Peraturan Bank Indonesia Nomor 12/8/PBI/2010 tanggal 3 Juni 2010 tentang
Perubahan Kedua Atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 7/40/PBI/2005 Tentang Pengeluaran dan Pengedaran Uang Kertas Rupiah
Pecahan 10.000 (Sepuluh Ribu) Tahun Emisi 2005
Frequently Asked Question:
Q : Apakah latar belakang dilakukan perubahan kedua atas PBI Nomor 7/40/PBI/2005
tentang Pengeluaran dan Pengedaran Uang Kertas Rupiah Pecahan 10.000
(Sepuluh Ribu) Tahun Emisi 2005?
A : Perubahan dilakukan dengan pertimbangan untuk lebih mengoptimalkan fungsi
elemen pada desain UK Rupiah pecahan 10.000 (sepuluh ribu) TE 2005 sebagai alat
pembayaran yang sah (legal tender) di Negara Kesatuan Republik Indonesia,
melalui penyempurnaan desain uang rupiah antara lain dengan perubahan warna
dan unsur pengaman.
Q : Bagaimana penyempurnaan desain uang rupiah yang terkait dengan perubahan
warna pada UK rupiah pecahan 10.000 (sepuluh ribu)?
A : Perubahan warna UK Rupiah pecahan 10.000 (sepuluh ribu) dari yang semula
berwarna ungu kemerahan menjadi ungu kebiruan.
Q : Bagaimana penyempurnaan desain uang rupiah yang terkait dengan perubahan
unsur pengaman pada UK rupiah pecahan 10.000 (sepuluh ribu)?
A : Perubahan unsur pengaman pada UK rupiah pecahan 10.000 (sepuluh ribu)
dilakukan dengan menambahkan unsur pengaman pada teknik cetak uang kertas
berupa rainbow printing/MVC (Moire Variable Colour) dan anti copy/anti scan
(Banknote Detection System/Counterfeit Deterrence System) serta menghilangkan
unsur pengaman Optically Variable Ink (OVI).
Q : Apakah UK rupiah pecahan 10.000 (sepuluh ribu) yang telah dikeluarkan oleh
Bank Indonesia sebelum berlakunya Peraturan Bank Indonesia ini, masih tetap
berlaku sebagai legal tender?
A : UK rupiah pecahan 10.000 (sepuluh ribu) yang telah dikeluarkan oleh Bank
Indonesia sebelum berlakunya Peraturan Bank Indonesia ini, masih tetap berlaku