• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I V KTSP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "BAB I V KTSP"

Copied!
229
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

P E N D A H U L U A N

A. Latar Belakang

Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan

bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan

pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

Kurikulum ini merupakan pengembangan dari kurikulum sebelumnya yang disusun dan

dilaksanakan oleh MTs Wali Songo Sumberrejo. Pengembangannya disesuaikan dengan

kondisi madrasah, potensi daerah, atau karakteristik daerah, sosial budaya masyarakat setempat

dan peserta didik.

1.

Rasional Pengembangan Kurikulum

Kurikulum MTs Wali Songo Sumberrejo tahun pelajaran 2014 - 2015 ini disusun

dengan berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan

(BSNP) dan ketentuan lain yang mengatur tentang kurikulum, yaitu UU No. 20/2003, PP

nomor 19 tahun 2005, Permendiknas nomor 17 tahun 2010, Peraturan Pemerintah nomor 32

tahun 2013, dan Permendikbud nomor 81a. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terutama

terhadap tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menjawab tantangan

yang dihadapi,sedangkan untuk mata pelajaran agama dan bahasa arab pengembangan

Kurikulum di madrasah mengacu pada Permenag No 2 tahun 2008 dan Permenag nomor 912

tahun 2013 ( SK Dirjen ….) tentang SKL dan SK / KI - KD mata pelajaran Pendidikan Agama

dan Bahasa Arab di Madrasah.

(2)

Pasuruan yang berada di lingkungan masyarakat pertanian, masyarakat religius, dan memiliki

tingkat kesadaran pendidikan yang masih kurang.

Menghadapi kondisi tersebut MTs Wali Songo Sumberrejo berupaya keras dengan

mempersiapkan diri secara mantap dengan membuat rencana kerja Madrasah (RKM) untuk

menghadapi masa yang akan datang dan mengembangkan Kurikulum Madarasah dengan

model Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 yang memiliki karakteristik atau penekanan

fokus pada upaya memenuhi kebutuhan peserta didik dan tuntunan masyarakat

2. Analisa Konteks

Potensi –potensi yang dimiliki dan karakteristik MTs Wali Songo Sumberrejo

a. Peserta didik

Peserta didik yang ada di MTs Wali Songo Sumberrejo MTs Wali Songo Sumberrejo

umumnya 70 % berasal dari Desa Sumberrejo dan sekitarnya dan 30 % dari pondok pesantren.

Peserta didik dari pondok pesantren ini berasal dari berbagai wilayah kabupaten Pasuruan,

bahkan ada yang berasal dari luar wilayah kabupaten. Mereka datang ke sekolah dengan

transportsasi yang mudah (90% berjalan kaki 10% naik kendaraan ), sehingga ini merupakan

potensi peserta didik yang cukup baik bagi MTs Wali Songo Sumberrejo, karena peserta didik

yang ekonominya mayoritas menengah ke bawah dari SD/MI di Desa Sumberrejo dan

sekitarnya ( 60% dari SD 40 % dari MI). Hal ini sesuai dengan Misi awal MTs Wali Songo

Sumberrejo didirikan untuk mencerdaskan dan membantu pendidikan bagi anak-anak kurang

mampu.

b. Pendidik

Pendidik di MTs Wali Songo Sumberrejo rata-rata usia produktif dengan kualifikasi

Sarjana (S1) sudah mencapai 94,5 % ( 17 guru ), yang mengajar sesuai dengan disiplin ilmu

83% ( 15 guru ) . Pendidik yang sudah tersertifikasi 44,4 % (8 guru) dan 80% bertempat

tinggal sekitar wilayah kecamatan Purwosari, sehingga transportasi sangat lancar.

c. Sarana Prasarana

Luas Tanah MTs Wali Songo Sumberrejo mencapai 375 m

2

, yang didalamnya terdapat

rombel sebanyak 6 rombel, perpustakaan 1 ruang, laboratorium 1 ruang, ruang kapala

madrasah, ruang guru, ruang TU, jamban guru dan siswa, koperasi 1 ruang, kantin 1 ruang,

tempat dan sarana olahraga dan beberapa sarana kesenian.

(3)

Pembiayaan operasional Madrasah sepenuhnya didanai dari dana BOS dan Subsidi

Yayasan. Madrasah juga memaksimalkan Ikatan Alumni dan Peran Wali Murid untuk

membantu Madrasah. Sedangkan untuk pembangunan gedung- gedung baru atau rehabilitasi

gedung MTs Wali Songo Sumberrejo mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah,

Pemerintah Propinsi dan Swadaya Yayasan.

e. Program

MTs

Wali Songo Sumberrejo mempunyai program-program unggulan yang menjadi

karakteristik Madrasah misalnya :

-

Program religius

Program ini merupakan bentuk implementasi dari Visi Madrasah. Seluruh peserta didik,

pendidik, tenaga kependidikan yang perempuan muslim wajib memakai jilbab. 15 menit

sebelum pembelajaran dimulai siswa wajib membaca Al Qur’an (surat-surat pilihan) di dalam

kelas.

f.Pengembangan SDM

Pengembangan SDM di ikuti oleh seluruh siswa dengan memilih program-program

sesuai bakat dan minat siswa,Pengembangan SDM juga diikuti oleh tenaga pendidik yang

dilaksanakan setiap hari sabtu.

g. Komite Madrasah

Komite Madrasah yang ada di MTs Wali Songo Sumberrejo keberadaannya benar-benar

bermanfaat bagi Madrasah, sebagai mitra Komite Madrasah MTs Wali Songo Sumberrejo,

sangat banyak membantu memberi masukan kepada Madrasah dalam menyusun program

mapun membantu mengawasi pelaksanaan program tersebut sehingga apa yang sudah

diprogramkan dapat berjalan dengan baik.

h. Kementerian Agama

Peran serta Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan dalam penyelenggaraan

pendidikan yang baik di MTs Wali Songo Sumberrejo sangat dirasakan misalnya dengan

diadakannnya monitoring dan evaluasi kinerja serta pembimbingan pendidik maupun tenaga

kependidikan, sehingga lebih memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada.

i. Asosiasi Profesi

(4)

Sumberrejo, karena melalui wadah tersebut para pendidik dapat bertukar pikiran tentang

hal-hal yang berkaitan dengan administrasi yang harus disiapkan maupun kesulitan –kesulitan

materi dan proses pembelajaran yang dialami pada saat pembelajaran.oleh karena itu guru-guru

MTs Wali Songo Sumberrejo pada hari MGMP tidak dibebani jam mengajar dengan ketentuan

harus mengikuti kegiatan MGMP.

j. Dunia Industri dan Dunia Kerja

Disekitar MTs Wali Songo Sumberrejo pada jarak paling dekat 250 meter banyak

dijumpai industri, ini sangat menguntungkan apabila dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,

karena dapat digunakan tempat kerjasama untuk belajar lapangan bagi peserta didik dan dapat

juga sebagai pendukung pembiayaan kegiatan –kegiatan yang dananya tidak dapat dibiayai dari

dana BOS maupun Subsidi Yayasan.

k. Pengembangan Instrumen

Untuk mendukung terlaksanannya program dengan baik, maka perlu dibuatkan

instrumen. Instrumen yang sudah dikembangkan di MTs Wali Songo Sumberrejo antara lain

analisis hasil penilaian, analisi butir soal, analisis kegiatan pengembangan SDM, analisis

program lingkungan.

Memperhatikan letak geografis yang berada di perbatasan Kabupaten Pasuruan dan

Kabupaten Malang dengan kondisi budaya yang agamis, serta melihat begitu besar pengaruh

globalisasi yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat maka MTs Wali Songo Sumberrejo

memandang perlu mempunyai ciri-ciri yang bisa mewadahi alasan tersebut diatas, oleh sebab

itu MTs Wali Songo Sumberrejo mengembangkan ciri-ciri religiusnya.

3. Dasar Penyusunan Kurikulum

a. Landasan Filosofi

Landasan filosofis dalam pengembangan kurikulum menentukan kualitas peserta didik

yang akan dicapai kurikulum, sumber dan isi dari kurikulum, proses pembelajaran, posisi

peserta didik, penilaian hasil belajar, dan hubungan peserta didik dengan masyarakat dan

lingkungan alam sekitarnya.

