BAB II LANDASAN TEORI. termasuk di dalamnya berkembang konsep diri yang negatif, kurangnya konsentrasi
Teks penuh
Dokumen terkait
Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa work family conflict adalah suatu bentuk konflik antar peran (inter-role conflict) yang terjadi ketika seseorang berusaha
Proses Cross-Over merupakan proses perkawinan silang yang terjadi antar individu proses perkawinan silang ini akan menghasilkan 2 (dua) individu baru yang diharapkan
Sedangkan menurut Susanto (2010:78) work-family conflict adalah konflik yang terjadi pada individu akibat menanggung peran ganda, baik dalam pekerjaan (work) maupun keluarga
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa konflik keluarga di pekerjaan (work-family conflict) mempengaruhi kepuasan kerja dan berpengaruh negatif, artinya makin tinggi
“a) Intrasender Conflict, jenis konflik ini terjadi apabila seseorang mempunyai pengharapan yang berbeda atau bertentanggan tidak konsisiten atas peran individu.. b)
Work Family Conflict terdiri dari dua aspek yaitu Work Interfering With Family dan Family Interfering With Work (Greenhaus & Beutell, 1985).. asumsi dari Work
time-based conflict, yaitu konflik yang terjadi karena waktu yang digunakan untuk memenuhi satu peran tidak dapat digunakan untuk memenuhi peran lainnya artinya
Definisi dari work family conflict adalah salah satu dari bentuk konflik peran yaitu konflik yang terjadi karena adanya sebuah tekanan atau ketidakseimbangan peran antara peran sebagai