahun 2011. Dengan semakin meningkatnya jumlah dosen yang bergelar doktor dan dalam rangka mengembangkan kapasitas kelembagaannya FMIPA membuka Program Studi Pascasarjana yang dimulai pada tahun 1997 dengan dibukanya Program Magister Biologi Reproduksi. Setelah itu pada tahun 2007 dibuka Program Magister Ilmu Kimia. Program Magister Ilmu Fisika tahun 2009, Program Magister Matematika tahun 2010, dan Program Magister Statistika tahun 2011. Fakultas MIPA mengembangkan kelembagaannya dengan membuka Program Doktor Ilmu Biologi pada tahun 2011 dan yang sedang dirintis saat ini Program Doktor bidang-bidang lainnya yang sedang diusulkan ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yaitu Program Doktor Ilmu Kimia, Ilmu Fisika dan Matematika.

Sejalan dengan perubahan peraturan tentang perguruan tinggi dengan dibentuknya program vokasi maka antara tahun 2008-2010, Fakultas MIPA melakukan phasing out terhadap program-program Diploma antara lain Program D3 MITEK dan Program D3 Analis Kimia.

(8)

2 Demikian juga dengan adanya perubahan kelembagaan melalui kebijakan Rektor UB pada tahun 2012 Program studi Ilmu Komputer dilebur menjadi Program Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer yang bersifat terpisah dari Fakultas MIPA. Dengan demikian sampai tahun 2013 Fakultas MIPA memiliki 4 Jurusan dan 13 Program Studi meliputi program sarjana dan program pascasarjana.

Untuk menjamin kualitas dalam bidang-bidang Tridharma Perguruan Tinggi dan manajemen kelembagaannya, Fakultas MIPA melaksanakan sistem penjaminan mutu baik secara internal maupun eksternal. Hal ini diimplementasikan dengan dibentuknya badan-badan penjaminan mutu di tingkat Fakultas dan Jurusan dalam bentuk Gugus Jaminan Mutu (GJM) dan Unit Jaminan Mutu (UJM). Keberhasilan Universitas Brawijaya memperoleh sertifikat ISO 9001:2008 pada tahun 2012 tak lepas dari peran serta Fakultas MIPA yang berpartisipasi dalam audit ISO 9001:2008 dalam rangka perolehan sertifikat ISO tersebut. Disamping itu untuk menjamin kualitas lulusannya FMIPA telah mengakreditasi program studinya melalui Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan peringkat yang baik yaitu Program Studi S-1 Biologi (A), Kimia (B), Fisika (A), Matematika (A), Statistika (A), Program Magister Ilmu Biologi (A), Ilmu Kimia (B), Ilmu Fisika (A). dan program studi lainnya sedang diusulkan.

1.2 Visi dan Misi

 Visi

Menjadi institusi teladan dalam menyelenggarakan pendidikan sain dan matematika dengan standar internasional dan mendukung ilmu-ilmu terapan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia.

 Misi

1. Menghasilkan lulusan MIPA yang berkualitas.

2. Berperan aktif dalam mengisi dan mengembangkan IPTEK. 3. Meningkatkan apresiasi masyarakat pada ke-MIPA-an.

4. Mendukung perkembangan ilmu terapan di lingkungan Universitas Brawijaya.  Tujuan

1. Menyelenggarakan proses belajar mengajar (PBM) yang profesional. 2. Menyelenggarakan riset yang bermutu.

3. Menyebarluaskan hasil riset kepada masyarakat.

4. Mengambil peran dalam proses pengembangan ilmu yang berbasis ilmu-ilmu dasar tingkat nasional dan internasional.

1.3 Fasilitas Pendidikan 1.3.1Gedung

FMIPA UB menempati tujuh gedung yang dipergunakan untuk 15 ruang kuliah, 26 ruang laboratorium, 1 ruang perpustakaan, 2 unit rumah kaca, 1 ruang workshop / bengkel elektronika dan beberapa ruang kantor.

1.3.2 Laboratorium

Merupakan sarana penting dalam proses belajar mengajar untuk menunjang latihan dan memperdalam per-kuliahan. Sampai saat ini FMIPA UB memiliki 26 laboratorium dengan peralatan yang memadai dan tersebar pada empat jurusan, seperti tercantum pada Tabel 1.1 di bawah ini :

(9)

3

Tabel 1.1 Laboratorium-laboratorium di Fakultas MIPA

JURUSAN L A B O R A T O R I U M BIOLOGI  Biologi Dasar

 Ekologi dan

Diversitas Hewan  Taksonomi Struktur

dan Perkembangan Tumbuhan

 Fisiologi Tumbuhan, Kultur Jaringan dan Mikroteknik  Mikrobiologi

 Fisiologi , Struktur dan Perkembangan Hewan  Biologi Seluler dan

Molekuler KIMIA  Kimia Dasar

 Kimia Organik  Kimia Anorganik  Kimia Fisik  Biokimia  Kimia Analitik  Lingkungan FISIKA  Fisika Dasar

 Fisika Lanjutan  Biofisika  Fisika Material  Instrumentasi  Geofisika  Fisika Komputasi MATEMATIK A  Matematika  Statistika  Komputasi

 Pemodelan dan Simulasi

1.3.3 Perpustakaan

Perpustakaan FMIPA terletak di lantai II, dikelola oleh 2 tenaga petugas akademik dan dilengkapi dengan fasilitas searching melalui internet. Pada saat ini telah dimungkinkan seseorang melihat koleksi buku di perpustakaan pusat maupun di perpustakaan FMIPA melalui saluran internet.

Table 1.2 Koleksi Buku di Perpustakaan FMIPA Sampai dengan Tahun Akademik 2012/2013

BUKU JURUSAN

Bio Kim Fis Mat Jumlah

Teks Books 350 259 243 356 1208 T. Akhir 901 1780 839 3443 6963 KKL - - 580 - 580 Jumlah 1251 2039 1662 3799 8751 Total 8751 1.3.4 Bengkel

Bengkel merupakan fasilitas yang mutlak keberadaannya di FMIPA karena fungsinya yang menunjang kelancaran berfungsinya seluruh fasilitas fisik di lingkungan FMIPA, baik berupa bangunan, instrumentasi laboratorium dan lain lain. Saat ini penyempurnaan fasilitas, fungsi dan layanan bengkel sedang dalam proses dan disadari bahwa hal ini akan memakan waktu.

(10)

4

1.3.5 Sistem Informasi Fakultas

Sistem informasi Fakultas mulai dikembangkan pada tahun 2000. Pengembangan ini dibantu mahasiswa peminat IT terutama dari jurusan fisika dan matematika, dalam merealisir berfungsinya jaringan internet dan intranet fakultas. Saat ini sistem informasi yang telah dikembangkan di bidang akademik, antara lain dalam bentuk pelaksanaan KRS dan registrasi online. Dengan sistem ini mahasiswa dapat melakukan input sendiri ke komputer di jurusan masing-masing, yang terhubung dengan jaringan intranet fakultas, tentang rencana studinya, serta mendapatkan print out di jurusan masing-masing. Masukan data tersebut dilayani oleh satu server terpadu yang berada di fakultas, sehingga semua informasi tersebut dapat di akses dari fakultas. Sistem informasi ini terus dikembangkan meliputi evaluasi dan statistik mahasiswa sehingga nantinya akan memungkinkan seorang mahasiswa melihat statusnya tiap saat dimana saja, berkenaan dengan evaluasi studi tahunan.

1.3.6 Sumber Daya Manusia

Tenaga pengajar Fakultas MIPA UB pada tahun akademik 2012/2013 berjumlah 156 orang. Kualifikasi staf pengajar berdasarkan jenjang pendidikan dan jurusan disajikan pada Tabel 1.3. Tenaga pengajar bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan dan pengembangan kegiatan akademik berupa proses pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat. Tenaga administrasi dan laboran berjumlah 74 orang, dan disajikan pada Tabel 1.4. Tenaga administrasi mendukung kelancaran proses belajar mengajar, operasionalisasi dan pemeliharaan fasilitas belajar mengajar serta penyelenggaraan administrasi pendidikan.