Kurikulum Mts

Wali Songo Sumberrejo dikembangkan dengan landasan filosofis yang

memberikan dasar bagi pengembangan seluruh potensi peserta didik menjadi manusia

Indonesia berkualitas yang tercantum dalam tujuan pendidikan nasional.

(5)

spesifik untuk pengembangan kurikulum yang dapat menghasilkan manusia yang berkualitas.

Berdasarkan hal tersebut, kurikulum 2013 dikembangkan menggunakan filosofi sebagai

berikut.

1)

Pendidikan berakar pada budaya bangsa untuk membangun kehidupan bangsa

masa kini dan masa mendatang. Pandangan ini menjadikan kurikulum 2013 dikembangkan

berdasarkan budaya bangsa Indonesia yang beragam, diarahkan untuk membangun kehidupan

masa kini, dan untuk membangun dasar bagi kehidupan bangsa yang lebih baik di masa depan.

Mempersiapkan peserta didik untuk kehidupan masa depan selalu menjadi kepedulian

kurikulum. Hal ini mengandung makna bahwa kurikulum adalah rancangan pendidikan untuk

mempersiapkan kehidupan generasi muda bangsa. Dengan demikian, tugas mempersiapkan

generasi muda bangsa menjadi tugas utama suatu kurikulum. Untuk mempersiapkan kehidupan

masa kini dan masa depan peserta didik, kurikulum 2013 mengembangkan pengalaman belajar

yang memberikan kesempatan luas bagi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang

diperlukan bagi kehidupan pada masa kini dan masa depan dan pada waktu bersamaan tetap

mengembangkan kemampuan mereka sebagai pewaris budaya bangsa dan orang yang peduli

terhadap permasalahan masyarakat dan bangsa masa kini.

2)

Peserta didik adalah pewaris budaya bangsa yang kreatif. Menurut pandangan

filosofi ini, prestasi bangsa di berbagai bidang kehidupan pada masa lampau adalah sesuatu

yang harus termuat dalam isi kurikulum untuk dipelajari peserta didik. Proses pendidikan

adalah suatu proses yang memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan

potensi dirinya menjadi kemampuan berpikir rasional dan kecemerlangan akademik dengan

memberikan makna terhadap apa yang dilihat, didengar, dibaca, dipelajari dari warisan budaya

berdasarkan makna yang ditentukan oleh lensa budayanya dan sesuai dengan tingkat

kematangan psikologis serta kematangan fisik peserta didik. Selain mengembangkan

kemampuan berpikir rasional dan cemerlang dalam akademik, kurikulum 2013 memposisikan

keunggulan budaya tersebut dipelajari untuk menimbulkan rasa bangga, diaplikasikan,

dimanifestasikan dalam kehidupan pribadi dalam interaksi sosial di masyarakat sekitarnya, dan

dalam kehidupan berbangsa masa kini.

(6)

kurikulum memiliki nama mata pelajaran yang sama dengan nama disiplin ilmu yang selalu

bertujuan untuk mengembangkan kemampuan intelektual dan kecemerlangan akademik.

4)

Pendidikan untuk membangun kehidupan masa kini dan masa depan yang lebih

baik dari masa lalu dengan berbagai kemampuan intelektual, kemampuan berkomunikasi, sikap

sosial, kepedulian, dan berpartisipasi untuk membangun kehidupan masyarakat dan bangsa

yang lebih baik (

experimentalism and social reconstructivism

). Dengan filosofi ini, kurikulum

2013 bermaksud untuk mengembangkan potensi peserta didik menjadi kemampuan dalam

berpikir reflektif bagi penyelesaian masalah sosial di masyarakat, dan untuk membangun

kehidupan masyarakat demokratis yang lebih baik.

5)

Dengan demikian, Kurikulum 2013 menggunakan filosofi sebagaimana di atas

dalam mengembangkan kehidupan individu peserta didik dalam beragama, seni, kreativitas,

berkomunikasi, nilai dan berbagai dimensi inteligensi yang sesuai dengan diri seorang peserta

didik dan diperlukan masyarakat, bangsa dan umat manusia

b.

Landasan Teoritis

Kurikulum MTs

Wali Songo Sumberrejo dikembangkan atas teori “Pendidikan

berdasarkan standar” (

standart based education

), dan teori kurikulum berbasis kompetensi

(

competency based curiculum

). Pendidikan berdasarkan standar menetapkan adanya standar

nasional sebagai kualitas minimal warga negara yang dirinci menjadi stadar isi, standar proses,

standar kopetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan

prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan.

Kurikulum berbasis kompetensi dirancang untuk memberikan pengalaman belajar seluas

luasnya bagi peseta didik dalam mengembangkan kemampuan untuk bersikap, berpengetahuan,

berketerampilan dan bertindak.

c.

Landasan Yuridis

Secara yuridis Kurikulum MTs

Wali Songo Sumberrejo ini dikembangkan berdasarkan:

1. Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945

2. Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

(7)

(3) yang menyebutkan bahwa: "Satuan pendidikan dasar dapat menambah mata

pelajaran sesuai dengan keadaan lingkungan dan ciri khas satuan pcndidikan yang

bersangkutan”

5. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan no. 060/U/1993 tentang

Kurikulum Pendidikan Dasar,

6. Peraturan Pemerintah nomor 32 tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan

7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 54 tentang Kompetensi

Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah

8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 64 tentang Standar isi

9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 65 tahun 2013 tentang

Standar Proses

10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 66 tahun 2013 Standart

Penilaian

11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 68 tahun 2013 tentang

kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Madrasah menengah Pertama

B. Tujuan Pengembangan Kurikulum

Kurikulum MTs Wali Songo Sumberrejo ini disusun dengan tujuan :

a.

Mempersiapkan manusia Indonesia dalam hal ini Warga

MTs Wali Songo

Sumberrejo agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang

beriman, Produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada

kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, dan perubahan dunia.

b.

Memberikan acuan dalam melaksanakan program Madrasah, baik akademik,

maupun non-akademis. Selain itu, dengan adanya kurikulum ini seluruh pemangku

kepentingan (stakeholders) Madrasah dapat mengetahui program kurikulum yang

dilaksanakan Madrasah

C. Prinsip pengembangan kurikulum

a

. Prinsip-prinsip Pengembangan Kurikulum

(8)

komite madrasah. Beberapa prinsip pengembangan KTSP yang harus diperhatikan

dalam mengembangkan KTSP diuraikan berikut:

1.

Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan

lingkungannya

Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi

sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan

bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif,

mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk

mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik

disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik

serta tuntutan lingkungan. Memiliki posisi sentral berarti bahwa kegiatan pembelajaran

harus berpusat pada peserta didik.

2.

Beragam dan terpadu

Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kebutuhan nasional sesuai tujuan

pendidikan, keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis

pendidikan, serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku,

budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan jender.

Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan

pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan

yang bermakna dan tepat antar substansi.

3.

Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni

Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi, dan

seni berkembang secara dinamis. Oleh karena itu, semangat dan isi kurikulum

memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan

perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

4.

Relevan dengan kebutuhan kehidupan

(9)

5.

Menyeluruh dan berkesinambungan

Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian

keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan

antarsemua jenjang pendidikan.

6.

Belajar sepanjang hayat

Kurikulum diarahkan pada proses pengembangan, pembudayaan, dan pemberdayaan

kemampuan peserta didik untuk belajar sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan

keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal, dan informal dengan

memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah

pengembangan manusia seutuhnya.

7.

Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah

Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan daerah

untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kepentingan

nasional dan daerah saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan prinsip Bhinneka

Tunggal Ika dalam kerangka NKRI.

Selain prinsip-prinsip Pengembangan KTSP diatas, dalam penyusunan KTSP hendak nya

bertumpu pada acuan operasional berikut:

1.

Peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia

Keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan kepribadian

peserta didik secara utuh. Kurikulum disusun yang memungkinkan semua mata

pelajaran dapat menunjang peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia.

2.

Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan

kemampuan peserta didik

(10)

3.

Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan

Daerah memiliki potensi, kebutuhan, tantangan, dan keragaman karakteristik

lingkungan. Masing-masing daerah memerlukan pendidikan sesuai dengan karakteristik

daerah dan pengalaman hidup sehari-hari. Oleh karena itu, kurikulum harus memuat

keragaman tersebut untuk menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan

pengembangan daerah.

