LAPORAN AKHIR
HIBAH KKN-PPM
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP DAN PEREKONOMIAN
MASYARAKAT PULAU HARAPAN KECAMATAN PULAU
SEMBILAN KABUPATEN SINJAI MELALAUI PENDIDIKAN
BERBASIS EKONOMI LOKAL
Oleh :
KETUA: MUH. ARIEF MUHSIN, S.Pd, M. Pd/ NIDN. 0902078303 ANGGOTA: MOH. ARIS PASIGAI, SE, MM, NIDN. 0008056301
RINGKASAN
Pulau Harapan merupakan salah satu desa di Kecamatan Pulau Sembilan yang sumber utama perekonomiannya adalah hasil laut. Sebagian besar masyarkatnya adalah nelayan dan petani rumput laut. Hasil tangkapan ikan seperti teri biasnya dikeringkan kemudain langsung dijual perkarung tanpa ada pengeolahan dan pengemasan yang baik. Begitupula dengan rumput laut yang hanya dikeringkan kemudian langsung dijual. Untuk meng meningkatakan hasil penjualan tersebut, dibutuhkan kretaivitas berupa diversifikasi prouduk sehingga masyrakata dapat memberikan nilai tambah pada sumberdaya lokal yang ada. Dengan program KKN PPM ini, ada berbagai produk yang dikembangkan seperti; Masyarkat Desa Pulau Harapan memperoleh pengetahuan yang lebih tentang diversifikasi berbagai jenis sumberdaya alam yang ada terutama rumput laut dan ikan teri. Hasil diversifikasi rumput laut yang diproduksi adalah krupuk, dodol, gula-gula, bakso, dan berbagai kerajian yang dilatihkan dalam memperdayakan masyarakat dan remaja di desa tersebut, hasil diversifikasi ikan teri yang diproduksi adalah ikan teri goring dengan kadar minyak rendah, ikan teri kacang tanah, ikan teri kemasan mentah siap jual, dan perbaikan pengemasan hasil diversifikasi produk yang berbahan dasar ikan teri, serta adanya pengetahuan masyarkatat dalam menjaga alam laut dengan melaksanakan kampanye terutama pada anak sekolah untuk memelihara lingkungan laut dan pemutaran film documenter pada masyarakat. KKN PPM dilaksanakan selama dua bulan di desa Pulau Harapan dengan memaksimalkan potensi lokal yang ada.
PRAKATA
Puji dan sykur kami panjatkan kehaditar Allah SWT atas segala karunia dan rahmatNya sehingga program KKN PPM dapat terlaksana di Desa Pulau Harapan. Dengan jarak yang cukup jauh karena berlokais di pulau terpencil namunbukan menjadi halangan bagi kami dan mahasiswa untuk mengabdikan diri dan memberikan pemberdayaan kepada masyarkat setempat.
Begitu besar antusias masyarkat menyambut dan memberikan kami ruang untuk melaksnakan program sehingga apa yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan sukses. Namun kesuksesan program ini tidak lepas dari partisipasi berbagai pihak, oleh karena itu kami haturkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada:
1. Bapak Rektor Unismuh Makassar yang telah memberikan kami ruang dan kesempatan untuk berkarya dan melaksanakan Tri Darma Perguruan tinggi. 2. Ketua dan Sekretaris LP3M yang senagtiasa memberikan masukan dna arahan
sehingga program ini kaya dengan inovasi dan kreativitas dari mahasiswa.
3. Bapak Kepala Desa Pulau harapan yang selalu mendampingi mahasiswa KKN PPM sampai penarikan.
4. Bapak Camat Pulau Sembilan yang selalu memberikan ruang untuk berkarya bagi mahasiswa kami.
5. Bapak Bupati Kab. Sinjai yang telah memberikan izin melaksanakan program ini.
6. Serta semua pihak yang terlibat dalam program KKN PPM ini yang tidak bias di sebutkan satu persatu.
Untuk memaksimalkan program ini kedepan, kami sangat mengharapkan sran dan masukan dari semua pihak sehingga kekurangan-kekurangan tersebut dapat diminimalisir.
DAFTAR ISI
Sampul... 1
Halaman Pengesahan... 2
Ringkasan ... 3
Prakata ... 4
Daftar Isi ... 5
BAB 1. Pendahuluan A. Latar Belakang ... 6
B. Analisis Situasi ... 10
BAB 2. Target Luaran ... 12
BAB 3. Metode Pelaksanaan A. Perencanaan Pelaksanaan ... 13
B. Rencana Keberlanjutan ... 15
C. Volume Pekerjan ... 16
BAB 4. Kelayakan perguruan taingg ... 18
BAB 5. Hasil dan Pembahasan A. Profil Desa ... 19
B. Pelaksanaan program ... 21
BAB 5. Kseimpulan dan Saran A. Kesimpulan ... 24
B. Saran ... 25
DAFTAR PUSTAKA... 25
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 ... 14
Gambar 2 ... 22
Gambar 3 ... 23
DAFTAR LAMPIRAN
BAB 1. PENDAHULUAN A. Latar Belakang
Pada abad 21 ini, persaingan dalam kehidupan perekonomian masyarakat semakin tinggi. Jumlah pengangguran yang juga bertambah setiap tahunnya hingga hari ini masih menjadi masalah besar bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia. Terbukti, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat dalam kurun waktu satu tahun 2014-2015 tingkat pengangguran mengalami pertambahan sebanyak 300 ribu jiwa. Indonesia adalah Negara dengan banyak pulau dan jumlah penduduk terbanyak keempat di dunia yakni 255.993.674 jiwa.
