• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENUJU TATA KELOLA HUTAN DAN LAHAN LESTARI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "MENUJU TATA KELOLA HUTAN DAN LAHAN LESTARI"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Alihfungsi lahan sawah menjadi lahan kelapa sawit (Rahmawaty dkk, 2011; Hakim, 2013) menjadi pemandangan yang umum terjadi di Sumatera Utara, terutama di Kawasan Pantai Timur
Gambar 2. Alih fungsi lahan sawah untuk budidaya tanaman kelapa juga banyak terjadi di persawahan potensial di Sumatera Utara
Gambar 5. Areal persawahan beralihfungsi menjadi komplek perumahan banyak terjadi di persawahan potensial di Sumatera Utara
Tabel 1.  Perubahan luas lahan sawah di setiap Kabupaten/Kota di Sumatera Utara dari tahun 2006 ke tahun 2011
+2

Referensi

Dokumen terkait

Secara kumulatif pada kecamatan Badiri perubahan lahan dari hutan menjadi non hutan pada periode tahun 2000 sampai tahun 2006 adalah sebesar 700,42 Ha dengan perincian hutan

Untuk menganalisis bagaimana laju alih fungsi lahan sawah di Kabupaten

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2011 tentang Penetapan dan Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan dalam rangka pengadaan tanah untuk kepentingan

Perubahan penutup lahan berdasarkan hasil analisis citra satelit di Kabupaten Wonosobo pada periode waktu tahun 2006 ke 2012 adalah berkurangnya luas hutan lahan

Lahan hutan mengalami penurunan terus dari tahun 1975 sampai tahun 2009, yang diduga karena alih fungsi untuk penggunaan lahan yang lebih ekonomis (perkebunan, tambak, sawah, dan

Kebijakan penundaan izin baru dan perbaikan tata kelola hutan alam primer dan lahan gambut perlu dilanjutkan untuk mempertahankan fungsi hutan dan memberikan waktu untuk

Pendugaan adanya alih fungsi lahan dituangkan Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian dalam Peta Observasi Indikasi Alih Fungsi Lahan Sawah Tahun 2012-2014, Peta ini

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari alih fungsi lahan gambut menjadi HTI yang ditanami Acacia crassicarpa melalui karakterisasi fisika-kimia