• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB IV VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

BAB IV

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

1.1. Visi dan Misi SKPD 1.1.1. Visi

Selaras dengan visi Provinsi Sulawesi Selatan yaitu “Sulawesi Selatan sebagai Pilar Utama Pembangunan Nasional dan Simpul Jejaring Akselerasi Kesejahteraan Pada Tahun 2018” maka Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Dan Kelurahan bertekad untuk mendukung visi tersebut pada aspek pemberdayaan masyarakat khususnya dalam menggerakkan partisipasi dan swadaya gotong royong

masyarakat, dukungan tersebut diwujudkan melalui pernyataan visi yaitu :

“Terwujudnya Otonomi Desa dan Keberdayaan Masyarakat Sulawesi Selatan yang Terkemuka di Indonesia Pada Tahun 2018”

Makna dan penjelasan dari rumusan visi tersebut diatas adalah:

• Otonomi Desa dimaksudkan sebagai terwujudnya suatu tatanan Pemantapan Kerangka Aturan/Regulasi; Pemantapan Kelembagaan Pemerintahan Desa; Pemantapan Pengelolaan Keuangan Desa;

Pemantapan Administrasi Pemerintahan Desa; Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Desa; dan Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa termasuk sistem penyelenggaraan pemerintahan desa kearah yang lebih demokratis.

• Keberdayaan Masyarakat dimaksudkan sebagai kondisi dimana masyarakat memiliki kemampuan dan kelembagaan untuk berprakarsa dan berswadaya dalam memenuhi kebutuhan dan memecahkan masalah pada tingkat lokalitasnya.

• Terkemuka di Indonesia di maksudkan bahwa pencapaian dari aspek otonomi desa dan keberdayaan masyarakat tersebut menempatkan Sulawesi Selatan sebagai salah satu provinsi yang terbaik di Indonesia.

1.1.2. Misi

Sejalan dengan visi Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Dan Kelurahan yang telah ditetapkan dengan memperhatikan kondisi obyektif serta kebijakan organisasi, dengan ini dirumuskan misi sebagai berikut :

(2)

1. Meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Kelurahan;

2. Menguatkan kelembagaan lokal dan kehidupan sosial budaya masyarakat;

3. Mengembangkan usaha ekonomi produktif masyarakat;

4. Meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam dan pendayagunaan teknologi tepat guna yang berwawasan lingkungan;

5. Meningkatkan kualitas dan kuantitas penyelenggaraan pelatihan tentang pemberdayaan masyarakat, pemerintahan desa dan pemerintahan kelurahan.

1.2. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah BPMPDK 1.2.1. Tujuan

Berdasarkan Visi Dan Misi BPMDPK maka tujuan yang ingin dicapai adalah sebagai berikut :

1. Meningkatkan efektivitas dan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa dan pemerintahan kelurahan dalam proses penyelenggaraan pemerintahan, pengelolaan pembangunan dan pelayanan publik.

2. Meningkatkan kapasitas dan peran lembaga kemasyarakatan serta partisipasi keswadayaan masyarakat dalam pembangunan.

3. Mengembangkan kegiatan usaha ekonomi masyarakat dan keluarga termasuk penguatan lembaga sosial ekonomi masyarakat.

4. Mengembangkan pengelolaan sumber daya alam yang efektif dan efisien dan pelestarian lingkungan hidup dengan mendayagunakan teknologi tepat guna bagi Masyarakat Miskin.