Ada banyak pendidikan non formal yang dilakukan oleh lembaga-lembaga tertentu diantaranya workshop atau pelatihan untuk membangun potensi diri dan kreatifitas masyarakat. Melalui pendidikan non formal inilah diharapkan bisa menjadi solusi bagi masalah ketenagakerjaan di Indonesia.
Seiring perkembangan peradaban manusia tentu mengandung proses dalam perjalanannya, yang dalam proses ini acapkali dibenturkan dengan adanya masalah yang kompleks. Tidak hanya pada kebutuhan dasar saja seperti makan dan minum. Tetapi juga keinginan masyarakat pada gaya hidup yang selalu meningkat dan berubah-ubah.
Masyarakat setempat termasuk kepala desa Pulau Harapan Kec. Pulau Sembilan Kab. Sinjai mengaku bahwa 95 % penduduk desa (laki-laki) bekerja sebagai Nelayan dan bertani rumput laut. Sedangkan kaum perempuan sebagian bekerja sebagai buruh pada Kolompok Usaha Bersama (KUB) yang kesehariannya mengeringkan ikan dan rumput laut. Sebagiannya lagi bekerja sebatas Ibu Rumah Tangga.
dibandingkan bagi Nelayan lainnya yang tidak memiliki perahu. Nelayan yang tidak memiliki perahu hasil tangkapan dijual dengan harga standar pada pemilik keramba (penampungan ikan) yang juga sebagai pemilik perahu.
Biaya operasional (bahan bakar dan perlengkapan) perahu masing-masing ditanggung oleh Nelayan sendiri. Jika biaya operasional dipenuhi oleh pemilik perahu sedangkan Nelayan pada saat itu tidak memiliki biaya, maka akan dicatat sebagai hutang dan dibayar saat ada hasil.
Begitu pula dengan para Petani rumput laut. Hasil dikumpul pada pemilik peralatan dan hasil penjualan tentu tidak sama dengan petani yang memiliki peralatan sendiri. Kelebihan petani rumput laut yang memiliki peralatan sediri adalah mereka bisa memilih kemana saja mereka akan menjual hasil panennya.
Selain dari pada itu, sumber daya alam yang dihasilkan dari laut desa Pulau Harapan baik hasil tangkapan ikan maupun hasil tani rumput laut langsung didistribusikan tanpa adanya pengolahan sebelumnya. Ada beberapa instansi atau person masuk untuk penelitian atau penyuluhan. Tetapi masyarakat masih terkendala persoalan modal, pengembangan produk serta maslah pemasaran setelah adanya produk yang diproduksi.
Tidak hanya para nelayan biasa, para pengelola KUB pun memiliki masalah yang sama. Pemilik KUB hanya sebatas mengumpul hasil laut untuk kemudian di ekspor langsung keluar daerah.
Untuk itu, melalui KKN-PPM masyarakat dapat menggali informasi dan belajar untuk mendukung usaha pengolahan SDA yang ada untuk kemudian diaplikasikan guna membangun kesejahteraa n bersama.
B. Analisis Situasi
dan kecil. Selain itu, di daerah pinggir pantai terdapat banyak cangkan kerang yang dapat diolah menjadi hiasan yang bernilai tinggi harganya.
Suatu barang dan atau jasah bisa dibandrol dengan harga tinggi apabila barang/jasah itu memiliki kualitas yang bagus. Untuk dapat menciptakan barang yang berkualitas tentu harus banyak mengerahkan segala potensi yang dimiliki. Hasil tangkapan ikan maupun hasil tani rumput laut desa pulau harapan merupakan sumber daya berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa pulau harapan. Tetapi kondisinya, masyarakat pulau harapan tidak memiliki motivasi untuk menciptakan suatu produk yang berkualitas. Ikan misalnya, ikan teri (Bête Ulaweng) yang telah dikeringkan kemudian dikelola seadanya, untuk kemudian didistribusikan langsung ke pasar-pasar. Begitu pula dengan rumput laut yang telah dipanen dan dikeringkan, setelah itu dijual.
sebenarnya hasil panen bisa diversifikasi kedalam berbagai macam olahan yang dapat meningkatkan nilai ekonomi hasil panen tersebut. Ikan Teri Ulaweng yang telah kering ini bisa dikemas dengan berbagai pilihan ukuran yang menarik. Juga dapat digoreng lalu di beri bumbu dengan bumbu khas masyarakat setempat. Begitu pula dengan Rumput laut, rumput laut bisa diversifikasi menjadi dodol rumput laut, gula-gula rumput laut, kerupuk rumput laut dan masih banyak lagi olahan makanan yang menggunakan bahan baku rumput laut. Selain daripada itu, masyarakat juga bisa memanfaaatkan kerang-kerang untuk membuat hiasan dinding/ruangan seperti bingkai, tempat pulpen, pas bunga dan lain-lain.
