TEMA PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR
PANCASILA DAN BUDAYA KERJA
• merupakan bagian dari
budaya
suatu
masyarakat
yang
tidak dapat dipisahkan dari bahasa masyarakat itu
sendiri. Kearifan lokal biasanya diwariskan secara turun
temurun dari satu generasi ke generasi melalui cerita
dari mulut ke mulut. Kearifan lokal juga disebut
prinsip-prinsip dan cara tertentu yang dianut ,dipahami dan
diaplikasi dan berinterelasi dengan lingkungannya dan
diformulasikan dalam bentuk sistem nilai dan norma
adat. Bentuk –bentuk dari kearifan lokal antara lain
adalah petuah amanah, etika-etika atau perilaku yang
dianjurkan,dan dinilai serta norma.
TEMA PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR
PANCASILA DAN BUDAYA KERJA
• Kearifan lokal muncul sebagai suatu pandangan hidup
ketika orang memiliki pandangan arus besar . Arus
besar yang dimaksud adalah pandangan-pandangan
yang lahir dikarenakan oleh penciptaan global. Salah
satu faktor penting terciptanya pandangan global
adalah media informasi. Media informasi mampu
membangun opini masyarakat dan dalam batas-batas
tertentu opini tersebut dapat membentuk pandangan
masyarakat.Sejarah kearifan lokal sudah ada sejak
dahulu kala terutama di Indonesia dilihat dari dulu kita
sudah mengenal adat istiadat,bahasa-bahasa daerah.
3.Ciri-ciri Kearifan Lokal
➢Mampu bertahan terhadap budaya luar
➢Memiliki kemampuan mengakomodasi unsur budaya luar
➢Memiliki kemampuan mengintegrasikan unsur budaya luar kedalam budaya asli
➢Memiliki kemampuan mengendalikan
➢Mempunyai kemampuan memberi arahan perkembangan budaya
4. Sumber-sumber Kearifan Lokal
➢Potensi manusia
➢Potensi Agama
➢Potensi Budaya : Nilai proses dan hasil dari cipta rasa khas manusia. Budaya atau budaya nasional memiliki kedudukan yang sangat penting dalam program pengembangan pendidikan nasional suatu bangsa atau muatan lokal suatu daerah. Bangsa yang berbudaya dan bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai mengembangkan dan mewariskan budayanya kepada generasi muda.Melalui kebudayaan yang dimiliki seharusnya kita bisa menyusun berbagai modal dan program pendidikan dan pembelajaran seperti program studi ekstra kulikuler maupun dalam bentuk budayaan sekolah.
➢Potensi Alam :lewat program pendidikan berbasis (potensi lingkungan) diharapkan tumbuh kearifan lokal dan karakter yang peduli terhadap lingkungan dan sebaliknya dapat memanfaatkan potensi kehidupan . Orang yang arif adalah orang yang hidupnya harmoni dan lingkungan seraya dapat memanfaatkan lingkungan untuk kepentingan hidupnya dan orang yang berkarakter akan marah apabila lingkungan ekosistemnya dirusak
5. Bentuk-bentuk Kearifan Lokal
➢ Nilai ➢Norma ➢Etika ➢Kepercayaan ➢Adat IstiadatBentuk kearifan lokal menurut pendapat lain
Keraifan lokal yang berwujud nyata :
❖ Tekstual : Tata cara ketentuan khusus yang dituangkan dalam bentuk catatan khusus seperti yang ditemui dalam kitab tradisonal trimbun kalender dan fasih budaya tulis diatas lembaran daun lontar
❖ Bangunan atau arsitektural : banyak bangunan-bangunan yang tradisional yang merupakan cerminan dari bentuk kearifan lokal seperti bangunan rumah rayat dibengkulu bangunan rumah rakyat ini merupakan bangunan rumah tinggal yang dibangun oleh sebagian besar masyarakat dengan mengacu pada rumah ketua adat.
❖ Benda Cagar Budaya : benda-benda yang termasuk contoh kearifan lokal contohnya kris merupakan bentik salah satu warisan kebiudayaan yang sangat penting
Keraifan lokal yang tidak berwujud : Seperti petuah yang disampaikan secara verbal dan turun temurun yang dapat berupa nyayian dan kidung yang mengandung nilai-nilai ajaran tradisional
6. Fungsi Kearifan Lokal
➢ Berfungsi untuk konservasi dan pelestarian sumber daya alam ➢ Berfungsi untuk mengembangkan sumber daya manusia
➢ Berfungsi sebagai pengembangan kebudayaan dan ilmu pengetahuan ➢ Berfungsi sebagai petuah kepercayaan sastra dan pantangan
7. Manfaat kearifan Lokal
➢ Kearifan lokal memiliki manfaat seperti kebaikan,mengajak untuk menambah pengetahuan dorongan untuk kerja keras ,nasihat dalam mengumpulkan kekayaan,unggah-unggah berbahasa,cara menghormati orang lain, hingga ajaran menjaga alam sekitar.