5. Meningkatkan kapasitas aparat dan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan desa dan Kelurahan

1.2.2. Sasaran

Untuk mencapai tujuan Renstra BPMPDK Provinsi Sulawesi Selatan ditetapkan tujuh sasaran strategis BPMPDK Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2013-2018 Sebagai berikut :

1. Meningkatnya Kualitas Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Dan Kelurahan.

2. Meningkatnya Partisipasi kelembagaan masyarakat dalam pembangunan desa

3. Meningkatnya usaha ekonomi produktif masyarakat desa.

4. Meningkatnya pengelolaan sumberdaya alam dan teknologi tepat guna bagi Masyarakat Miskin

(3)

5. Meningkatnya kapasitas aparat dan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan desa dan Kelurahan

1.3. Strategi dan Kebijakan 1.3.1. Strategi

Dalam rangka mewujudkan Visi dan menjalankan Misi Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa Dan Kelurahan Provinsi Sulawesi Selatan (BPMPDK) tergambar dalam Rencana Strategis dan kebijakan yang ditetapkan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa Dan Kelurahan (BPMPDK) Provinsi Sulawesi Selatan merupakan proses untuk menentukan dan mengatur persoalan-persoalan publik dalam rangka mencapai kesejahteraan bersama dan merupakan proses perumusan keputusan yang diambil untuk mengurus masalah- masalah publik oleh karena itu perencanaannya harus dilakukan secara baik, matang, terfokus, terarah dan terorganisir.

Rencana Strategis dan Kebijakan Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa Dan Kelurahan (BPMPDK) Provinsi Sulawesi Selatan dalam implementasinya berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Selatan 2013-2018, maka strategi dan kebijakan Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa Dan Kelurahan Provinsi Sulawesi Selatan sebagai berikut :

TABEL 14. STRATEGI BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, PEMERINTAHAN DESA DAN KELURAHAN PROVINSI SULAWESI SELATAN

No. Sasaran Indikator Kinerja Sasaran

Strategi 1. Meningkatnya Kualitas

Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Dan Kelurahan.

Persentase desa berstatus swasembada

Peningkatan Jumlah Desa Swasembada Melalui intervensi Desa Kategori Cepat Berkembang

2. Meningkatnya Partisipasi kelembagaan masyarakat dalam pembangunan desa

Jumlah keswadayaan gotong royong Masyarakat dalam pembangunan Desa

Peningkatan keswadayaan masyarakat berbasis kearifan lokal

3 Meningkatnya usaha ekonomi produktif masyarakat desa.

Jumlah Usaha Ekonomi Produktif Masyarakat yang dikuatkan dan

dikembangkan kelembagaannya

Penguatan Kelembagaan dan Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat

4 Meningkatnya pengelolaan sumberdaya alam dan teknologi tepat guna bagi Masyarakat Miskin

Jumlah RTM yang mengelola SDA Dan memanfaatkan TTG

Peningkatan Pengelolaan SDA dan TTG untuk Pemenuhan hak dasar dan pemberdayaan masyarakat miskin

(4)

5 Meningkatnya kapasitas aparat dan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan desa dan Kelurahan

Jumlah Aparat Desa Dan Masyarakat yang

ditingkatkan kapasitasnya

Peningkatan Kualitas Dan Kuantitas Penyelenggaraan Pelatihan

Pemberdayaan Masyarakat

1.3.2. Kebijakan

TABEL 15 . ISU STRATEGIS, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN RENSTRA SKPD BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PEMERINTAHAN

DESA DAN KELURAHAN PROVINSI SULAWESI SELATAN

VISI : TERWUJUDNYA OTONOMI DESA DAN KEBERDAYAAN MASYARAKAT SULAWESI SELATAN YANG TERKEMUKA DI INDONESIA

MISI 1 : MENINGKATKAN KUALITAS PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA DAN KELURAHAN;

TUJUAN SASARAN STRATEGI KEBIJAKAN

Meningkatkan efektivitas dan kualitas

penyelenggaraan pemerintahan desa dan pemerintahan kelurahan dalam proses

penyelenggaraan pemerintahan, pengelolaan

pembangunan dan pelayanan publik

Meningkatnya Kualitas

Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Dan Kelurahan.

Peningkatan Jumlah Desa Swasembada Melalui intervensi Desa Kategori Cepat Berkembang

Penguatan kapasitas kelembagaan

pemerintah desa

MISI 2 : MENGUATKAN KELEMBAGAAN LOKAL DAN KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT;

TUJUAN SASARAN STRATEGI KEBIJAKAN

Meningkatkan kapasitas dan peran lembaga kemasyarakatan serta partisipasi keswadayaan masyarakat dalam pembangunan.

