• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH TINGKAT KEMATANGAN BUAH PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK SELAI YANG DIHASILKAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGARUH TINGKAT KEMATANGAN BUAH PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK SELAI YANG DIHASILKAN"

Copied!
62
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2. Perbedaan Fisik Buah Pepaya Mengkal dan Matang
Gambar 1. Diagram Alir Pembuatan Selai Pepaya   Sumber: Santoso (2003), yang telah dimodifikasi
Tabel 7. Analisa Sidik Ragam (Ansira) Kadar Air Selai Pepaya
Tabel  8.  Hasil  Perhitungan  Rata-Rata  Uji  Organoleptik  Rasa  Pada  Selai  Pepaya
+7

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Pelaksanaan Praktek Produksi dilakukan untuk mengetahui cara pembuatan selai pepaya sebagai diversifikasi pangan, mengetahui kandungan aktivitas antioksidan selai

4.6 Histogram Hasil Uji Organoleptik untuk Penilaian Daya Terima pada Selai Tomat dan Pepaya yang Ditambahkan Gula Pasir

Untuk mengetahui perbandingan kadar vitamin C, organoleptik dan daya simpan pada selai buah tomat dan pepaya yang ditambahkan gula pasir..

Buah pepaya dengan tingkat ketuaan 0% dan disimpan pada suhu 10.C memiliki lama penyimpanan terlama yaitu 20 hari sedangkan buah pepaya dengan tingkat ketuaan 10% dan

Hasil pengolahan komponen tekstur dengan parameter energi memnjukkan bahwa nilai sebaran fitur energi dapat membedakan tingkat kematangan buah pepaya muda, tua

Pepaya tergolong dalam buah dengan respirasi klimakterik.Buah dengan respirasi klimakterik adalah buah dengan produksi CO2 yang meningkat seiring dengan pemasakan

Buah pepaya yang masih mengkal memiliki efek menggugurkan kandungan, sedangkan buah pepaya yang sudah matang berkhasiat untuk melancarkan gangguan sistem pencernaan, dalam

Produk selai lembaran belimbing wuluh pepaya terbaik selanjutnya di uji kandungan gizinya meliputi kandungan (karboidrat, vitamin A, vitamin C) serat, dan kadar air