Tabel 1.3 Jumlah Dosen Tahun Akademik 2013/2014 (per Juni 2013)

Pendidikan Jumlah Dosen pada Jurusan

Bio Kim Fis Mat Jumlah

S-3 25 19 17 17 78

S-2 9 23 16 27 75

S-1 1 0 1 1 3

Jumlah 35 39 34 45 153

Guru Besar 2 2 1 6 11

Tabel 1.4 Tenaga Administrasi, Laboran dan Teknisi Tahun Akademik 2013/2014 Pegawai

Jumlah Pegawai F.MIPA

Jumlah

Bio Kim Fis Mat Fakulta

s Administrasi 4 6 4 8 27 49 Laboran 7 8 7 0 - 22 Penjaga Gedung - - - - 3 3 Jumlah 11 14 11 8 30 74

1.4 Kegiatan Civitas Akademika

Berdasarkan UU No. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional, maka kegiatan FMIPA UB didasarkan pada Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat

(11)

5

1.4.1 Pendidikan dan Pengajaran

Proses belajar dan mengajar dilakukan di kelas, laboratorium dan lapangan. Mahasiswa mengikuti kuliah sesuai dengan program yang telah direncanakan sendiri setiap awal semester. Proses belajar di kelas dilengkapi dengan peralatan audio visual (OHP, LCD dan video), sedangkan di laboratorium menggunakan peralatan laboratorium yang sesuai. Sampai dengan akhir Semester Genap 2012/2013 FMIPA UNIBRAW telah menghasilkan lulusan sebanyak 7106 dengan rincian Diploma III sejumlah 2001, S1 sejumlah 4977 dan S2 sejumlah 128 orang yang terserap di berbagai instansi baik pemerintah maupun swasta antara lain di LIPI, Petrochina, BPPT, ABRI, Pertamina, DIKNAS (dosen di UB, UNS, UNRAM, UNLAM, Univ. Jember, IPB Bogor, Univ. Mulawaman, Univ. Tanjung pura, Univ. Negeri Malang. Kurikulum mengalami penyempurnaan tiap 4 tahun, dan kurikulum terakhir yang digunakan adalah kurikulum 2011. Penyempurnaan kurikulum ini melalui rangkaian panjang diskusi intensif dan dikembangkan terus kemungkinan perkuliahan lintas jurusan/fakultas yang didukung oleh penataan kode mata kuliah. Administrasi pendidikan dan pengajaran merupakan satu satunya bidang dalam administrasi fakultas yang telah memanfaatkan teknologi informasi, dalam arti adanya jaringan intranet dan internet yang memungkinkan pengisian KRS terpadu dilakukan sendiri oleh mahasiswa di jurusan masing-masing dan selanjutnya dapat diakses oleh pusat administrasi di fakultas. Registrasi ulang terpadu universitas yang pelaksanaannya di akhir semester diserahkan ke fakultas masing-masing, dapat dilaksanakan di FMIPA dengan benar dan tertib karena kesiapan jaringan intranet/internet FMIPA yang ada.

1.4.2 Penelitian

Kegiatan penelitian yang dilakukan oleh tenaga pengajar/peneliti FMIPA UB sampai saat ini telah mencapai 478 judul, baik melalui pendanaan RUT, PHB, ITSF,ARMP, DPP/SPP maupun melalui kerjasama dengan pihak lain. Kegiatan penelitian dari dana DPP/SPP banyak diarahkan untuk menunjang. Pengembangan roadmap penelitian yang direncanakan.

1.4.3 Pengabdian kepada Masyarakat

Pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh tenaga akademik atas nama lembaga, dimaksudkan untuk memberikan sumbangan langsung kepada masyarakat luar kampus yang membutuhkan. Dengan demikian, FMIPA UB juga terbuka bagi masyarakat luas untuk ikut memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang tersedia baik melalui kerjasama sebagai mitra kerja atau melalui konsultasi sebagai realisasi pengabdian lembaga kepada masyarakat. Kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh FMIPA UB antara lain :

Kerjasama Dalam Negeri :

a. Pemerintah Kabupaten Malang b. Pemerintah Kabupaten Blitar

c. Pemerintah Kabupaten Tulungagung d. Perum Jasa Tirta

e. Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) f. Beberapa Balai/Lembaga Penelitian di Jawa Timur

g. Rumah Sakit Umum “Syaiful Anwar” Malang h. Komisi Pestisida Departemen Pertanian di Jakarta i. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) :

(12)

6 j. Puslit Kimia, Serpong

k. Puslit Fisika

l. Kebun Raya Purwodadi m. Pertamina

n. Lemigas

o. Balai Bromo Tengger Semeru

p. Departemen Perindustrian dan Perdagangan, Dirjen Industri dan Dagang Kecil Menengah Jakarta

q. Beberapa Perguruan Tinggi di Jawa Timur r. Kantor Menristek

Kerjasama Luar Negeri :

a. University of Nagoya (GraduateSchool of Science)

b. University of Tokyo (Research Centre for Advanced Science & Technology) c. University of Hiroshima (GraduateSchool of IDEC)

d. University of Okayama (Dept. of Chemistry) e. Shibauga Institute of Technology

f. University of Bonn, Jerman (Institute for Inorganic Chemistry) g. University of Twente, Belanda (Dept. Applied Mathematics) h. University of Monash, Australia (Water Studies Centre) i. University of Sidney, Australia

j. University of Korea

k. EwhaWomenUniversity (Korea) l. National Central University (NCU)

m. Queensland University of Technology (QUT), Brisbane, Australia. n. FH Aachen University Of Applied Sciences, Germany.

o. Tohuku University, Japan.

p. University Sain Malaysia (USM), Malaysia.

1.4.4 Dana Kompetisi

Jurusan Biologi merupakan program studi pertama dan satu satunya di Universitas Brawijaya yang berhasil mendapatkan dana kompetisi Technological Professional Skill Development Project (TPSDP) batch I, yang bersumber dari Asean Development Bank (ADB), selama jangka waktu 4 tahun ( 2001 – 2004 ). Sementara Jurusan Fisika adalah program studi satu satunya di Universitas Brawijaya yang mendapatkan dana kompetisi TPSDP batch II untuk tahun anggaran 2002 – 2005. Jurusan Kimia Mendapatkan dana Semi Que batch IV selama 2 tahun, sejak tahun 2002 – 2003 sedang Jurusan Matematika mendapatkan dana SP4 pada

(13)

7 tahun 2005. Tahun 2005, Jurusan Kimia mendapat dana hibah kompetisi A2. Perolehan dana kompetisi mempercepat kemajuan dan perkembangan proses belajar mengajar, penelitian dan pengabdian masyarakat di program program studi di lingkungan FMIPA. Mulai tahun 2007 jurusan Biologi mendapatkan dana I-MHERE. Mulai tahun 2010 sampai dengan 2012 jurusan Fisika mendapatkan dana hibah PHKI.

1.5 Struktur Organisasi

Fakultas dipimpin seorang Dekan yang bertanggung jawab kepada Rektor. Dalam melaksanakan tugas, Dekan dibantu oleh Pembantu Dekan I (bidang Akademik ), Pembantu Dekan II (bidang Administrasi Umum dan Keuangan) serta Pembantu Dekan III (bidang Kemahasiswaan dan Alumni). Jurusan sebagai unsur pelaksana tugas dari fakultas, dipimpin seorang Ketua Jurusan, bertanggung jawab langsung kepada Dekan. Ketua Jurusan dibantu seorang Sekretaris Jurusan. Di dalam setiap jurusan terdapat laboratorium yang dipimpin oleh seorang Kepala Laboratorium.

(14)

8

1.5.1Unsur Pelaksana Akademis

1.5.1.a Pimpinan Fakultas

Dekan : Prof. Dr. Marjono, M.Phil.

Pembantu Dekan I : Drs. Arinto Yudi Ponco Wardoyo, MSc.Ph.D. Pembantu Dekan II : Moh. Farid Rahman, S.Si., M.Si.

Pembantu Dekan III : Darjito, S.Si, M.Si.

1.5.1.b Pimpinan Jurusan Jurusan Biologi

Ketua : Widodo, S.Si.,M.Si.,Ph.D.Med.Sc. Sekretaris : Dr. Sri Widyarti, M.Si.

Program Studi S-1 Biologi

Ketua : Rodiyati Azrianingsih, S.Si.,M.Sc.,Ph.D

Program Studi S-2 Biologi

Ketua : Tri Ardyati. M.Agr. Ph.D.

Program Studi S-3 Biologi

Ketua : Luchman Hakim, S.Si.,M.Agr.Sc.,Ph.D.

Jurusan Kimia

Ketua : Dr. Edi Priyo Utomo. MS

Sekretaris : Dr.Rer.Nat Rachmat Triandi Tjahjanto, S.Si,M.Si.

Program Studi S-2 Kimia

Ketua : Dr. Ani Mulyasuryani, M.Sc

Jurusan Fisika

Ketua : Dr. Adi Susilo

Sekretaris : Dr. Rer Nat. Abdurrouf, M.Si

Program Studi Fisika

Ketua : Masruroh, S.Si, Msi, Ph.D.

Program Studi Geofisika

Ketua : Dr. Sunaryo

Program Studi Instrumentasi

Ketua : Dr. Eng. Hari Arief Darmawan, MSc.

Program Studi S-2 Fisika

Ketua : Dr. Eng. Didik Rahadi Santoso, M.Si

Jurusan Matematika

Ketua : Drs. Abdul Rouf Alghofari, M.Sc.,Ph.D Sekretaris :Rahma Fitriani, S.Si.,M.Sc, Ph.D.

Program Studi Matematika

Ketua : Dr. Sobri A., M.T.

Program Studi Statistika

Ketua :Ir. Heni Kusdarwati, MS.