Namun nyatanya, masyarakat acuh tak acuh dengan persoalan pengolahan hasil panen yang lebih menarik dan menjanjikan, dengan pemikiran mereka tak mampu membangun mitra dengan pihak tertentu. Seperti koprasi, Mini Mark, dll. Padahal setiap kabupaten memiliki koprasi.
kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan mutu perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, KKN-PPM diarahkan untuk menjamin keterkaitan antara dunia akademik teoritik dan dunia empiris praktis. Dengan demikian, akan terjadi interaksi yang sinergi saling memberi dan menerima, saling asah, asih, asuh antara mahasiswa dengan masyarakat. Berlandaskan pemikiran tersebut, melaui program KKN PPM mahasiswa Unismuh Makassar melaksanakan pemberdayaan di Desa Pulau harapan kec. Pulau Sembilan kab. Sinjai dengan harapan melalui program pemberdayaan ini akan memberikan efek yang positif dalam memaksimalkan sumberdaya alam yang ada di pulau tersebut. Sumberdayayang ada seperti rumput laut, ikan teri kering, kerang-kerangan, dan pengelolaan keramba merupakan sumber penghasilan penduduk di desa Pulau harapan disamping sebagai nelayan.
Sember daya alam yang ada harus dimaksimalakan fungsinya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu dibutuhkan pemberdayaan secara maksimal dengan mengembangkan produk dan sumberdaya yang ada. Dengan demikian hasil penjulan dapat meningkat dan dapat menjadi media promosi hasil kekayaan alam pulau tersebut keluar. Salah satu upaya yang dapat dialakukan untuk mencapai target tersebut adalah dengan melakukan diversifikasi produk seperti ikan teri, rumput laut, majemen mutu keramba, dan pengembangan keterampilan lokal yang dengan memanfaatkan sumberdaya alam yang melimpah sehingga bernilai tambah secara ekonomis.
BAB 2. TARGET DAN LUARAN
Adapun target luarlan dari program KKN PPM ini adalah:
1. Terbentuknya masyarkat yang kreatif dalam memanfaatkan sumberdaya alam lokal sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dak ketempilan masyarakat.
diversifikasi rumput laut yang direncanakan adalah pebuatak kerupuk berbahan dasar rumput laut, gula-gula rumput laut, dodol, bakso, dan berbagai produk lain yang dapat dikembangkan.
3. Perbaikan pengolahan ikan teri pasca panen untuk memberikan nilai yang lebih seperti dalam pengemasana, diversifikasi produk, pemberian merek dagang dan pengembangan pemasaran.
4. Adanya pengetahuan bagi nelayan untuk lebih mencintai lingkungan sehingga mereka tidak menggunkan bahan-bahan berbahaya dalam menangkap ikan seperti bom dan bius. Dengan demikian sumber daya alam tetap terpelihara untuk kelangsungan hidup anak cucu mereka.
5. Mengembangkan keterampilan yang bernilai ekonomi terutama kepada remaja sehingga mereka memiliki life skill dalam memanfaatkan kekayaan lingkungan seperti kerajinan tangan dari kerang-kerangan dan lain-lain.
BAB 3. METODE PELAKSANAAN 1. Perncanaan Pelaksanaan
Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan menggembirakan. Pembekalan merupakan langkah awal yang diambil oleh Pihak LP3M untuk menyatukan dan atau mensamaratakan perspektif (konsep) mahasiswa sebelum diberangkatkan ke desa sasaran yakni Desa Pulau Harapan. Dengan memberi gambaran terlebih dahulu kepada mahasiswa mengenai apa yang sebaiknya dikerjakan di lapangan. Mahasiswa juga diberi bekal pengetahuan dasar Life Skill Home Industri. Sehingga ketika sudah berada di tengan-tengah masyarakat mahasiswa dengan muda mentransfer ilmu yang telah di dapatkan.
Adapun yang di lakukan dalam bentuk program untuk mencapai hasil yang di harapkan adalah :
1. Melakukan Observasi
3. Melakukan pameran produk 4. Melakukan pelatihan(workshop)
Gambar 1 dan 2. Seminar Program KKN PPM di Aula Kantor Camat Pulau Sembilan Metode yang di gunakan dalam pemberdayaan kelompok PKK, kelompok budidaya dan siswa(i) SMK Negeri 4 sinjai
1. Kunjungan dan sosialisasi
2. Praktik pembuatan olahan makanan 3. Membuat label kemasan yang menarik
Beberapa sasaran Home Industri yang dapat di jadikan sebagai binaan adalah kelompok PKK, kelompok budidaya dan Siswa SMK. Dengan melukan tindakan 1) Pembinaan yang dapat diberikan kepada masyarakat sasaran, pembinaan diatur seperti untuk kelompok budidaya: pembinaan yang diberikan berupa bantuan teknis, bantuan sarana produksi, dan bantuan pendamping. 2) Usaha Home Industri diarahkan untuk dapat menjalin kerja sama antara bidang perdagangan, industri dan badan usaha (koperasi). Dalam hal tersebut, kedua badan tersebut diharapkan dapat membantu memberikan pelayanan dalam menapung produksi atau memasarkan hasil kerja meraka.