4.

Tuntutan pembangunan daerah dan nasional

Dalam era otonomi dan desentralisasi untuk mewujudkan pendidikan yang otonom dan

demokratis perlu memperhatikan keragaman dan mendorong partisipasi masyarakat

dengan tetap mengedepankan wawasan nasional. Untuk itu, keduanya harus ditampung

secara berimbang dan saling mengisi.

5.

Tuntutan dunia kerja

Kegiatan pembelajaran harus dapat mendukung tumbuh kembangnya pribadi peserta

didik yang berjiwa kewirausahaan dan mempunyai kecakapan hidup. Oleh sebab itu,

kurikulum perlu memuat kecakapan hidup untuk membekali peserta didik memasuki

dunia kerja. Hal ini sangat penting terutama bagi satuan pendidikan kejuruan dan

peserta didik yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

6.

Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni

Pendidikan perlu mengantisipasi dampak global yang membawa masyarakat berbasis

pengetahuan di mana IPTEKS sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan.

Pendidikan harus terus menerus melakukan adaptasi dan penyesuaian perkembangan

IPTEKS sehingga tetap relevan dan kontekstual dengan perubahan. Oleh karena itu,

kurikulum harus dikembangkan secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan

perkembangan Ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

7.

Agama

Kurikulum harus dikembangkan untuk mendukung peningkatan iman dan taqwa serta

akhlak mulia dengan tetap memelihara toleransi dan kerukunan umat beragama. Oleh

karena itu, muatan kurikulum semua mata pelajaran harus ikut mendukung peningkatan

iman, taqwa dan akhlak mulia.

(11)

Pendidikan harus menciptakan kemandirian, baik pada individu maupun bangsa, yang

sangat penting ketika dunia digerakkan oleh pasar bebas. Pergaulan antar bangsa yang

semakin dekat memerlukan individu yang mandiri dan mampu bersaing serta

mempunyai kemampuan untuk hidup berdampingan dengan suku dan bangsa lain.

9.

Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan

Pendidikan diarahkan untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan peserta

didik yang menjadi landasan penting bagi upaya memelihara persatuan dan kesatuan

bangsa dalam kerangka NKRI. Oleh karena itu, kurikulum harus mendorong

berkembangnya wawasan dan sikap kebangsaan serta persatuan nasional untuk

memperkuat keutuhan bangsa dalam wilayah NKRI.

10.

Kondisi Sosial Budaya Masyarakat Setempat

Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya

masyarakat setempat dan menunjang kelestarian keragaman budaya. Penghayatan dan

apresiasi pada budaya setempat ditumbuhkan terlebih dahulu sebelum mempelajari

budaya dari daerah dan bangsa lain.

11.

Kesetaraan Jender

Kurikulum diarahkan kepada pengembangan sikap dan perilaku yang berkeadilan

dengan memperhatikan kesetaraan jender.

12.

Karakteristik Satuan Pendidikan

(12)

MTs Wali Songo Sumberrejo

merupakan lembaga pendidikan Islam yang juga berfungsi

sebagai lembaga pengembangan dakwah dan lembaga pemberdayaan masyarakat.

Sebagai lembaga pendidikan Islam, madrasah tidak hanya diarahkan pada kegiatan

penggalian ilmu pengetahuan semata, tetapi juga menjadi wahana “pelatihan” untuk

mengaplikasikan ilmu pengetahuan pada tataran realitas. Selain itu, pendidikan di

madrasah tidak hanya mengarah pada keunggulan akademis (academic excellence), tetapi

justru menegaskan pada orientasi pembentukan karakter (character building) yang

berasaskan pada prinsip akhlaq al-karimah. Sebagai lembaga pengembangan dakwah,

madrasah dengan sendirinya menjadi salah satu guru syiar agama dan penyebaran ajaran

agama sekaligus tampil sebagai komponen penting dari gerakan amar ma’ruf nahi

munkar.

b. Prinsip Pelaksanaan Kurikulum

Dalam pelaksanaan kurikulum di setiap satuan pendidikan menggunakan prinsip-prinsip

sebagai berikut.

a. Pelaksanaan kurikulum didasarkan pada potensi, perkembangan dan kondisi peserta

didik untuk menguasai kompetensi yang berguna bagi dirinya. Dalam hal ini peserta

didik harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang bermutu, serta memperoleh

kesempatan untuk mengekspresikan dirinya secara bebas, dinamis dan

menyenangkan.

b. Kurikulum dilaksanakan dengan menegakkan kelima pilar belajar, yaitu: (a) belajar

untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, (b) belajar untuk

memahami dan menghayati, (c) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat

secara efektif, (d) belajar untuk hidup bersama dan berguna bagi orang lain, dan (e)

belajar untuk membangun dan menemukan jati diri, melalui proses pembelajaran

yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.

(13)

d. Kurikulum dilaksanakan dalam suasana hubungan peserta didik dan pendidik yang

saling menerima dan menghargai, akrab, terbuka, dan hangat, dengan prinsip

tut

wuri handayani, ing madia mangun karsa, ing ngarsa sung tulada

(di belakang

memberikan daya dan kekuatan, di tengah membangun semangat dan prakarsa, di

depan memberikan contoh dan teladan).

e. Kurikulum dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan multistrategi dan

multimedia, sumber belajar dan teknologi yang memadai, dan memanfaatkan

lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, dengan prinsip

alam takambang jadi

guru

(semua yang terjadi, tergelar dan berkembang di masyarakat dan lingkungan

sekitar serta lingkungan alam semesta dijadikan sumber belajar, contoh dan

teladan).

f. Kurikulum dilaksanakan dengan mendayagunakan kondisi alam, sosial dan budaya

serta kekayaan daerah untuk keberhasilan pendidikan dengan muatan seluruh bahan

kajian secara optimal.

g.

Kurikulum yang mencakup seluruh komponen kompetensi mata pelajaran, muatan

lokal dan pengembangan diri diselenggarakan dalam keseimbangan, keterkaitan,

dan kesinambungan yang cocok dan memadai antarkelas dan jenis serta jenjang

pendidikan

D.

Tujuan Pendidikan Dasar

Tujuan Pendidikan Nasional adalah berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi

manusia yang: beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,

berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung

jawab.

(14)

Berdasarkan rumusan tujuan nasional tersebut, standar kompetensi lulusan satuan pendidikan

Madrasah Tsanawiyah dirumuskan berikut ini :

1. Mengamalkan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan remaja

2. Memahami kekurangan dan kelebihan diri sendiri

3. Menunjukkan sikap percaya diri

4. Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungan yang lebih luas

5. Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi

dalam lingkup nasional

6. Mencari dan menerapkan informasi dari lingkungan sekitar dan sumber-sumber lain

secara logis, kritis, dan kreatif

7. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif

8. Menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai dengan potensi yang

dimilikinya

9. Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah dalam kehidupan

sehari-hari

10. Mendeskripsi gejala alam dan sosial

11. Memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab

12. Menerapkan nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan

bernegara demi terwujudnya persatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia

13. Menghargai karya seni dan budaya nasional

14. Menghargai tugas pekerjaan dan memiliki kemampuan untuk berkarya

15. Menerapkan hidup bersih, sehat, bugar, aman, dan memanfaatkan waktu luang

16. Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun

17. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat

18. Menghargai adanya perbedaan pendapat

19. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis naskah pendek sederhana

20. Menunjukkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis dalam bahasa

Indonesia dan bahasa Inggris sederhana

(15)

pengetahuan, dan keterampilan. Oleh karena itu, Standar Isi dikembangkan untuk

menentukan kriteria ruang lingkup dan tingkat kompetensi yang sesuai dengan kompetensi

lulusan yang dirumuskan pada Standar Kompetensi Lulusan, yakni sikap, pengetahuan,

dan keterampilan. Karakteristik, kesesuaian, kecukupan, keluasan, dan kedalaman materi

ditentukan sesuai dengan karakteristik kompetensi beserta

proses pemerolehan kompetensi tersebut

E. Visi Madrasah Tsanawiyah Wali Songo Sumberrejo Purwosari

Dengan menganalisa potensi yang ada di MTs Wali Songo Sumberrejo baik dari segi

input/ peserta didik baru, kompetensi tenaga pendidik, tenaga kependidikan, lingkungan

Madrasah, peran serta masyarakat, dan out come/ keberhasilan lulusan MTs Wali Songo

Sumberrejo , masyarakat sekitar Madrasah yang religius, serta melalui komunikasi dan

koordinasi yang intensif antar Madrasah dengan warga Madrasah maupun dengan

stakeholder

,

tersusunlah visi Madrasah.