Meningkatnya Partisipasi kelembagaan masyarakat dalam pembangunan desa

Peningkatan Keswadayaan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal

Penguatan kapasitas kelembagaan

masyarakat

MISI 3 : MENGEMBANGKAN USAHA EKONOMI PRODUKTIF MASYARAKAT;

TUJUAN SASARAN STRATEGI KEBIJAKAN

Mengembangkan kegiatan usaha ekonomi

masyarakat dan keluarga termasuk penguatan lembaga sosial ekonomi masyarakat.

Meningkatnya usaha ekonomi produktif

masyarakat desa.

Penguatan

Kelembagaan Dan Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat

Penguatan kapasitas kelembagaan

masyarakat

MISI 4 : MENINGKATKAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM DAN PENDAYAGUNAAN

(5)

TEKNOLOGI TEPAT GUNA YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN;

TUJUAN SASARAN STRATEGI KEBIJAKAN

Mengembangkan

pengelolaan sumber daya alam yang efektif dan efisien dan pelestarian lingkungan hidup dengan mendayagunakan

teknologi tepat guna.

Meningkatnya pengelolaan

sumberdaya alam dan teknologi tepat guna

Peningkatan Pengelolaan SDA Dan TTG untuk Pemenuhan Hak Dasar dan

Pemberdayaan Masyarakat Miskin

Kordinasi dan pelibatan multipihak dalam

penanggulangan kemiskinan

MISI 5 : MENINGKATKAN KUALITAS DAN KUANTITAS PENYELENGGARAAN PELATIHAN TENTANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, PEMERINTAHAN DESA DAN

PEMERINTAHAN KELURAHAN.

TUJUAN SASARAN STRATEGI KEBIJAKAN

Meningkatkan kapasitas aparat dan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan desa dan Kelurahan

Meningkatnya kapasitas aparat dan masyarakat dalam

pelaksanaan pembangunan desa dan Kelurahan

Peningkatan Kualitas Dan Kuantitas

Penyelenggaraan Pelatihan

Pemberdayaan Masyarakat

Penguatan Diklat Pemberdayaan Masayarakat yang tersertifikasi dan terakreditasi.

(6)

BAB V

PROGRAM DAN KEGIATAN

5.1. Program dan Kegiatan

Sesuai Dengan Tugas Pokok Dan Fungsi Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa Dan Kelurahan Provinsi Sulawesi Selatan, maka program, sasaran dan kegiatan dalam perencanaan strategi ini diuraikan berdasarkan tugas, pokok dan fungsi badan, dapat di lihat pada tabel 16 berikut :

(7)

BAB VI

INDIKATOR KINERJA BPMPDK PROVINSI SULAWESI SELATAN YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD 2013-2018

1.1. Indikator Kinerja SKPD yang Mengacu Pada Tujuan dan Sasaran RPJMD

Sesuai Dengan Tugas Pokok Dan Fungsi Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa Dan Kelurahan Provinsi Sulawesi Selatan, maka indikator kinerja Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa Dan Kelurahan Provinsi Sulawesi Selatan dalam perencanaan strategi dapat di lihat pada tabel 17.

1.2. Indikator Kinerja Pada Tujuan Dan Sasaran RPJMD yang menjadi Acuan Kinerja Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa Dan Kelurahan Provinsi Sulawesi Selatan.

(8)

Tabel 18 Sasaran dan Target Kinerja Sasaran Rencana Strategis Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa Dan Kelurahan.

NO. TUJUAN SASARAN INDIKATOR KINERJA TARGET KINERJA PADA TAHUN KE:

2014 2015 2016 2017 2018

1. Meningkatkan efektivitas dan kualitas

penyelenggara-an pemerintahan desa dan pemerintahan kelurahan dalam proses

penyeleng-garaan pemerintahan, pengelolaan pembangunan dan pelayanan publik.

Meningkatnya Kualitas Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Dan Kelurahan.