1. Mengidentifikasi ibu-ibu yang memiliki motivasi besar untuk memperbaiki perekonomiannya.
2. Mempersiapkan tutor atau pendamping, peralatan dan tempat untuk diadakan pelatihan.
3. Soisalisasi program pada seluruh masyarakat desa Pulau Harapan mengenai pelaksanaan kegiatan.
4. Pendampingan diadakan 1 pekan dengan keterangan waktu pelatihan dan praktek disesuaikan dengan waktu luangnya para ibu-ibu.
5. Pelaksanaan pelatihan menggunakan sistem pelaksanaan terbuka.
6. Diadakan sesi bertukar berpendapat guna saling menguatkan diantara sesama mereka dan juga untuk menambah semangat dalam menjalani kehidupan dan memiliki visi untuk maju ke depan.
7. Melakukan pemerasa dan bentuk produk sebagai ajaran promosi sekaligus mencari rasa dan buatan yang berbeda.
Kegiatan perekonomiaan dipedesaaan dapat dikembangkan melalui organisasi dengan skala yang tidak relatif tidak terlalu besar, dengan cara mengembangkan Home Industri yang tidak terlalu membutuhkan modal besar maupun teknologi super canggih. Sekalipun dalam skala kecil dan menengah, kegiatan ekonomi dipedesaan pada dasarnya dapat menciptakan sistem manajamen dalam rangka meningkatakan pembangunan pedesaaan, mulai dari soal-soal yang berkaitan dengan pemberian izin, mengundang investor atau pemodal, serta pihak lain yang dianggap mampu mengambil bagaian dalam perekonomiaan tersebut.
2. Rencana Keberlanjutan
Perencanaan jangka panjang dan tindak lanjut program yang berhubungan dengan Home Industri ini, adalah terus melakukan pembinaan hingga suatu saat Home Industri ini merupakan sebuah Home Industri yang layak menjadi percontohan bagi desa.
Perekonomian di desa tidak hanya berfokus pada masalah pertanian semata, tetapi lebih dari itu termasuk pada sektor jasa dan industri, serta perdagangan namun tetap berfokus pada karakter dan potensi desa yang dimaksud. Hal ini berarti bahwa ekonomi desa dapat dipacu melalui ketersedian sumber daya alam yang dikelola oleh sumber daya manusia yang merupakan elemen penting dalam sektor perekonomian desa.
Industri rumah tangga (Home Industri) merupakan salah satu unit usaha yang terdapat di desa. Industri rumah tangga atau industri rumahan merupakan industri dalam skala kecil.
Meskipun industri rumah tangga dikategorikan sebagai industri kecil, tetapi bagaimana pun juga dalam proses atau aktivitas sehari-hari industri ini melibatkan tenaga kerja mayoritas berasal dari desa setempat (desa dimana lokasi industri itu berada). Penyerapan tenaga kerja ini jelas menciptakan situasi yang positif, dimana secara tidak lansung keberadaan industri ini telah membuka lapangan kerja bagi masyarakat desa.
Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat desa pulau harapan juga akan nampak. Rencana yang paling besar adalah mampu mengirim produk ke seluruh wilayah Indonesia dan tentu telah memiliki label dan perizinan dari depertemen perdagangan.
3. Volume Pekerjaan
Tabel 1. Jam Kerja Efektif Mahasiswa
1 Observasi Pembagian Kelompok 2 JKEM Semua
Observasi awal 12 JKEM 5 Mahasiswa
Undangan Maenghadiri acara sosialisasi
10 JKEM 7 Mahasiswa
Persiapan sosialisasi 4 JKEM 5 Mahasiswa
Sosialisasi 3 JKEM 6 mahasiswa
Refleksi 2 JKEM Dosen
Persiapan 12 JKEM 3 mahasiswa dan
dosen pendamping Pengumpulan Sumberdaya 14 JKEM 10 mahasiswa Pemilahan rumput laut 35 JKEM 10 mahasiswa Pemnersihan ikan teri 40 JKEM 10 mahasiswa Pembelian perlengkapan 3 JKEM 4 mahasiswa Pembuatan kerupuk rumput laut,
dodol, gula-gula, dan lain-lain
1 JKEM 2 mahasiswa dan dosen
pendamping Diversifikasi ikan teri 100JKEM 30 mahasiswa Pelatihan Pengembangan SDM
setempat
(Pendidikan/Pemberdayaan/Manaj emen Keungan)
10 JKEM 5 mahasiswa
dan Eavalusi Hasil
pengemasan persiapan pemasaran
Undangan Menghadiri Acara 2 JKEM 3 mahasiswa
Persiapan Evaluasi 2 JKEM 5 mahasiswa
Pelaksanaan Monitoring/evaluasi hasil di lapangan
7 JKEM 10 mahasiswa
Persiapan Pameran 2 JKEM 5 mahasiswa
Kelengkapan Tempat 5 JKEM 3 mahasiswa
Manajemen penjualan dan Keuangan
1 JKEM 3 mahasiswa
Pengarahan 3 JKEM 2 mahasiswa dan
dosen pendamping
Penataan 5 JKEM 4 mahasiswa
5 Laporan Penyususnan laporan Hasil 2 JKEM Dosen
pembimbing dan
Penarikan Mahasiswa KKN 2 JKEM Semua
Total Volume Kegiatan 305 JKEM 30 Ahasisw
a
BAB 4. KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI
Demikian halnya untuk program KKN lainnya telah banyak membina masyarakat baik dari pendidikan, ekonomi, dan lain-lain. Sehingga dalam pengembangan masyarakat Universitas senantiasa melakukan inovasi dan pengabdian bukan hanya untuk meningkatkan kualitas mahasiswa tetapi terlebih untuk menjadikan mahasiswa mampu menjadi agen perubahan untuk kesejahtraan masyarakat.