Adapaun Visi MTs Wali Songo Sumberrejo adalah :

”TERWUJUDNYAA MANUSIA YANG BERTAQWA, BERKEPRIBADIAN,

BERILMU SERTA BERAKHLAK MULIA DAN MAMPU MENGAKTUALISASIKAN

DIRI DALAM ANAK DIDIK DAN MASYARAKAT”

Indikator visi:

1.

Memiliki keyakinan teguh dan mengamalkan ajaran agama Islam secara benar dan

konsekuen

2.

Mampu bersaing dengan lulusan yang sederajat untuk melanjutkan/diterima di jenjang

pendidikan yang lebih tinggi

3.

Mampu berpikir aktif, kreatif dan keterampilan memecahkan masalah

4.

Memiliki keterampilan, kecakapan non akademis sesuai dengan bakat dan minatnya

5.

Bisa menjadi teladan bagi teman dan masyarakat

6.

Memiliki pribadi yang taat pada aturan,norma dan berani menanggung resiko atas apa

yang sudah dilakukan

7.

Memiliki rasa dan kepedulian pada lingkungan dan masyarakat

(16)

1. Menyelenggarakan Pendidikan yang Islami dan Berkualitas dengan tujuan membentuk

warga Madrasah yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur.

2. Menyiapkan kurikulum yang mampu memenuhi kebutuhan anak didik dan masyarakat

3. Menyediakan tenaga kependidikan yang profesional dan memiliki kompetensi di

bidangnya.

4. Menyelenggarakan proses pembelajaran yang menghasilkan lulusan yang berprestasi.

G. Tujuan Madrasah ( Umum ) tahun 2012 - 2016

Mengacu pada Visi dan Misi Madrasah, serta tujuan umum Pendidikan Dasar, Tujuan

Madrasah dalam mengembangkan pendidikan ini adalah sebagai berikut :.

1.

Madrasah mengembangkan berbagai wadah/program penghayatan dan pengamalan

agama.

2.

Madrasah mencapai nilai rata-rata UN 8,5

3.

Madrasah mengembangkan PAIKEM/CTL 100% untuk semua mata pelajaran

4.

Madrasah memiliki sarana dan prasarana berstandar nasional

5.

Madrasah memiliki tenaga pendidik dan kependidikan yang bersertifikasi, kreatif dan

Inovatif

6.

Madrasah memiliki siswa yang aktif, kreatif, mandiri, mampu memimpin diri sendiri, &

mempunyai orientasi masa depan

7.

Madrasah meningkatkan jumlah lulusan yang diterima pada SMK/MA/SMA yang

favorit

8.

Madrasah memiliki warga madrasah yang peduli terhadap sosial dan lingkungan, cinta

damai, kebersihan dan keindahan lingkungan Madrasah

H. Tujuan Madrasah ( Khusus ) Tahun Pelajaran 2014/2015

Mengacu pada Visi dan Misi Madrasah, serta tujuan umum Pendidikan Dasar, Tujuan

Madrasah dalam mengembangkan pendidikan ini adalah sebagai berikut :.

1. Madrasah Meningkatkan pengamalan ubudiyah di Madrasah dengan menanamkan nilai

religious, disiplin dan tanggung jawab

(17)

3. Madrasah mencapai nilai rata-rata UN 8,5

4. Madrasah mengembangkan PAIKEM/CTL untuk mata pelajaran UN dan UAMBN

5. Madrasah memiliki sarana dan prasarana sesuai Standar Pelayanan Minimal

6. Madrasah memiliki guru mapel UN yang bersertifikasi, kreatif dan Inovatif

7. Madrasah memiliki siswa yang aktif, kreatif dan mandiri,

8. Madrasah meningkatkan jumlah lulusan ( 25 % ) yang diterima pada SMK/MA/SMA

yang favorit

9. Madrasah memiliki warga madrasah yang peduli terhadap sosial dan Lingkungan, cinta

damai, kebersihan dan keindahan lingkungan madrasah.

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

A.

Standar Kompetensi Lulusan Madrasah

1. Mengamalkan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan remaja

2. Memahami kekurangan dan kelebihan diri sendiri

3. Menunjukkan sikap percaya diri

4. Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungan yang lebih luas

5. Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam

lingkup nasional

6. Mencari dan menerapkan informasi dari lingkungan sekitar dan sumber-sumber lain secara

logis, kritis, dan kreatif

7. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif

(18)

9. Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah dalam kehidupan

sehari-hari

10. Mendeskripsi gejala alam dan sosial

11. Memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab

12. Menerapkan nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan

bernegara demi terwujudnya persatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia

13. Menghargai karya seni dan budaya nasional

14. Menghargai tugas pekerjaan dan memiliki kemampuan untuk berkarya

15. Menerapkan hidup bersih, sehat, bugar, aman, dan memanfaatkan waktu luang

16. Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun

17. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat

18. Menghargai adanya perbedaan pendapat

19. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis naskah pendek sederhana

20. Menunjukkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis dalam bahasa

Indonesia dan bahasa Inggris sederhana

21. Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan menengah.

B.

Standar Kompetensi Lulusan Kelompok Mata Pelajaran

1. Agama dan Akhlak Mulia

a. Mengamalkan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan

remaja

b. Menerapkan nilai-nilai kejujuran dan keadilan

c. Memahami keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan sosial

ekonomi

d. Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun yang mencerminkan

harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan

e. Menerapkan hidup bersih, sehat, bugar, aman, dan memanfaatkan waktu luang

sesuai dengan tuntunan agamanya

(19)

2. Kewarganegaraan dan Kepribadian

a. Menerapkan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan

bernegara demi terwujudnya persatuan dalam Negara Kesatuan Republik

Indonesia

b. Mematuhi aturan-aturan sosial, hukum dan perundangan

c. Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan sosial

ekonomi dalam lingkup nasional

d. Memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab

e. Memahami kekurangan dan kelebihan diri sendiri

f.

Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun

g. Menunjukkan sikap percaya diri

h. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis

i.

Menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai dengan potensi yang

dimilikinya

j.

Menghargai tugas pekerjaan dan memiliki kemampuan untuk berkarya

k. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, dan aman dalam kehidupan

sehari-hari

l.

Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di

masyarakat

m. Menghargai adanya perbedaan pendapat

n. Menghargai karya seni dan budaya nasional Indonesia

3. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

a. Mencari dan menerapkan informasi secara logis, kritis, dan kreatif

b. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif

c. Menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai dengan potensi yang

dimilikinya

d. Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah dalam

kehidupan sehari-hari

(20)

f. Memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab

g. Menghargai tugas pekerjaan dan memiliki kemampuan untuk berkarya

h. Menerapkan hidup bersih, sehat bugar, aman, dan memanfaatkan waktu luang

i. Memiliki keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis dalam

bahasa Indonesia dan Inggris sederhana

j.

Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan

menengah

4. Estetika

a. Memanfaatkan lingkungan untuk kegiatan apresiasi seni

b. Menghargai karya seni, budaya, dan keterampilan sesuai dengan kekhasan

lokal

c. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis karya seni

5. Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan

a. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, aman dan memanfaatkan

waktu luang dengan memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab

b. Mencari dan menerapkan berbagai informasi tentang potensi sumber daya

lokal untuk menunjang hidup bersih, sehat, bugar, aman dan memanfaatkan

waktu luang

C. Kompetensi Inti (KI) dan Standar Kompetensi (SK) Kurikulum 2013

AL-QURAN HADIS KELAS: VII SEMESTER GANJIL

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

1. Menghayati dan meyakini akidah Islamiyah.

1.1 Meyakini Al-Qur’an sebagai pedoman hidup 1.2 Meyakini isi kandungan hadis tentang ciri iman

yang diterima Allah. 2. Menghargai dan menghayati

akhlak (adab) yang baik dalam beribadah dan berinteraksi dengan diri sendiri, keluarga, teman, guru, masyarakat, lingkungan sosial dan alamnya

2.1 Memiliki perilaku mencintai Qur'an dan Al-Hadis dalam kehidupan

2.2 Terbiasa beribadah dan berdo’a sebagai penerapkan isi kandungan Q.S. al-Fatihah(1) , an-Nas(114) , al-Falaq(113) dan al-Ikhlas(112) dalam kehidupan sehari-hari

(21)

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual dan procedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang al-Qur’an, Hadis, Fikih , Akidah, A khlak, dan Sejarah Islam.