Persentase desa berstatus swasembada

24 Kab/Kota Tersedia Data Profil Desa

100 desa/kel laju tingkat perkembangan cepat

berkembang

200 desa/kel laju tingkat perkembangan cepat

berkembang

300 desa/kel laju tingkat perkembangan cepat

berkembang

400 desa/kel laju tingkat perkembangan

cepat berkembang

2. Meningkatkan kapasitas dan peran lembaga kemasyarakatan serta partisipasi keswadayaan masyarakat dalam pembangunan.

Meningkatnya Partisipasi kelembagaan masyarakat dalam pembangunan desa

Jumlah keswadayaan gotong royong Masyarakat dalam pembangunan Desa

(9)

3 Mengembangkan kegiatan usaha ekonomi masyarakat dan

keluarga termasuk penguatan lembaga sosial ekonomi masyarakat.

Meningkatnya usaha ekonomi produktif masyarakat desa.

Jumlah Usaha Ekonomi Produktif Masyarakat yang dikuatkan dan dikembangkan kelembagaannya

226 BUMDES 276 BUMDES 326 BUMDES 376 BUMDES 426 BUMDES

4. Mengembangkan pengelolaan sumber daya alam yang efektif dan efisien dan

pelestarian lingkungan hidup dengan

mendayagunakan teknologi tepat guna.

Meningkatnya

pengelolaan sumberdaya alam dan teknologi tepat guna bagi Masyarakat Miskin

Jumlah RTM yang mengelola SDA Dan memanfaatkan TTG

2970 RTM 3820 RTM 4670 RTM 5520 RTM 6370 RTM

5 Meningkatkan kapasitas aparat dan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan desa lingkup provinsi Sulawesi Selatan.

Meningkatnya kapasitas aparat dan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan desa dan Kelurahan

Jumlah Aparat Desa Dan Masyarakat yang

ditingkatkan kapasitasnya

6 Modul Tersertifikasi dan 15 Pelatihan Terstandarisasi

8 Modul Tersertifikasi dan 26 Pelatihan Terstandarisasi

10 Modul Tersertifikasi dan 37 Pelatihan Terstandarisasi

12 Modul Tersertifikasi dan 48 Pelatihan Terstandarisasi

14 Modul Tersertifikasi dan 59 Pelatihan Terstandarisasi

(10)

Rencana Strategis Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa Dan Kelurahan

Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2013-2018 10

BAB VII PENUTUP

7.1. Pola Penyelenggaraan

Sasaran strategis dalam renstra badan pemberdayaan masyarakat, pemerintahan desa dan kelurahan provinsi Sulawesi Selatan tahun 2013-2018 diarahkan dan dikendalikan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan desa dan Kelurahan, serta dilaksanakan oleh seluruh unit kerja lingkup BPMPDK berdasarkan tugas dan fungsinya masing-masing.

Seluruh unit kerja diwajibkan untuk menjabarkan renstra BPMPDK 2013- 2018 kedalam rencana strategis di unit kerja masing-masing dan dilaksanakan secara sistematis dan konsisten.

Renstra BPMPDK tahun 2013-2018 Provinsi Sulawesi Selatan bersifat fleksibel dan dapat berubah dengan mempertimbangkan hasil evaluasi atas kondisi obyektif yang berkembang dan berkaitan dengan kebutuhan strategis yang mendesak.

Hal-hal yang berkembang dan belum terakomodir, serta adanya isu pokok baru terkait tugas pokok dan fungsi BPMPDK Provinsi Sulawesi Selatan, segera diinventarisir oleh masing-masing unit kerja untuk selanjutnya menjadi bahan masukan dan catatan perbaikan, yang kemudian disampaikan kepada Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa dan Kelurahan Provinsi Sulawesi Selatan untuk ditindaklanjuti.

Rencana strategis BPMPDK Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2013-2018 merupakan pedoman dan acuan bagi setiap unit kerja lingkup BPMPDK Provinsi Sulawesi Selatan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya serta kebijakan selama masa periode 5 (lima) tahun tersebut.