Program Studi S-2Matematika

Ketua : Prof. Dr. Agus Widodo, M.Kes

Program Studi S-2 Statistika

(15)

9

Kepala Laboratorium

NAMA LABORATORIUM KEPALA LABORATORIUM

Jurusan Biologi

Biologi Dasar

Ekologi dan Diversitas Hewan

Taksonomi Struktur dan Perkembangan Tumb. Fisiologi Tumbuhan, Kultur Jaringan dan Mikroteknik

Mikrobiologi

Fisiologi Struktur dan Perkembangan Hewan Biologi Seluler & Molekuler

: Dra. Nunung Harijati, MS., Ph.D : Dr. Catur Retnaningdyah, M.Si : Dr. Serafinah Indriyani, M.Si

: Dr.Esti Laras Arumingdyah, M.Sc.St : Dr. Suharjono, M.Si.

: Muhaimin Rifa`i, S.Si.,Ph.D.Med.Sc. : Dr. Sri Rahayu, M.Kes

Jurusan Kimia

Laboratorium Kimia Dasar Laboratorium Kimia Fisik Laboratorium Kimia Analitik Laboratorium Biokimia Laboratorium Kimia Organik Laboratorium Kimia Anorganik Laboratorium Lingkungan

: Drs. Sutrisno, MSi. : Dr. Diah Mardiana, MS.

: Akhmad Sabarudin, S.Si, MSc,Dr,Sc : Dra. Anna Roosdiana, MApp.Sc. : Drs. Suratmo , M.Sc

: Dr.Rer.Nat. Rachnat Triandi Tjahjanto,S.Si, M.Si

:Ir. Bambang Ismuyanto, MSa

Jurusan Fisika

Laboratorium Fisika Dasar Laboratorium Biofisika Laboratorium Fisika Lanjutan Laboratorium Fisika Material Laboratorium Geofisika Laboratorium Instrumentasi Laboratorium Fisika Komputasi

: Ahmad Nadhir, S.Si.M.Si, Ph.D.

: Drs. Chomsin Sulistyo Widodo, M.Si., Ph.D. : Drs. Unggul P. Juswono, M.Sc

: Dra. Lailatin Nuriyah, M.Si. : Sukir Maryanto, S.Si., M.Si., Ph.D

: Dr.Ing. Setyawan Purnomo Sakti, M.Eng. : Drs. Wasis, MAB.

Jurusan Matematika

Laboratorium Matematika Laboratorium Statistika

Laboratorium Pemodelan &Simulasi Laboratorium Komputasi

: Ratno Bagus Edy W. S.Si, M.Si, Ph.D : Eni Sumarminingsih, S.Si, M.Si : Dr. Agus Suryanto, M.Sc : Dr. Isnani Darti. S.Si, MSi

1.5.2 Unsur Pelaksana Administrasi Fakultas

Kepala Bagian Tata Usaha

Kepala Sub bagian Kepegawaian dan Keu.

Kepala Sub bagian Umum dan Perlengkapan

Kepala Sub bagian Kemahasiswaan Kepala Sub bagian Akademik

: Sri Aminin, SIP, MAP : Sri Purworini, SE.

: Lisfadiana Ekskurniawati, SE.

: Misenu, S.AP : Arnawati, SP

1.5.3 Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Semua kegiatan penelitian dan Pengabdian Masyarakat, mulai bulan Juli tahun 2003 dicoba dikoordinasikan dalam suatu wadah, yaitu Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P3M). P3M bertugas menggalang kerjasama penelitian dengan instansi luar, serta mengkoordinasikan kegiatan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, baik melalui dana

(16)

10 DPP/SPP, dana hibah, kompetisi, kerjasama dan lain lain. Dalam tugasnya P3M harus selalu bekerjasama dan berkoordinasi dengan Kelompok Bidang Minat/Kelompok Peneliti yang ada di tiap program studi di FMIPA. Pada saat ini P3M di bawah koordinasi pembantu dekan 1 di bidang akademik.

(17)

11

BAB II

SISTEM PENERIMAAN MAHASISWA

Penerimaan mahasiswa baru program pascasarjana (magister dan doktor) dilakukan pada semester ganjil dan semester genap.Waktu pendaftaran untuk semester ganjil dimulai awal bulan Maret s/d akhir bulan Juli, sedangkan untuk semester genap dimulai bulan September s/d bulan Desember.

2.1 Persyaratan Program Magister

1. Calon mahasiswa harus memiliki Ijasah Sarjana (S1) : a. Biologi b. Kimia c. Fisika d. Matematika e. Statistika : : : : :

Biologi, Kimia, Pertanian, Peternakan, Perikanan, Kehutanan, Kedokteran, dan Ilmu Kesehatan, Farmasi, Pendidikan Biologi dan Kedokteran Hewan.

Kimia, Farmasi, Biologi, Teknik Kimia, Teknik Lingkungan, Kedokteran, Pendidikan Kimiadan Agrokompleks.

Fisika, Geofisika, Instrumentasi, Geologi, Teknik Fisika, Teknik Elektro, Pendidikan Fisika dan Teknik Mesin.

Statistika, Matematika, Pendidikan Matematika dan Teknik industri.

Statistika, Matematika, Pertanian, Peternakan, Perikanan, Kedokteran dan Ekonomi.

2. IPK minimal 2.75 untuk skala 0-4. 3. IPK minimal 6.25 untuk skala 0-10.

4. Sertifikat TOEFL dengan skor minimum 500. 5. Sertifikat lulus TPA dengan skor minimum 400.

Seleksi dilakukan dengan cara seleksi administrasi,ujian tulis dan wawancara, dari hasil seleksi tersebut calon mahasiswa yang kurang memenuhi persyaratan akademik diharuskan mengikuti program Penataran Alih Tahun (PAT) atau Matrikulasi.

2.2 Persyaratan Program Doktor

1. Calon mahasiswa harus memiliki Ijasah Sarjana (S2) : a. Ilmu hayati

b. Non ilmu hayati

2. IPK minimal 3.00untuk skala 0-4. 3. IPK minimal 7.00 untuk skala 0-10.

4. Sertifikat TOEFL dengan skor minimum 500. 5. Sertifikat lulus TPA dengan skor minimum 400. 6. Rencana (Proposal) penelitian Disertasi

7. Menyerahkan karya ilmiah berupa artikel jurnal yang telah dipublikasi.

Seleksi dilakukan dengan cara Desk Evaluation (Evaluasi Berkas) yang dilakukan oleh Tim Program DoktorFMIPA Universitas Brawijaya.

(18)

12

2.3 Persyaratan Penerimaan Mahasiswa Asing

1. Memiliki ijasah yang setara dengan sarjana untuk masuk program magister, dan ijasah setara magister untuk masuk program doktor, serta mendapat pengesahan dari Kemendikbud.

2. Menguasai bahsa Inggris dengan baik, baik oral maupun tulisan yang ditunjukkan antara lain dengan Sertifikat TOEFL dengan skor minimum 500.

3. Mampu berbahasaIndonesia.

4. Mendapat ijin belajar dari Depdikbud.

5. Membuat rencana (Proposal) penelitian Disertasi

(19)

13

BAB III

SISTEM PENDIDIKAN

Universitas Brawijaya secara formal telah menganut Sistem Kredit Semeter (SKS) yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Rektor Nomor 22/SK/1976 tangal 3 Mei 1976. Dengan memperhatikan Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi dan Keputusan Mendiknas No: 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa, Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional serta memperhatikan pula Petunjuk Pelaksanaan Sistem Kredit Untuk Perguruan Tinggi, Pedoman Penyelenggaraan Proses Pendidikan Tinggi atas Dasar Sistem Kredit Semester dan Petunjuk untuk Tenaga Pengajar dalam Sistem Penyelenggaraan Pendidikan atas Dasar Sistem Kredit Semester, maka diterbitkan Pedoman Pelaksanaan SKS. Universitas sebagai lembaga pendidikan tinggi, selalu memperhatikan tujuh faktor, yaitu :

1. Mahasiswa sebagai peserta didik, yang secara kodrati memiliki perbedaan-perbedaan individual baik dalam bakat, minat maupun kemampuan akademik.

2. Tuntutan kebutuhan masyarakat akan tenaga ahli yang semakin meningkat. 3. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat.

4. Sarana pendidikan seperti ruang kuliah, perpustakaan, laboratorium yang memadai. 5. Tenaga administrasi yang mempengaruhi kelancaran penyelenggaraan acara-acara

akademik.

6. Dosen sebagai pelaksana pendidikan yang dalam penyelenggaraan proses belajar mengajar atas dasar SKS, merupakan komponen yang sangat mempengaruhi hasil proses itu.

7. Perkembangan proses belajar mengajar mengakomodasi sistem Kurikulum Berbasis

Kompetensi (KBK) pada setiap Fakultas atau Program Studi bersifat berbeda, maka pelaksanaan KBK diserahkan kepada masing-masing Jurusan atau Program Studi. Dengan demikian, sistem pendidikan yang tepat adalah sistem pendidikan yang memperhatikan dan mempertimbangkan secara optimal ke tujuh faktor tersebut. Salah satu sistem yang dipandang sesuai adalah Sistem Kredit Semester.