3.1 Menjelaskan pengertian dan fungsi Al-Qur'an dan Al-Hadis

3.2 Menjelaskan cara-cara memfungsikan Al-Qur'an dan Al-Hadis

3.3 Menjelaskan perilaku orang yang mencintai Al-Qur'an dan Al-Hadis

3.4 Memahami isi kandungan Q.S. al-Fatihah,(1) an-Nas(114) , al-Falaq(113) dan al-Ikhlas (112) tentang tauhid Rububiyah dan tauhidUluhiyah 3.5 Menjelaskan keterkaitan isi kandungan hadis

tentang iman yang diterima Allah dan hadis tentang ibadah yang diterima Allah dalam fenomena kehidupan dan akibatnya

AL-QURAN HADIS KELAS VII SEMESTER GENAP

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

1. Menghayati dan meyakini akidah Islamiyah.

1.1 Meyakini pentingnya sikap tasamuh

Meyakini bahwa Allah Maha suci dan Maha Pengampun.

2. Menghargai dan menghayati akhlak (adab) yang baik dalam beribadah dan berinteraksi dengan diri sendiri, keluarga, teman, guru, masyarakat, lingkungan sosial dan alamnya

2.1 Memilki sikap tasamuh sesuai isi kandungan Q.S. al-Kafirun(109),Q.Sal-Bayyinah (98) dan hadis tentang toleransi dalam kehidupan sehari-hari 2.2 Memiliki sikap optimis dan istiqamah dalam

berdakwah sesuai isi kandungan Q.S. al-Lahab(111) danQ.S an-Nashr(110) dalam kehidupan sehari-hari

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual dan procedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang al-Qur’an, Hadis, Fikih , Akidah, A khlak, dan Sejarah Islam.

3.1 Memahami keterkaitan isi kandungan Q.S. al-Kafirun(109) dan Q.S al-Bayyinah(98) tentang membangun kehidupan umat beragama dalam fenomena kehidupan

3.2 Memahami isi kandungan Q.S. al-Kafirun(109) dan Q.S al-Bayyinah(98) tentang toleransi

3.3 Memahami isi kandungan Q.S. al-Lahab(111) dan Q.S an-Nashr(110) tentang problematika dakwah 3.4 Memahami isi kandungan hadis tentang tasamuh 3.5 Menjelaskan contoh perilaku yang mencerminkan

toleransi sesuai Q.S. Al Kafirun (109) dan hadis tentang tasamuh

4. Mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,

memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang)

4.1 Menerapkan hukum bacaan Qalqalah dalam Q.S. al-Bayyinah (98),Q.Sal-Kafirun (109), dan Qur’an surat-surat pendek pilihan

4.2 Menulis hadis tentang sikap tasamuh

(22)

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di madrasah dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

AL-QURAN HADIS KELAS VIII SEMESTER GANJIL

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

1. Menghayati dan meyakini akidah Islamiyah.

1.1 Meyakini bahwa setiap rizki telah ditentukan Allah 1.2 Menghayati keutamaan tolong menolong dan

menyantuni anak yatim 2. Menghargai dan menghayati

akhlak (adab) yang baik dalam beribadah dan berinteraksi dengan diri sendiri, keluarga, teman, guru, masyarakat, lingkungan sosial dan alamnya

2.1 Memiliki sikap peduli sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Al Kautsar(108) dan Q.S Al Ma’un (107).

2.2 Memiliki sikap tolong menolong dan mencintai anak yatim sesuai isi kandungan Qur’an dan Al-Hadis

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual dan procedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang al-Qur’an, Hadis, Fikih , Akidah, A khlak, dan Sejarah Islam.

3.1 Memahami isi kandungan Q.S. al-Quraisy dan Q.S al-Insyirah(94) tentang ketentuan rezeki dari Allah 3.2 Memahami keterkaitan isi kandungan Q.S.

al-Quraisy(106) dan al-Insyirah(94) tentang ketentuan rezeki dari Allah dalam kehidupan

3.3 Memahami isi kandungan Q.S. al-Kautsar(108) dan Q.S al-Ma’un(107) tentang kepedulian sosial 3.4 Memahami keterkaitan isi kandungan Q.S.

al-Kautsar(108) danQ.S al-Ma’un(107) tentang kepedulian sosial dalam fenomena kehidupan 3.5 Menjelaskan keterkaitan isi kandungan hadis

tentang perilaku tolong menolong dan mencintai anak yatim dalam fenomena kehidupan dan akibatnya

4. Mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,

memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di madrasah dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

4.1 Menerapkan hukum bacaan mad ‘iwadl, mad layin, danmad ‘aridh lissukun dalam Al-Qur’an Surat-surat pendek pilihan.

4.2 Menulis hadis tentang tolong-menolong dan mencintai anak yatim

4.3 Menerjemahkan hadis tentang tolong-menolong dan mencintai anak yatim

(23)

AL-QURAN HADIS KELAS VIII SEMESTER GENAP

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

1. Menghayati dan meyakini akidah Islamiyah.

1.1. Meyakini pentingnya menerapkan pola hidup seimbang antara dunia dan akhirat

1.2. Meyakini akibat sikap buruk sebagaimana kandungan Q.S. al-Humazah (104) dan Q.S at-Takatsur (102)

2. Menghargai dan menghayati akhlak (adab) yang baik dalam beribadah dan berinteraksi dengan diri sendiri, keluarga, teman, guru, masyarakat, lingkungan sosial dan alamnya

2.1. Terbiasa menghindari sikap buruk sesuai isi kandungan Q.S. al-Humazah(104) dan Q.S at-Takatsur(102) dalam fenomena kehidupan sehari-hari dan akibatnya

2.2. Memiliki perilaku keseimbangan hidup dunia dan akhirat

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual dan procedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang al-Qur’an, Hadis, Fikih , Akidah, A khlak, dan Sejarah Islam.

3.1. Memahami isi kandungan Q.S. al-Humazah (104) dan Q.S at-Takatsur (102)

3.2. Memahami keterkaitan isi kandungan Q.S. al-Humazah (104) dan Q.S at-Takatsur (102) tentang sifat cinta dunia dan melupakan kebahagian hakiki dalam fenomena kehidupan 3.3. Menjelaskan keterkaitan isi kandungan hadis

tentang perilaku keseimbangan hidup di dunia dan akhirat dengan fenomena kehidupan dan akibatnya

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

1. Menghayati dan meyakini akidah Islamiyah.

1.1 Meyakini pentingnya menjaga kelestarian alam.

1.2 Meyakini kekuasaan Allah pada fenomena alam yang terjadi

2. Menghargai dan menghayati akhlak (adab) yang baik dalam beribadah dan berinteraksi dengan diri sendiri, keluarga, teman, guru, masyarakat, lingkungan sosial dan alamnya

2.1 Terbiasa menyikapi dengan baik fenomena alam sebagai penerapan isi kandungan Q.S. al-Qari’ah(101) ,Q.Sal-Zalzalah(99) 2.2 Memiliki sikap peduli terhadap lingkungan

sesuai isi kandungan hadis tentang kelestarian alam.

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual dan procedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang al-Qur’an, Hadis, Fikih , Akidah, A khlak, dan Sejarah Islam.