BAB 5. HASIL DAN PEMBAHASAN A. Profil Desa
Desa Pulau Harapan Kecamatan Pulau Sembilan adalah desa yang memiliki sumber daya alam yang melimpah. Letaknya jauh di sebelah timur bibir pantai sinjai utara (pelabuhan Larea-rea). Tidak terlalu luas, luasnya kurang lebih sehingga kita bisa menyisiri dari ujung utara hingga ujung selatan pulau.
Dari 4 desa yang berada di Kecamatan Pulau Sembilan ini. Desa Pulau Harapanlah yang memiliki Penduduk tetap paling besar yakni ± 3500 Jiwa dari empat dusun yaitu Kambuno Barat, Dusun Kambuno Timur, Dusun Kambuno Selatan dan Dusun Liang-liang. Sehingga, ketika dilihat rumah penduduk tak
ubahnya rumah yang ada di kota-kota besar, sangat padat.
Penduduk Desa Pulau Harapan bisa kita klasifikasikan menjadi empat kelas yaitu usia Tua, Dewasa, Remaja dan anak-anak.
Usia Dewasa (25-40tahun), penduduk usia inilah yang paling banyak berprofesi Nelayan dengan latar pendidikan yang berbeda-beda. Untuk para wanita yang berada direntang usia ini, kebanyakan bekerja sebatas Ibu Rumah Tangga atau sebatas mengurusi pekerjaan rumah tanpa adanya pekerjaan selingan untuk menambah penghasilan.
Usia Remaja (13-24 tahun), usia kini (sebagian) rentang putus sekolah dan memilih untuk menjadi nelayan membantu orang tua mereka. Faktor lainnya adalah gaya hidup tidak sehat seperti merokok yang memaksa mereka untuk mencari uang sendiri dan menjadi Nelayan adalah pilihannya.
B. Pelaksanaan program
a) Produk Olahan dari Rumput Laut 1. Dodol Rumput Laut.
Bentuknya persegi panjang, padat dan rapi, saling melekat tapi tidak sulit untuk dipisahkan apalagi saat dimakan karena diolesi oleh minyak goreng asli. Banyak orang yang berpikir membuat dodol amat rumit. Karena harus harus mengaduk sampai ± 3 jam sampai terbntuk sesuai hasil yang diinginkan serta membutuhkan stamina dan ketekunan. Ternyata setelah kami perhatikan justru sangat mudah. Adonan yang terbuat dari tepung beras, rumput laut,santan kemudian di tuang kedalam wajan sambil diaduk hingga kalis. 2. Kerupuk Rumput Laut.
Kerupuk dibuat dengan mengukus adonan sampai matang, kemudian di potong tipis-tipis, di keringkan dibawa sinar matahari sampai kering dan digoreng dengan minyak goreng. Kerupuk bertekstur garing dan sering di jadikan cemilan sekaligus pelengkap makanan. Kerupuk terbuat dari bahan, tepung tapioka, rumput laut. Kebanyakan orang beranggapan bahwa proses pembuatan kerupuk itu sangat tidaklah mudah. Ternyata setelah kami perhatikan justru sangatlah mudah.
3. Permen Rumput Laut.
Gambar 2. Diversifikasi Rumput laut dengan masyarkat
b) Pengemasan Ikan Teri Goreng dan Pembuatan bingkai dari Kerang 1. Pengemasan Ikan Teri Goreng
Pengemasan ikan teri dilakukan menggunakan plastik kemasan (aluminium Spoil) dengan menggunakan mesin press. Olahan ikan teri ada dua macam yang pertama ikan teri yang di goreng kemudian kadar minyak di kurangi menggunakan alat pengering minyak. Yang kedua ikan teri dengan olahan yang dimasak dengan campuran kacang yang diberi bumbu dan di kemas
secara menarik dengan sebutan ”Ikan teri instan”.
