PENGARUH TINGKAT KEMATANGAN BUAH PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK SELAI YANG DIHASILKAN
Teks penuh
Gambar
Garis besar
Dokumen terkait
Pelaksanaan Praktek Produksi dilakukan untuk mengetahui cara pembuatan selai pepaya sebagai diversifikasi pangan, mengetahui kandungan aktivitas antioksidan selai
4.6 Histogram Hasil Uji Organoleptik untuk Penilaian Daya Terima pada Selai Tomat dan Pepaya yang Ditambahkan Gula Pasir
Untuk mengetahui perbandingan kadar vitamin C, organoleptik dan daya simpan pada selai buah tomat dan pepaya yang ditambahkan gula pasir..
Buah pepaya dengan tingkat ketuaan 0% dan disimpan pada suhu 10.C memiliki lama penyimpanan terlama yaitu 20 hari sedangkan buah pepaya dengan tingkat ketuaan 10% dan
Hasil pengolahan komponen tekstur dengan parameter energi memnjukkan bahwa nilai sebaran fitur energi dapat membedakan tingkat kematangan buah pepaya muda, tua
Pepaya tergolong dalam buah dengan respirasi klimakterik.Buah dengan respirasi klimakterik adalah buah dengan produksi CO2 yang meningkat seiring dengan pemasakan
Buah pepaya yang masih mengkal memiliki efek menggugurkan kandungan, sedangkan buah pepaya yang sudah matang berkhasiat untuk melancarkan gangguan sistem pencernaan, dalam
Produk selai lembaran belimbing wuluh pepaya terbaik selanjutnya di uji kandungan gizinya meliputi kandungan (karboidrat, vitamin A, vitamin C) serat, dan kadar air