Untuk melaksanakan kebijakan strategis renstra BPMPDK Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2013-2018 diperlukan organisasi pelaksana, yang disajikan pada tabel berikut

Tabel 19. Organisasi Pelaksana Rencana Strategis Badan Pemberdayaan

(11)

Rencana Strategis Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa Dan Kelurahan

Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2013-2018 11

Masyarakat Pemerintahan Desa dan Kelurahan Tahun 2013-2018

No. Pejabat Pelaksana Kedudukan

1 Kepala Badan PMPDK Penanggung Jawab Umum dan Pengendali Program

2 Sekretaris Penanggung Jawab Pelaksana dan

Pengendali Program 3

Para Kepala Bidang dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan di Lingkup BPMPDK

Penanggung Jawab Pelaksana dan Pengendali Kegiatan

7.2. Penyusunan Rencana Kerja Tahun 2019

Renstra Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa dan Kelurahan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2013-2018 akan berakhir pada tahun 2018. Dengan pertimbangan (1). menjaga kesinambungan perencanaan pembangunan Provinsi Sulawesi Selatan khususnya di bidang pemberdayaan masyarakat dan (2). menghindari kekosongan rencana pembangunan BPMPDK Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2019 karena belum adanya Renstra BPMPDK Tahun 2019-2024 yang diperlukan sebagai pedoman penyusunan rencana anggaran tahun 2019, maka Rencana Kerja (Renja) BPMPDK Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2019 disusun mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2019 dengan agenda penyelesaian rencana dan permasalahan yang belum seluruhnya tertangani sampai tahun 2018 serta rencana dan permasalahan yang akan dihadapi pada tahun 2019.

BPMPDK Provinsi Sulawesi Selatan pada saat tahapan pembangunan RPJMD ke-2 (Tahun 2013-2018) berdasarkan RPJP Provinsi Sulawesi Selatan 2008-2028 tetap mempunyai ruang gerak yang luas untuk menyempurnakan renja BPMPDK Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2019 sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada dalam rangka pelaksanaan pembangunan yang lebih baik.

Makassar, November 2013

(12)

Rencana Strategis Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa Dan Kelurahan

Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2013-2018 12

KEPALA BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PEMERINTAHAN DESA DAN KELURAHAN

PROVINSI SULAWESI SELATAN

Ir. H. MUHAMMAD KASIM ALWI, MP Pangkat : Pembina Utama Madya

NIP. 19560429 198403 1 006

Referensi

Dokumen terkait

Hasil dari upaya meningkatkan bahasa anak usia dini melalui metode bernyanyi menggunakan kartu gambar pada anak usia 4-5 tahun di Raudlatul Athfal Al-Furqon Totokaton,

Dalam percobaan ini telah dilakukan eksperimen tentang diagram terner sistem zat cair tiga komponen dari campuran air – kloroform – asam asetat glasial dan campuran

Adanya modul pembelajaran kimia berbasis kontekstual yang peneliti kembangkan diharapkan dapat mendorong motivasi yang tinggi dalam diri peserta didik karena media

Hasil penelitian didapatkan bahwa pasien sebagian besar adalah laki-laki pada usia produktif, didiagnosa TB paru kurang dari 6 bulan sebelum penelitian, memiliki PMO, teratur

Dewan Pengawas dapat memberhentikan sementara waktu seorang atau lebih anggota Direksi, apabila yang bersangkutan melakukan perbuatan yang bertentangan dengan

Bakat adalah kemampuan untuk belajar, bakat mempengaruhi hasil belajar anak karena bila bahan yang dipelajari anak sesuai dengan bakat anak maka hasil akan lebih

Jika yang dikutip bukan artikel tetapi berita atau tajuk atau lainnya, maka yang dicantumkan adalah judul tajuk atau beritanya (di antara tanda kutip), diikuti dengan

Mampu memasang, setting dan bekerja dengan infokus Responden cukup mampu dalam memanfaatkan fasilitas infokus untuk kepentingan kegiatan pembelajaran kepada peserta didik yang menjadi