2. Pembuatan Bingkai dari Kerang
Bingkai terbuat dari koran yang digulung melingkar dan di bentuk bingkai sesuai ukuran yang di inginkan kemudian dihiasi dengan kerang. Pembuatan bingkai ini sangat mudah karena bahan-bahan yang di butuhkan merupakan bahan yang tidak terpakai, seperti koran, karton, dan kerang. Pembuatan bingkai ini merupakan daur ulang dan bertujuan untuk meminimalisir sampah yang ada. Selain mengasah kreatifitas dapat pula di jadikan sebagai produk yang bernilai tinggi.
3. Pemeliharaan lingkunga
Gambar 3. Aneka produksi program
c) Kemajuan pengabdian Mahasiswa KKN-PPM
Banyaknya peminat dari masyarakat untuk membuat olahan dari rumput laut ini dapat menjadi standar hasil pengabdian Mahasiswa KKN-PPM Ang. II memberi dampak yang sangat besar bagi mahasiswa dan masyarakat untuk terus mengembangkan Home Industri Pengolahan Rumput laut, Ikan Teri dan Kerajinan dari Kerang.
Untuk mendapatkan inovasi Pengolahan Rumput laut, Ikan Teri dan kerajinan tangan lainnya yang memanfaatkan Kerang bagi kami tidaklah mudah baik dari segi bentuk, warna, dan rasa. Pengolahan Rumput laut, Ikan Teri dan Kerajinan dari Kerang ini awalnya masyarakat belum mengenalnya dan dengan berbagai usaha kami mampu mengubah pola pikir masyarakat bahwa olahan makanan dari rumput laut, pengemasan ikan dan kerang dapat di buat dengan berbagai produk dan dikemas sehingga menarik perhatian halayak. Dengan demikian dapat meningkatakan perekonomian masyarakat desa Pulau Harapan.
Gambar 4. Pameran produk dan pemutaran film documenter
BAB 6. KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan hasil pelaksanaan KKN PPM di Desa Pulau Harapan Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai, maka kesimpulan yang diperoleh dalam program ini adalah:
1. Masyarkat Desa Pulau Harapan memperoleh pengetahuan yang lebih tentang diversifikasi berbagai jenis sumberdaya alam yang ada terutama rumput laut dan ikan teri.
2. Hasil diversifikasi rumput laut yang diproduksi adalah krupuk, dodol, gula-gula, bakso, dan berbagai kerajian yang dilatihkan dalam memperdayakan masyarakat dan remaja di desa tersebut.
3. Hasil diversifikasi ikan teri yang diproduksi adalah ikan teri goring dengan kadar minyak rendah, ikan teri kacang tanah, ikan teri kemasan mentah siap jual, dan perbaikan pengemasan hasil diversifikasi produk yang berbahan dasar ikan teri.
B. Saran
Untuk mengoptimalkan program ini, ada beberapa langkah yang disarankan: 1. Melaksanakan kembali kegiatan yang serupa sehingga program yang belum
terlaksana dapat tercapai seperti permohonan merek dagang produksi diversifikasi rumput laut dan ikan teri.
2. Sebaiknya ada campur tangan pemerintah setempat terutama dari Pemda dan Dinas perindustrian sehingga program ini dapat berkembang dan dapat menyediakan fasilitas yang lebih lengkap.
3. Sebaiknya pemerintah memperhatikan daerah kepulauan terutama dalam penyediaan sarana listrik.
DAFTAR PUSTAKA
Adjid, Dudung. A, 2000, Sistem dan Pengembangan Agribisnis, Badan Agribisnis Departemen Pertanian RI, Jakarta
Arifin M, 2000,Kelembagaan Pertanian dan Pedesaan, Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Gani A, 2002, Pembangunan Sistem Pendidikan Pertanian Dalam Rangka Peningkatan Kualitas Sumber daya manusia Pertanian, Proseding Lokarkarya Nasional PERHEPI, Jakarta.
Kartasapoetra, G.R.G. dan A.G. Kartasapoetra, 1999, Manajemen Pertanian (Agribisnis). PT. Bina Aksara, Jakarta.
……….2013. Kecamatan Pulau Sembilan dalam Angka 2013. Badan Pusat Statistik Kabupaten Sinjai. BPS Kabupaten Sinjai. Sinjai.