TEMA PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR
PANCASILA DAN BUDAYA KERJA
• Riau Provinsi terbesar di pilau Sumatra. Riau
memiliki ciri khas kebudayaan Melayu yang
sangat kental.Budaya Melayu Riau sampai saat
ini masih sering digunakan serta dilestarikan
baik sebagai warisan budaya maupun dalam
kehidupan sehari-hari masyarakat
Riau,dimana budaya Melayu memberikan
banyak pengaruh bagi tingkah laku serta
pemikiran masyarakat Riau itu sendiri.
Upacara Adat Riau
1.Tradisi Tepung Tawar
merupakan simbol untuk mendoakan seseorang karena keberhasilannya. sampai saat ini masyarakat Melayu di provinsi Riau dan Kepulauan Riau ini masih melaksanakan Tepung Tawar.
2. Tradisi Upacara Menyemah Laut
Upacara Menyemah Laut, yaitu sebuah tradisi untuk melestarikan laut dan isinya, guna mendatangkan manfaat bagi manusia. Salah satu manfaatnya ialah hasil laut berupa ikan yang bisa untuk dimakan dan dijual dipasar. Umumnya, upacara ini dilakukan oleh masyarakat yang tinggal disekitar laut dan mereka yang menjalankan usaha atau mencari penghidupan dari laut.
3. Tradisi Balimau Kasai
Kegiatan ini dilakukan masyarakat setempat untuk menyambut bulan suci Ramadan. Acara ini umumnya dilaksanakan sehari menjelang masuknya bulan puasa. Tujuannya, selain sebagai ungkapan rasa syukur dan kegembiraan memasuki bulan puasa, juga merupakan simbol penyucian dan pembersihan diri. Balimau mempunyai arti yaitu mandi dengan memakai air yang dicampur jeruk yang oleh masyarakat setempat disebut Limau. Jeruk yang biasa dipakai ialah jeruk purut, jeruk nipis, dan jeruk kapas
4. Tradisi Merisik
Kegiatan Merisik yang ada di Riau merupakan langkah pertama yang dilakukan dalam proses perkawinan. Hal ini bertujuan untuk menyelidiki tentang keberadaan seorang calon pengantin yang dilakukan oleh pihak laki-laki. Zaman dulu pergaulan pria dan wanita dibatasi oleh adat budaya tidak seperti saat ini yang terlalu terbuka dan hampir tanpa batas. Jika seorang pemuda merasa tertarik akan seorang gadis, maka ia akan menyampaikan kepada kedua orang tuanya dan segala urusannya diserahkan pada mereka.
5. Tradisi Meminang
Meminang lanjutan dari Merisik. Usai mendapat informasi bahwa si gadis belum mempunyai ikatan dengan laki lain dan telah disepakati bahwa pihak laki berkenan untuk menjodohkan anak laki-lakinya dengan si gadis, maka dilakukan ke tahapan selanjutnya yaitu, Meminang. Lalu pihak laki-laki akan memberitahukan tentang kedatangan utusannya untuk melakukan peminangan dan pihak wanita menunggu sambil melakukan beberapa persiapan seperti tepak sirih sebagai pertanda hati ikhlas menanti dan mengharapkan perundingan berjalan lancar
6. Tradisi Mengantar Tanda
Usai Merisik dan Meminang, jika prosesnya lancar, maka tahapan selanjutnya akan dilalui. Tahapan ini bernama Mengantar Tanda yaitu merupakan suatu ikatan janji diantara kedua calon pengantin. Sejatinya, tanda meruapakan sinyal kuat bahwa wujud dari persetujuan penerimaan pinangan dan sebagai pengikat bagi kedua belah pihak. Lantas kedua belah pihak bermusyawarah untuk menentukan waktu. Pada acara antar tanda ini, Cuma pihak laki-laki yang membawa sebuah cincin emas belah rotan dengan ukuran sesuai dengan tingkat sosialnya.
