• Tidak ada hasil yang ditemukan

OPTIMASI KOMBINASI PRODUK AGROINDUSTRI BAMBU.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "OPTIMASI KOMBINASI PRODUK AGROINDUSTRI BAMBU."

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

(Beri&la iCmiah jHg<RJ(&EVlWl VoClWol JuG2012 ISSN1145 - 3019

OPTIMASIKOMBINASIPRODUK AGROINDUSTRI BAMBU

Eko Nurhadi

PS Agribisnis Fakultas Pertanian UPN " Veteran" JawaTimur

Email: [email protected]

Jalan Raya Rungkut Madya, Gunung Anyar, Surabaya

ABSTRAK

Hutan merupakan sumber daya hayati yang memberikan banyak manfaat dan cukup tinggi menyumbang devisa negara. Perubahari kebijakan pemanfaatan hutan dari timber management menjadi resource base management menyebabkan komoditi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) mempunyai peluang yang besar bagi penambahan devisa negara. Salah satu komoditi HHBK, yakni bambu banyak digunakan masyarakat dalam rnemenuhi kebutuhan hidup sehari-hari seperti kebutuhan pangan, rumah tangga, kerajinan, konstruksi dan adat istiadat.

Tujuan penelitian adalah (1) Menganalisis optimasi kombinasi produk yang dihasilkan pengrajin I yaitu tusuk sate ayam, tusuk cilok dan tusuk sosis, (2) Menganalisis optimasi kombinasi produk yang dihasilkan pengrajin II yaitu tusuk sate kambing, tusuk cilok dan tusuk sosis.

Penelitian dilakukan di Desa Kemiri Sewu Pasuruan. Metode pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Jumlah responden untuk kategori pengrajin I sebanyak 60 responden dan untuk kategori pengrajin II sebanyak 52 responden. Hipotesis penelitian adalah Kombinasi penjualan produk yang dihasilkan kategori pengrajin I dan pengrajin II belum optimal. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan, analisis linear programming dan analisis sensitivitas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kombinasi produk yang dihasilkan pengrajin I belum optimal, dan (2) Kombinasi produk yang dihasilkan pengrajin II juga belum optimal.

Upaya-upaya yang dapat dilakukan pengrajin adalah dengan menerapkan kombinasi produk agroindustri bambu hasil linear programming agar pendapatan pengrajin dapat

maksimal.

a. Memanfaatkan bahan baku dengan lebih optimal yaitu dengan cara meminimalisir bahan baku yang terbuang.

b. Membuat diversifikasi produk bambu agar pendapatannya meningkat.

c. Memanfaatkan sisa waktu yang masih tersedia untuk melakukan proses produksi

dengan jalan menambah jumlah ketersediaan bahan baku.

Kata Kunci : Agroindustri bambu, optimasi kombinasi produk, analisis linear programming dan analisis sensitivitas.

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)

Referensi

Dokumen terkait

1) Kondisi air bersih pada 5 (lima) kelurahan yaitu Kelurahan Namaelo, Kelurahan Namasina, Kelurahan Ampera, Kelurahan Lesana dan Kelurahan Letwaru penduduk

Proses pertama yang dilakukan pada tahap ini adalah menemukan sebuah unit teks (mungkin berupa kalimat apabila pada proses sebelumnya dilakukan sentence splitting) dari

Hasil penelitian setelah pemberian permainan origami menunjukkan sebagian besar perkembangan responden setelah diberikan permainan origami adalah perkembangan yang

Proses Material Fisika teknik, khususnya pak rosyid yang telah banyak membantu penulis dalam melakukan penelitian. Puspiptek LIPI Serpong Tangerang, khususnya Bapak Taufikurrahman

[r]

(1991) The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50: 179-211. Determinants of customers’ intention to use Islamic personal

Dari table di atas dapat diperoh data bahwa siswa siswa yang sudah tuntas KKM (70) pada Ulangan tengah Semester Genap berjumlah 27 siswa, sedangkan yang belum tuntas

Analisis regresi logistik dikotomus untuk wilayah perkotaan memberikan hasil bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penderita diare adalah sumber air minum