3.1 Pengertian Dasar Sistem Kredit Semester (SKS) 3.1.1 Tujuan Umum

Agar Perguruan Tinggi dapat lebih memenuhi tuntutan pembangunan, maka perlu disajikan program pendidikan yang bervariasi dan fleksibel. Dengan cara tersebut akan memberi kemungkinan lebih luas kepada tiap mahasiswa untuk menentukan dan mengatur strategi proses studinya agar diperoleh hasil yang sebaik-baiknya sesuai dengan rencana dan kondisi masing-masing peserta didik.

3.1.2 Tujuan Khusus

a. Memberi kesempatan kepada para mahasiswa yang cakap dan giat belajar agar dapat menyelesaikan studi dalam waktu sesingkat–singkatnya.

(20)

14 b. Memberi kesempatan kepada para mahasiswa agar dapat mengambil matakuliah yang

sesuai dengan minat, bakat dan kemampuannya.

c. Memberi kemungkinan agar sistem pendidikan dengan input dan output majemuk dapat dilaksanakan.

d. Mempermudah penyesuaian kurikulum dari waktu ke waktu dengan perkembangan ilmu dan teknologi yang sangat pesat dewasa ini.

e. Memberi kemungkinan agar sistem evaluasi kemajuan belajar mahasiswa dapat diselenggarakan dengan sebaik-baiknya.

f. Memberi kemungkinan pengalihan (transfer) kredit antar Program Studi atau antar Fakultas dalam suatu Perguruan Tinggi atau antar Perguruan tinggi.

g. Memungkinkan perpindahan mahasiswa dari Perguruan Tinggi satu ke Perguruan Tinggi lain atau dari suatu Program Studi ke Program Studi lain dalam suatu Perguruan Tinggi tertentu.

3.1.3 Sistem Kredit Semester

Adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan dengan menggunakan satuan kredit semester (sks) untuk menyatakan beban studi mahasiswa, beban kerja dosen, pengalaman belajar dan beban penyelenggaraan program.

a. Semester adalah satuan waktu kegiatan yang terdiri atas 16 sampai 19 minggu kuliah atau kegiatan terjadwal lainnya, berikut kegiatan iringannya, termasuk 2 sampai 3 minggu kegiatan penilaian.

b. Satuan kredit semester (sks) adalah takaran penghargaan terhadap pengalaman belajar yang diperoleh selama satu semester melalui kegiatan terjadwal per minggu sebanyak 1 jam perkuliahan atau 2 jam praktikum, atau 4 jam kerja lapangan yang masing-masing diiringi oleh sekitar 1 – 2 jam kegiatan terstruktur dan sekitar 1 – 2 jam kegiatan mandiri. Ciri-ciri sistem kredit semester ialah :

 Dalam setiap semester disajikan sejumlah matakuliah dan setiap matakuliah mempunyai bobot yang dinyatakan dalam satuan kredit semester (sks), sesuai dengan yang ditetapkan dalam kurikulum fakultas masing-masing.

 Banyaknya nilai kredit untuk matakuliah yang berlainan tidak perlu sama.

 Banyaknya nilai kredit untuk masing-masing matakuliah ditentukan atas dasar besarnya usaha untuk menyelesaikan tugas-tugas yang dinyatakan dalam kegiatan perkuliahan, praktikum, kerja lapangan atau tugas-tugas lain.

3.2 Beban dan Masa Studi

1. Beban Studi Progam Magisteryang harus dikumpulkan oleh mahasiswa untuk menyelesaikan studinya setara dengan 40-50 sks, terdiri dari kuliah dan praktikum sejumlah 28-38 sks dan tesis 12 sks yang dijadwalkan untuk 4 (empat) semester dan dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 4 (empat) semester dan selama-lamanya 8 (delapan) semester.

2. Beban Studi Program Doktor yang harus dikumpulkan oleh mahasiswa dengan latar belakang ilmu-ilmu yang serumpun sekurang kurangnya 42 sks dan dapat ditempuh minimal 4 (empat) semester dan maksimal 10 (sepuluh) semester. Sedangkan mahasiswa dari bidang ilmu tidak serumpun sekurang-kurangnya menempuh 52 sks yang dapat ditempuh minimal 5 (lima) semester dan maksimal 11 (sebelas) semester.

(21)

15

3.3 Kurikulum

Pengaturan kurikulum sebagai pedoman proses belajar mengajar di Universitas Brawijaya mengacu pada SK. Mendiknas Nomor: 232/U/2000 tanggal 20 Desember 2000 dan SK. Mendiknas Nomor: 045/U/2003, Undang-Undang Nomor: 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan SK. Dirjen DIKTI Nomor: 43/DIKTI/2006 dan Peraturan Rektor Universitas Brawijaya nomer 428/PER/2012 tentang peraturan Akademik Program Doktor Universitas Brawijaya. Kurikulum di Universitas Brawijaya adalah Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dengan learning out come mengacu pada peraturan Presiden RI Nomor: 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

3.4Kompetensi

Adalah seperangkat tindakan cerdas, penuh tanggungjawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas di bidang pekerjaan tertentu.

3.4.1 Kompetensi hasil didik suatu program studi terdiri atas :

o Kompetensi utama o Kompetensi pendukung

o Kompetensi lain yang bersifat khusus dan terkait dengan kompetensi utama

3.4.2 Elemen-elemen kompetensi terdiri atas :

o Landasan kepribadian

o Penguasaan ilmu dan ketrampilan o Kemampuan berkarya

o Sikap dan perilaku dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan keterampilan yang dikuasai

o Pemahaman kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya.

3.4.3 Kurikulum inti merupakan penciri dari kompetensi utama.

Kurikulum inti suatu program studi bersifat : a. Dasar untuk mencapai kompetensi lulusan

b. Acuan baku minimal mutu penyelenggaraan program studi c. Berlaku secara nasional dan internasional

d. Lentur dan akomodatif terhadap perubahan yang sangat cepat di masa datang

e. Kesepakatan bersama antara kalangan perguruan tinggi, masyarakat profesi dan pengguna lulusan

3.4.4 Kompetensi pendukung dan kompetensi lain yang bersifat khusus dengan kompetensi utama suatu program studi ditetapkan oleh institusi penyelenggara program studi.

3.5 Penilaian Kemampuan Akademik

Terhadap kegiatan dan kemajuan belajar mahasiswa dilakukan penilaian secara berkala yang dapat berbentuk ujian, pelaksanaan tugas, dan pengamatan oleh dosen. Ujian dapat diselenggarakan melalui ujian tengah semester, ujian akhir semester, ujian akhir program studi, ujian skripsi, ujian tesis dan ujian disertasi.

(22)

16 Untuk menilai prestasi mahasiswa dalam kegiatan akademik digunakan ketentuan sebagai berikut :

1. Penilaian hasil ujian suatu mata kuliah yang dilakukan oleh masing-masing dosen (tim dosen) dengan menggunakan Huruf Mutu ( HM) dan Angka Mutu (AM) sebagai berikut :

Huruf Mutu Angka Mutu Golongan Kemampuan

A B+ B C+ C D+ D E 4,0 3,5 3,0 2,5 2,0 1,5 1,0 0 Sangat baik

Antara sangat baik dan baik

Baik

Antara baik dan cukup Cukup

Antara cukup dan kurang Kurang

Gagal

2. Nilai akhir bagi mata kuliah yang diampu oleh lebih dari satu dosen merupakan nilai gabungan dari semua dosen yang digabungkan oleh dosen koordinatornya.

3. Nilai akhir mata kuliah merupakan gabungan nilai kuis, praktikum, tugas terstruktur dan atau tugas mandiri, nilai ujian tengah semester dan nilai ujian akhir. Selanjutnya nilai akhir ditentukan dengan kriteria butir (2).