Lampiran 2. Rincian Anggran
Tabel 4. Bahan Habis Pakai
No Nama Barang Volume Harga Satuan (Rp) Jumlah (Rp)
1 Balok 8 x 12 x 4 m 50 Btg 45.000,-
2.250.000,-2 Papan 3 x 25 x 4 cm 48 Btg 25.000,-
1.200.000,-3 Pelampung plystyrene 20 Bh 300.000,-
6.000.000,-4 Tali PE 8 mm 40 Kg 22.500,-
900.000,-5 Tali jangkar 22 mm 80 Kg 22.500,-
1.800.000,-6 Jangkar 50 kg 4 Bh 22.500,-
90.000,-7 Baut d. 1 cm x 26 cm 40 Bh 10.000,-
400.000,-8 Paku papan 16 Kg 12.500,-
200.000,-9 Paku Balok 16 Kg 12.500,-
200.000,-10 Rumah Jaga 8 Bh 25.000,-
700.000,-11 Jaring PE 1 ¼ “ D 18 4 Unit 1.800.000,-
5.200.000,-Total
19.440.000,-Volume 2 Rakit
38.880.000,-Tabel 5. Saran Penunjang
No Nama Barang Harga
2 Bak penampungan
1.250.000,-4 Tabung oksigen
1.750.000,-5 Timbangan, serok dll
1.000.000,-6 Perlengkapan Penampungan dan Pengolahan Hasil
5.500.000,-Jumlah Total
11.600.000,-Tabel 6. Persiapan
No Nama Barang Harga
1 Rekrutmen Mahasiswa
500.000,-2 Pembekalan Mahasiswa
1.500.000,-3
Sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan Kemasyarakat
pengguna program KKN-PPM
3.750.000,-Total
5.750.000,-Tabel 7. Pelaksanaan
No Nama Barang Harga (Rp)
1 Konsumsi Selama Realisasi
3.000.000,-2 Transportasi
1.500.000,-3 Komunikasi 500.000
4 Administrasi
450.000,-5 Biaya Pengadaan Benih, 2300 ekor@ 10.000,-
23.000.000,-6 Pembelian pakan
10.000.000,-Total
38.450.000,-Tabel 8. Biaya Operasional
No Nama Barang Harga
1 Obat-obatan 1 paket
2.000.000,-2 Dokumentasi (Peminjaman Kamera dan Cetak Foto)
300.000,-4 Laporan Observasi, Antara, dan Akhir
Lampiran 3. Biodata Ketua dan Anggota A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap (dengan gelar) Muh. Arief Muhsin, S. pd., M. Pd
2 Jenis Kelamin Laki-laki
3 Jabatan Fungsional III.a/ Asisten Ahli 4 NIP/NIK/ Identitas Lainnya 1127761
5 NIDN 0902078303
6 Tempat dan Tanggal Lahir Sinjai, 2 Juli 1983
7 E-mail [email protected]
8 Nomor Telepon/ HP 085242200677
9 Alamat Kantor Jl. St. Alauddin No. 259 Makassar 10 Nomor Telepon/ Faks
11 Lulusan yang telah dihasilkan
12 Mata kuliah yang diampuh Bahasa Inggris (NPK) Listening I
Judul Skripsi/Tesis/Disertase Using Number Head Together
C. Pengalaman Penelitian Dalam 5 Tahun Terakhir (Bukan skripsi, Tesis, maupun Disertase)
No Tahun Judul Penelitian Pendanaan
Sumber Jml (juta Rp) 1 2004 Using Number Head Together in Improving
the students’ English Pronunciation at SMA 16 Makassar Penggunaan Bahasa Indonesia Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar
Ditjen DIKTI Rp. 10.000.000
4 2014 Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Macro Media Flash 8.0 Mata Kuliah Writing Ii Pada Mahasiswa Semester Ii Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris
Dana Internal Unismuh
Makassar
Rp. 5.000.000
5 2012 Pembelajaran Media Song base Learning siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sinjai Borong
DP2M DIKTI Rp. 12.000.000
D. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat Dalam 5 Tahun Terakhir (Bukan skripsi, Tesis, maupun Disertase)
No Tahun Judul Pengabdian Kepada Masyarakat Pendanaan
Sumber Jml (juta Rp) 1 2013 Ibm Penulisan Buku Ajar(Hand Out)Bahasa
Inggris Untuk Meningkatkan Kreativitas & Life Skill Guru Bahasa Inggris Smp Muhammadiyah Se-Makassar
Unismuh Makassar
Rp. 5.000.000
2 2014
Pendampingan Budidaya Ikan Kerapu Sistem Keramba Jaring Apung (Kja) Berbasis Ekonomi Kerakyatan Dan Lingkungan Dikawasan Pesisir Kabupaten Barru
DP2M DIKTI Rp. 85.000.000
3 2013 Internalisasi Aneka Permainan Anak Tradisional Makassar Sebagai Media
Unismuh Makassar
Berbahasa Inggris 4
E. Publikasi Artikel Ilmiah Dalam Jurnal 5 Tahun Terakhir (Bukan skripsi, Tesis, maupun Disertase)
No Judul Artikel Ilmiah Nama Jurnal
Volume/ Nomor/Tahun 1 Pembelajaran Media Song base Learning siswa kelas
VII SMP Negeri 1 Sinjai Borong
Jurnal Media Vol.1/2, hal. 129, ISSN;2089-8444
2 Pengaruh Teacher Error Feedback terhadap kemampuan murid dalam pembelajaranWriting
Jurnal PERSPEKTIF
Vol.2/2, hal.1, ISSN 2355-0538