7. Tradisi Mengantar Belanja
Kegiatan antar belanja pada hakikatnya merupakan kedatangan utusan pihak keluarga calon pengantin laki-laki untuk menyerahkan uang belanja sebagai lambang gotong-royong dan kebersamaan untuk membantu pihak perempuan dalam melaksanakan perhelatan perkawinan kedua anak mereka yang besarnya disesuaikan dengan kemampuan calon pengantin laki-laki. Ada pihak wanita yang menetapkan berapa dan ada juga calon mempelai wanta yang diserahkan kepada kemampuan sang pria
8. Tradisi Menggantung (Hari Menggantung)
Tradisi ini merupakan suatu pertanda bahwa perhelatan pernikahan akan segera dilangsungkan. Pada proses ini, Mak Andam menghias rumah dengan memasang gerai pelaminan di rumah pengantin perempuan. Berbagai hiasan dipasang guna memperindah tampilan, baik ruang pengantin, kamar, tempat tamu dan tempat – tempat lainnya.Pada
9. Tradisis Berinai Curi
• Tradisi Berinai Curi dilakukan pada malam hari kepada kedua calon pengantin sekitar 1 atau 2 hari menjelang pernikahan yang dipersiapkan oleh Mak Andam. Kenapa disebut Berinan Curi? Karena peralatan Berinai untuk mempelai pria diambil secara diam-diam (dicuri) dari rumah mempelai wanita pada malam hari.
• Ada makna Berinai yang penting diketahui, yaitu seperti: untuk menolak bala, melindungi pengantin dari segala kejahatan dan membuat paras pengantin makin berseri dan bercahaya. Pemakaian inai di tangan dan di kuku, warna merahnya sebagai pemanis dan penolak bala sehingga pengantin terhindar dari gangguan makhluk-makhluk halus. Inai ditelapak tangan sebagai penjaga diri, sedangkan di telapak kaki sebagai tanda tak boleh berjalan jauh. Untuk pemakaian di sekeliling telapak tangan dan kaki bermakna sebagai pembangkit seri.
10. Barandam
• Upacara Berandam masih menjadi bagian dari prosesi pernikahan. Kegiatan ini merupakan kegiatan mencukur bulu roma diwajah sekaligus membersihkan muka, membentuk alis, dan anak rambut dibagian muka dan di belakang tengkuk. Arti yang terkandung ini tiada lain ialah untuk pembentukkan keindahan lahiriah guna perwujudan kecantikan bathiniahnya serta sebagai lambang persiapan diri calon pengantin perempuan untuk menjadi seorang perempuan yang sempurna lahir batinnya, dan siap menjadi ibu rumah tangga sejati.
• Biasanya, kebiasaan ini dilaksanakan pada pagi hari sehari sesudah berinai curi terhadap pengantin perempuan yang dilaksanakan di rumah pengantin perempuan dan dihadiri oleh semua keluarga terdekat serta dipimpin oleh Mak Andam. Adapun kenapa dilakukan pada pagi hari dengan maksud mengambil seri dari matahari pagi sepenggalahan agar pengantin selalu bercahaya dan cerah secerah matahari pagi.
11. Tradisi Belian
Upacara Belian merupakan upacara pengobatan tradisional. Upacara ini dilakukan untuk memohon kesembuhan atas penyakit yang diderita. Dulu belum ada pengobatan modern seperti sekarang. Namun begitu, pengobatan tradisional yang ada dinilai ampuh mengobati penyakit yang diderita.
12. Upacara Badewo
Ada dua fungsi dari Upacara Bedewo ini, yaitu pengobatan tradisional yang sekaligus dapat dipergunakan guna mencari benda-benda yang hilang, apakah uang atau benda berharga lain. Ada kalanya, pasca tradisi Badewo ini dilakukan, barang yang hilang bisa ditemukan dengan cepat. Namun ada kalanya tidak dijumpai
13. Upacara Menetau Tanah
• Upacara Menetau Tanah adalah upacara membuka lahan untuk pertanian atau mendiri-kan bangunan. Adapun tujuan dari upacara ini untuk memohon keberkahan dari lahan yang akan digunakan. Lahan yang dibuka biasanya dipakai untuk menanam padi dan tanaman lainnya.A
14. Upacara Batobo
• Upacara Batobo merupakan sebutan untuk kegiatan bergotong royong dalam
mengerjakan sawah, ladang, dan sebagainya. Yang biasa dilaksanakan oleh suku Ocu
(Bangkinang). Tujuan dari Batobo ini untuk meringankan pekerjaan pertanian seseorang, dengan demikian akan lebih cepat selesai dan lebih mudah. Batobo didirikan dalam
sebuah kelompok, yang memiliki seorang ketua untuk mengatur jadwal kerja setiap anggota. Kebanyakan kelompok Batobo melakukan kegiatan secara bergiliran untuk setiap anggota kelompok batobo.