3.6 Sanksi Akademik

Sanksi akademik dikenakan kepada mahasiswa Program Pascasarjana yang melakukan pelanggaran ketentuan akademik :

a. Mahasiswa yang mengikuti perkuliahan kurang dari 80%, tidak diperbolehkan menenpuh ujian akhir semester untuk mata kuliah yang bersangkutan.

b. Mahasiswa yang membatalkan sesuatu mata kuliah diluar waktu yang telah ditentukan, maka mata kuliah tersebut tidak dapat dibatalkan dan tetap diperhitungkan untuk menentukan IP.

c. Mahasiswa yang curang dalam ujian, dikenakan sanksi berupa pembatalan seluruh rencana studi semester yang bersangkutan.

d. Mahasiswa yang mengerjakan ujian mahasiswa lain dan atau mahasiswa yang ujiannya dikerjakan orang lain akan dikenakan sanksi pembatalan ujian semua mata kuliah dalam semester yang bersangkutan.

e. Mahasiswa yang melakukan perubahan KRS secara tidak sah akan dikenai sanksi pembatalan KRS untuk semua mata kuliah dalam semester yang bersangkutan.

f. Mahasiswa yang melakukan tindak kekerasan dan perkelahian sesame mahasiswa UB, dikenakan sanksi berupa pembatalan seluruh mata kuliah yang diambil pada semester tersebut dan sanksi lain sesuai peraturan perundang-undangan.

g. Mahasiswa yang melakukan perubahan nilai secara tidak sah akan dikenai sanksi skorsing paling lama 2 (dua) semester dan tidak diperhitungkan sebagai terminal.

h. Mahasiswa yang melakukan pelanggaran-pelanggaran tersebut apabila disertai ancaman kekerasan atau pemberian sesuatu, janji atau tipu muslihat akan dikenai sanksi dikeluarkan dari Universitas Brawijaya.

i. Mahasiswa yang diketahui melakukan kecurangan/Plagiarism dalam pembuatan Tesis / Disertasi maka dikenakan sanksi sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

(23)

17

3.7 Tesis Program Magister

Tesis merupakan tugas akhir mahasiswa Program Magister, berupa karya tulis yang disusun berdasarkan atas hasil-hasil penelitian. Tesis disusun dengan cara dan format sesuai dengan peraturan yang berlaku dan penyusunannya dibimbing oleh Komisi Pembimbing (Satu Ketua Pembimbing dan Satu Anggota Pembimbing). Tim Penguji terdiri dari 2 (dua) dosen penguji (salah satu Tim Penguji bisa dari luar Universitas Brawijaya). Penunjukan 1 (satu) dosen penguji ditunjuk oleh Ketua Program Studi dan 1 (satu) dosen penguji ditunjuk oleh Ketua Pembimbing. Bobot tesis mempunyai besaran beban studi 12 sks.Tesis terdiri dari beberapa komponen yaitu : (a) Pembuatan usulan penelitian (b) Ujian usulan penelitian (c) Pelaksanaan penelitiaan (d) Penulisan artikel jurnal dan penulisan naskah tesis (e) Seminar hasil penelitian (makalah seminar berupa artikel jurnal) dan (f) Ujian tesis.

3.7.1 Penilaian Hasil Belajar Tesis

1. Penilaian proposal penelitian tesis dilakukan oleh Tim Penguji dalam forum ujian proposal tesis terbuka. Tim penguji terdiri atas 2 (dua) pembimbing dan 2 (dua) penguji.Forum ujian proposal penelitian dipimpin oleh Ketua Komisi Pembimbing. Apabila Ketua Komisi Pembimbing tidak hadir karena sesuatu dan lain hal, dapat menugasi salah satu Anggota Komisi Pembimbing untuk memimpin ujian. Ujian dapat dilaksanakan kalau dihadiri oleh dua orang penguji dan sekurang-kurangnya satu orang komisi pembimbing, ujian bersifat terbuka dan ujian tidak dapat dilaksanakan diluar forum ujian.

2. Penilaian pelaksanaan penelitian dan penulisan tesis dilakukan oleh Dosen Pembimbing. Nilai diberikan sesuai dengan sistem yang berlaku.

3. Penilaian publikasi ilmiah (Jurnal Nasional Terakreditasi atau dapat juga Jurnal Internasional) dilakukan oleh Tim Pembimbing dengan memperhatikan masukan-masukan dari Tim Reviewer yang ada di Program Studi. Standart dan kriteria penilaian mengikuti ketentuan akademik yang berlaku.

4. Penilaian seminar hasil penelitian tesis dilakukan oleh Tim Pembimbing dalam forum seminar hasil penelitian,ujian bersifat terbuka dan ujian tidak dapat dilaksanakan diluar forum ujian.

5. Penilaian ujian tesis dilakukan oleh Tim Penguji terdiri atas 2 (dua) pembimbing dan 2 (dua) penguji dalam forum ujian tesis, ujian bersifat tertutup dan ujian tidak dapat dilaksanakan diluar forum ujian. Nilai lulus untuk ujian tesis minimum B. Apabila kurang dari nilai tersebut mahasiswa harus mengulang ujian tesis dan diberi kesempatan satu kali ulangan. Apabila mahasiswa tidak lulus lagi maka yang bersangkutan diberi tugas khusus (atas persetujuan komisi pembimbing) untuk memperbaiki naskah tesisnya atau dinyatakan gagal dalam studi.

3.7.2 Administrasi Penyelesaian Tesis

1. Setelah ujian tesis dan dinyatakan lulus, maka mahasiswa tersebut diberi waktu maksimum3(tiga) minggu untuk melakukan revisi dan menyerahkan tesisnya ke Bagian Akademik Pascasarjana Fakultas MIPA yang sudah ditanda tangani oleh Komisi Pembimbing dan Ketua Program Studi.

2. Apabila dalam waktu3(tiga) minggu mahasiswa belum melakukan revisi dan menyerahkan tesisnya ke bagian akademik Pascasarjana, maka nilai mahasiswa yang bersangkutan diturunkan satu tingkat.

3. Apabila1 (satu) bulan revisinya belum selesai, maka mahasiswa tersebut harus menempuh ujian tesis lagi, dan biaya ujian menjadi tanggung jawab mahasiswa yang bersangkutan.

(24)

18 4. Apabila 2 (dua) bulan atau lebih revisinya masih belum selesai, maka mahasiswa tersebut harus melakukan penelitian ulang dengan judul yang baru dan dapat mengganti Ketua Pembimbing dan Anggota Pembimbing.

3.7.3Yudisium Program Magister

Yudisium dilaksanakan setelah mahasiswa dapat menyelesaikan seluruh persyaratan akademik dan administrasi, yaitu :

1. Menyelesaikan perkuliahan, tesis dan tugas-tugas akademik lainnya dengan IPK ≥ 3.00 selama masa studinya.

2. Menyelesaikan publikasi ilmiah di Jurnal Nasional Terakreditasi atau Jurnal Internasional sesuai ketentuan yang berlaku di Universitas Brawijaya.

3. Lulus TOEFL dengan skor minimum 500. 4. Lulus TPA dengan skor minimum 400.

5. Menyelesaikan persyaratan lainnya yang ditetapkan oleh Program Studi.

3.7.4Predikat Kelulusan Program Magister

Mahasiswa yang dinyatakan lulus menerima predikat kelulusan sebagai berikut : 1. Lulus dengan predikat dengan pujian, persyaratannya :

a. IPK Mata Kuliah ≥ 3.75, dan b. IPK Tesis ≥ 3.75, dan

c. Mempublikasikan hasil penelitian tesisnya lebih dari satu judul artikel Jurnal Nasional Terakreditasi dan/atau Jurnal Internasional (minimal ada surat penerimaan artikel untuk dipublikasikan pada Jurnal Internasional), dan

d. Lama studi maksimum lima semester.

2. Lulus dengan predikat sangat memuaskan, persyaratannya : a. Tidak memenuhi persyaratan pada butir (1), dan

b. IPK Tesis ≥ 3.50 (keseluruhan untuk perkuliahan dan tesis). 3. Lulus dengan predikat memuaskan, persyaratannya :

a. IPK Tesis <3.50.

3.7.5 Evaluasi Keberhasilan Studi Program Magister

1. Mahasiswa yang pada akhir semester pertama belum dapat mencapai IPK = 3,00 untuk delapan sks terbaik akan diberi peringatan, agar berusaha lebih giat studinya untuk memeperbaiki prestasi pada semester berikutnya.

2. Mahasiswa yang pada akhir semester kedua belum dapat mencapai IPK 3,00 untuk 16 sks terbaik maka mahasiswa yang bersangkutan dinyatakan gagal dan tidak diperkenankan melanjutkan studinya.

3. Mata kuliah yang memperoleh nilai D wajib diulang dan nilai C dapat diulang untuk memperbaiki nilai akhir mata kuliah.

4. Bagi mahasiswa yang telah menepuh minimum 24 sks dengan IPK 3,00 tanpa nilai D, maka yang bersangkutan secara formal dapat mengajukan usulan penelitian tesis.

5. Usulan penelitian tesis harus disetujui oleh Komisi Pembimbing dan dipertahankan serta lulus di depan Tim Penilai Usulan Penelitian (yaitu Komisi Pembimbing ditambah dua penguji yang telah ditetapkan Pimpinan penyelenggara program pascasarjana berdasarkan usulan Ketua Program Studi).

6. Mahasiswa yang telah lulus ujian usulan penelitian dan semua perbaikannya telah dilaksanakan dan telah disetujui oleh Komisi Pembimbing, dapat segera melaksanakan penelitian tesis.

