• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERTUMBUHAN PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTUR PROVINSI PAPUA TRIWULAN I-2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERTUMBUHAN PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTUR PROVINSI PAPUA TRIWULAN I-2016"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Grafik 1. Pertumbuhan Industri Makanan Triwulan I-2016  dibandingkan Triwulan IV-2015 Provinsi Papua (Persen)
Grafik 2. Pertumbuhan Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus  (Tidak Termasuk Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu dan

Referensi

Dokumen terkait

Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang ( q-to-q ) Provinsi Papua triwulan II-2015 mengalami pertumbuhan positif sebesar 6,59 persen dari triwulan

Pertumbuhan produksi yang terjadi pada industri manufaktur besar dan sedang triwulan IV 2015 baik kelompok Industri Makanan maupun Industri Bahan Kimia dan Barang

Kemudian Industri Bahan Kimia dan Barang dari Bahan Kimia juga mengalami peningkatan yaitu sebesar 19,64 persen, dibandingkan produksi pada Triwulan III tahun 2015

Sedangkan 2 (dua) kelompok industri manufaktur besar dan sedang lainnya mengalami pertumbuhan negatif, yaitu industri kayu, barang dari kayu dan gabus (tdk

Pada triwulan II tahun 2017, sektor industri makanan (KBLI 10) mengalami penurunan sebesar 0,72 persen dan sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus (tidak

Apabila dibandingkan dengan pertumbuhan produksi Triwulan III-2016, pertumbuhan produksi Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus (tidak termasuk furnitur) dan

 Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (q-to-q) Provinsi Papua Barat pada triwulan I tahun 2016 turun sebesar 5,17 persen dari triwulan IV tahun 2015,

Pertumbuhan produksi secara nasional pada triwulan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 1,35 persen.. 