3.1 Memahami isi kandungan Q.S.

al-Qari’ah(101) ,Q.S al-Zalzalah (99) tentang fenomena alam

3.2 Memahami keterkaitan isi kandungan Q.S. al-Qari’ah(101) ,Q.S al-Zalzalah (99) tentang fenomena alam dalam kehidupan 3.3 Menjelaskan keterkaitan isi kandungan hadis

tentang perilaku menjaga dan melestarikan lingkungan alam dengan fenomena kehidupan dan akibatnya

(24)

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

1. Menghayati dan meyakini akidah

Islamiyah. 1.1. Meyakini pentingnya menerapkan pola hidup seimbang antara dunia dan akhirat 1.2. Meyakini akibat sikap buruk sebagaimana

kandungan Q.S. al-Humazah (104) dan Q.S at-Takatsur (102)

konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di madrasah dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

mad tamkin, dan mad farqi dalam Q.S. al-Qari’ah(101) ,Q.S al-Zalzalah (99) dan surat-surat pendek pilihan

4.2 Menulis hadis tentang menjaga dan melestarikan lingkungan alam

4.3 Menerjemahkan hadis tentang menjaga dan melestarikan lingkungan alam

4.4 Menghafalkan hadis tentang menjaga dan melestarikan lingkungan alam

AL-QURAN HADIS KELAS IX SEMESTER GENAP

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

1. Menghayati dan meyakini akidah Islamiyah.

1.1 Meyakini pentingnya memanfaatkan waktu dan mencari ilmu

1.2 Menghayati fenomena alam sebagai sumber ilmu pengetahuan

2. Menghargai dan menghayati akhlak (adab) yang baik dalam beribadah dan berinteraksi dengan diri sendiri, keluarga, teman, guru, masyarakat, lingkungan sosial dan alamnya

2.1 Memiliki semangat menghargai waktu dan menuntut ilmu sesuai isi kandungan Q.S. al-Ashr(103) dan Q.S al-‘Alaq(96) dan hadis tentang menghargai waktu dan hadis tentang menuntut ilmu

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual dan procedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang al-Qur’an, Hadis, Fikih , Akidah, A khlak, dan Sejarah Islam.

3.1 Memahami isi kandungan Q.S. al-Ashr (103) dan Q.S al-‘Alaq (96) tentang menghargai waktu dan menuntut ilmu

3.2 Memahami keterkaitan isi kandungan Q.S. al-Ashr (103) dan Q.S al-‘Alaq (96) tentang menghargai waktu dan menuntut ilmu

3.3 Menjelaskan keterkaitan isi kandungan hadis tentang perilaku menghargai waktu dan menuntut ilmu

4. Mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di madrasah dan mampu

menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

4.1 Menerapkan hukum mad lazim mukhaffaf kilmi, mutsaqqal kilmi, dalam Al-Qur'an 4.2 Menerapkan hukum bacaan mad lazim

mukhaffaf harfi dan mutsaqqal harfi dalam Al-Qur'an

4.3 Menulis hadis tentang menuntut ilmu dan menghargai waktu

4.4 Menerjemahkan hadis tentang menuntut ilmu dan menghargai waktu

(25)

MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK

AKIDAH AKHLAK KELAS VII SEMESTER GANJIL

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

1. Menghayati dan meyakini akidah Islamiyah.

1.1. Menghayati nilai-nilai Aqidah Islam

1.2. Menghayati dan mengimani sifat-sifat wajib Allah yang nafsiyah, salbiyah, ma’ani dan maknawiyah. 1.3. Menghayati dan mengimani sifat-sifat mustahil Allah yang nafsiyah, salbiyah, ma’ani dan maknawiyah, serta sifat jaiz Allah swt

2. Menghargai,menghayati,danmembia sakanakhlak (adab) yang baikdalamberibadahdanberinteraksid engandirisendiri, keluarga, teman, guru, masyarakat, lingkungan sosial dan alamnya

2.1 Menampilkan perilaku orang yang mengimani aqidah Islam dalam kehidupan sehari-hari

2.2 Menampilkan perilaku mengimani sifat-sifat Allah

2.3 Membiasakan perilaku ikhlas, taat, khauf, dan taubat dalam kehidupan sehari-hari.

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptualdan procedural) berdasarkan rasa ingintahunya tentang al-Qur’an, Hadis, Fikih , akidah, akhlak, dan sejarah Islam.

3.1. Memahami dasar dan tujuan akidah Islam 3.2. Menunjukkan dalil tentang dasar dan

tujuanakidah Islam

3.3. Memahami hubungan Iman, Islam, dan Ihsan 3.4. Menunjukkan dalil tentang Iman, Islam, dan

Ihsan

3.5. Mengidentifikasi sifat-sifat wajib Allah yang nafsiyah, salbiyah, ma’ani dan ma’nawiyah. 3.6. Menunjukkan bukti/dalil naqli dan aqli dari

sifat-sifat wajib Allah yang nafsiyah, salbiyah,ma’ani, dan ma’nawiyah.

3.7. Menguraikan sifat-sifat mustahil dan jaiz bagi Allah swt.

3.8. Memahami ciri-ciri/tanda perilaku orang beriman kepada sifat-sifat wajib, mustahil, danJaiz Allah swt dalam kehidupan sehari-hari. 3.9. Memahami pengertian dan pentingnya ikhlas,

taat, khauf dan taubat

3.10. Mengidentifikasi bentuk dan contoh-contoh perilaku ikhlas, taat, khauf, dan taubat

3.11. Memahami dampak positif dari perilaku ikhlas, taat, khauf, dan taubat dalam fenomena kehidupan

4. Memahami pengetahuan (faktual, konseptualdan procedural) berdasarkan rasa ingintahunya tentang al-Qur’an, Hadis, Fikih , akidah, akhlak, dan sejarah Islam.

3.12. Memahami dasar dan tujuan akidah Islam 3.13. Menunjukkan dalil tentang dasar dan

tujuanakidah Islam

(26)

Ihsan

3.16. Mengidentifikasi sifat-sifat wajib Allah yang nafsiyah, salbiyah, ma’ani dan ma’nawiyah. 3.17. Menunjukkan bukti/dalil naqli dan aqli dari

sifat-sifat wajib Allah yang nafsiyah, salbiyah,ma’ani, dan ma’nawiyah.

3.18. Menguraikan sifat-sifat mustahil dan jaiz bagi Allah swt.

3.19. Memahami ciri-ciri/tanda perilaku orang beriman kepada sifat-sifat wajib, mustahil, danJaiz Allah swt dalam kehidupan sehari-hari. 3.20. Memahami pengertian dan pentingnya ikhlas,

taat, khauf dan taubat

3.21. Mengidentifikasi bentuk dan contoh-contoh perilaku ikhlas, taat, khauf, dan taubat

3.22. Memahami dampak positif dari perilaku ikhlas, taat, khauf, dan taubat dalam fenomena kehidupan

5. Mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di madrasah dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

4.1. Menyajikan fakta dan fenomena kebenaran aqidah Islam

4.2. Menyajikan laporan tentang fenomena-fenomena kehidupan yang muncul sebagai bukti dari sifat wajib,mustahil,dan jaiz Allah swt

4.3. Menyajikan kisah-kisah yang berkaitan dengan dampak positif dari perilaku ikhlas, taat, khauf, dan taubat dalam fenomena kehidupan.

AKIDAH AKHLAK KELAS VII SEMESTER GENAP

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

1. Menghayati dan meyakini akidah Islamiyah.

1.1. Mengimani sifat-sifat Allah swt melalui al-asma' al-husna (al-‘Aziiz, al-Ghaffaar, al-Baasith, an-Naafi’, ar-Ra’uuf, al-Barr, al-Fattaah, al-‘Adl, al-Qayyuum)

1.2. Menghayati nilai-nilai keimanan kepada malaikat-malaikat Allah swt

1.3. Menghayati nilai-nilai keimanan kepada makhluk gaib Allah swt selain malaikat

2. Menghargai,menghayati,danmembia sakanakhlak (adab) yang baikdalamberibadahdanberinteraksid engandirisendiri, keluarga, teman, guru, masyarakat, lingkungan sosial

2.1. Meneladani sifat-sifat Allah yang terkandung dalam al-asma' al-husna (al-‘Aziiz, al-Ghaffaar, Baasith, an-Naafi’, ar-Ra’uuf, Barr, al-Fattaah, al-‘Adl, al-Qayyuum)

(27)

dan setan dalam fenomena kehidupan

2.3. Membiasakan diri menghindari akhlak tercela riya’ dan nifaq

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptualdan procedural) berdasarkan rasa ingintahunya tentang al-Qur’an, Hadis, Fikih , akidah, akhlak, dan sejarah Islam.