(25)

19

3.8 Program Doktor

3.8.1 Tahapan Disertsi Doktor

Disertasi Doktor mempunyai beban 28 SKS yang terdiri dari kegiatan sebagai berikut: 1. Proposal Penelitian Disertasi 2 sks

2. Pelaksanaan penelitian disertasi

8 sks

3. Publikasi Ilmiah 9 SKS (3 sks untuk kehadiran di seminar internasional dan 6 sks untuk publikasi pada jurnal)

4. Seminar hasil penelitian 2 sks 5. Penulisan Disertasi dan ujian

kelayakan

2 sks 6. Ujian Disertasi 5 sks

3.8.2 Ujian Kualifikasi

Ujian kualifikasi adalah salah satu syarat bagi pelaksanaan ujian proposal Disertasi. Ujian Kualifikasi adalah ujian yang diselenggarakan secara tertulis untuk menilai kemampuan akademik mahasiswa. Komponen penilaian dalam ujian kualifikasi ini mencakup :

1. Penguasaan metodologi penelitian di bidang ilmunya

2. Penguasaan materi bidang ilmunya baik yang bersifat dasar maupun terapan. 3. Kemampuan penalaran termasuk kemampuan untuk mengadakan abstraksi. 4. Kemampuan sistematisasi dan perumusan hasil pemikiran.

Ujian kualifikasi diselenggarakan pada setiap awal semester yang disesuaikan dengan kesiapan masing-masing program studi S3.

Mahasiswa yang berhak dan wajib mengikuti ujian kualifikasi pada periode tertentu dan pada dasarnya mahasiswa tersebut harus memenuhi persyaratan 19octor19trative dan akademik sebagai berikut :

1. Terdaftar sebagai mahasiswa PS-S3 pada semester yang berlaku.

2. Telah menempuh mata kuliah dengan IPK minimum 3.00 untuk 12 SKS terbaik dan tanpa nilai D.

Mahasiswa dinyatakan lulus jika memperoleh nilai rata-rata minimal B. Apabila tidak lulus dalam ujian kualifikasi ini, mahasiswa diberi kesempatan mengikuti ujian kualifikasi ulangan. Ujian kualifikasi ulangan diselenggarakan minimal satu bulan setelah ujian kualifikasi yang pertama. Apabila mahasiswa tidak lulus dalam ujian kualifikasi ulangan ini, maka mahasiswa diberi kesempatan sekali lagi untuk mengikuti ujian kualifikasi periode berikutnya. Mahasiswa yang telah lulus ujian kualifikasi diwajibkan segera mengurus penetapan komisi pembimbing sebagaimana mengikuti Manual Prosedur penentuan dan penetapan Komisis Pembimbing. Selanjutnya mahasiswa segera menyusun usulan penelitian disertasi bersama-sama dengan tim promotornya yang disetujui oleh Ketua Program Studi. Calon 19octor (promovendus) adalah peserta program pendidikan 19octor yang telah dinyatakan lulus ujian kualifikasi dan usulan penelitian disertasinya telah mendapat persetujuan dari panitia penilai usulan penelitian disertasi.

(26)

20

3.8.3 Disertasi

Disertasi adalah karya tulis akademik hasil studi dan/atau penelitian mendalam yang dilakukan secara mandiri dan berisi sumbangan baru bagi perkembangan ilmu pengetahuan, atau menemukan jawaban baru bagi masalah-masalah ilmu pengetahuan, yang disusun oleh calon 20ank o dibawah pengawasan promoter 20ank o-promotornya. Pada dasarnya disertasi dapat dinilai berdasarkan :

1. Originalitas dan sumbangan terhadap bidang ilmunya dan atau nilai penerapannya.

2. Kemutakhiran metodologi dan pendekatan penelitian, kedalaman penalaran dan penguasaan dasar teori.

3. Sistematika pemikiran serta kecermatan perumusan masalah, pembahasan hasil penelitian dan kesimpulan. Bobot disertasi antara 28-32 SKS, yang terdiri atas kegiatan-kegiatan akademik sebagai berikut :

 Penyusunan usulan penelitian disertasi  Ujian kelayakan usulan penelitian disertasi  Pelaksanaan penelitian untuk disertasi

 Diseminasi hasil penelitian disertasi lewat kegiatan seminar internasional dan penulsian jurnal

 Seminar hasil penelitian untuk disertasi  Ujian disertasi

3.8.3.1 Proposal Penelitian Disertasi

Proposal Disertasi merupakan karya tulis mahasiswa yang berisi tentang rencana kegiatan penelitian sebagai tugas akhir dalam mengikuti studi pada program Doktor FMIPA Universitas Brawijaya. Usulan karya tulis tersebut mengikuti pedoman penulisan yang telah ditetapkan.

Persyaratan Ujian Proposal disertasi :

 Lulus ujian kualifikasi

 Telah menyelesaikan mata kuliah Metode penelitian (seminar pra-proposal 3 kali )  Lulus Mata Kuliah Penunjang Disertasi (MKPD) dengan nilai minimal B,

 Mendapat persetujuan tim promotor, dan  Menyusun makalah ujian proposal disertasi

Seminar Proposal Disertasi tidak dapat dilaksanakan di luar siding komisi. Seminar proposal disertasi dapat diulang satu kali bagi mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus pada seminar pertama proposal disertasi.

Pelaksanaan Penelitian

Pelaksanaan penelitian dapat dilakukan di laboratorium, lapangan atau tempat-tempat lain yang sesuai dengan usulan penelitian disertasi. Pelaksanaan penelitian merupakan implementasi dari rencana kegiatan yang disusun dalam usulan penelitian Disertasi yang telah lulus ujian dan disyahkan oleh dekan FMIPA UB.Sebelum melaksanakan kegiatan penelitian, mahasiswa harus menyelesaikan semua persyaratan akademik dan 20dministrasi yang berlaku.

Pelaksanan penelitian wajib disupervisi oleh ketua komisi pembimbing atau yang mewakili, dengan tata cara yang diatur dalam SK Dekan FMIPA UB tentang supervisi penelitian oleh komisi pembimbing. Mahasiswa diwajibkan menggunakan Log Book untuk mendokumentasikan proses/kegiatan penelitiannya dan sekaligus sebagai sarana komunikasi dengan komisi pembimbingnya.

(27)

21

3.8.3.2 Diseminasi hasil penelitian

Mahasiswa yang telah memperoleh data dan layak untuk dipublikasikan dalam bentuk seminar internasional dan publikasi internasional wajib menyiapkan naskah ilmiah untuk kepentingan tersebut dalam arahan komisi pembimbing.

3.8.3.3 Seminar Hasil Penelitian

Seminar hasil penelitian merupakan kegiatan akademik yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa yang telah menyelesaikan kegiatan penelitiannya.Mahasiswa yang akan melakukan seminar hasil penelitiannya berkonsultasi dengan Promotor mengenai jadual seminar dan hal-hal yang berkaitan dengan seminar. Selanjutnya promotor mengusulkan jadual pelaksanaan seminar hasil penelitian kepada Ketua Program Studi untuk diproses lebih lanjut. (tata cara pelaksaan seminar hasil penelitian secara lebih teknis ditetapkan dengan SK Dekan FMIPA UB).

3.8.3.4 Publikasi ilmiah dan seminar

Mahasiswa yang telah menyelesaikan sebagian besar kegiatan penelitiannya dapat menyusun Karya Ilmiah yang untuk publikasi pada Jurnal Ilmiah Internasional. Pedoman publikasi ilmiah jurnal internasional mengacu kepada Surat edaran Dirjen Dikti No. 152/E/T/2012 tanggal 27 Januari 2012 tentang ketentuan publikasi untuk program S1/S2/S3 yang merupakan salah satu syarat kelulusan dan Peraturan Rektor Universitas Brawijaya No. 336/PER/2012 tentang Penerbitan Karya Ilmiah pada Terbitan Berkala Ilmiah sebagai starat kelulusan pada pendidikan Program sarjana, Magister dan Doktor di Univesitas Brawijaya. Untuk kegiatan pelaksanaan Seminar diatur dalam dalam buku pedoman akademik program doktor

3.8.3.5 Penulisan Disertasi dan ujian kelayakan

Mahasiswa yang telah menyelesaikan sebagian besar kegiatan penelitiannya dapat menyususn naskah Disertasi. Naskah disertasi yang telah siap selanjutnya diujikan dalam sidang Ujian Kelayakan disertasi. Salah satu syarat ujian kelayakan adalah mahasiswa telah mempublikasi dua artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi atau satu artikel ilmiah pada jurnal internasional dengan minimal menunjukkan surat keterangan dari redaksi jurnal bahwa artikelnya siap dipublikasi.Ujian kelayakan Disertasi merupakan salah satu kegiatan akademik mahasiswa program Doktor yang dilaksanakan oleh Program Studiuntuk menilai Disertasi yang diajukan oleh mahasiswa dan telah disetujui oleh Komisi Pembimbingnya. Dekan FMIPA berdasarkan usulan ketua Program Studi menetapkan Panitia Penilai Kelayakan Disertasi yang terdiri dari Komisi Pembimbing dan tiga orang tenaga akademik yang relevan sebagai penilai Disertasi.