F. Pemakalah Seminar Ilmiah (oral presentation)dalam 5 Tahun Terakhir
No Nama Pertemuan Ilmiah/Seminar Judul artikel ilmiah Waktu dan tempat
G. Karya Buku dalam 5 Tahun Terakhir
No Judul Buku Tahun Jumlah
Halaman
Penerbit
H. Perolehan HKI dalam 5-10 Tahun Terakhir
No Judul/ Tema HKI Tahun Jenis Nomor P/ID
I. Pengalaman Merumuskan Kebijakan Publik/Rekayasa Sosial Lainnya dalam 5 Tahun Terakhir
No. Judul/Tema/Jenis Rekayasa Sosial Lainnya yang Telah Diterapkan
Tahun Tempat Penerapan
Respon Masyarakat
No. Jenis Penghargaan
Mata Kuliah yang di am
A. Riwayat Pendidikan
Judul Skripsi & Tesis Penilai
n Institusi Pemberi
Penghargaan
isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah be n secara hukum. Apabila di kemudian hari terny
n kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
ni saya buat dengan sebenarnya untuk memenuh ajuan Hibah Bersaing
Makassar, 9 April 2014 Pengusul
(Muh. Arief Muhsin, S
Moh. Aris Pasigai, SE, MM LektorKepala
-196308051994031 002 0008056301
Lahir Bontobana, 05 Agustus 1963
Jalan Bung Kompleks Perumahan Bung Per A1/9
0411-586899 / 08114100335
Jl. Sultan Alauddin No. 259 Makassar [email protected]
di ampuh 1. Pengantar Bisnis 2. Pengantar Manajemen
3. Manajemen Operasional I dan II 4. Manajemen Sumber Daya Manusia 5. Penganggaran Perusahaan
6. Studi Kelayakan Bisnis
kan
S1
ersitas Tadulako Palu Universitas Negeri P
najemen Manajemen Pemasa
2002 2004
laian Investasi Proyek Pengaruh Bauran
Pengembangan Kelapa Hybrida Pada UPP PPK Dolo Kabupaten Donggala (Sebuah Studi Kasus)
dikan Program Strata Satu (S1) Bidang Ilmu Ekonomi Terhadap Citra Fakultas Ekonomi Universitas Ekasakti Padang
Nama Pembimbing 1. Abd. Rafi’i, SE, MS 2. Ridwan, SE
3. Prof. Dr. Z. Mawardi Effendi, M.Pd 4. Dr. Yasri, MS
B. Pengalaman Penelitian dalam 3 Tahun Terakhir
N
1. 2010/2011 Pengaruh Promosi Terhadap Peningkatan Volume Penjualan
Motor Honda Pada PT. Astra Internasional Makassar Mandiri 2.000.000 2 2010/2011 Pengaruh Bauran Pemasaran Jasa Pendidikan Strata Satu (S1)
Terhadap Citra Universitas Muhammadiyah Makassar
Unismuh
Mks 3.000.000 3 2011/2012
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pega-wai Pada Koperasi Unit Desa (KUD) Mina Passabu Karya Kabupaten Sinjai
Mandiri 2.000.000
4 2012/2013
Pengaruh Motivasi, Kemampuan, Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Koperasi Simpan Pinjam di Kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur
Mandiri 2.000.000
5 2012/2013
Aspek-Aspek Kompetensi Yang Mempengaruhi Kinerja Guru Bersertifikasi Dalam Melaksanakan Proses Pembelajaran Pada Sekolah Menengah Umum (SMU) Negeri 1 Baebunta Kabupaten Luwu Utara
Unismuh
Mks 3.000.000
C. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat dalam 3 Tahun Terakhir
No Tahun Judul
Pengabdian
Pendanaan
Sumber Jumlah (Rp)
1 2012 Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Masamba Berbungan Pemda Kabupaten Luwu Utara
Mandiri
1.000.000
D. Pengalaman Penulisan Artikel Ilmiah dalam Jurnal dalam 3 Tahun Terakhir
No Judul Artikel Ilmiah Volume/Nomor/Tahu
n
Nama Jurnal
2
Pengaruh Motivasi, Kemampuan, Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Koperasi Simpan Pinjam di Kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur
Aspek-Aspek Kompetensi Yang Mempengaruhi Kinerja Guru Bersertifikasi Dalam Melaksanakan Proses Pembelajaran Pada Sekolah Menengah Umum (SMU) Negeri 1 Baebunta Kabupaten Luwu
E. Pengalaman Penyampaian Makalah/pembicara & Peserta dalam 3 Tahun Terakhir
No Jenis Kegiatan Judul Artikel Status Tempat & Waktu
1
F. Pengalaman Penulisan Buku dalam 3 Tahun Terakhir
No Judul Buku Tahun Jumlah Halaman Penerbit
1
G. Pengalaman Memperoleh HKI dalam 5-10 Tahun Terakhir
No Judul/Tema HKI Tahun Jenis Nomor P/ID
1
H. Pengalaman Merumuskan Kebijakan Publik/Rekayasa Sosial Lainnya dalam 3 Tahun Terakhir
I. Penghargaan yang Pernah diraih dalam 10 Tahun Terakhir (dari Pemerintah, Asosiasi atau Instansi lainnya).
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggung menerima resikonya.
Makassar, 20 April 2014
Dosen,