3.1. Menguraikan al-asma' al-husna (‘Aziiz, Ghaffaar, Baasith, an-Naafi’, ar-Ra’uuf, al-Barr, al-Fattaah, al-‘Adl, al-Qayyuum)

3.2. Memahami contoh-contoh perilaku mengimani al-asma' al-husna (‘Aziiz, Ghaffaar, Baasith, an-Naafi’, ar-Ra’uuf, Barr, al-Fattaah, al-‘Adl, al-Qayyuum)

3.3. Memahami pengertian beriman kepada malaikat-malaikat Allah swt dan makhluk gaib selain malaikat-malaikat Allah swt seperti jin,iblis,dan setan.

3.4. Memahami tugas, dan sifat-sifat malaikat Allah serta makhluk gaib lainnya seperti jin, iblis, dan setan

3.5. Memahami contoh-contoh perilaku beriman kepada malaikat-malaikat Allah swt dan makhluk gaib selain malaikat-malaikat Allah swt jin,iblis,dan setan.

3.6. Memahami akhlak tercela riya’ dan nifaq

3.7. Mengidentifikasi contoh-contoh perilaku riya’ dan nifaq dalam kehidupan

3.8. Memahami dampak negatif perilaku riya’ dan nifaq dalam kehidupan

4. Mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di madrasah dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

4.1. Menyajikan fakta dan fenomena kebenaran sifat-sifat Allah yang terkandung dalam al-asma' al-husna (al-‘Aziiz, al-Ghaffaar, al-Baasith, an-Naafi’, ar-Ra’uuf, al-Barr, al-Fattaah, al-‘Adl, al-Qayyuum)

4.2. Menyajikan kisah-kisah dalam fenomena kehidupan tentang kebenaran adanya malaikat dan makhluk ghaib lain selain malaikat

4.3. Mensimulasikan contoh perilaku riya’ dan nifaq serta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari AKIDAH AKHLAK KELAS VIII SEMESTER GANJIL

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

1. Menghayati dan meyakini akidah engandirisendiri, keluarga, teman, guru, masyarakat, lingkungan sosial

2.1. Menampilkan perilaku yang mencerminkan beriman kepada kitab Allah swt

2.2. Berperilaku tawakkal, ikhtiyaar, shabar, syukur dan qana’ah sesuai perintah syariat

(28)

dan alamnya ananiah, putus asa, ghadab, dan tamak. 3. Memahami pengetahuan (faktual,

konseptualdan procedural) berdasarkan rasa ingintahunya tentang al-Qur’an, Hadis, Fikih , akidah, akhlak, dan sejarah Islam.

3.1. Memahami pengertian beriman kepada kitab-kitab Allah swt

3.2. Menunjukkan bukti/dalil kebenaran adanya kitab-kitab Allah swt

3.3. Memahami macam-macam, fungsi, dan isi kitab Allah swt

3.4. Mengidentifikasi contoh-contoh perilaku beriman kepada kitab-kitab Allah swt

3.5. Memahami pengertian dan pentingnya tawakkal, ikhtiyaar, shabar, syukuur dan qana’ah

3.6. Mengidentifikasi bentuk dan contoh-contoh perilaku tawakkal, ikhtiyaar, shabar, syukuur dan qana’ah

3.7. Memahami hikmah berakhlak terpuji pada diri sendiri (tawakkal, ikhtiyaar, shabar, syukur dan qana’ah)

3.8. Memahami pengertian ananiah, putus asa, ghadab, tamak dan takabur

3.9. Mengidentifikasi bentuk dan contoh-contoh perbuatan ananiah, putus asa, ghadab, tamak dan takabur

3.10. Memahami dampak negatif akhlak tercela (ananiah, putus asa, ghadab, dan tamak)

4. Mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di madrasah dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

4.1. Menyajikan data dari berbagai sumber tentang kebenaran kitab-kitab Allah swt

4.2. Mempraktikkan contoh bentuk berakhlak terpuji pada diri sendiri (tawakkal, ikhtiyaar, shabar, syukur dan qana’ah)

4.3. Mensimulasikan akibat akhlak tercela dalam kehidupan sehari-hari

AKIDAH AKHLAK KELAS VIII SEMESTER GENAP

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

1. Menghayati dan meyakini akidah engandirisendiri, keluarga, teman, guru, masyarakat, lingkungan sosial

2.1. Menampilkan perilaku yang mencerminkan beriman kepada Rasul Allah dan meneladani sifat-sifatnya dalam kehidupan

(29)

2.3. Membiasakan diri menghindari perilaku hasad, dendam, ghibah, fitnah dan namiimah dalam kehidupan sehari-hari.

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptualdan procedural) berdasarkan rasa ingintahunya tentang al-Qur’an, Hadis, Fikih , akidah, akhlak, dan sejarah Islam.

3.1. Memahami pengertian dan pentingnya beriman kepada Rasul Allah swt

3.2. Menguraikan sifat-sifat Rasul Allah swt

3.3. Menunjukkan bukti/dalil kebenaran adanya Rasul Allah swt

3.4. Memahami pengertian mukjizat dan kejadian luar biasa lainnya (karamah, ma’unah, dan irhash)

3.5. Memahami hikmah adanya mukjizat dan kejadian luar biasa lainnya (karamah, ma’unah, dan irhash) bagi Rasul Allah dan orang-orang pilihan Allah

3.6. Memahami pengertian dan pentingnya husnuzh-zhan, tawaadhu’, tasaamuh, dan ta’aawun 3.7. Mengidentifikasi bentuk dan contoh perilaku

husnuzh-zhan, tawaadhu’, tasaamuh, dan ta’aawun

3.8. Memahami dampak positif dari husnuzh-zhan, tawaadhu’, tasaamuh, dan ta’aawun dalam fenomena kehidupan

3.9. Memahami pengertian hasad, dendam, ghibah, fitnah, dan namiimah

3.10. Mengidentifikasi bentuk perbuatan hasad, dendam, ghibah, fitnah dan namiimah

3.11. Memahami dampaknegatif akibat perbuatan hasad, dendam, ghibah, fitnah dan namiimah 4. Mengolah, dan menyaji dalam ranah

konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di madrasah dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

4.1. Menyajikan kisah-kisah dari berbagai sumber tentang adanya mukjizat dan kejadian luar biasa lainnya (karamah, ma’unah, dan irhash)

4.2. Mensimulasikan dampak positif dari akhlak terpuji (husnuzh-zhan, tawaadhu’, tasaamuh, dan ta’aawun)

4.3. Mensimulasikan dampak negatif dari akhlak tercela (hasad, dendam, ghibah, dan namiimah)

AKIDAH AKHLAK KELAS IX SEMESTER GANJIL

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

1. Menghayati dan meyakini akidah Islamiyah.

1.1. Menghayati dan mengimani hari akhir.

(30)

mizan,Yaumuljaza.)

2. Menghargai,menghayati,danmembia sakanakhlak (adab) yang baikdalamberibadahdanberinteraksid engandirisendiri, keluarga, teman, guru, masyarakat, lingkungan sosial dan alamnya

2.1. Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap hari akhir

2.2. Membiasakan perilaku berilmu, kerja keras, kreatif, dan produktif dalam kehidupan sehari-hari

AKIDAH AKHLAK KELAS IX SEMESTER GENAP

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

1. Menghayati dan meyakini akidah Islamiyah.

1.1. Menghayati dan mengimani Qodha dan Qodar. 1.2. Mengimani macam-macam takdir yang

berhubungan dengan Qodha dan Qodar.

2. Menghargai,menghayati,danmembia sakanakhlak (adab) yang baikdalamberibadahdanberinteraksid engandirisendiri, keluarga, teman, guru, masyarakat, lingkungan sosial dan alamnya

2.1. Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Qada dan Qadar Allah

2.2. Menampilkan perilaku akhlak terpuji dalam pergaulan remaja dalam kehidupan sehari-hari.

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual dan procedural) berdasarkan rasa ingintahunya tentang al-Qur’an, Hadis, Fikih , akidah, akhlak, dan sejarah Islam.