Batas “Nilai Lulus” dalam ujian Kelayakan Disertasi minimum 3,00. Apabila kurang dari nilai tersebut mahasiswa harus mengulang dan diberi kesempatan 1 (satu) kali ujian ulangan. Apabila mahasiswa tidak lulus lagi maka komisi pembimbing memberikan tugas khusus kepada mahasiswa untuk memperbaiki naskah Disertasinya dan meningkatkan kemampuan akademiknya. Dalam periode waktu maksimum 1 semester kalau prestasi akademik mahasiswa tidak menunjukkan kemajuan yang signifikan, mahasiswa yang bersangkutan dinyatakan gagal studi. Mahasiswa yang telah lulus ujian kelayakan Disertasi segera memperbaiki naskah disertasinya sesuai dengan saran-saran dari panitia penilai Disertasi, dan selanjutnya diajukan untuk ujian tertutup.

3.8.3.6 Ujian Disertasi

Ujian disertasi merupakan salah satu kegiatan akademik mahasiswa program 21octor yang dilaksanakan untuk menilai disertasi yang diajukan oleh mahasiswa dan telah disetujui oleh

(28)

22 tim promotor. Ketua Program Studi mengusulkan majelis penguji disertasi dan selanjutnya Dekan FMIPA menetapkan Majelis Penguji Ujian Disertasi. Ujian disertasi dihadiri komisi pembimbing (1 promotor dan 2 ko-promotor) dan 3 (tiga) penguji. Ujian ini bersifat tertutupdan tidak dapat dilaksanakan diluar forum ujian.

Komponen ujian disertasi meliputi :

1. Sumbangan hasil penelitian terhadap perkembangan IPTEK dan pembangunan 2. Penguasaan metode penelitian

3. Penguasaan subtstansi keilmuannya

4. Kemampuan promovendus dalam menyampaikan argumentasi ilmiah 5. Penulisan disertasi

Hasil akhir ujian disertasi ini ditetapkan secara musyawarah sesuai dengan nilai-nilai yang diberikan oleh semua anggota majelis penguji disertasi dan diumumkan langsung kepada mahasiswa yang bersangkutan. Nilai disertasi meliputi komponen :

1. Usulan penelitian disertasi 2. Pelaksanaan penelitian

3. Artikel jurnal untuk seminar hasil penelitian 4. Ujian disertasi

Batas nilai lulus dalam ujian disertasi ini minimum B. Apabila kurang dari nilai tersebut maka mahasiswa harus mengulang dan diberi kesempatan 1 (satu) kali ulangan ujian disertasi dan apabila mahasiswa tidak lulus lagi maka tim promotor memberikan tugas khusus kepada mahasiswa untuk memperbaiki naskah disertasinya dan meningkatkan kemampuan akademiknya. Dalam periode waktu maksimum 1 (satu) semester apabila prestasi akademik mahasiswa tidak menunjukkan kemajuan yang nyata, maka mahasiswa yang bersangkutan terancam gagal.

3.8.4 Administrasi Penyelesaian Disertasi

1. Setelah ujian disertasi dan dinyatakan lulus, maka mahasiswa tersebut diberi waktu 4 (empat) minggu untuk melakukan revisi. Hasil revisi yang sudah ditanda tangani oleh Promotor dan Ketua Program Studi diserahkan ke Tata Usaha Program Pascasarjana Fakultas MIPA.

2. Apabila dalam waktu 4 (empat) minggu mahasiswa belum melakukan revisi dan menyerahkan disertasinya ke bagian akademik Pascasarjana, maka nilai mahasiswa yang bersangkutan diturunkan satu tingkat.

3. Apabila 8 (delapan) minggu revisinya belum selesai, maka mahasiswa tersebut harus menempuh ujian disertasi lagi, dan biaya ujian menjadi tanggung jawab mahasiswa yang bersangkutan.

4. Apabila 3 (bulan) bulan atau lebih revisinya masih belum selesai, maka mahasiswa tersebut harus melakukan penelitian ulang dengan judul yang baru dan dapat mengganti Promotor dan Ko-promotor.

3.8.5 Yudisium Program Doktor

1. Menyelesaikan perkuliahan, disertasi dan tugas-tugas akademik lainnya dengan IPK ≥ 3.00 selama masa studinya.

2. Menyelesaikan publikasi ilmiah di Jurnal Internasional sesuai ketentuan yang berlaku di Universitas Brawijaya.

3. Lulus TOEFL dengan skor minimum 500. 4. Lulus TPA dengan skor minimum 400.

(29)

23 5. Menyelesaikan persyaratan lainnya yang ditetapkan oleh Program Studi.

3.8.6 Predikat Kelulusan Program Doktor

1. Lulus dengan predikat dengan pujian, persyaratannya : a. IPK Mata Kuliah ≥ 3.75, dan

b. IPK Disertasi≥ 3.75, dan

c. Mempublikasikan hasil penelitian disertasinya lebih dari satu judul artikel Jurnal Nasional Terakreditasi dan/atau Jurnal Internasional (minimal ada surat penerimaan artikel untuk dipublikasikan pada Jurnal Internasional), dan

d. Lama studi maksimum 5 (lima) semester.

2. Lulus dengan predikat sangat memuaskan, persyaratannya : a. Tidak memenuhi persyaratan pada butir (1), dan

b. IPK Tesis ≥ 3.50 (keseluruhan untuk perkuliahan dan tesis). 3. Lulus dengan predikat memuaskan, persyaratannya :

a. IPK Tesis <3.50

3.8.7 Evaluasi Keberhasilan Studi Program Doktor

1. Mahasiswa yang pada akhir semester pertama belum dapat mencapai IPK minimum 3.00 untuk 12 sks terbaik akan diberi peringatan, agar berusaha lebih baik untuk memperbaiki prestasi akademiknya pada semester-semester berikutnya.

2. Mahasiswa yang pada akhir semester pertama dapat mencapai IPK ≥ 3.00 untuk 12 sks terbaik, maka mahasiswa yang bersangkutan dapat mengajukan ujian kualifikasi pada semester ke 2 (dua).

3. Mata kuliah yang memperoleh nilai D wajib diulang dan nilai C dapat diulang dan dilaksanakan pada semester berikutnya. Mata kuliah yang diulang hanya dapat dilakukan 1 (satu) kali dan hasil nilai tertinggi ujian mata kuliah yang diulang adalah B.

(30)

24

BAB IV

ADMINISTRASI PENDIDIKAN

Untuk memenuhi tuntutan kebutuhan suatu sistem kredit semester, pelaksanaan administrasi pendidikan tahap demi tahap terus dikembangkan dan dilaksanakan secara sentral, dengan memanfaatkan sistim informasi akademik (SIAKAD) online.

4.1 Syarat-Syarat Administrasi Sistem Kredit

Untuk melaksanakan sistem kredit yang baik, ada beberapa syarat administrasi yang harus dipenuhi, yaitu:

a. Tersedianya buku pedoman / panduan

Disediakan sebelum perkuliahan tahun akademik berikutnya dimulai, yang berisi antara lain :

(1) Ketentuan umum administrasi pendidikan.

(2) Mata kuliah untuk program studi sesuai dengan jenjangnya, yang meliputi kedudukan, sifat, beban kredit dan prasyarat (bila ada).

(3) Banyaknya nilai kredit mata kuliah wajib dan mata kuliah pilihan untuk menyelesaikan masing-masing program studi.

(4) Mata kuliah yang di tawarkan selama studi.

b. Adanya dosen penasehat akademik (PA)

Penasehat akademik bertugas antara lain :

(1) Mengarahkan mahasiswa dalam menyusun rencana studi dan mem-berikan pertimbangan kepada mahasiswa dalam memilih matakuliah yang akan diambil untuk semester yang sedang berlangsung.

(2) Memberikan pertimbangan kepada mahasiswa tentang banyaknya kredit yang dapat diambil

(3) Mengikuti perkembangan studi mahasiswa yang dibimbing.

(4) Memberikan lain yang berpengaruh terhadap studi, baik secara langsung atau tidak. (5) Melaporkan tingkat kemajuan belajar mahasiswa bimbingannya kepada Dekan.

c. Nomor Induk Mahasiswa (NIM)

4.2 Pelaksanaan Administrasi Sistem Kredit

Semua mahasiswa diharuskan melakukan pendaftaran ulang secara tertib dan sesuai dengan waktu yang dijadwalkan. Pendaftaran ulang mahasiswa ditangani secara langsung oleh bagian administrasi akademik Universitas/FMIPA dan setiap tahun akademik dilaksanakan 2 (dua) kali yaitu pada awal Semester Ganjil dan Semester Genap tahun akademik yang bersangkutan.

a. Tujuan

 Untuk penertiban pelaksanaan kegiatan akademis pada setiap semester.

 Untuk mengetahui besar student body dan banyaknya mahasiswa yang mengikuti kegiatan akademis secara aktif pada setiap semester.