• Kerja tim dikedepankan oleh tradisi ini. Dimana dengan kebersamaan yang akan
dibangun dalam bekerja menciptakan hasil yang maksimal dibandingkan dengan kerja secara sendiri.
15. Reog Ponorogo
• Berdiri sejak tahun 1995 lalu di Kota Pekanbaru Reog Ponorogo tetap eksis, di tengah serangan budaya global yang instan. Meski ada kendala diawal, namun semua itu tidak menghalangi tekad komunitas Reog untuk memperkenalkannya kepada masyarakat Riau. • Bisa dibilang, Reog sarat dengan upacara adat Jawa dan di Riau mayoritas adalah suku
Melayu. Kehadiran tradisi Reog menjadi sesuatu yang menarik untuk jadi pelajaran bangsa Indonesia.
• Dalam beberapa hari besar, Reog Ponorogo selalu ditampilkan oleh masyarakat Riau. Contohnya saat merayakan Tahun Baru Hijriyah, seni ini digelar untuk menghibur masyarakat yang hadir.
• Dulu, kegiatan Reog dinilai mengandung mistis dikarenakan ada aksi memakan kaca. Namun saat ini, tradisi Reog sudah jauh dari nilai tersebut
TEMA PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR
PANCASILA DAN BUDAYA KERJA
• Bolu Kemojo. Makanan berbentuk bolu ini
termasuk jajanan yang banyak diminati.
• Roti Canai.
• Roti Jala Kari Ayam.
• Asidah.
• Kue Bangkit.
• Lempok Durian.
• Cencaluk.
• Mie Sagu.
TEMA PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR
PANCASILA DAN BUDAYA KERJA
Keunikan warna pakaian Melayu Riau
Warna, bentuk, dan model pakaian adat ditentukan berdasarkan filosofi Melayu Riau yang mengandung nilai-nilai tertentu. Warna yang sangat dominan di komunitas Melayu Riau adalah kuning keemasan, hijau lumut dan merah darah. Warna-warna di atas telah diwariskan secara turun temurun sejak nenek moyang orang Melayu di Tanah Kuning Sassy hidup
Ketiga warna tersebut selalu terlihat di jilbab rumbai Riau dalam acara pernikahan adat atau kebesaran budaya Melayu. Berikut adalah filosofi warna dalam pakaian adat Riau :
• Warna hijau lumut.
Hijau lumut melambangkan kesuburan dan kesetiaan, taat dan patuh, melawan ajaran agama. Warna baju hijau lumut sering digunakan oleh klan bangsawan, Tengku, dan Wan.
TEMA PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR
PANCASILA DAN BUDAYA KERJA
• Warna kuning keemasan
Kuning keemasan melambangkan kebesaran, otoritas dan kemegahan. Warna kuning keemasan pada masa Kerajaan Siak, Riau Lingga, Indragiri dan Pelalawan merupakan warna larangan yang tidak boleh digunakan sembarangan sehingga warna kuning emas begitu tabu bagi rakyat biasa jika memakainya.Orang-orang yang berhak memakai pakaian dengan warna kuning keemasan adalah Sultan atau Raja dari tanah kerajaan-kerajaan Melayu. Sementara selir kerajaan atau istri Sultan bisa mengenakan warna kuning keemasan hanya pada upacara Kerajaan.
• Warna merah darah.
Merah darah melambangkan kepahlawanan dan keberanian, taat dan setia kepada Raja dan rakyat. Warna merah mempunyai arti bagi masyarakat Riau sebagai kecemerlangan.
• Warna hitam.
Warna hitam melambangkan kesetiaan, ketabahan dan bertanggung jawab dan jujur. Gaun hitam sering dikenakan oleh orang-orang hebat di Kerajaan dalam acara kebesaran atau seremonial Kerajaan
➢ Air Tebu
➢ Es Laksamana Mengamuk. ➢ Batu Permata di Sungai Rokan.
➢ Minuman Khas Melayu, Es Air Mata Pengantin. ➢ Es Lancang Kuning.
➢ Es Sirup Mak Inang.
Makanan dan Minuman Khas Melayu Riau
➢ Bolu Kemojo. Makanan berbentuk bolu ini termasuk jajanan yang banyak diminati.
➢ Roti Canai.
➢ Roti Jala Kari Ayam. ➢ Asidah.
➢ Kue Bangkit. ➢ Lempok Durian. ➢ Cencaluk.