3.1. Memahami pengertian beriman kepada Qada dan Qadar

3.2. Menunjukkan bukti/dalil kebenaran akan adanya Qada dan Qadar

3.3. Memahami berbagai tanda dan peristiwa yang berhubungan adanya Qada dan Qadar

3.4. Menunjukkan ciri-ciri perilaku orang yang beriman kepada Qada dan Qadar Allah.

3.5. Memahami pengertian dan pentingnya akhlak terpuji dalam pergaulan remaja

3.6. Mengidentifikasi bentuk dan contoh-contoh perilaku akhlak terpuji dalam pergaulan remaja 3.7. Memahami dampak negatif akibat perilaku

pergaulan remaja yang tidak sesuai dengan akhlak Islam dalam fenomena kehidupan

4. Mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di madrasah dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

4.1. Menyajikan kisah-kisah dari berbagai sumber dalam fenomena kehidupan tentang Qada dan Qadar

4.2. Menyajikan data dari berbagai sumber tentang dampak negative pergaulan remaja yang salah dalam fenomena kehidupan

(31)

FIKIH KELAS VII, SEMESTER GANJIL

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

1. Menghayati dan meyakini akidah Islamiyah.

1.1. Meyakini pentingnya bersuci sebagai syarat melaksanakan ibadah.

1.2. Menghayati nilai-nilai bersuci 2. Menghargai dan menghayati akhlak

(adab) yang baik dalam beribadah dan berinteraksi dengan diri sendiri, keluarga, teman, guru, masyarakat, lingkungan sosial dan alamnya

2.1 Membiasakan bersuci sebelum melaksanakan ibadah

2.2 Membiasakan salat berjamaah dalam kehidupan sehar-hari.

2.3 Membiasakan berdzikir dan berdo’a dalam kehidupan sehari-hari

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual dan procedural)

berdasarkan rasa ingin tahunya tentang al-Qur’an, Hadis, fikih , Akidah, A khlak, dan Sejarah Islam.

3.1. Mengidentifikasi macam-macam najis dan tata cara bersucinya

3.2. Megidentifikasi macam-macam hadas dan tata cara taharah

3.3. Memahami tatacara salat lima waktu

3.4. Memahami ketentuan waktu salat lima waktu

3.5. Mengetahui ketentuan sujud sahwi

3.6. Memahami ketentuan azan dan iqamah

3.7. Mengetahui ketentuan salat berjamaah

3.8. Mendiskripsikan tatacara berdzikir dan berdo’a setelah salat

4. Mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan

membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di madrasah dan mampu

menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

4.1. Memperagakan bersuci dari najis dan hadas

4.2. Menghafal bacaan-bacaan salat lima waktu

4.3. Mempraktikkan lafal azan dan iqamah

4.4. Menghafal doa setelah azan dan salat jamaah

4.5. Mempraktikkan salat lima waktu

4.6. Memperagakan sujud sahwi

4.7. Menghafal bacaan zikir setelah salat

4.8. Menghafado’a setelah salat

(32)

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

1. Menghayati dan meyakini akidah Islamiyah.

1.1 Meyakini kewajiban melaksanakan salat Jum’at 1.2 Meyakini kewajiban salat dalam berbagai

keadaan.

1.3 Menghayati hikmah dari salat sunnah 2. Menghargai dan menghayati akhlak

(adab) yang baik dalam beribadah dan berinteraksi dengan diri sendiri, keluarga, teman, guru, masyarakat, lingkungan sosial dan alamnya

2.1 Terbiasa melaksanakan salat Jum’at 2.2 Terbiasa melaksanakan salat Fardu dalam

berbagai keadaan

2.3 Terbiasa melakukan salat Sunnah

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual dan procedural)

berdasarkan rasa ingin tahunya tentang al-Qur’an, Hadis, Fikih , Akidah, Akhlak, dan Sejarah Islam.

3.1 Memahami ketentuan salat dan khutbah Jum’at 3.2 Mendiskripsikan ketentuan salat jama', qashar dan

jama qashar

3.3 Memahami ketentuan salat dalam keadaan sakit dan di kendaraan

3.4 Memahami ketentuan salat sunah muakkad 3.5 Mengidentifikasi macam-macam salat sunah

muakkad

3.6 Memahami ketentuan salat sunah ghoiru muakkad 3.7 Menjelaskan macam-macam salat sunah ghoiru

muakkad 4 Mengolah, dan menyaji dalam ranah

konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan

membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di madrasah dan mampu

menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

4.1 Mendemonstrasikan praktik khutbah dan salat Jum’at

4.2 Mendemonstrasikan salat jama’ qashar dan jama’ qashar

4.3 Memperagakan salat dalam keadaan sakit dan di kendaraan

4.4 Mempraktikkan salat sunah muakkad 4.5 Mempraktikkan salat sunah ghoiru muakkad

FIKIH KELAS VIII, SEMESTER GANJIL

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

1. Menghayati dan meyakini akidah Islamiyah.

1.1 Menghayati hikmah sujud tilawah

1.2 Menghayati hikmah syukur

1.3 Menghayati hikmah ibadah puasa

1.4 Menghayati hikmah zakat

2. Menghargai dan menghayati akhlak (adab) yang baik dalam beribadah dan berinteraksi dengan diri sendiri, keluarga, teman, guru, masyarakat, lingkungan sosial dan alamnya

2.1 Membiasakan sujud tilawah dalam kehidupan sehari-hari

(33)

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

2.3 Memiliki sikap empati dan simpati sebagai implementasi hikmah dari puasa

2.4 Membiasakan sikap dermawan sebagai inplementasi hikmah dari zakat.

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual dan procedural)

berdasarkan rasa ingin tahunya tentang al-Qur’an, Hadis, Fikih , Akidah, A khlak, dan Sejarah Islam.

3.1 Memahami ketentuan sujud syukur

3.2 Mendiskusikan hikmah sujud syukur

3.3 Memahami ketentuan sujud tilawah

3.4 Mendiskusikan hikmah sujud tilawah

3.5 Mengetahui ketentuan puasa

3.6 Mendiskusikan hikmah puasa

3.7 Mengidentifikasi macam-macam puasa

3.8 Menjelaskan ketentuan zakat

3.9 Mendiskusikan hikmah zakat

4. Mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan

membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di madrasah dan mampu

menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

4.1 Memperagakan tata cara sujud syukur

4.2 Memperagakan tata cara sujud tilawah

FIKIH KELAS VIII, SEMESTER GENAP

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

1. Menghayati dan meyakini akidah Islamiyah.

1.1 Menghayati hikmah sedekah, hibah dan hadiah.

1.2 Menghayati nilai-nilai ibadah haji dan umrah

1.3 Menghayati manfaat makanan yang halal

1.4 Menyadari dampak negatif makanan haram

2. Menghargai dan menghayati akhlak (adab) yang baik dalam beribadah dan

Gambar

Tabel berikut.
tabel di bawah ini :

Referensi

Dokumen terkait

kurikulum. Landasan utama pada pengembangan kurikulum adalah :1).. 33 Modul Guru Pembelajar Bahasa Inggris Kelompok Kompetensi Profesional C. Landasan Filosofis, 2) Landasan

Landasan filosofis dalam pengembangan kurikulum menentukan kualitas peserta didik yag akan dicapai kurikulum, sumber dan isi dari kurikulum, proses pembelajaran,

Landasan filosofis dalam pengembangan kurikulum menentukan kualitas peserta didik yang akan dicapai kurikulum, sumber dan isi dari kurikulum, proses pembelajaran,

Bagaimana landasan filosofis, psikologis, sosial budaya serta ilmu pengetahuan dan teknologi dalam upaya pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan menuju

Secara umum dapat disimpulkan bahwa landasan pokok dalam pengembangan kurikulum dikelompokkan ke dalam empat jenis, yaitu: landasan filosofis, landasan psikologis,

Sedangkan Nana Syaodih Sukmadinata berpendapat dalam bukunya “Pengembangan Kurikulum Teori Dan Praktik” bahwa landasan pengembangan kurikulum yaitu landasan

Bagaimana landasan filosofis, psikologis, sosial budaya serta ilmu pengetahuan dan teknologi dalam upaya pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan menuju

Landasan filosofis pendidikan bersifat normatif atau preskriptif, sebab landasan filosofis pendidikan tidak berisi konsep-konsep tentang pendidikan apa