 Untuk mendapatkan data tentang aktivitas dan keadaan mahasiswa.

b. Tempat dan Waktu Pendaftaran

 Tempat pendaftaran ulang pada Bagian Akademik Universitas/FMIPA.  Waktu pendaftaran sesuai dengan kalender akademik yang telah ditentukan.

(31)

25 Setiap mahasiswa lama diharuskan datang sendiri untuk menyelesaikan pendaftaran ulang dengan menyerahkan:

1. Kartu Mahasiswa Semester sebelumnya.

2. Bukti lunas pembayaran SPP semester sebelumnya bila yang bersangkutan aktif kembali setelah terminal dan SPP tahun akademik yang akan berjalan.

3. Formulir pendaftaran yang telah diisi.

4. Pas foto terbaru sebanyak 2 lembar dengan ukuran 3x3 cm.

5. Ijin aktif kembali dari Rektor bagi mahasiswa yang tidak terdaftar sebagai mahasiswa atau cuti akademik pada semester sebelumnya.

d. Tidak Daftar Ulang

a. Mahasiswa yang TIDAK DAFTAR ULANG pada satu semester tanpa mendapatkan persetujuan dari Rektor Universitas Brawijaya, dinyatakan TIDAK AKTIF untuk semester tersebut.

b. Mahasiswa yang TERLAMBAT melakukan daftar ulang pada waktu yang telah ditentukan untuk suatu semester dinyatakan TIDAK AKTIF sebagai mahasiswa Universitas Brawijaya.

c. Mahasiswa yang oleh karena sesuatu sebab dapat mengajukan berhenti sementara (terminal) dari kegiatan akademik kepada Rektor selambat-lambatnya SATU MINGGU sejak penutupan pendaftaran ulang dengan jumlah kumulatif maksimal DUA TAHUN dengan ketentuan permohonannya disetujui oleh Rektor.

d. Status tidak aktif diperhitungkan dalam penentuan masa studi termasuk masa evaluasi akhir studi.

e. TIDAK ADA perpanjangan waktu untuk pendaftaran ulang.

e. Ketentuan Tambahan tentang Kartu Mahasiswa dan Pendaftaran Ulang

Bagi mahasiswa yang :

1. Mendapatkan kartu mahasiswa yang baru, tetapi tidak sesuai dengan data mahasiswa (misalnya alamat tidak sesuai dengan alamat sebenarnya) dapat dilaporkan kepada Bagian Akademik Universitas untuk diganti. Untuk sementara mahasiswa yang bersangkutan dapat menggunakan kartu mahasiswa tersebut sampai mendapat ganti kartu mahasiswa yang sesuai.

2. Tidak memiliki kartu mahasiswa semester sebelumnya dan tidak lebih dari dua tahun akademis, maka pada waktu pendaftaran ulang harus menunjukkan persetujuan dari Rektor, persetujuan tersebut didapat dengan mengajukan permohonan kepada Rektor dengan mengemukakan alasan-alasan yang diperkuat oleh Dekan FMIPA.

3. Tidak memiliki kartu mahasiswa tetapi tetap mendapat persetujuan Rektor untuk mendaftar ulang, maka akan mendapat kartu mahasiswa sementara sebagai bukti pendaftaran ulang.

4. Pada saat mendaftarkan ulang tidak dapat menunjukkan kartu mahasiswa semester sebelumnya karena hilang, maka harus meminta surat rekomendasi Rektor dengan alasan-alasan yang diperkuat oleh Dekan FMIPA dan Surat Keterangan Tanda Lapor dari Kepolisian.

5. Pada saat pendaftaran ulang tidak dapat datang karena sesuatu sebab, pendaftaran ulang dapat dilakukan dengan mengirim surat tercatat, telegram dan teleks dengan catatan bukti pengiriman.

(32)

26

4.3 Pelaksanaan Registrasi Akademik 4.3.1 Persiapan Pendaftaran

Bahan-bahan yang diperlukan pada tahap persiapan pendaftaran ini antara lain : Petunjuk pengisian beserta kartu-kartunya, yaitu :

1. Kartu Rencana Studi (KRS).

2. Kartu Perubahan Rencana Studi (KPRS). 3. Kartu Pembatalan Matakuliah (KPM). 4. Kartu Hasil Studi (KHS).

4.3.2 Pengisian Kartu Rencana Studi

Kartu Rencana Studi dapat diambil di Bagian Akademik Pascasarjana Fakultas MIPA dengan menunjukkan Kartu Mahasiswa yang berlaku untuk semester tersebut (tetap atau sementara atau dengan ijin Rektor).

a. Penentuan Rencana Studi Semester

Penentuan rencana studi semester dilakukan dengan bimbingan Ketua Program Studi yang telah ditentukan. Untuk mahasiswa baru, rencana studi pada Semester Ganjil tahun pertama diwajibkan mengambil beban studi yang telah ditetapkan. Dalam hal ini peranan Ketua Program Studi minimal. Penentuan rencana studi semester selanjutnya ditentukan berdasar prestasi yang dicapai mahasiswa pada semester sebelumnya. Besarnya beban studi yang boleh diambil pada semester berikutnya ditentukan oleh indeks prestasi dengan persetujuan Ketua Program Studi. Mahasiswa selanjutnya melakukan pengisian KRS terkomputerisasi di jurusan masing-masing sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Selanjutnya hasil “print out” KRS akan didistribusikan sesuai ketentuan yang berlaku.

b. Perubahan Rencana Studi

Perubahan Rencana Studi adalah mengganti suatu matakuliah yang telah dipilih dengan matakuliah lain dalam semester yang sama. Perubahan rencana studi dilaksanakan secara kolektif dengan persetujuan Ketua Program Studi masing-masing dan diajukan ke Sub Bagian Akademik Pascasarjana Fakultas MIPA selambat lambatnya 1 (satu) minggu setelah perkuliahan berjalan.

c. Pembatalan Matakuliah Pada Semester yang sedang berjalan

Pembatalan ini harus sepersetujuan Ketua Program Studi serta diajukan ke Sub Bagian Akademik Pascasarjana Fakultas MIPAselambat-lambatnya minggu ke-2 (dua) perkuliahan.

d. Hasil Studi

Hasil studi adalah nilai yang diperoleh mahasiswa bagi semua matakuliah yang diprogram dalam KRS dan dicantumkan dalam kartu hasil studi (KHS).

4.3.3 Kuliah dan Praktikum dan Ujian

Mahasiswa diwajibkan mengikuti kuliah dan praktikum serta kegiatan akademis lainnya sesuai dengan rencana studinya secara tertib dan teratur atas dasar ketentuan-ketentuan yang berlaku. Jadwal perkuliahan dan praktek diatur tersendiri.

a. Evaluasi kehadiran Mahasiswa

Total kehadiran mahasiswa dalam kuliah (tatap muka) dan praktikum menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan apakah seorang mahasiswa dijinkan untuk mengikuti ujian tengah/akhir semester atau tidak. Seorang mahasiswa diijinkan mengikuti ujian, apabila total

Gambar

Table 1.2 Koleksi Buku di Perpustakaan FMIPA Sampai dengan Tahun Akademik  2012/2013
Tabel 1.4 Tenaga Administrasi, Laboran dan Teknisi Tahun Akademik 2013/2014  Pegawai
Gambar 1. Struktur Kurikulum PS S2 Fisika UB
Gambar 2. Alur Pengambilan Mata Kuliah Pada Tiap Semester  Tabel 1. Matakuliah Wajib Program Studi dan Tesis S2
+7

Referensi

Dokumen terkait

Dalam teori bentuk kesalahan fonem yang tidak beraturan terdiri dari metatesis dan asimilasi. Bentuk metatesis merupakan kesalahan terbalik terhadap urutan fonem

Salah satu teknik yang umum digunakan untuk mencoba mengurangi jumlah pegawai baru yang minta berhenti adalah dengan menyelenggarakan program pengenalan, yang

• Segala sesuatu yang tidak jelas selama ujian berlangsung, hanya dapat ditanyakan kepada pengawas ujian atau panitia ujian;.. • Peserta ujian wajib mengikuti ujian sesuai jadwal

memasuki tempat kerja maupun proses produk dapat secara aman dan efisien dalam produksinya K3 merupakan himpunan ketentuan yang mengatur tentang pencegahan kecelakaan untuk

Penelitian ini hanya membahas mengenai analisis sistem restrukturisasi organisasi yang efektif untuk meningkatkan kinerja karyawan yang meliputi variabel Kompleksitas

dari benda kerja tersebut (tracker rangkaian no 1 dan 2) sebelum melakukan

Calon induk yang dipilih adalah ikan sehat, sirip dan ekor lengkap dan siap mijah (matang gonad); dari aspek manajemen menunjukan perusahaan menggunakan struktur organisasi

Model data yang digunakan untuk Sistem Informasi Geografis Pertanian dan Perkebunan di Provinsi Sumatera Selatan Berbasis Web memiliki enam entitas yaitu: