• Tidak ada hasil yang ditemukan

ProdukHukum BankIndonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ProdukHukum BankIndonesia"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Peraturan Bank Indonesia Nomor 12/ 14 /PBI/2010 tanggal 13 Agustus 2010 tentang

Pencabutan dan Penarikan dari Peredaran Uang Logam Rupiah Pecahan 25 (Dua Puluh Lima) Tahun Emisi 1991

Frequently Asked Question:

Q : Apakah latar belakang dicabut dan ditarik Uang Logam (UL) pecahan 25 (Dua

Puluh Lima) Rupiah Tahun Emisi (TE) 1991?

A : Pencabutan dan penarikan UL pecahan 25 (dua puluh lima) rupiah TE 1991 dengan pertimbangan:

a. UL pecahan 25 (dua puluh lima) rupiah TE 1991 sudah tidak banyak dipergunakan oleh masyarakat dalam melakukan pembayaran;

b. Nilai intrinsik dan biaya pencetakan UL pecahan 25 (dua puluh lima) rupiah TE 1991saat ini telah lebih besar dari nilai nominalnya.

Q : Kapan UL pecahan 25 (dua puluh lima) rupiah TE 1991 tidak berlaku lagi sebagai alat pembayaran yang sah?

A : UL pecahan 25 (dua puluh lima) rupiah TE 1991 tidak berlaku lagi sebagai alat

pembayaran yang sah sejak tanggal 31 Agustus 2010.

Q : Dimanakah dan berapa lama jangka waktu penukaran UL pecahan 25 (dua

puluh lima) rupiah TE 1991?

A : Tempat dan jangka waktu penukaran UL pecahan 25 (dua puluh lima) rupiah TE 1991:

a. Terhitung sejak tanggal 31 Agustus 2010 sampai dengan tanggal

30 Agustus 2015 penukaran dilakukan di Bank Indonesia dan/atau Bank Umum;

b. Terhitung sejak tanggal 31 Agustus 2015 sampai dengan tanggal

30 Agustus 2020 penukaran hanya dapat dilakukan di Bank Indonesia.

Q : Kapan hak untuk menuntut penukaran UL pecahan 25 (dua puluh lima) rupiah

TE 1991 tidak berlaku lagi?

Referensi

Dokumen terkait

Pembayaran Imbalan dan/atau Nilai Nominal SBSN sebagaimana dimaksud pada angka 1 dilakukan pada tanggal jatuh waktu dengan mendebet rekening giro rupiah milik Pemerintah

Laporan produk baru Kartu Kredit, Kartu ATM dan/atau Kartu Debet yang wajib disampaikan kepada Bank Indonesia paling lambat 45 (empat puluh lima) hari kerja sebelum

Pembayaran Imbalan dan/atau Nilai Nominal Sukuk Negara Ritel dilakukan dengan cara mendebet rekening giro rupiah milik Pemerintah di Bank Indonesia dan mengkredit rekening

Sampai dengan 31 Mei 2002, kondisi ekonomi dan moneter relatif membaik, seperti tercermin dari perkembangan nilai tukar rupiah yang mencapai dibawah asumsi kurs yang

(2) Uang kertas rupiah yang dicabut dan ditarik dari peredaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dinyatakan tidak berlaku lagi sebagai alat pembayaran yang

Surat Utang Negara yang selanjutnya disebut SUN adalah surat berharga yang berupa surat pengakuan utang dalam mata uang rupiah maupun valuta asing yang dijamin pembayaran

Surat Utang Negara yang selanjutnya disebut SUN adalah surat berharga yang berupa surat pengakuan utang dalam mata uang rupiah maupun valuta asing yang dijamin

Bank Indonesia mengeluarkan dan mengedarkan uang rupiah pecahan 50.000 (lima puluh ribu) tahun emisi 2022 sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan